3. STUNTED VS STUNTING
WHO, 2015
STUNTED
• Gangguan pertumbuhan bila tinggi badan
terhadap usia (height for age/HAZ) < -2 SD
kurva pertumbuhan WHO
STUNTING
• Gangguan pertumbuhan dan perkembangan
akibat anak mengalami kekurangan gizi, infeksi
berulang dan stimulasi psikososial yang tidak
memadai
4. Definisi Stunting
Dikatakan “stunted atau pendek”
bila panjang atau tinggi badan
berada di bawah 2 Standar Deviasi
(-2 SD) pada kurva standar WHO
• Kegagalan seorang untuk mencapai
tinggi badan sesuai potensi
genetiknya (Golden, 2009)
• Stunting perawakan pendek
yang disebabkan oleh kekurangan
gizi jangka panjang, terutama
1000 HPK
5. PERTUMBUHAN
Proses perubahan fisik yang terjadi pada
individu
meliputi penambahan berat badan atau
tinggi badan sejalan dengan usianya
mulai dari janin melalui
periode prenatal (dalam kandungan)
dan post natal
(setelah lahir) hingga kedewasaannya.
6. Perubahan pada aspek fisik maupun psikis serta perilaku
berupa kemampuan yang berlangsung secara sistematik
(berurutan), progresif, dan berkesinambungan yang mana
bersifat tetap dan tidak dapat diputar (diulang) kembali
meliputi emosi, sosial, kemampuan, dan keterampilan
Perkembangan
Merangkak Berjalan
7. KONSEP KESEHATAN
Kesehatan adalah keadaan sehat, baik
secara fisik, mental, spiritual maupun sosial
yang memungkinkan setiap orang untuk
hidup produktif secara sosial dan ekonomis.
(Undang-undang Kesehatan No. 36 tahun
2009
9. CIRI ANAK SEHAT
BB & TB sesuai Usia
Rambut berkilau &
sehat
Postur tubuh tegar
& otot padat
Kuku & kulit sehat
Wajah ceria, mata
bening, bibir segar
10. CIRI ANAK SEHAT (2) ...
Gigi bersih, gusi
merah muda
Bergerak aktif,
bicara lancar sesuai
usia
Nafsu makan baik,
BAB teratur
Fokus, reaksi,
perhatian
berkembang
Tidur nyenyak
11. GANGGUAN KESEHATAN PADA ANAK
Penyakit Menular/Infeksi (Pneumonia,
Hepatitis, Diare, Malaria, dll)
Gangguan gizi (KVA, GAKY, Wasting,
Stunting, Obesitas, dll)
12. KONSEP GIZI
Gizi adalah zat atau senyawa yang terdapat dalam Pangan yang terdiri atas karbohidrat, protein,
lemak, vitamin, mineral, serat, air, dan komponen lain yang bermanfaat bagi pertumbuhan dan
kesehatan manusia (UU No. 18 tahun 2012 tentang Pangan)
Zat gizi diartikan sebagai zat kimia yang terdapat dalam makanan yang diperlukan manusia
untuk memelihara dan meningkatkan kesehatan. Hingga saat ini dikenal kurang lebih 45 jenis
zat gizi dan sejak akhir tahun 1980an dikelompokkan keadaan zat gizi makro yaitu zat gizi
sumber energi berupa karbohidrat, lemak dan protein dan zat gizi mikro yaitu vitamin dan
mineral (Supariasa, 2004)
14. Apa yg
dibutuh
kan ?
Energi : energi
dibutuhkan oleh
manusia untuk
bergerak atau
melakukan
aktivitas fisik
sehari-hari dan
untuk
mempertahanka
n kehidupan
Darimana
energi ?
Karbohidrat,
Lemak,
Protein
15. MAKANAN BERGIZI SEIMBANG
KARBOHIDRAT
Sumber Energi
Zat Tepung & Zat
Gula
PROTEIN
Zat Pembangun
Protein Hewani &
Nabati
MINERAL
Proses Regulasi &
Metabolisme Tubuh
Sayur dan Buah-
buahan
VITAMIN
Proses Regulasi &
Metabolisme Tubuh
Sayur dan Buah-
buahan
AIR
Transportasi
Memenuhi
kebutuhan
oksigen
LEMAK
Sumber Energi
Lemak Nabati &
Hewani
16. Kebutuhan
Gizi
Faktor yang mempengaruhi :
1. Usia
2. Jenis Kelamin
3. Aktivitas
4. Komposisi Tubuh
5. Lingkungan Suhu Tubuh
6. Kondisi Khusus hamil, menyusui, penyembuhan luka, dll
Kecukupan
Gizi
1. Acuan dalam menilai kecukupan gizi
2. Acuan dalam menyusun makanan sehari-hari termasuk perencanaan
makanan di institusi.
3. Acuan perhitungan dalam perencanaan penyediaan pangan tingkat
regional maupun nasional
4. Acuan label pangan yang mencantumkan informasi.
17. Energi :
1400 Kal
Air : 1450
ml
Serat : 20
gram
KH : 220
gram
Lemak :
50 gram
Protein :
25 gram
Kecukupan Gizi Anak
Pra Sekolah
18. Bahan Makanan Anjuran Porsi Jumlah
Nasi 3P 300 gr
Ikan / Daging 2P 80 – 100 gr
Tempe / Tahu 1P 50 – 100 gr
Sayur 2P 200 gr
Buah 3P 300 gr
Susu 1P 200 ml
Minyak 4p 20 gr
Gula 2p 26 gr
Anjuran Porsi Makan
21. Pedoman untuk Membantu Anak agar
Dapat
Makan Sendiri
1. Makanan yang diolah sederhana
2. Makanan yang dihidangkan menarik,
bentuk dan warna beragam,
suhu sedang
3. Utamakan makanan basah
daripada kering
4. Makanan yang dihidangkan dalam
ukuran kecil
5. Pengenalan beragam makanan
6. Tidak memberikan susu 30 menit – 1 jam
sebelum waktu makan
23. ANTROPOMETRI
• Antropometri
Metode yang digunakan untuk menilai ukuran, proporsi dan komposisi tubuh
manusia.
• Standar Antropometri Anak
Kumpulan Data tentang Ukuran, Proporsi, Komposisi Tubuh, sebagai Rujukan
untuk Menilai Status Gizi & Tren Pertumbuhan Anak (Permenkes No. 2 tahun
2020 tentang Standar Antropometri Anak)
BB/U, TB/U, BB/TB, IMT
29. FUNGSI KMS
1. Fungsi utama KMS : alat untuk pemantauan pertumbuhan anak, catatan
pelayanan kesehatan anak
2. Grafik pertumbuhan normal anak sesuai umurnya pada KMS dapat digunakan
untuk menentukan apakah seorang anak tumbuh normal, memiliki risiko
gangguan pertumbuhan atau kelebihan gizi.
3. Bila grafik berat badan :
mengikuti grafik pertumbuhan pada KMS, artinya anak tumbuh baik
Tidak sesuai dengan grafik pertumbuhan normal, anak kemungkinan berisiko
mengalami gangguan pertumbuhan atau kelebihan gizi.
30. 1. Gizi Kurang / Buruk /
Lebih
2. Anemia Gizi Besi
3. Kurang Vitamin A dan
Yodium
4. Karies Gigi
Masalah Gizi dan Kesehatan
Pada Anak
33. INTERVENSI GIZI SPESIFIK
Upaya-upaya untuk mencegah dan
mengurangi gangguan secara
langsung.
Kegiatan ini pada umumnya dilakukan
oleh sektor kesehatan.
Kegiatannya antara lain seperti
imunisasi , PMT ibu hamil dan
balita, monitoring pertumbuhan
balita di Posyandu.
Sasaran khusus kelompok 1.000
HPK (Ibu Hamil, Ibu menyusui dan
anak 0-23 bulan)
• INTERVENSI GIZI SENSITIF
Upaya-upaya untuk mencegah dan
mengurangi gangguan secara tidak
langsung.
Berbagai kegiatan pembangunan
pada umumnya non kesehatan.
Kegiatannya antara lain
penyediaan air bersih,
penyediaan Jamban keluarga
PAUD, PKH dll
Sasaran masyarakat umum, tidak
khusus untuk 1.000 HPK.
KONTRIBUSI
30%
KONTRIBUSI
70%
KONTRIBUSI INTERVENSI PERBAIKAN GIZI
34. PERAN SATUAN PAUD
Deteksi Dini Tumbuh
Kembang Anak secara
Berkala
Lakukan Pra Skrining
Perkembangan (Gunakan
KPSP dalam SDITK)
Pemantauan Pertumbuhan
dan Status Gizi (BB, TB,
BB/TB atau IMT, LK)
Pemeriksaan Kesehatan
Dasar secara Berkala
Sarana, Prasarana, Higiene
Sanitasi Lingkungan,
Ketersediaan Air Bersih,
Jamban Sehat
Pengembangan Program
(Keorangtuaan, Konsultasi,
Konseling)
Kerjasama dengan Orang
Tua, Faskes, Pemangku
Kepentingan – Pemenuhan
SPM PAUD
35. HARUS ADA DI SATUAN PAUD …
Rekap Data Berat Badan (BB)
Rekap Data Tinggi Badan (TB) atau Panjang
Badan (PB)
Rekap Data Status Gizi (BB/TB atau IMT)
Data Lingkar Kepala (LK)
Sumber Data : Hasil Pengukuran
Tenaga Kesehatan/Pendidik
PAUD/Kader Terlatih
Alat ukur : Aplikasi
Online/Manual
36. PERILAKU HIDUP BERSIH DAN SEHAT (PHBS)
Sikap, Pengetahuan dan Keterampilan yang Dimiliki oleh Anak terkait dengan
Berbagai Aktivitas untuk Menjaga Kesehatan Diri dan Lingkungan, yang
Menjadi Kebiasaan dan Dipraktekkan dan Kehidupan Sehari-hari
37. PESAN PHBS
Mencuci tangan dan menggosok gigi dengan baik dan benar
Memotong kuku tangan dan kuku kaki
Olahraga dan aktifitas fisik
Istirahat yang Cukup
Menjaga kebersihan diri & lingkungan (Mandi, BAB/BAK,
membuang sampah, ganti pakaian, gunakan alas kaki)
Mengkonsumsi makanan yang bergizi, sehat dan aman
Imunisasi dasar/wajib lengkap
39. ANAK AKAN MEMILIKI PERILAKU HIDUP BERSIH, SEHAT & AMAN
(PHBS), DENGAN CARA…
PCP Diksar Stunting – Dit. GTK PAUD, Kemendikbud, 2021
Keteladanan
Pembiasaan
Pengkondisian
Kegiata
n
Bermain
40. KEAMANAN DAN KESELAMATAN DI SATUAN PAUD
Aman dari Kecelakaan
Sarana Prasarana
Memenuhi Standar K3
Aman dari Perilaku &
Orang Berbahaya
Pertolongan Pertama
pada Kecelakaan &
Gangguan Kesehatan
SOP, Monitoring &
Evaluasi, Manajemen
Mutu
41. U : 5 tahun (60 bulan)
BB : 11,7 Kg
TB : 99,5 cm
perempuan