1
EXECUTIVE SUMMARY
Concepts and Theories of Business Ethics
Disusun dalam rangka memenuhi tugas
Mata Kuliah Business Ethics & Goord Governence
Oleh:
Febrinol
NIM 55117120087
Fakultas Magister Manajemen – Universitas Mercu Buana
2018
2
NAMA : FEBRINOL
NIM : 55117120087
FAKULTAS : MAGISTER MANAGEMENT UNIVERSITAS MERCUBUANA
DOSEN : PROF Dr.Ir. HAPZI ALI, MM, CMA
JUDUL MATERI KULIAH : CONCEPTS AND THEORIES OF BUSINESS ETHICS
I. Personal Ethics and Business Ethics
Etika adalah cabang ilmu falsafat yang mempelajari baik buruknya
perilaku manusia (selaku orang yang menjalankan aktivitas bisnis di
perusahaan). Menurut Faisal Badroen (2006), etika bisnis adalah
seperangkat prinsip dan norma dimana para pelaku bisnis harus memiliki
komitmen dalam bertransaksi, berperilaku dan berelasi dalam rangka
mencapai tujuan bisnis. Secara sederhana, etika bisnis adalah seperangkat
nilai tentang baik, buruk, benar dan salah dalam dunia bisnis berdasarkan
prinsip-prinsip moralitas.
Pada prakteknya, etika bisnis dapat dijalankan pada tiga tingkat yaitu:
makro, meso dan mikro. Pada tingkat makro, etika bisnis mempelajari
aspek-aspek moral dari sistem ekonomi sebagai keseluruhan (skala besar),
misalnya: masalah keadilan sosial masyarakat, masalah utang Negara dan
sebagainya. Pada tingkat madya (meso), etika bisnis menyelidiki masalah
etis di bidang organisasi dalam hal ini perusahaan dan stakeholder yang
berkaitan langsung dengan aktivitas bisnis di perusahaan seperti lembaga
konsumen, pemasok (supplier), investor, pemerintah, dan sebagainya.
Sedangkan pada tingkat mikro, etika bisnis difokuskan pada individu
dalam hubungannya dengan ekonomi dan bisnis, seperti tanggung jawab
etis dari karyawan dan atasan, produsen dan konsumen, pemasok dan
investor.
Etika berfungsi menggugah kesadaran moral pelaku bisnis untuk
berbisnis secara baik dan etis didasari nilai-nilai luhur yang bermanfaat
bagi konsumen, masyarakat dan demi menjaga nama baik bisnis sendiri
dalam jangka panjang. Untuk itu seseorang harus memiliki etika personal
sebagai nilai atau norma yang menjadi peganganmya atau suatu kelompok
dalam mengatur tingkah lakunya (Bertens, 2000).
Seorang individu mungkin telah hati-hati berpikir situasi dan
memutuskan apa yang benar dan dapat termotivasi untuk bertindak
sesuai norma, tapi konteks sosial perusahaan atau sekitar individu dapat
menciptakan hambatan serius untuk melakukannya. Sebagai individu,
3
manusia justru menemukan perubahan bahwa lingkungan sosial akan
sangat mempengaruhi berbagai pilihan yang terbuka dan dapat secara
signifikan memengaruhi perilakunya. Jika tidak memiliki etika maka
seseorang yang memiliki kepribadian baik, dalam keadaan yang salah,
dapat melakukan hal-hal buruk dan kurang termotivasi etis, sebaliknya
dengan adanya lingkungan atau situasi yang tepat, individu dapat
melakukan hal yang benar. Sehingga dapat disimpulkan bahwa keadaan
sosial dapat mempengaruhi perilaku etis individu seseorang.
Tantangan para pemimpin bisnis untuk masa depan adalah tanggung
jawab untuk menciptakan lingkungan bisnis yang beretika atau disebut
juga budaya perusahaan sebagai pendorong atau pencegah perilaku etis.
Kepemimpinan bisnis yang etis adalah keterampilan untuk membuat
keadaan di mana orang-orang baik mampu berbuat baik dan orang jahat
yang dicegah dari melakukan perbuatan buruk. Dengan adanya etika
maka individu dapat menentukan untuk bertindak, memilih, berperilaku
dan melakukan hal-hal lainnya.
II. Morality and Law
Moral merupakan perbuatan/tingkah laku/ucapan seseorang dalam
berinteraksi dengan sesama manusia. Apabila individu dapat melakukan
perbuatan yang sesuai dengan nilai rasa yang berlaku di masyarakat dan
dapat diterima dengan baik maka individu tersebut dinilai memiliki moral
yang baik, begitu pula sebaliknya.
Moral merupakan produk dari budaya dan agama. Sehingga moral
merupakan tata aturan norma-norma yang bersifat abstrak yang mengatur
kehidupan manusia untuk melakukan perbuatan tertentu dan sebagai
pengendali yang mengatur manusia untuk menjadi manusia yang baik.
Hubungan moral dengan penegakan hukum menentukan suatu
keberhasilan atau ketidakberhasilan dalam penegakan hukum
sebagaimana diharapkan oleh tujuan hukum.
III. Morality
Moralitas adalah ajaran tentang baik buruk yang diterima umum
mengenai perbuatan, sikap, kewajiban, akhlak budi pekerti dan susila.
Moralitas merupakan kondisi mental yang membuat individu tetap berani,
bersemangat, bergairah, berdisiplin dan sebagainya.
4
Moralitas dapat diartikan sebagai tata aturan yang mengatur pengertian
baik atau buruk perbuatan kemanusiaan, yang mana manusia dapat
membedakan baik atau buruknya yang boleh dilakukan dan larangan
sekalipun dapat mewujudkannya atau suatu azas dan kaidah kesusilaan
dalam hidup bermasyarakat.
IV. Etiquette and Professional Law
Etiket adalah tata cara dalam bermasyarakat, sopan dalam memelihara
hubungan baik dengan sesama manusia. Etiket memiliki kemiripan
dengan adat kebiasaan yaitu sesuatu yang dikenal, diketahui dan diulangi
secara terus-menerus sehingga menjadi kebiasaan dalam masyarakat,
seperti kata-kata atau macam-macam bentuk perbuatan manusia dalam
berinteraksi.
Agar dapat diterima oleh kelompok masyarakat, individu harus
memahami etiket pergaulan yang berlaku dalam kelompok masyarakat
tersebut. Etika profesi adalah sikap etis sebagai bagian integral dari sikap
hidup dalam menjalankan kehidupan sebagai pengemban profesi serta
mempelajari penerapan prinsip moral dasar atau norma etis umum pada
bidang profesi kehidupan manusia. Dikarenakan etika profesi berkaitan
erat dengan profesi individu yang bersangkutan maka sangatlah penting
untuk menjaga profesi di kalangan masyarakat. Contoh profesi antara lain
pers dan jurnalistik, insinyur, medis/dokter dan sebagainya.
Mempraktikkan bisnis dengan etiket berarti mempraktikkan tata cara
bisnis yang sopan dan santun sehingga kehidupan bisnis menyenangkan
karena saling menghormati. Sehingga dapat disimpulkan bahwa etiket
bisnis dapat memelihara suasana yang menyebangkan, menimbulkan rasa
saling menghargai, meningkatkan efisiensi kerja dan meningkatkan citra
pribadi dan perusahaan.
V. Management and Ethics
Terdapat beberapa faktor yang mempengaruhi etika manajemen dalam
mengambil keputusan, yaitu hukum, peraturan pemerintah, kode etik
industri atau perusahaan, tekanan-tekanan arsial dan tegangan antara
standar perorangan dan kebutuhan organisasi.
Para manajer yang menghadapi jenis pilihan etnis sering memanfaatkan
suatu pendekatan normatif berdasarkan norma dan nilai untuk
mendukung keputusan mereka. Etika normatif menggunakan beberapa
5
pendekatan untuk menggambarkan nilai-nilai acuan dalam memuat
keputusan yang etis, antara lain: (1) pendekatan manfaat; (2) pendekatan
individualisme; (3) pendekatan hak-hak moral; dan (4) pendekatan
keadilan.
VI. Penerapan Etika Bisnis di PT Pegadaian (Persero)
Pedoman Standar Etika Perusahaan INTAN (Code of Conduct) adalah
sekumpulan komitmen yang terdiri dari Budaya Perusahaan INTAN serta
Standar Etika Perusahaan PT Pegadaian (Persero) yang membentuk dan
mengarahkan kesesuaian tingkah laku sehingga sesuai dengan budaya
dan nilai-nilai Perusahaan. Code of Conduct berlaku untuk seluruh
individu yang bertindak atas nama Perusahaan, Entitas Anak, Pemegang
Saham, serta menjadi acuan seluruh pemangku kepentingan yang
melakukan transaksi bisnis dengan Perusahaan
Tujuan penerapan Kode Etik dilakukan untuk mencapai:
1. Sebagai pedoman yang berisi panduan dalam melaksanakan standar
etika usaha dan panduan perilaku bagi seluruh Insan Pegadaian yang
harus dipatuhi dalam berinteraksi sehari-hari dengan semua pihak.
2. Sebagai landasan etis dalam berfikir dan mengambil keputusan yang
terkait dengan Perusahaan.
3. Sebagai sarana untuk menciptakan dan mendukung lingkungan kerja
yang sehat, positif dan menampilkan perilaku-perilaku etis dari seluruh
Insan Pegadaian.
4. Sebagai sarana untuk meningkatkan kepekaan Perusahaan dan Insan
Pegadaian terhadap nilai-nilai etika bisnis dengan mengembangkan
diskusi-diskusi atau pengembangan wacana mengenai etika.
Budaya Perusahaan tercermin dalam nilai budaya INTAN yang
diterjemahkan ke dalam 10 Perilaku Utama Insan Pegadaian:
1. Inovatif (Selalu melakukan penyempurnaan yang mempunyai nilai
tambah berkelanjutan)
2. Nilai moral tinggi (Memahami, mematuhi dan mengamalkan ajaran
agama masing-masing serta etika Perusahaan)
3. Terampil (Melaksanakan tugas secara professional)
4. Adi layanan (Memberikan layanan yang cepat, aman dan nyaman untuk
kepuasan pelanggan)
6
5. Nuansa citra (Senantiasa peduli dan menjaga nama baik serta reputasi
Perusahaan)
Daftar Pustaka:
1. Cherrington, 2000. Moral Leadership and Ethical Decision Making, 1st
edition, CHC Forecast, Inc.
2. Faisal Badroen, 2006. Etika Bisnis Dalam Islam, Kencana Prenada Group,
Jakarta.
3. Fernando, A.C, 2012. Business Ethics and Corporate Governance, Second
Edition, India, Pearson.
4. Huse, M, 2007. Boards, Governance and Value Creation: The Human Side
of Corporate Governance, Cambridge.
5. Laura P. Hartman – Joe Des Jardins, 2011. Business Ethics: Decision
Making for Personal Integrity & Social Responsibility, McGraw-Hill
International Edition, Second Edition.
6. Robert, A.G. Monks and N. Minow, 2011. Corporate Governance, John
Wiley & Sons, ltd. Fifth Edition.
7. http://eprints.stainkudus.ac.id/498/5/5.%20BAB%20II.pdf (13 September
2018,11.00)
8. https://pegadaian.co.id/uploads/pages/Kode_Etik.pdf (17 September
2018, 22.00)

More Related Content

PDF
1, BE & GG, sukrasno, Hapzi Ali, Ethics and Business Concept and Theory, Univ...
PDF
1, BE & GG, Sukrasno, Hapzi Ali, Principles of Personal Ethics dan Principles...
PPT
2 prinsip etika bisnis
PPTX
Etika dan hukum bisnis aris ahmad risadi
PDF
2, BE & GG, Sukrasno, Hapzi Ali, Concepts and Theories of Business Ethics, Un...
DOCX
Makalah Etika Bisnis - Bisnis dan Etika Dalam Dunia Modern
PPT
Etika dan-hukum-dalam-bisnis
DOCX
Etika bisnis
1, BE & GG, sukrasno, Hapzi Ali, Ethics and Business Concept and Theory, Univ...
1, BE & GG, Sukrasno, Hapzi Ali, Principles of Personal Ethics dan Principles...
2 prinsip etika bisnis
Etika dan hukum bisnis aris ahmad risadi
2, BE & GG, Sukrasno, Hapzi Ali, Concepts and Theories of Business Ethics, Un...
Makalah Etika Bisnis - Bisnis dan Etika Dalam Dunia Modern
Etika dan-hukum-dalam-bisnis
Etika bisnis

What's hot (13)

PPT
ETIKA BISNIS DAN BUDAYA
PPTX
Model etika dalam bisnis
PDF
Etika dan budaya bisnis internasional
DOCX
Makalah etika bisnis
PDF
1, be & gg, ridho, hapzi ali, concepts and theories of business ethics, u...
DOCX
1, be gg, apriyansyah m ridho, hapzi ali, conceps and theories of business e...
PDF
BE & GG, sonya arista, hapzi ali, etika bisnis pt. samsung electronic, univer...
PDF
2, BE & GG, Andreas Fabian Pramuditya, Hapzi Ali, Business Ethics of PT. ...
PDF
1, be & gg, Wahyu Nor Maryono, hapzi ali, concepts and theories of business ...
PDF
Be & GG, Rizqa amalia, Hapzi Ali, philosophical ethics and business, universi...
PPTX
Etika bisnis (3rd week)
PDF
Kelompok 2_3EA02_RPS 3 DAN 4.pdf
PDF
BE & GG, Alim Suciana, Hapzi Ali, ETHIC BUSINESS di Pt. Prima Konstruksi Utam...
ETIKA BISNIS DAN BUDAYA
Model etika dalam bisnis
Etika dan budaya bisnis internasional
Makalah etika bisnis
1, be & gg, ridho, hapzi ali, concepts and theories of business ethics, u...
1, be gg, apriyansyah m ridho, hapzi ali, conceps and theories of business e...
BE & GG, sonya arista, hapzi ali, etika bisnis pt. samsung electronic, univer...
2, BE & GG, Andreas Fabian Pramuditya, Hapzi Ali, Business Ethics of PT. ...
1, be & gg, Wahyu Nor Maryono, hapzi ali, concepts and theories of business ...
Be & GG, Rizqa amalia, Hapzi Ali, philosophical ethics and business, universi...
Etika bisnis (3rd week)
Kelompok 2_3EA02_RPS 3 DAN 4.pdf
BE & GG, Alim Suciana, Hapzi Ali, ETHIC BUSINESS di Pt. Prima Konstruksi Utam...
Ad

Similar to 1,be&gg,febrinol,hapzi ali,concepts and theories of business ethics,universitas mercu buana, 2018 (20)

PPT
9-Materi presentasi-semester- duaEtika-wirausaha.ppt
PPT
Materi Etika Bisnis Untuk Perkuliaahan Pada Prodi Manajemen
PDF
Be & gg, zikri nurmansyah, prof. dr. ir. hapzi ali, mm, cma, business ethic b...
PPTX
Pertemuan 1 2 etika bisnis
PDF
2, BE & GG, Andreas Fabian Pramuditya, Hapzi Ali, Business Ethics of PT. ...
PPTX
Pertemuan 2 - Etika dan Hukum Bisnis.pptx
PDF
1, BE&GG, Wahyu Nor Maryono, Hapzi Ali, Concepts and Theories of Business Et...
PDF
BE&GG : Etika Bisnis pada PT SUACO Tbk. Harits Mufqi Arief. Hapzi Ali. Univer...
PPT
ETIKA_BISNIS_ppt.ppt
PDF
BE dan GG, prihatini ratna dewi, hapzi ali, etika bisnis, universitas mercu b...
PDF
Tugas uts,waldy gagantika,hapzi ali,etika bisnis,universitas mercubuana 2017
PDF
Be & gcg, desy dharmawati, hapzi ali, etika bisnis pada pt. frisian flag ...
PPTX
KELOMPOK 6 ETIKA BISNIS Pengantar Bisnis
PDF
BE & GG, Alim Suciana, Hapzi Ali, Ethics Business di Pt. Prima Konstruksi Uta...
PDF
ETIKA BISNIS_GAMBARAN UMUM_PENGANTAR ETIKA BISNIS
PDF
Etika bisnis pdf
PDF
2, be & gg, novita dewi purnama, hapzi ali, ethics and business concept a...
PDF
Teori dan Konsep dasar mengenai Etika Bisnis ( 1, be & gg, petra vitara wimar...
PPTX
ETIKA DAN BUDAYA PERUSAHAAN.pptx
PDF
1, be & gg, yudiansyah,hapzi ali, principles of personal ethics dan princ...
9-Materi presentasi-semester- duaEtika-wirausaha.ppt
Materi Etika Bisnis Untuk Perkuliaahan Pada Prodi Manajemen
Be & gg, zikri nurmansyah, prof. dr. ir. hapzi ali, mm, cma, business ethic b...
Pertemuan 1 2 etika bisnis
2, BE & GG, Andreas Fabian Pramuditya, Hapzi Ali, Business Ethics of PT. ...
Pertemuan 2 - Etika dan Hukum Bisnis.pptx
1, BE&GG, Wahyu Nor Maryono, Hapzi Ali, Concepts and Theories of Business Et...
BE&GG : Etika Bisnis pada PT SUACO Tbk. Harits Mufqi Arief. Hapzi Ali. Univer...
ETIKA_BISNIS_ppt.ppt
BE dan GG, prihatini ratna dewi, hapzi ali, etika bisnis, universitas mercu b...
Tugas uts,waldy gagantika,hapzi ali,etika bisnis,universitas mercubuana 2017
Be & gcg, desy dharmawati, hapzi ali, etika bisnis pada pt. frisian flag ...
KELOMPOK 6 ETIKA BISNIS Pengantar Bisnis
BE & GG, Alim Suciana, Hapzi Ali, Ethics Business di Pt. Prima Konstruksi Uta...
ETIKA BISNIS_GAMBARAN UMUM_PENGANTAR ETIKA BISNIS
Etika bisnis pdf
2, be & gg, novita dewi purnama, hapzi ali, ethics and business concept a...
Teori dan Konsep dasar mengenai Etika Bisnis ( 1, be & gg, petra vitara wimar...
ETIKA DAN BUDAYA PERUSAHAAN.pptx
1, be & gg, yudiansyah,hapzi ali, principles of personal ethics dan princ...
Ad

Recently uploaded (20)

PDF
Materi Pendidikan Agama Islam - Kelas 11 SMA - Berpikir Kritis dan Mengembang...
PPTX
EFS (Modern Filing and Document Management)_Training *Effective E-Filing & Do...
PDF
Aminullah Assagaf_B34_Statistik Ekonometrika_PLS SPSS.pdf
PPTX
Bilangan_Berpangkat_Kelas VIII_2024.pptx
DOCX
Download Modul Ajar Kurikulum Berbasis Cinta ( KBC ) Bahasa Arab Kelas 10 Ter...
PDF
Materi Pendidikan Agama Islam - Kelas 12 SMA - Cabang Iman: Keterkaitan antar...
DOCX
Modul Ajar Pembelajaran Mendalam PKWU Kerajinan Kelas XI SMA Terbaru 2025
DOCX
Modul Ajar Deep Learning Fisika Kelas 12 SMA Terbaru 2025
PPTX
Ikrar Pamong dan Panca Prasetya KORPRI dan JUga Ikrar Bela Negara
DOCX
Modul Ajar Deep Learning PKWU Pengelolaan Kelas 11 SMA Terbaru 2025
PPTX
Pembelajaran Mendalam sekolah kepala sekolah
PDF
Panduan Praktikum Administrasi Sistem Jaringan Edisi 3 (Proxmox VE 9.0).pdf
PPTX
Bahan Ajar PAI 8 BAB 2 iman kepada kitab Allah.pptx
PPTX
Paparan Pembelajaran Mendalam V2 (fix).pptx
PPTX
Pola Pikir Bertumbuh Pembelajaran Mendalam.pptx
PPTX
PPK - XII AKL KD KEWIRAUSAHAAN SMK1.pptx
DOCX
Modul Ajar Deep Learning Informatika Kelas 10 SMA Terbaru 2025
PPTX
Digital Marketing Dasar Untuk Pemula.pptx
PDF
Modul Ajar Deep Learning Matematika Kelas 1 Kurikulum Merdeka
PDF
Modul Ajar Deep Learning Bahasa Inggris Kelas 1 Kurikulum Merdeka
Materi Pendidikan Agama Islam - Kelas 11 SMA - Berpikir Kritis dan Mengembang...
EFS (Modern Filing and Document Management)_Training *Effective E-Filing & Do...
Aminullah Assagaf_B34_Statistik Ekonometrika_PLS SPSS.pdf
Bilangan_Berpangkat_Kelas VIII_2024.pptx
Download Modul Ajar Kurikulum Berbasis Cinta ( KBC ) Bahasa Arab Kelas 10 Ter...
Materi Pendidikan Agama Islam - Kelas 12 SMA - Cabang Iman: Keterkaitan antar...
Modul Ajar Pembelajaran Mendalam PKWU Kerajinan Kelas XI SMA Terbaru 2025
Modul Ajar Deep Learning Fisika Kelas 12 SMA Terbaru 2025
Ikrar Pamong dan Panca Prasetya KORPRI dan JUga Ikrar Bela Negara
Modul Ajar Deep Learning PKWU Pengelolaan Kelas 11 SMA Terbaru 2025
Pembelajaran Mendalam sekolah kepala sekolah
Panduan Praktikum Administrasi Sistem Jaringan Edisi 3 (Proxmox VE 9.0).pdf
Bahan Ajar PAI 8 BAB 2 iman kepada kitab Allah.pptx
Paparan Pembelajaran Mendalam V2 (fix).pptx
Pola Pikir Bertumbuh Pembelajaran Mendalam.pptx
PPK - XII AKL KD KEWIRAUSAHAAN SMK1.pptx
Modul Ajar Deep Learning Informatika Kelas 10 SMA Terbaru 2025
Digital Marketing Dasar Untuk Pemula.pptx
Modul Ajar Deep Learning Matematika Kelas 1 Kurikulum Merdeka
Modul Ajar Deep Learning Bahasa Inggris Kelas 1 Kurikulum Merdeka

1,be&gg,febrinol,hapzi ali,concepts and theories of business ethics,universitas mercu buana, 2018

  • 1. 1 EXECUTIVE SUMMARY Concepts and Theories of Business Ethics Disusun dalam rangka memenuhi tugas Mata Kuliah Business Ethics & Goord Governence Oleh: Febrinol NIM 55117120087 Fakultas Magister Manajemen – Universitas Mercu Buana 2018
  • 2. 2 NAMA : FEBRINOL NIM : 55117120087 FAKULTAS : MAGISTER MANAGEMENT UNIVERSITAS MERCUBUANA DOSEN : PROF Dr.Ir. HAPZI ALI, MM, CMA JUDUL MATERI KULIAH : CONCEPTS AND THEORIES OF BUSINESS ETHICS I. Personal Ethics and Business Ethics Etika adalah cabang ilmu falsafat yang mempelajari baik buruknya perilaku manusia (selaku orang yang menjalankan aktivitas bisnis di perusahaan). Menurut Faisal Badroen (2006), etika bisnis adalah seperangkat prinsip dan norma dimana para pelaku bisnis harus memiliki komitmen dalam bertransaksi, berperilaku dan berelasi dalam rangka mencapai tujuan bisnis. Secara sederhana, etika bisnis adalah seperangkat nilai tentang baik, buruk, benar dan salah dalam dunia bisnis berdasarkan prinsip-prinsip moralitas. Pada prakteknya, etika bisnis dapat dijalankan pada tiga tingkat yaitu: makro, meso dan mikro. Pada tingkat makro, etika bisnis mempelajari aspek-aspek moral dari sistem ekonomi sebagai keseluruhan (skala besar), misalnya: masalah keadilan sosial masyarakat, masalah utang Negara dan sebagainya. Pada tingkat madya (meso), etika bisnis menyelidiki masalah etis di bidang organisasi dalam hal ini perusahaan dan stakeholder yang berkaitan langsung dengan aktivitas bisnis di perusahaan seperti lembaga konsumen, pemasok (supplier), investor, pemerintah, dan sebagainya. Sedangkan pada tingkat mikro, etika bisnis difokuskan pada individu dalam hubungannya dengan ekonomi dan bisnis, seperti tanggung jawab etis dari karyawan dan atasan, produsen dan konsumen, pemasok dan investor. Etika berfungsi menggugah kesadaran moral pelaku bisnis untuk berbisnis secara baik dan etis didasari nilai-nilai luhur yang bermanfaat bagi konsumen, masyarakat dan demi menjaga nama baik bisnis sendiri dalam jangka panjang. Untuk itu seseorang harus memiliki etika personal sebagai nilai atau norma yang menjadi peganganmya atau suatu kelompok dalam mengatur tingkah lakunya (Bertens, 2000). Seorang individu mungkin telah hati-hati berpikir situasi dan memutuskan apa yang benar dan dapat termotivasi untuk bertindak sesuai norma, tapi konteks sosial perusahaan atau sekitar individu dapat menciptakan hambatan serius untuk melakukannya. Sebagai individu,
  • 3. 3 manusia justru menemukan perubahan bahwa lingkungan sosial akan sangat mempengaruhi berbagai pilihan yang terbuka dan dapat secara signifikan memengaruhi perilakunya. Jika tidak memiliki etika maka seseorang yang memiliki kepribadian baik, dalam keadaan yang salah, dapat melakukan hal-hal buruk dan kurang termotivasi etis, sebaliknya dengan adanya lingkungan atau situasi yang tepat, individu dapat melakukan hal yang benar. Sehingga dapat disimpulkan bahwa keadaan sosial dapat mempengaruhi perilaku etis individu seseorang. Tantangan para pemimpin bisnis untuk masa depan adalah tanggung jawab untuk menciptakan lingkungan bisnis yang beretika atau disebut juga budaya perusahaan sebagai pendorong atau pencegah perilaku etis. Kepemimpinan bisnis yang etis adalah keterampilan untuk membuat keadaan di mana orang-orang baik mampu berbuat baik dan orang jahat yang dicegah dari melakukan perbuatan buruk. Dengan adanya etika maka individu dapat menentukan untuk bertindak, memilih, berperilaku dan melakukan hal-hal lainnya. II. Morality and Law Moral merupakan perbuatan/tingkah laku/ucapan seseorang dalam berinteraksi dengan sesama manusia. Apabila individu dapat melakukan perbuatan yang sesuai dengan nilai rasa yang berlaku di masyarakat dan dapat diterima dengan baik maka individu tersebut dinilai memiliki moral yang baik, begitu pula sebaliknya. Moral merupakan produk dari budaya dan agama. Sehingga moral merupakan tata aturan norma-norma yang bersifat abstrak yang mengatur kehidupan manusia untuk melakukan perbuatan tertentu dan sebagai pengendali yang mengatur manusia untuk menjadi manusia yang baik. Hubungan moral dengan penegakan hukum menentukan suatu keberhasilan atau ketidakberhasilan dalam penegakan hukum sebagaimana diharapkan oleh tujuan hukum. III. Morality Moralitas adalah ajaran tentang baik buruk yang diterima umum mengenai perbuatan, sikap, kewajiban, akhlak budi pekerti dan susila. Moralitas merupakan kondisi mental yang membuat individu tetap berani, bersemangat, bergairah, berdisiplin dan sebagainya.
  • 4. 4 Moralitas dapat diartikan sebagai tata aturan yang mengatur pengertian baik atau buruk perbuatan kemanusiaan, yang mana manusia dapat membedakan baik atau buruknya yang boleh dilakukan dan larangan sekalipun dapat mewujudkannya atau suatu azas dan kaidah kesusilaan dalam hidup bermasyarakat. IV. Etiquette and Professional Law Etiket adalah tata cara dalam bermasyarakat, sopan dalam memelihara hubungan baik dengan sesama manusia. Etiket memiliki kemiripan dengan adat kebiasaan yaitu sesuatu yang dikenal, diketahui dan diulangi secara terus-menerus sehingga menjadi kebiasaan dalam masyarakat, seperti kata-kata atau macam-macam bentuk perbuatan manusia dalam berinteraksi. Agar dapat diterima oleh kelompok masyarakat, individu harus memahami etiket pergaulan yang berlaku dalam kelompok masyarakat tersebut. Etika profesi adalah sikap etis sebagai bagian integral dari sikap hidup dalam menjalankan kehidupan sebagai pengemban profesi serta mempelajari penerapan prinsip moral dasar atau norma etis umum pada bidang profesi kehidupan manusia. Dikarenakan etika profesi berkaitan erat dengan profesi individu yang bersangkutan maka sangatlah penting untuk menjaga profesi di kalangan masyarakat. Contoh profesi antara lain pers dan jurnalistik, insinyur, medis/dokter dan sebagainya. Mempraktikkan bisnis dengan etiket berarti mempraktikkan tata cara bisnis yang sopan dan santun sehingga kehidupan bisnis menyenangkan karena saling menghormati. Sehingga dapat disimpulkan bahwa etiket bisnis dapat memelihara suasana yang menyebangkan, menimbulkan rasa saling menghargai, meningkatkan efisiensi kerja dan meningkatkan citra pribadi dan perusahaan. V. Management and Ethics Terdapat beberapa faktor yang mempengaruhi etika manajemen dalam mengambil keputusan, yaitu hukum, peraturan pemerintah, kode etik industri atau perusahaan, tekanan-tekanan arsial dan tegangan antara standar perorangan dan kebutuhan organisasi. Para manajer yang menghadapi jenis pilihan etnis sering memanfaatkan suatu pendekatan normatif berdasarkan norma dan nilai untuk mendukung keputusan mereka. Etika normatif menggunakan beberapa
  • 5. 5 pendekatan untuk menggambarkan nilai-nilai acuan dalam memuat keputusan yang etis, antara lain: (1) pendekatan manfaat; (2) pendekatan individualisme; (3) pendekatan hak-hak moral; dan (4) pendekatan keadilan. VI. Penerapan Etika Bisnis di PT Pegadaian (Persero) Pedoman Standar Etika Perusahaan INTAN (Code of Conduct) adalah sekumpulan komitmen yang terdiri dari Budaya Perusahaan INTAN serta Standar Etika Perusahaan PT Pegadaian (Persero) yang membentuk dan mengarahkan kesesuaian tingkah laku sehingga sesuai dengan budaya dan nilai-nilai Perusahaan. Code of Conduct berlaku untuk seluruh individu yang bertindak atas nama Perusahaan, Entitas Anak, Pemegang Saham, serta menjadi acuan seluruh pemangku kepentingan yang melakukan transaksi bisnis dengan Perusahaan Tujuan penerapan Kode Etik dilakukan untuk mencapai: 1. Sebagai pedoman yang berisi panduan dalam melaksanakan standar etika usaha dan panduan perilaku bagi seluruh Insan Pegadaian yang harus dipatuhi dalam berinteraksi sehari-hari dengan semua pihak. 2. Sebagai landasan etis dalam berfikir dan mengambil keputusan yang terkait dengan Perusahaan. 3. Sebagai sarana untuk menciptakan dan mendukung lingkungan kerja yang sehat, positif dan menampilkan perilaku-perilaku etis dari seluruh Insan Pegadaian. 4. Sebagai sarana untuk meningkatkan kepekaan Perusahaan dan Insan Pegadaian terhadap nilai-nilai etika bisnis dengan mengembangkan diskusi-diskusi atau pengembangan wacana mengenai etika. Budaya Perusahaan tercermin dalam nilai budaya INTAN yang diterjemahkan ke dalam 10 Perilaku Utama Insan Pegadaian: 1. Inovatif (Selalu melakukan penyempurnaan yang mempunyai nilai tambah berkelanjutan) 2. Nilai moral tinggi (Memahami, mematuhi dan mengamalkan ajaran agama masing-masing serta etika Perusahaan) 3. Terampil (Melaksanakan tugas secara professional) 4. Adi layanan (Memberikan layanan yang cepat, aman dan nyaman untuk kepuasan pelanggan)
  • 6. 6 5. Nuansa citra (Senantiasa peduli dan menjaga nama baik serta reputasi Perusahaan) Daftar Pustaka: 1. Cherrington, 2000. Moral Leadership and Ethical Decision Making, 1st edition, CHC Forecast, Inc. 2. Faisal Badroen, 2006. Etika Bisnis Dalam Islam, Kencana Prenada Group, Jakarta. 3. Fernando, A.C, 2012. Business Ethics and Corporate Governance, Second Edition, India, Pearson. 4. Huse, M, 2007. Boards, Governance and Value Creation: The Human Side of Corporate Governance, Cambridge. 5. Laura P. Hartman – Joe Des Jardins, 2011. Business Ethics: Decision Making for Personal Integrity & Social Responsibility, McGraw-Hill International Edition, Second Edition. 6. Robert, A.G. Monks and N. Minow, 2011. Corporate Governance, John Wiley & Sons, ltd. Fifth Edition. 7. http://eprints.stainkudus.ac.id/498/5/5.%20BAB%20II.pdf (13 September 2018,11.00) 8. https://pegadaian.co.id/uploads/pages/Kode_Etik.pdf (17 September 2018, 22.00)