2
Most read
3
Most read
11
Most read
LAPORAN PRAKTIKUM FISIKA INTI

No percobaan          : Percobaan 3

Judul percobaan       : Spektroskopi Sinar Gamma

Tujuan Percobaan

       Mempelajari sistem deteksi radiasi sinar gamma dengan sintilasi
       Analisa spektrum energi sinar gamma dari beberapa unsur

Alat dan Bahan

       Detektor sintilasi
       Single Channel Anlyzer
       Digital Counter
       Catu Daya Tegangan Tinggi
       Cobalt
       Radium

Dasar Teori

       Radiasi gamma dipancarkan bersama alpha, beta atau tangkapan elektron.
Karena sinar gamma tidak dibiaskan oleh medan listrik, maka sinar itu tidaklah
terdiri dari partikel yang bermuatan. Tetapi sinar itu didifraksikan pada
permukaan sebuah kristal, seperti difraksi sinar-X tetapi dengan sudut difraksi
yang kecil, percobaan memberikan kesimpulan bahwa sinar gamma adalah
gelombang elektromagnetik dengan panjang gelombang yang sangat pendek, kira-
kira 1/100 panjang gelombang sinar-X.

       Terbentukmnya sinar gamma merupakan hasil disentigrasi inti atom.Inti
atom yang mengalami disentegrasi dengan memancarkan sinar alfa akan terbentuk
inti-inti baru dengan memiliki tingkat energi yang agak tinggi.Kemudian terjadi
Proses transisi ke tingkat energi yang lebih rendah atau tingkat dasar sambil
memancarkan sinar gamma. Sinar gamma sama halnya dengan sinar X,termasuk
gelombang elektromagnetis,jika sinar gamma menembus lapisan materi setebal X
maka intensitas akan berkurang.

       Spektrum sinar gamma dari suatu unsur adalah spektrum garis, yang
memperlihatkan adanya foton sinar gamma, bila sebuah inti pindah dari keadaan
energi yang lebih tinggi ke keadaan yang lebih rendah. Tenaga sinar gamma
bersifat diskrit dan karakteristik, masing-masing mempunyai energi gamma dalam
bentuk spektrum energi tertentu. Apabila radiasi sinar gamma mengenai bahan
akan terjadi beberapa efek, yaitu :

   1. Efek Fotolistrik
       Efek fotolistrik adalah interaksi antara sebuah foton dan sebuah loncatan
       atom elektron. Sebagai hasil dari interaksi, foton menghilang dan salah
       satu dari atom elektron dilepaskan sebagai elektron bebas yang disebut
       fotoelektron.Elektron orbital dari atom terpental oleh tumbukan sinar
       gamma dan energi gamma menjadi elektron bebas dengan energi E e
       sehingga didapat :
       Ee =Eg -Ei dan Eg>Ei
       Di mana : Eg= Energi gamma
               Ei= Energi Ikat
       Untuk eletron orbital energi ikat kecil sekali.


   2. Efek Chompton
               Energi radiasi hanya sebagian saja diserap untuk mengeluarkan
       electron dari atom(fotoelektron)sedangkan sisi energi akan terpancar
       sebagai”scattered radiaton”.Efek kompton terjadi pada Elektron-elektron
       bebas atau terikat secara lemah pada lapisan kulit yang terluar pada
       penyinaran dengan energi radiasi yang lebih tinggi yaitu berkisar antara
       200-1.000 KeV.
               Hamburan Compton adalah tumbukan anatara sebuah foton dengan
       sebuah elektron bebaas. Foton yang datang dibelokan arahnya dengan
       sudut terhadap sebelumnya.Foton mentransfer sebagian energinya ke
elektron,yang dikenal dengan elektron recoil.Karena besarnya sudut bisa
   sembarang,maka energi yang ditransfer besarnya anatara nol sampai
   dengan besarnya fraksi energi foton. (knoll,1989)
          Apabila sinar gamma mengalami elektron bebas akan terjadi
   hamburan elektron, maka elektron akan terpental :




   Di mana :
                  = sudut hamburan
          = massa elektron (511,033 KeV)
   Jadi, energi elektron bebas tergantung pada sudut hamburan dan penguat
   spektrum kontinu.




3. Produksi Pasangan
          Pembentukan sepasang elektron Yaitu suatu proses pembentukan
   positron dan electron melalui energi radiasi sinar gamma yang melebihi
   1.02MeV yaitu energi massa positron+electron.Proses ini terjadi apabila
   radiasi dengan energi yang sangat tinggi mendekati atau memasuki medan
   listrik atom atau inti.Energi radiasi ini akan berubah menjadi electron dan
   positron.
          Produksi pasangan memerlukan energi foton minimal adalah 1,02
   MeV. Setiap tambahan energi akan menjadi energi kinetik bagi elektron
   dan positron. Radiasi gamma dengan tenaga yang cukup tinggi melewati
   medan listrik dekat inti atom akan menghasilkan produksi pasangan yaitu
   terciptanya elektron dan positron. Energi gamma pada proses ini adalah :


   Setelah itu positron berintilasi dengan elektron sehingga memancarkan dua
   foton sinar gamma dengan energi 511 KeV. Bila energi tersebut ditangkap
   kristal pada detektor maka total energi yang diserap pada kristal adalah :
dimana


 Prosedur Percobaan
 1. Susunlah peralatan sebagai berikut
 2. Catu daya harus menunjukkan angka 0,00 sebelum dihidupkan
 3. Hidupkan semua peralatan
 4. Naikkan tegangan catu daya hingga 750 volt
 5. Atur pencacah digital, input 1,5 Vpp
 6. Atur “MAN/AUTO” tombol pada posisi MAN
 7. Pilih dan catat “U” yang digunakan
 8. Naikan U dengan interval 0,1 Volt
 9. Atur dan pilih selang waktu pengukuran pada pencacah digital misal
     10 detik (catat intensitas radiasi)
 10. Ulangi prosedur butir 8 dan 9
 11. Gambarkan pada secarik kertas grafik antara intensitas radiasi (ordinat)
     dengan U (basis)
 12. Ulangi prosedur butir 7 s.d 10 untuk sumber pemancar sinar gamma
     lainnya
 13. Selama satu seri pengukuran parameter tegangan tinggi dan aplikasi
     pada SCA serta jarak sumber terhadap detektor jangan diubah
 14. Setelah percobaan selesai, matikan dulu SCA dan digit counter. Ubah
     tegangan tinggi pada catu daya hingga menunjukkan 0,00 kemudian
     matikan catu daya.

Data Hasil Pengamatan

Tegangan pada digital counter U = 0,0 - 0,6
Tegangan Catu Daya                         V = 750 Volt
Jarak sumber ke detektor                   X=
Waktu                                      ∆t = 10 detik


Data Hasil Pengamatan : Tanpa Bahan
No        U                        N (cacahan)
                       percobaan 1        Percobaan 2      Percobaan 3
       1         0.0 1052                 1005             1019
       2         0.1 1015                 1018             998
       3         0.2 975                  977              985
       4         0.3 975                  995              984
       5         0.4 1002                 1010             1000
       6         0.5 994                  992              992
       7         0.6 1011                 988              1013




               hubungan N dan U "tanpa bahan"
1030
1020
1010
1000
990                                                             hubungan N dan U
980                                                             "tanpa bahan"
970
960
950
           0.1   0.2   0.3    0.4   0.5       0.6   0.7



Data Hasil Pengamatan : Cobalt (Co)

                        N (cacahan)
                        percobaan         Percobaan
           No    U      1                 2               Percobaan 3
           1     0.0    992               986             980
           2     0.1    977               974             960
3    0.2        966          975         984
                4    0.3        977          991         972
                5    0.4        976          1016        1027
                6    0.5        961          949         1008
                7    0.6        1017         987         989




                    Hubungan N dan U pada bahan
                              Cobalt
     1010
     1005
     1000
      995
      990
      985                                                       Hubungan N dan U
      980                                                       pada bahan Cobalt
      975
      970
      965
            0             2            4     6       8




Data Hasil Pengamatan : Radium (Ra)

                              N (cacahan)
            No U              percobaan 1   Percobaan 2 Percobaan 3
            1       0.0       979           994          1011
            2       0.1       1011          977          1028
            3       0.2       973           993          995
            4       0.3       983           1000         1000
            5       0.4       986           1001         1001
            6       0.5       995           1026         1026
            7       0.6       1005          1005         1005
hubungan antara N dan U pada
                        Radium (Ra)
     1020
     1015
     1010
     1005                                          hubungan antara N dan
                                                   U pada
     1000
                                                   Radium+Sheet1!$B$15:
     995                                           $B$21
     990
     985
            0      2          4      6      8



Data Hasil Pengamatan : Radium (Ra) dan Cobalt

                       N (cacahan)
            No U       percobaan 1   Percobaan 2 Percobaan 3
            1   0.0    1012          1018        1012
            2   0.1    1003          1023        1025
            3   0.2    1017          999         1038
            4   0.3    1018          989         1019
            5   0.4    1015          999         994
            6   0.5    995           1007        1001
            7   0.6    1014          999         1005
hubungan antara N dan U pada
                            Radium+cobalt
       1020

       1015

       1010                                                        hubungan antara N
                                                                   dan U pada
       1005                                                        Radium+cobalt


       1000
                  0        2          4        6          8



ANALISA DATA

Cobalt (Co)

                                          N (cacahan)
     U                                                                         Rata-rata
                      Percobaan 1         Percobaan 2         Percobaan 3
              0                992                  986                980               986
         0.1                   977                  974                960              970.3
         0.2                   966                  975                984               975
         0.3                   977                  991                972               980
         0.4                   976                 1016               1027             1006.3
         0.5                   961                  949               1008              972.7
         0.6                   1017                 987                989               997




Radium (Ra) dan Cobalt (Ca)

                                          N (cacahan)
     U                                                                         Rata-rata
                      Percobaan 1         Percobaan 2         Percobaan 3
              0                1012                1018               1012              1014
         0.1                   1003                1023               1025              1017
0.2              1017               999           1038       1018
    0.3              1018               989           1019      1008.7
    0.4              1015               999               994   1002.7
    0.5                995             1007           1001       1001
    0.6              1014               999           1005       1006



1. Untuk tanpa bahan
   Diketahui :    V = 750 volt
                  Tegangan pada digital counter = µ


   Menghitung photopeak

          Vpeak = Vsumber + µmaks
                  = 750 + 0.1
                  = 750.1


   Menghitung nilai energi sinar gamma yang dipancarkan

                 E = Vpeak .   e
                  = 750.1 x 511,033 KeV
                  = 383325,85 KeV


2. Untuk Radium (Ra)
   Menghitung photopeak

          Vpeak = Vsumber + µmaks
                  = 750 + 0.6
                  = 750.6


   Menghitung nilai energi sinar gamma yang dipancarkan

                 E = Vpeak .   e
                  = 750.6 x 511,033 KeV
= 383581,37 KeV


3. Untuk Cobalt (Co)
   Menghitung photopeak

          Vpeak = Vsumber + µmaks
                = 750 + 0.5
                = 750.5


   Menghitung nilai energi sinar gamma yang dipancarkan

               E = Vpeak .   e
                = 750.5 x 511,033 KeV


                = 383530,27 KeV


4. Radium (Ra) dan Cobalt (Co)
   Menghitung photopeak

          Vpeak = Vsumber + µmaks
                = 750 + 0.3
                = 750.3


   Menghitung nilai energi sinar gamma yang dipancarkan

               E = Vpeak .   e
                = 750.3 x 511,033 KeV
                = 383428,06 KeV
PEMBAHASAN

       Detektor yang umum digunakan dalam spektroskopi gamma adalah
detektor sintilasi NaI (Tl). Detektor ini terbuat dari bahan yang dapat
memancarkan kilatan cahaya apabila berinteraksi dengan sinar gamma. Detektor
yang digunakan dalam percobaan ini adalah detektor sintilasi. Detektor sintilasi
ini yang digunakan adalah detektor sintilasi Na(IT) untuk mendeteksi sinar
gamma pada daerah energi 0,1-100 MeV dengan efisiensi cukup tinggi ( 10%-
60%) dan resolusi energi menengah ( 5%- 15%). Pada detektor ini merupakan
terdiri dari beberapa komponen didalamnya yaitu rangkaian terpadu berbasis
komputer personal yaitu kartu yang terdiri high voltage , power supply, charge
sensitif pre amplifier, sampling amplifier, 100 MHz analog digital converter
(ADC) type Mutli Channel Analyzer (MCA).

       Efisiensi detektor bertambah dengan meningkatnya volume kristal sedangkan
resolusi energi tergantung pada kondisi pembuatan pada waktu pengembangan kristal.
Sinar gamma yang masuk ke dalam detektor berinteraksi dengan atom-atom bahan
sintilator menurut efek fotolistrik, hamburan Compton dan pasangan produksi, yang akan
menghasilkan kilatan cahaya dalam sintilator. Keluaran cahaya yang dihasilkan oleh
kristal sintilasi sebanding dengan energi sinar gamma.

       Percobaan yang pertama yaitu mengamati cacah latar. Dimana cacah latar
ini mengindentifikasi besarnya radiasi pada lingkungan sekitar seperti cahaya,
udara, dan sebagainya. Di dapat hasilnya seperti grafik di atas.

       Dari grafik tersebut dapat diketahui bahwa dalam lingkungan sekitar kita
terdapat radioaktif. Cacah latar ini dilakukan untuk mengurangi dari jumlah
intensitas cacahan yang diperoleh, yaitu intensitas yang digunakan pada
perhitungan yaitu intensitas yang terdeteksi pada MCA baik tanpa suatu material
(bahan penyerap) maupun dengan bahan penyerap.

       Jika energi radiasi yang dipancarkan oleh unsur radioaktif diserap
seluruhnya oleh elektron-elektron pada kristal detektor NaI(Tl) maka interaksi ini
disebut efek fotolistrik yang menghasilkan puncak energi (photopeak) pada
spektrum gamma. Apabila foton gamma berinteraksi dengan sebuah elektron
bebas atau yang terikat lemah, misal elektron pada kulit terluar suatu atom, maka
sebagian energi photon akan diserap oleh elektron dan kemudian terhambur.
Interaksi ini disebut dengan hamburan Compton.

        Dari hasil analisa data yang telah dilakukan Pada percobaan pertama tanpa
bahan didapatkan energi sebesar 383325,85 KeV, pada bahan Radium didapatkan
energi nya 383581,37 KeV, pada Cobalt 383530,27 KeV, sedangkan pada
Campuran Radium dan Cobalt memiliki energi sinar gamma yang dipancarkan
sebesar 383428,06 KeV.

        Energi radiasi yang dipancarkan oleh unsur radioaktif Radium diserap seluruhnya
oleh elektron-elektron pada kristal detektor NaI(Tl) ,interaksi ini disebut efek fotolistrik
yang menghasilkan puncak energi (photopeak) pada spektrum gamma pada daerah energi
383581,37 KeV

More Related Content

PPTX
Detektor radiasi
DOCX
Laporan lengkap geiger muller kelompok 1
DOC
Persamaan lagrange dan hamilton
PDF
Mekanika hamilton
DOCX
Percobaan gerak melingkar
PPTX
Ppt gerak harmonik sederhana
PDF
Fisika kuantum
PPTX
Kel 9 Gaya Sentral.pptx
Detektor radiasi
Laporan lengkap geiger muller kelompok 1
Persamaan lagrange dan hamilton
Mekanika hamilton
Percobaan gerak melingkar
Ppt gerak harmonik sederhana
Fisika kuantum
Kel 9 Gaya Sentral.pptx

What's hot (20)

PPTX
Fisika Inti
DOCX
Laporan Eksperimen Tetes Minyak Millikan
DOC
Contoh Laporan Praktikum Hukum OHM
PPTX
Statistik Maxwell-Boltzmann & Interpretasi Statistik tentang Entropi
DOCX
Fisika modern
PDF
Fisika Statistik
DOCX
DOCX
Laporan lengkap kesalahan pada pengukuran tegangan
PDF
Fisika inti diktat
PDF
Laporan praktikum linear airtrack
PDF
Ppt 2 difraksi kristal dan kisi balik
DOCX
LAPORAN PRAKTIKUM FISIKA : Tetapan Pegas
PDF
Laporan praktikum Efek Fotolistrik
DOC
Laporan Rumus Rumus Lensa (O1)
PPT
Medan vektor
PDF
Percobaan hukum hooke
PPTX
Bab 5 sistem kerangka non inersia
DOC
Laporan Resmi Percobaan Konstanta planck
DOCX
2 hasil pengamata atwood
PDF
Kunci dan soal fisika 10 2
Fisika Inti
Laporan Eksperimen Tetes Minyak Millikan
Contoh Laporan Praktikum Hukum OHM
Statistik Maxwell-Boltzmann & Interpretasi Statistik tentang Entropi
Fisika modern
Fisika Statistik
Laporan lengkap kesalahan pada pengukuran tegangan
Fisika inti diktat
Laporan praktikum linear airtrack
Ppt 2 difraksi kristal dan kisi balik
LAPORAN PRAKTIKUM FISIKA : Tetapan Pegas
Laporan praktikum Efek Fotolistrik
Laporan Rumus Rumus Lensa (O1)
Medan vektor
Percobaan hukum hooke
Bab 5 sistem kerangka non inersia
Laporan Resmi Percobaan Konstanta planck
2 hasil pengamata atwood
Kunci dan soal fisika 10 2
Ad

Viewers also liked (16)

PPT
Bahan Ajar Elastisitas
DOCX
Laporan efisiensi detektor, dead time, spektroskopi gamma, dan hukum kuadrat ...
PDF
Laporan Praktikum Rutherford
PPTX
Eksperimen hamburan rutherford kel. 1
DOCX
Eksperimen v serapan sinar radioaktif
DOC
Makalah atom & radiasi
DOCX
Analisa Rangkaian Listrik Menggunakan MATLAB
DOCX
Laporan Resmi Percobaan Spektrometer
PDF
Praktikum .pdf; ayunan sederhana
DOCX
Laporan praktikum suhu dan kalor untuk SMA sederajat
DOCX
Kelompok 2 ggl induksi elektromagnetik dan gaya lorentz
DOCX
Rpp fisika sma kelas xi sman 1 cikembar eli priyatna kurikulum 2013
PPTX
Elastisitas
DOC
Elastisitas rpp
DOCX
Hamburan partikel alfa rutherford
PPTX
Fisika Inti
Bahan Ajar Elastisitas
Laporan efisiensi detektor, dead time, spektroskopi gamma, dan hukum kuadrat ...
Laporan Praktikum Rutherford
Eksperimen hamburan rutherford kel. 1
Eksperimen v serapan sinar radioaktif
Makalah atom & radiasi
Analisa Rangkaian Listrik Menggunakan MATLAB
Laporan Resmi Percobaan Spektrometer
Praktikum .pdf; ayunan sederhana
Laporan praktikum suhu dan kalor untuk SMA sederajat
Kelompok 2 ggl induksi elektromagnetik dan gaya lorentz
Rpp fisika sma kelas xi sman 1 cikembar eli priyatna kurikulum 2013
Elastisitas
Elastisitas rpp
Hamburan partikel alfa rutherford
Fisika Inti
Ad

Similar to Laporan praktikum lanjutan fisika inti spektroskopi sinar gamma (20)

PDF
Bab 1 Satuan dan Dimensi
PDF
Laporan eksperimen hukum beer lambert
PPTX
Presentasi nrca arus
PPTX
Presentasi neraca arus
PDF
9.0 elektronik
PDF
Bab 4 elektronik
PPT
5-KULIAH SPEKTROMETRI IR.ppt
PPT
Radiasi benda-hitam SMA
PDF
98256892 sce-3105-fizik-topik-1-2-3[1]
PDF
98256892 sce-3105-fizik-topik-1-2-3
DOCX
PENGUKURAN GAYA DALAM MEDAN MAGNET
PDF
O1 cincin newton
PDF
9 Medan Magnet
PPT
Pembahasan to1
PPTX
LATIHAN SOAL SIAP UJIAN AKHIR SEKOLAH.pptx
PPTX
Spektrometri ultra violet
PDF
microsoft-powerpoint-radioaktif-compatibility-mode.pdf
PDF
2 b 59_utut muhammad_laporan_medan magnet dan induksi magnet
PDF
Sousi UKK Fisika x tahun 2014
PPT
Presentasi materi Listrik statis untuk kelas 9
Bab 1 Satuan dan Dimensi
Laporan eksperimen hukum beer lambert
Presentasi nrca arus
Presentasi neraca arus
9.0 elektronik
Bab 4 elektronik
5-KULIAH SPEKTROMETRI IR.ppt
Radiasi benda-hitam SMA
98256892 sce-3105-fizik-topik-1-2-3[1]
98256892 sce-3105-fizik-topik-1-2-3
PENGUKURAN GAYA DALAM MEDAN MAGNET
O1 cincin newton
9 Medan Magnet
Pembahasan to1
LATIHAN SOAL SIAP UJIAN AKHIR SEKOLAH.pptx
Spektrometri ultra violet
microsoft-powerpoint-radioaktif-compatibility-mode.pdf
2 b 59_utut muhammad_laporan_medan magnet dan induksi magnet
Sousi UKK Fisika x tahun 2014
Presentasi materi Listrik statis untuk kelas 9

More from Mukhsinah PuDasya (10)

DOCX
Makalah bandul fisis
DOCX
LKS ALat Peraga Bandul Fisis
DOCX
Soal mid gelombang
DOCX
Uts gelombang
DOCX
Efektivitas praktikum
DOCX
STATISTIK BOSE-EINSTEIN
PPTX
Ppt Aplikasi Radiasi Benda Hitam
DOCX
Aplikasi Radiasi Benda Hitam dan Kapasitas Zat Padat
PDF
Makalah media pembelajaran aligator
DOCX
Modul Interferensi
Makalah bandul fisis
LKS ALat Peraga Bandul Fisis
Soal mid gelombang
Uts gelombang
Efektivitas praktikum
STATISTIK BOSE-EINSTEIN
Ppt Aplikasi Radiasi Benda Hitam
Aplikasi Radiasi Benda Hitam dan Kapasitas Zat Padat
Makalah media pembelajaran aligator
Modul Interferensi

Laporan praktikum lanjutan fisika inti spektroskopi sinar gamma

  • 1. LAPORAN PRAKTIKUM FISIKA INTI No percobaan : Percobaan 3 Judul percobaan : Spektroskopi Sinar Gamma Tujuan Percobaan Mempelajari sistem deteksi radiasi sinar gamma dengan sintilasi Analisa spektrum energi sinar gamma dari beberapa unsur Alat dan Bahan Detektor sintilasi Single Channel Anlyzer Digital Counter Catu Daya Tegangan Tinggi Cobalt Radium Dasar Teori Radiasi gamma dipancarkan bersama alpha, beta atau tangkapan elektron. Karena sinar gamma tidak dibiaskan oleh medan listrik, maka sinar itu tidaklah terdiri dari partikel yang bermuatan. Tetapi sinar itu didifraksikan pada permukaan sebuah kristal, seperti difraksi sinar-X tetapi dengan sudut difraksi yang kecil, percobaan memberikan kesimpulan bahwa sinar gamma adalah gelombang elektromagnetik dengan panjang gelombang yang sangat pendek, kira- kira 1/100 panjang gelombang sinar-X. Terbentukmnya sinar gamma merupakan hasil disentigrasi inti atom.Inti atom yang mengalami disentegrasi dengan memancarkan sinar alfa akan terbentuk inti-inti baru dengan memiliki tingkat energi yang agak tinggi.Kemudian terjadi Proses transisi ke tingkat energi yang lebih rendah atau tingkat dasar sambil memancarkan sinar gamma. Sinar gamma sama halnya dengan sinar X,termasuk
  • 2. gelombang elektromagnetis,jika sinar gamma menembus lapisan materi setebal X maka intensitas akan berkurang. Spektrum sinar gamma dari suatu unsur adalah spektrum garis, yang memperlihatkan adanya foton sinar gamma, bila sebuah inti pindah dari keadaan energi yang lebih tinggi ke keadaan yang lebih rendah. Tenaga sinar gamma bersifat diskrit dan karakteristik, masing-masing mempunyai energi gamma dalam bentuk spektrum energi tertentu. Apabila radiasi sinar gamma mengenai bahan akan terjadi beberapa efek, yaitu : 1. Efek Fotolistrik Efek fotolistrik adalah interaksi antara sebuah foton dan sebuah loncatan atom elektron. Sebagai hasil dari interaksi, foton menghilang dan salah satu dari atom elektron dilepaskan sebagai elektron bebas yang disebut fotoelektron.Elektron orbital dari atom terpental oleh tumbukan sinar gamma dan energi gamma menjadi elektron bebas dengan energi E e sehingga didapat : Ee =Eg -Ei dan Eg>Ei Di mana : Eg= Energi gamma Ei= Energi Ikat Untuk eletron orbital energi ikat kecil sekali. 2. Efek Chompton Energi radiasi hanya sebagian saja diserap untuk mengeluarkan electron dari atom(fotoelektron)sedangkan sisi energi akan terpancar sebagai”scattered radiaton”.Efek kompton terjadi pada Elektron-elektron bebas atau terikat secara lemah pada lapisan kulit yang terluar pada penyinaran dengan energi radiasi yang lebih tinggi yaitu berkisar antara 200-1.000 KeV. Hamburan Compton adalah tumbukan anatara sebuah foton dengan sebuah elektron bebaas. Foton yang datang dibelokan arahnya dengan sudut terhadap sebelumnya.Foton mentransfer sebagian energinya ke
  • 3. elektron,yang dikenal dengan elektron recoil.Karena besarnya sudut bisa sembarang,maka energi yang ditransfer besarnya anatara nol sampai dengan besarnya fraksi energi foton. (knoll,1989) Apabila sinar gamma mengalami elektron bebas akan terjadi hamburan elektron, maka elektron akan terpental : Di mana : = sudut hamburan = massa elektron (511,033 KeV) Jadi, energi elektron bebas tergantung pada sudut hamburan dan penguat spektrum kontinu. 3. Produksi Pasangan Pembentukan sepasang elektron Yaitu suatu proses pembentukan positron dan electron melalui energi radiasi sinar gamma yang melebihi 1.02MeV yaitu energi massa positron+electron.Proses ini terjadi apabila radiasi dengan energi yang sangat tinggi mendekati atau memasuki medan listrik atom atau inti.Energi radiasi ini akan berubah menjadi electron dan positron. Produksi pasangan memerlukan energi foton minimal adalah 1,02 MeV. Setiap tambahan energi akan menjadi energi kinetik bagi elektron dan positron. Radiasi gamma dengan tenaga yang cukup tinggi melewati medan listrik dekat inti atom akan menghasilkan produksi pasangan yaitu terciptanya elektron dan positron. Energi gamma pada proses ini adalah : Setelah itu positron berintilasi dengan elektron sehingga memancarkan dua foton sinar gamma dengan energi 511 KeV. Bila energi tersebut ditangkap kristal pada detektor maka total energi yang diserap pada kristal adalah :
  • 4. dimana Prosedur Percobaan 1. Susunlah peralatan sebagai berikut 2. Catu daya harus menunjukkan angka 0,00 sebelum dihidupkan 3. Hidupkan semua peralatan 4. Naikkan tegangan catu daya hingga 750 volt 5. Atur pencacah digital, input 1,5 Vpp 6. Atur “MAN/AUTO” tombol pada posisi MAN 7. Pilih dan catat “U” yang digunakan 8. Naikan U dengan interval 0,1 Volt 9. Atur dan pilih selang waktu pengukuran pada pencacah digital misal 10 detik (catat intensitas radiasi) 10. Ulangi prosedur butir 8 dan 9 11. Gambarkan pada secarik kertas grafik antara intensitas radiasi (ordinat) dengan U (basis) 12. Ulangi prosedur butir 7 s.d 10 untuk sumber pemancar sinar gamma lainnya 13. Selama satu seri pengukuran parameter tegangan tinggi dan aplikasi pada SCA serta jarak sumber terhadap detektor jangan diubah 14. Setelah percobaan selesai, matikan dulu SCA dan digit counter. Ubah tegangan tinggi pada catu daya hingga menunjukkan 0,00 kemudian matikan catu daya. Data Hasil Pengamatan Tegangan pada digital counter U = 0,0 - 0,6 Tegangan Catu Daya V = 750 Volt Jarak sumber ke detektor X= Waktu ∆t = 10 detik Data Hasil Pengamatan : Tanpa Bahan
  • 5. No U N (cacahan) percobaan 1 Percobaan 2 Percobaan 3 1 0.0 1052 1005 1019 2 0.1 1015 1018 998 3 0.2 975 977 985 4 0.3 975 995 984 5 0.4 1002 1010 1000 6 0.5 994 992 992 7 0.6 1011 988 1013 hubungan N dan U "tanpa bahan" 1030 1020 1010 1000 990 hubungan N dan U 980 "tanpa bahan" 970 960 950 0.1 0.2 0.3 0.4 0.5 0.6 0.7 Data Hasil Pengamatan : Cobalt (Co) N (cacahan) percobaan Percobaan No U 1 2 Percobaan 3 1 0.0 992 986 980 2 0.1 977 974 960
  • 6. 3 0.2 966 975 984 4 0.3 977 991 972 5 0.4 976 1016 1027 6 0.5 961 949 1008 7 0.6 1017 987 989 Hubungan N dan U pada bahan Cobalt 1010 1005 1000 995 990 985 Hubungan N dan U 980 pada bahan Cobalt 975 970 965 0 2 4 6 8 Data Hasil Pengamatan : Radium (Ra) N (cacahan) No U percobaan 1 Percobaan 2 Percobaan 3 1 0.0 979 994 1011 2 0.1 1011 977 1028 3 0.2 973 993 995 4 0.3 983 1000 1000 5 0.4 986 1001 1001 6 0.5 995 1026 1026 7 0.6 1005 1005 1005
  • 7. hubungan antara N dan U pada Radium (Ra) 1020 1015 1010 1005 hubungan antara N dan U pada 1000 Radium+Sheet1!$B$15: 995 $B$21 990 985 0 2 4 6 8 Data Hasil Pengamatan : Radium (Ra) dan Cobalt N (cacahan) No U percobaan 1 Percobaan 2 Percobaan 3 1 0.0 1012 1018 1012 2 0.1 1003 1023 1025 3 0.2 1017 999 1038 4 0.3 1018 989 1019 5 0.4 1015 999 994 6 0.5 995 1007 1001 7 0.6 1014 999 1005
  • 8. hubungan antara N dan U pada Radium+cobalt 1020 1015 1010 hubungan antara N dan U pada 1005 Radium+cobalt 1000 0 2 4 6 8 ANALISA DATA Cobalt (Co) N (cacahan) U Rata-rata Percobaan 1 Percobaan 2 Percobaan 3 0 992 986 980 986 0.1 977 974 960 970.3 0.2 966 975 984 975 0.3 977 991 972 980 0.4 976 1016 1027 1006.3 0.5 961 949 1008 972.7 0.6 1017 987 989 997 Radium (Ra) dan Cobalt (Ca) N (cacahan) U Rata-rata Percobaan 1 Percobaan 2 Percobaan 3 0 1012 1018 1012 1014 0.1 1003 1023 1025 1017
  • 9. 0.2 1017 999 1038 1018 0.3 1018 989 1019 1008.7 0.4 1015 999 994 1002.7 0.5 995 1007 1001 1001 0.6 1014 999 1005 1006 1. Untuk tanpa bahan Diketahui : V = 750 volt Tegangan pada digital counter = µ Menghitung photopeak Vpeak = Vsumber + µmaks = 750 + 0.1 = 750.1 Menghitung nilai energi sinar gamma yang dipancarkan E = Vpeak . e = 750.1 x 511,033 KeV = 383325,85 KeV 2. Untuk Radium (Ra) Menghitung photopeak Vpeak = Vsumber + µmaks = 750 + 0.6 = 750.6 Menghitung nilai energi sinar gamma yang dipancarkan E = Vpeak . e = 750.6 x 511,033 KeV
  • 10. = 383581,37 KeV 3. Untuk Cobalt (Co) Menghitung photopeak Vpeak = Vsumber + µmaks = 750 + 0.5 = 750.5 Menghitung nilai energi sinar gamma yang dipancarkan E = Vpeak . e = 750.5 x 511,033 KeV = 383530,27 KeV 4. Radium (Ra) dan Cobalt (Co) Menghitung photopeak Vpeak = Vsumber + µmaks = 750 + 0.3 = 750.3 Menghitung nilai energi sinar gamma yang dipancarkan E = Vpeak . e = 750.3 x 511,033 KeV = 383428,06 KeV
  • 11. PEMBAHASAN Detektor yang umum digunakan dalam spektroskopi gamma adalah detektor sintilasi NaI (Tl). Detektor ini terbuat dari bahan yang dapat memancarkan kilatan cahaya apabila berinteraksi dengan sinar gamma. Detektor yang digunakan dalam percobaan ini adalah detektor sintilasi. Detektor sintilasi ini yang digunakan adalah detektor sintilasi Na(IT) untuk mendeteksi sinar gamma pada daerah energi 0,1-100 MeV dengan efisiensi cukup tinggi ( 10%- 60%) dan resolusi energi menengah ( 5%- 15%). Pada detektor ini merupakan terdiri dari beberapa komponen didalamnya yaitu rangkaian terpadu berbasis komputer personal yaitu kartu yang terdiri high voltage , power supply, charge sensitif pre amplifier, sampling amplifier, 100 MHz analog digital converter (ADC) type Mutli Channel Analyzer (MCA). Efisiensi detektor bertambah dengan meningkatnya volume kristal sedangkan resolusi energi tergantung pada kondisi pembuatan pada waktu pengembangan kristal. Sinar gamma yang masuk ke dalam detektor berinteraksi dengan atom-atom bahan sintilator menurut efek fotolistrik, hamburan Compton dan pasangan produksi, yang akan menghasilkan kilatan cahaya dalam sintilator. Keluaran cahaya yang dihasilkan oleh kristal sintilasi sebanding dengan energi sinar gamma. Percobaan yang pertama yaitu mengamati cacah latar. Dimana cacah latar ini mengindentifikasi besarnya radiasi pada lingkungan sekitar seperti cahaya, udara, dan sebagainya. Di dapat hasilnya seperti grafik di atas. Dari grafik tersebut dapat diketahui bahwa dalam lingkungan sekitar kita terdapat radioaktif. Cacah latar ini dilakukan untuk mengurangi dari jumlah intensitas cacahan yang diperoleh, yaitu intensitas yang digunakan pada perhitungan yaitu intensitas yang terdeteksi pada MCA baik tanpa suatu material (bahan penyerap) maupun dengan bahan penyerap. Jika energi radiasi yang dipancarkan oleh unsur radioaktif diserap seluruhnya oleh elektron-elektron pada kristal detektor NaI(Tl) maka interaksi ini disebut efek fotolistrik yang menghasilkan puncak energi (photopeak) pada
  • 12. spektrum gamma. Apabila foton gamma berinteraksi dengan sebuah elektron bebas atau yang terikat lemah, misal elektron pada kulit terluar suatu atom, maka sebagian energi photon akan diserap oleh elektron dan kemudian terhambur. Interaksi ini disebut dengan hamburan Compton. Dari hasil analisa data yang telah dilakukan Pada percobaan pertama tanpa bahan didapatkan energi sebesar 383325,85 KeV, pada bahan Radium didapatkan energi nya 383581,37 KeV, pada Cobalt 383530,27 KeV, sedangkan pada Campuran Radium dan Cobalt memiliki energi sinar gamma yang dipancarkan sebesar 383428,06 KeV. Energi radiasi yang dipancarkan oleh unsur radioaktif Radium diserap seluruhnya oleh elektron-elektron pada kristal detektor NaI(Tl) ,interaksi ini disebut efek fotolistrik yang menghasilkan puncak energi (photopeak) pada spektrum gamma pada daerah energi 383581,37 KeV