dalam Perencanaan dan
Penganggaran Pembangunan

      Drs. H.
      Drs H Dadang Solihin MA
                   Solihin,



   Semiloka DPRD Kabupaten Bekasi
  Kedaton Hotel-Bandung, 24 Mei 2007
dadang-solihin.blogspot.com   2
Dadang Solihin’s Profile
               Dadang holds a MA degree (
                     g                 g   (Economics), University of
                                                        )         y
               Colorado, USA. His previous post is Head, Center for Research
               Data and Information at DPD Secretariat General as well as
               Deputy Director for Information of Spatial Planning and Land
               Use Management at Indonesian National Development
               Planning Agency (Bappenas).
 Beside working as Assistant Professor at Graduate School of Asia-
                                                               Asia
  Pacific Studies, Waseda University, Tokyo, Japan, he also active as
  Associate Professor at University of Darma Persada, Jakarta, Indonesia.
 He got various training around the globe included Advanced International
                                     globe,
  Training Programme of Information Technology Management, at Karlstad
  City, Sweden (2005); the Training Seminar on Land Use and Management,
  Taiwan (2004); Developing Multimedia Applications for Managers Kuala
                                                        Managers,
  Lumpur, Malaysia (2003); Applied Policy Development Training, Vancouver,
  Canada (2002); Local Government Administration Training Course,
  Hiroshima, Japan ( 00 ); a d Regional Development a d Planning Training
     os    a, Japa (2001); and eg o a e e op e and a                g a    g
  Course, Sapporo, Japan (1999). He published more than five books
  regarding local autonomous.
 You can reach Dadang Solihin by email at dadangsol@yahoo.com or by his
  mobile at +62812 932 2202
                             dadang-solihin.blogspot.com      3
Materi Semiloka

1.    Pendahuluan
2.    Tujuan
3.    Hirarki Perencanaan dan Penganggaran
4.    Proses Perencanaan
5.    Ruang Lingkup Perencanaan
6.
6     Penyusunan dan Penetapan RPJPD
7.    Penyusunan dan Penetapan RPJMD
8.    Penyusunan dan Penetapan RKPD
         y                  p
9.    Perencanaan & Penganggaran Tahunan Daerah
10.   Sinkronisasi Penyusunan Rancangan APBD
11.
11    Anggaran Ki j
      A         Kinerja
12.   Pengukuran Kinerja


                   dadang-solihin.blogspot.com    4
Pendahuluan

 Anggaran Berbasis Kinerja (Performance Based
  Budgeting) adalah penyusunan anggaran yang
  didasarkan atas perencanaan kinerja, yang terdiri dari
  did    k                      ki j            di i d i
  program dan kegiatan yang akan dilaksanakan serta
  indikator kinerja yang ingin dicapai oleh suatu entitas
  anggaran (budget entity).




                     dadang-solihin.blogspot.com     5
Tujuan

 Dengan penyusunan anggaran berbasis kinerja
  diharapkan rencana dan program-program
  pembangunan yang disusun dapat mengarah kepada:
   – terwujudnya sasaran yang telah ditetapkan
                                      ditetapkan,
   – dicapainya hasil yang optimal dari setiap investasi
     yang dilakukan guna meningkatkan kualitas
     pelayanan publik,
   – tercapainya efisiensi serta peningkatan produktifitas
     di dalam pengelolaan sumberdaya dan peningkatan
     kualitas produk serta jasa untuk mewujudkan
     kesinambungan pembangunan dan kemandirian
     nasional.
     nasional
   – mendukung alokasi anggaran terhadap prioritas
     program dan kegiatan yang akan dilaksanakan.

                    dadang-solihin.blogspot.com     6
Hirarki Perencanaan dan Penganggaran

 20 Tahunan             5 Tahunan                                         Tahunan


                                    Pedoman                  Pedoman
                         Renstra                 Renja -                               Rincian
                                                                         RKA-KL




                                                                                                 Pemerin
                           KL                      KL                                   APBN




                                                                                                   Pusa
                  Pedoman                     Diacu




                                                                                                       at
                                                                                                       ntah
                                    Dijabar
              Pedoman                                       Pedoman
   RPJP                   RPJM       kan
                                                  RKP                     RAPBN        APBN
  Nasional               Nasional


Diacu           Diperhatikan                          Diserasikan melalui Musrenbang


              Pedoman                                        Pedoman
    RPJP                 RPJM       Dijabar       RKP
                                      kan
                                                                          RAPBD        APBD
   Daerah                Daerah                  Daerah




                                                                                                 Pemerintah
                                                                                                 P
                                                                                                   Daerah
                  Pedoman                     Diacu


                                    Pedoman                 Pedoman
                         Renstra                 Renja -                  RKA -        Rincian




                                                                                                          h
                          SKPD                   SKPD                     SKPD          APBD



                        UU SPPN                                             UU KN

                                     dadang-solihin.blogspot.com                            7
Proses Perencanaan

Pendekatan Politik:
Pemilihan Presiden/Kepala Daerah menghasilkan rencana
pembangunan hasil proses politik (public choice theory of
planning), khususnya penjabaran Visi dan Misi dalam
RPJM/D.
Proses Teknokratik:
Menggunakan metode dan kerangka berpikir ilmiah
M         k       t d d k        k b iki il i h
oleh lembaga atau satuan kerja yang secara fungsional
bertugas untuk itu.
Partisipatif:
Dilaksanakan dengan melibatkan seluruh stakeholders,
antara lain melalui Musrenbang.
                    Musrenbang

Proses top-down dan bottom-up:
Dilaksanakan menurut jenjang pemerintahan
                             pemerintahan.

          dadang-solihin.blogspot.com               8
Ruang Lingkup Perencanaan

                 NASIONAL                                             DAERAH
         Dokumen                 Penetapan                  Dokumen                Penetapan
Rencana Pembangunan
R       P b                          UU           Rencana Pembangunan
                                                  R       P b                       Perda
                                                                                    P d
Jangka Panjang Nasional        (Ps. 13 Ayat 1)    Jangka Panjang Daerah        (Ps. 13 Ayat 2)
(RPJP-Nasional)                                   (RPJP-Daerah)
Rencana Pembangunan               Per Pres        Rencana Pembangunan          Peraturan KDH
Jangka Menengah Nasional       (Ps. 19 Ayat 1)    Jangka Menengah Daerah       (Ps. 19 Ayat 3)
(RPJM Nasional)
(RPJM-Nasional)                                   (
                                                  (RPJM-Daerah)
                                                              )
Renstra Kementerian /            Peraturan        Renstra Satuan Kerja            Peraturan
Lembaga (Renstra KL)            Pimpinan KL       Perangkat Daerah (Renstra    Pimpinan SKPD
                               (Ps. A t
                               (P 19 Ayat 2)      SKPD)                        (Ps. A t
                                                                               (P 19 Ayat 4)
Rencana Kerja Pemerintah          Per Pres        Rencana Kerja Pemerintah     Peraturan KDH
(RKP)                          (Ps.
                               ( 26 Ayat 1)
                                        y )       Daerah (RKPD)                (
                                                                               (Ps. 26 Ayat 2)
                                                                                        y )
Rencana Kerja Kementerian /      Peraturan        Rencana Kerja Satuan Kerja      Peraturan
Lembaga (Renja KL)              Pimpinan KL       Perangkat Daerah (Renja      Pimpinan SKPD
                               (Ps.
                               (Ps 21 Ayat 1)     SKPD)                        ( Ps. 21 Ayat 3)
                                                                                 Ps

      Sumber: UU25/2004                                                        9
                                   dadang-solihin.blogspot.com
Penyusunan dan Penetapan RPJPD
        dilaksanakan paling lambat
            satu tahun sebelum
         berakhirnya periode RPJP
           yang sedang berjalan.


                                                        Penetapan
                                           Penyusunan   Rancangan
  Rancangan          Musrenbang
                                           Rancangan     RPJPD
    RPJPD              RPJPD
                                              Akhir      menjadi
                                                          Perda
                                                          P d
                    Bahan
   Proses            Rancangan
                                             oleh        oleh
 Teknokratik         RPJP
                                           Bappeda      DPRD
oleh Bappeda        Melibatkan
                     Masyarakat



                          dadang-solihin.blogspot.com           10
Penyusunan dan Penetapan RPJMD
                          (1)         Visi, Misi, Program
                                     Kepala Daerah Terpilih


         Bappeda menyusun                              (2)
          Rancangan Awal                                         SKPD Menyusun Renstra SKPD
              RPJMD                                    (3)
                                                              Program SKPD
a)   Visi,Misi Kepala Daerah                                      dilaksanakan paling lambat 2 bulan
b)   Strategi Pembangunan Daerah                                     setelah Kepala Daerah dilantik
c)   Kebijakan Umum
d)
 )   Kerangka Ekonomi Daerah
           g                                           (4)        Bappeda menyelenggarakan
                                                                    pp       y    gg
                                                                    MUSRENBANG RPJMD
e) Program SKPD



                                                       (5)
         Bappeda menyusun                                                      Penetapan RPJMD
       Rancangan Akhir RPJMD

a)
 )   Visi, Misi Kepala Daerah
                  p                                                                       ( )
                                                                                          (7)
b)   Strategi Pembangunan Daerah                       (6)
c)   Kebijakan Umum                                                           Digunakan sebagai
d)   Kerangka Ekonomi Daerah                                                 pedoman penyusunan
e)
 )   Program SKPD
         g                                                                     Rancangan RKPD



                                   dadang-solihin.blogspot.com                            11
Penyusunan dan Penetapan RKPD
(8)
         Bappeda menyusun                               (9)
        Rancangan Awal RKPD                                            SKPD Menyusun Renja SKPD
                                                       (10)
a) Prioritas Pembangunan Daerah                                     Program SKPD
b) Kebijakan Umum
c) Kerangka Ekonomi Daerah 
   Pagu Indikatif                                                            MUSRENBANG
d) Program SKPD                                                         Desa/Kelurahan/Kecamatan
                                                                                     (11.b)
                                                      (11.a)
                                                                                                   Maret
                                                                         MUSRENBANG Kab/Kota
                                                                a.
                                                                a Sinkronisasi Program SKPD
        Rancangan Akhir RKPD
                                                                b. Harmonisasi Dekon dan TP
a)    Prioritas Pembangunan                                                            (12)
b)    Kebijakan Umum
c)    Kerangka Ekonomi Daerah                                            MUSRENBANG Prov Sbg   g   April

d)    Program SKPD                                                        Wakil Pemerintah Pusat
                                                                a. Harmonisasi Dekon dan TP
                    (15)
                                                                                       (13)
                                Mei
           Penetapan RKPD                             (14)             Bappenas menyelenggarakan
                                                                            (4)                     April

      Sebagai pedoman penyusunan                                           MUSRENBANGNAS
           Rancangan APBD                                       a. Sinkronisasi Program KL/SKPD
                                                                b. Harmonisasi Dekon dan TP


                                      dadang-solihin.blogspot.com                             12
Perencanaan & Penganggaran Tahunan Daerah
               Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah (RPJPD)

                                   Rencana P b
                                   R       Pembangunan Jangka
                                                        J   k
                                     Menengah Daerah (RPJMD)
                                 RKPD - 1   RKPD - 2    RKPD - 3    RKPD - 4   RKPD - 5




MUSRENBANG                                                                                                       RENSTRA SKPD / RENSTRA DINAS
                                            EVALUASI TAHUNAN                                                    RENJA    RENJA    RENJA    RENJA    RENJA
                                                                                                                SKPD-1   SKPD-2   SKPD-3   SKPD-4   SKPD-5
MUSRENBANGDES /                             1. Analisis Kebijakan Nasional
MUSRENBANGKEL                               2. Analisis Ekonomi Daerah
                                            3. Proyeksi Estimasi Pendapatan                                                  RKA-SKPD
                                            4. Survey Kepuasan Masyarakat
                                            5. Survey Penjaringan Aspirasi
                                                     y     j   g     p                                            APBD (TAHUN BERJALAN)
                                                                                                                       (   U     J    )
  MUSRENBANG
  KECAMATAN
                                                                                                                  DOKUMEN PELAKSANAAN
                                                                                                                        ANGGARAN
  MUSRENBANG
KABUPATEN / KOTA                               Rancangan Awal                    RANCANGAN
                                                                                 AWAL RENJA
                                                                                                  MONITORING
                                                                                                  & EVALUASI
                                                                                                                  IMPLEMENTASI PROGRAM
                                                   RKPD                             SKPD           (MONEV)           (TAHUN BERJALAN)


                                               Rancangan Akhir                   RANCANGAN
                                                                                 AKHIR RENJA
                                                   RKPD                             SKPD



                                               KEBIJAKAN UMUM
                                                     APBD
                      PEMDA                                                                   DPRD
                   (EKSEKUTIF)                  PRIORITAS DAN                             (LEGISLATIF)
                                              PLAFON ANGGARAN
                                                  SEMENTARA
                                                                                                                             RKA SKPD
                                                                                                                     (TAHUN BERIKUTNYA)
                                                       R / APBD
                                                Tahun Anggaran
                                               yang Direncanakan                                               DOKUMEN PELAKSANAAN APBD


                                                  dadang-solihin.blogspot.com                                              13
Sinkronisasi Penyusunan Rancangan APBD
(UU 17/2003, UU 25/2004 UU 32/2004, dan UU 33/2004)
                             RPJMD                           RPJM
                                  5 tahun
        Renstra
         SKPD                                      Dibahas
      5 tahun                                      bersama
                                                    DPRD
                  1 tahun
         Renja
                              RKPD                           RKP
         SKPD
      1 tahun


                     KUA                  PPAS


                    Nota Kesepakatan Pimpinan
                        DPRD Dengan KDH


                              Pedoman
      RKA-SKPD               Penyusunan
                             P
                             RKA-SKPD


                             Tim
                        Anggaran Pemda
                          gg

                             RAPERDA
                     dadang-solihin.blogspot.com
                               APBD                            14
Anggaran Kinerja
      gg          j


Anggaran
                Setara               Penyediaan
 dalam
 Rupiah
 R i h                                Pelayanan




           dadang-solihin.blogspot.com      15
Apa itu Anggaran Kinerja
 Identifikasi output dan outcome yang akan dihasilkan
                  p               y g
  oleh suatu program dan pelayanan
 Menghubungkan pengeluaran dengan hasil yang akan
  dicapai
  di    i
 Nilai efektivitas, efisiensi dan ekonomis (Value for
  money)




                    dadang-solihin.blogspot.com     16
Apa yang Dimaksud dengan Kinerja?
               PP 58/2005, Ps 1 (35)
 Kinerja adalah keluaran/hasil dari kegiatan/program
  yang akan atau telah dicapai sehubungan dengan
  penggunaan anggaran dengan kuantitas dan kualitas
  yang terukur.




                   dadang-solihin.blogspot.com    17
Perubahan Substansial
        Sistim A
        Si ti Anggaran Indonesia
                       I d      i
     Sistem Tradisional                   UU 17/2003 tentang
                                           Keuangan Negara
 Kinerja diukur atas jumlah             Kerangka Penganggaran
  uang yang dikeluarkan                   Jangka Menengah;
 Kinerja tidak diukur atas              Sistem Anggaran
  keluaran suatu kegiatan                 Terpadu (unified
 Tidak ada indikasi bahwa                budget);
  output telah tercapai                  Sistem Klasifikasi
 Anggaran secara                         Anggaran menurut U i
                                          A                  Unit
  incremental tidak pernah                Organisasi, Fungsi, Sub-
  di reevaluasi
  di-reevaluasi                           Fungsi, Program, dan
                                          Kegiatan; dan
                                         Anggaran Berbasis
                                          Kinerja.
                                          Kinerja

                   dadang-solihin.blogspot.com            18
Elemen-
    Elemen-elemen Anggaran Kinerja


   Visi
   Misi
   Tujuan
   Sasaran
   Program
   Kegiatan
       g




               dadang-solihin.blogspot.com   19
Hirarki
     Perencanaan
  Strategis Unit Kerja                          VISI


                                                 MISI

                    TUJUAN 1                                        TUJUAN 2

       Sasaran 1a           Sasaran 1b                  Sasaran 2a             Sasaran 2b


Program 1a.1        Program 1a.2                            Program 2b.1          Program 2b.2


                                                                Kegiatan 2b.1.1
                                                                 eg       b. .      Kegiatan 2b.2.1
                                                                                     eg       b. .
Kegiatan 1a.1.1     Kegiatan 1a.2.1
                                                                Kegiatan 2b.1.2
Kegiatan 1a.1.2      Kegiatan 1a.2.2                                Kegiatan 2b.1.3
 Kegiatan 1a.1.3
          1a 1 3


                                  dadang-solihin.blogspot.com                     20
Visi
 Mencerminkan apa yang akan dicapai organisasi dalam
  jangka
  j k panjang
          j
 Memberi arah dan fokus yang jelas agar organisasi
  dapat k i
  d t eksis, antisipatif dan inovatif
               ti i tif d i       tif
 Mudah diingat, ringkas dan sederhana
 Sebaiknya hanya di tingkat Kabupaten/Kota
    b ik    h         i k       b      /




                    dadang-solihin.blogspot.com   21
Misi
 Menetapkan kerangka tujuan dan sasaran yang akan
  dicapai
 Vi i akan dicapai melalui beberapa misi
  Visi k di       i l l ib b          ii
 Mendukung pernyataan visi
 Menjelaskan tujuan organisasi
 Idealnya tidak lebih dari 3 pernyataan



                   dadang-solihin.blogspot.com   22
Tujuan
 Tujuan Mendukung Pencapaian Misi
 Menggambarkan arah yang jelas
 Menantang serta Realistik
Sasaran
 Bagaimana mencapai tujuan
Program
 Sekumpulan kegiatan untuk mencapai sasaran
Kegiatan
  g
 Tindakan/langkah-langkah yang dilaksanakan untuk
  mencapai program

                 dadang-solihin.blogspot.com   23
Indikator Penilaian Kinerja


    MASUKAN (Input)
    PROSES (process)
    KELUARAN (Output)
    HASIL (Outcome)
    MANFAAT (Benefit)
    DAMPAK (
      A A (Impact)
                 )




         dadang-solihin.blogspot.com   24
Jenis-jenis Indikator Kinerja

1.   Indikator masukan (inputs)
       Indikator yang menggambarkan segala sesuatu yang
         dibutuhkan, baik berupa sumber dana, sumber daya
         alam,
         alam sumber daya manusia maupun yang berupa
                              manusia,
         teknologi dan infomasi, agar pelaksanaan kegiatan
         dapat berjalan untuk menghasilkan keluaran.
2.   Indikator proses (process)
       Indikator yang menggambarkan upaya yang
         dilakukan di dalam mengolah masukan menjadi
         keluaran.
       Indikator ini umumnya dikaitkan dengan keterlibatan
         stakeholders,
         stakeholders termasuk penerima manfaat
         (beneficiaries); serta dikaitkan dengan mekanisme
         pelaksanaannya, termasuk koordinasi dan hubungan
         kerja antar unit organisasi.
                      nit organisasi
                      dadang-solihin.blogspot.com   25
Jenis-jenis Indikator Kinerja


3. Indikator keluaran (outputs)
     Indikator yang diharapkan langsung dicapai dari
       suatu kegiatan, baik berupa fisik maupun berupa
       non-fisik.
4.
4 Indikator hasil (outcomes)
     Indikator yang menunjukkan telah dicapainya
       maksud dan tujuan dari kegiatan–kegiatan yang
                       j          g         g      y g
       telah selesai dilaksanakan atau indikator yang
       mencerminkan berfungsinya keluaran kegiatan
       pada jangka menengah
                     menengah.



                  dadang-solihin.blogspot.com    26
Jenis-jenis Indikator Kinerja

5.   Indikator manfaat (benefits)
       Indikator yang terkait dengan tujuan akhir dari
         pelaksanaan kegiatan.
           l k        k i
6.   Indikator dampak (impacts)
       Indikator yang menunjukkan pengaruh, baik
         positif maupun negatif, yang ditimbulkan pada
         setiap pelaksanaan kebijakan/program/kegiatan
         dan asumsi yang telah ditetapkan.




                    dadang-solihin.blogspot.com    27
Persyaratan Indikator Kinerja: SMART



Specific (spesifik dan jelas)
 Indikator kinerja yang disusun harus jelas agar tidak
  ada kemungkinan kesalahan interpretasi.

Measureable (dapat diukur secara objektif)
 Indikator kinerja yang disusun harus menggambarkan
  sesuatu yang jelas ukurannya
                     ukurannya.
 Kejelasan ukuran tersebut akan menunjukan tempat dan
  cara untuk mendapatkan data pencapaian indikator
  tersebut.
       b



                    dadang-solihin.blogspot.com     28
Persyaratan Indikator Kinerja: SMART


Attributable (bermakna)
 Indikator kinerja yang ditetapkan harus bermanfaat untuk
                  j y g          p
   kepentingan pengambilan keputusan.
Relevant (sesuai)
 Indikator kinerja harus sesuai dengan ruang lingkup
   program/kegiatan dan dapat menggambarkan hubungan
   sebab akibat
   sebab-akibat antar indikator.
                       indikator
Timely (tepat waktu)
 Indikator kinerja yang disusun harus didukung oleh
   ketersediaan data yang dapat diperoleh pada waktu yang
   tepat dan akurat, sehingga dapat digunakan sebagai bahan
   pengambilan keputusan pada saat yang dibutuhkan.
                                          dibutuhkan
                      dadang-solihin.blogspot.com   29
Pengukuran Kinerja

 Alat untuk mengukur kinerja dan hasil yang dicapai
  sesuai dengan sasaran.
   – Manajemen yang baik
   – Menitikberatkan hasil
   – “Yang diukur adalah yang dilakukan”




                   dadang-solihin.blogspot.com    30
Pendekatan
    d k
Empat Kuadran




  dadang-solihin.blogspot.com   31
Pengukuran Kinerja
              g            j
             Kuantitas                         Kualitas
Inp
Efffort
   put/




          Seberapa banyak                  Seberapa baik
            (biasanya #)                   (biasanya %)
Ou
Ef
 utput/
 ffect




                 dadang-solihin.blogspot.com              32
Pengukuran Kinerja
             g            j
             Kuantitas                         Kualitas
In
Ef
 nput/
  ffort




            Effort (Apa yang digunakan)
Ou
Effect
E
 utput/




          Effect (Apa yang akan dihasilkan)

                 dadang-solihin.blogspot.com              33
Pengukuran Kinerja
              g            j
               Kuantitas                          Kualitas
Inpu
Effo




              Berapa banyak                Berapa baik pelayanan
  fort
   ut/



          pelayanan disediakan?                 disediakan?
Outp




             Berapa banyak                       Apa kualitas
Effe




             efek/perubahan                  efek/perubahan yang
   put/
   ect




               dihasilkan?                        dihasilkan?


                    dadang-solihin.blogspot.com              34
Tidak Semua Pengukuran Kinerja Sebanding!

                 Kuantitas                          Kualitas
 Input/ Effort




                 Sederhana                            Ke 2
             t
Ou
Ef




                                                    Lengkap/
 utput/
 ffect




                   Ke 3
                                                   Paling tepat

                     dadang-solihin.blogspot.com               35
Contoh: Sepak Bola
                            p
                      Kuantitas                         Kualitas
                                                    • Gol,
 Input/ Effor



                                                    • Tembakan ke
                 # Pertandingan yang
      /




                                                      gawang per gol,
                      dimainkan
                                                    • Tangkapan per
            rt




                                                      pertandingan
                                                         t di
Output/
O




                                                     Persentase
Effect
E




                 #P
                  Pertandingan yang
                        di
                                                 pertandingan yang
                    dimenangkan
                                                   dimenangkan
                          dadang-solihin.blogspot.com              36
Sektor Pemerintah
                       Kuantitas                                      Kualitas
                     Yang dikerjakan                           Sebaik apa dikerjakan
              # klien/konsumen yang           % ukuran umum
                dilayani                      Mis: rasio klien staf, rasio beban kerja, tingkat
Inp Effor




              # kegiatan (berdasarkan         pergantian staf, kepuasan kerja % staf terlatih %
                                                         staf             kerja,       terlatih,
  put/




                jenis kegiatan)               kepuasan konsumen, % klien dilayani dalam bahasa
                                              daerah, keamanan kerja, dll.
                                              % ukuran kegiatan
        rt




                                              Mis: % tindakan tepat waktu, % klien menerima
                                              seluruh pelayanan, % tindakan benar dan lengkap, %
                                              tindakan memenuhi standar, dll.
                                                                    standar dll
                                        Apakah kondisi membaik?
Outp Effec




              #   ketrampilan/pengetahuan
                         p    p g             %   ketrampilan/pengetahuan
                                                         p    p g
   put/




              #   sikap                       %   sikap
              #   perilaku                    %   perilaku
         ct




              #   Kondisi                     %   Kondisi
                                        dadang-solihin.blogspot.com               37
Pengukuran Input
   # tenaga
   # orang yang berhak atas pelayanan
   # ton aspal yang diterima
   # kartu perpustakaan yang dikeluarkan
            p p           y g
   # permohonan ijin yang diterima
   # permintaan brosur
   # presentasi yang dilakukan
   # jam kerja
   Rasio tenaga ahli
   Rasio staf dibandingkan dengan jumlah penduduk yang
    dilayani
                    dadang-solihin.blogspot.com   38
Pengukuran Output
 Panjang jalan yang dihotmix
 # keluhan yang diterima
 # permohonan yang diijinkan
    pe o o a ya g d j a
 # perijinan yang dikeluarkan
 # ton material yang didistribusikan
 # inspeksi yang dilakukan
 # orang yang h di
               hadir



                     dadang-solihin.blogspot.com   39
Pengukuran Outcome
   Persentasi pengurangan kecelakaan lalu lintas
   Persen kenaikan badan usaha baru
   Jumlah usaha yang mematuhi peraturan
   Persen pengurangan siswa yang putus sekolah
   Jumlah persimpangan yang bebas macet pada jam padat




                    dadang-solihin.blogspot.com   40
Pengukuran Manfaat
 % kenaikan lapangan kerja
 % penurunan tingkat penyakit TBC
 Penurunan tingkat kriminalitas
               g
 Penurunan tingkat kecelakaan lalulintas




                  dadang-solihin.blogspot.com   41
Pengukuran Dampak
 % k ik pendapatan perkapita masyarakat
    kenaikan d t       k it          k t
 Peningkatan cadangan pangan daerah
 Penurunan tingkat kemiskinan
 Penurunan tingkat kematian




                  dadang-solihin.blogspot.com   42
Jenis Pengukuran
Efisiensi atau Produktivitas
 Hubungan antara output dan input
 Jumlah kegiatan yang diselesaikan dalam waktu
  tertentu




                  dadang-solihin.blogspot.com     43
Pengukuran Efisiensi
Output/Input
O t t/I    t
 # klien yang dilayani terhadap # petugas
 # permohonan yang diijinkan terhadap # permohonan
  yang diterima
 #b
   brosur yang di
               dipenuhi terhadap jumlah permintaan
                     hi t h d j l h         i t
Output/Waktu
 Waktu yang dibutuhan utk memproses permohonan
 Waktu yang dibutuhkan utk memenuhi permintaan
  informasi
  i f     i
 Waktu yang dibutuhkan utk menanggapi keluhan

                    dadang-solihin.blogspot.com   44
Pengukuran Efisiensi
Output/Biaya
 Biaya per inspeksi
     y p       p
 Biaya per peserta atau konsumen
 Biaya proses per order pembelian
Outcome/Biaya
 Biaya per persen kenaikan tingkat pengembalian
  barang
 Biaya per penurunan tingkat kesalahan laporan
 Biaya per kenaikan perijinan sesuai dengan peraturan


                    dadang-solihin.blogspot.com    45
Kriteria Pengukuran yang Baik
             g       y g
 Manfaat
 Ketersediaan data
 Validitas
 Kejelasan
 Reliabilitas
 Dapat dikendalikan
 Biaya
 Dapat dibandingkan


                  dadang-solihin.blogspot.com   46
Penting…!
              Penting…
 Outcome dikaitkan dengan sasaran
 Benefit dan impact dikaitkan dengan tujuan dan misi
 Kembangkan indikator yang berkaitan, bersama dengan
         g             y g           ,            g
  Kepala Dinas/Bagian dan Staf
 Perbarui indikator jika ada perbaikan data dan
  perubahan sasaran
      b h




                    dadang-solihin.blogspot.com    47
Terima Kasih



  dadang-solihin.blogspot.com   48

More Related Content

PPTX
Perencanaan dan Penganggaran Pemerintah
PPTX
slide TEKNIK PENYUSUNAN RKA-DPA SKPD.pptx
DOCX
Manajemen belanja daerah
PDF
Perencanaan dan Penganggaran Pembangunan Daerah
PDF
Tata Cara Pengendalian dan Evaluasi Pelaksanaan Rencana Pembangunan
PPT
materi Reviu RKA dan KAK 2021.ppt
PDF
Penyusunan Anggaran berbasis Kinerja
PDF
Perencanaan dan penganggaran yang lebih efisien, efektif dan bermanfaat bagi ...
Perencanaan dan Penganggaran Pemerintah
slide TEKNIK PENYUSUNAN RKA-DPA SKPD.pptx
Manajemen belanja daerah
Perencanaan dan Penganggaran Pembangunan Daerah
Tata Cara Pengendalian dan Evaluasi Pelaksanaan Rencana Pembangunan
materi Reviu RKA dan KAK 2021.ppt
Penyusunan Anggaran berbasis Kinerja
Perencanaan dan penganggaran yang lebih efisien, efektif dan bermanfaat bagi ...

What's hot (20)

PPTX
Pengelolaan Keuangan Negara
DOC
13 masalah pengelolaan keuangan negara dan daeraha
PDF
Modul keuangan negara
PDF
Beberapa pertanyaan dalam perencanaan pembangunan
DOCX
Organisasi sektor publik
DOCX
Pajak & pengaruhnya terhadap perekonomian
PDF
Manajemen strategis pada pemerintah daerah
PPTX
Pengelolaan Keuangan Negara
PDF
Sistem, Proses, Mekanisme, dan Dokumen Perencanaan Pembangunan Nasional Sesua...
PDF
Teknik Penyusunan Renstra & Renja SKPD
PDF
Keterkaitan Dokumen Perencanaan
PPT
Mekanisme dan Proses Perencanaan Pembangunan Daerah berdasarkan UU 25/2004
PPT
Kerangka Pengeluaran Jangka Menengah MTEF: Medium Term Expenditure Framework
PPT
Konsep Dasar Perencanaan
PDF
Meramal kebijakan
PDF
Pedoman Penyusunan Rencana Kerja Pembangunan Daerah (RKPD)
PPT
Perencanaan Pembangunan Daerah
PPT
Isu dan Masalah Perencanaan Pembangunan Daerah
PDF
Kumpulan TOR / Kerangka Acuan Kerja
PDF
Penerapan Good Governance di Sektor Publik untuk Meningkatkan Akuntabilitas K...
Pengelolaan Keuangan Negara
13 masalah pengelolaan keuangan negara dan daeraha
Modul keuangan negara
Beberapa pertanyaan dalam perencanaan pembangunan
Organisasi sektor publik
Pajak & pengaruhnya terhadap perekonomian
Manajemen strategis pada pemerintah daerah
Pengelolaan Keuangan Negara
Sistem, Proses, Mekanisme, dan Dokumen Perencanaan Pembangunan Nasional Sesua...
Teknik Penyusunan Renstra & Renja SKPD
Keterkaitan Dokumen Perencanaan
Mekanisme dan Proses Perencanaan Pembangunan Daerah berdasarkan UU 25/2004
Kerangka Pengeluaran Jangka Menengah MTEF: Medium Term Expenditure Framework
Konsep Dasar Perencanaan
Meramal kebijakan
Pedoman Penyusunan Rencana Kerja Pembangunan Daerah (RKPD)
Perencanaan Pembangunan Daerah
Isu dan Masalah Perencanaan Pembangunan Daerah
Kumpulan TOR / Kerangka Acuan Kerja
Penerapan Good Governance di Sektor Publik untuk Meningkatkan Akuntabilitas K...
Ad

Viewers also liked (20)

PPT
Teori Anggaran Berbasis Kinerja
PPT
Penyusunan Indikator Kinerja dan Anggaran Berbasis Kinerja
PPT
Konsep Anggaran Berbasis Kinerja
PDF
Modul anggaran berbasis kinerja (daerah)
PPT
Praktek Anggaran Berbasis Kinerja
PDF
Anggaran berbasis kinerja
PDF
Penyusunan RPJPD, RPJMD, Renstra SKPD, dan RKPD bagi Percepatan Pembangunan D...
PDF
Reformasi Perencanaan dan Penganggaran Pembangunan Nasional
PPTX
Perencanaan anggaran negara
PPT
Teknik penyusunan rka & dpa skpd (bahan tommy 2013
PPT
Penyusunan Rencana Kegiatan
PDF
Penyusunan RPJPD, RPJMD, Renstra SKPD dan Renja SKPD
PPTX
4 penganggaran-berbasis-kinerja
PPTX
Paparan sosialisasi-pmk-revisi- ta 2015
PPTX
performance budgeting
PPTX
Tata Cara Revisi DIPA TA 2014_Paparan sosialisasi-kanwil
PDF
Reformasi Perencanaan dan Penganggaran Pembangunan Daerah
DOCX
Pro kontra budgeting in indonesia (KONSEP)
 
PPTX
LLAT 2016 Seksi PD
Teori Anggaran Berbasis Kinerja
Penyusunan Indikator Kinerja dan Anggaran Berbasis Kinerja
Konsep Anggaran Berbasis Kinerja
Modul anggaran berbasis kinerja (daerah)
Praktek Anggaran Berbasis Kinerja
Anggaran berbasis kinerja
Penyusunan RPJPD, RPJMD, Renstra SKPD, dan RKPD bagi Percepatan Pembangunan D...
Reformasi Perencanaan dan Penganggaran Pembangunan Nasional
Perencanaan anggaran negara
Teknik penyusunan rka & dpa skpd (bahan tommy 2013
Penyusunan Rencana Kegiatan
Penyusunan RPJPD, RPJMD, Renstra SKPD dan Renja SKPD
4 penganggaran-berbasis-kinerja
Paparan sosialisasi-pmk-revisi- ta 2015
performance budgeting
Tata Cara Revisi DIPA TA 2014_Paparan sosialisasi-kanwil
Reformasi Perencanaan dan Penganggaran Pembangunan Daerah
Pro kontra budgeting in indonesia (KONSEP)
 
LLAT 2016 Seksi PD
Ad

Similar to Anggaran Berbasis Kinerja dalam Perencanaan dan Penganggaran Pembangunan (20)

PDF
Penyusunan APBD Sesuai UU 25/2004, UU 17/2003, dan Permendagri 13/2006
PDF
Prinsip Perencanaan Pembangunan Daerah
PDF
Optimalisasi Kinerja Perencanaan Pembangunan serta Monev Kinerja Akuntabilit...
PDF
Sinergitas Perencanaan Pembangunan Daerah
PDF
Kebijakan Umum Penyusunan RPJPD
PDF
Perencanaan PAD dalam Penyusunan APBD Berbasis Kinerja
PDF
Paradigma Baru Perencanaan Pembangunan
PDF
Sistem Perencanaan Pembangunan Nasional
PPTX
Anggaran-sektor-publik
PPTX
Anggaran-sektor-publik
PDF
Memahami Perencanaan Pembangunan Nasional Sesuai UU 25/2004 Kebijakan Ekonomi...
PDF
Pengendalian, Monitoring dan Evaluasi Rencana Pembangunan Nasional dan Daerah
PDF
Strategi Akselerasi Pembangunan Daerah dari Perencanaan hingga Monitoring dan...
PDF
Perencanaan Pembangunan Daerah berbasis Kinerja
PDF
Perencanaan Pembangunan Daerah berbasis Kinerja Strategi Percepatan Pembangun...
PDF
Rekonstruksi Jepara untuk Masa Depan
PDF
Perencanaan Pembangunan Daerah berbasis Kinerja
PDF
Perencanaan Pembangunan Daerah berbasis Kinerja
PDF
Memahami Program Pembangunan berbasis Kinerja sesuai RPJMD 2012-2016
PDF
Pokok Pikiran dan Peran DPRD dalam Perencanaan Pembangunan Daerah
Penyusunan APBD Sesuai UU 25/2004, UU 17/2003, dan Permendagri 13/2006
Prinsip Perencanaan Pembangunan Daerah
Optimalisasi Kinerja Perencanaan Pembangunan serta Monev Kinerja Akuntabilit...
Sinergitas Perencanaan Pembangunan Daerah
Kebijakan Umum Penyusunan RPJPD
Perencanaan PAD dalam Penyusunan APBD Berbasis Kinerja
Paradigma Baru Perencanaan Pembangunan
Sistem Perencanaan Pembangunan Nasional
Anggaran-sektor-publik
Anggaran-sektor-publik
Memahami Perencanaan Pembangunan Nasional Sesuai UU 25/2004 Kebijakan Ekonomi...
Pengendalian, Monitoring dan Evaluasi Rencana Pembangunan Nasional dan Daerah
Strategi Akselerasi Pembangunan Daerah dari Perencanaan hingga Monitoring dan...
Perencanaan Pembangunan Daerah berbasis Kinerja
Perencanaan Pembangunan Daerah berbasis Kinerja Strategi Percepatan Pembangun...
Rekonstruksi Jepara untuk Masa Depan
Perencanaan Pembangunan Daerah berbasis Kinerja
Perencanaan Pembangunan Daerah berbasis Kinerja
Memahami Program Pembangunan berbasis Kinerja sesuai RPJMD 2012-2016
Pokok Pikiran dan Peran DPRD dalam Perencanaan Pembangunan Daerah

More from Dadang Solihin (20)

PDF
MRT Tangguh, Indonesia Maju: Mewujudkan Transportasi Publik yang Aman, Nyaman...
PDF
AI-Driven Intelligence and Cyber Security: Strategi Stabilitas Keamanan untuk...
PDF
Digital Statecraft Menuju Indonesia Emas 2045: Diplomasi Digital, Ketahanan N...
PDF
Timbal Balik yang Timbang: Perdagangan Tak Setara AS–Indonesia
PDF
Dampak Sektoral Perjanjian Perdagangan Timbal Balik Amerika Serikat–Indonesia
PDF
Kepemimpinan dan Ketahanan Bangsa dalam Lanskap Geopolitik Baru: Antara Fakta...
PDF
July 2025 Winning the Race: America’s AI Action Plan
PDF
GeoSibernetik: Dinamika Sistem Global dan Transformasi Teknologi
PDF
Rio de Janeiro Declaration 6 July 2025: Memperkuat Kerja Sama Global Selatan ...
PDF
Rio de Janeiro Declaration 6 July 2025: Strengthening Global South Cooperatio...
PDF
Transformasi Smart City di Wilayah Pesisir: Pilar Ketahanan Nasional menuju I...
PDF
Kedaulatan Energi dalam Arsitektur Geoekonomi Baru
PDF
Potensi dan Tantangan Implementasi Dana Kekayaan Negara dalam Pembangunan Eko...
PDF
Dadang Solihin Book Review Nomor 007/Juli 2025
PDF
Dadang Solihin Policy Brief Nomor 003/Juli 2025
PDF
Ketahanan Nasional Wujudkan Indonesia Maju: Dari Stabilitas menuju Inovasi Be...
PDF
AI Ethics by Mark Coeckelbergh -MIT Press Essential Knowledge (2020, MIT Press)
PDF
Peta Jalan Dekarbonisasi Industri Nikel Indonesia 2025–2045
PDF
Lemhannas Reborn: Strategi Membangun Daya Saing dan Kedaulatan Bangsa
PDF
Geopolitik Global: Asta Cita dan Tantangan Mewujudkan Ketahanan Nasional
MRT Tangguh, Indonesia Maju: Mewujudkan Transportasi Publik yang Aman, Nyaman...
AI-Driven Intelligence and Cyber Security: Strategi Stabilitas Keamanan untuk...
Digital Statecraft Menuju Indonesia Emas 2045: Diplomasi Digital, Ketahanan N...
Timbal Balik yang Timbang: Perdagangan Tak Setara AS–Indonesia
Dampak Sektoral Perjanjian Perdagangan Timbal Balik Amerika Serikat–Indonesia
Kepemimpinan dan Ketahanan Bangsa dalam Lanskap Geopolitik Baru: Antara Fakta...
July 2025 Winning the Race: America’s AI Action Plan
GeoSibernetik: Dinamika Sistem Global dan Transformasi Teknologi
Rio de Janeiro Declaration 6 July 2025: Memperkuat Kerja Sama Global Selatan ...
Rio de Janeiro Declaration 6 July 2025: Strengthening Global South Cooperatio...
Transformasi Smart City di Wilayah Pesisir: Pilar Ketahanan Nasional menuju I...
Kedaulatan Energi dalam Arsitektur Geoekonomi Baru
Potensi dan Tantangan Implementasi Dana Kekayaan Negara dalam Pembangunan Eko...
Dadang Solihin Book Review Nomor 007/Juli 2025
Dadang Solihin Policy Brief Nomor 003/Juli 2025
Ketahanan Nasional Wujudkan Indonesia Maju: Dari Stabilitas menuju Inovasi Be...
AI Ethics by Mark Coeckelbergh -MIT Press Essential Knowledge (2020, MIT Press)
Peta Jalan Dekarbonisasi Industri Nikel Indonesia 2025–2045
Lemhannas Reborn: Strategi Membangun Daya Saing dan Kedaulatan Bangsa
Geopolitik Global: Asta Cita dan Tantangan Mewujudkan Ketahanan Nasional

Recently uploaded (10)

PPTX
Modul Kebekerjaan Modul Kebekerjaan Modul Kebekerjaan
PPTX
Berfikir Komputasi untuk siswa SMP KELAS 9.pptx
PPTX
Belajar Pemrograman Komputer Dasar Cpp.pptx
PPTX
Cara Kerja SMS Gateway dan Aplikasi Gratis Berbasis Web
PPTX
KEBIJAKAN_PENGEMBANGAN_SDM_APARATUR_DAN_NILAI_DASAR_ASN.pptx
PPTX
INFORMATIKA UNTUK SISWA SMP KELAS VII.pptx
PPTX
Materi Informatika Kelas X - Pert 1.pptx
PPTX
Full - Fase EF - Modul 1 - Mata Pelajaran Koding dan Kecerdasan Artifisial pa...
PPT
Algoritma-Dan-Pemrograman-C---Tipe-Data.ppt
PPTX
PERANCANGAN ONTOLOGI JAJANAN TRADISIONAL KHAS BALI.pptx
Modul Kebekerjaan Modul Kebekerjaan Modul Kebekerjaan
Berfikir Komputasi untuk siswa SMP KELAS 9.pptx
Belajar Pemrograman Komputer Dasar Cpp.pptx
Cara Kerja SMS Gateway dan Aplikasi Gratis Berbasis Web
KEBIJAKAN_PENGEMBANGAN_SDM_APARATUR_DAN_NILAI_DASAR_ASN.pptx
INFORMATIKA UNTUK SISWA SMP KELAS VII.pptx
Materi Informatika Kelas X - Pert 1.pptx
Full - Fase EF - Modul 1 - Mata Pelajaran Koding dan Kecerdasan Artifisial pa...
Algoritma-Dan-Pemrograman-C---Tipe-Data.ppt
PERANCANGAN ONTOLOGI JAJANAN TRADISIONAL KHAS BALI.pptx

Anggaran Berbasis Kinerja dalam Perencanaan dan Penganggaran Pembangunan

  • 1. dalam Perencanaan dan Penganggaran Pembangunan Drs. H. Drs H Dadang Solihin MA Solihin, Semiloka DPRD Kabupaten Bekasi Kedaton Hotel-Bandung, 24 Mei 2007
  • 3. Dadang Solihin’s Profile Dadang holds a MA degree ( g g (Economics), University of ) y Colorado, USA. His previous post is Head, Center for Research Data and Information at DPD Secretariat General as well as Deputy Director for Information of Spatial Planning and Land Use Management at Indonesian National Development Planning Agency (Bappenas).  Beside working as Assistant Professor at Graduate School of Asia- Asia Pacific Studies, Waseda University, Tokyo, Japan, he also active as Associate Professor at University of Darma Persada, Jakarta, Indonesia.  He got various training around the globe included Advanced International globe, Training Programme of Information Technology Management, at Karlstad City, Sweden (2005); the Training Seminar on Land Use and Management, Taiwan (2004); Developing Multimedia Applications for Managers Kuala Managers, Lumpur, Malaysia (2003); Applied Policy Development Training, Vancouver, Canada (2002); Local Government Administration Training Course, Hiroshima, Japan ( 00 ); a d Regional Development a d Planning Training os a, Japa (2001); and eg o a e e op e and a g a g Course, Sapporo, Japan (1999). He published more than five books regarding local autonomous.  You can reach Dadang Solihin by email at [email protected] or by his mobile at +62812 932 2202 dadang-solihin.blogspot.com 3
  • 4. Materi Semiloka 1. Pendahuluan 2. Tujuan 3. Hirarki Perencanaan dan Penganggaran 4. Proses Perencanaan 5. Ruang Lingkup Perencanaan 6. 6 Penyusunan dan Penetapan RPJPD 7. Penyusunan dan Penetapan RPJMD 8. Penyusunan dan Penetapan RKPD y p 9. Perencanaan & Penganggaran Tahunan Daerah 10. Sinkronisasi Penyusunan Rancangan APBD 11. 11 Anggaran Ki j A Kinerja 12. Pengukuran Kinerja dadang-solihin.blogspot.com 4
  • 5. Pendahuluan  Anggaran Berbasis Kinerja (Performance Based Budgeting) adalah penyusunan anggaran yang didasarkan atas perencanaan kinerja, yang terdiri dari did k ki j di i d i program dan kegiatan yang akan dilaksanakan serta indikator kinerja yang ingin dicapai oleh suatu entitas anggaran (budget entity). dadang-solihin.blogspot.com 5
  • 6. Tujuan  Dengan penyusunan anggaran berbasis kinerja diharapkan rencana dan program-program pembangunan yang disusun dapat mengarah kepada: – terwujudnya sasaran yang telah ditetapkan ditetapkan, – dicapainya hasil yang optimal dari setiap investasi yang dilakukan guna meningkatkan kualitas pelayanan publik, – tercapainya efisiensi serta peningkatan produktifitas di dalam pengelolaan sumberdaya dan peningkatan kualitas produk serta jasa untuk mewujudkan kesinambungan pembangunan dan kemandirian nasional. nasional – mendukung alokasi anggaran terhadap prioritas program dan kegiatan yang akan dilaksanakan. dadang-solihin.blogspot.com 6
  • 7. Hirarki Perencanaan dan Penganggaran 20 Tahunan 5 Tahunan Tahunan Pedoman Pedoman Renstra Renja - Rincian RKA-KL Pemerin KL KL APBN Pusa Pedoman Diacu at ntah Dijabar Pedoman Pedoman RPJP RPJM kan RKP RAPBN APBN Nasional Nasional Diacu Diperhatikan Diserasikan melalui Musrenbang Pedoman Pedoman RPJP RPJM Dijabar RKP kan RAPBD APBD Daerah Daerah Daerah Pemerintah P Daerah Pedoman Diacu Pedoman Pedoman Renstra Renja - RKA - Rincian h SKPD SKPD SKPD APBD UU SPPN UU KN dadang-solihin.blogspot.com 7
  • 8. Proses Perencanaan Pendekatan Politik: Pemilihan Presiden/Kepala Daerah menghasilkan rencana pembangunan hasil proses politik (public choice theory of planning), khususnya penjabaran Visi dan Misi dalam RPJM/D. Proses Teknokratik: Menggunakan metode dan kerangka berpikir ilmiah M k t d d k k b iki il i h oleh lembaga atau satuan kerja yang secara fungsional bertugas untuk itu. Partisipatif: Dilaksanakan dengan melibatkan seluruh stakeholders, antara lain melalui Musrenbang. Musrenbang Proses top-down dan bottom-up: Dilaksanakan menurut jenjang pemerintahan pemerintahan. dadang-solihin.blogspot.com 8
  • 9. Ruang Lingkup Perencanaan NASIONAL DAERAH Dokumen Penetapan Dokumen Penetapan Rencana Pembangunan R P b UU Rencana Pembangunan R P b Perda P d Jangka Panjang Nasional (Ps. 13 Ayat 1) Jangka Panjang Daerah (Ps. 13 Ayat 2) (RPJP-Nasional) (RPJP-Daerah) Rencana Pembangunan Per Pres Rencana Pembangunan Peraturan KDH Jangka Menengah Nasional (Ps. 19 Ayat 1) Jangka Menengah Daerah (Ps. 19 Ayat 3) (RPJM Nasional) (RPJM-Nasional) ( (RPJM-Daerah) ) Renstra Kementerian / Peraturan Renstra Satuan Kerja Peraturan Lembaga (Renstra KL) Pimpinan KL Perangkat Daerah (Renstra Pimpinan SKPD (Ps. A t (P 19 Ayat 2) SKPD) (Ps. A t (P 19 Ayat 4) Rencana Kerja Pemerintah Per Pres Rencana Kerja Pemerintah Peraturan KDH (RKP) (Ps. ( 26 Ayat 1) y ) Daerah (RKPD) ( (Ps. 26 Ayat 2) y ) Rencana Kerja Kementerian / Peraturan Rencana Kerja Satuan Kerja Peraturan Lembaga (Renja KL) Pimpinan KL Perangkat Daerah (Renja Pimpinan SKPD (Ps. (Ps 21 Ayat 1) SKPD) ( Ps. 21 Ayat 3) Ps Sumber: UU25/2004 9 dadang-solihin.blogspot.com
  • 10. Penyusunan dan Penetapan RPJPD dilaksanakan paling lambat satu tahun sebelum berakhirnya periode RPJP yang sedang berjalan. Penetapan Penyusunan Rancangan Rancangan Musrenbang Rancangan RPJPD RPJPD RPJPD Akhir menjadi Perda P d  Bahan Proses Rancangan oleh oleh Teknokratik RPJP Bappeda DPRD oleh Bappeda  Melibatkan Masyarakat dadang-solihin.blogspot.com 10
  • 11. Penyusunan dan Penetapan RPJMD (1) Visi, Misi, Program Kepala Daerah Terpilih Bappeda menyusun (2) Rancangan Awal SKPD Menyusun Renstra SKPD RPJMD (3) Program SKPD a) Visi,Misi Kepala Daerah dilaksanakan paling lambat 2 bulan b) Strategi Pembangunan Daerah setelah Kepala Daerah dilantik c) Kebijakan Umum d) ) Kerangka Ekonomi Daerah g (4) Bappeda menyelenggarakan pp y gg MUSRENBANG RPJMD e) Program SKPD (5) Bappeda menyusun Penetapan RPJMD Rancangan Akhir RPJMD a) ) Visi, Misi Kepala Daerah p ( ) (7) b) Strategi Pembangunan Daerah (6) c) Kebijakan Umum Digunakan sebagai d) Kerangka Ekonomi Daerah pedoman penyusunan e) ) Program SKPD g Rancangan RKPD dadang-solihin.blogspot.com 11
  • 12. Penyusunan dan Penetapan RKPD (8) Bappeda menyusun (9) Rancangan Awal RKPD SKPD Menyusun Renja SKPD (10) a) Prioritas Pembangunan Daerah Program SKPD b) Kebijakan Umum c) Kerangka Ekonomi Daerah  Pagu Indikatif MUSRENBANG d) Program SKPD Desa/Kelurahan/Kecamatan (11.b) (11.a) Maret MUSRENBANG Kab/Kota a. a Sinkronisasi Program SKPD Rancangan Akhir RKPD b. Harmonisasi Dekon dan TP a) Prioritas Pembangunan (12) b) Kebijakan Umum c) Kerangka Ekonomi Daerah MUSRENBANG Prov Sbg g April d) Program SKPD Wakil Pemerintah Pusat a. Harmonisasi Dekon dan TP (15) (13) Mei Penetapan RKPD (14) Bappenas menyelenggarakan (4) April Sebagai pedoman penyusunan MUSRENBANGNAS Rancangan APBD a. Sinkronisasi Program KL/SKPD b. Harmonisasi Dekon dan TP dadang-solihin.blogspot.com 12
  • 13. Perencanaan & Penganggaran Tahunan Daerah Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah (RPJPD) Rencana P b R Pembangunan Jangka J k Menengah Daerah (RPJMD) RKPD - 1 RKPD - 2 RKPD - 3 RKPD - 4 RKPD - 5 MUSRENBANG RENSTRA SKPD / RENSTRA DINAS EVALUASI TAHUNAN RENJA RENJA RENJA RENJA RENJA SKPD-1 SKPD-2 SKPD-3 SKPD-4 SKPD-5 MUSRENBANGDES / 1. Analisis Kebijakan Nasional MUSRENBANGKEL 2. Analisis Ekonomi Daerah 3. Proyeksi Estimasi Pendapatan RKA-SKPD 4. Survey Kepuasan Masyarakat 5. Survey Penjaringan Aspirasi y j g p APBD (TAHUN BERJALAN) ( U J ) MUSRENBANG KECAMATAN DOKUMEN PELAKSANAAN ANGGARAN MUSRENBANG KABUPATEN / KOTA Rancangan Awal RANCANGAN AWAL RENJA MONITORING & EVALUASI IMPLEMENTASI PROGRAM RKPD SKPD (MONEV) (TAHUN BERJALAN) Rancangan Akhir RANCANGAN AKHIR RENJA RKPD SKPD KEBIJAKAN UMUM APBD PEMDA DPRD (EKSEKUTIF) PRIORITAS DAN (LEGISLATIF) PLAFON ANGGARAN SEMENTARA RKA SKPD (TAHUN BERIKUTNYA) R / APBD Tahun Anggaran yang Direncanakan DOKUMEN PELAKSANAAN APBD dadang-solihin.blogspot.com 13
  • 14. Sinkronisasi Penyusunan Rancangan APBD (UU 17/2003, UU 25/2004 UU 32/2004, dan UU 33/2004) RPJMD RPJM 5 tahun Renstra SKPD Dibahas 5 tahun bersama DPRD 1 tahun Renja RKPD RKP SKPD 1 tahun KUA PPAS Nota Kesepakatan Pimpinan DPRD Dengan KDH Pedoman RKA-SKPD Penyusunan P RKA-SKPD Tim Anggaran Pemda gg RAPERDA dadang-solihin.blogspot.com APBD 14
  • 15. Anggaran Kinerja gg j Anggaran Setara Penyediaan dalam Rupiah R i h Pelayanan dadang-solihin.blogspot.com 15
  • 16. Apa itu Anggaran Kinerja  Identifikasi output dan outcome yang akan dihasilkan p y g oleh suatu program dan pelayanan  Menghubungkan pengeluaran dengan hasil yang akan dicapai di i  Nilai efektivitas, efisiensi dan ekonomis (Value for money) dadang-solihin.blogspot.com 16
  • 17. Apa yang Dimaksud dengan Kinerja? PP 58/2005, Ps 1 (35)  Kinerja adalah keluaran/hasil dari kegiatan/program yang akan atau telah dicapai sehubungan dengan penggunaan anggaran dengan kuantitas dan kualitas yang terukur. dadang-solihin.blogspot.com 17
  • 18. Perubahan Substansial Sistim A Si ti Anggaran Indonesia I d i Sistem Tradisional UU 17/2003 tentang Keuangan Negara  Kinerja diukur atas jumlah  Kerangka Penganggaran uang yang dikeluarkan Jangka Menengah;  Kinerja tidak diukur atas  Sistem Anggaran keluaran suatu kegiatan Terpadu (unified  Tidak ada indikasi bahwa budget); output telah tercapai  Sistem Klasifikasi  Anggaran secara Anggaran menurut U i A Unit incremental tidak pernah Organisasi, Fungsi, Sub- di reevaluasi di-reevaluasi Fungsi, Program, dan Kegiatan; dan  Anggaran Berbasis Kinerja. Kinerja dadang-solihin.blogspot.com 18
  • 19. Elemen- Elemen-elemen Anggaran Kinerja  Visi  Misi  Tujuan  Sasaran  Program  Kegiatan g dadang-solihin.blogspot.com 19
  • 20. Hirarki Perencanaan Strategis Unit Kerja VISI MISI TUJUAN 1 TUJUAN 2 Sasaran 1a Sasaran 1b Sasaran 2a Sasaran 2b Program 1a.1 Program 1a.2 Program 2b.1 Program 2b.2 Kegiatan 2b.1.1 eg b. . Kegiatan 2b.2.1 eg b. . Kegiatan 1a.1.1 Kegiatan 1a.2.1 Kegiatan 2b.1.2 Kegiatan 1a.1.2 Kegiatan 1a.2.2 Kegiatan 2b.1.3 Kegiatan 1a.1.3 1a 1 3 dadang-solihin.blogspot.com 20
  • 21. Visi  Mencerminkan apa yang akan dicapai organisasi dalam jangka j k panjang j  Memberi arah dan fokus yang jelas agar organisasi dapat k i d t eksis, antisipatif dan inovatif ti i tif d i tif  Mudah diingat, ringkas dan sederhana  Sebaiknya hanya di tingkat Kabupaten/Kota b ik h i k b / dadang-solihin.blogspot.com 21
  • 22. Misi  Menetapkan kerangka tujuan dan sasaran yang akan dicapai  Vi i akan dicapai melalui beberapa misi Visi k di i l l ib b ii  Mendukung pernyataan visi  Menjelaskan tujuan organisasi  Idealnya tidak lebih dari 3 pernyataan dadang-solihin.blogspot.com 22
  • 23. Tujuan  Tujuan Mendukung Pencapaian Misi  Menggambarkan arah yang jelas  Menantang serta Realistik Sasaran  Bagaimana mencapai tujuan Program  Sekumpulan kegiatan untuk mencapai sasaran Kegiatan g  Tindakan/langkah-langkah yang dilaksanakan untuk mencapai program dadang-solihin.blogspot.com 23
  • 24. Indikator Penilaian Kinerja  MASUKAN (Input)  PROSES (process)  KELUARAN (Output)  HASIL (Outcome)  MANFAAT (Benefit)  DAMPAK ( A A (Impact) ) dadang-solihin.blogspot.com 24
  • 25. Jenis-jenis Indikator Kinerja 1. Indikator masukan (inputs)  Indikator yang menggambarkan segala sesuatu yang dibutuhkan, baik berupa sumber dana, sumber daya alam, alam sumber daya manusia maupun yang berupa manusia, teknologi dan infomasi, agar pelaksanaan kegiatan dapat berjalan untuk menghasilkan keluaran. 2. Indikator proses (process)  Indikator yang menggambarkan upaya yang dilakukan di dalam mengolah masukan menjadi keluaran.  Indikator ini umumnya dikaitkan dengan keterlibatan stakeholders, stakeholders termasuk penerima manfaat (beneficiaries); serta dikaitkan dengan mekanisme pelaksanaannya, termasuk koordinasi dan hubungan kerja antar unit organisasi. nit organisasi dadang-solihin.blogspot.com 25
  • 26. Jenis-jenis Indikator Kinerja 3. Indikator keluaran (outputs)  Indikator yang diharapkan langsung dicapai dari suatu kegiatan, baik berupa fisik maupun berupa non-fisik. 4. 4 Indikator hasil (outcomes)  Indikator yang menunjukkan telah dicapainya maksud dan tujuan dari kegiatan–kegiatan yang j g g y g telah selesai dilaksanakan atau indikator yang mencerminkan berfungsinya keluaran kegiatan pada jangka menengah menengah. dadang-solihin.blogspot.com 26
  • 27. Jenis-jenis Indikator Kinerja 5. Indikator manfaat (benefits)  Indikator yang terkait dengan tujuan akhir dari pelaksanaan kegiatan. l k k i 6. Indikator dampak (impacts)  Indikator yang menunjukkan pengaruh, baik positif maupun negatif, yang ditimbulkan pada setiap pelaksanaan kebijakan/program/kegiatan dan asumsi yang telah ditetapkan. dadang-solihin.blogspot.com 27
  • 28. Persyaratan Indikator Kinerja: SMART Specific (spesifik dan jelas)  Indikator kinerja yang disusun harus jelas agar tidak ada kemungkinan kesalahan interpretasi. Measureable (dapat diukur secara objektif)  Indikator kinerja yang disusun harus menggambarkan sesuatu yang jelas ukurannya ukurannya.  Kejelasan ukuran tersebut akan menunjukan tempat dan cara untuk mendapatkan data pencapaian indikator tersebut. b dadang-solihin.blogspot.com 28
  • 29. Persyaratan Indikator Kinerja: SMART Attributable (bermakna)  Indikator kinerja yang ditetapkan harus bermanfaat untuk j y g p kepentingan pengambilan keputusan. Relevant (sesuai)  Indikator kinerja harus sesuai dengan ruang lingkup program/kegiatan dan dapat menggambarkan hubungan sebab akibat sebab-akibat antar indikator. indikator Timely (tepat waktu)  Indikator kinerja yang disusun harus didukung oleh ketersediaan data yang dapat diperoleh pada waktu yang tepat dan akurat, sehingga dapat digunakan sebagai bahan pengambilan keputusan pada saat yang dibutuhkan. dibutuhkan dadang-solihin.blogspot.com 29
  • 30. Pengukuran Kinerja  Alat untuk mengukur kinerja dan hasil yang dicapai sesuai dengan sasaran. – Manajemen yang baik – Menitikberatkan hasil – “Yang diukur adalah yang dilakukan” dadang-solihin.blogspot.com 30
  • 31. Pendekatan d k Empat Kuadran dadang-solihin.blogspot.com 31
  • 32. Pengukuran Kinerja g j Kuantitas Kualitas Inp Efffort put/ Seberapa banyak Seberapa baik (biasanya #) (biasanya %) Ou Ef utput/ ffect dadang-solihin.blogspot.com 32
  • 33. Pengukuran Kinerja g j Kuantitas Kualitas In Ef nput/ ffort Effort (Apa yang digunakan) Ou Effect E utput/ Effect (Apa yang akan dihasilkan) dadang-solihin.blogspot.com 33
  • 34. Pengukuran Kinerja g j Kuantitas Kualitas Inpu Effo Berapa banyak Berapa baik pelayanan fort ut/ pelayanan disediakan? disediakan? Outp Berapa banyak Apa kualitas Effe efek/perubahan efek/perubahan yang put/ ect dihasilkan? dihasilkan? dadang-solihin.blogspot.com 34
  • 35. Tidak Semua Pengukuran Kinerja Sebanding! Kuantitas Kualitas Input/ Effort Sederhana Ke 2 t Ou Ef Lengkap/ utput/ ffect Ke 3 Paling tepat dadang-solihin.blogspot.com 35
  • 36. Contoh: Sepak Bola p Kuantitas Kualitas • Gol, Input/ Effor • Tembakan ke # Pertandingan yang / gawang per gol, dimainkan • Tangkapan per rt pertandingan t di Output/ O Persentase Effect E #P Pertandingan yang di pertandingan yang dimenangkan dimenangkan dadang-solihin.blogspot.com 36
  • 37. Sektor Pemerintah Kuantitas Kualitas Yang dikerjakan Sebaik apa dikerjakan # klien/konsumen yang % ukuran umum dilayani Mis: rasio klien staf, rasio beban kerja, tingkat Inp Effor # kegiatan (berdasarkan pergantian staf, kepuasan kerja % staf terlatih % staf kerja, terlatih, put/ jenis kegiatan) kepuasan konsumen, % klien dilayani dalam bahasa daerah, keamanan kerja, dll. % ukuran kegiatan rt Mis: % tindakan tepat waktu, % klien menerima seluruh pelayanan, % tindakan benar dan lengkap, % tindakan memenuhi standar, dll. standar dll Apakah kondisi membaik? Outp Effec # ketrampilan/pengetahuan p p g % ketrampilan/pengetahuan p p g put/ # sikap % sikap # perilaku % perilaku ct # Kondisi % Kondisi dadang-solihin.blogspot.com 37
  • 38. Pengukuran Input  # tenaga  # orang yang berhak atas pelayanan  # ton aspal yang diterima  # kartu perpustakaan yang dikeluarkan p p y g  # permohonan ijin yang diterima  # permintaan brosur  # presentasi yang dilakukan  # jam kerja  Rasio tenaga ahli  Rasio staf dibandingkan dengan jumlah penduduk yang dilayani dadang-solihin.blogspot.com 38
  • 39. Pengukuran Output  Panjang jalan yang dihotmix  # keluhan yang diterima  # permohonan yang diijinkan pe o o a ya g d j a  # perijinan yang dikeluarkan  # ton material yang didistribusikan  # inspeksi yang dilakukan  # orang yang h di hadir dadang-solihin.blogspot.com 39
  • 40. Pengukuran Outcome  Persentasi pengurangan kecelakaan lalu lintas  Persen kenaikan badan usaha baru  Jumlah usaha yang mematuhi peraturan  Persen pengurangan siswa yang putus sekolah  Jumlah persimpangan yang bebas macet pada jam padat dadang-solihin.blogspot.com 40
  • 41. Pengukuran Manfaat  % kenaikan lapangan kerja  % penurunan tingkat penyakit TBC  Penurunan tingkat kriminalitas g  Penurunan tingkat kecelakaan lalulintas dadang-solihin.blogspot.com 41
  • 42. Pengukuran Dampak  % k ik pendapatan perkapita masyarakat kenaikan d t k it k t  Peningkatan cadangan pangan daerah  Penurunan tingkat kemiskinan  Penurunan tingkat kematian dadang-solihin.blogspot.com 42
  • 43. Jenis Pengukuran Efisiensi atau Produktivitas  Hubungan antara output dan input  Jumlah kegiatan yang diselesaikan dalam waktu tertentu dadang-solihin.blogspot.com 43
  • 44. Pengukuran Efisiensi Output/Input O t t/I t  # klien yang dilayani terhadap # petugas  # permohonan yang diijinkan terhadap # permohonan yang diterima  #b brosur yang di dipenuhi terhadap jumlah permintaan hi t h d j l h i t Output/Waktu  Waktu yang dibutuhan utk memproses permohonan  Waktu yang dibutuhkan utk memenuhi permintaan informasi i f i  Waktu yang dibutuhkan utk menanggapi keluhan dadang-solihin.blogspot.com 44
  • 45. Pengukuran Efisiensi Output/Biaya  Biaya per inspeksi y p p  Biaya per peserta atau konsumen  Biaya proses per order pembelian Outcome/Biaya  Biaya per persen kenaikan tingkat pengembalian barang  Biaya per penurunan tingkat kesalahan laporan  Biaya per kenaikan perijinan sesuai dengan peraturan dadang-solihin.blogspot.com 45
  • 46. Kriteria Pengukuran yang Baik g y g  Manfaat  Ketersediaan data  Validitas  Kejelasan  Reliabilitas  Dapat dikendalikan  Biaya  Dapat dibandingkan dadang-solihin.blogspot.com 46
  • 47. Penting…! Penting…  Outcome dikaitkan dengan sasaran  Benefit dan impact dikaitkan dengan tujuan dan misi  Kembangkan indikator yang berkaitan, bersama dengan g y g , g Kepala Dinas/Bagian dan Staf  Perbarui indikator jika ada perbaikan data dan perubahan sasaran b h dadang-solihin.blogspot.com 47
  • 48. Terima Kasih dadang-solihin.blogspot.com 48