2
Most read
5
Most read
10
Most read
1
BAB I
PENDAHULUAN
A. Latar Belakang
Al Qur’an dan hadits merupakan pedoman kehidupan bagi setiap
umat Islam. Apabila manusia tidak mempunyai pendoman dalam
hidupnya, dia tidak akan pernah tau arah yang dituju. Dengan
berpedoman pada keduanya maka kehidupan manusia akan selalu lurus
dalam bimbingan Allah Subhanahu wata’ala, karena sebagaimana kita
ketahui bahwasannya al-Qur’an merupakan kalam Allah Swt yang
diwahyukan kepada Nabi Muhammad saw melalui Malaikat Jibril dan
hadis merupakan segala ucapan, perbuatan, dan takrir nabi Muhammad
saw.
Sebagai umat Islam, kita harus mencintai al-Qur’an. Oleh karena
itu, kita harus rajin belajar al-Qur’an baik disekolah maupun dirumah.
Mencintai berarti merasa senang yang dicintai. Rasa senang itu tentunya
akan terwujud dalam perbuatan yang nyata. Al-Qur’an dan Hadis
merupakan wasiat yang ditinggalkan Rasulullah saw. kepada umat Islam
yang paling berharga. Dengan keduanya, umat Islam dapat berbahagia
didunia dan akhirat
B. Rumusan Masalah
Dari latar belakang diatasmaka rumusan masalah makalahini
yaitu
1. Bagaimana memahami al-Qur’an dan al-Hadissebagai pedoman
hidup?
2. Bagaimana mencintai al-Qur’an dan al-Hadis
C. Tujuan Pembahasan
Adapun tujuan dari pembahasan makalah ini adalah untuk
mengetahui cara memahami serta mencintai al-Qur’an dan al-Hadis
sebagai pedoman hidup
2
BAB II
PEMBAHASAN
A. Memahami Al- Qur’an dan Al-Hadis sebagai Pedoman Hidup
1. Pengertian Al-Qur’an dan Al-Hadis
a. Pengertian Al-Qur’an
Kata Al-Qur’an berasal dari bahasa Arab yang berarti bacaan. Hasbi
Ash-shiddieqy mengatakan al-Qur’an menurut bahasa adalah bacaan
atau yang dibaca. Menurut istilah, Al-Qur’an adalah kalam Allah Swt.
Yang diwahyukan kepada Nabi Muhammad saw melalui Malaikat Jibril
dengan lafal dan maknanya. Pengertian ini berdasarkan Q.S as-
syu’ara/26: 192-193.
Artinya:
Dan sungguh, (Al-Qur’an) ini benar-benar diturunkan oleh Tuhan
seluruh alam, yang dibawa turun oleh Ar-Ruh Al-Amin (jibril). (Q.S. asy-
Syu’ara/26:192-193).
Artinya: Demi Al-Qur’an yang penuh hikmah, sungguh, engkau
(Muhammad) adalah salah seorang dari rasul-rasul, (yang berada) diatas
jalan yang lurus, (sebagai wahyu) yang diturunkan oleh (Allah) yang
Maha Perkasa, Maha Penyayang. (Q.S. Yasin/36: 2-5).
b. Pengertian Hadis
Kata hadis berasal dari bahasa Arab yakni al-hadis, jamaknya al-
ahaadits, al-hidsan dan al-hudsan. Dari segi bahasa, kata ini memiliki
banyak arti, diantaranya: (1) al-jadid (yang baru), lawan dari al-qadim
(yang lama), (2) al-khabar (kabar atau berita).
Hadis dengan pengertian khabar seperti tersebut diatas dapat dilihat
dalam Q.S. Ad-Dhuha ayat 11.
3
“ Dan terhadap nikmat Tuhanmu, maka hendaklah kamu siarkan.
Adapun menurut T. Ibrahim dan Darsono Kata Hadis berasal dari
bahasa Arab yang berarti baru, muda,cerita, berita, dan riwayat dari
Nabi Muhammad saw.
Menurut istilah, hadis didefinisikan sebagai berikut:
a. Segala ucapan, perbuatan, dan keadaan nabi Muhammad saw.
b. Segala berita yang bersumber dari nabi Muhammad saw, baik
berupa ucapan, perbuatan,takrir (ketepatan), maupun deskripsi
sifat-sifat beliau.
c. Segala perkataan, perbuatan, dan takrir nabi Muhammad saw.
berkaitan dengan hukum.
Dari ketiga definisi tersebut, dapat disimpulkan bahwa hadis adalah
segala ucapan, perbuatan, dan takrir nabi Muhammad saw.
2. Fungsi Al-Qur’an dan Hadis
a. Fungsi Al-Qur’an
Menurut Abuddin Nata Al-Qur’an antara lain berfungsi sebagai dalil
atau petunjuk atas kerasaulan Muhammad saw, pedoman hidup bagi
umat manusia, menjadi ibadah bagi yang membacanya, serta pedoman
dan sumber petunjuk dalam kehidupan.
Secara umum, fungsi Al-Qur’an bagi kehidupan manusia, antara
lain:
1) Sebagai petunjuk bagi manusia agar hidupnya berada dijalan
Allah Swt.
2) Merupakan nikmat bagi orang-orang yang beriman.
3) Sebagai kabar gembira bagi orang-orang yang beriman karena
Allah Swt menjanjikan balasan keimanan dengan nikmat di surga.
4) Sebagai pendidikan moral yang sempurna karena di dalamnya
terdapat kisah-kisah umat terdahulu yang dapat dijadikan
pelajaran dalam memilih jalan kehidupan.
4
b. Fungsi Hadits
Hadits berasal dari Nabi Muhammad Saw, sedangkan kehidupan
beliau selalu dituntun dengan wahyu Allah Swt. Oleh karena itu,
ucapan, perbuatan dan takriri beliau tentu sangat penting bagi
kehidupan manusia. Diantara fungsi hadits adalah sebagai berikut:
1) Mengukuhkan hukum-hukum yang telah disebutkan dalam Al-
Qur’an.
2) Menafsirkan ayat-ayat Al-Qur’an yang bersifat mujmal (global).
3) Membatasi keumuman Al-Qur’an.
4) Menetapkan hukum yang belum terdapat dalam Al-Qur’an.[
3. Cara-cara Memfungsikan Al-Qur’an dan Hadis dalam Kehidupan
a) Menjadikan Al-Qur’an dan hadis sebagai pedoman dalam
kehidupan pribadi.
b) Menjadikan Al-Qur’an dan hadis sebagai pedoman dalam
kehidupan keluarga/rumah tangga.
c) Menjadikan Al-Qur’an dan hadis sebagai pedoman dalam
kehidupan bermasyarakat.
4. Menerapkan Al-Qur’an dan Hadis sebagai Pedoman Hidup Umat
Islam
Iman kepada al-Qur’an dan hadis (Rosul) harus dapat dibuktikan
dalam kehidupan sehari-hari. Keimanan tersebut tidak berarti tanpa
adanya pembuktian dalam sikap hidup sehari-hari. Berikut ini beberapa
penerapan ajaran al-Qur’an dan Hadis dalam sehari-hari.
a) Dalam kehidupan pribadi
Sebagai seorang pelajar muslim, penerapan ajaran al-Qur’an dan
hadis dalam kehidupan, antara lain:
1) Meningkatkanketekunan dalam mempelajari al-Qur’an dan hadis
2) Mempelajari ayat-ayat kauniyah (alam semesta) dalam rangka
meningkatkan keimanan.
3) Memanfaatkan waktu luang untuk menguasai suatu bidang
keterampilan untuk bekal menghadapi masa yang akan dating.
4) Memiliki semangat keilmuan yang tinggi untuk kepentingan dunia
dan akhirat
5) Memperbanyak bergaul dengan teman-teman yang soleh.
5
b) Dalam kehidupan keluarga
1. Sebagai seorang ayah, penerapan ajaran al-Qur’an dan hadis
dalam kehidupan, antara lain:
a. Berusaha mengarahkan diri dan seluruh anggota keluarga
agar ucapan, perbuatan, dan sikap hidupnya sesuai denganal-
Qur’an dan hadis
b. Berusaha memperoleh nafkah yang halal dalam mencukupi
kebutuhan keluarga
c. Memberi contoh perilaku yang sesuai dengan al-Qur’an dan
hadis
d. Memupuk semangat dan ketekunan kepada seluruh anggota
keluarga dalam menjalankan syariat Islam
e. Membiasakan bermusyawarah dalam keluarga untuk
menyelesaikan permasalahan yang dihadapi.
2. Sebagai seorang ibu, penerapkan ajaran al-Qur’an dan hadis
dalam kehidupan, antara lain:
a. Senantiasa menaati perintah dan saran-saran suami sebagai
pemimpin rumah tangga selama dalam kebenaran.
b. Member dukungan kepada suami dalam upaya membentuk
keluarga yang Islami.
c. Mendidik anak-anak sesuai dengan al-Qur’an dan hadis.
d. Menjaga harta suami dengan membelanjakannya sesuai
keperluan dan tidakberlebih-lebihan.
e. Menjaga kehormatan suami, baik ketika suami ada di rumah
maupun tidak.
3. Sebagai seorang anak, penerapan ajaran al-Qur’an dan hadis
dalam kehidupan, antara lain:
a. Menaati anjura dan bimbingan dari kedua orang tuanya.
b. Menjaga amanah yang diberikan oleh kedua orang tuanya.
c. Menjaga nama baik kedua orang tuanya dengan membiasakan
berperilaku terpuji.
d. Mendoakan kedua orang tua agar senantiasa diberi
perlindungan oleh Allah Swt.
e. Mengamalkan ilmu-ilmu yang sudah diperoleh.
6
c) Dalam kehidupan bermasyarakat
Sebagai anggota masyarakat, dalam menerapkan ajaranal-Qur’andan
hadis, antara lain:
1. Ikut berperan aktif dalam kehidupan masyarakat selama tidak
melannggar norma-norma agama.
2. Menjaga diri dari perilaku yang dapat menimbulkan keresahan di
masyarakat,baik dari ucapan, perbuatan, maupun tingkah laku.
3. Menjaga kerukunan dan gemar menolong.
4. Rela berkorban demi terwujudnya kehidupan masyarakat yang
harmonis.
5. Gemar bermusyawarahdalam menghadapi permasalahan dalam
masyarakat.
d) Dalam kehidupan berbangsa dan bernegara
Sebagai warga negara yang baik, dalam menerapkan ajaran al-
Qur’an dan hadis antara lain:
1. Ikut berperan aktif dalam membangun bangsa dan Negara
menuju bangsa yang aman dan sejahtera dalam rido Allah Swt.
2. Mengutamakankepentingan bersama diatas kepentingan pribadi
ataupun golongan.
3. Ikut berperan aktif dalam menjaga persatuan dan keutuhan
bangsa dan negara.
4. Melaksanakan kewajiban sebagai warga negara seperti membayar
pajak.
5. Mendukung program-program pemerintahan selama tidak
bertentangan dengan al-Qur’an dan hadis.
6. Ikut berperan dalam mencerdaskan kehidupan bangsa dan
Negara.
B. Mencintai Al-Qur’an dan Al-Hadis
1. Pengertian Mencintai Al-Qur’an dan Hadis
Cinta berarti selalu mengingat dan memikirkan dalam hati,
kemudian terwujud dalam tindakan nyata. Orang yang mencintai
sesuatu, hatinya akan selalu mengingat dan memikirkannya. Dia akan
rela berkorban untuk sesuatu yang dicintainya. Al-Qur’an dan hadits
adalah dua sumber utama dalam hukum Islam. Seorang umat Islam
7
harus mencintai keduanya karena dengan demikian dia akan selamat,
baik didunia maupun diakherat. Orang yang mencintai Al-Qur’an dan
hadits, dia akan selalu mengutamakan keduanya diatas yang lain.
KecintaanterhadapAl-Qur’an dan hadis akan membuatnya selalu ingin
mengetahui lebih dalam ajaran yang terdapat didalamnya.
2. Perintah Mencintai Al-Qur’an dan Hadis
Sebagai seorang muslim mencintai Al-Qur’an adalah suatu
kewajiban. Perintahmencintai Al-Qur’an dan hadits banyak kita jumpai,
baik didalam Al-Qur’an dan hadits. Berikut ini beberapa dalil yang
memerintahkan kita untuk mencintai Al-Qur’an dan hadits.
Katakanlah (Muhammad), “jika kamu mencintai Allah, maka ikutilah aku,
niscaya Allah mencintaimu dan mengampuni dosa-dosamu.” Allah Maha
Pengampun, Maha Penyayang. (Q.S. Ali-‘Imran/3: 31)
Ayat tersebut menyebutkan bahwa orang yang mencintai Allah,
haruslah mengikuti Nabi Muhammad saw. Orang yang mencintai Allah,
berarti dia mencintai Al-Qur’an sebagai kalam-Nya. Dia pun harus
mengikuti ajaran Nabi Muhammad saw. sebagai penerima wahyu Al-
Qur’an. Mengikuti Nabi Muhammad saw. berarti menerima dan
mencintai hadits sebagai ajaran-ajaran beliau.
Rasulullah saw. pernah berpesan kepada umatnya agar senantiasa
berpegang pada Al-Qur’an dan hadits. Dengan perpeganng pada
keduanya, umat Islam tidak akan tersesat, baik didunia maupun
diakherat. Rasulullah saw. bersabda sebagai berikut.
Aku tinggalkan kepadamu dua perkara. Kamu tidak akan tersesat selama
kamu berpegang pada keduanya, yaitu Kitab Allah (Al-Qur’an) dan sunah
Nabi-Nya (hadits). (HR. Malik dari Umar bin Khattab No. 1395)
3. Bentuk-bentuk Mencintai Al-Qur’an dan Hadis
Mencintai Al-Qur’an dan hadits dapat diwujudkan dalm beberapa
bentuk, antara lain:
a. berusaha memilki kitab Al-Qur’an dan hadits meskipun harus
menyisihkan uang saku,
8
b. memilki kemuauan untuk dapat membaca Al-Qur’n dan hadits
secara benar meskipun harus mengeluarkan biaya,
c. memilki kemauan yang sungguh-sungguh untuk dapat
memahami isi Al-Qur’an dan hadits secara benar,
d. rajin mendatangi majelis-majelis ilmu yang mempelajari Al-
Qur’an dan hadits,
e. tidak suka jika ada pihak lain yang merendahkan atau
menghina Al-Qur’an dan hadits,
f. berusaha menjaga kesucian Al-Qur’an dan hadits tanpa
memandang remeh, dan
g. memiliki kepedulian apabila melihat lembaran yag bertuliskan
Al-Qur’an atau hadits berceceran dengan mengumpulkan atau
membakarnya.
4. Manfaat Mencintai Al-Qur’an dan Hadits
Al-Qur’an dan Hadits merupakan dua kitab pokok dalam memhami
ajaran Islam. Mencintai keduanya tentu banyak membawa manfaat.
Diantara manfaat mencintai Al-Qur’an dan hadits adalah sebagai
berikut:
a. Memperoleh nasihat,obat hati, petunjuk, dan rahmat dari Allah
SWT.
Allah SWT berfirman
Wahai manusia! Sungguh telah datang kepadamu pelajaran (Al-Qur’an)
dari Tuhnmu, penyembuh bagi penyakit yang ada dalam dada dan
petunjuk serta rahmat bagi orang yang beriman. (QS. Yunus/10: 57)
b. Terhindar dari kesesatan dan kecelakan dunia dan akherat.
Allah Swt. berfirman
Jika datng kepadamu petunjuk dari-Ku maka (ketahuilah) barang siapa
mengikuti petunjuk-Ku, dia tidak akan sesat dan tidak akan celaka. (QS.
Taha/20: 123)
9
c. Memperoleh kecintaan dan ampunan dari Allah Swt.
Allah Swt. berfirman
Katakanlah (Muhammad), “Jika kamu mencintai Alah, ikutilah aku,
niscaya Allah mencintaimu dan mengampuni dosa-dosam.” Allah Maha
Pengampun, Maha Penyayang. (QS. Ali ‘Imran/3: 31)
5. Perilaku Orang yang Mencintai Al-Qur’an dan Hadits
Setelah memperhatikan bentuk-bentuk mencintai Al-ur’an dan
hadits, perilaku keduanya dapat diwujudkan dengan langkah-langkah
sebagai berikut:
a. berupaya mewujudkan berdirinya taman pendidikan Al-Qur’an
(TPQ) di lingkungan masing-masing,
b. ikut serta secar aktif dalam upaya melancarkan jalnnya TPQ, baik
denngan pikiran, tenaga, mapun materi,
c. menyedikan waktu khusus untuk mempelajari Al-Qur’an dan
hadits untuk kemudian di ajrakan kepada orang lain,
d. mengajak orang-orang yang belum mau belajar Al-Qur’an dan
hadits, dan
e. selalu menjadikan Al-Qur’an dan hadits sebagai dasar dalam
segala tindakan dan cara berpikirnya.
10
BAB III
PENUTUP
A. Simpulan
Al-Qur’an dan hadis merupakan dua peninggalan terbesar nabi
Muhammad saw. bagi umat islam. Jika mau berpegang pada keduanya,
kita tidak akan tersesat selama-lamanya. Al-qur’an dan hadis
merupakan dua hal yang diwariskan nabi Muhammad saw. kepada
umatnya. Tentu saja warisan itu mempunyai fungsi khusus bagi umat
islam dalam kehidupannya.Al-qur’an dan hadis harus diterapkan dalam
kehidupan sehari-hari, baik kehidupan pribadi, keluarga, masyarakat,
maupun berbangsa dan bernegara sebagai bukti kecintaan kita sebagai
umat islam terhadap al-Qur’an.
B. Saran
Setiap muslim harus mencintai al-Qur’an dan al-hadis. Mencintai
keduanya bukan berarti harus memilikinya yang besar dan mahal untuk
dipajang dilemari. Akan tetapi, mencintai keduanya dapat diwujudkan
dengan selalu berusaha mempelajari dan mengamalkan isi ajaran yang
terkandung didalamnya dan orang-orang yang mencintai al-Qur’an dan
al-hadis akan menempatkan keduanya diatas segala-galanya.
11
DAFTAR PUSTAKA
T. Ibrahim, Darsono, Pemahaman Al-Qur’an dan Hadis untuk kelas VII
Madrasah Tsanawiyah, Solo: PT Tiga serangkai Pustaka Mandiri, 2014.
Hlm. 4
Hasbi ash-Shiddieqy, T.M. Sejarah dan Pengantar Ilmu Tafsir, Jakarta:
Bulan Bintang, 1972. Hlm. 16
Sohari, Sahrani, Ulumul hadits, Bogor: Penerbit Ghalia Indonesia, 2010.
Hlm 1
Mohamamad Zuhri, Terjemah Juz ‘Amma ( Juz XXX), Jakarta: Pustaka
Amani, 1994. Hlm 52
T. Ibrahim, Darsono, Pemahaman Al-Qur’an dan Hadis untuk kelas VII
Madrasah Tsanawiyah, Solo: PT Tiga serangkai Pustaka Mandiri, 2014.
Hlm. 5
Abbudin, Nata, Al-Qur’an dan Hadis, Jakarta: PT. Raja Grapindo
persada. 1996. Hlm 57
T. Ibrahim, Darsono, Pemahaman Al-Qur’an dan Hadis untuk kelas VII
Madrasah Tsanawiyah, Solo: PT Tiga serangkai Pustaka Mandiri, 2014.
Hlm. 8

More Related Content

PPTX
Al qur'an dan al-hadits sebagai pedoman hidup 3
DOCX
Alquran sebagai pedoman hidup
PPTX
Al qur’an sebagai pedoman hidup
PPTX
Kasih sayang
PPT
Al qur'an dan al-hadits sebagai pedoman hidup 2
PPTX
Ppt al quran
PPTX
KB 2 Pendekatan dan Metode Penafsiran Al-Qur'an
PPTX
PPT Ulumul Qur'an "Al-Qur'an dan Wahyu"
Al qur'an dan al-hadits sebagai pedoman hidup 3
Alquran sebagai pedoman hidup
Al qur’an sebagai pedoman hidup
Kasih sayang
Al qur'an dan al-hadits sebagai pedoman hidup 2
Ppt al quran
KB 2 Pendekatan dan Metode Penafsiran Al-Qur'an
PPT Ulumul Qur'an "Al-Qur'an dan Wahyu"

What's hot (20)

PDF
Prota dan Prosem kls 9 Semester Ganjil dan Genap
PPTX
Materi power point belajar tajwid
DOCX
Makalah tentang akhlak dan ruang ligkupnya
DOCX
Teks Pidato: Santri Indonesia sebagai Perdamaian Dunia
DOCX
makalah takhrij hadits
DOCX
Diskusi Kelas: Hakim, Mukallaf, Taklif, dan aliran-aliran dalam Islam (Ushul ...
DOCX
Pidato mencetak generasi qurani demi kejayaan NKRI
DOCX
Makalah alquran hadist
PPTX
KB 1 Konsep Dasar Profesi
PPTX
Al-Qur'an Hadits MI/SD
PPTX
PERKEMBANGAN HADITS
PPTX
Power point toleransi
PPTX
PAI kelas XI Bab Pengurusan Jenazah
PPTX
1. pengertian hadits khabar dan atsar
PPTX
PPT Makiyah dan Madaniyah
PPTX
Iman kepada-kitab-allah
PDF
Menyambut Usia Baligh Kelas 4 SD Kurikulum Merdeka
DOCX
Masa kejayaan pendidikan islam
PPTX
Modul Ajar PAI Kelas 4 BAB 1 Kurikulum Merdeka
PPT
PPT Penyembelihan Hewan Qurban dan Aqiqah
Prota dan Prosem kls 9 Semester Ganjil dan Genap
Materi power point belajar tajwid
Makalah tentang akhlak dan ruang ligkupnya
Teks Pidato: Santri Indonesia sebagai Perdamaian Dunia
makalah takhrij hadits
Diskusi Kelas: Hakim, Mukallaf, Taklif, dan aliran-aliran dalam Islam (Ushul ...
Pidato mencetak generasi qurani demi kejayaan NKRI
Makalah alquran hadist
KB 1 Konsep Dasar Profesi
Al-Qur'an Hadits MI/SD
PERKEMBANGAN HADITS
Power point toleransi
PAI kelas XI Bab Pengurusan Jenazah
1. pengertian hadits khabar dan atsar
PPT Makiyah dan Madaniyah
Iman kepada-kitab-allah
Menyambut Usia Baligh Kelas 4 SD Kurikulum Merdeka
Masa kejayaan pendidikan islam
Modul Ajar PAI Kelas 4 BAB 1 Kurikulum Merdeka
PPT Penyembelihan Hewan Qurban dan Aqiqah
Ad

Similar to Aquran dan hadis adalah pedoman hidup (20)

PPT
Materi 1
PPT
PP. Qurdis L Kel. 1 Bab I Kelas VII SMT Ganjil.ppt
PDF
RPP MTs Quran Hadits Kelas VII
PDF
Rpp revisi 2016 al quran hadits kelas 7 mts rpp diva pendidikan
PPTX
MATERI 1 ALQURAN HADIS sebagai pedoman hidup
DOCX
Memahami Al-Qur’an dan Al-Hadistt sebagai pedoman hidup
DOCX
Inilah Rpp ips kelas 7 kurikulum 2013 edisi revisi
PPTX
1-AL-QUR’AN DAN HADIS PEDOMAN HIDUPKU.pptx
PPT
power-point-uas-mata-kuliah-ict-sra.ppt
PPTX
Qurdis Kelas 7 Pelajaran 1 - MEMAHAMI AL-QUR’AN.pptx
PPTX
ppt-bab-1-al-quran-sebagai-pedoman-dan-hukum-alif-lam.pptx
PPTX
Qurdis Kelas 7 Pelajaran 1 - www.ilmuguru.org.pptx
DOCX
Makalah PM Al-Qur'an Hadits Kel 6 PAI 5A.docx
PPTX
BAB 1 AL-QUR'AN SEBAGAI PEDOMAN HIDUP.pptx
PPT
materi-dan-tugas-Qh-kelas-7.ppt
DOCX
Bab 1 qh semester 1
DOCX
BAB 1 QURDITS
PPTX
PERTEMUAN 2 (FUNGSI AL QUR'AN DAN HADITS).pptx
PPTX
Mencintai al qur'an dan al-hadits
DOCX
Mencintai Al-Qur’an dan Al-Hadist
Materi 1
PP. Qurdis L Kel. 1 Bab I Kelas VII SMT Ganjil.ppt
RPP MTs Quran Hadits Kelas VII
Rpp revisi 2016 al quran hadits kelas 7 mts rpp diva pendidikan
MATERI 1 ALQURAN HADIS sebagai pedoman hidup
Memahami Al-Qur’an dan Al-Hadistt sebagai pedoman hidup
Inilah Rpp ips kelas 7 kurikulum 2013 edisi revisi
1-AL-QUR’AN DAN HADIS PEDOMAN HIDUPKU.pptx
power-point-uas-mata-kuliah-ict-sra.ppt
Qurdis Kelas 7 Pelajaran 1 - MEMAHAMI AL-QUR’AN.pptx
ppt-bab-1-al-quran-sebagai-pedoman-dan-hukum-alif-lam.pptx
Qurdis Kelas 7 Pelajaran 1 - www.ilmuguru.org.pptx
Makalah PM Al-Qur'an Hadits Kel 6 PAI 5A.docx
BAB 1 AL-QUR'AN SEBAGAI PEDOMAN HIDUP.pptx
materi-dan-tugas-Qh-kelas-7.ppt
Bab 1 qh semester 1
BAB 1 QURDITS
PERTEMUAN 2 (FUNGSI AL QUR'AN DAN HADITS).pptx
Mencintai al qur'an dan al-hadits
Mencintai Al-Qur’an dan Al-Hadist
Ad

More from Namaku Merah (15)

DOCX
Makalah revormasi di indonesia
PPTX
Powerpoint akte
PPTX
PPT
DOCX
RAHMAD ISLAM BAGI NUSANTARA
DOCX
Senam irama
DOC
Globalisasi ekonomi lengkap
DOCX
PRINSIP DAN PRAKTIK EKONOMI DALAM ISLAM
DOCX
Lembaga pendidikan
DOCX
KEBERAGAMAN BUDAYA
DOC
faktor penghambat perubahan sosial budaya
DOCX
Pengaruh penemuan baru (discovery)
DOCX
Cerahkan nurani dengan saling menasehati
DOC
[4] rpp smp bina
DOCX
Ukg sd
Makalah revormasi di indonesia
Powerpoint akte
RAHMAD ISLAM BAGI NUSANTARA
Senam irama
Globalisasi ekonomi lengkap
PRINSIP DAN PRAKTIK EKONOMI DALAM ISLAM
Lembaga pendidikan
KEBERAGAMAN BUDAYA
faktor penghambat perubahan sosial budaya
Pengaruh penemuan baru (discovery)
Cerahkan nurani dengan saling menasehati
[4] rpp smp bina
Ukg sd

Recently uploaded (20)

PPTX
PPK - XII AKL KD KEWIRAUSAHAAN SMK1.pptx
PPTX
Power Point Materi Tanda Baca Kelas III SD
PPTX
Kokurikuler_Berbasis_Proyek_Lintas_Disiplin_ilmu.pptx
PDF
Aminullah Assagaf_B34_Statistik Ekonometrika Terapan_22 Agus 2025.pdf
DOCX
Modul Ajar Deep Learning Fisika Kelas 12 SMA Terbaru 2025
PPTX
Digital Marketing Dasar Untuk Pemula.pptx
PPTX
bahan FGD_Kebijakan Pembelajaran Penilaian.pptx
PDF
Aminullah Assagaf_Ch3&4_Statistik Ekonometrika_PLS SPSS.pdf
PDF
Modul Ajar Deep Learning Bahasa Indonesia Kelas 1 Kurikulum Merdeka
DOCX
Modul Ajar Pembelajaran Mendalam Fisika Kelas XII SMA Terbaru 2025
PDF
Asal-usul Postmodernitas & materi singkat.pdf
PDF
Panduan Praktikum Administrasi Sistem Jaringan Edisi 3 (Proxmox VE 9.0).pdf
DOCX
Modul Ajar Pembelajaran Mendalam PKWU Kerajinan Kelas XI SMA Terbaru 2025
PPTX
Rekayasa-Prompt-untuk-Kreasi-Konten bahan peer teaching.pptx
DOCX
Daftar Judul Paper Artificial Intelligence in Information System
DOCX
Modul Ajar Deep Learning PKWU Pengelolaan Kelas 11 SMA Terbaru 2025
PPTX
Kokurikuler dalam Pembelajaran Mendalam atau Deep Leaning
PPTX
Bilangan_Berpangkat_Kelas VIII_2024.pptx
PPTX
Bahan Ajar PAI 8 BAB 2 iman kepada kitab Allah.pptx
PDF
Aminullah Assagaf_B34_Statistik Ekonometrika_PLS SPSS.pdf
PPK - XII AKL KD KEWIRAUSAHAAN SMK1.pptx
Power Point Materi Tanda Baca Kelas III SD
Kokurikuler_Berbasis_Proyek_Lintas_Disiplin_ilmu.pptx
Aminullah Assagaf_B34_Statistik Ekonometrika Terapan_22 Agus 2025.pdf
Modul Ajar Deep Learning Fisika Kelas 12 SMA Terbaru 2025
Digital Marketing Dasar Untuk Pemula.pptx
bahan FGD_Kebijakan Pembelajaran Penilaian.pptx
Aminullah Assagaf_Ch3&4_Statistik Ekonometrika_PLS SPSS.pdf
Modul Ajar Deep Learning Bahasa Indonesia Kelas 1 Kurikulum Merdeka
Modul Ajar Pembelajaran Mendalam Fisika Kelas XII SMA Terbaru 2025
Asal-usul Postmodernitas & materi singkat.pdf
Panduan Praktikum Administrasi Sistem Jaringan Edisi 3 (Proxmox VE 9.0).pdf
Modul Ajar Pembelajaran Mendalam PKWU Kerajinan Kelas XI SMA Terbaru 2025
Rekayasa-Prompt-untuk-Kreasi-Konten bahan peer teaching.pptx
Daftar Judul Paper Artificial Intelligence in Information System
Modul Ajar Deep Learning PKWU Pengelolaan Kelas 11 SMA Terbaru 2025
Kokurikuler dalam Pembelajaran Mendalam atau Deep Leaning
Bilangan_Berpangkat_Kelas VIII_2024.pptx
Bahan Ajar PAI 8 BAB 2 iman kepada kitab Allah.pptx
Aminullah Assagaf_B34_Statistik Ekonometrika_PLS SPSS.pdf

Aquran dan hadis adalah pedoman hidup

  • 1. 1 BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Al Qur’an dan hadits merupakan pedoman kehidupan bagi setiap umat Islam. Apabila manusia tidak mempunyai pendoman dalam hidupnya, dia tidak akan pernah tau arah yang dituju. Dengan berpedoman pada keduanya maka kehidupan manusia akan selalu lurus dalam bimbingan Allah Subhanahu wata’ala, karena sebagaimana kita ketahui bahwasannya al-Qur’an merupakan kalam Allah Swt yang diwahyukan kepada Nabi Muhammad saw melalui Malaikat Jibril dan hadis merupakan segala ucapan, perbuatan, dan takrir nabi Muhammad saw. Sebagai umat Islam, kita harus mencintai al-Qur’an. Oleh karena itu, kita harus rajin belajar al-Qur’an baik disekolah maupun dirumah. Mencintai berarti merasa senang yang dicintai. Rasa senang itu tentunya akan terwujud dalam perbuatan yang nyata. Al-Qur’an dan Hadis merupakan wasiat yang ditinggalkan Rasulullah saw. kepada umat Islam yang paling berharga. Dengan keduanya, umat Islam dapat berbahagia didunia dan akhirat B. Rumusan Masalah Dari latar belakang diatasmaka rumusan masalah makalahini yaitu 1. Bagaimana memahami al-Qur’an dan al-Hadissebagai pedoman hidup? 2. Bagaimana mencintai al-Qur’an dan al-Hadis C. Tujuan Pembahasan Adapun tujuan dari pembahasan makalah ini adalah untuk mengetahui cara memahami serta mencintai al-Qur’an dan al-Hadis sebagai pedoman hidup
  • 2. 2 BAB II PEMBAHASAN A. Memahami Al- Qur’an dan Al-Hadis sebagai Pedoman Hidup 1. Pengertian Al-Qur’an dan Al-Hadis a. Pengertian Al-Qur’an Kata Al-Qur’an berasal dari bahasa Arab yang berarti bacaan. Hasbi Ash-shiddieqy mengatakan al-Qur’an menurut bahasa adalah bacaan atau yang dibaca. Menurut istilah, Al-Qur’an adalah kalam Allah Swt. Yang diwahyukan kepada Nabi Muhammad saw melalui Malaikat Jibril dengan lafal dan maknanya. Pengertian ini berdasarkan Q.S as- syu’ara/26: 192-193. Artinya: Dan sungguh, (Al-Qur’an) ini benar-benar diturunkan oleh Tuhan seluruh alam, yang dibawa turun oleh Ar-Ruh Al-Amin (jibril). (Q.S. asy- Syu’ara/26:192-193). Artinya: Demi Al-Qur’an yang penuh hikmah, sungguh, engkau (Muhammad) adalah salah seorang dari rasul-rasul, (yang berada) diatas jalan yang lurus, (sebagai wahyu) yang diturunkan oleh (Allah) yang Maha Perkasa, Maha Penyayang. (Q.S. Yasin/36: 2-5). b. Pengertian Hadis Kata hadis berasal dari bahasa Arab yakni al-hadis, jamaknya al- ahaadits, al-hidsan dan al-hudsan. Dari segi bahasa, kata ini memiliki banyak arti, diantaranya: (1) al-jadid (yang baru), lawan dari al-qadim (yang lama), (2) al-khabar (kabar atau berita). Hadis dengan pengertian khabar seperti tersebut diatas dapat dilihat dalam Q.S. Ad-Dhuha ayat 11.
  • 3. 3 “ Dan terhadap nikmat Tuhanmu, maka hendaklah kamu siarkan. Adapun menurut T. Ibrahim dan Darsono Kata Hadis berasal dari bahasa Arab yang berarti baru, muda,cerita, berita, dan riwayat dari Nabi Muhammad saw. Menurut istilah, hadis didefinisikan sebagai berikut: a. Segala ucapan, perbuatan, dan keadaan nabi Muhammad saw. b. Segala berita yang bersumber dari nabi Muhammad saw, baik berupa ucapan, perbuatan,takrir (ketepatan), maupun deskripsi sifat-sifat beliau. c. Segala perkataan, perbuatan, dan takrir nabi Muhammad saw. berkaitan dengan hukum. Dari ketiga definisi tersebut, dapat disimpulkan bahwa hadis adalah segala ucapan, perbuatan, dan takrir nabi Muhammad saw. 2. Fungsi Al-Qur’an dan Hadis a. Fungsi Al-Qur’an Menurut Abuddin Nata Al-Qur’an antara lain berfungsi sebagai dalil atau petunjuk atas kerasaulan Muhammad saw, pedoman hidup bagi umat manusia, menjadi ibadah bagi yang membacanya, serta pedoman dan sumber petunjuk dalam kehidupan. Secara umum, fungsi Al-Qur’an bagi kehidupan manusia, antara lain: 1) Sebagai petunjuk bagi manusia agar hidupnya berada dijalan Allah Swt. 2) Merupakan nikmat bagi orang-orang yang beriman. 3) Sebagai kabar gembira bagi orang-orang yang beriman karena Allah Swt menjanjikan balasan keimanan dengan nikmat di surga. 4) Sebagai pendidikan moral yang sempurna karena di dalamnya terdapat kisah-kisah umat terdahulu yang dapat dijadikan pelajaran dalam memilih jalan kehidupan.
  • 4. 4 b. Fungsi Hadits Hadits berasal dari Nabi Muhammad Saw, sedangkan kehidupan beliau selalu dituntun dengan wahyu Allah Swt. Oleh karena itu, ucapan, perbuatan dan takriri beliau tentu sangat penting bagi kehidupan manusia. Diantara fungsi hadits adalah sebagai berikut: 1) Mengukuhkan hukum-hukum yang telah disebutkan dalam Al- Qur’an. 2) Menafsirkan ayat-ayat Al-Qur’an yang bersifat mujmal (global). 3) Membatasi keumuman Al-Qur’an. 4) Menetapkan hukum yang belum terdapat dalam Al-Qur’an.[ 3. Cara-cara Memfungsikan Al-Qur’an dan Hadis dalam Kehidupan a) Menjadikan Al-Qur’an dan hadis sebagai pedoman dalam kehidupan pribadi. b) Menjadikan Al-Qur’an dan hadis sebagai pedoman dalam kehidupan keluarga/rumah tangga. c) Menjadikan Al-Qur’an dan hadis sebagai pedoman dalam kehidupan bermasyarakat. 4. Menerapkan Al-Qur’an dan Hadis sebagai Pedoman Hidup Umat Islam Iman kepada al-Qur’an dan hadis (Rosul) harus dapat dibuktikan dalam kehidupan sehari-hari. Keimanan tersebut tidak berarti tanpa adanya pembuktian dalam sikap hidup sehari-hari. Berikut ini beberapa penerapan ajaran al-Qur’an dan Hadis dalam sehari-hari. a) Dalam kehidupan pribadi Sebagai seorang pelajar muslim, penerapan ajaran al-Qur’an dan hadis dalam kehidupan, antara lain: 1) Meningkatkanketekunan dalam mempelajari al-Qur’an dan hadis 2) Mempelajari ayat-ayat kauniyah (alam semesta) dalam rangka meningkatkan keimanan. 3) Memanfaatkan waktu luang untuk menguasai suatu bidang keterampilan untuk bekal menghadapi masa yang akan dating. 4) Memiliki semangat keilmuan yang tinggi untuk kepentingan dunia dan akhirat 5) Memperbanyak bergaul dengan teman-teman yang soleh.
  • 5. 5 b) Dalam kehidupan keluarga 1. Sebagai seorang ayah, penerapan ajaran al-Qur’an dan hadis dalam kehidupan, antara lain: a. Berusaha mengarahkan diri dan seluruh anggota keluarga agar ucapan, perbuatan, dan sikap hidupnya sesuai denganal- Qur’an dan hadis b. Berusaha memperoleh nafkah yang halal dalam mencukupi kebutuhan keluarga c. Memberi contoh perilaku yang sesuai dengan al-Qur’an dan hadis d. Memupuk semangat dan ketekunan kepada seluruh anggota keluarga dalam menjalankan syariat Islam e. Membiasakan bermusyawarah dalam keluarga untuk menyelesaikan permasalahan yang dihadapi. 2. Sebagai seorang ibu, penerapkan ajaran al-Qur’an dan hadis dalam kehidupan, antara lain: a. Senantiasa menaati perintah dan saran-saran suami sebagai pemimpin rumah tangga selama dalam kebenaran. b. Member dukungan kepada suami dalam upaya membentuk keluarga yang Islami. c. Mendidik anak-anak sesuai dengan al-Qur’an dan hadis. d. Menjaga harta suami dengan membelanjakannya sesuai keperluan dan tidakberlebih-lebihan. e. Menjaga kehormatan suami, baik ketika suami ada di rumah maupun tidak. 3. Sebagai seorang anak, penerapan ajaran al-Qur’an dan hadis dalam kehidupan, antara lain: a. Menaati anjura dan bimbingan dari kedua orang tuanya. b. Menjaga amanah yang diberikan oleh kedua orang tuanya. c. Menjaga nama baik kedua orang tuanya dengan membiasakan berperilaku terpuji. d. Mendoakan kedua orang tua agar senantiasa diberi perlindungan oleh Allah Swt. e. Mengamalkan ilmu-ilmu yang sudah diperoleh.
  • 6. 6 c) Dalam kehidupan bermasyarakat Sebagai anggota masyarakat, dalam menerapkan ajaranal-Qur’andan hadis, antara lain: 1. Ikut berperan aktif dalam kehidupan masyarakat selama tidak melannggar norma-norma agama. 2. Menjaga diri dari perilaku yang dapat menimbulkan keresahan di masyarakat,baik dari ucapan, perbuatan, maupun tingkah laku. 3. Menjaga kerukunan dan gemar menolong. 4. Rela berkorban demi terwujudnya kehidupan masyarakat yang harmonis. 5. Gemar bermusyawarahdalam menghadapi permasalahan dalam masyarakat. d) Dalam kehidupan berbangsa dan bernegara Sebagai warga negara yang baik, dalam menerapkan ajaran al- Qur’an dan hadis antara lain: 1. Ikut berperan aktif dalam membangun bangsa dan Negara menuju bangsa yang aman dan sejahtera dalam rido Allah Swt. 2. Mengutamakankepentingan bersama diatas kepentingan pribadi ataupun golongan. 3. Ikut berperan aktif dalam menjaga persatuan dan keutuhan bangsa dan negara. 4. Melaksanakan kewajiban sebagai warga negara seperti membayar pajak. 5. Mendukung program-program pemerintahan selama tidak bertentangan dengan al-Qur’an dan hadis. 6. Ikut berperan dalam mencerdaskan kehidupan bangsa dan Negara. B. Mencintai Al-Qur’an dan Al-Hadis 1. Pengertian Mencintai Al-Qur’an dan Hadis Cinta berarti selalu mengingat dan memikirkan dalam hati, kemudian terwujud dalam tindakan nyata. Orang yang mencintai sesuatu, hatinya akan selalu mengingat dan memikirkannya. Dia akan rela berkorban untuk sesuatu yang dicintainya. Al-Qur’an dan hadits adalah dua sumber utama dalam hukum Islam. Seorang umat Islam
  • 7. 7 harus mencintai keduanya karena dengan demikian dia akan selamat, baik didunia maupun diakherat. Orang yang mencintai Al-Qur’an dan hadits, dia akan selalu mengutamakan keduanya diatas yang lain. KecintaanterhadapAl-Qur’an dan hadis akan membuatnya selalu ingin mengetahui lebih dalam ajaran yang terdapat didalamnya. 2. Perintah Mencintai Al-Qur’an dan Hadis Sebagai seorang muslim mencintai Al-Qur’an adalah suatu kewajiban. Perintahmencintai Al-Qur’an dan hadits banyak kita jumpai, baik didalam Al-Qur’an dan hadits. Berikut ini beberapa dalil yang memerintahkan kita untuk mencintai Al-Qur’an dan hadits. Katakanlah (Muhammad), “jika kamu mencintai Allah, maka ikutilah aku, niscaya Allah mencintaimu dan mengampuni dosa-dosamu.” Allah Maha Pengampun, Maha Penyayang. (Q.S. Ali-‘Imran/3: 31) Ayat tersebut menyebutkan bahwa orang yang mencintai Allah, haruslah mengikuti Nabi Muhammad saw. Orang yang mencintai Allah, berarti dia mencintai Al-Qur’an sebagai kalam-Nya. Dia pun harus mengikuti ajaran Nabi Muhammad saw. sebagai penerima wahyu Al- Qur’an. Mengikuti Nabi Muhammad saw. berarti menerima dan mencintai hadits sebagai ajaran-ajaran beliau. Rasulullah saw. pernah berpesan kepada umatnya agar senantiasa berpegang pada Al-Qur’an dan hadits. Dengan perpeganng pada keduanya, umat Islam tidak akan tersesat, baik didunia maupun diakherat. Rasulullah saw. bersabda sebagai berikut. Aku tinggalkan kepadamu dua perkara. Kamu tidak akan tersesat selama kamu berpegang pada keduanya, yaitu Kitab Allah (Al-Qur’an) dan sunah Nabi-Nya (hadits). (HR. Malik dari Umar bin Khattab No. 1395) 3. Bentuk-bentuk Mencintai Al-Qur’an dan Hadis Mencintai Al-Qur’an dan hadits dapat diwujudkan dalm beberapa bentuk, antara lain: a. berusaha memilki kitab Al-Qur’an dan hadits meskipun harus menyisihkan uang saku,
  • 8. 8 b. memilki kemuauan untuk dapat membaca Al-Qur’n dan hadits secara benar meskipun harus mengeluarkan biaya, c. memilki kemauan yang sungguh-sungguh untuk dapat memahami isi Al-Qur’an dan hadits secara benar, d. rajin mendatangi majelis-majelis ilmu yang mempelajari Al- Qur’an dan hadits, e. tidak suka jika ada pihak lain yang merendahkan atau menghina Al-Qur’an dan hadits, f. berusaha menjaga kesucian Al-Qur’an dan hadits tanpa memandang remeh, dan g. memiliki kepedulian apabila melihat lembaran yag bertuliskan Al-Qur’an atau hadits berceceran dengan mengumpulkan atau membakarnya. 4. Manfaat Mencintai Al-Qur’an dan Hadits Al-Qur’an dan Hadits merupakan dua kitab pokok dalam memhami ajaran Islam. Mencintai keduanya tentu banyak membawa manfaat. Diantara manfaat mencintai Al-Qur’an dan hadits adalah sebagai berikut: a. Memperoleh nasihat,obat hati, petunjuk, dan rahmat dari Allah SWT. Allah SWT berfirman Wahai manusia! Sungguh telah datang kepadamu pelajaran (Al-Qur’an) dari Tuhnmu, penyembuh bagi penyakit yang ada dalam dada dan petunjuk serta rahmat bagi orang yang beriman. (QS. Yunus/10: 57) b. Terhindar dari kesesatan dan kecelakan dunia dan akherat. Allah Swt. berfirman Jika datng kepadamu petunjuk dari-Ku maka (ketahuilah) barang siapa mengikuti petunjuk-Ku, dia tidak akan sesat dan tidak akan celaka. (QS. Taha/20: 123)
  • 9. 9 c. Memperoleh kecintaan dan ampunan dari Allah Swt. Allah Swt. berfirman Katakanlah (Muhammad), “Jika kamu mencintai Alah, ikutilah aku, niscaya Allah mencintaimu dan mengampuni dosa-dosam.” Allah Maha Pengampun, Maha Penyayang. (QS. Ali ‘Imran/3: 31) 5. Perilaku Orang yang Mencintai Al-Qur’an dan Hadits Setelah memperhatikan bentuk-bentuk mencintai Al-ur’an dan hadits, perilaku keduanya dapat diwujudkan dengan langkah-langkah sebagai berikut: a. berupaya mewujudkan berdirinya taman pendidikan Al-Qur’an (TPQ) di lingkungan masing-masing, b. ikut serta secar aktif dalam upaya melancarkan jalnnya TPQ, baik denngan pikiran, tenaga, mapun materi, c. menyedikan waktu khusus untuk mempelajari Al-Qur’an dan hadits untuk kemudian di ajrakan kepada orang lain, d. mengajak orang-orang yang belum mau belajar Al-Qur’an dan hadits, dan e. selalu menjadikan Al-Qur’an dan hadits sebagai dasar dalam segala tindakan dan cara berpikirnya.
  • 10. 10 BAB III PENUTUP A. Simpulan Al-Qur’an dan hadis merupakan dua peninggalan terbesar nabi Muhammad saw. bagi umat islam. Jika mau berpegang pada keduanya, kita tidak akan tersesat selama-lamanya. Al-qur’an dan hadis merupakan dua hal yang diwariskan nabi Muhammad saw. kepada umatnya. Tentu saja warisan itu mempunyai fungsi khusus bagi umat islam dalam kehidupannya.Al-qur’an dan hadis harus diterapkan dalam kehidupan sehari-hari, baik kehidupan pribadi, keluarga, masyarakat, maupun berbangsa dan bernegara sebagai bukti kecintaan kita sebagai umat islam terhadap al-Qur’an. B. Saran Setiap muslim harus mencintai al-Qur’an dan al-hadis. Mencintai keduanya bukan berarti harus memilikinya yang besar dan mahal untuk dipajang dilemari. Akan tetapi, mencintai keduanya dapat diwujudkan dengan selalu berusaha mempelajari dan mengamalkan isi ajaran yang terkandung didalamnya dan orang-orang yang mencintai al-Qur’an dan al-hadis akan menempatkan keduanya diatas segala-galanya.
  • 11. 11 DAFTAR PUSTAKA T. Ibrahim, Darsono, Pemahaman Al-Qur’an dan Hadis untuk kelas VII Madrasah Tsanawiyah, Solo: PT Tiga serangkai Pustaka Mandiri, 2014. Hlm. 4 Hasbi ash-Shiddieqy, T.M. Sejarah dan Pengantar Ilmu Tafsir, Jakarta: Bulan Bintang, 1972. Hlm. 16 Sohari, Sahrani, Ulumul hadits, Bogor: Penerbit Ghalia Indonesia, 2010. Hlm 1 Mohamamad Zuhri, Terjemah Juz ‘Amma ( Juz XXX), Jakarta: Pustaka Amani, 1994. Hlm 52 T. Ibrahim, Darsono, Pemahaman Al-Qur’an dan Hadis untuk kelas VII Madrasah Tsanawiyah, Solo: PT Tiga serangkai Pustaka Mandiri, 2014. Hlm. 5 Abbudin, Nata, Al-Qur’an dan Hadis, Jakarta: PT. Raja Grapindo persada. 1996. Hlm 57 T. Ibrahim, Darsono, Pemahaman Al-Qur’an dan Hadis untuk kelas VII Madrasah Tsanawiyah, Solo: PT Tiga serangkai Pustaka Mandiri, 2014. Hlm. 8