7
Most read
15
Most read
17
Most read
ANALISIS KINERJA KEUANGAN
BANK
Diadopsi dari materi oleh:
Agus., et al (Universitas Gunadharma)
Kinerja Keuangan adalah ukuran keberhasilan suatu organisasi
mencapai target-target yang telah ditetapkan dalam anggarannya
guna mewujudkan visi dan misi perusahaan.
TUJUAN
PEMBUATAN
LAPORAN
KEUANGAN
BANK
Memberikan
informasi keuangan
tentang jumlah aset
dan jenis aset yang
dimiliki
Memberikan
informasi jumlah
kewajiban dan jenis
kewajiban (jangka
pendek & panjang)
Memberikan
informasi hasil usaha
yang tercermin dari
jumlah pendapatan
yang diperoleh dan
sumber pendapatan
Memberikan
informasi jumlah
biaya & jenis biaya
yang dikeluarkan
Memberikan
informasi perubahan
dalam aset,
kewajiban dan
modal bank
Memberikan
informasi kinerja
manajemen dalam
suatu periode
tertentu
Laporan Keuangan Bank
Pihak yang berkepentingan terhadap laporan keuangan
bank:
1. Pemegang saham
2. Pemerintah
3. Manajemen
4. Karyawan
5. Masyarakat (nasabah)
Analisis Rasio
• Kelebihan analisis rasio:
1. Merupakan ikhtisar statistik yang mudah dibaca
2. Simplifikasi informasi laporan keuangan yang sangat
rinci dan rumit
3. Menstandarisasi size perusahaan
4. Lebih mudah dilihat trend dan prediksi di masa depan
5. Lebih mudah diperbandingkan antar perusahaan
Rasio Likuiditas
Rasio Rentabilitas
Rasio Solvabilitas
ANALISIS RASIO
Analisis yang dilakukan terhadap kemampuan bank dalam memenuhi
kewajiban-kewajiban jangka pendek atau kewajiban yang sudah jatuh
tempo.
Rasio Likuiditas
Rasio Likuiditas yg
sering digunakan
untuk menilai
kinerja suatu bank
a. Cash Ratio ( CR )
b. Reserve Requirement ( RR )
c. Loan to deposit ratio ( LDR )
d. Loan to asset ratio ( LAR )
e. Rasio kewajiban bersih Call Money ( NCM )
CASH RATIO
 Untuk mengukur kemampuan bank dalam
membayar kembali simpanan nasabah pada
saat ditarik dengan menggunakan alat-alat
likuid yang dimilikinya.
 Alat Likuid : Uang Kas di Bank dan Rekening
giro yang disimpan di Bank Indonesia.
RESERVE REQUIREMENT
• Merupakan ketentuan bagi setiap bank
umum untuk menyisihkan sebagian dari
dana pihak ketiga yang berhasil
dihimpunnya dalam bentuk giro wajib
minimum yang berupa rekening giro bank
yang bersangkutan pada Bank Indonesia.
• Komponen dana pihak ketiga terdiri dari:
Giro, Deposito berjangka, Sertifikat
deposito, Tabungan, Kewajiban Jangka
Pendek Lainnya
• Menyatakan seberapa jauh kemampuan
bank dalam membayar kembali penarikan
dana yang dilakukan nasabah dengan
mengandalkan kredit yang diberikan
sebagai sumber likuiditasnya. Rasio antara
seluruh jumlah kredit yang diberikan bank
dengan dana yang diterima oleh bank.
• Semakin tinggi rasio tsb, maka makin
rendah likuiditas bank tsb.
• Merupakan kemampuan bank untuk
memenuhi permintaan kredit dengan
menggunakan total asset yang dimiliki
bank.
• Semakin tinggi rasio ini maka tingkat
likuiditasnya rendah karena jumlah asset
yang diperlukan untuk membiayai
kreditnya makin besar.
LOAN TO DEPOSIT RATIO
LOAN TO ASSET RATIO
• Persentase dari rasio ini menunjukkan
besarnya kewajiban bersih call money
terhadap aset lancar atau aset yang
paling likuid dari bank.
• aset Lancar : Uang kas, Giro di BI,
Sertifikat BI, SBPU
• Semakin kecil rasio ini, maka likuiditas
bank ini semakin baik karena bank dapat
menutup kewajiban antar bank dengan
alat likuid yang dimilikinya.
RASIO KEWAJIBAN BERSIH CALL
MONEY ( NCM )
Analisis rasio profitabilitas
suatu bank
a. Return On Asset ( ROA )
b. Return On Equity ( ROE )
c. Rasio Biaya Operasional
( OCR )
d. Net Profit Margin ( NPM )
Alat untuk menganalisis atau mengukur tingkat efisiensi usaha dan
profitabilitas yang dicapai oleh bank yang bersangkutan.
Rasio Rentabilitas
• Untuk mengukur kemampuan
manajemen bank dalam memperoleh
keuntungan secara keseluruhan.
• Semakin besar ROA suatu bank, maka
makin besar tingkat keuntungan bank
dan semakin baik pula posisi bank dari
segi penggunaan assets.
RETURN ON ASSET
• Untuk mengukur kemampuan bank
dalam memperoleh keuntungan bersih
dikaitkan dengan pembayaran dividen.
• Semakin besar rasio ini maka makin besar
kenaikan laba bersih bank yang
bersangkutan, selanjutnya akan menaikan
harga saham bank dan semakin besar
pula dividen yang diterima investor.
RETURN ON EQUITY
• Untuk mengukur tingkat efisiensi dan
kemampuan bank melakukan kegiatan
operasinya.
• Biaya operasional diperoleh dari COLF (
Cost of Loanable fund)
• Pendapatan Operasionl diperoleh dari
jasa pemberian kredit bank (Bunga
pinjaman, appraisal fee, supervision fee,
commitment fee, sindication fee, dll).
RASIO BIAYA OPERASIONAL
• Rasio yang menggambarkan tingkat
keuntungan yang diperoleh bank
dibandingkan dengan pendapatan yang
diterima dari kegiatan operasionalnya.
• Pendapatan Operasional berasal dari
pemberian kredit dengan resiko kredit
macet, selisih kurs valas jika kredit dalam
valas dll.
NET PROFIT MARGIN
Rasio yang digunakan
pada analisis
solvabilitas
a. Capital adequacy ratio (CAR)
b. Debt to Equity ratio
c. Long Term debt to assets ratio
Untuk mengukur kemampuan bank dalam memenuhi kewajiban
jangka panjangnya atau kemampuan bank untuk memenuhi
kewajiban-kewajiban jika terjadi likuidasi bank.
Rasio Solvabilitas
• Untuk mengukur
kecukupan modal yang
dimiliki bank untuk
menunjang aset yang
mengandung atau
menghasilkan risiko,
misalnya kredit yang
diberikan.
CAR
•Untuk mengukur kemampuan
bank untuk menutup sebagian
atau seluruh hutang-
hutangnya dengan dana yang
berasal dari modal sendiri.
•Semakin tinggi rasio ini, maka
semakin kecil kemampuan
membayar hutangnya dari
modal sendiri.
DER
•Untuk mengukur seberapa jauh
nilai seluruh aset bank dibiayai
atau dananya diperoleh dari
sumber hutang jangka panjang
•Semakin besar rasio ini, maka
makin kecil kemampuan untuk
membayar hutang dari aset.
LONG TERM
DAR
Analisis CAMELS
(Capital, Asset quality, Management, Earning, Liquidity, Sensitivity)
CAMELS menggambarkan suatu hubungan atau perbandingan
antara suatu jumlah tertentu dengan jumlah yang lain, dengan
analisis rasio dapat diperoleh gambaran baik buruknya
keadaan atau posisi keuangan suatu bank. CAMELS
merupakan tolok ukur obyek pemeriksaan bank yang
dilakukan oleh pengawas bank.
Rasio Peringkat
CAR ≥ 12% 1
9% ≤ CAR < 12% 2
8% ≤ CAR < 9% 3
6% < CAR < 8% 4
CAR ≤ 6% 5
• kecukupan, komposisi, dan proyeksi (trend ke depan) permodalan serta
kemampuan permodalan Bank dalam mengcover aset bermasalah;
• kemampuan Bank memelihara kebutuhan penambahan modal yang
berasal dari keuntungan, rencana permodalan Bank untuk mendukung
pertumbuhan usaha, akses kepada sumber permodalan, dan kinerja
keuangan pemegang saham untuk meningkatkan permodalan Bank.
Capital
• kualitas aset produktif, konsentrasi eksposur risiko kredit, perkembangan
aset produktif bermasalah, dan kecukupan penyisihan penghapusan aset
produktif (PPAP);
• kecukupan kebijakan dan prosedur, sistem kaji ulang (review) internal,
sistem dokumentasi, dan kinerja penanganan aset produktif bermasalah.
Asset quality
Rasio Peringkat
KAP1 ≤ 2% 1
2% < KAP1 ≤ 3% 2
3% < KAP1 ≤ 6% 3
6 < KAP1 ≤ 9% 4
KAP1 > 9% 5
Rasio Peringkat
KAP ≥ 110% 1
105% ≤ KAP2 < 110% 2
100% ≤ KAP2 < 105% 3
95% ≤ KAP2 < 100% 4
KAP2 < 95% 5
• kualitas manajemen umum dan penerapan manajemen risiko;
• kepatuhan Bank terhadap ketentuan yang berlaku dan komitmen
kepada Bank Indonesia dan atau pihak lainnya.
Management
Rasio Peringkat
NPM ≥ 100% 1
81% ≤ NPM < 100% 2
66% ≤ NPM < 81% 3
51% ≤ NPM < 66% 4
NPM < 51% 5
Rasio Peringkat
ROA > 1,5% 1
1,25% < ROA ≤ 1,5% 2
0,5% < ROA ≤ 1,25% 3
0 < ROA ≤ 0,5% 4
ROA ≤ 0% 5
• pencapaian return on assets (ROA), return on equity (ROE), net interest
margin (NIM), dan tingkat efisiensi Bank;
• perkembangan laba operasional, diversifikasi pendapatan, penerapan
prinsip akuntansi dalam pengakuan pendapatan dan biaya, dan prospek
laba operasional.
Earnigs
Rasio Peringkat
ROE > 15% 1
12,5% < ROE ≤ 15% 2
5% < ROE ≤ 12,5% 3
0 < ROE ≤ 5% 4
ROE ≤ 0% 5
Rasio Peringkat
NIM > 3% 1
2% < NIM ≤ 3% 2
1,5% < NIM ≤ 2% 3
1% < NIM ≤ 1,5% 4
NIM ≤ 1% 5
Rasio Peringkat
BOPO ≤ 94% 1
94% < BOPO ≤ 95% 2
95% < BOPO ≤ 96% 3
96% < BOPO ≤ 97% 4
BOPO > 97% 5
Rasio Peringkat
LDR ≤ 75% 1
75% < LDR ≤ 85% 2
85% < LDR ≤ 100% 3
100% < LDR ≤ 120% 4
LDR > 120% 5
• rasio aset/kewajiban likuid, potensi maturity mismatch, kondisi Loan to
Deposit Ratio (LDR), proyeksi cash flow, dan konsentrasi pendanaan;
• kecukupan kebijakan dan pengelolaan likuiditas (assets and liabilities
management /ALMA), akses kepada sumber pendanaan, dan stabilitas
pendanaan.
Liquidity
• Penilaian Sensitivitas terhadap risiko pasar (Sensitivity to Market
Risk) dilakukan pada komponen-komponen sbb:
1. Modal atau cadangan yang dibentuk untuk mengcover
fluktuasi suku bunga dibandingkan dengan potential loss
sebagai akibat fluktuasi (adverse movement) suku bunga;
2. Modal atau cadangan yang dibentuk untuk mengcover
fluktuasi nilai tukar dibandingkan dengan potential loss
sebagai akibat fluktuasi (adverse movement) nilai tukar;
3. Kecukupan penerapan sistem manajemen risiko pasar
Sensitivity
PK 1
Sangat Baik, bank dapat mengatasi pengaruh negatif kondisi
perekonomian dan industri keuangan
PK 2
Baik, bank masih memiliki kelemahan= minor yang dapat segera diatasi
dengan tindakan segera dan rutin
PK 3
Cukup Baik, masih ada kekurangan dan perlu tindakan korektif bila tidak
akan menurunkan peringkat komposit.
PK 4
Kurang Baik, bank sensitif terhadap pengaruh buruk kondisi
perekonomian dan memerlukan tindakan korektif.karena berpotensi
membahayakan kelangsungan usahanya.
PK 5
Tidak Baik, bank sangat sensitif dan dapat membahayakan kelangsungan
usahanya.
PERINGKAT
KESEHATAN BANK
5. ANALISA_KINERJA_BANK.pptx

More Related Content

PDF
Sistem Informasi Akuntansi
PPT
Anggaran penjualan
PPTX
Materi Pengelolaan Keuangan UMKM.pptx
PDF
Analisis kelayakan investasi
PDF
Strategi Tata Letak
PPTX
Analisa Laporan Keuangan
PPT
Portofolio investasi-bab-10-strategi-investasi-obligasi
DOC
8. manajemen-persediaan
Sistem Informasi Akuntansi
Anggaran penjualan
Materi Pengelolaan Keuangan UMKM.pptx
Analisis kelayakan investasi
Strategi Tata Letak
Analisa Laporan Keuangan
Portofolio investasi-bab-10-strategi-investasi-obligasi
8. manajemen-persediaan

What's hot (20)

PPTX
10 sistem persediaan periodik
PPT
Bab 14_Perencanaan & Peramalan Keuangan.ppt
PDF
Anggaran Penjualan
PDF
Model Indeks Tunggal
PPTX
3. investasi dalam aktiva tetap
PPTX
BAB 4 - KERTAS KERJA KONSOLIDASI.pptx
PPTX
PPT Balanced Scorecard
PPTX
KAS KECIL.pptx
DOC
Soal Pengendalian internal sia
PPTX
Akuntansi manajerial & Lingkungan Bisnis
PPSX
Time Value Of Money
PPTX
Pusat laba
PDF
Penjelasan COSO & COBIT
PPTX
Bab 6 menganalisis pasar konsumen
PDF
Nilai Waktu dari Uang
PPTX
anggaran modal
PPTX
Proses Fraud RISK ASSESSMENT pada Entitas & Transaksional
PDF
Riset pemasaran
PPT
Hubungan Kantor Pusat dan Cabang Masalah khusus
PPTX
Manajemen operasi bab 11 (manajemen rantai pasok) kelompok 1 statistika its s...
10 sistem persediaan periodik
Bab 14_Perencanaan & Peramalan Keuangan.ppt
Anggaran Penjualan
Model Indeks Tunggal
3. investasi dalam aktiva tetap
BAB 4 - KERTAS KERJA KONSOLIDASI.pptx
PPT Balanced Scorecard
KAS KECIL.pptx
Soal Pengendalian internal sia
Akuntansi manajerial & Lingkungan Bisnis
Time Value Of Money
Pusat laba
Penjelasan COSO & COBIT
Bab 6 menganalisis pasar konsumen
Nilai Waktu dari Uang
anggaran modal
Proses Fraud RISK ASSESSMENT pada Entitas & Transaksional
Riset pemasaran
Hubungan Kantor Pusat dan Cabang Masalah khusus
Manajemen operasi bab 11 (manajemen rantai pasok) kelompok 1 statistika its s...
Ad

Similar to 5. ANALISA_KINERJA_BANK.pptx (20)

PPT
Analisa Kinerja Bank
PPT
ANALISA KINERJA BANK_kira ok juga bisa di sadapdan baik
PPT
175_20230112094835_15. ALK Bank.ppt
PPT
Analisa Kinerja Bank
PPSX
Analisa Kinerja Bank
PPTX
bank dan lembaga keuangan Analisis_Kesehatan_Bank.pptx
PPTX
2-analisa-penilaian-kesehatammmn-bank.pptx
PPT
Tingkat kesehatan bank
PDF
Bab+5+Treasury_ANALISIS+KINERJA+KEUANGAN.pdf
PPTX
ALK Bank Syariah - meeting 3 - Rasio dan Analisis keuangan.pptx
PPTX
PPT KELOMPOK 2 LKBB.pptx
PPTX
ANALISIS PENILAIAN KESEHATAN BANK (1).pptx
PPTX
RASIO KEUANGAN BANK.pptx
DOC
Seminar Manajemen Keuangan - Analisis rasio CAMEL
DOCX
Data balance score card new sekali
PPSX
Cara Menilai Kinerja Keuangan Bank
PDF
52564-ID-faktor-faktor-penentu-profitabilitas-ban.pdf
PPTX
ppt bab 5.pptx
PPTX
Pertemuan_9_Analisis_Laporan_Keuangan.pptx
PDF
Camel analysis i
Analisa Kinerja Bank
ANALISA KINERJA BANK_kira ok juga bisa di sadapdan baik
175_20230112094835_15. ALK Bank.ppt
Analisa Kinerja Bank
Analisa Kinerja Bank
bank dan lembaga keuangan Analisis_Kesehatan_Bank.pptx
2-analisa-penilaian-kesehatammmn-bank.pptx
Tingkat kesehatan bank
Bab+5+Treasury_ANALISIS+KINERJA+KEUANGAN.pdf
ALK Bank Syariah - meeting 3 - Rasio dan Analisis keuangan.pptx
PPT KELOMPOK 2 LKBB.pptx
ANALISIS PENILAIAN KESEHATAN BANK (1).pptx
RASIO KEUANGAN BANK.pptx
Seminar Manajemen Keuangan - Analisis rasio CAMEL
Data balance score card new sekali
Cara Menilai Kinerja Keuangan Bank
52564-ID-faktor-faktor-penentu-profitabilitas-ban.pdf
ppt bab 5.pptx
Pertemuan_9_Analisis_Laporan_Keuangan.pptx
Camel analysis i
Ad

More from SitiKholifatulRizkia1 (6)

PPTX
Treasury Management in an Islamic Financial Institution.pptx
PPT
Manajemen-Perbankan-Pertemuan-2.ppt
PPT
3BDavidChefneuxSector.ppt
PDF
RPS ALMA Pbs.pdf
PPT
MR-Sesi-1.ppt
PPTX
2. Risk Management.pptx
Treasury Management in an Islamic Financial Institution.pptx
Manajemen-Perbankan-Pertemuan-2.ppt
3BDavidChefneuxSector.ppt
RPS ALMA Pbs.pdf
MR-Sesi-1.ppt
2. Risk Management.pptx

Recently uploaded (20)

PDF
KATALOG PRODUK OBATAPPS diperguruan tinggi.pdf
PDF
Strategi Logistik Pengiriman Alat Berat dari Belitung ke Loleba
PDF
SBUnglishcoverforparticipation in different style
PDF
Custom Aneka Powerbank Promosi: Strategi Branding Efektif Masa Kini
PPTX
Pola Pikir Bertumbuh dalam Pembelajaran Mendalam PPT.pptx
PPTX
bab 2 kls 11.pptxjyeruotfjbkjxzgdwaowpoihd
PDF
Aneka Souvenir Pin & Gantungan Kunci Custom: Pilihan Kreatif yang Semakin Pop...
PPTX
Ahli Muda Elektrikal Konstruksi Bangunan Gedung.pptx
PPTX
Keuangan XI MP Pertemuan ke 4 materi tentang keuangan.pptx
DOCX
RENCANA KERJA TAHUNAN 2018 ekolah menengah Atas Nur Ilmi
PDF
How to read Financial Report for stakeholder
PPTX
SAK Entitas Privat Detail Mulai 1 Januari 2025
PPTX
Manajemen Pemasaran ; segementing, targeting dan positioning
PPTX
PKN KELOMPsdadadadadadadadadadadaOK 2.pptx
PDF
Materi KELOMPOK 6_POP_KONSOLIDASI_PPT.pdf
DOCX
MODUL AJAR KELAS 11 kurikulum merdeka.docx
PDF
Pemasaran dalam dunia kewirausahaan dan teknologi
PPTX
SAFETY TRAINING JSA (ANALISA BAHAYA).pptx
PPTX
MATERI SAFETY TRAINING CHEMICAL HANDLING.pptx
PPTX
Rangkuman Produk Panin Daichi Life Yang Akan Dijual
KATALOG PRODUK OBATAPPS diperguruan tinggi.pdf
Strategi Logistik Pengiriman Alat Berat dari Belitung ke Loleba
SBUnglishcoverforparticipation in different style
Custom Aneka Powerbank Promosi: Strategi Branding Efektif Masa Kini
Pola Pikir Bertumbuh dalam Pembelajaran Mendalam PPT.pptx
bab 2 kls 11.pptxjyeruotfjbkjxzgdwaowpoihd
Aneka Souvenir Pin & Gantungan Kunci Custom: Pilihan Kreatif yang Semakin Pop...
Ahli Muda Elektrikal Konstruksi Bangunan Gedung.pptx
Keuangan XI MP Pertemuan ke 4 materi tentang keuangan.pptx
RENCANA KERJA TAHUNAN 2018 ekolah menengah Atas Nur Ilmi
How to read Financial Report for stakeholder
SAK Entitas Privat Detail Mulai 1 Januari 2025
Manajemen Pemasaran ; segementing, targeting dan positioning
PKN KELOMPsdadadadadadadadadadadaOK 2.pptx
Materi KELOMPOK 6_POP_KONSOLIDASI_PPT.pdf
MODUL AJAR KELAS 11 kurikulum merdeka.docx
Pemasaran dalam dunia kewirausahaan dan teknologi
SAFETY TRAINING JSA (ANALISA BAHAYA).pptx
MATERI SAFETY TRAINING CHEMICAL HANDLING.pptx
Rangkuman Produk Panin Daichi Life Yang Akan Dijual

5. ANALISA_KINERJA_BANK.pptx

  • 1. ANALISIS KINERJA KEUANGAN BANK Diadopsi dari materi oleh: Agus., et al (Universitas Gunadharma)
  • 2. Kinerja Keuangan adalah ukuran keberhasilan suatu organisasi mencapai target-target yang telah ditetapkan dalam anggarannya guna mewujudkan visi dan misi perusahaan.
  • 3. TUJUAN PEMBUATAN LAPORAN KEUANGAN BANK Memberikan informasi keuangan tentang jumlah aset dan jenis aset yang dimiliki Memberikan informasi jumlah kewajiban dan jenis kewajiban (jangka pendek & panjang) Memberikan informasi hasil usaha yang tercermin dari jumlah pendapatan yang diperoleh dan sumber pendapatan Memberikan informasi jumlah biaya & jenis biaya yang dikeluarkan Memberikan informasi perubahan dalam aset, kewajiban dan modal bank Memberikan informasi kinerja manajemen dalam suatu periode tertentu
  • 4. Laporan Keuangan Bank Pihak yang berkepentingan terhadap laporan keuangan bank: 1. Pemegang saham 2. Pemerintah 3. Manajemen 4. Karyawan 5. Masyarakat (nasabah)
  • 5. Analisis Rasio • Kelebihan analisis rasio: 1. Merupakan ikhtisar statistik yang mudah dibaca 2. Simplifikasi informasi laporan keuangan yang sangat rinci dan rumit 3. Menstandarisasi size perusahaan 4. Lebih mudah dilihat trend dan prediksi di masa depan 5. Lebih mudah diperbandingkan antar perusahaan
  • 6. Rasio Likuiditas Rasio Rentabilitas Rasio Solvabilitas ANALISIS RASIO
  • 7. Analisis yang dilakukan terhadap kemampuan bank dalam memenuhi kewajiban-kewajiban jangka pendek atau kewajiban yang sudah jatuh tempo. Rasio Likuiditas Rasio Likuiditas yg sering digunakan untuk menilai kinerja suatu bank a. Cash Ratio ( CR ) b. Reserve Requirement ( RR ) c. Loan to deposit ratio ( LDR ) d. Loan to asset ratio ( LAR ) e. Rasio kewajiban bersih Call Money ( NCM )
  • 8. CASH RATIO  Untuk mengukur kemampuan bank dalam membayar kembali simpanan nasabah pada saat ditarik dengan menggunakan alat-alat likuid yang dimilikinya.  Alat Likuid : Uang Kas di Bank dan Rekening giro yang disimpan di Bank Indonesia. RESERVE REQUIREMENT • Merupakan ketentuan bagi setiap bank umum untuk menyisihkan sebagian dari dana pihak ketiga yang berhasil dihimpunnya dalam bentuk giro wajib minimum yang berupa rekening giro bank yang bersangkutan pada Bank Indonesia. • Komponen dana pihak ketiga terdiri dari: Giro, Deposito berjangka, Sertifikat deposito, Tabungan, Kewajiban Jangka Pendek Lainnya
  • 9. • Menyatakan seberapa jauh kemampuan bank dalam membayar kembali penarikan dana yang dilakukan nasabah dengan mengandalkan kredit yang diberikan sebagai sumber likuiditasnya. Rasio antara seluruh jumlah kredit yang diberikan bank dengan dana yang diterima oleh bank. • Semakin tinggi rasio tsb, maka makin rendah likuiditas bank tsb. • Merupakan kemampuan bank untuk memenuhi permintaan kredit dengan menggunakan total asset yang dimiliki bank. • Semakin tinggi rasio ini maka tingkat likuiditasnya rendah karena jumlah asset yang diperlukan untuk membiayai kreditnya makin besar. LOAN TO DEPOSIT RATIO LOAN TO ASSET RATIO
  • 10. • Persentase dari rasio ini menunjukkan besarnya kewajiban bersih call money terhadap aset lancar atau aset yang paling likuid dari bank. • aset Lancar : Uang kas, Giro di BI, Sertifikat BI, SBPU • Semakin kecil rasio ini, maka likuiditas bank ini semakin baik karena bank dapat menutup kewajiban antar bank dengan alat likuid yang dimilikinya. RASIO KEWAJIBAN BERSIH CALL MONEY ( NCM )
  • 11. Analisis rasio profitabilitas suatu bank a. Return On Asset ( ROA ) b. Return On Equity ( ROE ) c. Rasio Biaya Operasional ( OCR ) d. Net Profit Margin ( NPM ) Alat untuk menganalisis atau mengukur tingkat efisiensi usaha dan profitabilitas yang dicapai oleh bank yang bersangkutan. Rasio Rentabilitas
  • 12. • Untuk mengukur kemampuan manajemen bank dalam memperoleh keuntungan secara keseluruhan. • Semakin besar ROA suatu bank, maka makin besar tingkat keuntungan bank dan semakin baik pula posisi bank dari segi penggunaan assets. RETURN ON ASSET • Untuk mengukur kemampuan bank dalam memperoleh keuntungan bersih dikaitkan dengan pembayaran dividen. • Semakin besar rasio ini maka makin besar kenaikan laba bersih bank yang bersangkutan, selanjutnya akan menaikan harga saham bank dan semakin besar pula dividen yang diterima investor. RETURN ON EQUITY
  • 13. • Untuk mengukur tingkat efisiensi dan kemampuan bank melakukan kegiatan operasinya. • Biaya operasional diperoleh dari COLF ( Cost of Loanable fund) • Pendapatan Operasionl diperoleh dari jasa pemberian kredit bank (Bunga pinjaman, appraisal fee, supervision fee, commitment fee, sindication fee, dll). RASIO BIAYA OPERASIONAL • Rasio yang menggambarkan tingkat keuntungan yang diperoleh bank dibandingkan dengan pendapatan yang diterima dari kegiatan operasionalnya. • Pendapatan Operasional berasal dari pemberian kredit dengan resiko kredit macet, selisih kurs valas jika kredit dalam valas dll. NET PROFIT MARGIN
  • 14. Rasio yang digunakan pada analisis solvabilitas a. Capital adequacy ratio (CAR) b. Debt to Equity ratio c. Long Term debt to assets ratio Untuk mengukur kemampuan bank dalam memenuhi kewajiban jangka panjangnya atau kemampuan bank untuk memenuhi kewajiban-kewajiban jika terjadi likuidasi bank. Rasio Solvabilitas
  • 15. • Untuk mengukur kecukupan modal yang dimiliki bank untuk menunjang aset yang mengandung atau menghasilkan risiko, misalnya kredit yang diberikan. CAR •Untuk mengukur kemampuan bank untuk menutup sebagian atau seluruh hutang- hutangnya dengan dana yang berasal dari modal sendiri. •Semakin tinggi rasio ini, maka semakin kecil kemampuan membayar hutangnya dari modal sendiri. DER •Untuk mengukur seberapa jauh nilai seluruh aset bank dibiayai atau dananya diperoleh dari sumber hutang jangka panjang •Semakin besar rasio ini, maka makin kecil kemampuan untuk membayar hutang dari aset. LONG TERM DAR
  • 16. Analisis CAMELS (Capital, Asset quality, Management, Earning, Liquidity, Sensitivity) CAMELS menggambarkan suatu hubungan atau perbandingan antara suatu jumlah tertentu dengan jumlah yang lain, dengan analisis rasio dapat diperoleh gambaran baik buruknya keadaan atau posisi keuangan suatu bank. CAMELS merupakan tolok ukur obyek pemeriksaan bank yang dilakukan oleh pengawas bank.
  • 17. Rasio Peringkat CAR ≥ 12% 1 9% ≤ CAR < 12% 2 8% ≤ CAR < 9% 3 6% < CAR < 8% 4 CAR ≤ 6% 5 • kecukupan, komposisi, dan proyeksi (trend ke depan) permodalan serta kemampuan permodalan Bank dalam mengcover aset bermasalah; • kemampuan Bank memelihara kebutuhan penambahan modal yang berasal dari keuntungan, rencana permodalan Bank untuk mendukung pertumbuhan usaha, akses kepada sumber permodalan, dan kinerja keuangan pemegang saham untuk meningkatkan permodalan Bank. Capital
  • 18. • kualitas aset produktif, konsentrasi eksposur risiko kredit, perkembangan aset produktif bermasalah, dan kecukupan penyisihan penghapusan aset produktif (PPAP); • kecukupan kebijakan dan prosedur, sistem kaji ulang (review) internal, sistem dokumentasi, dan kinerja penanganan aset produktif bermasalah. Asset quality Rasio Peringkat KAP1 ≤ 2% 1 2% < KAP1 ≤ 3% 2 3% < KAP1 ≤ 6% 3 6 < KAP1 ≤ 9% 4 KAP1 > 9% 5 Rasio Peringkat KAP ≥ 110% 1 105% ≤ KAP2 < 110% 2 100% ≤ KAP2 < 105% 3 95% ≤ KAP2 < 100% 4 KAP2 < 95% 5
  • 19. • kualitas manajemen umum dan penerapan manajemen risiko; • kepatuhan Bank terhadap ketentuan yang berlaku dan komitmen kepada Bank Indonesia dan atau pihak lainnya. Management Rasio Peringkat NPM ≥ 100% 1 81% ≤ NPM < 100% 2 66% ≤ NPM < 81% 3 51% ≤ NPM < 66% 4 NPM < 51% 5
  • 20. Rasio Peringkat ROA > 1,5% 1 1,25% < ROA ≤ 1,5% 2 0,5% < ROA ≤ 1,25% 3 0 < ROA ≤ 0,5% 4 ROA ≤ 0% 5 • pencapaian return on assets (ROA), return on equity (ROE), net interest margin (NIM), dan tingkat efisiensi Bank; • perkembangan laba operasional, diversifikasi pendapatan, penerapan prinsip akuntansi dalam pengakuan pendapatan dan biaya, dan prospek laba operasional. Earnigs Rasio Peringkat ROE > 15% 1 12,5% < ROE ≤ 15% 2 5% < ROE ≤ 12,5% 3 0 < ROE ≤ 5% 4 ROE ≤ 0% 5 Rasio Peringkat NIM > 3% 1 2% < NIM ≤ 3% 2 1,5% < NIM ≤ 2% 3 1% < NIM ≤ 1,5% 4 NIM ≤ 1% 5 Rasio Peringkat BOPO ≤ 94% 1 94% < BOPO ≤ 95% 2 95% < BOPO ≤ 96% 3 96% < BOPO ≤ 97% 4 BOPO > 97% 5
  • 21. Rasio Peringkat LDR ≤ 75% 1 75% < LDR ≤ 85% 2 85% < LDR ≤ 100% 3 100% < LDR ≤ 120% 4 LDR > 120% 5 • rasio aset/kewajiban likuid, potensi maturity mismatch, kondisi Loan to Deposit Ratio (LDR), proyeksi cash flow, dan konsentrasi pendanaan; • kecukupan kebijakan dan pengelolaan likuiditas (assets and liabilities management /ALMA), akses kepada sumber pendanaan, dan stabilitas pendanaan. Liquidity
  • 22. • Penilaian Sensitivitas terhadap risiko pasar (Sensitivity to Market Risk) dilakukan pada komponen-komponen sbb: 1. Modal atau cadangan yang dibentuk untuk mengcover fluktuasi suku bunga dibandingkan dengan potential loss sebagai akibat fluktuasi (adverse movement) suku bunga; 2. Modal atau cadangan yang dibentuk untuk mengcover fluktuasi nilai tukar dibandingkan dengan potential loss sebagai akibat fluktuasi (adverse movement) nilai tukar; 3. Kecukupan penerapan sistem manajemen risiko pasar Sensitivity
  • 23. PK 1 Sangat Baik, bank dapat mengatasi pengaruh negatif kondisi perekonomian dan industri keuangan PK 2 Baik, bank masih memiliki kelemahan= minor yang dapat segera diatasi dengan tindakan segera dan rutin PK 3 Cukup Baik, masih ada kekurangan dan perlu tindakan korektif bila tidak akan menurunkan peringkat komposit. PK 4 Kurang Baik, bank sensitif terhadap pengaruh buruk kondisi perekonomian dan memerlukan tindakan korektif.karena berpotensi membahayakan kelangsungan usahanya. PK 5 Tidak Baik, bank sangat sensitif dan dapat membahayakan kelangsungan usahanya. PERINGKAT KESEHATAN BANK