Teks ini menceritakan pengalaman penulis sebagai mahasiswa baru di sebuah kampus negeri di Jawa Timur pada tahun 1997-1998. Ia menggambarkan kesulitan awal mengikuti perkuliahan karena keterbatasan sarana dan prasarana kampus. Penulis kemudian aktif dalam berbagai organisasi untuk mengisi waktu luang. Ia juga mengamati teman-temannya yang lebih memilih untuk bersenang-senang atau pindah