2. Siswa memahami dasar-dasar
desain.
Siswa dapat mengidentifikasi
elemen-elemen dasar dalam
desain.
Siswa memahami prinsip-prinsip
dasar desain.
Siswa dapat membuat desain
dengan menggunakan software
desain grafis dasar.
TUJUAN
PEMBELAJARAN
5. DESAIN
adalah proses merancang dan menciptakan
sesuatu dengan tujuan tertentu, baik itu
produk, sistem, atau pengalaman. Desain
mencakup berbagai bidang seperti
arsitektur, grafis, produk, interior,
mode, dan banyak lagi. Tujuan dari desain
adalah untuk memecahkan masalah,
meningkatkan estetika, fungsi, dan
kenyamanan dari sesuatu yang dibuat.
8. ELEMEN ELEMEN DASAR DESAIN
komponen dasar yang digunakan untuk
membuat dan menyusun sebuah karya
desain. Elemen-elemen ini merupakan
alat visual yang bisa dimanfaatkan
oleh desainer untuk menyampaikan
pesan, menciptakan estetika, dan
mencapai tujuan komunikatif
9. GARIS
komponen dasar yang digunakan
untuk membuat dan menyusun sebuah
karya desain. Elemen-elemen ini
merupakan alat visual yang bisa
dimanfaatkan oleh desainer untuk
menyampaikan pesan, menciptakan
estetika, dan mencapai tujuan
komunikatif
BENTUK
Bentuk adalah area dua dimensi
yang dibatasi oleh garis atau
warna. Bentuk bisa geometris
(seperti lingkaran, persegi, dan
segitiga) atau organik (lebih
bebas dan alami)
TEXTURE
Tekstur mengacu pada kualitas
permukaan dari sebuah objek, baik
itu nyata atau yang hanya tampak
dalam desain. Tekstur bisa halus,
kasar, lembut, keras, dan
sebagainya, dan bisa memberikan
dimensi visual dan taktil pada
karya desain
10. WARNA
Warna adalah elemen yang sangat kuat dalam desain. Warna
dapat mengkomunikasikan suasana hati, menarik perhatian, dan
mengekspresikan makna. Warna memiliki tiga atribut utama: hue
(warna), saturation (intensitas), dan brightness (kecerahan).
FORM
Ukuran mengacu pada seberapa besar atau kecil suatu elemen
dalam desain. Ukuran bisa digunakan untuk menunjukkan
pentingnya elemen, menciptakan hierarki visual, dan
memberikan proporsi serta keseimbangan.
NILAI
Nilai adalah tingkat kecerahan atau kegelapan suatu
warna. Perbedaan nilai bisa memberikan kontras dan
kedalaman pada desain.
RUANG
Ruang adalah area di dalam, di sekitar, atau di antara elemen
desain. Penggunaan ruang bisa menciptakan ilusi kedalaman dan
tiga dimensi dalam desain dua dimensi. Ruang positif adalah
area yang ditempati oleh elemen-elemen desain, sedangkan ruang
negatif adalah area kosong di sekitarnya.
11. TIPOGRAFI
Tipografi adalah gaya, penataan, dan
penampilan huruf dan teks dalam desain.
Pilihan tipografi dapat mempengaruhi
keterbacaan, suasana, dan kesan dari
karya desain.
RUPA HURUF/ TYPEFACE
Rupa huruf atau biasa juga dikenal dengan
istilah Typeface adalah salah satu elemen
terpenting dalam Desain grafis karena
huruf merupakan sebuah bentuk yang
universal untuk menghantarkan bentuk
visual menjadi sebuah bentuk bahasa
12. PRINSIP-PRINSIP
DASAR DESAIN
panduan fundamental yang digunakan untuk
menciptakan karya desain yang efektif dan
estetis. Prinsip-prinsip ini membantu desainer
mengatur elemen-elemen visual dalam karya mereka
untuk mencapai harmoni, keseimbangan, dan daya
tarik.
13. KESEIMBANGAN
(BALANCE)
Keseimbangan menciptakan
distribusi visual yang
stabil dalam desain.
Terdapat dua jenis
keseimbangan: simetris dan
asimetris.
KONTRAS
(CONTRAST)
Kontras membantu menarik
perhatian dan menyoroti
elemen penting dalam
desain. Ini bisa dicapai
melalui perbedaan warna,
bentuk, ukuran, tekstur,
atau gaya tipografi.
PERULANGAN
(REPETITION)
Perulangan menciptakan
kesatuan dan konsistensi dalam
desain. Pengulangan elemen
seperti warna, bentuk, atau
pola membantu memperkuat
identitas visual dan
meningkatkan keterbacaan.
PENEKANAN
(EMPHASIS)
Penekanan digunakan untuk
menciptakan titik fokus
utama dalam desain. Ini
membantu mengarahkan
perhatian pemirsa ke elemen
penting atau pesan utama
dalam karya tersebut.
14. PROPORSI
(PROPORTION)
Proporsi mengacu pada
hubungan ukuran antara
berbagai elemen dalam
desain. Proporsi yang
baik menciptakan
keseimbangan dan harmoni
dalam tata letak visual.
KESATUAN (UNITY)
Kesatuan memastikan bahwa
semua elemen dalam desain
bekerja bersama sebagai satu
kesatuan yang kohesif. Ini
dicapai melalui konsistensi
elemen visual dan
keselarasan konsep desain.
KESEDERHANAAN
(SIMPLICITY)
Kesederhanaan dalam desain
menghindari kekacauan dan
memastikan pesan utama dapat
dipahami dengan mudah. Desain
yang sederhana biasanya lebih
efektif dan mudah diingat.
RITME (RHYTHM)
Ritme menciptakan aliran dan
pergerakan visual dalam
desain. Ini bisa dicapai
melalui pengulangan elemen
dengan variasi interval yang
teratur.
15. Desain Grafis (Graphic Design)
Berkaitan dengan komunikasi visual
melalui gambar, teks, dan elemen
grafis lainnya.
Digunakan dalam branding, iklan,
publikasi, dan kemasan.
16. Desain Interior (Interior Design)
Fokus pada tata letak dan dekorasi ruang dalam bangunan.
Melibatkan pemilihan furnitur, warna, pencahayaan, dan material.
17. Desain Kemasan (Packaging Design)
Fokus pada pembuatan kemasan yang menarik dan fungsional.
Mempertimbangkan aspek perlindungan produk dan branding.
18. Desain Produk (Product Design)
Fokus pada pembuatan produk yang fungsional dan estetis.
Melibatkan pemilihan material, ergonomi, dan estetika
19. "Design is not just
what it looks like
and feels like.
Design is how it
works."
– Steve Jobs
21. DESAIN LOGO T-SHIRT
Buatlah desain T-shirt berlogo untuk retret
SMAS Kristen Tiara Kasih tahun ajaran 2025-2026
Tema : My Story - His Story
DESAIN SPANDUK/BANNER RETRET
Buatlah desain spanduk retret SMAS Kristen
Tiara Kasih yang akan dilaksanakan pada
10,11,12 September Ressort Bukit Palem,
Pancawati. dengan ukuran 200 Cm x 80 Cm
TUGAS
22. PEMBUATAN
Desain dapat kalian buat
secara digital atau manual
yang kemudian di scanning
dan di finishing dengan
aplikasi editing lalu di
upload ke canva
PENGUMPULAN
Desain dikumpulkan di
Canva dan Google Classroom
yang terdapat Assignment
PENILAIAN
Penilaian diberikan
setelah kalian
mempresentasikan hasil
karya. Karya terbaik akan
di produksi untuk
menunjang pelaksanaan
retret.
PROSES