2
Most read
3
Most read
5
Most read
CURRENT ISSUE
KESEHATAN MASYARAKAT
LILI AMALIAH, SKM.,MM
DOSEN KESMAS STIKES MAHARDIKA CIREBON
PENDAHULUAN
• Isu sendiri memiliki arti masalah yang dikedepankan atau topik yang sedang hangat
diperbincangkan, beritanya masih menjadi hilir yang tak asing dikalangan masyarakat.
• kontemporer itu sendiri memiliki arti kekinian, sesuatu yang terjadi sekarang atau sesuatu yang
menjadi trend pada masa sekarang.
• isu-isu kontemporer adalah suatu pokok persoalan yang terjadi pada masa sekarang atau menjadi
trending topik pada saat ini jadi solusi penyelesaian nya harus sesuai dengan masa sekarang yaitu
masa modern.
• Berkembangnya isu-isu kontemporer dikarenakan banyaknya masalah-masalah baru yang
muncul dikarenakan berkembangnya tekhnologi yang tak disertai dengan kesiapan orang yang
mengalaminya.
Kementerian Kesehatan mengangkat lima isu strategis yang menjadi prioritas dalam
pembangunan kesehatan periode 2020—2024.
• Kelima isu utama tersebut telah diidentifikasi dalam Rakerkesnas (Rapat Kerja Nasional)
2019 yakni angka kematian ibu (AKI)/ angka kematian neonatal (AKN) yang masih
tinggi, stunting, tuberculosis (TBC), Penyakit tidak menular (PTM) dan cakupan imunisasi
dasar lengkap.
Kementerian Kesehatan gelar rapat kerja tahunan atau Rapat Kerja Kesehatan Nasional
(Rakerkesnas) 2020. Dalam rapat tersebut akan dibahas 5 fokus masalah kesehatan
• Masalah kesehatan tersebut antara lain Angka Kematian Ibu dan Angka Kematian Bayi
(AKI/AKB), pengendalian Stunting, Pencegahan dan Pengendalian Penyakit, Germas, dan
Tata Kelola Sistem Kesehatan. Bahasan 5 masalah kesehatan tersebut di arahkan pada
konteks pendekatan promotif dan preventif.
Jakarta, 14 Agustus 2020
• Menkes menjabarkan penanganan enam masalah kesehatan di tahun 2021 yang kemudian
disebut sebagai Program Nasional. Adapun keenam kegiatan prioritas tersebut diantaranya
Jaminan Kesehatan Nasional (JKN), penurunan Angka Kematian Ibu (AKI) dan Angka
Kematian Bayi (AKB), pencegahan stunting, peningkatan pengendalian penyakit baik
menular maupun tidak menular serta penguatan health security untuk penanganan
pandemi, penguatan Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (GERMAS) serta peningkatan sistem
kesehatan nasional.
• Dalam Mengatasi Stunting telah ditetapkan program Percepatan Pencegahan Stunting secara
Konvergensi melalui intervensi spesifik dan intervensi sensitif. Dimana intervensi spesifik
merupakan tanggung jawab Kementerian Kesehatan sementara intervensi sensitif menjadi tanggung
jawab bersama dari Kementerian atau lembaga lain menyangkut sumber pangan, ketersediaan air
bersih dan sanitasi, pemberdayaan masyarakat, peningkatan pengasuhan ditingkat keluarga dan
masyarakat dan peningkatan kesejahteraan masyarakat tidak mampu.
• Demikian pula dalam Percepatan penurunan AKI dan Bayi diperlukan komitmen dan dukungan
lintas Kementerian dan lembaga antara lain pemberdayaan perempuan dan wajib belajar 12 tahun
dilakukan dengan kolaborasi antara Kementerian Agama dan Kementerian pendidikan.
• Penguatan konvergensi berupa koordinasi kementerian dan lembaga untuk fokus intervensi serta
penguatan peran Pemda untuk pelaksanaan koordinasi organisasi perangkat daerah masih
merupakan tantangan yang perlu kita upayakan bersama agar mendapatkan hasil yang lebih
optimal.
• Sementara itu, terkait dengan jaminan kesehatan nasional pemerintah menjamin akses
pelayanan bagi masyarakat miskin dan tidak mampu melalui pemberian bantuan iuran program
JKN.
• Universal Health Coverage mempunyai arti seluruh masyarakat memiliki akses ke pelayanan
kesehatan yang mereka butuhkan kapan saja dimana saja mereka membutuhkan tanpa kesulitan
finansial. Mencakup berbagai pelayanan kesehatan esensial termasuk promotif, preventif, kuratif,
rehabilitatif dan paliatif.
• Harapannya dengan berfokus pada promotif dan preventif dapat mengefisiensikan pembiayaan
kesehatan dan mempercepat capaian target pembangunan kesehatan.
• Isu kesehatan global bukan merupakan hal yang baru, semenjak di deklarasikannya Foreign
Policy & Global Health (FPGH) pada tahun 2007 di Oslo, Norwegia. FPGH yang diprakarsai oleh 7
(tujuh) negara: Indonesia, Thailand, Norwegia, Prancis, Brazil, Aprika Selatan, dan Sinegal
melalui menteri luar negeri dengan tujuan untuk mensinergikan antara kebijakan politik luar
negeri suatu negara dengan kebijakan isu kesehatan tingkat global atau pun nasional, yang
disebabkan karena rentannya pada kondisi kesehatan manusia dalam suatu negara dengan
negara lain. Deklarasi Oslo sudah menemui kesepakatan untuk memasukan aspek kesehatan
dalam pembahasan dan juga keputusan politik luar negeri, membangun kerjasama dalam
penanganan global health security.
Apa yang sedang terjadi dan dialami oleh oleh dunia saat ini yaitu covid-19 merupakan penyakit sebab dari
coronavirus dalam penularannya, virus tersebut menjadi ancaman global, melihat pandemi tidak melihat batas-
batas negara yang dikarenakan dari pergerakan manusia. Kalau melihat dan merujuk pada FPGH seharusnya dunia
sudah mempersiapkan untuk penanganannya, apalagi negara yang memprakarsai termasuk Indonesia.
Isu kesehatan penting dibahas, karena isu tersebut merupakan pengadopsian sebagai bagian dari lensa politik luar
negeri suatu negara, hal di pengaruhi oleh faktor berikut:
• Kesehatan adalah Hak Asasi Manusia (HAM), perihal tersebut sangat menentukan bagi stabilitas pembangunan
nasional, dan
• Meningkatnya kerentanan yang bersifat umum (common vulnerability) bagi negara-negara terhadap resiko
kesehatan masyarakat dan juga melihat ancaman yang ada, dimana pergerakan manusia, hewan, tumbuhan, dan
perubahan iklim berlangsung makin kerap, cepat dan juga lintas batas (trans-boundary).
• Resiko bersama yang dialami tidak mungkin bisa di tangani sendiri, perlu adanya kerjasama
dalam upaya mengatasinya. Selain itu juga kerjasama ditingkat lokal dalam suatu
pemerintahan sangat diperlukan dan dibutuhkan.
Suatu negara tidak juga harus egois dan juga bimbang dengan penerapan kebijakannya
dalam penanganan covid-19, sebagai contoh kebimbangan dalam menentukan kebijakan
apakah dibutuhkan lockdown atau tidak. Selain itu sudah seharusnya dalam penanganannya
praktik diplomasi kesehatan dan juga kerjasama internasional suatu negara sangat
diperlukan dalam menuntaskan dan memutus mata rantai penularan coronavirus.
• Berbicara isu kesehatan global, karena kesehatan merupakan bagian dari Hak Asasi Manusia
dan sangat menentukan bagi stabilitas pembangunan nasional yang pada saat ini dialami
oleh dunia termasuk Indonesia.. Menurut data yang sudah dikumpulkan oleh Johns
Hopkins University, ada lebih dari 1,9 juta orang yang terinveksi coronavirus. Sementara
kematian secara global di seluruh dunia setiap harinya bertambah, dan akan terus
bertambah mengingat virus tersebut penularannya yang cepat.
Menurut laporan Aljazeera bahwasannya paling tidak ada 185 negara yang terinfeksi
coronavirus.
• Dampak yang terjadi dari kasus covid-19 sangat banyak dan salah satunya yaitu adanya
diskriminasi dan juga stigma terhadap siapapun yang positif covid-19. Dan juga, sudah
seharusnya masyarakat untuk bersama-sama tanpa melihat status, ekonomi, sosial, dan
politik untuk bisa mengedukasi untuk tujuan tidak adanya stigma dan diskriminasi
terhadap korban pandemi covid-19. Kita semua berharap pandemi covid-19 segera berakhir,
dan negara bisa dengan cepat memutus mata rantai penularan coronavirus melalui
kerjasama yang masif secara bilateral, regional, dan multilateral.
TERIMA KASIH
SEMOGA BERMANFAAT !!

More Related Content

PPTX
Pemanfaatan Tata Ruang di Daerah
PPTX
Konsep Pencatatan dan Pelaporan Kesmas
PPT
Konsep phc chirst
PPT
Modul 1 pengantar rencana kontijensi.
PDF
Pedoman penyusunan RDTR Kota
PPTX
Tinjauan Agama Sosial Budaya Dalam Perawatan.pptx
PDF
Logframe Analysis dan Pengembangan Instrumen Monitoring dan Evaluasi
PPTX
Presentasi akhir Studio Perencanaan Pracimantoro
Pemanfaatan Tata Ruang di Daerah
Konsep Pencatatan dan Pelaporan Kesmas
Konsep phc chirst
Modul 1 pengantar rencana kontijensi.
Pedoman penyusunan RDTR Kota
Tinjauan Agama Sosial Budaya Dalam Perawatan.pptx
Logframe Analysis dan Pengembangan Instrumen Monitoring dan Evaluasi
Presentasi akhir Studio Perencanaan Pracimantoro

What's hot (20)

PDF
Analisa kapasitas dan kerentanan
PPTX
Sistem Rujukan.pptx
PDF
Kumpulan Makalah tentang Perencanaan Kota
PDF
Penyusunan Roadmap Badan Penanggulangan Bencana Daerah
PPT
penanggulangan bencana 2.ppt
DOC
Makalah bpjs
PDF
Paper pancasila
PDF
Panduan Penggunaan Inarisk
PPTX
Peran serta dalam pengembangan masyarakat
DOCX
Pelayanan Kesehatan pada Kondisi Bencana
PDF
Kajian Efektivitas Penyusunan Perencanaan Pembangunan Daerah di Kalimantan.
PPTX
Perkembangan dan manajemen data geospasial Pusdata Kementerian PU
DOCX
Tutorial Membuat Peta Sebaran Gempa menggunakan ArcGIS
PPTX
Materi pembekalan ns 2020 manajemen pkk
PDF
Penyusunan Rencana Tata Ruang dan Dokumen Perencanaan Pembangunan Daerah
PDF
Inovasi Pembangunan Air Minum dan Sanitasi di Indonesia. Pembelajaran dari Ki...
PPTX
Advokasi Kesehatan
PDF
RTRW Jakarta 2030 - Perda Prov DKI Jakarta No.1 Tahun 2012
PDF
Perencanaan Pembangunan Daerah: Konsep, Strategi, Tahapan, dan Proses
PPTX
Sasaran Advokasi
Analisa kapasitas dan kerentanan
Sistem Rujukan.pptx
Kumpulan Makalah tentang Perencanaan Kota
Penyusunan Roadmap Badan Penanggulangan Bencana Daerah
penanggulangan bencana 2.ppt
Makalah bpjs
Paper pancasila
Panduan Penggunaan Inarisk
Peran serta dalam pengembangan masyarakat
Pelayanan Kesehatan pada Kondisi Bencana
Kajian Efektivitas Penyusunan Perencanaan Pembangunan Daerah di Kalimantan.
Perkembangan dan manajemen data geospasial Pusdata Kementerian PU
Tutorial Membuat Peta Sebaran Gempa menggunakan ArcGIS
Materi pembekalan ns 2020 manajemen pkk
Penyusunan Rencana Tata Ruang dan Dokumen Perencanaan Pembangunan Daerah
Inovasi Pembangunan Air Minum dan Sanitasi di Indonesia. Pembelajaran dari Ki...
Advokasi Kesehatan
RTRW Jakarta 2030 - Perda Prov DKI Jakarta No.1 Tahun 2012
Perencanaan Pembangunan Daerah: Konsep, Strategi, Tahapan, dan Proses
Sasaran Advokasi
Ad

Similar to CURRENT ISSUE KESEHATAN MASYARAKAT .pptx (20)

DOCX
Tia Maharani_Global Health Review
DOCX
Millennium Development Goals (MDGs) 5th : Improve Maternal Health (Meningkatk...
DOCX
pelayanan kb
PPTX
promosi kesehatan materi kuliah managemen kesehatan masyarakat 1 .pptx
PPTX
globalisasi kesehatan.pptx
PPTX
global health dalam lingkup kesehatan keselamatan kerja
PDF
2 kebijajan dan strategi nasional f
DOCX
PENGARUH PERKEMBANGAN PENDUDUK DALAM TINGKAT KESEJAHTERAAN MASYARAKAT
DOCX
Masa depan generasi muda dengan kb
PDF
301-761-1-PB.pdf
DOCX
Tugas makalah diskusi_kelompok_isu-isu_k
PPTX
Program pemerintah dalam penanggulangan masalah kesehatan reproduksi
PPTX
MATERI POWER POINT KONSEP DASAR IKA.pptx
PDF
Ruang Lingkup Ilmu Kesehatan Masyarakat Kedokteran Gigi
PPT
1. KONSEP_KEBIJAKAN _SEHAT_SAKIT____.ppt
PDF
Pentingnya Satu Kesehatan Dalam Mengembangkan Ketahanan Kesehatan Global dan ...
DOCX
Pemberdayaan preempuan tugas kia
PDF
Buku panduan pekan imunisasi 2015
DOCX
Makalah ilmu kesehatan masyarakat
PDF
program kelurga berencana dan posyandu kel. 1.pdf
Tia Maharani_Global Health Review
Millennium Development Goals (MDGs) 5th : Improve Maternal Health (Meningkatk...
pelayanan kb
promosi kesehatan materi kuliah managemen kesehatan masyarakat 1 .pptx
globalisasi kesehatan.pptx
global health dalam lingkup kesehatan keselamatan kerja
2 kebijajan dan strategi nasional f
PENGARUH PERKEMBANGAN PENDUDUK DALAM TINGKAT KESEJAHTERAAN MASYARAKAT
Masa depan generasi muda dengan kb
301-761-1-PB.pdf
Tugas makalah diskusi_kelompok_isu-isu_k
Program pemerintah dalam penanggulangan masalah kesehatan reproduksi
MATERI POWER POINT KONSEP DASAR IKA.pptx
Ruang Lingkup Ilmu Kesehatan Masyarakat Kedokteran Gigi
1. KONSEP_KEBIJAKAN _SEHAT_SAKIT____.ppt
Pentingnya Satu Kesehatan Dalam Mengembangkan Ketahanan Kesehatan Global dan ...
Pemberdayaan preempuan tugas kia
Buku panduan pekan imunisasi 2015
Makalah ilmu kesehatan masyarakat
program kelurga berencana dan posyandu kel. 1.pdf
Ad

More from LiliAmaliah (6)

PPT
keperawatan komunitas program s1 kepaerawatan.ppt
PPT
keperawatan komunitas program kesehatan.ppt
PDF
AJNM_14557_Final-bibliometri nursing.pdf
PDF
18782-72212-2-PB-articel bibliometri disabilitas
DOCX
333-Article Text-1024-1-10-20240919.docx
PDF
2062-Article Text-11639-2-10-20240628.pdf
keperawatan komunitas program s1 kepaerawatan.ppt
keperawatan komunitas program kesehatan.ppt
AJNM_14557_Final-bibliometri nursing.pdf
18782-72212-2-PB-articel bibliometri disabilitas
333-Article Text-1024-1-10-20240919.docx
2062-Article Text-11639-2-10-20240628.pdf

Recently uploaded (20)

PDF
1. Rekap By Name Anak Skrining - Register Per Nama Anak SD.pdf
PPTX
Materi penyuluhan PPT DBD FIKS (1).pptx bagi masyarakat dan cara pencegahan nya
PPTX
PERENCANAAN DAN EVALUASI PROGRAM PROMKES 2025 (1).pptx
PPTX
PPT PKM LAMPER TENGAH NOVITA DAN PUTRI.pptx
PDF
Novel Dari Pencegahan Ilmiah Edward Jenner dan Louis Pasteur ke Pencegahan Be...
PDF
NOVEL MOMENTUM KESEHATAN ABAD INI ADALAH VISI INDONESIA EMAS 2045. KARYA Fer...
PDF
Rancangan Detail Menu BOK P2 Tahun 2026.pdf
PDF
Buku Asuhan Kebidanan pada Masa Nifas dan Menyusui
PDF
TEORI FONDASI IDEOLOGIS DAN NOVEL SEJARAH KESEHATAN ORDE BARU PRESIDEN SOEHAR...
PDF
PENGUATAN JEJARING LAYANAN TB DI RS - MALANG 21052024.pdf
PDF
Novel Dari Pencegahan Ilmiah Edward Jenner dan Louis Pasteur ke Pencegahan Be...
DOCX
1. Antiretroviral (ARV)....rangkuman.doc
PDF
Novel Puskesmas Adalah Cinta. Karya Ferizal Bapak Sastra Kesehatan Indonesia
PPTX
Gaya Hidup Sehat dan Produktif dr Firman SpJP.pptx
PDF
Novel Legenda Trisula Cahaya : Hippocrates, Pierre Fauchard, dan Ferizal . K...
PDF
NOVEL TRILOGI PUSKESMAS KARYA FERIZAL BAPAK SASTRA KESEHATAN INDONESIA
PPTX
21124036_Macam Mutasi Genghgghghhhhgggggh
PDF
TEORI FONDASI IDEOLOGIS DAN NOVEL SEJARAH KESEHATAN ORDE BARU PRESIDEN SOEHAR...
PPTX
05. MPI 5 - SURVEILANS CAMPAK RUBELLA.pptx
PDF
Novel Legenda Trisula Cahaya : Hippocrates, Pierre Fauchard, dan Ferizal . K...
1. Rekap By Name Anak Skrining - Register Per Nama Anak SD.pdf
Materi penyuluhan PPT DBD FIKS (1).pptx bagi masyarakat dan cara pencegahan nya
PERENCANAAN DAN EVALUASI PROGRAM PROMKES 2025 (1).pptx
PPT PKM LAMPER TENGAH NOVITA DAN PUTRI.pptx
Novel Dari Pencegahan Ilmiah Edward Jenner dan Louis Pasteur ke Pencegahan Be...
NOVEL MOMENTUM KESEHATAN ABAD INI ADALAH VISI INDONESIA EMAS 2045. KARYA Fer...
Rancangan Detail Menu BOK P2 Tahun 2026.pdf
Buku Asuhan Kebidanan pada Masa Nifas dan Menyusui
TEORI FONDASI IDEOLOGIS DAN NOVEL SEJARAH KESEHATAN ORDE BARU PRESIDEN SOEHAR...
PENGUATAN JEJARING LAYANAN TB DI RS - MALANG 21052024.pdf
Novel Dari Pencegahan Ilmiah Edward Jenner dan Louis Pasteur ke Pencegahan Be...
1. Antiretroviral (ARV)....rangkuman.doc
Novel Puskesmas Adalah Cinta. Karya Ferizal Bapak Sastra Kesehatan Indonesia
Gaya Hidup Sehat dan Produktif dr Firman SpJP.pptx
Novel Legenda Trisula Cahaya : Hippocrates, Pierre Fauchard, dan Ferizal . K...
NOVEL TRILOGI PUSKESMAS KARYA FERIZAL BAPAK SASTRA KESEHATAN INDONESIA
21124036_Macam Mutasi Genghgghghhhhgggggh
TEORI FONDASI IDEOLOGIS DAN NOVEL SEJARAH KESEHATAN ORDE BARU PRESIDEN SOEHAR...
05. MPI 5 - SURVEILANS CAMPAK RUBELLA.pptx
Novel Legenda Trisula Cahaya : Hippocrates, Pierre Fauchard, dan Ferizal . K...

CURRENT ISSUE KESEHATAN MASYARAKAT .pptx

  • 1. CURRENT ISSUE KESEHATAN MASYARAKAT LILI AMALIAH, SKM.,MM DOSEN KESMAS STIKES MAHARDIKA CIREBON
  • 2. PENDAHULUAN • Isu sendiri memiliki arti masalah yang dikedepankan atau topik yang sedang hangat diperbincangkan, beritanya masih menjadi hilir yang tak asing dikalangan masyarakat. • kontemporer itu sendiri memiliki arti kekinian, sesuatu yang terjadi sekarang atau sesuatu yang menjadi trend pada masa sekarang. • isu-isu kontemporer adalah suatu pokok persoalan yang terjadi pada masa sekarang atau menjadi trending topik pada saat ini jadi solusi penyelesaian nya harus sesuai dengan masa sekarang yaitu masa modern. • Berkembangnya isu-isu kontemporer dikarenakan banyaknya masalah-masalah baru yang muncul dikarenakan berkembangnya tekhnologi yang tak disertai dengan kesiapan orang yang mengalaminya.
  • 3. Kementerian Kesehatan mengangkat lima isu strategis yang menjadi prioritas dalam pembangunan kesehatan periode 2020—2024. • Kelima isu utama tersebut telah diidentifikasi dalam Rakerkesnas (Rapat Kerja Nasional) 2019 yakni angka kematian ibu (AKI)/ angka kematian neonatal (AKN) yang masih tinggi, stunting, tuberculosis (TBC), Penyakit tidak menular (PTM) dan cakupan imunisasi dasar lengkap. Kementerian Kesehatan gelar rapat kerja tahunan atau Rapat Kerja Kesehatan Nasional (Rakerkesnas) 2020. Dalam rapat tersebut akan dibahas 5 fokus masalah kesehatan • Masalah kesehatan tersebut antara lain Angka Kematian Ibu dan Angka Kematian Bayi (AKI/AKB), pengendalian Stunting, Pencegahan dan Pengendalian Penyakit, Germas, dan Tata Kelola Sistem Kesehatan. Bahasan 5 masalah kesehatan tersebut di arahkan pada konteks pendekatan promotif dan preventif.
  • 4. Jakarta, 14 Agustus 2020 • Menkes menjabarkan penanganan enam masalah kesehatan di tahun 2021 yang kemudian disebut sebagai Program Nasional. Adapun keenam kegiatan prioritas tersebut diantaranya Jaminan Kesehatan Nasional (JKN), penurunan Angka Kematian Ibu (AKI) dan Angka Kematian Bayi (AKB), pencegahan stunting, peningkatan pengendalian penyakit baik menular maupun tidak menular serta penguatan health security untuk penanganan pandemi, penguatan Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (GERMAS) serta peningkatan sistem kesehatan nasional.
  • 5. • Dalam Mengatasi Stunting telah ditetapkan program Percepatan Pencegahan Stunting secara Konvergensi melalui intervensi spesifik dan intervensi sensitif. Dimana intervensi spesifik merupakan tanggung jawab Kementerian Kesehatan sementara intervensi sensitif menjadi tanggung jawab bersama dari Kementerian atau lembaga lain menyangkut sumber pangan, ketersediaan air bersih dan sanitasi, pemberdayaan masyarakat, peningkatan pengasuhan ditingkat keluarga dan masyarakat dan peningkatan kesejahteraan masyarakat tidak mampu. • Demikian pula dalam Percepatan penurunan AKI dan Bayi diperlukan komitmen dan dukungan lintas Kementerian dan lembaga antara lain pemberdayaan perempuan dan wajib belajar 12 tahun dilakukan dengan kolaborasi antara Kementerian Agama dan Kementerian pendidikan. • Penguatan konvergensi berupa koordinasi kementerian dan lembaga untuk fokus intervensi serta penguatan peran Pemda untuk pelaksanaan koordinasi organisasi perangkat daerah masih merupakan tantangan yang perlu kita upayakan bersama agar mendapatkan hasil yang lebih optimal.
  • 6. • Sementara itu, terkait dengan jaminan kesehatan nasional pemerintah menjamin akses pelayanan bagi masyarakat miskin dan tidak mampu melalui pemberian bantuan iuran program JKN. • Universal Health Coverage mempunyai arti seluruh masyarakat memiliki akses ke pelayanan kesehatan yang mereka butuhkan kapan saja dimana saja mereka membutuhkan tanpa kesulitan finansial. Mencakup berbagai pelayanan kesehatan esensial termasuk promotif, preventif, kuratif, rehabilitatif dan paliatif. • Harapannya dengan berfokus pada promotif dan preventif dapat mengefisiensikan pembiayaan kesehatan dan mempercepat capaian target pembangunan kesehatan.
  • 7. • Isu kesehatan global bukan merupakan hal yang baru, semenjak di deklarasikannya Foreign Policy & Global Health (FPGH) pada tahun 2007 di Oslo, Norwegia. FPGH yang diprakarsai oleh 7 (tujuh) negara: Indonesia, Thailand, Norwegia, Prancis, Brazil, Aprika Selatan, dan Sinegal melalui menteri luar negeri dengan tujuan untuk mensinergikan antara kebijakan politik luar negeri suatu negara dengan kebijakan isu kesehatan tingkat global atau pun nasional, yang disebabkan karena rentannya pada kondisi kesehatan manusia dalam suatu negara dengan negara lain. Deklarasi Oslo sudah menemui kesepakatan untuk memasukan aspek kesehatan dalam pembahasan dan juga keputusan politik luar negeri, membangun kerjasama dalam penanganan global health security.
  • 8. Apa yang sedang terjadi dan dialami oleh oleh dunia saat ini yaitu covid-19 merupakan penyakit sebab dari coronavirus dalam penularannya, virus tersebut menjadi ancaman global, melihat pandemi tidak melihat batas- batas negara yang dikarenakan dari pergerakan manusia. Kalau melihat dan merujuk pada FPGH seharusnya dunia sudah mempersiapkan untuk penanganannya, apalagi negara yang memprakarsai termasuk Indonesia. Isu kesehatan penting dibahas, karena isu tersebut merupakan pengadopsian sebagai bagian dari lensa politik luar negeri suatu negara, hal di pengaruhi oleh faktor berikut: • Kesehatan adalah Hak Asasi Manusia (HAM), perihal tersebut sangat menentukan bagi stabilitas pembangunan nasional, dan • Meningkatnya kerentanan yang bersifat umum (common vulnerability) bagi negara-negara terhadap resiko kesehatan masyarakat dan juga melihat ancaman yang ada, dimana pergerakan manusia, hewan, tumbuhan, dan perubahan iklim berlangsung makin kerap, cepat dan juga lintas batas (trans-boundary).
  • 9. • Resiko bersama yang dialami tidak mungkin bisa di tangani sendiri, perlu adanya kerjasama dalam upaya mengatasinya. Selain itu juga kerjasama ditingkat lokal dalam suatu pemerintahan sangat diperlukan dan dibutuhkan. Suatu negara tidak juga harus egois dan juga bimbang dengan penerapan kebijakannya dalam penanganan covid-19, sebagai contoh kebimbangan dalam menentukan kebijakan apakah dibutuhkan lockdown atau tidak. Selain itu sudah seharusnya dalam penanganannya praktik diplomasi kesehatan dan juga kerjasama internasional suatu negara sangat diperlukan dalam menuntaskan dan memutus mata rantai penularan coronavirus. • Berbicara isu kesehatan global, karena kesehatan merupakan bagian dari Hak Asasi Manusia dan sangat menentukan bagi stabilitas pembangunan nasional yang pada saat ini dialami oleh dunia termasuk Indonesia.. Menurut data yang sudah dikumpulkan oleh Johns Hopkins University, ada lebih dari 1,9 juta orang yang terinveksi coronavirus. Sementara kematian secara global di seluruh dunia setiap harinya bertambah, dan akan terus bertambah mengingat virus tersebut penularannya yang cepat. Menurut laporan Aljazeera bahwasannya paling tidak ada 185 negara yang terinfeksi coronavirus.
  • 10. • Dampak yang terjadi dari kasus covid-19 sangat banyak dan salah satunya yaitu adanya diskriminasi dan juga stigma terhadap siapapun yang positif covid-19. Dan juga, sudah seharusnya masyarakat untuk bersama-sama tanpa melihat status, ekonomi, sosial, dan politik untuk bisa mengedukasi untuk tujuan tidak adanya stigma dan diskriminasi terhadap korban pandemi covid-19. Kita semua berharap pandemi covid-19 segera berakhir, dan negara bisa dengan cepat memutus mata rantai penularan coronavirus melalui kerjasama yang masif secara bilateral, regional, dan multilateral.