Dokumen ini membahas tentang tragedi pembantaian yang dilakukan oleh pasukan Salib terhadap umat Islam di Yerusalem setelah pengepungan di tahun 1099. Dalam konteks kekalahan umat Islam, tulisan ini juga menggambarkan kondisi kehidupan yang sangat memilukan di masyarakat Islam pada saat itu, termasuk ketidakpedulian para penguasa dan ulama, yang berkontribusi pada keruntuhan moral umat. Akhirnya, penulis mengenalkan Shalahuddin Al-Ayyubi sebagai sosok yang muncul untuk memimpin perjuangan merebut kembali Palestina dari cengkeraman Salib.