7
Most read
8
Most read
9
Most read
9Kelompok
Kalimat Efektif
Kalimat Efektif
Pengertian
Kalimat Efektif
Ciri-ciri
Kalimat Efektif
Penyebab
Ketidakefektifan
Kalimat
KESEPADANAN &
KESATUAN
KESEJAJARAN BENTUK
(Paralelisme)
KEHEMATAN
PENEKANAN
KELOGISAN
KEVARIASIAN
Kalimat Efektif
1 2 3 4 65
❶ KESEPADANAN & KESATUAN
Kesepadanan dalam sebuah kalimat efektif
adalah hubungan timbal balik antara subjek dan
predikat, predikat dengan objek serta keterangan,
yang semuanya berfungsi menjelaskan unsur/bagian
kalimat tersebut.
Kesatuan ide pokok/pikiran yang berarti
Kalimat Efektif itu harus mempunyai struktur yang
baik (Keterpaduan SPOK).
❷ KESEJAJARAN BENTUK
(Paralelisme)
Menempatkan ide/ gagasan yang sama
penting dan sama fungsinya kedalam struktur/
bentuk gramatis karena dapat membantu
memberikan kejelasan kalimat secara keseluruhan.
❸ KEHEMATAN
Kehematan dalam kalimat efektif
ialah kehematan dalam pemakaian kata,
frase atau bentuk lainnya dianggap tidak
diperlukan.
Kehematan menyangkut soal gramatikal
dan makna kata.
Unsur-Unsur Penghematan yang
harus diperhatikan :
1. Pengulangan Subjek Kalimat
Pengulangan Subjek tidak membuat kalimat itu menjadi lebih jelas.
2. Hiponim
Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia, Hiponim adalah hubungan
antara makna spesifik dan makna generik atau antar anggota
taksonomi.
3. Pemakaian Kata Depan “dari” dan “daripada”
Penggunaan kata depan “dari” dalam bahasa Indonesia dipakai
untuk menunjukkan arah (tempat), asal (asal-usul).
Dalam bahasa Indonesia, kata depan “daripada” berfungsi untuk
membandingkan sesuatu benda atau hal dengan benda atau lainnya.
❹ PENEKANAN
Setiap kalimat memiliki sebuah
gagasan atau ide pokok yang
biasanya ingin ditekankan atau
ditonjolkan penulis atau pembicara.
Cara membentuk Penekanan
dalam kalimat
 Meletakkan kata yang ditonjolkan di depan/awal kalimat.
 Membuat urutan kata yang bertahap.
 Melakukan pengulangan kata (repetisi).
 Melakukan pertentangan terhadap ide yang ditonjolkan.
 Menggunakan partikel penekanan (penegasan).
❺ KELOGISAN
Kelogisan adalah bahwa ide kalimat itu
dapat diterima oleh akal dan penulisannya sesuai
dengan ejaan yang berlaku.
Contoh :
“Kepada Bapak Kepala Sekolah, waktu dan tempat
kami persilahkan.”
Kalimat tersebut tidak logis. Maka seharusnya :
“Kepada Bapak Kepala Sekolah kami persilahkan.”
❻ KEVARIASIAN
Variasi dalam penulisan pilihan kata
(diksi) atau variasi dalam tutur kalimat
yang tepat dan benar akan memberikan
penekanan pada bagian-bagian kalimat
yang diinginkan.
Agar tidak membosankan dan
menjemukan dalam penulisan kalimat
diperlukan pola dan bentuk/struktur yang
bervariasi.
Sebab – Sebab
Ketidakefektifan Kalimat
1
7654
32
1. Pleonastis
Pleonastis atau pleonasme adalah pemakaian
kata yang berlebihan atau tumpang tindih, yang
sebenarnya tidak perlu.
Contohnya :
 Banyak tombol-tombol yang dapat anda gunakan
(banyak tombol)
 Para hadirin (hadirin sudah jamak, tidak perlu para)
 Agar supaya (agar bersinonim dengan supaya)
 Disebabkan karena (sebab bersinonim dengan karena)
2. Kontaminasi
Merancukan 2 struktur benar 1 struktur salah.
Contohnya :
 diperlebar, dilebarkan (benar)
diperlebarkan (salah)
 memperkuat, menguatkan (benar)
memperkuatkan (salah)
 sangat baik, baik sekali (benar)
sangat baik sekali (salah)
3. Salah Pemilihan Kata
Contoh :
 menyetop seharusnya menstop
 mensoal seharusnya menyoal
 ilmiawan seharusnya ilmuwan
 sejarawan seharusnya ahli sejarah
4. Salah Nalar
Contoh :
Waktu dan tempat dipersilahkan.
(siapa yang dipersilahkan)
Pak, saya minta izin ke belakang.
(toilet tidak selalu berada di belakang)
Adik mengajak temannya naik ke atas.
(naik selalu ke atas)
Silakan maju ke depan.
(maju selalu ke depan)
5. Kata Depan yang Tidak Perlu
Contoh :
 Di program ini menyediakan berbagai fitur terbaru.
(kata di- dihilangkan)
 Perkembangan daripada teknologi informasi
sangat pesat.
(kata daripada dihilangkan)
 Kepada siswa kelas VII berkumpul di GOR.
(kata kepada dihilangkan)
6. Pengaruh Bahasa Asing
Contoh :
 Saya telah katakan …
(I have told) (seharusnya telah saya katakan)
 Sebab-sebab daripada perselisihan …
(cause of the quarrel) (kata daripada dihilangkan)
7. Pengaruh Bahasa
Daerah
Contoh :
• … sudah pada hadir.
(Jawa: wis padha teka)
(seharusnya sudah hadir)
• Jangan-jangan …
(Jawa: ojo-ojo)
(seharusnya mungkin)
Kesimpulan
Kalimat Efektif adalah kalimat yang mampu
menyampaikan pikiran dan perasaan penulis
atau pembicaraan dengan jelas kepada
pembaca atau pendengar.
Untuk membuat Kliamat Efektif, kita harus
memperhatikan Ciri-Ciri/Persyaratan sbb :
 Kesepadanan dan kesatuan.
 Kesejajaran bentuk bahasa yang di pakai.
 Kehematan dalam menggunakan kata.
 Penekanan untuk mengemukakan ide pokok.
 Kelogisan dalam kalimat
 Kevariasian dalam struktur kalimat.
Kalimat Efektif

More Related Content

PPTX
Kalimat efektif
PPT
Kalimat efektif
DOCX
Makalah semantik
PPTX
Presentasi tanda baca
PPTX
Presentasi Diksi
PPTX
Sintaksis
PPT
Ppt bahasa baku dan bahasa nonbaku
PPTX
Presentasi bahasa indonesia kalimat efektif
Kalimat efektif
Kalimat efektif
Makalah semantik
Presentasi tanda baca
Presentasi Diksi
Sintaksis
Ppt bahasa baku dan bahasa nonbaku
Presentasi bahasa indonesia kalimat efektif

What's hot (20)

PPTX
Bahasa sebagai sistem
DOCX
Ragam bahasa ilmiah
DOCX
Morfem dan Proses Morfemis dalam Bahasa Indonesia
DOCX
Makalah Filsafat Pancasila
PPTX
Kalimat Efektif dan Tidak Efektif
PPT
Kalimat efektif
DOCX
Makalah Bahasa Indonesia Paragraf - Kelompok 5 (1).docx
PPTX
Kalimat efektif ppt
PPTX
Analisis kesalahan berbahasa - kesalahan berbahasa tataran semantik
PPTX
Pengertian dan Jenis Frasa
PPT
Bhs ind (4) Bahasa Ragam Ilmiah
DOCX
Makalah pemilihan kata (diksi) kelompok 1
PPTX
KALIMAT
PDF
Aturan penulisan artikel jurnal ilmiah ug
DOCX
Tugas makalah wawasan nusantara
PPTX
Diksi dan Kalimat Efektif
PPTX
Diksi dan gaya bahasa
DOCX
Makalah bahasa indonesia kalimat efektif
PPTX
DOCX
Pancasila sebagai Sistem Filsafat (Mata Kuliah Pendidikan Pancasila)
Bahasa sebagai sistem
Ragam bahasa ilmiah
Morfem dan Proses Morfemis dalam Bahasa Indonesia
Makalah Filsafat Pancasila
Kalimat Efektif dan Tidak Efektif
Kalimat efektif
Makalah Bahasa Indonesia Paragraf - Kelompok 5 (1).docx
Kalimat efektif ppt
Analisis kesalahan berbahasa - kesalahan berbahasa tataran semantik
Pengertian dan Jenis Frasa
Bhs ind (4) Bahasa Ragam Ilmiah
Makalah pemilihan kata (diksi) kelompok 1
KALIMAT
Aturan penulisan artikel jurnal ilmiah ug
Tugas makalah wawasan nusantara
Diksi dan Kalimat Efektif
Diksi dan gaya bahasa
Makalah bahasa indonesia kalimat efektif
Pancasila sebagai Sistem Filsafat (Mata Kuliah Pendidikan Pancasila)
Ad

Similar to Kalimat Efektif (20)

PDF
Kalimat efektif
PPTX
Kalimat efektif
PPTX
Kalimat efektif
PPTX
MATERI KALIMAT_EFEKTIFuntuk menimbulkan kembali gagasan-gagasan pada pikiran ...
PPT
Tugas Psikologi UNJ - MKU Bahasa Indonesia - Kalimat Efektif
PPTX
Kalimat efektif.pptx
PPTX
Kalimat Efektif
PDF
5 kalimat efektif
PPTX
Kalimat efektif
PDF
5 kalimat efektif dan contohnya
PPTX
bahasa indonesia Kalimat-kalimat Efektif.pptx
PDF
Makalah Pengertian Kalmat Efektif dan Ciri-Cirinya
PPTX
Kalimat_Efektif. dalam tatanan kalimat dan tatanan bahasa baku
PPTX
Kalimat_Efektif. dalam kalimat bahasa indonesia yang baik dan benar
DOC
Kalimat efektif
PPTX
Kalimat Efektif
PPTX
Kelompok 8
PPT
0000000499-22-UNI20211222-2021-RS2A-04-KALIMAT (2).ppt
PPTX
Kalimat Efektif dalam Karya Ilmiah 2017.pptx
DOCX
Pengertian kalimat efektif
Kalimat efektif
Kalimat efektif
Kalimat efektif
MATERI KALIMAT_EFEKTIFuntuk menimbulkan kembali gagasan-gagasan pada pikiran ...
Tugas Psikologi UNJ - MKU Bahasa Indonesia - Kalimat Efektif
Kalimat efektif.pptx
Kalimat Efektif
5 kalimat efektif
Kalimat efektif
5 kalimat efektif dan contohnya
bahasa indonesia Kalimat-kalimat Efektif.pptx
Makalah Pengertian Kalmat Efektif dan Ciri-Cirinya
Kalimat_Efektif. dalam tatanan kalimat dan tatanan bahasa baku
Kalimat_Efektif. dalam kalimat bahasa indonesia yang baik dan benar
Kalimat efektif
Kalimat Efektif
Kelompok 8
0000000499-22-UNI20211222-2021-RS2A-04-KALIMAT (2).ppt
Kalimat Efektif dalam Karya Ilmiah 2017.pptx
Pengertian kalimat efektif
Ad

Recently uploaded (20)

PPT
Inkuiri Kolaboratif bagi guru di Satuan Pendidikan .ppt
PDF
RPM BAHASA INDONESIA KELAS 7 TEKS DESKRIPSI.pdf
PPTX
Desain ojt 1 koding dan kecerdasan artificial .pptx
DOCX
Modul Ajar Deep Learning Fisika Kelas 12 SMA Terbaru 2025
PPTX
bahan KKA DI SEKOLAH bahan KKA DI SEKOLA
DOCX
Modul Ajar Deep Learning PKWU Pengelolaan Kelas 11 SMA Terbaru 2025
PPTX
Berpikir_Komputasional_Kelas5_IlustrasiKosong.pptx
PDF
Aminullah Assagaf_Ch3&4_Statistik Ekonometrika_PLS SPSS.pdf
DOCX
Modul Ajar Deep Learning PKWU Kerajinan Kelas 11 SMA Terbaru 2025
PDF
Modul Ajar Deep Learning Bahasa Inggris Kelas 1 Kurikulum Merdeka
PPTX
Ikrar Pamong dan Panca Prasetya KORPRI dan JUga Ikrar Bela Negara
PPTX
893548301-Panduan-Kokurikuler-Tahun_2025.pptx
PPTX
Kokurikuler dalam Pembelajaran Mendalam atau Deep Leaning
PDF
Aminullah Assagaf_B34_Statistik Ekonometrika_PLS SPSS.pdf
PDF
Aminullah Assagaf_B34_Statistik Ekonometrika.pdf
DOCX
Modul Ajar Deep Learning Informatika Kelas 10 SMA Terbaru 2025
PDF
Modul Ajar Deep Learning Bahasa Indonesia Kelas 1 Kurikulum Merdeka
PDF
Stop Bullying NO Bully in school SMA .pdf
PPTX
POWER POING IPS KLS 8 KUMER 2025-2026.pptx
PPTX
Bahan Ajar PAI 8 BAB 2 iman kepada kitab Allah.pptx
Inkuiri Kolaboratif bagi guru di Satuan Pendidikan .ppt
RPM BAHASA INDONESIA KELAS 7 TEKS DESKRIPSI.pdf
Desain ojt 1 koding dan kecerdasan artificial .pptx
Modul Ajar Deep Learning Fisika Kelas 12 SMA Terbaru 2025
bahan KKA DI SEKOLAH bahan KKA DI SEKOLA
Modul Ajar Deep Learning PKWU Pengelolaan Kelas 11 SMA Terbaru 2025
Berpikir_Komputasional_Kelas5_IlustrasiKosong.pptx
Aminullah Assagaf_Ch3&4_Statistik Ekonometrika_PLS SPSS.pdf
Modul Ajar Deep Learning PKWU Kerajinan Kelas 11 SMA Terbaru 2025
Modul Ajar Deep Learning Bahasa Inggris Kelas 1 Kurikulum Merdeka
Ikrar Pamong dan Panca Prasetya KORPRI dan JUga Ikrar Bela Negara
893548301-Panduan-Kokurikuler-Tahun_2025.pptx
Kokurikuler dalam Pembelajaran Mendalam atau Deep Leaning
Aminullah Assagaf_B34_Statistik Ekonometrika_PLS SPSS.pdf
Aminullah Assagaf_B34_Statistik Ekonometrika.pdf
Modul Ajar Deep Learning Informatika Kelas 10 SMA Terbaru 2025
Modul Ajar Deep Learning Bahasa Indonesia Kelas 1 Kurikulum Merdeka
Stop Bullying NO Bully in school SMA .pdf
POWER POING IPS KLS 8 KUMER 2025-2026.pptx
Bahan Ajar PAI 8 BAB 2 iman kepada kitab Allah.pptx

Kalimat Efektif

  • 4. Pengertian Kalimat Efektif Ciri-ciri Kalimat Efektif Penyebab Ketidakefektifan Kalimat KESEPADANAN & KESATUAN KESEJAJARAN BENTUK (Paralelisme) KEHEMATAN PENEKANAN KELOGISAN KEVARIASIAN
  • 6. 1 2 3 4 65
  • 7. ❶ KESEPADANAN & KESATUAN Kesepadanan dalam sebuah kalimat efektif adalah hubungan timbal balik antara subjek dan predikat, predikat dengan objek serta keterangan, yang semuanya berfungsi menjelaskan unsur/bagian kalimat tersebut. Kesatuan ide pokok/pikiran yang berarti Kalimat Efektif itu harus mempunyai struktur yang baik (Keterpaduan SPOK).
  • 8. ❷ KESEJAJARAN BENTUK (Paralelisme) Menempatkan ide/ gagasan yang sama penting dan sama fungsinya kedalam struktur/ bentuk gramatis karena dapat membantu memberikan kejelasan kalimat secara keseluruhan.
  • 9. ❸ KEHEMATAN Kehematan dalam kalimat efektif ialah kehematan dalam pemakaian kata, frase atau bentuk lainnya dianggap tidak diperlukan. Kehematan menyangkut soal gramatikal dan makna kata.
  • 10. Unsur-Unsur Penghematan yang harus diperhatikan : 1. Pengulangan Subjek Kalimat Pengulangan Subjek tidak membuat kalimat itu menjadi lebih jelas. 2. Hiponim Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia, Hiponim adalah hubungan antara makna spesifik dan makna generik atau antar anggota taksonomi. 3. Pemakaian Kata Depan “dari” dan “daripada” Penggunaan kata depan “dari” dalam bahasa Indonesia dipakai untuk menunjukkan arah (tempat), asal (asal-usul). Dalam bahasa Indonesia, kata depan “daripada” berfungsi untuk membandingkan sesuatu benda atau hal dengan benda atau lainnya.
  • 11. ❹ PENEKANAN Setiap kalimat memiliki sebuah gagasan atau ide pokok yang biasanya ingin ditekankan atau ditonjolkan penulis atau pembicara.
  • 12. Cara membentuk Penekanan dalam kalimat  Meletakkan kata yang ditonjolkan di depan/awal kalimat.  Membuat urutan kata yang bertahap.  Melakukan pengulangan kata (repetisi).  Melakukan pertentangan terhadap ide yang ditonjolkan.  Menggunakan partikel penekanan (penegasan).
  • 13. ❺ KELOGISAN Kelogisan adalah bahwa ide kalimat itu dapat diterima oleh akal dan penulisannya sesuai dengan ejaan yang berlaku. Contoh : “Kepada Bapak Kepala Sekolah, waktu dan tempat kami persilahkan.” Kalimat tersebut tidak logis. Maka seharusnya : “Kepada Bapak Kepala Sekolah kami persilahkan.”
  • 14. ❻ KEVARIASIAN Variasi dalam penulisan pilihan kata (diksi) atau variasi dalam tutur kalimat yang tepat dan benar akan memberikan penekanan pada bagian-bagian kalimat yang diinginkan. Agar tidak membosankan dan menjemukan dalam penulisan kalimat diperlukan pola dan bentuk/struktur yang bervariasi.
  • 15. Sebab – Sebab Ketidakefektifan Kalimat 1 7654 32
  • 16. 1. Pleonastis Pleonastis atau pleonasme adalah pemakaian kata yang berlebihan atau tumpang tindih, yang sebenarnya tidak perlu. Contohnya :  Banyak tombol-tombol yang dapat anda gunakan (banyak tombol)  Para hadirin (hadirin sudah jamak, tidak perlu para)  Agar supaya (agar bersinonim dengan supaya)  Disebabkan karena (sebab bersinonim dengan karena)
  • 17. 2. Kontaminasi Merancukan 2 struktur benar 1 struktur salah. Contohnya :  diperlebar, dilebarkan (benar) diperlebarkan (salah)  memperkuat, menguatkan (benar) memperkuatkan (salah)  sangat baik, baik sekali (benar) sangat baik sekali (salah)
  • 18. 3. Salah Pemilihan Kata Contoh :  menyetop seharusnya menstop  mensoal seharusnya menyoal  ilmiawan seharusnya ilmuwan  sejarawan seharusnya ahli sejarah
  • 19. 4. Salah Nalar Contoh : Waktu dan tempat dipersilahkan. (siapa yang dipersilahkan) Pak, saya minta izin ke belakang. (toilet tidak selalu berada di belakang) Adik mengajak temannya naik ke atas. (naik selalu ke atas) Silakan maju ke depan. (maju selalu ke depan)
  • 20. 5. Kata Depan yang Tidak Perlu Contoh :  Di program ini menyediakan berbagai fitur terbaru. (kata di- dihilangkan)  Perkembangan daripada teknologi informasi sangat pesat. (kata daripada dihilangkan)  Kepada siswa kelas VII berkumpul di GOR. (kata kepada dihilangkan)
  • 21. 6. Pengaruh Bahasa Asing Contoh :  Saya telah katakan … (I have told) (seharusnya telah saya katakan)  Sebab-sebab daripada perselisihan … (cause of the quarrel) (kata daripada dihilangkan)
  • 22. 7. Pengaruh Bahasa Daerah Contoh : • … sudah pada hadir. (Jawa: wis padha teka) (seharusnya sudah hadir) • Jangan-jangan … (Jawa: ojo-ojo) (seharusnya mungkin)
  • 23. Kesimpulan Kalimat Efektif adalah kalimat yang mampu menyampaikan pikiran dan perasaan penulis atau pembicaraan dengan jelas kepada pembaca atau pendengar. Untuk membuat Kliamat Efektif, kita harus memperhatikan Ciri-Ciri/Persyaratan sbb :  Kesepadanan dan kesatuan.  Kesejajaran bentuk bahasa yang di pakai.  Kehematan dalam menggunakan kata.  Penekanan untuk mengemukakan ide pokok.  Kelogisan dalam kalimat  Kevariasian dalam struktur kalimat.