IKLIM & CUACA
MATERI GEOGRAFI
PENGERTIAN CUACA DAN IKLIM
Cuaca adalah keadaan udara yang terjadi di suatu tempat yang relatif sempit
dengan waktu yang relatif singkat.
Sedangkan Iklim adalah pola cuaca rata-rata yang terjadi untuk waktu yang relatif
lebih lama (sekitar 30 tahun) dan mencakup wilayah yang luas.
Jadi, perbedaan cuaca dan iklim terletak pada rentang waktu dan cakupan
wilayahnya.
Cuaca Iklim
Kondisi atmosfer yang khas Kondisi atmosfer yang umum
Sifatnya berubah setiap saat
Sifanya berubah dalam waktu yang cukup
lama
Karakteristik cuaca dapat sama di tempat
yang berbeda
Karakteristik iklim berbeda di tempat yang
berbeda
Mempengaruhi pertumbuhan dan
perkembangan tanaman
Mempengaruhi pemilihan tanaman yang
cocok di suatu tempat
Digunakan untuk perencanaan pertanian
dalam jangka pendek
Digunakan untuk perencanaan pertanian
dalam jangka panjang
LAPISAN ATMOSFER
1.Troposfer ( ketinggian 0–18 km dpl)
2.Stratosfer (ketinggian 18–50 km dpl)
3.Mesosfer (ketinggian 50–80 km dpl)
4.Thermosfer (ketinggian 80–800 km dpl)
5.Eksosfer (ketinggian di atas 800 km dpl)
Tempat terjadinya cuaca ada di lapisan Troposfer
ATMOSFER
Pengertian kata atmosfer
berasal dari Yunani, yakni :
atmos = uap/udara
sphaira = lapisan
jadi, atmosfer berarti lapisan
udara yang menyelimuti
seluruh permukaan bumi
Komposisi :
Nitrogen
78,8%
Oksigen
20,95%
Argon
0,93%
Karbondioksida 0,034%
Neon
0,0018%
Helium
0,052%
Kripton
0,00011%
Ozon
0,00005%
ATMOSFER
Manfaat :
1.Melindungi bumi dari
masuknya benda luar angkasa
2.Menjaga agar suhu bumi
tetap stabil
3.Filter gelombang pendek
matahari dan sinar UV
4.Wahana komunikasi
5.Sebagai pengubah cuaca di
bumi
IKLIM & Cuaca geografi kelas 7jbjbjkbkjbjk
1. TROPOSFER
 Ketebalan rata-rata 0 – 20
km dpl
 Ekuator 16 km
 Sedang 11 km
 Kutub 8 km
 Setiap naik 100 m
temperatur turun 0,6° C
 Terjadinya unsur-unsur
cuaca
 Terdiri dari zat yang
sangat berguna bagi
kehidupan
2. STRATOSFER
 Ketebalan 20 – 50 km
 Semakin tinggi temperatur
naik
 Tempat Ozon berakumulasi
 Tidak banyak mengandung
uap air
 Lapisan ozon pelindung
radiasi cahaya matahari
ada di lapisan stratosfer
3. MESOSFER
 Ketinggian 50 – 80 km
 Memantulkan gelombang
radio
 Meteor akan terbakar dan
terurai
 Pada lapisan mesopause
molekul mengalami
ionisasi sehingga terbentuk
ion-ion dan elektron bebas
yang menghantar listrik
4. TERMOSFER/IONOSFER
 Ketinggian 80 – 650 km
 Terjadi kenaikan suhu yang sangat tinggi
 Suhu pada lapisan ini semakin
meningkat
 Terjadi inversi suhu karena penyerapan
radiasi sinar X dan UV
 Pada lapisan ini terjadi proses ionisasi
sehingga disebut lapisan ionosfer
 Memantulkan gelombang radio
berfrekuensi tinggi
5. EKSOSFER
 Ketinggian lebih dari 650
km yang membentang ke
luar angkasa
 Hampir menyatu dengan
luar angkasa
 Hampa udara
 Tidak ada gravitasi bumi
UNSUR-UNSUR CUACA DAN IKLIM
1. Suhu Udara
Definisi: Suatu keadaan atau tingkatan panas dan dinginnya
atmosfer
Pengukuran menggunakan Termometer dengan skala
Celcius, Reamur, dan Fahrenheit
• Persebaran:
• Secara horizontal:Tertinggi di daerah tropis sekitar ekuator,
sedangkan terendah di kutub
• Secara vertikal: Makin tinggi, makin dingin
• Faktor:
1.Keadaan awan
2.Sudut datangnya sinar matahari
3.Lama penyinaran matahari
Proses pemanasan udara oleh bumi:
• Pemanasan langsung : Radiasi Matahari
• Pemanasan tidak langsung
1.Konduksi (molekul udara saling bersinggungan)
2.Konveksi (perpindahan udara secara vertikal)
3.Adveksi (perpindahan udata secara horizontal)
4.Turbulensi (perpindahan udara yang berputar – putar)
IKLIM & Cuaca geografi kelas 7jbjbjkbkjbjk
2. Tekanan Udara
Definisi: Berat massa udara pada suatu wilayah
Pengukuran menggunakan Barometer dengan satuan bar
(1 atm = 1,013 bar)
Persebaran : semakin tinggi tempat, semakin rendah tekanan udara
Pemanasan matahari mempengaruhi perbedaan tekanan udara
Prinsip tekanan udara geografi =
- semakin rendah suhu, semakin tinggi tekanan udara
- semakin tinggi suhu, semakin rendah tekanan udara
3. Kelembaban Udara.
Definisi: Kandungan uap air dalam udara
Pengukuran menggunakan Hygrometer dengan hitungan satuan RH
(Relative Humidity)
Terdiri atas:
• Kelembaban mutlak (absolut): jumlah uap
air aktual dalam unit volume udara (satuan
gram / m3)
• Kelembaban nisbi (relatif): perbandingan
jumlah uap air aktual dan jumlah uap air
maksimum yang dapat ditampung setiap
unit volume udara pada suhu yang sama
(satuan %)
IKLIM & Cuaca geografi kelas 7jbjbjkbkjbjk
4. Angin
Definisi: Pergerakan massa udara pada suatu wilayah
Pengukuran menggunakan Anemometer, pergerakan udara per satuan waktu dan
dinyatakan dalam satuan meter per detik (m/d), (km/j), dan mil per jam (mi/j). Satuan
mil (mil laut) per jam disebut juga knot (kn)
Persebaran: perpindahan udara dari Tekanan udara tinggi ke tekanan udara
rendah
Kecepatan angin dipengaruhi oleh gradien barometris (perbedaan tekanan udara),
relief, ketinggian, letak lintang, dan durasi siang-malam
ANEMOMETER
Jenis angin:
Angin Pasat dan Anti-Pasat
• Angin pasat memiliki arah angin dari daerah subtropik ke ekuator. Angin pasat meliputi
angin pasat timur (dari arah timur laut) dan angin pasat tenggara (dari arah tenggara).
Pertemuan kedua angin pasat berada di sekitar khatulistiwa.
• Angin anti pasat adalah angin yang arahnya berlawanan dengan angin pasat. Di belahan
bumi bagian selatan bertiup angin dari barat laut ke tenggara. Di belahan bumi utara
bertiup angin dari barat daya ke timur laut. Arah angin anti pasat dapat dilihat pada arah
awan yang tertinggal atau pada awan atau abu gunung berapi.
Sedangkan angin anti-pasat dari ekuator ke kutub lalu berhenti di subtropik. Angin anti pasat
jika di belahan bumi utara disebut angin anti-pasat barat daya, sedangkan di belahan bumi
selatan disebut angin anti-pasat barat laut.
Angin Muson (Monsun)
Angin muson biasanya setengah tahun pertama berupa angin darat yang kering,
selanjutnya angin laut yang basah. Angin muson terdiri atas dua jenis, yaitu sebagai
berikut.
Angin Muson Barat terjadi di bulan Oktober – April. Hal ini terjadi karena tekanan
udara di Asia lebih rendah dari Afrika Selatan dan Australia. Menyebabkan musim
hujan di Indonesia.
Angin Muson Timur terjadi di bulan April – Oktober. Hal ini terjadi karena
tekanan udara di Asia lebi tinggi dari Afrika Selatan dan Australia. Menyebabkan
musim kemarau di Indonesia.
ANGIN SIKLON DAN ANTISIKLON
• Siklon adalah angin yang masuk ke daerah pusat
tekanan rendah (daerah depresi) yang dikelilingi oleh
wilayah-wilayah pusat tekanan tinggi kemudian
berputar mengelilingi garis-garis isobar. Arah putaran
siklon di Belahan Bumi Utara berbeda dengan di
Belahan Bumi Selatan.
• antisiklon, yaitu angin yang bergerak keluar dari daerah
pusat tekanan tinggi berputar mengelilingi garisgaris
isobar menuju daerah-daerah tekanan rendahdi
sekitarnya. Di Belahan Bumi Utara, gerakan antisiklon
searah dengan putaran jarum jam, sedangkan di
Belahan Bumi Selatan berlawanan dengan arah jarum
jam. Berbeda dengan siklon, massa udara antisiklon
memiliki kecepatan gerak tidak terlalu tinggi.
Angin Lokal, meliputi:
Angin laut bergerak dari laut ke darat di siang
Angin darat bergerak dari darat ke laut di malam
Angin gunung bergerak dari gunung ke lembah di sore
hingga malam
Angin lembah bergerak dari lembah ke gunung di pagi
hingga sore
Angin Jatuh/Fohn yaitu kelanjutan dari proses terjadinya hujan
orografis. Setelah sampai di puncak, maka angin akan turun
melalui lembah-lembah yang sifatnya kering dan panas.
ANGIN PASAT
ANGIN MUSON BARAT & TIMUR
IKLIM & Cuaca geografi kelas 7jbjbjkbkjbjk
IKLIM & Cuaca geografi kelas 7jbjbjkbkjbjk
5. Curah Hujan
Definisi: Peristiwa turunnya air dari atmosfer ke bawah bumi akibat gravitasi
Disebut juga dengan Presipitasi
Pengukuran curah hujan menggunakan Penakar Hujan (Rain Gauge)
Klasifikasi Hujan:
Berdasarkan ukuran butirnya/intensitasnya :
Gerimis (drizzle) diameter kurang dari 0,5 mm
Salju
Batu es
Deras (rain) dengan diameter sekitar 7 mm
Berdasarkan prosesnya :
Hujan Zenithal (konveksi) diakibatkan adanya massa udara yang
banyak mengandung uap air naik secara vertikal
Hujan Frontal ketika massa udara panas dan dingin bertemu
Hujan Orografis ketika massa udara yang mengandung uap air
bergerak ke lereng gunung atau pegunungan
Hujan Siklonal ketika udara panas naik ke atas dan mengalami
pendinginan
IKLIM & Cuaca geografi kelas 7jbjbjkbkjbjk
6. Awan
Definisi: Kumpulan kristal air di udara akibat proses kondensasi uap air
Klasifikasi Awan:
Berdasarkan bentuk :
• Commulus seperti bergumpal-gumpal
• Stratus seperti berlapis-lapis dan mirip dengan kabut
• Cirrus seperti serabut yang halus dan memanjang di langit
• Nimbus tidak memiliki bentuk yang tetap
IKLIM & Cuaca geografi kelas 7jbjbjkbkjbjk
Awan Berdasarkan Ketinggian
Klasifikasi Jenis Awan Ketinggian
Awan Tinggi
Cirrus
6 – 12 kilometer
Cirrostratus
Cirrocumulus
Awan Sedang
Nimbostratus < 3 kilometer
Altostratus
2 – 6 kilometer
Altocumulus
Awan Rendah
Stratus < 600 meter
Stratocumulus 300 – 1.350 meter
Cumulus 300 – 1.500 meter
LA NINA & EL NINO
• La Nina dan El Nino merupakan dua fenomena cuaca yang terjadi di Samudra Pasifik dan memiliki dampak
signifikan pada pola cuaca global. Selama kondisi normal di Samudra Pasifik, angin pasat akan bertiup ke
Barat sepanjang ekuator, membawa air hangat dari Amerika Selatan menuju Asia. Untuk menggantikan air
hangat tersebut, air dingin akan naik dari kedalaman (upwelling).
La Nina
fenomena di mana Suhu Muka Laut (SML) di Samudra Pasifik bagian tengah mengalami pendinginan
hingga di bawah kondisi normalnya. Pendinginan SML ini dapat mengurangi potensi pertumbuhan awan
di Samudra Pasifik tengah dan akan meningkatkan curah hujan di wilayah Indonesia.
EL NINO
fenomena pemanasan Suhu Muka Laut (SML) hingga di atas kondisi normalnya, yang terjadi di Samudra
Pasifik bagian tengah. Pemanasan SML ini dapat meningkatkan potensi pertumbuhan awan di Samudra
Pasifik tengah dan akan mengurangi curah hujan di wilayah Indonesia.
IKLIM & Cuaca geografi kelas 7jbjbjkbkjbjk
IKLIM
Iklim adalah pola cuaca rata-rata yang terjadi untuk waktu yang relatif lebih lama
(sekitar 30 tahun) dan mencakup wilayah yang luas.
Terjadinya iklim yang bermacam-macam di muka bumi, disebabkan karena rotasi
dan revolusi bumi dan adanya perbedaan garis lintang. Pembagian wilayah iklim
berdasar garis lintang disebut iklim matahari. Hal ini terjadi akibat adanya
revolusi bumi atau pergeseran semu matahari dari 23½º LU – 23½º LS.
Adapun klasifikasi iklim adalah sebagai berikut.
Iklim Matahari yang berdasarkan intensitas sinar matahari yang diterima di
permukaan bumi -> semakin jauh dari khatulistiwa, semakin sedikit intensitas sinar
matahari.
Meliputi:
• Daerah iklim tropis: 0º LU – 23,5º LU/LS
• Daerah iklim subtropis: 23,5º LU – 40º LU/LS
• Daerah iklim sedang: 40º LU – 66,5º LU/LS
• Daerah iklim Tundra/Kutub: 66,5º LU – 90º LU/LS
KLASIFIKASI IKLIM
IKLIM & Cuaca geografi kelas 7jbjbjkbkjbjk
Iklim Fisis adalah klasifikasi iklim berdasarkan keadaan atau fakta
sesungguhnya di suatu wilayah muka Bumi, sebagai hasil pengaruh
lingkungan di wilayah tersebut. Misalnya pengaruh lautan, luasnya
daratan, pengaruh angin, pengaruh arus laut, pengaruh vegetasi, dan
topografi.
Iklim fisis meliputi :
Iklim Darat/Continental
Iklim Laut/Maritim
Iklim Dataran Tinggi/Alpine
Iklim Gunung
• Iklim darat atau Kontinen
• Iklim kontinental adalah iklim yang berciri suhu musim dingin yang cukup untuk mengalami
periode bersalju setiap tahun.Wilayah yang memiliki iklim kontinental terletak di Belahan Utara,
dan juga pada wilayah dengan ketinggian yang tinggi.
• Iklim jenis ini mengalami sekurang-kurangnya tiga bulan dengan suhu melampaui 10 °C dan
musim sejuk selama sekitar satu bulan dengan suhu di bawah -3 °C.
• Iklim lautan
• (juga dikenal sebagai iklim pantai barat laut, iklim maritim, iklim Cascadia dan iklim Inggris
untuk Cfb, dan tanah tinggi subtropis untuk Cwb) adalah sejenis iklim yang biasanya ditemukan
di sepanjang pantai barat di area garis lintang tengah di beberapa benua di dunia, dan juga di
area tenggara Australia.
• Iklim dekat lautan mengalami musim panas yang agak dingin dan musim dingin yang agak
hangat dibandingkan musim dingin dalam iklim lain, karena pada umumnya iklim ini bercirikan
kisaran suhu tahunan yang lebih rapat dibanding tempat lain yang terletak sekitar garis lintang
yang sama, serta tidak mengalami musim panas yang teramat kering seperti dalam iklim
Mediterania.
• Iklim Dataran Tinggi/Alpine
• Iklim alpin adalah cuaca (iklim) rata-rata untuk wilayah-wilayah di atas garis pohon dan agak
gersang dengan intensitas tumbuhan jarang. Iklim tersebut juga disebut sebagai iklim gunung
atau iklim dataran tinggi. Jenis iklim fisis yang ketiga adalah iklim dataran tinggi. sesuai dengan
namanya, iklim ini terdapat di wilayah dataran tinggi. ciri- ciri iklim ini adalah sebagai berikut:
• Amplitudo suhu harian dan tahunan besar
• Udara bersifat kering
• Kelembaban udara sangat rendah
• Jarang dituruni hujan
• Iklim gunung
• merupakan iklim yang memiliki lingkungan yang semakin dingin dan bertekanan udara rendah
pada wilayah yang semakin tinggi. Jenis iklim ini ditemukan pada lokasi yang tinggi dengan
ditandai tidak ditemukannya tumbuhan atau hewan. Pada iklim gunung, cuaca hampir selalu cerah.
Iklim muson
• Iklim muson merupakan iklim yang bisa berganti- ganti setiap
setengah tahun satu kali. Beberapa ciri dari iklim ini antara lain
adalah:
Setengah tahun akan dilalui oleh angin laut yang bersifat
basah, sehingga menimbulkan hujan.
Setengah tahun berikutnya akan bertiup angin darat yang
bersifat kering, sehingga menimbulkan musim kemarau.
KLASIFIKASI IKLIM MENURUT ILMIAH
• Iklim Koppen yang berdasarkan temperatur udara dan curah hujan. Iklim
koppen terbagi menjadi lima, yaitu iklim tropik, iklim kering, iklim sedang, iklim
salju, dan iklim kutub.
• Iklim Schmidt Fergusson yang berdasarkan rata-rata bulan kering dan bulan
basah setiap tahun. Penentuannya menggunakan metode mohr. Bulan kering
memiliki curah hujan < 60 mm, sedangkan bulan basah curah hujan > 100 mm.
• Iklim Oldeman yang berdasarkan curah hujan. Mirip dengan Schmidt-
Fergusson, namun dihubungkan dengan pertanian. Klasifikasi iklim berdasarkan
bulan basah (BB), bulan lembab (BL), bulan kering (BK)
• Iklim F. Junghun yang berdasarkan ketinggian tempat dan jenis tumbuhan.
Iklim junghun meliputi daerah dingin, daerah sejuk, daerah sedang, dan daerah
panas
IKLIM
KOPPEN
IKLIM SCHMDIT FERGUSON
RUMUS SCHMIDT FERGUSON :
IKLIM & Cuaca geografi kelas 7jbjbjkbkjbjk
IKLIM JUNGHUHN

More Related Content

PPT
bab atmosfer(1).ppt
PPTX
Materi BAB 2 Unsur Cuaca dan Iklim.pptx
PPTX
Nusriatul hidayah
PPTX
Atmosfer
PPTX
INTERAKSI MANUSIA DAN LINGKUNGAN DALAM DINAMIKA ATMOSFER
PPTX
Nusriatul hidayah
PPT
lapisan atmosfer dan pengaruhnya di muka bumi
PPT
Geografi atmosfer
bab atmosfer(1).ppt
Materi BAB 2 Unsur Cuaca dan Iklim.pptx
Nusriatul hidayah
Atmosfer
INTERAKSI MANUSIA DAN LINGKUNGAN DALAM DINAMIKA ATMOSFER
Nusriatul hidayah
lapisan atmosfer dan pengaruhnya di muka bumi
Geografi atmosfer

Similar to IKLIM & Cuaca geografi kelas 7jbjbjkbkjbjk (20)

PPT
1. Atmosfer.ppt
PPSX
Tugas geografi powerpoint lapisan atmosfer kelas x mia 2
PPTX
Suaiibaaaah
PPTX
Litosfer
PPTX
ppt_geografi_atmosfer.pptx
PPTX
PPT Media Pembelajaran Pada Materi Atmosfer
PPT
Atmosfer
PPTX
Pertemuan 2- Unsur Cuaca dan Iklim
PPTX
7. modul sakti utbk sbmptn geografi-ppt atmosfer
PPT
geografi-atmosfer_dinamika atm.ppt
PPT
IPBA - pertemuan 9 (iklim).ppt
PDF
PPT
Cuaca& Iklim
PDF
DINAMIKA_PERUBAHAN_ATMOSFER_oleh_kls_pdf
PPTX
Pengertian Atmosfer dalam pembelajaran geografi .pptx
PPTX
MATERI_PEMBELAJARAN_CUACA_DAN_IKLIM.pptx
PDF
Dinamika Atmosfer dan Cuaca materi kelas 10.pdf
PPTX
ATMOSFER-geografi kelas 10
PPT
Atmosfer ok
PPTX
Gejala alam yang ada di atsmosfer dan pengaruhnya
1. Atmosfer.ppt
Tugas geografi powerpoint lapisan atmosfer kelas x mia 2
Suaiibaaaah
Litosfer
ppt_geografi_atmosfer.pptx
PPT Media Pembelajaran Pada Materi Atmosfer
Atmosfer
Pertemuan 2- Unsur Cuaca dan Iklim
7. modul sakti utbk sbmptn geografi-ppt atmosfer
geografi-atmosfer_dinamika atm.ppt
IPBA - pertemuan 9 (iklim).ppt
Cuaca& Iklim
DINAMIKA_PERUBAHAN_ATMOSFER_oleh_kls_pdf
Pengertian Atmosfer dalam pembelajaran geografi .pptx
MATERI_PEMBELAJARAN_CUACA_DAN_IKLIM.pptx
Dinamika Atmosfer dan Cuaca materi kelas 10.pdf
ATMOSFER-geografi kelas 10
Atmosfer ok
Gejala alam yang ada di atsmosfer dan pengaruhnya
Ad

More from JanuNesta1 (6)

PPTX
SEJARAH INDONESIA PERLAWANAN TERHADAP BANGSA BELANDA.pptx
PDF
HandoutSistemPerekonomianIndonesia_240815_182021.pdf
PPTX
SEJARAH INDONESIA MASA KOLONIAL TAHUN 1800-1900.pptx
PPT
PIDATO Materi Kelas 9 SEKOLAH MENENGAH PERTAMA
PPTX
masuknya agama hindu buddha ke nusantara.pptx
DOCX
Kerjasama Internasional.docx
SEJARAH INDONESIA PERLAWANAN TERHADAP BANGSA BELANDA.pptx
HandoutSistemPerekonomianIndonesia_240815_182021.pdf
SEJARAH INDONESIA MASA KOLONIAL TAHUN 1800-1900.pptx
PIDATO Materi Kelas 9 SEKOLAH MENENGAH PERTAMA
masuknya agama hindu buddha ke nusantara.pptx
Kerjasama Internasional.docx
Ad

Recently uploaded (20)

PDF
Faktor-Faktor Pergeseran dari Pemasaran Konvensional ke Pemasaran Modern
PDF
Modul Ajar Deep Learning Bahasa Indonesia Kelas 1 Kurikulum Merdeka
PDF
Modul Ajar Deep Learning Bahasa Inggris Kelas 1 Kurikulum Merdeka
PPTX
Power Point Materi Tanda Baca Kelas III SD
PDF
Stop Bullying NO Bully in school SMA .pdf
PPT
Inkuiri Kolaboratif bagi guru di Satuan Pendidikan .ppt
PPTX
Bahan Ajar PAI 8 BAB 2 iman kepada kitab Allah.pptx
PPTX
Rekayasa-Prompt-untuk-Kreasi-Konten bahan peer teaching.pptx
PPTX
ppt_Pembelajaran_Koding_dan_Kecerdasan_Artifisial_(KKA).pptx
PPTX
Pembelajaran Mendalam sekolah kepala sekolah
PDF
Modul Ajar Deep Learning Seni Rupa Kelas 6 Kurikulum Merdeka
PPTX
Ikrar Pamong dan Panca Prasetya KORPRI dan JUga Ikrar Bela Negara
PDF
Aminullah Assagaf_B34_Statistik Ekonometrika_PLS SPSS.pdf
PDF
Asal-usul Postmodernitas & materi singkat.pdf
DOCX
Modul Ajar Pembelajaran Mendalam Informatika Kelas X SMA Terbaru 2025
PPTX
Kokurikuler_Berbasis_Proyek_Lintas_Disiplin_ilmu.pptx
PPTX
bahan FGD_Kebijakan Pembelajaran Penilaian.pptx
PPTX
Bilangan_Berpangkat_Kelas VIII_2024.pptx
PDF
Aminullah Assagaf_Ch3&4_Statistik Ekonometrika_PLS SPSS.pdf
DOCX
Modul Ajar Deep Learning PKWU Pengelolaan Kelas 11 SMA Terbaru 2025
Faktor-Faktor Pergeseran dari Pemasaran Konvensional ke Pemasaran Modern
Modul Ajar Deep Learning Bahasa Indonesia Kelas 1 Kurikulum Merdeka
Modul Ajar Deep Learning Bahasa Inggris Kelas 1 Kurikulum Merdeka
Power Point Materi Tanda Baca Kelas III SD
Stop Bullying NO Bully in school SMA .pdf
Inkuiri Kolaboratif bagi guru di Satuan Pendidikan .ppt
Bahan Ajar PAI 8 BAB 2 iman kepada kitab Allah.pptx
Rekayasa-Prompt-untuk-Kreasi-Konten bahan peer teaching.pptx
ppt_Pembelajaran_Koding_dan_Kecerdasan_Artifisial_(KKA).pptx
Pembelajaran Mendalam sekolah kepala sekolah
Modul Ajar Deep Learning Seni Rupa Kelas 6 Kurikulum Merdeka
Ikrar Pamong dan Panca Prasetya KORPRI dan JUga Ikrar Bela Negara
Aminullah Assagaf_B34_Statistik Ekonometrika_PLS SPSS.pdf
Asal-usul Postmodernitas & materi singkat.pdf
Modul Ajar Pembelajaran Mendalam Informatika Kelas X SMA Terbaru 2025
Kokurikuler_Berbasis_Proyek_Lintas_Disiplin_ilmu.pptx
bahan FGD_Kebijakan Pembelajaran Penilaian.pptx
Bilangan_Berpangkat_Kelas VIII_2024.pptx
Aminullah Assagaf_Ch3&4_Statistik Ekonometrika_PLS SPSS.pdf
Modul Ajar Deep Learning PKWU Pengelolaan Kelas 11 SMA Terbaru 2025

IKLIM & Cuaca geografi kelas 7jbjbjkbkjbjk

  • 2. PENGERTIAN CUACA DAN IKLIM Cuaca adalah keadaan udara yang terjadi di suatu tempat yang relatif sempit dengan waktu yang relatif singkat. Sedangkan Iklim adalah pola cuaca rata-rata yang terjadi untuk waktu yang relatif lebih lama (sekitar 30 tahun) dan mencakup wilayah yang luas. Jadi, perbedaan cuaca dan iklim terletak pada rentang waktu dan cakupan wilayahnya.
  • 3. Cuaca Iklim Kondisi atmosfer yang khas Kondisi atmosfer yang umum Sifatnya berubah setiap saat Sifanya berubah dalam waktu yang cukup lama Karakteristik cuaca dapat sama di tempat yang berbeda Karakteristik iklim berbeda di tempat yang berbeda Mempengaruhi pertumbuhan dan perkembangan tanaman Mempengaruhi pemilihan tanaman yang cocok di suatu tempat Digunakan untuk perencanaan pertanian dalam jangka pendek Digunakan untuk perencanaan pertanian dalam jangka panjang
  • 4. LAPISAN ATMOSFER 1.Troposfer ( ketinggian 0–18 km dpl) 2.Stratosfer (ketinggian 18–50 km dpl) 3.Mesosfer (ketinggian 50–80 km dpl) 4.Thermosfer (ketinggian 80–800 km dpl) 5.Eksosfer (ketinggian di atas 800 km dpl) Tempat terjadinya cuaca ada di lapisan Troposfer
  • 5. ATMOSFER Pengertian kata atmosfer berasal dari Yunani, yakni : atmos = uap/udara sphaira = lapisan jadi, atmosfer berarti lapisan udara yang menyelimuti seluruh permukaan bumi Komposisi : Nitrogen 78,8% Oksigen 20,95% Argon 0,93% Karbondioksida 0,034% Neon 0,0018% Helium 0,052% Kripton 0,00011% Ozon 0,00005% ATMOSFER Manfaat : 1.Melindungi bumi dari masuknya benda luar angkasa 2.Menjaga agar suhu bumi tetap stabil 3.Filter gelombang pendek matahari dan sinar UV 4.Wahana komunikasi 5.Sebagai pengubah cuaca di bumi
  • 7. 1. TROPOSFER  Ketebalan rata-rata 0 – 20 km dpl  Ekuator 16 km  Sedang 11 km  Kutub 8 km  Setiap naik 100 m temperatur turun 0,6° C  Terjadinya unsur-unsur cuaca  Terdiri dari zat yang sangat berguna bagi kehidupan 2. STRATOSFER  Ketebalan 20 – 50 km  Semakin tinggi temperatur naik  Tempat Ozon berakumulasi  Tidak banyak mengandung uap air  Lapisan ozon pelindung radiasi cahaya matahari ada di lapisan stratosfer 3. MESOSFER  Ketinggian 50 – 80 km  Memantulkan gelombang radio  Meteor akan terbakar dan terurai  Pada lapisan mesopause molekul mengalami ionisasi sehingga terbentuk ion-ion dan elektron bebas yang menghantar listrik
  • 8. 4. TERMOSFER/IONOSFER  Ketinggian 80 – 650 km  Terjadi kenaikan suhu yang sangat tinggi  Suhu pada lapisan ini semakin meningkat  Terjadi inversi suhu karena penyerapan radiasi sinar X dan UV  Pada lapisan ini terjadi proses ionisasi sehingga disebut lapisan ionosfer  Memantulkan gelombang radio berfrekuensi tinggi 5. EKSOSFER  Ketinggian lebih dari 650 km yang membentang ke luar angkasa  Hampir menyatu dengan luar angkasa  Hampa udara  Tidak ada gravitasi bumi
  • 9. UNSUR-UNSUR CUACA DAN IKLIM 1. Suhu Udara Definisi: Suatu keadaan atau tingkatan panas dan dinginnya atmosfer Pengukuran menggunakan Termometer dengan skala Celcius, Reamur, dan Fahrenheit
  • 10. • Persebaran: • Secara horizontal:Tertinggi di daerah tropis sekitar ekuator, sedangkan terendah di kutub • Secara vertikal: Makin tinggi, makin dingin • Faktor: 1.Keadaan awan 2.Sudut datangnya sinar matahari 3.Lama penyinaran matahari
  • 11. Proses pemanasan udara oleh bumi: • Pemanasan langsung : Radiasi Matahari • Pemanasan tidak langsung 1.Konduksi (molekul udara saling bersinggungan) 2.Konveksi (perpindahan udara secara vertikal) 3.Adveksi (perpindahan udata secara horizontal) 4.Turbulensi (perpindahan udara yang berputar – putar)
  • 13. 2. Tekanan Udara Definisi: Berat massa udara pada suatu wilayah Pengukuran menggunakan Barometer dengan satuan bar (1 atm = 1,013 bar) Persebaran : semakin tinggi tempat, semakin rendah tekanan udara Pemanasan matahari mempengaruhi perbedaan tekanan udara Prinsip tekanan udara geografi = - semakin rendah suhu, semakin tinggi tekanan udara - semakin tinggi suhu, semakin rendah tekanan udara
  • 14. 3. Kelembaban Udara. Definisi: Kandungan uap air dalam udara Pengukuran menggunakan Hygrometer dengan hitungan satuan RH (Relative Humidity) Terdiri atas: • Kelembaban mutlak (absolut): jumlah uap air aktual dalam unit volume udara (satuan gram / m3) • Kelembaban nisbi (relatif): perbandingan jumlah uap air aktual dan jumlah uap air maksimum yang dapat ditampung setiap unit volume udara pada suhu yang sama (satuan %)
  • 16. 4. Angin Definisi: Pergerakan massa udara pada suatu wilayah Pengukuran menggunakan Anemometer, pergerakan udara per satuan waktu dan dinyatakan dalam satuan meter per detik (m/d), (km/j), dan mil per jam (mi/j). Satuan mil (mil laut) per jam disebut juga knot (kn) Persebaran: perpindahan udara dari Tekanan udara tinggi ke tekanan udara rendah Kecepatan angin dipengaruhi oleh gradien barometris (perbedaan tekanan udara), relief, ketinggian, letak lintang, dan durasi siang-malam
  • 18. Jenis angin: Angin Pasat dan Anti-Pasat • Angin pasat memiliki arah angin dari daerah subtropik ke ekuator. Angin pasat meliputi angin pasat timur (dari arah timur laut) dan angin pasat tenggara (dari arah tenggara). Pertemuan kedua angin pasat berada di sekitar khatulistiwa. • Angin anti pasat adalah angin yang arahnya berlawanan dengan angin pasat. Di belahan bumi bagian selatan bertiup angin dari barat laut ke tenggara. Di belahan bumi utara bertiup angin dari barat daya ke timur laut. Arah angin anti pasat dapat dilihat pada arah awan yang tertinggal atau pada awan atau abu gunung berapi. Sedangkan angin anti-pasat dari ekuator ke kutub lalu berhenti di subtropik. Angin anti pasat jika di belahan bumi utara disebut angin anti-pasat barat daya, sedangkan di belahan bumi selatan disebut angin anti-pasat barat laut.
  • 19. Angin Muson (Monsun) Angin muson biasanya setengah tahun pertama berupa angin darat yang kering, selanjutnya angin laut yang basah. Angin muson terdiri atas dua jenis, yaitu sebagai berikut. Angin Muson Barat terjadi di bulan Oktober – April. Hal ini terjadi karena tekanan udara di Asia lebih rendah dari Afrika Selatan dan Australia. Menyebabkan musim hujan di Indonesia. Angin Muson Timur terjadi di bulan April – Oktober. Hal ini terjadi karena tekanan udara di Asia lebi tinggi dari Afrika Selatan dan Australia. Menyebabkan musim kemarau di Indonesia.
  • 20. ANGIN SIKLON DAN ANTISIKLON • Siklon adalah angin yang masuk ke daerah pusat tekanan rendah (daerah depresi) yang dikelilingi oleh wilayah-wilayah pusat tekanan tinggi kemudian berputar mengelilingi garis-garis isobar. Arah putaran siklon di Belahan Bumi Utara berbeda dengan di Belahan Bumi Selatan. • antisiklon, yaitu angin yang bergerak keluar dari daerah pusat tekanan tinggi berputar mengelilingi garisgaris isobar menuju daerah-daerah tekanan rendahdi sekitarnya. Di Belahan Bumi Utara, gerakan antisiklon searah dengan putaran jarum jam, sedangkan di Belahan Bumi Selatan berlawanan dengan arah jarum jam. Berbeda dengan siklon, massa udara antisiklon memiliki kecepatan gerak tidak terlalu tinggi.
  • 21. Angin Lokal, meliputi: Angin laut bergerak dari laut ke darat di siang Angin darat bergerak dari darat ke laut di malam Angin gunung bergerak dari gunung ke lembah di sore hingga malam Angin lembah bergerak dari lembah ke gunung di pagi hingga sore Angin Jatuh/Fohn yaitu kelanjutan dari proses terjadinya hujan orografis. Setelah sampai di puncak, maka angin akan turun melalui lembah-lembah yang sifatnya kering dan panas.
  • 23. ANGIN MUSON BARAT & TIMUR
  • 26. 5. Curah Hujan Definisi: Peristiwa turunnya air dari atmosfer ke bawah bumi akibat gravitasi Disebut juga dengan Presipitasi Pengukuran curah hujan menggunakan Penakar Hujan (Rain Gauge)
  • 27. Klasifikasi Hujan: Berdasarkan ukuran butirnya/intensitasnya : Gerimis (drizzle) diameter kurang dari 0,5 mm Salju Batu es Deras (rain) dengan diameter sekitar 7 mm
  • 28. Berdasarkan prosesnya : Hujan Zenithal (konveksi) diakibatkan adanya massa udara yang banyak mengandung uap air naik secara vertikal Hujan Frontal ketika massa udara panas dan dingin bertemu Hujan Orografis ketika massa udara yang mengandung uap air bergerak ke lereng gunung atau pegunungan Hujan Siklonal ketika udara panas naik ke atas dan mengalami pendinginan
  • 30. 6. Awan Definisi: Kumpulan kristal air di udara akibat proses kondensasi uap air Klasifikasi Awan: Berdasarkan bentuk : • Commulus seperti bergumpal-gumpal • Stratus seperti berlapis-lapis dan mirip dengan kabut • Cirrus seperti serabut yang halus dan memanjang di langit • Nimbus tidak memiliki bentuk yang tetap
  • 32. Awan Berdasarkan Ketinggian Klasifikasi Jenis Awan Ketinggian Awan Tinggi Cirrus 6 – 12 kilometer Cirrostratus Cirrocumulus Awan Sedang Nimbostratus < 3 kilometer Altostratus 2 – 6 kilometer Altocumulus Awan Rendah Stratus < 600 meter Stratocumulus 300 – 1.350 meter Cumulus 300 – 1.500 meter
  • 33. LA NINA & EL NINO • La Nina dan El Nino merupakan dua fenomena cuaca yang terjadi di Samudra Pasifik dan memiliki dampak signifikan pada pola cuaca global. Selama kondisi normal di Samudra Pasifik, angin pasat akan bertiup ke Barat sepanjang ekuator, membawa air hangat dari Amerika Selatan menuju Asia. Untuk menggantikan air hangat tersebut, air dingin akan naik dari kedalaman (upwelling). La Nina fenomena di mana Suhu Muka Laut (SML) di Samudra Pasifik bagian tengah mengalami pendinginan hingga di bawah kondisi normalnya. Pendinginan SML ini dapat mengurangi potensi pertumbuhan awan di Samudra Pasifik tengah dan akan meningkatkan curah hujan di wilayah Indonesia. EL NINO fenomena pemanasan Suhu Muka Laut (SML) hingga di atas kondisi normalnya, yang terjadi di Samudra Pasifik bagian tengah. Pemanasan SML ini dapat meningkatkan potensi pertumbuhan awan di Samudra Pasifik tengah dan akan mengurangi curah hujan di wilayah Indonesia.
  • 35. IKLIM Iklim adalah pola cuaca rata-rata yang terjadi untuk waktu yang relatif lebih lama (sekitar 30 tahun) dan mencakup wilayah yang luas. Terjadinya iklim yang bermacam-macam di muka bumi, disebabkan karena rotasi dan revolusi bumi dan adanya perbedaan garis lintang. Pembagian wilayah iklim berdasar garis lintang disebut iklim matahari. Hal ini terjadi akibat adanya revolusi bumi atau pergeseran semu matahari dari 23½º LU – 23½º LS.
  • 36. Adapun klasifikasi iklim adalah sebagai berikut. Iklim Matahari yang berdasarkan intensitas sinar matahari yang diterima di permukaan bumi -> semakin jauh dari khatulistiwa, semakin sedikit intensitas sinar matahari. Meliputi: • Daerah iklim tropis: 0º LU – 23,5º LU/LS • Daerah iklim subtropis: 23,5º LU – 40º LU/LS • Daerah iklim sedang: 40º LU – 66,5º LU/LS • Daerah iklim Tundra/Kutub: 66,5º LU – 90º LU/LS KLASIFIKASI IKLIM
  • 38. Iklim Fisis adalah klasifikasi iklim berdasarkan keadaan atau fakta sesungguhnya di suatu wilayah muka Bumi, sebagai hasil pengaruh lingkungan di wilayah tersebut. Misalnya pengaruh lautan, luasnya daratan, pengaruh angin, pengaruh arus laut, pengaruh vegetasi, dan topografi. Iklim fisis meliputi : Iklim Darat/Continental Iklim Laut/Maritim Iklim Dataran Tinggi/Alpine Iklim Gunung
  • 39. • Iklim darat atau Kontinen • Iklim kontinental adalah iklim yang berciri suhu musim dingin yang cukup untuk mengalami periode bersalju setiap tahun.Wilayah yang memiliki iklim kontinental terletak di Belahan Utara, dan juga pada wilayah dengan ketinggian yang tinggi. • Iklim jenis ini mengalami sekurang-kurangnya tiga bulan dengan suhu melampaui 10 °C dan musim sejuk selama sekitar satu bulan dengan suhu di bawah -3 °C. • Iklim lautan • (juga dikenal sebagai iklim pantai barat laut, iklim maritim, iklim Cascadia dan iklim Inggris untuk Cfb, dan tanah tinggi subtropis untuk Cwb) adalah sejenis iklim yang biasanya ditemukan di sepanjang pantai barat di area garis lintang tengah di beberapa benua di dunia, dan juga di area tenggara Australia. • Iklim dekat lautan mengalami musim panas yang agak dingin dan musim dingin yang agak hangat dibandingkan musim dingin dalam iklim lain, karena pada umumnya iklim ini bercirikan kisaran suhu tahunan yang lebih rapat dibanding tempat lain yang terletak sekitar garis lintang yang sama, serta tidak mengalami musim panas yang teramat kering seperti dalam iklim Mediterania.
  • 40. • Iklim Dataran Tinggi/Alpine • Iklim alpin adalah cuaca (iklim) rata-rata untuk wilayah-wilayah di atas garis pohon dan agak gersang dengan intensitas tumbuhan jarang. Iklim tersebut juga disebut sebagai iklim gunung atau iklim dataran tinggi. Jenis iklim fisis yang ketiga adalah iklim dataran tinggi. sesuai dengan namanya, iklim ini terdapat di wilayah dataran tinggi. ciri- ciri iklim ini adalah sebagai berikut: • Amplitudo suhu harian dan tahunan besar • Udara bersifat kering • Kelembaban udara sangat rendah • Jarang dituruni hujan • Iklim gunung • merupakan iklim yang memiliki lingkungan yang semakin dingin dan bertekanan udara rendah pada wilayah yang semakin tinggi. Jenis iklim ini ditemukan pada lokasi yang tinggi dengan ditandai tidak ditemukannya tumbuhan atau hewan. Pada iklim gunung, cuaca hampir selalu cerah.
  • 41. Iklim muson • Iklim muson merupakan iklim yang bisa berganti- ganti setiap setengah tahun satu kali. Beberapa ciri dari iklim ini antara lain adalah: Setengah tahun akan dilalui oleh angin laut yang bersifat basah, sehingga menimbulkan hujan. Setengah tahun berikutnya akan bertiup angin darat yang bersifat kering, sehingga menimbulkan musim kemarau.
  • 42. KLASIFIKASI IKLIM MENURUT ILMIAH • Iklim Koppen yang berdasarkan temperatur udara dan curah hujan. Iklim koppen terbagi menjadi lima, yaitu iklim tropik, iklim kering, iklim sedang, iklim salju, dan iklim kutub. • Iklim Schmidt Fergusson yang berdasarkan rata-rata bulan kering dan bulan basah setiap tahun. Penentuannya menggunakan metode mohr. Bulan kering memiliki curah hujan < 60 mm, sedangkan bulan basah curah hujan > 100 mm. • Iklim Oldeman yang berdasarkan curah hujan. Mirip dengan Schmidt- Fergusson, namun dihubungkan dengan pertanian. Klasifikasi iklim berdasarkan bulan basah (BB), bulan lembab (BL), bulan kering (BK) • Iklim F. Junghun yang berdasarkan ketinggian tempat dan jenis tumbuhan. Iklim junghun meliputi daerah dingin, daerah sejuk, daerah sedang, dan daerah panas
  • 44. IKLIM SCHMDIT FERGUSON RUMUS SCHMIDT FERGUSON :