Mata Pelajaran : Matematika
Fase : E
Penulis: Fauziah, S.Pd.
Instansi: SMAN 1 BANDAR
Capaian pembelajaran Fase:
Pada akhir fase E, peserta didik dapat menggunakan bilangan eksponen baik pangkat bulat maupun rasional, menentukan barisan dan deret
bilangan, baik barisan dan deret aritmatika maupun barisan dan deret geometris. Peserta didik dapat membentuk dan menyelesaikan persamaan
dan pertidaksamaan linear tiga variabel, kuadrat dan eksponensial baik secara grafik maupun aljabar. Mereka memodelkan fenomena hubungan
antara dua besaran dengan menggunakan fungsi linear, kuadrat dan eksponensial, dan mengevaluasi kesesuaian model, serta menyelesaikan
sistem persamaan linear tiga variabel. Peserta didik memahami kekongruenan dan penerapannya dalam konteks transformasi geometri,
menentukan perbandingan trigonometri dan memecahkan masalah yang melibatkan segitiga siku-siku. Mereka menggunakan rumus volume dan
luas permukaan untuk memecahkan masalah. Peserta didik dapat memilih tampilan data yang sesuai dan menginterpretasi data menurut bentuk
distribusi data menggunakan nilai tengah (median, mean) dan sebaran (jangkauan interkuartil, standar deviasi).
Deskripsi Pengantar
Capaian pembelajaran yang tertuang pada dokumen ATP ini berpedoman pada SK Kepala Badan Standar,
Kurikulum, dan Asesmen Pendidikan Kemdikbudristek Nomor 033/H/KR/2022.
Alur Tujuan Pembelajaran disusun berdasarkan hasil asesmen diagnostik dan karakteristik peserta didik di SMAN
6 Mataram. ATP dapat disesuaikan dengan kemampuan kognitif peserta didik di sekolah masing-masing.
Penyesuaian dapat dilakukan dengan mengganti kompetensi dan atau konten (lingkup materi) pada Tujuan
Pembelajaran yang sesuai dengan kebutuhan peserta didik di sekolah masing-masing untuk memenuhi
ketercapaian Capaian Pembelajaran.
Pada fase ini ATP disusun dengan memperhatikan Capaian Pembelajaran pada fase A sampai D dan juga
mempertimbangkan Capaian Pembelajaran pada fase F. Hal tersebut dilakukan bertujuan agar ketercapaian
peserta didik pada fase ini tidak mengulang ketercapaian pada fase sebelumnya dan tidak menjadikan
ketercapaian fase setelahnya.
Apabila guru merasa konten pada fase ini terlalu sempit bagi peserta didik di sekolahnya, guru dapat memilih
kompetensi yang lebih dibutuhkan oleh peserta didik. Sebaliknya, jika guru merasa kompetensi pada fase ini
terlalu sempit, maka guru dapat memperdalam konten sesuai dengan kebutuhan peserta didik di sekolah.
Proses pembelajaran tiap semester diharapkan dapat memenuhi beberapa tujuan pembelajaran dari tiap elemen.
Tujuan dan Alur Tujuan Pembelajaran
Kelas: X
Jam Pembelajaran: JP
No
Elemen Capaian
Pembelajaran
Capaian Pembelajaran Tujuan Pembelajaran Kelas Catatan/Inspirasi
1 Bilangan Di akhir fase E, peserta didik dapat
menggeneralisasi sifat-sifat bilangan
berpangkat (termasuk bilangan pangkat
pecahan). Mereka dapat menerapkan
barisan dan deret aritmetika dan geometri,
termasuk masalah yang terkait bunga
tunggal dan bunga majemuk.
Menyatakan perkalian bilangan
bulat berulang sebagai bilangan
berpangkat
X -
Menggeneralisasi sifat-sifat
operasi bilangan berpangkat
(termasuk bilangan pangkat
pecahan)
X -
Menerapkan sifat-sifat operasi
bilangan berpangkat (termasuk
bilangan pangkat pecahan)
untuk menyederhanakan bentuk
matematis
X -
Menjelaskan pola dari suatu
bilangan
X -
Menjelaskan pengertian barisan
aritmetika
X -
Menentukan rumus suku ke-n X
Un = a + ( n - 1)b
suatu barisan aritmetika
Menyelesaikan masalah
kontekstual yang terkait dengan
barisan aritmetika
X -
Menjelaskan pengertian deret
aritmetika
X -
Menentukan rumus jumlah n
suku pertama suatu deret
aritmetika
X Sn =
n
2
(2a+(n−1)b)
Menyelesaikan masalah
kontekstual yang terkait dengan
deret aritmetika.
X -
Menjelaskan pengertian barisan
geometri
X -
Menentukan rumus suku ke-n
suatu barisan geometri
X Un = arn-1
Menyelesaikan masalah
kontekstual yang terkait dengan
barisan geometri
X -
Menjelaskan pengertian deret
geometri
X -
Menentukan rumus jumlah n
suku pertama suatu deret
geometri
X
Sn =
a(rn
−1)
r−1
,r>1
Sn =
a(1−r
n
)
1−r
,r<1
Menyelesaikan masalah
kontekstual yang terkait dengan
deret geometri.
X -
Menyelesaiakan masalah bunga
tunggal menggunakan konsep
barisan dan deret aritmetika
X -
Menyelesaiakan masalah bunga
majemuk menggunakan konsep
barisan dan deret geometri
X
2 Aljabar Di akhir fase E, peserta didik dapat
menyelesaikan masalah yang berkaitan
dengan sistem persamaan linear tiga
variabel dan sistem pertidaksamaan linear
dua variabel. Mereka dapat menyelesaikan
masalah yang berkaitan dengan persamaan
dan fungsi kuadrat (termasuk akar imajiner),
dan persamaan eksponensial (berbasis
sama) dan fungsi eksponensial.
Menjelaskan konsep sistem
persamaan linear tiga variabel
X -
Menentukan himpunan
penyelesaian dari sistem
persamaan linear tiga variabel
X -
Menggunakan sistem
persamaan linear tiga variabel
untuk menyelesaikan masalah
X -
Menjelaskan konsep sistem
pertidaksamaan linear dua
variabel
X -
Menentukan himpunan
penyelesaian dari sistem
persamaan linear dua variabel
X -
Menggunakan sistem
persamaan linear tiga variabel
untuk menyelesaikan masalah
X -
Mendefinisikan persamaan
kuadrat
X
ax2
+bx + c = 0
Menentukan akar-akar
persamaan kuadrat
X -
Mengelompokkan jenis-jenis
akar persamaan kuadrat
berdasarkan nilai diskriminan
X D > 0, mempunyai akar real.
D = 0, mempunyai akar
kembar.
D < 0, tidak mempunyai akar
real
Menjelaskan fungsi kuadrat X f(x) = ax2
+bx + c
Membuat grafik fungsi kuadrat X Mengamati langkah – langkah
menggambar grafik fungsi
kuadrat
Menentukan rumus fungsi
kuadrat berdasarkan grafik yang
diketahui
X
Menjelaskan persamaan
eksponensial (berbasis sama)
dan fungsi eksponensial
X
Menjelaskan sifat-sifat
persamaan eksponensial
(berbasis sama) dan fungsi
eksponensial
X
Menggunakan sifat-sifat
persamaan eksponensial
(berbasis sama) dalam
menyelesaikan masalah
X
3 Geometri Di akhir fase E, peserta didik dapat
menyelesaikan permasalahan segitiga siku-
siku yang melibatkan perbandingan
trigonometri dan aplikasinya.
Menentukan panjang sisi-sisi
pada suatu segitiga siku-siku
dengan menggunakan teorema
pythagoras
X
Menentukan sisi depan, sisi
samping dan sisi miring untuk
suatu sudut lancip (α) pada
suatu segitiga siku-siku
X
Menjelaskan perbandingan
trigonometri (sinus, cosinus,
tangen, cosecan, secan, dan
cotangen) pada segitiga siku-
siku
X
Menentukan nilai perbandingan X
trigonometri (sinus, cosinus,
tangen, cosecan, secan, dan
cotangen) pada segitiga siku-
siku
Membuat model matematika
dari masalah yang berkaitan
dengan perbandingan
trigonometri pada segitiga siku-
siku
X
Menyelesaikan masalah
perbandingan trigonometri
dengan mengukur tinggi sebuah
menara
X
4 Analisa Data
dan Peluang Di akhir fase E, peserta didik dapat
merepresentasikan dan menginterpretasi
data dengan cara menentukan jangkauan
kuartil dan interkuartil. Mereka dapat
membuat dan menginterpretasi box plot
(box-and-whisker plot) dan
menggunakannya untuk membandingkan
himpunan data. Mereka dapat
menggunakan dari box plot, histogram dan
dot plot sesuai dengan natur data dan
kebutuhan. Mereka dapat menggunakan
diagram pencar untuk menyelidiki dan
menjelaskan hubungan antara dua variabel
numerik (termasuk salah satunya variabel
bebas berupa waktu). Mereka dapat
mengevaluasi laporan statistika di media
berdasarkan tampilan, statistika dan
representasi data.
Peserta didik dapat menjelaskan peluang
Menjelaskan kuartil pertama
(Q1), kuartil kedua (Q2) dan
kuartil ketiga (Q3)
X
Menentukan kuartil pertama
(Q1), kuartil kedua (Q2) dan
kuartil ketiga (Q3)
X
Menjelaskan jangkauan kuartil
dan interkuartil
X
Menentukan jangkauan kuartil
dan interkuartil
X
Menjelaskan box plot (box-and-
whisker plot) , histogram dan
dot plot
X
dan menentukan frekuensi harapan dari
kejadian majemuk. Mereka menyelidiki
konsep dari kejadian saling bebas dan
saling lepas, dan menentukan peluangnya.
Membuat box plot (box-and-
whisker plot), histogram dan dot
plot dari suatu data
X
Menggunakan box plot (box-
and-whisker plot) untuk
membandingkan himpunan
data.
X -
Menggunakan dari box plot,
histogram dan dot plot sesuai
dengan natur data dan
kebutuhan
X -
Menjelaskan diagram pancar
X -
Membuat diagram pancar
X
Menggunakan diagram pencar
untuk menyelidiki dan
menjelaskan hubungan antara
dua variabel numerik (termasuk
salah satunya variabel bebas
berupa waktu)
X
Mengevaluasi laporan
statistika di media
berdasarkan tampilan,
statistika dan representasi
data.
X -
Menjelaskan peluang
kejadian majemuk
X -
Menentukan peluang
kejadian majemuk
X -
Menentukan frekuensi
harapan dari kejadian
majemuk
X -
Menjelaskan peluang
kejadian saling bebas dan
saling lepas
X
Menentukan peluang
kejadian saling bebas dan
saling lepas
X

More Related Content

DOCX
Matematika_Fase E_M. Ramdanul Mushaddiqin - M. Ramdanul Mushaddiqin.docx
PDF
ATP X.pdf Alur Tujuan Pembelajaran Fase E
DOCX
ATP Matematika_Fase E_.docx
DOCX
ATP FASE E aku.docx
DOCX
Matematika_Fase E_Muhamad Galang Isnawan_Terbaru (1) - Muhamad Galang Isnawan...
PDF
ATP MTK FASE E.pdf
DOCX
Matematika_Fase E_Muhamad Galang Isnawan_Terbaru (1) - Muhamad Galang Isnawan...
DOCX
FORMAT ATP-1 fix.docx
Matematika_Fase E_M. Ramdanul Mushaddiqin - M. Ramdanul Mushaddiqin.docx
ATP X.pdf Alur Tujuan Pembelajaran Fase E
ATP Matematika_Fase E_.docx
ATP FASE E aku.docx
Matematika_Fase E_Muhamad Galang Isnawan_Terbaru (1) - Muhamad Galang Isnawan...
ATP MTK FASE E.pdf
Matematika_Fase E_Muhamad Galang Isnawan_Terbaru (1) - Muhamad Galang Isnawan...
FORMAT ATP-1 fix.docx

Similar to Matematika_Fase E_M. Ramdanul Mushaddiqin - M. Ramdanul Mushaddiqin.docx (20)

DOCX
ALUR TUJUAN PEMBELAJARAN KELAS X FASE E.docx
PDF
ATP Matematika Kelas X dan XI_Agun_SMA Xaverius 1 (1).pdf
DOCX
5. PROMES Kurikulum Merdeka.docx
DOCX
Alur Tujuan pembelajaran pemrograman web
DOCX
ATP MATEMATIKA FASE E ANGGRAENI WP.docx
DOCX
analisis CP , TP Dan ATP Kelas. 11 Tahun
DOC
Analisis CP, TP dan ATP_Matematika X.doc
DOCX
ATP MATEMATIKA .docx
DOCX
ATP Matematika Kelas X Fase E 2023/2024.docx
DOCX
Analisis pencapaian kurikulum merdeka 24
DOCX
ATP Matematika Kelas X dan XI_Agun_SMA Xaverius 1 (1).docx
PDF
ATP Matematika x SMA.pdf
DOCX
Rumusan Tujuan Pembelajaran Matematika Fase E Danis.docx
DOCX
TUJUAN PEMBELAJARAN kelas 7 kurikulum merdeka.docx
DOCX
capaian pembelajaran dan Tujuan pembelajaran
DOCX
Alur Tujuan Pembelajaran mata pelajaran Matematika kelas 8 MTK 8.docx
DOCX
Alur tujuan Pembelajaran SMK Negeri 2 Meulaboh 2024.docx
DOCX
ATP_ Matematika.docx
PDF
ATP matematika 2024-2025 SMP Kabupaten purbalingga.pdf
DOCX
ANALISIS CP.docx
ALUR TUJUAN PEMBELAJARAN KELAS X FASE E.docx
ATP Matematika Kelas X dan XI_Agun_SMA Xaverius 1 (1).pdf
5. PROMES Kurikulum Merdeka.docx
Alur Tujuan pembelajaran pemrograman web
ATP MATEMATIKA FASE E ANGGRAENI WP.docx
analisis CP , TP Dan ATP Kelas. 11 Tahun
Analisis CP, TP dan ATP_Matematika X.doc
ATP MATEMATIKA .docx
ATP Matematika Kelas X Fase E 2023/2024.docx
Analisis pencapaian kurikulum merdeka 24
ATP Matematika Kelas X dan XI_Agun_SMA Xaverius 1 (1).docx
ATP Matematika x SMA.pdf
Rumusan Tujuan Pembelajaran Matematika Fase E Danis.docx
TUJUAN PEMBELAJARAN kelas 7 kurikulum merdeka.docx
capaian pembelajaran dan Tujuan pembelajaran
Alur Tujuan Pembelajaran mata pelajaran Matematika kelas 8 MTK 8.docx
Alur tujuan Pembelajaran SMK Negeri 2 Meulaboh 2024.docx
ATP_ Matematika.docx
ATP matematika 2024-2025 SMP Kabupaten purbalingga.pdf
ANALISIS CP.docx
Ad

Matematika_Fase E_M. Ramdanul Mushaddiqin - M. Ramdanul Mushaddiqin.docx

  • 1. Mata Pelajaran : Matematika Fase : E Penulis: Fauziah, S.Pd. Instansi: SMAN 1 BANDAR
  • 2. Capaian pembelajaran Fase: Pada akhir fase E, peserta didik dapat menggunakan bilangan eksponen baik pangkat bulat maupun rasional, menentukan barisan dan deret bilangan, baik barisan dan deret aritmatika maupun barisan dan deret geometris. Peserta didik dapat membentuk dan menyelesaikan persamaan dan pertidaksamaan linear tiga variabel, kuadrat dan eksponensial baik secara grafik maupun aljabar. Mereka memodelkan fenomena hubungan antara dua besaran dengan menggunakan fungsi linear, kuadrat dan eksponensial, dan mengevaluasi kesesuaian model, serta menyelesaikan sistem persamaan linear tiga variabel. Peserta didik memahami kekongruenan dan penerapannya dalam konteks transformasi geometri, menentukan perbandingan trigonometri dan memecahkan masalah yang melibatkan segitiga siku-siku. Mereka menggunakan rumus volume dan luas permukaan untuk memecahkan masalah. Peserta didik dapat memilih tampilan data yang sesuai dan menginterpretasi data menurut bentuk distribusi data menggunakan nilai tengah (median, mean) dan sebaran (jangkauan interkuartil, standar deviasi). Deskripsi Pengantar Capaian pembelajaran yang tertuang pada dokumen ATP ini berpedoman pada SK Kepala Badan Standar, Kurikulum, dan Asesmen Pendidikan Kemdikbudristek Nomor 033/H/KR/2022. Alur Tujuan Pembelajaran disusun berdasarkan hasil asesmen diagnostik dan karakteristik peserta didik di SMAN 6 Mataram. ATP dapat disesuaikan dengan kemampuan kognitif peserta didik di sekolah masing-masing. Penyesuaian dapat dilakukan dengan mengganti kompetensi dan atau konten (lingkup materi) pada Tujuan Pembelajaran yang sesuai dengan kebutuhan peserta didik di sekolah masing-masing untuk memenuhi ketercapaian Capaian Pembelajaran. Pada fase ini ATP disusun dengan memperhatikan Capaian Pembelajaran pada fase A sampai D dan juga mempertimbangkan Capaian Pembelajaran pada fase F. Hal tersebut dilakukan bertujuan agar ketercapaian peserta didik pada fase ini tidak mengulang ketercapaian pada fase sebelumnya dan tidak menjadikan ketercapaian fase setelahnya. Apabila guru merasa konten pada fase ini terlalu sempit bagi peserta didik di sekolahnya, guru dapat memilih kompetensi yang lebih dibutuhkan oleh peserta didik. Sebaliknya, jika guru merasa kompetensi pada fase ini terlalu sempit, maka guru dapat memperdalam konten sesuai dengan kebutuhan peserta didik di sekolah. Proses pembelajaran tiap semester diharapkan dapat memenuhi beberapa tujuan pembelajaran dari tiap elemen.
  • 3. Tujuan dan Alur Tujuan Pembelajaran Kelas: X Jam Pembelajaran: JP No Elemen Capaian Pembelajaran Capaian Pembelajaran Tujuan Pembelajaran Kelas Catatan/Inspirasi 1 Bilangan Di akhir fase E, peserta didik dapat menggeneralisasi sifat-sifat bilangan berpangkat (termasuk bilangan pangkat pecahan). Mereka dapat menerapkan barisan dan deret aritmetika dan geometri, termasuk masalah yang terkait bunga tunggal dan bunga majemuk. Menyatakan perkalian bilangan bulat berulang sebagai bilangan berpangkat X - Menggeneralisasi sifat-sifat operasi bilangan berpangkat (termasuk bilangan pangkat pecahan) X - Menerapkan sifat-sifat operasi bilangan berpangkat (termasuk bilangan pangkat pecahan) untuk menyederhanakan bentuk matematis X - Menjelaskan pola dari suatu bilangan X - Menjelaskan pengertian barisan aritmetika X - Menentukan rumus suku ke-n X Un = a + ( n - 1)b
  • 4. suatu barisan aritmetika Menyelesaikan masalah kontekstual yang terkait dengan barisan aritmetika X - Menjelaskan pengertian deret aritmetika X - Menentukan rumus jumlah n suku pertama suatu deret aritmetika X Sn = n 2 (2a+(n−1)b) Menyelesaikan masalah kontekstual yang terkait dengan deret aritmetika. X - Menjelaskan pengertian barisan geometri X - Menentukan rumus suku ke-n suatu barisan geometri X Un = arn-1 Menyelesaikan masalah kontekstual yang terkait dengan barisan geometri X - Menjelaskan pengertian deret geometri X - Menentukan rumus jumlah n suku pertama suatu deret geometri X Sn = a(rn −1) r−1 ,r>1
  • 5. Sn = a(1−r n ) 1−r ,r<1 Menyelesaikan masalah kontekstual yang terkait dengan deret geometri. X - Menyelesaiakan masalah bunga tunggal menggunakan konsep barisan dan deret aritmetika X - Menyelesaiakan masalah bunga majemuk menggunakan konsep barisan dan deret geometri X 2 Aljabar Di akhir fase E, peserta didik dapat menyelesaikan masalah yang berkaitan dengan sistem persamaan linear tiga variabel dan sistem pertidaksamaan linear dua variabel. Mereka dapat menyelesaikan masalah yang berkaitan dengan persamaan dan fungsi kuadrat (termasuk akar imajiner), dan persamaan eksponensial (berbasis sama) dan fungsi eksponensial. Menjelaskan konsep sistem persamaan linear tiga variabel X - Menentukan himpunan penyelesaian dari sistem persamaan linear tiga variabel X - Menggunakan sistem persamaan linear tiga variabel untuk menyelesaikan masalah X - Menjelaskan konsep sistem pertidaksamaan linear dua variabel X - Menentukan himpunan penyelesaian dari sistem persamaan linear dua variabel X -
  • 6. Menggunakan sistem persamaan linear tiga variabel untuk menyelesaikan masalah X - Mendefinisikan persamaan kuadrat X ax2 +bx + c = 0 Menentukan akar-akar persamaan kuadrat X - Mengelompokkan jenis-jenis akar persamaan kuadrat berdasarkan nilai diskriminan X D > 0, mempunyai akar real. D = 0, mempunyai akar kembar. D < 0, tidak mempunyai akar real Menjelaskan fungsi kuadrat X f(x) = ax2 +bx + c Membuat grafik fungsi kuadrat X Mengamati langkah – langkah menggambar grafik fungsi kuadrat Menentukan rumus fungsi kuadrat berdasarkan grafik yang diketahui X Menjelaskan persamaan eksponensial (berbasis sama) dan fungsi eksponensial X
  • 7. Menjelaskan sifat-sifat persamaan eksponensial (berbasis sama) dan fungsi eksponensial X Menggunakan sifat-sifat persamaan eksponensial (berbasis sama) dalam menyelesaikan masalah X 3 Geometri Di akhir fase E, peserta didik dapat menyelesaikan permasalahan segitiga siku- siku yang melibatkan perbandingan trigonometri dan aplikasinya. Menentukan panjang sisi-sisi pada suatu segitiga siku-siku dengan menggunakan teorema pythagoras X Menentukan sisi depan, sisi samping dan sisi miring untuk suatu sudut lancip (α) pada suatu segitiga siku-siku X Menjelaskan perbandingan trigonometri (sinus, cosinus, tangen, cosecan, secan, dan cotangen) pada segitiga siku- siku X Menentukan nilai perbandingan X
  • 8. trigonometri (sinus, cosinus, tangen, cosecan, secan, dan cotangen) pada segitiga siku- siku Membuat model matematika dari masalah yang berkaitan dengan perbandingan trigonometri pada segitiga siku- siku X Menyelesaikan masalah perbandingan trigonometri dengan mengukur tinggi sebuah menara X 4 Analisa Data dan Peluang Di akhir fase E, peserta didik dapat merepresentasikan dan menginterpretasi data dengan cara menentukan jangkauan kuartil dan interkuartil. Mereka dapat membuat dan menginterpretasi box plot (box-and-whisker plot) dan menggunakannya untuk membandingkan himpunan data. Mereka dapat menggunakan dari box plot, histogram dan dot plot sesuai dengan natur data dan kebutuhan. Mereka dapat menggunakan diagram pencar untuk menyelidiki dan menjelaskan hubungan antara dua variabel numerik (termasuk salah satunya variabel bebas berupa waktu). Mereka dapat mengevaluasi laporan statistika di media berdasarkan tampilan, statistika dan representasi data. Peserta didik dapat menjelaskan peluang Menjelaskan kuartil pertama (Q1), kuartil kedua (Q2) dan kuartil ketiga (Q3) X Menentukan kuartil pertama (Q1), kuartil kedua (Q2) dan kuartil ketiga (Q3) X Menjelaskan jangkauan kuartil dan interkuartil X Menentukan jangkauan kuartil dan interkuartil X Menjelaskan box plot (box-and- whisker plot) , histogram dan dot plot X
  • 9. dan menentukan frekuensi harapan dari kejadian majemuk. Mereka menyelidiki konsep dari kejadian saling bebas dan saling lepas, dan menentukan peluangnya. Membuat box plot (box-and- whisker plot), histogram dan dot plot dari suatu data X Menggunakan box plot (box- and-whisker plot) untuk membandingkan himpunan data. X - Menggunakan dari box plot, histogram dan dot plot sesuai dengan natur data dan kebutuhan X -
  • 10. Menjelaskan diagram pancar X - Membuat diagram pancar X Menggunakan diagram pencar untuk menyelidiki dan menjelaskan hubungan antara dua variabel numerik (termasuk salah satunya variabel bebas berupa waktu) X Mengevaluasi laporan statistika di media berdasarkan tampilan, statistika dan representasi data. X - Menjelaskan peluang kejadian majemuk X - Menentukan peluang kejadian majemuk X - Menentukan frekuensi harapan dari kejadian majemuk X - Menjelaskan peluang kejadian saling bebas dan saling lepas X
  • 11. Menentukan peluang kejadian saling bebas dan saling lepas X