12
Most read
14
Most read
21
Most read
KETEL UAP (BOILER)
Kelompok 6
Eksan Mi’rod
Dwi Febi Suhendra
Nopriadi
Pengertian kete uap
 Boiler atau ketel uap adalah suatu perangkat
mesin yang berfungsi untuk mengubah air
menjadi uap. Proses perubahan air menjadi
uap terjadi dengan memanaskan air yang
berada didalam pipa-pipa dengan
memanfaatkan panas dari hasil pembakaran
bahan bakar. Pembakaran dilakukan secara
kontinyu didalam ruang bakar dengan
mengalirkan bahan bakar dan udara dari luar.
Sistem Boiler
a. Sistem Air umpan
Air umpan adalah air yang disuplai ke boiler untuk
dirubah menjadi steam. Sedangkan sistem air
umpan adalah sistem penyediaan air secara
otomatis untuk boiler sesuai dengan kebutuhan
steam. Missalkan : Kondensat : steam yang telah
berubah fasa menjadi air (mengembun)
b. Sistem Steam
Sistem steam adalah proses pengontrolan produksi
steam dalam boiler, seperti: kapasitas, pressure,
dsb. Selanjutnya steam didistribusikan ke pengguna
melalui jalur perpipaan.
c. Sistem Bahan bakar
Sistem bahan bakar adalah semua equipment
atau peralatan yang digunakan untuk
menyediakan bahan bakar boiler. Peralatan
yang digunakan tergantung pada jenis bahan
bakar yang digunakan boiler.
Klasifikasi Ketel Uap
Berdasarkan tipe pipa
1. Fire tube
 Cara kerja : proses pengapian terjadi didalam pipa,
kemudian panas yang dihasilkan dihantarkan langsung
kedalam boiler yang berisi air. Besar dan konstruksi
boiler mempengaruhi kapasitas dan tekanan yang
dihasilkan boiler tersebut.
2. Water tube
Cara Kerja : proses pengapian terjadi diluar pipa,
kemudian panas yang dihasilkan memanaskan pipa
yang berisi air dan sebelumnya air tersebut
dikondisikan terlebih dahulu melalui economizer,
kemudian steam yang dihasilkan terlebih dahulu
dikumpulkan di dalam sebuah steam-drum. Sampai
tekanan dan temperatur sesuai, melalui tahap
secondary superheater dan primary superheater baru
steam dilepaskan ke pipa utama distribusi. Didalam
pipa air, air yang mengalir harus dikondisikan terhadap
mineral atau kandungan lainnya yang larut di dalam air
tesebut.
Berdasarkan bahan bakar yang digunakan
1. Solid Fuel
Tipe boiler bahan bakar padat memiliki karakteristik :
harga bahan baku pembakaran relatif lebih murah
dibandingkan dengan boiler yang menggunakan bahan
bakar cair dan listrik
2. Oil Fuel
Tipe boiler bahan bakar cair memiliki karakteristik :
harga bahan baku pembakaran paling mahal
dibandingkan dengan semua tipe.
3. Gaseous Fuel
Tipe boiler bahan bakar gas memiliki karakteristik :
harga bahan baku pembakaran paling murah
dibandingkan dengan semua tipe boiler
4. Electric
Tipe boiler listrik memiliki karakteristik : harga bahan
baku pemanasan relatif lebih murah dibandingkan
dengan boiler yang menggunakan bahan bakar cair
 Berdasarkan kegunaan boiler
1. Power Boiler (steam sebagai pembangkit listrik)
2. Commercial Boiler (penghasil steam atau air panas sebagai
pemanas dan sebagai tambahan untuk menjalankan proses operasi
komersial)
3. Industrial Boiler (steam atau air panas untuk menjalankan proses
industri dan sebagai tambahan pemanas)
4. Residential Boiler (steam atau air panas tekanan rendah yang
digunakan untuk perumahan)
5. Heat Recovery Boiler (steam dari uap panas yang tidak terpakai.
Hasilsteam ini digunakan untuk menjalankan proses industri)
Berdasarkan letak dapur
1. Ketel dengan pembakaran di dalam (internally fired steam boiler)
2. Ketel dengan pembakaran di luar ( outernally fired steam boiler )
Berdasarkan bentuk dan letak pipa
1. ketel dengan pipa lurus, bengok dan berllekak-lekuk ( stright,
bent and sinous tubeler heating surface )
1. ketel dengan pipa miring datar dan miring tegak ( horizontal,
inclined or vertical tubeler heating surface )
Bagian-Bagian Utama Ketel Uap
1. Dearator
2. Bagasse
distribution
conveyor
3. Dapur (furnace)
4. Superheated
steam valve
5. Air heather
6. Induced Draft
Fan (I.D.F)
7. Cerobong asap
(chimney)
8. Secondary fan
Siklus Kerja Ketel Uap
Siklus Air di Boiler
 Boiler mendapat pasokan fluida kerja air dan
menghasilkan uap untuk dialirkan ke turbin. Air
sebagai fluida kerja diisikan ke boiler
menggunakan pompa air pengisi dengan melalui
economiser dan ditampung didalam steam drum.
 Siklus air di steam drum adalah, air dari drum
turun melalui pipa-pipa down comer ke header
bawah (bottom header). Dari header bawah air
didistribusikan ke pipa-pipa pemanas (riser) yang
tersusun membentuk dinding ruang bakar boiler.
Didalam riser air mengalami pemanasan dan naik
ke drum kembali akibat perbedaan temperatur
 Perpindahan panas dari api (flue gas) ke air di
dalam pipa-pipa boiler terjadi secara radiasi,
konveksi dan konduksi. Akibat pemanasan selain
temperatur naik hingga mendidih juga terjadi
sirkulasi air secara alami, yakni dari drum turun
melalui down comer ke header bawah dan naik
kembali ke drum melalui pipa-pipa riser. Adanya
sirkulasi ini sangat diperlukan agar terjadi
pendinginan terhadap pipa-pipa pemanas dan
mempercepat proses perpindahan panas.
Kecepatan sirkulasi akan berpengaruh terhadap
produksi uap dan kenaikan tekanan serta
temperaturnya.
 Selain sirkulasi alami, juga dikenal sirkulasi paksa
(forced circulation). Untuk sirkulasi jenis ini digunakan
sebuah pompa sirkulasi (circulation pump). Umumnya
pompa sirkulasi mempunyai laju sirkulasi sekitar 1,7,
artinya jumlah air yang disirkulasikan 1,7 kali
kapasitas penguapan. Beberapa keuntungan dari
sistem sirkulasi paksa antara lain :
1.Waktu start (pemanasan) lebih cepat
2. Mempunyai respon yang lebih baik dalam
mempertahankan aliran air ke pipa-pipa pemanas
pada saat start maupun beban penuh.
3. Mencegah kemungkinan terjadinya stagnasi pada sisi
penguapan
Proses Penguapan Pada Ketel Uap
 Proses penguapan pada ketel uap terjadi pada tekanan dan
temperatuir fluida konstan. Tekanan dan temperatur ini dinamakan
tekanan saturasi (PSAT) dan temperatur (TSAT). tekanan dan
temperatur saturasi ini menjadi seopesifikasi dari ketel uap tersebut.
Pemberian flux panas pada fluida, akan manambah kualitas fluida
tersebut.
Efesiensi ketel
η = LHV-rugi2 totalLHV×100%
=100%-(Q1+Q2+Q3+Q4+Q5+Q6+Q7)
Q1 = Kerugian kalor karena bahan bakar
Q2 =Kerugian kalor karena hidrogen (H) yang terdapat dalam
bahan bakar
Q3 =Kerugian kalor untuk menguapkan air yang terdapat dalam
udara pembakaran
Q4 =Kerugian kalor karena pembakaran yang tidak sempurna
Q5 =Kerugian kalor karena terdapat unsur karbon yang tidak
ikut terbakar dalam sisa pembakaran
Q6 =Kerugian cerobong
Q7 =Kerugian kalor karena radiasi dan lain-lain
Perawatan ketel uap
Perawatan harian (daily mantenence)
 Hal-hal yang perlu diperhatikan pada tiap 1 jam :
1. Water level dari tanki condensate
2. Fuel oil level dari dari service tank dan strong tank
3. Cooling Water
4. Suhu dan tekanan minyak pelumas dari seluruh peralatan katel
 Hal-hal yang perlu diperhatikan pada tiap 4 jam
1. Buka drain valve tanki penampungan udara, pemanas udara dan
tank compressor
2. Analisa boiler feed Water dan boiler Water tiap 2 jam sekali
3. Gantu Burner dan bersihkan Burner tip (bila menggunakan
Burner)
4. Lakukan damping stocker
5. Lakukan Soot blowing.
 Perawatan mingguan (weekly Maintenance)
1. Pembersihan saringan (screen) pada masing-masing bagian atau
alat
2. Chack kekencanan rantai dan belt
3. Lakukan blow pada bagian bawah
4. Lakukan pelumasan-pelumasan pada bearing
5.
 Perawatan bulanan (mounthly Maintenance)
1. Lakukan blow pada header
2. Keluarkan abu dari dalam ketel
3. Chack pelumasan pada coupling-coupling
4. Chack I.D.F impeller dan Dust collector
 Hal-hal yang perlu diperhatikan pada tiap 8
jam
1. Lakukan Blow Down lower drum
2. Lakukan pembersihan total diseluruh area
boiler
3. Penggantian/pemberian chemical baru untuk
boiler Water

More Related Content

PPT
Pengoperasian ketel uap.ppt
PPTX
PPT
JENIS – JENIS KETEL UAP DAN CARA BEKERJANYA.ppt
PPTX
Kompressor
PPTX
PPT AC.pptx
PPTX
Instalasi ketel uap ( steam boiler )
PPTX
Boiler
PPT
3. soal mekanisme katup
Pengoperasian ketel uap.ppt
JENIS – JENIS KETEL UAP DAN CARA BEKERJANYA.ppt
Kompressor
PPT AC.pptx
Instalasi ketel uap ( steam boiler )
Boiler
3. soal mekanisme katup

What's hot (20)

PPTX
PPTX
Mesin konversi energi
PPTX
Dasar Refrigerasi
PPT
C&i systems
PPT
Turbine cycle heat rate calculation
PPTX
P3PROD_Plug M_Artificial Lift.pptx
PPT
1.turbine
PPT
DAYA MOTOR.ppt
PDF
Sentrifugal
PPTX
ppt Turbin Uap
PPTX
Steam turbin
PPT
Boiler cfb
PDF
5.sistem pelumasan motor diesel
PPT
TPS EFFICIENCY AND HEAT RATE
PDF
Boiler Superheater Design Modification
PPTX
Double Pipe Heat Excanger
PPTX
PowerPoin Kelistrikan Bodi Kendaraan
PPTX
Sistem pengapian konvensional
PPTX
Thermal power plant
PPTX
Power plant high pressure boilers 1
Mesin konversi energi
Dasar Refrigerasi
C&i systems
Turbine cycle heat rate calculation
P3PROD_Plug M_Artificial Lift.pptx
1.turbine
DAYA MOTOR.ppt
Sentrifugal
ppt Turbin Uap
Steam turbin
Boiler cfb
5.sistem pelumasan motor diesel
TPS EFFICIENCY AND HEAT RATE
Boiler Superheater Design Modification
Double Pipe Heat Excanger
PowerPoin Kelistrikan Bodi Kendaraan
Sistem pengapian konvensional
Thermal power plant
Power plant high pressure boilers 1
Ad

Similar to dokumen.tech_ketel-uap-boiler.pptx (20)

DOCX
DOCX
PPTX
Mata Kuliah Boiler dan Turbin.pptx
PPTX
BOILER_PKS PAK ALAM_pptx[1].pptx
PDF
BAB II .pdf
PPTX
SISTEM BOILER PPT TERMOFLUIDA LANJUT DASAR
DOCX
water tube boiler function and workk system
PPT
fdokumen.com_boiler-sapto.ppt
PPTX
Pertemuan 2 boiler.ok
PPT
PPTX
Pertemuan 1 boiler
PPTX
bahan bakar pada boiler, 9 Maret 2023.pptx
PDF
BOILER operasional, troubleshoot dan lainlain
PPTX
Hijau Kuning Pastel Ilustrasi Imut Asyik Presentasi Tugas.pptx
PDF
01.P01.HAR01.100 - BOILER PRESSURE PART_36_Rev 01.pdf
DOCX
Makalah Ketel Uap
PDF
Coal Fire Steam PowerPlant System.pdf
PPT
Boiler.ppt
PPT
dokumen.tips_pembangkit-listrik-tenaga-uaphen.ppt
PPTX
CoalFireSteamPowerPlant System
Mata Kuliah Boiler dan Turbin.pptx
BOILER_PKS PAK ALAM_pptx[1].pptx
BAB II .pdf
SISTEM BOILER PPT TERMOFLUIDA LANJUT DASAR
water tube boiler function and workk system
fdokumen.com_boiler-sapto.ppt
Pertemuan 2 boiler.ok
Pertemuan 1 boiler
bahan bakar pada boiler, 9 Maret 2023.pptx
BOILER operasional, troubleshoot dan lainlain
Hijau Kuning Pastel Ilustrasi Imut Asyik Presentasi Tugas.pptx
01.P01.HAR01.100 - BOILER PRESSURE PART_36_Rev 01.pdf
Makalah Ketel Uap
Coal Fire Steam PowerPlant System.pdf
Boiler.ppt
dokumen.tips_pembangkit-listrik-tenaga-uaphen.ppt
CoalFireSteamPowerPlant System
Ad

More from irwankurniawan45 (15)

PPT
1956846.ppt
DOCX
KOMPRESSOR_DAN_SISTEM_UDARA_TEKAN.docx
PPT
13715144.ppt
PPT
1956846 (1).ppt
PPT
FUNGSI APPENDAGES.ppt
PPT
PEMERIKSAAN DAN PENGUJIAN PESAWAT UAP.ppt
PPT
SEBAB – SEBAB PELEDAKAN PESAWAT UAP.ppt
PPTX
Ketel_Uap_Pipa_Air_dan_Bejana_Tekan (1).pptx
PPT
UU NO.1 TH,1970 Tentang Keselamatan Kerja.ppt
PPT
dokumen.tech_air-umpan-boiler.ppt
PPT
12285361 (1).ppt
DOCX
2344-5120-1-SP (1).docx
PPT
13715144.ppt
PPT
3257999.ppt
PDF
14.3-Metode-Taguchi.pdf
1956846.ppt
KOMPRESSOR_DAN_SISTEM_UDARA_TEKAN.docx
13715144.ppt
1956846 (1).ppt
FUNGSI APPENDAGES.ppt
PEMERIKSAAN DAN PENGUJIAN PESAWAT UAP.ppt
SEBAB – SEBAB PELEDAKAN PESAWAT UAP.ppt
Ketel_Uap_Pipa_Air_dan_Bejana_Tekan (1).pptx
UU NO.1 TH,1970 Tentang Keselamatan Kerja.ppt
dokumen.tech_air-umpan-boiler.ppt
12285361 (1).ppt
2344-5120-1-SP (1).docx
13715144.ppt
3257999.ppt
14.3-Metode-Taguchi.pdf

Recently uploaded (20)

DOCX
Modul Ajar Pembelajaran Mendalam Ekonomi Kelas X SMA Terbaru 2025
PPTX
Kokurikuler_Berbasis_Proyek_Lintas_Disiplin_ilmu.pptx
PDF
Panduan Praktikum Administrasi Sistem Jaringan Edisi 3 (Proxmox VE 9.0).pdf
PPTX
Materi Refleksi Akhir Tahun Sutan Raja.pptx
DOCX
Modul Ajar Deep Learning PKWU Pengelolaan Kelas 11 SMA Terbaru 2025
DOCX
Modul Ajar Deep Learning Fisika Kelas 12 SMA Terbaru 2025
DOCX
Modul Ajar Pembelajaran Mendalam Fisika Kelas XII SMA Terbaru 2025
PPTX
1 - Hubungan Pancasila UUD Negara Republik Indonesia Tahun 1945 Bhinneka Tun...
PPTX
bahan FGD_Kebijakan Pembelajaran Penilaian.pptx
PPT
Inkuiri Kolaboratif bagi guru di Satuan Pendidikan .ppt
PPTX
ppt_Pembelajaran_Koding_dan_Kecerdasan_Artifisial_(KKA).pptx
PPTX
Paparan Pembelajaran Mendalam V2 (fix).pptx
PPTX
Pembelajaran Mendalam sekolah kepala sekolah
DOCX
Modul Ajar Pembelajaran Mendalam PKWU Kerajinan Kelas XI SMA Terbaru 2025
PPTX
893548301-Panduan-Kokurikuler-Tahun_2025.pptx
DOCX
Modul Ajar Deep Learning Informatika Kelas 10 SMA Terbaru 2025
PDF
Materi Pendidikan Agama Islam - Kelas 12 SMA - Cabang Iman: Keterkaitan antar...
PDF
Modul Ajar Deep Learning Seni Rupa Kelas 6 Kurikulum Merdeka
PDF
Buku Teks KSSM Sains Sukan Tingkatan Empat
PDF
Stop Bullying NO Bully in school SMA .pdf
Modul Ajar Pembelajaran Mendalam Ekonomi Kelas X SMA Terbaru 2025
Kokurikuler_Berbasis_Proyek_Lintas_Disiplin_ilmu.pptx
Panduan Praktikum Administrasi Sistem Jaringan Edisi 3 (Proxmox VE 9.0).pdf
Materi Refleksi Akhir Tahun Sutan Raja.pptx
Modul Ajar Deep Learning PKWU Pengelolaan Kelas 11 SMA Terbaru 2025
Modul Ajar Deep Learning Fisika Kelas 12 SMA Terbaru 2025
Modul Ajar Pembelajaran Mendalam Fisika Kelas XII SMA Terbaru 2025
1 - Hubungan Pancasila UUD Negara Republik Indonesia Tahun 1945 Bhinneka Tun...
bahan FGD_Kebijakan Pembelajaran Penilaian.pptx
Inkuiri Kolaboratif bagi guru di Satuan Pendidikan .ppt
ppt_Pembelajaran_Koding_dan_Kecerdasan_Artifisial_(KKA).pptx
Paparan Pembelajaran Mendalam V2 (fix).pptx
Pembelajaran Mendalam sekolah kepala sekolah
Modul Ajar Pembelajaran Mendalam PKWU Kerajinan Kelas XI SMA Terbaru 2025
893548301-Panduan-Kokurikuler-Tahun_2025.pptx
Modul Ajar Deep Learning Informatika Kelas 10 SMA Terbaru 2025
Materi Pendidikan Agama Islam - Kelas 12 SMA - Cabang Iman: Keterkaitan antar...
Modul Ajar Deep Learning Seni Rupa Kelas 6 Kurikulum Merdeka
Buku Teks KSSM Sains Sukan Tingkatan Empat
Stop Bullying NO Bully in school SMA .pdf

dokumen.tech_ketel-uap-boiler.pptx

  • 1. KETEL UAP (BOILER) Kelompok 6 Eksan Mi’rod Dwi Febi Suhendra Nopriadi
  • 2. Pengertian kete uap  Boiler atau ketel uap adalah suatu perangkat mesin yang berfungsi untuk mengubah air menjadi uap. Proses perubahan air menjadi uap terjadi dengan memanaskan air yang berada didalam pipa-pipa dengan memanfaatkan panas dari hasil pembakaran bahan bakar. Pembakaran dilakukan secara kontinyu didalam ruang bakar dengan mengalirkan bahan bakar dan udara dari luar.
  • 3. Sistem Boiler a. Sistem Air umpan Air umpan adalah air yang disuplai ke boiler untuk dirubah menjadi steam. Sedangkan sistem air umpan adalah sistem penyediaan air secara otomatis untuk boiler sesuai dengan kebutuhan steam. Missalkan : Kondensat : steam yang telah berubah fasa menjadi air (mengembun) b. Sistem Steam Sistem steam adalah proses pengontrolan produksi steam dalam boiler, seperti: kapasitas, pressure, dsb. Selanjutnya steam didistribusikan ke pengguna melalui jalur perpipaan.
  • 4. c. Sistem Bahan bakar Sistem bahan bakar adalah semua equipment atau peralatan yang digunakan untuk menyediakan bahan bakar boiler. Peralatan yang digunakan tergantung pada jenis bahan bakar yang digunakan boiler.
  • 5. Klasifikasi Ketel Uap Berdasarkan tipe pipa 1. Fire tube  Cara kerja : proses pengapian terjadi didalam pipa, kemudian panas yang dihasilkan dihantarkan langsung kedalam boiler yang berisi air. Besar dan konstruksi boiler mempengaruhi kapasitas dan tekanan yang dihasilkan boiler tersebut.
  • 6. 2. Water tube Cara Kerja : proses pengapian terjadi diluar pipa, kemudian panas yang dihasilkan memanaskan pipa yang berisi air dan sebelumnya air tersebut dikondisikan terlebih dahulu melalui economizer, kemudian steam yang dihasilkan terlebih dahulu dikumpulkan di dalam sebuah steam-drum. Sampai tekanan dan temperatur sesuai, melalui tahap secondary superheater dan primary superheater baru steam dilepaskan ke pipa utama distribusi. Didalam pipa air, air yang mengalir harus dikondisikan terhadap mineral atau kandungan lainnya yang larut di dalam air tesebut.
  • 7. Berdasarkan bahan bakar yang digunakan 1. Solid Fuel Tipe boiler bahan bakar padat memiliki karakteristik : harga bahan baku pembakaran relatif lebih murah dibandingkan dengan boiler yang menggunakan bahan bakar cair dan listrik 2. Oil Fuel Tipe boiler bahan bakar cair memiliki karakteristik : harga bahan baku pembakaran paling mahal dibandingkan dengan semua tipe.
  • 8. 3. Gaseous Fuel Tipe boiler bahan bakar gas memiliki karakteristik : harga bahan baku pembakaran paling murah dibandingkan dengan semua tipe boiler 4. Electric Tipe boiler listrik memiliki karakteristik : harga bahan baku pemanasan relatif lebih murah dibandingkan dengan boiler yang menggunakan bahan bakar cair
  • 9.  Berdasarkan kegunaan boiler 1. Power Boiler (steam sebagai pembangkit listrik) 2. Commercial Boiler (penghasil steam atau air panas sebagai pemanas dan sebagai tambahan untuk menjalankan proses operasi komersial) 3. Industrial Boiler (steam atau air panas untuk menjalankan proses industri dan sebagai tambahan pemanas) 4. Residential Boiler (steam atau air panas tekanan rendah yang digunakan untuk perumahan) 5. Heat Recovery Boiler (steam dari uap panas yang tidak terpakai. Hasilsteam ini digunakan untuk menjalankan proses industri)
  • 10. Berdasarkan letak dapur 1. Ketel dengan pembakaran di dalam (internally fired steam boiler) 2. Ketel dengan pembakaran di luar ( outernally fired steam boiler )
  • 11. Berdasarkan bentuk dan letak pipa 1. ketel dengan pipa lurus, bengok dan berllekak-lekuk ( stright, bent and sinous tubeler heating surface ) 1. ketel dengan pipa miring datar dan miring tegak ( horizontal, inclined or vertical tubeler heating surface )
  • 12. Bagian-Bagian Utama Ketel Uap 1. Dearator 2. Bagasse distribution conveyor 3. Dapur (furnace) 4. Superheated steam valve 5. Air heather 6. Induced Draft Fan (I.D.F) 7. Cerobong asap (chimney) 8. Secondary fan
  • 14. Siklus Air di Boiler  Boiler mendapat pasokan fluida kerja air dan menghasilkan uap untuk dialirkan ke turbin. Air sebagai fluida kerja diisikan ke boiler menggunakan pompa air pengisi dengan melalui economiser dan ditampung didalam steam drum.  Siklus air di steam drum adalah, air dari drum turun melalui pipa-pipa down comer ke header bawah (bottom header). Dari header bawah air didistribusikan ke pipa-pipa pemanas (riser) yang tersusun membentuk dinding ruang bakar boiler. Didalam riser air mengalami pemanasan dan naik ke drum kembali akibat perbedaan temperatur
  • 15.  Perpindahan panas dari api (flue gas) ke air di dalam pipa-pipa boiler terjadi secara radiasi, konveksi dan konduksi. Akibat pemanasan selain temperatur naik hingga mendidih juga terjadi sirkulasi air secara alami, yakni dari drum turun melalui down comer ke header bawah dan naik kembali ke drum melalui pipa-pipa riser. Adanya sirkulasi ini sangat diperlukan agar terjadi pendinginan terhadap pipa-pipa pemanas dan mempercepat proses perpindahan panas. Kecepatan sirkulasi akan berpengaruh terhadap produksi uap dan kenaikan tekanan serta temperaturnya.
  • 16.  Selain sirkulasi alami, juga dikenal sirkulasi paksa (forced circulation). Untuk sirkulasi jenis ini digunakan sebuah pompa sirkulasi (circulation pump). Umumnya pompa sirkulasi mempunyai laju sirkulasi sekitar 1,7, artinya jumlah air yang disirkulasikan 1,7 kali kapasitas penguapan. Beberapa keuntungan dari sistem sirkulasi paksa antara lain : 1.Waktu start (pemanasan) lebih cepat 2. Mempunyai respon yang lebih baik dalam mempertahankan aliran air ke pipa-pipa pemanas pada saat start maupun beban penuh. 3. Mencegah kemungkinan terjadinya stagnasi pada sisi penguapan
  • 17. Proses Penguapan Pada Ketel Uap  Proses penguapan pada ketel uap terjadi pada tekanan dan temperatuir fluida konstan. Tekanan dan temperatur ini dinamakan tekanan saturasi (PSAT) dan temperatur (TSAT). tekanan dan temperatur saturasi ini menjadi seopesifikasi dari ketel uap tersebut. Pemberian flux panas pada fluida, akan manambah kualitas fluida tersebut.
  • 18. Efesiensi ketel η = LHV-rugi2 totalLHV×100% =100%-(Q1+Q2+Q3+Q4+Q5+Q6+Q7) Q1 = Kerugian kalor karena bahan bakar Q2 =Kerugian kalor karena hidrogen (H) yang terdapat dalam bahan bakar Q3 =Kerugian kalor untuk menguapkan air yang terdapat dalam udara pembakaran Q4 =Kerugian kalor karena pembakaran yang tidak sempurna Q5 =Kerugian kalor karena terdapat unsur karbon yang tidak ikut terbakar dalam sisa pembakaran Q6 =Kerugian cerobong Q7 =Kerugian kalor karena radiasi dan lain-lain
  • 19. Perawatan ketel uap Perawatan harian (daily mantenence)  Hal-hal yang perlu diperhatikan pada tiap 1 jam : 1. Water level dari tanki condensate 2. Fuel oil level dari dari service tank dan strong tank 3. Cooling Water 4. Suhu dan tekanan minyak pelumas dari seluruh peralatan katel  Hal-hal yang perlu diperhatikan pada tiap 4 jam 1. Buka drain valve tanki penampungan udara, pemanas udara dan tank compressor 2. Analisa boiler feed Water dan boiler Water tiap 2 jam sekali 3. Gantu Burner dan bersihkan Burner tip (bila menggunakan Burner) 4. Lakukan damping stocker 5. Lakukan Soot blowing.
  • 20.  Perawatan mingguan (weekly Maintenance) 1. Pembersihan saringan (screen) pada masing-masing bagian atau alat 2. Chack kekencanan rantai dan belt 3. Lakukan blow pada bagian bawah 4. Lakukan pelumasan-pelumasan pada bearing 5.  Perawatan bulanan (mounthly Maintenance) 1. Lakukan blow pada header 2. Keluarkan abu dari dalam ketel 3. Chack pelumasan pada coupling-coupling 4. Chack I.D.F impeller dan Dust collector
  • 21.  Hal-hal yang perlu diperhatikan pada tiap 8 jam 1. Lakukan Blow Down lower drum 2. Lakukan pembersihan total diseluruh area boiler 3. Penggantian/pemberian chemical baru untuk boiler Water