1. KEBIJAKAN PENGEMBANGAN
KOMPETENSI ASN
DI ERA NEW NORMAL
Jakarta, 30 Juni 2020
MENTERI
PENDAYAGUNAAN APARATUR NEGARA
DAN REFORMASI BIROKRASI
REPUBLIK INDONESIA
M e n t e r i P A N R B
T J A H J O K U M O L O
R A P A T K O O R D I N A S I N A S I O N A L
P E N G E M B A N G A N K O M P E T E N S I A S N - L A N R I
2. Outline
R A P A T K O O R D I N A S I N A S I O N A L
P E N G E M B A N G A N K O M P E T E N S I A S N - L A N R I
K E B I J AK AN P E N G E M B AN G AN K O M P E T E N S I AS N D I E R A NE W NO
RMAL
KONDISI SAAT INI DAN VISI
KEBIJAKAN MANAJEMEN ASN
KEBIJAKAN PENGEMBANGAN KOMPETENSI ASN
MENTERI
PENDAYAGUNAAN APARATUR NEGARA
DAN REFORMASI BIROKRASI
REPUBLIK INDONESIA
2
3. PANDEMI Cov-19
ERA DIGITAL
KRISIS EKONOMI
KONDISI SAAT INI
ASN 4,1 Juta
INKOMPETENSI
MISMATCH
SMART ASN
BERINTEGRITAS,
PROFESIONAL,
KOMPETEN,
BERDAYA MELAYANI,
SERTA MENGUASAI
IT DAN BAHASA
ASING
BIROKRASI BERKELAS DUNIA
2024
Road Map Reformasi Birokrasi 2020-2024
TANTANGAN PEMBANGUNAN
ASN
MENUJU BIROKRASI BERKELAS DUNIA 2024
3
4. PRIORITAS KERJA
TAHUN KE DEPAN 2019-2024
5
1
5
2
4
3
PEMBANGUNAN SDM
PEMBANGUNAN
INFRASTRUKTUR
PENYEDERHANAAN
BIROKRASI
TRANSFORMASI
EKONOMI
SIMPLIFIKASI
REGULASI
SDM yang pekerja keras, dinamis,
terampil, dan menguasai IPTEK
Mengundang talenta global
Penghubung produksi dan distribusi
Mempermudah akses wisata
Mendongkrak lapangan kerja
Nilai tambah perekonomian
Kendala regulasi disederhanakan,
dipotong, dan dipangkas
Omnibus Law
Penyederhanaan birokrasi menjadi 2
(dua) level eselon
Peralihan jabatan struktural menjadi
fungsional
Daya saing manufaktur dan jasa
modern bernilai tambah tinggi
VISI
TERWUJUDNYA INDONESIA
MAJU YANG BERDAULAT,
MANDIRI, DAN
BERKEPRIBADIAN
BERLANDASKAN GOTONG-
ROYONG
4
5. 11%
15%
35
%
4.286.918
PNS
INDONESIA
Posisi per 30 Juni 2019
22.6%
77.4%
Pusa
t
Daera
h
K O M P O S I S I A
S N
LAKI-LAKI 48.71%
PEREMPUAN 51.29%
STRUKTURAL
460.067
GURU
1.517.654
39
%
PELAKSANA
(ADMINISTRASI)
1.675.981
TEKNIS
322.846
KESEHATAN
310.370
27.637 50.631
821.875
41.331
155.772
415.736
59.716
2.291.695
400.491
22.034
SD SMP
SMA
D-
I
D-
II
D-
III
D-
IV
S-1 S-2 S-3 5
6. KRITERIA PENYEDERHANAAN BIROKRASI
PENYEDERHANAAN BIROKRASI: SESUAI ARAHAN PRESIDEN
BERPOTENSI DIALIHKAN BERPOTENSI TIDAK DIALIHKAN
TUGAS DAN
FUNGSI
KEWENANGAN
1. PENYEDERHANAAN ESELONISASI BIROKRASI MENJADI 2 (DUA) LEVEL
2. DIGANTI DENGAN JABATAN FUNGSIONAL YANG MENGHARGAI KEAHLIAN DAN KOMPETENSI
3. PENYEDERHANAAN BIROKRASI PADA PRINSIPNYA TIDAK MENGURANGI PENGHASILAN
ANALISIS DAN PENYIAPAN BAHAN
KOORDINASI, PEMANTAUAN, & EVALUASI
TEKNIS TERTENTU URUSAN PEMERINTAHAN
YANG BERSESUAIAN DGN JABATAN FUNGSIONAL
PELAYANAN TEKNIS FUNGSIONAL
OTORISASI BERSIFAT ATRIBUTIF
OTORISASI RUTIN & BERFREKUENSI TINGGI
BERBASIS KEWILAYAHAN
KEPALA SATUAN KERJA PELAKSANA TEKNIS
MANDIRI
YANG MULTISPESIALISASI/HETEROGEN
BERBASIS KOMANDO/ARAHAN
PENGADAAN BARANG/JASA
6
7. POLA KARIER BERBASIS SISTEM MERIT:
KUALIFIKASI
KOMPETENSI
KINERJA
KEBUTUHAN ORGANISASI
UNTUK MEWUJUDKAN
VISI INDONESIA MAJU 2020-2024
& BIROKRASI BERKELAS DUNIA 2024
POLA KARIER ASN NASIONAL
BERBASIS MANAJEMEN TALENTA ASN
KINERJA
HIGH
4 7 9
2 5 8
1 3 6
POTENSIAL
LOW HIGH
TALENTA ASN AKAN MENGISI POSISI:
KUNCI (FUTURE LEADERS)
STRATEGIS SESUAI CORE BUSINESS
PERATURAN MENTERI PANRB NOMOR 3 TAHUN 2020
MANAJEMEN TALENTA ASN
Ditetapkan 13 Januari 2020
berlaku pada tanggal: Diundangkan 17 Januari
2020
7
8. KESENJANGAN
KOMPETENSI
PENGEMBANGAN
KOMPETENSI
STANDAR
KOMPETENSI
JABATAN
PERMENPAN
38/2017
UJI KOMPETENSI
KOMPETENSI
INDIVIDU
MANAJERIAL
SOSIO KULTURAL
ASSESSMENT CENTER
PENGEMBANGAN
KAPASITAS ASN
KOMPETENSI
YANG DIBUTUHKAN
KEBUTUHAN
NASIONAL
KEBUTUHAN
INSTANSI
CRITICAL
OCCUPATIONS
VISI, MISI, TUJUAN, STRATEGI, & KEBIJAKAN
20 JP PER TAHUN
PRIORITAS & ARAH PEMBANGUNAN NASIONAL
MANAJEMEN
TALENTA ASN
TUGAS BELAJAR
ASN CORPORATE
UNIVERSITY
PENGEMBANGAN
KOMPETENSI LAINNYA
PENINGKATAN KUALITAS ASN
Dalam rangka Pembangunan SDM
untuk Indonesia Maju
UNTUK PENCAPAIAN TUJUAN
PEMBANGUNAN NASIONAL
TEKNIS
9. METODE
PEMBELAJARAN FORMAL INFORMAL SHARING
PERSONAL
3 BELAJAR
DI
KELAS
4 BELAJAR
DARI ORANG
LAIN
5
DIALOG
ONLINE
2
E-LEARNING
1
BELAJAR
MANDIRI
6
KOMUNITAS
ONLINE
70
Project Assignment
Special Assignment
On The Job Teaching
On The Job Training
Task Force Assignment
Rotation
ASN CORPORATE UNIVERSITY
Transformasi pendidikan klasikal menjadi
modern, terpadu, dan berkelanjutan.
20 10
Feedback Training
Coaching Self
Study
Mentoring
PROPORSI
PEMBELAJARAN
PENGEMBANGAN KOMPETENSI ASN
MELALUI CORPORATE UNIVERSITY
Belum fokus pada gap
kompetensi individu
Pusdiklat sebagai
Sentra Diklat
Dominasi Diklat Klasikal
(in-class)
Link and Match antara
Learning dan pencapaian
kinerja organisasi
Semua unit bersinergi
menjadi Learning
Governance (Unit
Pembelajaran)
Transformasi ke Knowledge
Management yang
berkelanjutan
MENGAPA PERLU CORPORATE UNIVERSITY?
DIKLAT SAAT INI CORPORATE
UNIVERSITY
10. TERIMA KASIH
kempanrb kemenpanrb Kementerian-PANRB
KEMENTERIAN PENDAYAGUNAAN APARATUR NEGARA
DAN REFORMASI BIROKRASI REPUBLIK INDONESIA
DISCLAIMER:
This document is strictly private, confidential and personal to its recipients and should not be copied, distributed or
reproduced in whole or in part, nor passed to any third party without the consent and prior approval of the Author.
10