Dokumen tersebut membahas tentang perbedaan budaya politik antara sistem parokial-kaula yang bersifat loyal, emosional, dan hierarkis dengan sistem partisipan yang bersifat rasional dan horizontal. Dokumen juga membahas tentang sosialisasi politik melalui pendidikan politik dan indoktrinasi politik, serta berbagai bentuk partisipasi politik aktif dan pasif seperti pemilihan, lobbying, demonstrasi, dan kekerasan.