Suriani Ginting | JWEM STIE MIKROSKIL 39
Jurnal Wira Ekonomi Mikroskil Volume 2, Nomor 01, April 2012
ANALISIS PENGARUH PERTUMBUHAN ARUS KAS DAN
PROFITABILITAS TERHADAP RETURN SAHAM PADA
PERUSAHAAN LQ 45 DI BURSA EFEK INDONESIA
Suriani Ginting
STIE Mikroskil
Jl. Thamrin No. 112, 124, 140 Medan 20212
suriani@mikroskil.ac.id
Abstrak
Pasar modal memiliki fungsi keuangan, karena pasar modal memberikan kemungkinan dan
kesempatan memperoleh imbalan (return) bagi pemilik dana. Tujuan penelitian ini adalah
untuk menganalisis pengaruh pertumbuhan arus kas (arus kas operasi, arus kas investasi,
arus kas pendanaan) dan Profitabilitas (Return on Asset, Return on Equity, Net Profit
Margin) terhadap return saham perusahaan LQ 45 di Bursa Efek Indonesia baik secara
simultan maupun secara parsialPopulasi dalam penelitian ini sebanyak 45 perusahaan.
merupakan perusahaaan yang termasuk dalam LQ 45 yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia
pada periode Agustus 2010. Sampel dalam penelitian ini sebanyak 20 perusahaan yang
konsisten masuk pemeringkatan LQ 45 sejak Agustus 2005 – Agustus 2010. Tehnik sampel
dilakukan dengan purposive sampling. Analisis data menggunakan analisis regresi linear
berganda. Hasil penelitian ini menunjukkan behwa secara simultan seluruh variabel
independen berpengaruh signifikan terhadap return saham. Secara parsial variabel arus kas
operasi dan Return on Asset berpengaruh signifikan terhadap return saham Sedangkan
variabel arus kas investasi, arus kas pendanaan, Return on Equity, Net Profit Margin tidak
berpengaruh terhadap return saham. Hal ini menunjukkan bahwa, variabel arus kas
investasi, arus kas pendanaan kurang menjadi perhatian para investor. Dari hasil penelitian
menunjukkan bahwa pada periode pengamatan, variabel Return on Asset yang merupakan
informasi yang menghubungkan antara laporan laba - rugi dan neraca berpengaruh tergadap
return saham
Kata Kunci : Arus Kas Operasi, Arus Kas Investasi, Arus Kas Pendanaan, Return on Asset,
Return on Equity, Net Profit Margin, Return Saham
1. Pendahuluan
Pasar modal memberikan peran besar bagi perekonomian suatu negara karena pasar modal
memberikan dua fungsi sekaligus, fungsi ekonomi dan fungsi keuangan. Pasar modal
dikatakan memiliki fungsi ekonomi karena pasar modal menyediakan fasilitas atau wahana
yang mempertemukan dua kepentingan yaitu pihak yang memiliki kelebihan dana (investor)
dan pihak yang memerlukan dana (issuer).Dengan adanya pasar modal maka perusahaan
publik dapat memperoleh dana segar masyarakat melalui penjualan Efek saham melalui
prosedur IPO
Pasar modal di Indonesia berkembang dengan pesat karena semakin tingginya volume
perdagangan saham di Bursa Efek Indonesia. Pasar Modal dapat menjadi media yang efektif
dalam pembangunan suatu negara, ini dimungkinkan karena pasar modal dapat menghimpun
dana jangka panjang dari para investor yang kemudian disalurkan untuk pembangunan suatu
40 JWEM STIE MIKROSKIL | Suriani Ginting
Jurnal Wira Ekonomi Mikroskil Volume 1, Nomor 02, Oktober 2011
negara. Pasar modal mempunyai peran strategis dalam menunjang perekonomian karena
pasar modal dapat menjadi sumber dana perusahaan . Perusahaan merupakan agen produksi
yang secara nasional akan membentuk Gross Domestic Product (GDP) Perkembangan pasar
modal akan menunjang peningkatan GDP atau dengan kata lain berkembangnya pasar modal
akan mendorong kemajuan ekonomi suatu negara (Lubis, 2006)
Laporan arus kas (cash flow) menjadi laporan yang dianggap perlu sejak IAI (1994)
mengeluarkan PSAK No. 2 tertanggal 7 September 1994 dan berlaku mulai 1 Januari 1995
yang merekomendasikan untuk memasukkan laporan arus kas sebagai bagian dari laporan
keuangan. Keputusan BAPEPAM No. Kep 80 / PM / 96 , tertanggal 17 Januari 1996 juga
menyatakan tentang kewajiban emiten menyertakan laporan arus kas (cash flow) dalam
laporan keuangan berkala kepada Bapepam. .
Untuk mengukur kinerja/kondisi perusahaan diperlukan suatu alat atau instrumen. Salah
satu alat ukur yang digunakan adalah rasio-rasio keuangan. Pada penelitian ini rasio keuangan
yang digunakan adalah rasio profitabilitas. Profitabilitas merupakan salah satu rasio
pengukuran yang sangat penting, karena dengan mengetahui profitabilitas suatu perusahaan
kita dapat mengukur kemampuan perusahaan menghasilkan profit. Profitabilitas seharusnya
menjadi perhatian penting para investor, karena profitabilitas perusahaan merupakan ukuran
kelangsungan hidup suatu perusahaan
Dalam penelitian ini penulis menggunakan emiten yang aktif dan konsisten masuk dalam
perhitungan indeks LQ 45 yang listed di Bursa Efek Indonesia periode Agustus 2005 –
Agustus 2010 Alasan penulis memilih sampel ini adalah guna menghindari pengambilan
sampel yang berpotensi mengikutkan adanya saham tidur dalam analisis. Saham yang masuk
dalam LQ 45 merupakan saham dengan kapitalisasi besar yang mencakup 75 % kapitalisasi
pasar, sehingga saham yang diambil sebagai sempel dalam penelitian ini dapat mewakili
saham yang tercatat di Bursa Efek Indonesia.
Permasalahan penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah Pertumbuhan Arus Kas
(Arus Kas Operasi, Arus Kas Investasi, Arus Kas Pendanaan) , dan Profitabilitas (Return On
Asset,Return On Equty, Net Profit Margin) berpengaruh terhadap return saham pada
perusahaan LQ 45 di Bursa Efek Indonesia baik secara simultan maupun secara parsial
Tujuan penelitian ini adalah untuk menguji dan menganalisis Pengaruh Pertumbuhan
Arus Kas (Arus Kas Operasi, Arus Kas Investasi, Arus Kas Pendanaan) , dan Profitabilitas
(Return On Asset, Return On Equit, Net Profit Margin) terhadap return saham pada
perusahaan LQ 45 di Bursa Efek Indonesia baik secara simultan maupun secara parsial .
Penelitian ini diharapkan dapat memberikan manfaat untuk melengkapi temuan
empiris dalam bidang akuntansi yang tujuannya untuk pengembangan ilmu pengetahuan..
Bagi pengguna informasi keuangan seperti investor, penelitian ini dapat digunakan sebagai
alat pertimbangan dalam mengambil keputusan berinvestasi di pasar modal.Bagi pihak
manajemen, penelitian ini dapat memberikan informasi bagaimana manfaat laporan
keuangan arus kas sebagai suatu pertimbangan penting dalam melaksanakan fungsi –fungsi
manajemen dan tolak ukur kinerja perusahaan.
2. Kajian Pustaka
2.1 Arus Kas
Laporan arus kas (statement of cash flows atau cash flow statement) adalah laporan yang
menyajikan ikhtisar terinci mengenai semua arus kas masuk dan arus kas keluar, atau sumber
dan penggunaan kas selama suatu periode (IAI, 2007 Laporan arus kas terdiri dari arus kas
yang berasal dari aktivitas operasi, aktivitas investasi, dan aktivitas pendanaan.
Suriani Ginting | JWEM STIE MIKROSKIL 41
Jurnal Wira Ekonomi Mikroskil Volume 2, Nomor 01, April 2012
2.1.1 Arus Kas Operasi
Arus Kas dari aktivitas operasi merupakan indikator yang menentukan apakah dari
operasinya perusahaan dapat menghasilkan kas yang dapat digunakan untuk melunasi
pinjaman, memelihara kemampuan operasi perusahaan, membayar deviden dan melakukan
investasi baru tanpa mengandalkan sumber pendanaan dari luar. Sehingga arus kas aktivitas
operasi dapat menjadi sinyal bagi investor mengenai kondisi perusahaan.
Arus Kas Operasi (operating activities) meliputi kas yang dihasilkan dan dikeluarkan
yang masuk dalam determinasi penentuan laba bersih. Arus Kas yang berasal dari
(digunakan untuk) aktivitas operasi meliputi arus kas yang timbul karena adanya pengiriman
atau produksi barang untuk dijual dan penyediaan jasa , serta pengaruh transaksi dan
peristiwa lainnya terhadap kas yang mempengaruhi pendapatan.
2.1.2 Arus Kas Investasi
Arus Kas Investasi merupakan arus kas yang mencerminkan penerimaan dan
pengeluaran kas sehubungan dengan sumber daya yang bertujuan untuk menghasilkkan
pendapatan dan arus kas masa depan dan melibatkan aset jangka panjang. Menurut Standar
Akuntansi Keuangan (2007) Arus Kas Investasi (Investing Activities) meliputi aktivitas
pemberian dan penagihan pinjaman, serta perolehan dan pelepasan invetasi (baik utang
maupun ekuitas) serta properti, pabrik dan peralatan. Arus kas yang berasal dari (digunakan
untuk) aktivitas investasi adalah arus kas yang disebabkan oleh adanya perolehan dari
penjualan surat-surat berharga bukan ekuivalen kas, asset produktif jangka panjang.
2.1.3 Arus Kas Pendanaan
Arus Kas Pendanaan (financing activities) meliputi pos-pos kewajiban dan ekuitas
pemilik. Arus Kas Pendanaan merupakan arus kas yang diperoleh karena adanya kegiatan
peminjaman dan pembayaran hutang, perolehan sumber daya dari pemilik perusahaan, serta
pemberian imbalan atas investasi bagi pemilik perusahaan (Naimah, 2000). Arus Kas
aktivitas pendanaan dapat mempertahankan proporsi kepemilikan saham perusahaan. Pasar
akan memberikan reaksi positif dan reaksi yang positif akan mempengaruhi nilai
perusahaan.
2.2 Profitabilitas (Profitability )
Profitabilitas dapat mengukur kemampuan perusahaan menghasilkan profit. Menurut Van
Horne dan Wachowic (2005) Rasio profitabilitas (profitability ratio) merupakan rasio yang
memberikan ukuran tingkat efektivitas manajemen. . Rasio Profitabilitas diproksikan melalui
Return on Asset, Return on Equity, dan Net Profit Margin.
2.2.1 Return on Asset (ROA)
Return On Assets (ROA) adalah rasio profitabilitas yang menghubungkan laba dengan
asset perusahaan (Weston dan Brigham, 1999). Jika ROA suatu perusahaan tinggi maka dapat
dikatakan bahwa perusahaan beroperasi secara efektif dan ini akan meningkatkan daya tarik
investor. Meningkatnya daya tarik investor akan berdampak pula pada kenaikan harga saham
dan meningkatkan return saham perusahaan.
Penelitian yang dilakukan Suhairy (2006) menemukan bahwa variabel fundamental
Return On Asset (ROA) berpengaruh secara signifikan terhadap return saham Dari hasil
penelitian tersebut mengindikasikan bahwa para investor mulai beralih dari deviden oriented
ke capital gain oriented
42 JWEM STIE MIKROSKIL | Suriani Ginting
Jurnal Wira Ekonomi Mikroskil Volume 1, Nomor 02, Oktober 2011
2.2.2 Return On Equity (ROE)
Return On Equity (ROE) merupakan salah satu rasio profitabilitas yang digunakan untuk
mengukur kemampuan perusahaan dalam memperoleh profit berdasarkan modal (Weston dan
Brigham, 1999). Semakin besar rasio ini maka semakin besar kenaikan laba bersih
perusahaan yang bersangkutan, selanjutnya akan menaikkan harga saham perusahaan dan
semakin besar pula deviden yang diterima investor.
ROE merupakan indikator yang amat penting bagi para pemegang saham dan calon
investor untuk mengukur kemampuan perusahaan dalam memperoleh laba bersih yang
dikaitkan dengan pembayaran deviden. Penelitian yang dilakukan
2.2.3 Net Profit Margin (NPM)
Kemampuan perusahaan dalam menghasilkan keuntungan (profit) yang dibandingkan
dengan penjualan bersih yang diukur melalui Net Profit Margin (Weston dan Brigham,
1999). Perusahaan yang memiliki profitabilitas yang tinggi diharapkan dapat menjaga
kelangsungan hidup perusahaan (going concern)
Hidayat (2009) menemukan bahwa Net Profit Margin ( NPM) berpengaruh positif
terhadap return saham Dari sudut rasio profitabilitas, investor akan tertarik pada perusahaan
yang memiliki rasio NPM tinggi, karena perusahaan yang memiliki rasio NPM tinggi
mampu menghasilkan keuntungan yang lebih besar (Helfert, 2000) Berdasarkan hal
tersebut dimungkinkan bahwa hubungan net profit margin dengan return saham adalah positif
2.3 Return Saham
Return saham disebut sebagai pendapatan saham dan merupakan perubahan nilai harga
saham, yang berarti bahwa semakin tinggi perubahan harga saham maka semakin
tinggi return yang dihasilkan. Menurut Jogiyanto (2003), return dibedakan menjadi dua yaitu
return realisasi yang merupakan return yang telah terjadi berupa capital gain dan Return
ekspektasi yang merupakan return yang diharapkan akan diperoleh oleh investor di masa yang
akan datang yang berupa deviden.Return saham dapat dihitung dengan rumus (Jogiyanto,
2003)
Ri =
1
1
−
−−
Pt
PtPt
dimana: Ri = Return Saham
Pt = Harga saham periode t
Pt-1 = Harga saham periode t-1
Pengertian return dalam penelitian adalah return realisasi,yang digunakan sebagai
variabel dependen dalam penelitian ini
3. Metode Penelitian
3.1. Populasi dan Sampel
Populasi dalam penelitian ini adalah perusahaan yang konsisten masuk dalam LQ 45
periode Agt 2005 -Agt2010.Sampel diperoleh dengan metode purposive sampling.
Berdasarkan kriteria diperoleh sampel sebanyak 20 emiten yang representatif.
3.2. Variabel dan Pengukurannya
3.2.1 Variabel Independen
1) Arus Kas Operasi meliputi pertumbuhan arus kas operasi yang dihasilkan dari
(digunakan) dalam kegiatan operasional perusahaan.
Arus Kas Operasi = AKO (t) – AKO (t-1)
AKO (t-1)
2) Arus Kas Investasi meliputi pertumbuhan arus kas yang dihasilkan dari
(digunakan) dalam kegiatan investasi perusahaan
x 100
Suriani Ginting | JWEM STIE MIKROSKIL 43
Jurnal Wira Ekonomi Mikroskil Volume 2, Nomor 01, April 2012
Arus Kas Investasi = AKI t – AKI (t-1)
AKI (t-1)
3) Arus Kas Pendanaan meliputi pertumbuhan arus kas yang dihasilkan dari dan
untuk kegiatan pendanaan perusahaan
AKP (t) – AKP (t-1)
Arus Kas Pendanaan = AKP (t-1)
4) Return on Asset (ROA) mengukur kemampuan perusahaan menghasilkan
profit dengan memanfaatkan asset perusahaan .
ROA = Laba Bersih Setelah Pajak
Total Asset
5) Return on Equity (ROE) mengukur kemampuan perusahaan menghasilkan
profit dengan memanfaatkan modal perusahaan
ROE = Laba Bersih Setelah Pajak
Modal Sendiri
6) Net Profit Margin (NPM) mengukur kemampuan perusahaan menghasilkan
profit dari hasil penjualan bersih
NPM = Laba Bersih
Penualan Bersih
3.2.2 Variabel Dependen
Return Saham Pengertian return saham dalam penelitian ini adalah capital gain,
Return Saham dapat diformulasikan sebagai berikut
P (t) – P (t-1)
Ri = P (t-1)
Dimana : Ri = Return Saham
P(t) = Harga Saham Pada Periode sekarang
P (t-1) = Harga Saham Pada Periode sebelumnya
3.3 Model Penelitian
Alat analisis yang digunakan adalah Analisis Regresi Linear Berganda (Multiple
Regresion), yang dirumuskan sebagai berikut:
Y = a + ββββ1X1 + ββββ2X2 + ββββ3X3 + ββββ4X4 + ββββ5X5 + ββββ6X6 + e
Dimana:
Y = Return Saham
a = konstanta
β1-β6 = koefisien regresi
X1 = Arus Kas Operasi (AKO)
X2 = Arus Kas Investasi (AKI)
X3 = Arus Kas Pendanaan (AKP)
X4 = Return On Asset (ROA)
X5 = Return On Equity (ROE)
X6 = Net Profit Margin (NPM)
e = Error term (variabel pengganggu)
4. Hasil dan Pembahasan
4.1. Statistik Deskriptif
Untuk memperoleh hasil terbaik dilakukan outlier data,sehingga data yang semula 100
menjadi 88 data Berdasarkan hasil analisis statistik deskriptif diperoleh bahwa nilai
x 100
x 100
x 100
x 100
x 100
44 JWEM STIE MIKROSKIL | Suriani Ginting
Jurnal Wira Ekonomi Mikroskil Volume 1, Nomor 02, Oktober 2011
return saham minimum adalah -19,00 % dan nilai maximum adalah 18,90 % . Perubahan
return mempunyai nilai rata – rata (mean) sebesar 3,22 % dengan standar deviasi sebesar
5,54 %.
Nilai rata – rata saham menunjukkan hasil positif, ini menunjukkan
kecenderungan harga saham selama periode pengamatan mengalamai kenaikan.
Tabel 1 Statistik Deskriptif
Descriptive Statistics
N Minimum Maximum Mean Std. Deviation
RETURN 88 -19.000 18.900 3.22273 5.549365
AKO 88 -5072.7500 404.9500 -56.257386 586.7415298
AKI 88 -1146.1400 4457.2300 77.700682 545.2810773
AKP 88 -8743.0000 31092.3200 351.620455 3.6698468E3
ROA 88 -29.2500 88.8300 19.374318 18.2532700
ROE 88 -26.6900 120.9100 36.382955 29.8569024
NPM 88 -58.2800 50.4300 13.223068 13.5373090
Valid N
(listwise)
88
4.2 Uji Asumsi Klasik
1. Uji Normalitas
Analisis Statistik Hasil Uji Kolmogorov - Smirnov siknifikansi sebesar 0,276 yang
berada di atas 0,05 . Jadi dapat disimpulkan data telah terdistribusi secara normal .
Tabel 2 Normalitas data
One-Sample Kolmogorov-Smirnov Test
Unstandardized
Residual
N 88
Normal
Parametersa,,b
Mean .0000000
Std. Deviation 5.11143886
Most Extreme
Differences
Absolute .106
Positive .063
Negative -.106
Kolmogorov-Smirnov Z .994
Asymp. Sig. (2-tailed) .276
a. Test distribution is Normal.
b. Calculated from data.
2 Uji Multikolinearitas
Hasil pengujian multikolinearitas dapat terlihat pada Tabel 3 berikut Dari tabel
menunjukkan tidak terjadi multikolinieritas.
Tabel 3 Hasil Uji Multikolinearitas
Model
Collinearity Statistics
Tolerance VIF
1(Constant)
AKO .976 1.025
Suriani Ginting | JWEM STIE MIKROSKIL 45
Jurnal Wira Ekonomi Mikroskil Volume 2, Nomor 01, April 2012
Model
Collinearity Statistics
Tolerance VIF
AKI .956 1.046
AKP .976 1.024
ROA .152 6.576
ROE .199 5.025
NPM .441 2.270
3 Uji Autokorelasi
Gejala autokorelasi dideteksi dengan uji Durbin-Watson Hasil pengujian
menunjukkan nilai dw sebesar 1.432 menunjukkan tidak terdapat autokorelasi
Tabel.4 Uji Durbin - Watson
Model Summaryb
Model R R Square
Adjusted R
Square
Std. Error of the
Estimate Durbin-Watson
1 .389a
.152 .089 5.297370 1.432.
a. Predictors: (Constant), NPM, AKI, AKO, AKP, ROE, ROA
b. Dependent Variable: RETURN
4 Uji Heteroskedastisitas
Hasil pengujian heteroskedastisitas dapat di tunjukkan melalui Grafik Scatterplot
Gambar 3 Grafik Scatterplot
Dari grafik scatterplot dapat disimpulkan tidak terjadi heteroskedastisitas.
4.2 Hasil dan Pembahasan
Ketepatan fungsi regresi dalam menaksir nilai aktual dapat diukur dari Goodness of
fitnya. Secara statistik Goodness of fit dapat diukur dari nilai Koefisien determinasi, Nilai
Statistik F dan Nilai Statistik t.
1. Analisis Koefisien Determinasi (R²)
Tabel 6 Hasil Perhitungan Koefisien Determinasi ( R²)
Mode
l R R Square
Adjusted R
Square
Std. Error of the
Estimate
1 .389a
.152 .089 5.297370
Hasil perhitungan koefisien determinasi seperti terlihat pada Tabel 6 diperoleh Nilai
Adjusted R Square sebesar 0,152. artinya pengaruh variabel independen terhadap variabel
dependen oleh model persamaan ini sebesar 15.2 % .
2. Uji Signifikansi Serempak (Uji Statistik F)
Hasil Uji statistik F menguji nilai probabilitas F (0,034.) < α = 0,05 menunjukkan secara
simultan pertumbuhan Arus Kas dan Profitabilitas berpengaruh signifikan terhadap
return saham
46 JWEM STIE MIKROSKIL | Suriani Ginting
Jurnal Wira Ekonomi Mikroskil Volume 1, Nomor 02, Oktober 2011
Tabel 7Hasil Perhitungan Uji F
ANOVAb
Model Sum of Squares df Mean Square F Sig.
1 Regression 406.172 6 67.695 2.412 .034a
Residual 2273.032 81 28.062
Total 2679.204 87
a. Predictors: (Constant), NPM, AKI, AKO, AKP, ROE, ROA
b. Dependent Variable: RETURN
3 Uji Signifikansi Parsial (Uji statistik t)
Berdasarkan hasil uji t diperoleh bahwa secara parsial variabel Arus Kas Operasi
(AKO) dan Return On Asset (ROA) berpengaruh signifikan terhadap return saham. Hasil uji
t menunjukkan nilai signifikansinya sebesar 0,02 dibawah α = 0,05. Sedangkan
variabel Arus Kas Investasi (AKI) , Arus Kas Pendanaan (AKP) Return On Equity (ROE),
dan Net Profit Margin (NPM) tidak berpengaruh signifikan terhadap return saham
dibuktikan dengan nilai signifikansinya yang lebih besar dari α = 0,05.
Tabel 8 Hasil Perhitungan Uji t
Coefficientsa
Model
Unstandardized Coefficients
Standardized
Coefficients
t Sig.B Std. Error Beta
1(Constant) 2.217 .951 2.330 .022
AKO -.002 .001 -.232 -2.242 .028
AKI .001 .001 .085 .810 .420
AKP 9.732E-5 .000 .064 .621 .536
ROA .184 .080 .606 2.308 .024
ROE -.080 .043 -.429 -1.871 .065
NPM .009 .063 .021 .139 .890
Dependent Variable: RETURN
Berdasarkan hasil uji t pada Tabel 8 model analisis regresi berganda sebagai
berikut:
Y = 2,217 – 0,002X1 + 0,001 X2 +9.732E-5 X3 +0.184 X4 - 0,080 X5 + 0,009 X6
atau
Return = 2,217– 0,002AKO +0,001 AKI+9,732E-5 AKP +0,184ROA -0,080ROE +0,009
NPM
4.2 Pembahasan
Hasil Uji F menunjukkan bahwa secara bersama (simultan) variabel independen
yaitu variabel pertumbuhan Arus Kas Operasi (AKO), Arus Kas Investasi
(AKI), Arus Kas Pendanaan (AKP), dan Profitabilitas yang diproksikan atas
Return On Asset (ROA), Return On Equity (ROE), dan Net Profit Margin (NPM)
berpengaruh signifikan terhadap variabel dependen yaitu return saham
Hasil uji t (parsial) menunjukkan variabel AKO dan ROA, berpengaruh signifikan
terhadap return saham. Sedangkan variabel AKI, AKP,ROE dan NPM tidak
berpengaruh terhadap return saham . Hasil pengujian masing – masing variabel independen
terhadap variabel dependen dapat dianalisis sebagai berikut
Suriani Ginting | JWEM STIE MIKROSKIL 47
Jurnal Wira Ekonomi Mikroskil Volume 2, Nomor 01, April 2012
1) Pengaruh Pertumbuhan Arus Kas Operasi (AKO) terhadap Return Saham.
Dari hasil pengujian secara parsial diperoleh Arus Kas Operasi (AKO) berpengaruh
signifikan terhadap return saham Berdasarkan hasil penelitian diperoleh bahwa variabel
pertumbuhan arus kas operasi berpengaruh terhadap return saham hal ini dapat diartikan
bahwa investor merespon terhadap perumbuhan arus kas operasi
2) Pengaruh Pertumbuhan Arus Kas Investasi (AKI) terhadap Return Saham.
Dari hasil pengujian secara parsial diperoleh bahwa variabel pertumbuhan Arus Kas Investasi
(AKI ) tidak berpengaruh signifikan terhadap return saham. ini disebabkan informasi yang
terkandung dalam arus kas investasi belum sepenuhnya digunakan sebagai dasar
pengambilan keputusan dalam pasar modal
3) Pengaruh Pertumbuhan Arus Kas Pendanaan (AKP ) terhadap Return Saham.
Dari hasil pengujian secara parsial diperoleh bahwa koefisien regresi untuk variabel
pertumbuhan Arus Kas Pendanaan (AKP) tidak berpengaruh signifikan terhadap return
saham hal ini disebabkan oleh kemungkinan informasi yang terkandung dalam
arus kas pendanaan belum sepenuhnya digunakan sebagai dasar pengambilan keputusan
dalam pasar modal.
4) Pengaruh Return on Asset (ROA) terhadap Return Saham.
Dari hasil pengujian secara parsial diperoleh bahwa nilai signifikansi untuk variabel
Return on Asset (ROA) sebesar 0,024 . Hal ini menunjukkan bahwa secara parsial
variabel Return on Asset (ROA) berpengaruh terhadap return saham. Return on Asset
(ROA) menggambarkan sejauhmana kemampuan perusahaan menghailkan laba dari
memanfaatkan asset.
5) Pengaruh Return on Equity (ROE) terhadap Return Saham
Dari hasil pengujian secara parsial diperoleh bahwa variabel Return on Equity (ROE)
dengan nilai signifikan sebesar 0,065. Hal ini menunjukkan bahwa variabel Return on
Equity (ROE) tidak berpengaruh signifikan terhadap return saham . dapat diartikan
bahwa investor kurang merespon terhadap Return on Equity .
6) Pengaruh Net Profit Margin (NPM) terhadap Return Saham.
Hasil pengujian secara parsial diperoleh bahwa variabel Net Profit Margin (NPM) tidak
berpengaruh terhadap return saham hal ini disebabkan oleh kemungkinan informasi yang
terkandung dalam NPM belum sepenuhnya dimanfaatkan sebagai dasar pengambilan
keputusan pada perusahaan LQ 45.
5. Kesimpulan, Saran, dan Keterbatasan Penelitian
Berdasarkan hasil analisis data serta pembahasan yang telah diuraikan sebelumnya, dapat
disimpulkan Secara simultan seluruh variabel independen pada penelitian ini berpengaruh
secara signifikan terhadap return saham perusahaan LQ 45 pada periode pengamatan 2005 –
2010. Secara parsial pada variabel Arus Kas hanya pertumbuhan arus kas operasi yang
berpengaruh terhadap return saham perusahaan LQ 45 pada periode pengamatan 2005 –
2010.
Secara parsial variabel profitabilitas yang diproksikan terhadap Return On Asset (ROA)
dan Return On Equity (ROE) Net Profit Margin (NPM) menunjukkan hasil bahwa variabel
ROA berpengaruh positif dan signifikan terhadap return saham tetapi variabel ROE dan
NPM tidak berpengaruh terhadap return saham.
Penelitian ini hanya terbatas pada perusahaan LQ 45 yang konsisten masuk dalam
pemeringkatan LQ 45 periode Agustus 2005 - Agustus 2010 sehingga masih banyak emiten
lain yang perlu diteliti . Variabel ekonomi makro yang juga berpengaruh terhadap laporan
keuangan belum diteliti dalam penelitian ini seperti inflasi, dan nilai tukar.
48 JWEM STIE MIKROSKIL | Suriani Ginting
Jurnal Wira Ekonomi Mikroskil Volume 1, Nomor 02, Oktober 2011
Penelitian ini tidak memasukkan variabel deviden saham dalam formulasi return saham
sehingga kurang menggambarkan respon pasar secara utuh Penelitian ini tidak memasukkan
faktor ukuran perusahaan dalam pengolahan data perusahaan.
Pada penelitian yang akan datang terdapat beberapa hal yang perlu diperhatikan dalam
mengembangkan ilmu pengetahuan, diantaranya adalah agar penelitian selanjutnya meneliti
pada emiten yang lain untuk memperoleh informasi yang lebih baik supaya dapat
memperbandingkan bagaimana pengaruhnya terhadap emiten yang berbeda. Pada peneliti
selanjutnya agar memperhatikan variabel ekonomi makro seperti inflasi, dan nilai tukar
yang secara logis dapat berpengaruh terhadap angka–angka pada laporan keuangan karena
faktor ekonomi yang tidak stabil akan mempengaruhi harga dan return saham.dan
memasukkan variabel deviden dalam formulasi return saham sehingga dapat menggambarkan
respon pasar secara utuh.
Referensi
[1]. Ball, R dan P Brown 1968, An Empirical Evalution of Accounting Income Numbers,
Journal of Accounting Research Vol.6, Hal. 159-178.
[2]. Beaver, William, 1968, Market Price Financial Ratio and The Prediction of Failure,
Journal of Accounting Research, Hal. 179-193.
[3]. Bernard dan Stober. 1989, The Nature and amount of Information in Cash Flow and
Accruals, Accounting Review, Vol. 64.
[4]. Darmadji, Tjiptono dan Hendy M Fakhruddin. 2011, Pasar Modal di Indonesia,
Edisi Ketiga, Penerbit Salemba Empat.
[5]. Ghozali, Imam, 2005. Aplikasi Analisis Multivariate dengan Program SPSS, Edisi Ke-
3. Badan Penerbit Universitas Diponegoro. Semarang.Gujarati, Damodar , 2003. Basic
Econometrics, Fourth edition. McGraw-Hill Inc.
[6]. Hidayat, Taufik 2009 Pengaruh Rasio Keuangan Terhadap Return Saham Pada
Perusahaan Yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia, Tesis, Sekolah Pasca Sarjana
Universitas Sumatera Utara, Medan.
[7]. Ikatan Akuntan Indonesia, 2007 Standar Akuntansi Keuangan, Jakarta, Penerbit
Salemba Empat.
[8]. Jogiyanto, 2003. Teori Portofolio dan Analisis Investasi, Edisi Ketiga, Yogyakarta,
BPFE.
[9]. Livnat, Zarowin. 1990. The Incremental Content of Cash Flow Component Journal of
Accounting and Economics Vol 25, Hal.
[10]. Miller, M, dan K Rock 1985. Dividend Policy Policy Under Asymetric Information,
Journal of Finance, Hal. 1031-1052.
[11]. Payamta dan Hanung Triatmoko, 1998. Evaluasi Kinerja Perusahaan Publik Melalui
Pengamatan Terhadap Perubahan Harga dan Return Saham, Jurnal Perspektif No.10.
[12]. Triyono dan Jogiyanto, 2000 Hubungan Kandungan Informasi Arus Kas , Komponen
Arus Kas dan Laba Akuntansi dengan Harga atau Return Saham, Yogyakarta Jurnal
Riset Akuntansi Indonesia , Vol.3, No.1, Hal. 54-68.
[13]. Utami, Dillah, 1999, Muatan Informasi Tambahan Arus Kas dari Aktivitas Operasi,
Investasi, dan Pendanaan, Jurnal Bisnis dan Akuntansi, Vol 1.

More Related Content

DOCX
Ekonomi teknik#
PPTX
Analisis laporan keuangan kinerja perusahaan
PDF
Jurnal rasio perputaran dan periode penagihan pitang usaha terhadap rasio lan...
PPTX
PPT METLIT
PPT
Indeks harga saham
DOCX
Kunci jawaban bab 10 teori akuntansi suwardjono
PDF
PENGARUH INFORMASI LAPORAN ARUS KAS, LABA KOTOR, UKURAN PERUSAHAAN DAN NILAI ...
Ekonomi teknik#
Analisis laporan keuangan kinerja perusahaan
Jurnal rasio perputaran dan periode penagihan pitang usaha terhadap rasio lan...
PPT METLIT
Indeks harga saham
Kunci jawaban bab 10 teori akuntansi suwardjono
PENGARUH INFORMASI LAPORAN ARUS KAS, LABA KOTOR, UKURAN PERUSAHAAN DAN NILAI ...

What's hot (20)

PDF
13, kwh, siti aisyah, hapzi ali, msdm manajemen operasi dan produksi, univers...
PDF
Modal Kerja (Working Capital)
PDF
SenoTK_Catur Rahayu
DOCX
Kinerja Keuangan PT. Tambang Batubara Bukit Asam (Persero) Tbk
PDF
Naskah publikasi
PPT
3 analisa laporan keuangan
DOCX
Makalah Reaksi Pasar Modal terhadap Laporan Keuangan (Teori Akuntansi)
PPTX
Putri nastiti(ma.4 2114041)aspek keuangan
DOCX
Rasio keuangan
PDF
Analisis Ratio - Analisis Laporan Keuangan
PPTX
Pb14 analisis keuangan ppt
DOCX
Kunci jawaban bab 6 teori akuntansi suwardjono
PPTX
Analisa Laporan Keuangan
DOCX
Perolehan aset tetap berdasar psak
PPT
analisa-laporan-keuangan
PPTX
Analisa rasio keuangan
PPTX
PPT
manajemen & keuangan
DOCX
Ekonomi teknik # 2
PDF
Skripsi akuntansi pengaruh income smoothing (perataan laba)
13, kwh, siti aisyah, hapzi ali, msdm manajemen operasi dan produksi, univers...
Modal Kerja (Working Capital)
SenoTK_Catur Rahayu
Kinerja Keuangan PT. Tambang Batubara Bukit Asam (Persero) Tbk
Naskah publikasi
3 analisa laporan keuangan
Makalah Reaksi Pasar Modal terhadap Laporan Keuangan (Teori Akuntansi)
Putri nastiti(ma.4 2114041)aspek keuangan
Rasio keuangan
Analisis Ratio - Analisis Laporan Keuangan
Pb14 analisis keuangan ppt
Kunci jawaban bab 6 teori akuntansi suwardjono
Analisa Laporan Keuangan
Perolehan aset tetap berdasar psak
analisa-laporan-keuangan
Analisa rasio keuangan
manajemen & keuangan
Ekonomi teknik # 2
Skripsi akuntansi pengaruh income smoothing (perataan laba)
Ad

Viewers also liked (14)

DOC
8113 16022-1-sm(2)
PDF
Pedoman jurnal iqtishaduna
DOCX
Makalah bursa perdagangan dan pasar modal
PPTX
Materi e-jurnal
PPTX
Perhitungan biaya pesanan dan biaya proses
PDF
PENGARUH PERPUTARAN PIUTANG, PERPUTARAN PERSEDIAAN DAN RASIO LANCAR TERHADAP ...
DOCX
Review jurnal Ekonomi
PDF
ANALISIS PENGARUH RETURN ON ASSETS, DEBT TO ASSETS RATIO, RETURN ON EQUITY, D...
PDF
Kalkulasi Biaya Pesanan (Job Order Costing)
PPTX
Analisis laporan sumber & penggunaan kas (arus kas)
DOC
Kumpulan Jurnal dan Karya Ilmiah
PDF
Skripsi laporan keuangan untuk mengukur kinerja keuangan perusahaan
PPT
05. jurnal penyesuaian perusahaan dagang
PPTX
laporan arus kas
8113 16022-1-sm(2)
Pedoman jurnal iqtishaduna
Makalah bursa perdagangan dan pasar modal
Materi e-jurnal
Perhitungan biaya pesanan dan biaya proses
PENGARUH PERPUTARAN PIUTANG, PERPUTARAN PERSEDIAAN DAN RASIO LANCAR TERHADAP ...
Review jurnal Ekonomi
ANALISIS PENGARUH RETURN ON ASSETS, DEBT TO ASSETS RATIO, RETURN ON EQUITY, D...
Kalkulasi Biaya Pesanan (Job Order Costing)
Analisis laporan sumber & penggunaan kas (arus kas)
Kumpulan Jurnal dan Karya Ilmiah
Skripsi laporan keuangan untuk mengukur kinerja keuangan perusahaan
05. jurnal penyesuaian perusahaan dagang
laporan arus kas
Ad

Similar to Jurnal aliran kas bursa efek (20)

DOCX
Pengaruh Arus Kas Operasi dan Likuiditas Terhadap Harga Saham Pada Perusahaan...
PPTX
Ppt uas metlit melia haerani 12160031
DOCX
K akpm21
RTF
Analisis Pengaruh Rasio Keuangan terhadap Return Saham
DOCX
pengertian laba rugi
PPTX
Ppt proposal skripsi kh
PDF
139 277-1-sm
DOCX
Jurnal muhammad azis_raehan
DOC
PPTX
Seminar
PPTX
Rasio Finansial
DOC
DOC
Kandungan informasi akuntansi
PPTX
Seminar
PDF
Proposal analisis roa dan roe untuk mengukur kinerja keuangan
PPTX
PENGARUH INFORMASI LAPORAN ARUS KAS, LABA KOTOR, UKURAN PERUSAHAAN DAN NILAI ...
PPTX
PPT Tugas Video B.Indonesia (1).pptx
PPT
Manajemen keuangan (pengantar)
PDF
Andrew hidayat 2507-id-analisis-laporan-arus-kas-operasi-investasi-dan-pen...
PDF
Bab 2 analisa rasio keuangan
Pengaruh Arus Kas Operasi dan Likuiditas Terhadap Harga Saham Pada Perusahaan...
Ppt uas metlit melia haerani 12160031
K akpm21
Analisis Pengaruh Rasio Keuangan terhadap Return Saham
pengertian laba rugi
Ppt proposal skripsi kh
139 277-1-sm
Jurnal muhammad azis_raehan
Seminar
Rasio Finansial
Kandungan informasi akuntansi
Seminar
Proposal analisis roa dan roe untuk mengukur kinerja keuangan
PENGARUH INFORMASI LAPORAN ARUS KAS, LABA KOTOR, UKURAN PERUSAHAAN DAN NILAI ...
PPT Tugas Video B.Indonesia (1).pptx
Manajemen keuangan (pengantar)
Andrew hidayat 2507-id-analisis-laporan-arus-kas-operasi-investasi-dan-pen...
Bab 2 analisa rasio keuangan

More from Miftahur Rizqi (7)

PDF
18594 uniform series arithmetic gradient cash flow
PDF
18594 uniform series arithmetic gradient cash flow
PDF
Dasar sistem kontrol
PPTX
Presentation dasar telkom
PPT
Komponen kelistrikan
PDF
Microbiology biotechnology-environment-science
PDF
International journal of science technology
18594 uniform series arithmetic gradient cash flow
18594 uniform series arithmetic gradient cash flow
Dasar sistem kontrol
Presentation dasar telkom
Komponen kelistrikan
Microbiology biotechnology-environment-science
International journal of science technology

Recently uploaded (20)

PPTX
Paparan SE No. 3 Tahun 2024 Self Declare Konfirmasi 8 Juli 2024.pptx
PPTX
6. PTBKM II -PENGANTAR KEARSIPAN-GURU SMK.pptx
PPT
gambaran-umum-pp-71-2010_sap.pptxxxxxxxx
PPTX
Salindia Karya Tulis Ilmiah UMSIDAA.pptx
PDF
Chapter 17-1 Indonesian Investment i.pdf
PPTX
PERSAMAAN DASAR AKUNTANSI untuk siapa saja
PPTX
PPT IPS EKONOMI BAB 1 untuk kelas sepuluh MA
PPTX
PERTEMUAN PERTAMA MANAJEMEN STRATEGIS.pptx
PDF
Training Pemeriksaan Pajak 15 Sept 2023 Final.pdf
PPTX
Materi pelajaran Pai kelas 3 tentang shalat.pptx
PPTX
persyaratan laporan keuangan aspek keperilakuan
PDF
Monetary Theory, Economic Growth and Central Bank
PPTX
TATA NIAGA lartas IMPOR POST BORDER.pptx
PPTX
kk20252 (1).pptx hshshshshjzhshzhsjjdnnx hxhshxhxhdhh
DOCX
PROGRAM KERJA DAN APDB GKPS TAHUN 2021.docx
PDF
Permenkop No. 1 Tahun 2025 tentang Penyaluran Pinjaman atau Pembiayaan Dana B...
PPTX
SISTEM PRODUKSI KERAJINAN BUDAYA KELAS XI XM 2 KUMER.pptx
PDF
PMK 15_2025 - Alur Pemeriksaan Pajak.pdf
PPTX
Pentingnya Income Protection bagi Keluarga
PDF
(11-Indo) ch13 Bagian 1 Liabilitas Lancar.pdf
Paparan SE No. 3 Tahun 2024 Self Declare Konfirmasi 8 Juli 2024.pptx
6. PTBKM II -PENGANTAR KEARSIPAN-GURU SMK.pptx
gambaran-umum-pp-71-2010_sap.pptxxxxxxxx
Salindia Karya Tulis Ilmiah UMSIDAA.pptx
Chapter 17-1 Indonesian Investment i.pdf
PERSAMAAN DASAR AKUNTANSI untuk siapa saja
PPT IPS EKONOMI BAB 1 untuk kelas sepuluh MA
PERTEMUAN PERTAMA MANAJEMEN STRATEGIS.pptx
Training Pemeriksaan Pajak 15 Sept 2023 Final.pdf
Materi pelajaran Pai kelas 3 tentang shalat.pptx
persyaratan laporan keuangan aspek keperilakuan
Monetary Theory, Economic Growth and Central Bank
TATA NIAGA lartas IMPOR POST BORDER.pptx
kk20252 (1).pptx hshshshshjzhshzhsjjdnnx hxhshxhxhdhh
PROGRAM KERJA DAN APDB GKPS TAHUN 2021.docx
Permenkop No. 1 Tahun 2025 tentang Penyaluran Pinjaman atau Pembiayaan Dana B...
SISTEM PRODUKSI KERAJINAN BUDAYA KELAS XI XM 2 KUMER.pptx
PMK 15_2025 - Alur Pemeriksaan Pajak.pdf
Pentingnya Income Protection bagi Keluarga
(11-Indo) ch13 Bagian 1 Liabilitas Lancar.pdf

Jurnal aliran kas bursa efek

  • 1. Suriani Ginting | JWEM STIE MIKROSKIL 39 Jurnal Wira Ekonomi Mikroskil Volume 2, Nomor 01, April 2012 ANALISIS PENGARUH PERTUMBUHAN ARUS KAS DAN PROFITABILITAS TERHADAP RETURN SAHAM PADA PERUSAHAAN LQ 45 DI BURSA EFEK INDONESIA Suriani Ginting STIE Mikroskil Jl. Thamrin No. 112, 124, 140 Medan 20212 [email protected] Abstrak Pasar modal memiliki fungsi keuangan, karena pasar modal memberikan kemungkinan dan kesempatan memperoleh imbalan (return) bagi pemilik dana. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis pengaruh pertumbuhan arus kas (arus kas operasi, arus kas investasi, arus kas pendanaan) dan Profitabilitas (Return on Asset, Return on Equity, Net Profit Margin) terhadap return saham perusahaan LQ 45 di Bursa Efek Indonesia baik secara simultan maupun secara parsialPopulasi dalam penelitian ini sebanyak 45 perusahaan. merupakan perusahaaan yang termasuk dalam LQ 45 yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia pada periode Agustus 2010. Sampel dalam penelitian ini sebanyak 20 perusahaan yang konsisten masuk pemeringkatan LQ 45 sejak Agustus 2005 – Agustus 2010. Tehnik sampel dilakukan dengan purposive sampling. Analisis data menggunakan analisis regresi linear berganda. Hasil penelitian ini menunjukkan behwa secara simultan seluruh variabel independen berpengaruh signifikan terhadap return saham. Secara parsial variabel arus kas operasi dan Return on Asset berpengaruh signifikan terhadap return saham Sedangkan variabel arus kas investasi, arus kas pendanaan, Return on Equity, Net Profit Margin tidak berpengaruh terhadap return saham. Hal ini menunjukkan bahwa, variabel arus kas investasi, arus kas pendanaan kurang menjadi perhatian para investor. Dari hasil penelitian menunjukkan bahwa pada periode pengamatan, variabel Return on Asset yang merupakan informasi yang menghubungkan antara laporan laba - rugi dan neraca berpengaruh tergadap return saham Kata Kunci : Arus Kas Operasi, Arus Kas Investasi, Arus Kas Pendanaan, Return on Asset, Return on Equity, Net Profit Margin, Return Saham 1. Pendahuluan Pasar modal memberikan peran besar bagi perekonomian suatu negara karena pasar modal memberikan dua fungsi sekaligus, fungsi ekonomi dan fungsi keuangan. Pasar modal dikatakan memiliki fungsi ekonomi karena pasar modal menyediakan fasilitas atau wahana yang mempertemukan dua kepentingan yaitu pihak yang memiliki kelebihan dana (investor) dan pihak yang memerlukan dana (issuer).Dengan adanya pasar modal maka perusahaan publik dapat memperoleh dana segar masyarakat melalui penjualan Efek saham melalui prosedur IPO Pasar modal di Indonesia berkembang dengan pesat karena semakin tingginya volume perdagangan saham di Bursa Efek Indonesia. Pasar Modal dapat menjadi media yang efektif dalam pembangunan suatu negara, ini dimungkinkan karena pasar modal dapat menghimpun dana jangka panjang dari para investor yang kemudian disalurkan untuk pembangunan suatu
  • 2. 40 JWEM STIE MIKROSKIL | Suriani Ginting Jurnal Wira Ekonomi Mikroskil Volume 1, Nomor 02, Oktober 2011 negara. Pasar modal mempunyai peran strategis dalam menunjang perekonomian karena pasar modal dapat menjadi sumber dana perusahaan . Perusahaan merupakan agen produksi yang secara nasional akan membentuk Gross Domestic Product (GDP) Perkembangan pasar modal akan menunjang peningkatan GDP atau dengan kata lain berkembangnya pasar modal akan mendorong kemajuan ekonomi suatu negara (Lubis, 2006) Laporan arus kas (cash flow) menjadi laporan yang dianggap perlu sejak IAI (1994) mengeluarkan PSAK No. 2 tertanggal 7 September 1994 dan berlaku mulai 1 Januari 1995 yang merekomendasikan untuk memasukkan laporan arus kas sebagai bagian dari laporan keuangan. Keputusan BAPEPAM No. Kep 80 / PM / 96 , tertanggal 17 Januari 1996 juga menyatakan tentang kewajiban emiten menyertakan laporan arus kas (cash flow) dalam laporan keuangan berkala kepada Bapepam. . Untuk mengukur kinerja/kondisi perusahaan diperlukan suatu alat atau instrumen. Salah satu alat ukur yang digunakan adalah rasio-rasio keuangan. Pada penelitian ini rasio keuangan yang digunakan adalah rasio profitabilitas. Profitabilitas merupakan salah satu rasio pengukuran yang sangat penting, karena dengan mengetahui profitabilitas suatu perusahaan kita dapat mengukur kemampuan perusahaan menghasilkan profit. Profitabilitas seharusnya menjadi perhatian penting para investor, karena profitabilitas perusahaan merupakan ukuran kelangsungan hidup suatu perusahaan Dalam penelitian ini penulis menggunakan emiten yang aktif dan konsisten masuk dalam perhitungan indeks LQ 45 yang listed di Bursa Efek Indonesia periode Agustus 2005 – Agustus 2010 Alasan penulis memilih sampel ini adalah guna menghindari pengambilan sampel yang berpotensi mengikutkan adanya saham tidur dalam analisis. Saham yang masuk dalam LQ 45 merupakan saham dengan kapitalisasi besar yang mencakup 75 % kapitalisasi pasar, sehingga saham yang diambil sebagai sempel dalam penelitian ini dapat mewakili saham yang tercatat di Bursa Efek Indonesia. Permasalahan penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah Pertumbuhan Arus Kas (Arus Kas Operasi, Arus Kas Investasi, Arus Kas Pendanaan) , dan Profitabilitas (Return On Asset,Return On Equty, Net Profit Margin) berpengaruh terhadap return saham pada perusahaan LQ 45 di Bursa Efek Indonesia baik secara simultan maupun secara parsial Tujuan penelitian ini adalah untuk menguji dan menganalisis Pengaruh Pertumbuhan Arus Kas (Arus Kas Operasi, Arus Kas Investasi, Arus Kas Pendanaan) , dan Profitabilitas (Return On Asset, Return On Equit, Net Profit Margin) terhadap return saham pada perusahaan LQ 45 di Bursa Efek Indonesia baik secara simultan maupun secara parsial . Penelitian ini diharapkan dapat memberikan manfaat untuk melengkapi temuan empiris dalam bidang akuntansi yang tujuannya untuk pengembangan ilmu pengetahuan.. Bagi pengguna informasi keuangan seperti investor, penelitian ini dapat digunakan sebagai alat pertimbangan dalam mengambil keputusan berinvestasi di pasar modal.Bagi pihak manajemen, penelitian ini dapat memberikan informasi bagaimana manfaat laporan keuangan arus kas sebagai suatu pertimbangan penting dalam melaksanakan fungsi –fungsi manajemen dan tolak ukur kinerja perusahaan. 2. Kajian Pustaka 2.1 Arus Kas Laporan arus kas (statement of cash flows atau cash flow statement) adalah laporan yang menyajikan ikhtisar terinci mengenai semua arus kas masuk dan arus kas keluar, atau sumber dan penggunaan kas selama suatu periode (IAI, 2007 Laporan arus kas terdiri dari arus kas yang berasal dari aktivitas operasi, aktivitas investasi, dan aktivitas pendanaan.
  • 3. Suriani Ginting | JWEM STIE MIKROSKIL 41 Jurnal Wira Ekonomi Mikroskil Volume 2, Nomor 01, April 2012 2.1.1 Arus Kas Operasi Arus Kas dari aktivitas operasi merupakan indikator yang menentukan apakah dari operasinya perusahaan dapat menghasilkan kas yang dapat digunakan untuk melunasi pinjaman, memelihara kemampuan operasi perusahaan, membayar deviden dan melakukan investasi baru tanpa mengandalkan sumber pendanaan dari luar. Sehingga arus kas aktivitas operasi dapat menjadi sinyal bagi investor mengenai kondisi perusahaan. Arus Kas Operasi (operating activities) meliputi kas yang dihasilkan dan dikeluarkan yang masuk dalam determinasi penentuan laba bersih. Arus Kas yang berasal dari (digunakan untuk) aktivitas operasi meliputi arus kas yang timbul karena adanya pengiriman atau produksi barang untuk dijual dan penyediaan jasa , serta pengaruh transaksi dan peristiwa lainnya terhadap kas yang mempengaruhi pendapatan. 2.1.2 Arus Kas Investasi Arus Kas Investasi merupakan arus kas yang mencerminkan penerimaan dan pengeluaran kas sehubungan dengan sumber daya yang bertujuan untuk menghasilkkan pendapatan dan arus kas masa depan dan melibatkan aset jangka panjang. Menurut Standar Akuntansi Keuangan (2007) Arus Kas Investasi (Investing Activities) meliputi aktivitas pemberian dan penagihan pinjaman, serta perolehan dan pelepasan invetasi (baik utang maupun ekuitas) serta properti, pabrik dan peralatan. Arus kas yang berasal dari (digunakan untuk) aktivitas investasi adalah arus kas yang disebabkan oleh adanya perolehan dari penjualan surat-surat berharga bukan ekuivalen kas, asset produktif jangka panjang. 2.1.3 Arus Kas Pendanaan Arus Kas Pendanaan (financing activities) meliputi pos-pos kewajiban dan ekuitas pemilik. Arus Kas Pendanaan merupakan arus kas yang diperoleh karena adanya kegiatan peminjaman dan pembayaran hutang, perolehan sumber daya dari pemilik perusahaan, serta pemberian imbalan atas investasi bagi pemilik perusahaan (Naimah, 2000). Arus Kas aktivitas pendanaan dapat mempertahankan proporsi kepemilikan saham perusahaan. Pasar akan memberikan reaksi positif dan reaksi yang positif akan mempengaruhi nilai perusahaan. 2.2 Profitabilitas (Profitability ) Profitabilitas dapat mengukur kemampuan perusahaan menghasilkan profit. Menurut Van Horne dan Wachowic (2005) Rasio profitabilitas (profitability ratio) merupakan rasio yang memberikan ukuran tingkat efektivitas manajemen. . Rasio Profitabilitas diproksikan melalui Return on Asset, Return on Equity, dan Net Profit Margin. 2.2.1 Return on Asset (ROA) Return On Assets (ROA) adalah rasio profitabilitas yang menghubungkan laba dengan asset perusahaan (Weston dan Brigham, 1999). Jika ROA suatu perusahaan tinggi maka dapat dikatakan bahwa perusahaan beroperasi secara efektif dan ini akan meningkatkan daya tarik investor. Meningkatnya daya tarik investor akan berdampak pula pada kenaikan harga saham dan meningkatkan return saham perusahaan. Penelitian yang dilakukan Suhairy (2006) menemukan bahwa variabel fundamental Return On Asset (ROA) berpengaruh secara signifikan terhadap return saham Dari hasil penelitian tersebut mengindikasikan bahwa para investor mulai beralih dari deviden oriented ke capital gain oriented
  • 4. 42 JWEM STIE MIKROSKIL | Suriani Ginting Jurnal Wira Ekonomi Mikroskil Volume 1, Nomor 02, Oktober 2011 2.2.2 Return On Equity (ROE) Return On Equity (ROE) merupakan salah satu rasio profitabilitas yang digunakan untuk mengukur kemampuan perusahaan dalam memperoleh profit berdasarkan modal (Weston dan Brigham, 1999). Semakin besar rasio ini maka semakin besar kenaikan laba bersih perusahaan yang bersangkutan, selanjutnya akan menaikkan harga saham perusahaan dan semakin besar pula deviden yang diterima investor. ROE merupakan indikator yang amat penting bagi para pemegang saham dan calon investor untuk mengukur kemampuan perusahaan dalam memperoleh laba bersih yang dikaitkan dengan pembayaran deviden. Penelitian yang dilakukan 2.2.3 Net Profit Margin (NPM) Kemampuan perusahaan dalam menghasilkan keuntungan (profit) yang dibandingkan dengan penjualan bersih yang diukur melalui Net Profit Margin (Weston dan Brigham, 1999). Perusahaan yang memiliki profitabilitas yang tinggi diharapkan dapat menjaga kelangsungan hidup perusahaan (going concern) Hidayat (2009) menemukan bahwa Net Profit Margin ( NPM) berpengaruh positif terhadap return saham Dari sudut rasio profitabilitas, investor akan tertarik pada perusahaan yang memiliki rasio NPM tinggi, karena perusahaan yang memiliki rasio NPM tinggi mampu menghasilkan keuntungan yang lebih besar (Helfert, 2000) Berdasarkan hal tersebut dimungkinkan bahwa hubungan net profit margin dengan return saham adalah positif 2.3 Return Saham Return saham disebut sebagai pendapatan saham dan merupakan perubahan nilai harga saham, yang berarti bahwa semakin tinggi perubahan harga saham maka semakin tinggi return yang dihasilkan. Menurut Jogiyanto (2003), return dibedakan menjadi dua yaitu return realisasi yang merupakan return yang telah terjadi berupa capital gain dan Return ekspektasi yang merupakan return yang diharapkan akan diperoleh oleh investor di masa yang akan datang yang berupa deviden.Return saham dapat dihitung dengan rumus (Jogiyanto, 2003) Ri = 1 1 − −− Pt PtPt dimana: Ri = Return Saham Pt = Harga saham periode t Pt-1 = Harga saham periode t-1 Pengertian return dalam penelitian adalah return realisasi,yang digunakan sebagai variabel dependen dalam penelitian ini 3. Metode Penelitian 3.1. Populasi dan Sampel Populasi dalam penelitian ini adalah perusahaan yang konsisten masuk dalam LQ 45 periode Agt 2005 -Agt2010.Sampel diperoleh dengan metode purposive sampling. Berdasarkan kriteria diperoleh sampel sebanyak 20 emiten yang representatif. 3.2. Variabel dan Pengukurannya 3.2.1 Variabel Independen 1) Arus Kas Operasi meliputi pertumbuhan arus kas operasi yang dihasilkan dari (digunakan) dalam kegiatan operasional perusahaan. Arus Kas Operasi = AKO (t) – AKO (t-1) AKO (t-1) 2) Arus Kas Investasi meliputi pertumbuhan arus kas yang dihasilkan dari (digunakan) dalam kegiatan investasi perusahaan x 100
  • 5. Suriani Ginting | JWEM STIE MIKROSKIL 43 Jurnal Wira Ekonomi Mikroskil Volume 2, Nomor 01, April 2012 Arus Kas Investasi = AKI t – AKI (t-1) AKI (t-1) 3) Arus Kas Pendanaan meliputi pertumbuhan arus kas yang dihasilkan dari dan untuk kegiatan pendanaan perusahaan AKP (t) – AKP (t-1) Arus Kas Pendanaan = AKP (t-1) 4) Return on Asset (ROA) mengukur kemampuan perusahaan menghasilkan profit dengan memanfaatkan asset perusahaan . ROA = Laba Bersih Setelah Pajak Total Asset 5) Return on Equity (ROE) mengukur kemampuan perusahaan menghasilkan profit dengan memanfaatkan modal perusahaan ROE = Laba Bersih Setelah Pajak Modal Sendiri 6) Net Profit Margin (NPM) mengukur kemampuan perusahaan menghasilkan profit dari hasil penjualan bersih NPM = Laba Bersih Penualan Bersih 3.2.2 Variabel Dependen Return Saham Pengertian return saham dalam penelitian ini adalah capital gain, Return Saham dapat diformulasikan sebagai berikut P (t) – P (t-1) Ri = P (t-1) Dimana : Ri = Return Saham P(t) = Harga Saham Pada Periode sekarang P (t-1) = Harga Saham Pada Periode sebelumnya 3.3 Model Penelitian Alat analisis yang digunakan adalah Analisis Regresi Linear Berganda (Multiple Regresion), yang dirumuskan sebagai berikut: Y = a + ββββ1X1 + ββββ2X2 + ββββ3X3 + ββββ4X4 + ββββ5X5 + ββββ6X6 + e Dimana: Y = Return Saham a = konstanta β1-β6 = koefisien regresi X1 = Arus Kas Operasi (AKO) X2 = Arus Kas Investasi (AKI) X3 = Arus Kas Pendanaan (AKP) X4 = Return On Asset (ROA) X5 = Return On Equity (ROE) X6 = Net Profit Margin (NPM) e = Error term (variabel pengganggu) 4. Hasil dan Pembahasan 4.1. Statistik Deskriptif Untuk memperoleh hasil terbaik dilakukan outlier data,sehingga data yang semula 100 menjadi 88 data Berdasarkan hasil analisis statistik deskriptif diperoleh bahwa nilai x 100 x 100 x 100 x 100 x 100
  • 6. 44 JWEM STIE MIKROSKIL | Suriani Ginting Jurnal Wira Ekonomi Mikroskil Volume 1, Nomor 02, Oktober 2011 return saham minimum adalah -19,00 % dan nilai maximum adalah 18,90 % . Perubahan return mempunyai nilai rata – rata (mean) sebesar 3,22 % dengan standar deviasi sebesar 5,54 %. Nilai rata – rata saham menunjukkan hasil positif, ini menunjukkan kecenderungan harga saham selama periode pengamatan mengalamai kenaikan. Tabel 1 Statistik Deskriptif Descriptive Statistics N Minimum Maximum Mean Std. Deviation RETURN 88 -19.000 18.900 3.22273 5.549365 AKO 88 -5072.7500 404.9500 -56.257386 586.7415298 AKI 88 -1146.1400 4457.2300 77.700682 545.2810773 AKP 88 -8743.0000 31092.3200 351.620455 3.6698468E3 ROA 88 -29.2500 88.8300 19.374318 18.2532700 ROE 88 -26.6900 120.9100 36.382955 29.8569024 NPM 88 -58.2800 50.4300 13.223068 13.5373090 Valid N (listwise) 88 4.2 Uji Asumsi Klasik 1. Uji Normalitas Analisis Statistik Hasil Uji Kolmogorov - Smirnov siknifikansi sebesar 0,276 yang berada di atas 0,05 . Jadi dapat disimpulkan data telah terdistribusi secara normal . Tabel 2 Normalitas data One-Sample Kolmogorov-Smirnov Test Unstandardized Residual N 88 Normal Parametersa,,b Mean .0000000 Std. Deviation 5.11143886 Most Extreme Differences Absolute .106 Positive .063 Negative -.106 Kolmogorov-Smirnov Z .994 Asymp. Sig. (2-tailed) .276 a. Test distribution is Normal. b. Calculated from data. 2 Uji Multikolinearitas Hasil pengujian multikolinearitas dapat terlihat pada Tabel 3 berikut Dari tabel menunjukkan tidak terjadi multikolinieritas. Tabel 3 Hasil Uji Multikolinearitas Model Collinearity Statistics Tolerance VIF 1(Constant) AKO .976 1.025
  • 7. Suriani Ginting | JWEM STIE MIKROSKIL 45 Jurnal Wira Ekonomi Mikroskil Volume 2, Nomor 01, April 2012 Model Collinearity Statistics Tolerance VIF AKI .956 1.046 AKP .976 1.024 ROA .152 6.576 ROE .199 5.025 NPM .441 2.270 3 Uji Autokorelasi Gejala autokorelasi dideteksi dengan uji Durbin-Watson Hasil pengujian menunjukkan nilai dw sebesar 1.432 menunjukkan tidak terdapat autokorelasi Tabel.4 Uji Durbin - Watson Model Summaryb Model R R Square Adjusted R Square Std. Error of the Estimate Durbin-Watson 1 .389a .152 .089 5.297370 1.432. a. Predictors: (Constant), NPM, AKI, AKO, AKP, ROE, ROA b. Dependent Variable: RETURN 4 Uji Heteroskedastisitas Hasil pengujian heteroskedastisitas dapat di tunjukkan melalui Grafik Scatterplot Gambar 3 Grafik Scatterplot Dari grafik scatterplot dapat disimpulkan tidak terjadi heteroskedastisitas. 4.2 Hasil dan Pembahasan Ketepatan fungsi regresi dalam menaksir nilai aktual dapat diukur dari Goodness of fitnya. Secara statistik Goodness of fit dapat diukur dari nilai Koefisien determinasi, Nilai Statistik F dan Nilai Statistik t. 1. Analisis Koefisien Determinasi (R²) Tabel 6 Hasil Perhitungan Koefisien Determinasi ( R²) Mode l R R Square Adjusted R Square Std. Error of the Estimate 1 .389a .152 .089 5.297370 Hasil perhitungan koefisien determinasi seperti terlihat pada Tabel 6 diperoleh Nilai Adjusted R Square sebesar 0,152. artinya pengaruh variabel independen terhadap variabel dependen oleh model persamaan ini sebesar 15.2 % . 2. Uji Signifikansi Serempak (Uji Statistik F) Hasil Uji statistik F menguji nilai probabilitas F (0,034.) < α = 0,05 menunjukkan secara simultan pertumbuhan Arus Kas dan Profitabilitas berpengaruh signifikan terhadap return saham
  • 8. 46 JWEM STIE MIKROSKIL | Suriani Ginting Jurnal Wira Ekonomi Mikroskil Volume 1, Nomor 02, Oktober 2011 Tabel 7Hasil Perhitungan Uji F ANOVAb Model Sum of Squares df Mean Square F Sig. 1 Regression 406.172 6 67.695 2.412 .034a Residual 2273.032 81 28.062 Total 2679.204 87 a. Predictors: (Constant), NPM, AKI, AKO, AKP, ROE, ROA b. Dependent Variable: RETURN 3 Uji Signifikansi Parsial (Uji statistik t) Berdasarkan hasil uji t diperoleh bahwa secara parsial variabel Arus Kas Operasi (AKO) dan Return On Asset (ROA) berpengaruh signifikan terhadap return saham. Hasil uji t menunjukkan nilai signifikansinya sebesar 0,02 dibawah α = 0,05. Sedangkan variabel Arus Kas Investasi (AKI) , Arus Kas Pendanaan (AKP) Return On Equity (ROE), dan Net Profit Margin (NPM) tidak berpengaruh signifikan terhadap return saham dibuktikan dengan nilai signifikansinya yang lebih besar dari α = 0,05. Tabel 8 Hasil Perhitungan Uji t Coefficientsa Model Unstandardized Coefficients Standardized Coefficients t Sig.B Std. Error Beta 1(Constant) 2.217 .951 2.330 .022 AKO -.002 .001 -.232 -2.242 .028 AKI .001 .001 .085 .810 .420 AKP 9.732E-5 .000 .064 .621 .536 ROA .184 .080 .606 2.308 .024 ROE -.080 .043 -.429 -1.871 .065 NPM .009 .063 .021 .139 .890 Dependent Variable: RETURN Berdasarkan hasil uji t pada Tabel 8 model analisis regresi berganda sebagai berikut: Y = 2,217 – 0,002X1 + 0,001 X2 +9.732E-5 X3 +0.184 X4 - 0,080 X5 + 0,009 X6 atau Return = 2,217– 0,002AKO +0,001 AKI+9,732E-5 AKP +0,184ROA -0,080ROE +0,009 NPM 4.2 Pembahasan Hasil Uji F menunjukkan bahwa secara bersama (simultan) variabel independen yaitu variabel pertumbuhan Arus Kas Operasi (AKO), Arus Kas Investasi (AKI), Arus Kas Pendanaan (AKP), dan Profitabilitas yang diproksikan atas Return On Asset (ROA), Return On Equity (ROE), dan Net Profit Margin (NPM) berpengaruh signifikan terhadap variabel dependen yaitu return saham Hasil uji t (parsial) menunjukkan variabel AKO dan ROA, berpengaruh signifikan terhadap return saham. Sedangkan variabel AKI, AKP,ROE dan NPM tidak berpengaruh terhadap return saham . Hasil pengujian masing – masing variabel independen terhadap variabel dependen dapat dianalisis sebagai berikut
  • 9. Suriani Ginting | JWEM STIE MIKROSKIL 47 Jurnal Wira Ekonomi Mikroskil Volume 2, Nomor 01, April 2012 1) Pengaruh Pertumbuhan Arus Kas Operasi (AKO) terhadap Return Saham. Dari hasil pengujian secara parsial diperoleh Arus Kas Operasi (AKO) berpengaruh signifikan terhadap return saham Berdasarkan hasil penelitian diperoleh bahwa variabel pertumbuhan arus kas operasi berpengaruh terhadap return saham hal ini dapat diartikan bahwa investor merespon terhadap perumbuhan arus kas operasi 2) Pengaruh Pertumbuhan Arus Kas Investasi (AKI) terhadap Return Saham. Dari hasil pengujian secara parsial diperoleh bahwa variabel pertumbuhan Arus Kas Investasi (AKI ) tidak berpengaruh signifikan terhadap return saham. ini disebabkan informasi yang terkandung dalam arus kas investasi belum sepenuhnya digunakan sebagai dasar pengambilan keputusan dalam pasar modal 3) Pengaruh Pertumbuhan Arus Kas Pendanaan (AKP ) terhadap Return Saham. Dari hasil pengujian secara parsial diperoleh bahwa koefisien regresi untuk variabel pertumbuhan Arus Kas Pendanaan (AKP) tidak berpengaruh signifikan terhadap return saham hal ini disebabkan oleh kemungkinan informasi yang terkandung dalam arus kas pendanaan belum sepenuhnya digunakan sebagai dasar pengambilan keputusan dalam pasar modal. 4) Pengaruh Return on Asset (ROA) terhadap Return Saham. Dari hasil pengujian secara parsial diperoleh bahwa nilai signifikansi untuk variabel Return on Asset (ROA) sebesar 0,024 . Hal ini menunjukkan bahwa secara parsial variabel Return on Asset (ROA) berpengaruh terhadap return saham. Return on Asset (ROA) menggambarkan sejauhmana kemampuan perusahaan menghailkan laba dari memanfaatkan asset. 5) Pengaruh Return on Equity (ROE) terhadap Return Saham Dari hasil pengujian secara parsial diperoleh bahwa variabel Return on Equity (ROE) dengan nilai signifikan sebesar 0,065. Hal ini menunjukkan bahwa variabel Return on Equity (ROE) tidak berpengaruh signifikan terhadap return saham . dapat diartikan bahwa investor kurang merespon terhadap Return on Equity . 6) Pengaruh Net Profit Margin (NPM) terhadap Return Saham. Hasil pengujian secara parsial diperoleh bahwa variabel Net Profit Margin (NPM) tidak berpengaruh terhadap return saham hal ini disebabkan oleh kemungkinan informasi yang terkandung dalam NPM belum sepenuhnya dimanfaatkan sebagai dasar pengambilan keputusan pada perusahaan LQ 45. 5. Kesimpulan, Saran, dan Keterbatasan Penelitian Berdasarkan hasil analisis data serta pembahasan yang telah diuraikan sebelumnya, dapat disimpulkan Secara simultan seluruh variabel independen pada penelitian ini berpengaruh secara signifikan terhadap return saham perusahaan LQ 45 pada periode pengamatan 2005 – 2010. Secara parsial pada variabel Arus Kas hanya pertumbuhan arus kas operasi yang berpengaruh terhadap return saham perusahaan LQ 45 pada periode pengamatan 2005 – 2010. Secara parsial variabel profitabilitas yang diproksikan terhadap Return On Asset (ROA) dan Return On Equity (ROE) Net Profit Margin (NPM) menunjukkan hasil bahwa variabel ROA berpengaruh positif dan signifikan terhadap return saham tetapi variabel ROE dan NPM tidak berpengaruh terhadap return saham. Penelitian ini hanya terbatas pada perusahaan LQ 45 yang konsisten masuk dalam pemeringkatan LQ 45 periode Agustus 2005 - Agustus 2010 sehingga masih banyak emiten lain yang perlu diteliti . Variabel ekonomi makro yang juga berpengaruh terhadap laporan keuangan belum diteliti dalam penelitian ini seperti inflasi, dan nilai tukar.
  • 10. 48 JWEM STIE MIKROSKIL | Suriani Ginting Jurnal Wira Ekonomi Mikroskil Volume 1, Nomor 02, Oktober 2011 Penelitian ini tidak memasukkan variabel deviden saham dalam formulasi return saham sehingga kurang menggambarkan respon pasar secara utuh Penelitian ini tidak memasukkan faktor ukuran perusahaan dalam pengolahan data perusahaan. Pada penelitian yang akan datang terdapat beberapa hal yang perlu diperhatikan dalam mengembangkan ilmu pengetahuan, diantaranya adalah agar penelitian selanjutnya meneliti pada emiten yang lain untuk memperoleh informasi yang lebih baik supaya dapat memperbandingkan bagaimana pengaruhnya terhadap emiten yang berbeda. Pada peneliti selanjutnya agar memperhatikan variabel ekonomi makro seperti inflasi, dan nilai tukar yang secara logis dapat berpengaruh terhadap angka–angka pada laporan keuangan karena faktor ekonomi yang tidak stabil akan mempengaruhi harga dan return saham.dan memasukkan variabel deviden dalam formulasi return saham sehingga dapat menggambarkan respon pasar secara utuh. Referensi [1]. Ball, R dan P Brown 1968, An Empirical Evalution of Accounting Income Numbers, Journal of Accounting Research Vol.6, Hal. 159-178. [2]. Beaver, William, 1968, Market Price Financial Ratio and The Prediction of Failure, Journal of Accounting Research, Hal. 179-193. [3]. Bernard dan Stober. 1989, The Nature and amount of Information in Cash Flow and Accruals, Accounting Review, Vol. 64. [4]. Darmadji, Tjiptono dan Hendy M Fakhruddin. 2011, Pasar Modal di Indonesia, Edisi Ketiga, Penerbit Salemba Empat. [5]. Ghozali, Imam, 2005. Aplikasi Analisis Multivariate dengan Program SPSS, Edisi Ke- 3. Badan Penerbit Universitas Diponegoro. Semarang.Gujarati, Damodar , 2003. Basic Econometrics, Fourth edition. McGraw-Hill Inc. [6]. Hidayat, Taufik 2009 Pengaruh Rasio Keuangan Terhadap Return Saham Pada Perusahaan Yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia, Tesis, Sekolah Pasca Sarjana Universitas Sumatera Utara, Medan. [7]. Ikatan Akuntan Indonesia, 2007 Standar Akuntansi Keuangan, Jakarta, Penerbit Salemba Empat. [8]. Jogiyanto, 2003. Teori Portofolio dan Analisis Investasi, Edisi Ketiga, Yogyakarta, BPFE. [9]. Livnat, Zarowin. 1990. The Incremental Content of Cash Flow Component Journal of Accounting and Economics Vol 25, Hal. [10]. Miller, M, dan K Rock 1985. Dividend Policy Policy Under Asymetric Information, Journal of Finance, Hal. 1031-1052. [11]. Payamta dan Hanung Triatmoko, 1998. Evaluasi Kinerja Perusahaan Publik Melalui Pengamatan Terhadap Perubahan Harga dan Return Saham, Jurnal Perspektif No.10. [12]. Triyono dan Jogiyanto, 2000 Hubungan Kandungan Informasi Arus Kas , Komponen Arus Kas dan Laba Akuntansi dengan Harga atau Return Saham, Yogyakarta Jurnal Riset Akuntansi Indonesia , Vol.3, No.1, Hal. 54-68. [13]. Utami, Dillah, 1999, Muatan Informasi Tambahan Arus Kas dari Aktivitas Operasi, Investasi, dan Pendanaan, Jurnal Bisnis dan Akuntansi, Vol 1.