2. • ‘aqoda: membuat simpul, mengikat, transaksi,
memperkuat, dan apa-apa yang diyakini dan
menentramkan hati (Kamus al-Muhith, Fairus Abadi,
akar kata ‘aqoda).
Makna
Makna Akidah
Akidah
Secara bahasa:
Secara istilah:
• Pemikiran menyeluruh tentang alam, manusia dan
kehidupan; apa-apa yang ada sebelum dan sesudah
kehidupan dunia; serta tentang hubungan kehidupan
dunia dengan kehidupan sebelum dan sesudahnya.
• Jawaban terhadap 3 pertanyaan mendasar:
darimana, untuk apa, dan mau kemana?
3. Daurah Dirasah Islamiyah
Daurah Dirasah Islamiyah
Hizbut Tahrir Indonesia
Hizbut Tahrir Indonesia
AKIDAH
SAMA DENGAN IMAN
Iman adalah pembenaran yang meyakinkan
dan sesuai dengan fakta yang sebenarnya
serta semua itu berdasar pada bukti (dalil)
4. Daurah Dirasah Islamiyah
Daurah Dirasah Islamiyah
Hizbut Tahrir Indonesia
Hizbut Tahrir Indonesia
DALIL AQIDAH
Perkara
yang
diimani
Dapat
diindera
Tidak dapat
diindera
Dalilnya aqliy
Dalilnya naqliy
Dalil ‘aqliy: suatu pembenaran melalui proses berpikir
Dalil naqliy: suatu pembenaran berdasarkan wahyu baik al-
Quran maupun hadits yang pasti.
5. Daurah Dirasah Islamiyah
Daurah Dirasah Islamiyah
Hizbut Tahrir Indonesia
Hizbut Tahrir Indonesia
D.a.l.i.l
A.k.i.d.a.h
Aqliy Naqliy
1 Allah:
* Eksistensi Allah v
* Sifat Allah v
2 Malaikat v
3 Kitab-kitab:
* al-Quran dari Allah v
* Kitab-kitab lain v
4 Rasul-rasul:
* Muhammad Rasulullah v
* Rasul-rasul lain v
5 Hari kiamat v
6 Qadla - Qadar v
Dalil
No. Iman kepada:
6. Daurah Dirasah Islamiyah
Daurah Dirasah Islamiyah
Hizbut Tahrir Indonesia
Hizbut Tahrir Indonesia
AL-’UQDATU AL-KUBRA
(SIMPUL ATAU MASALAH PALING BESAR)
اتيت؟ اين من
DARI MANA MANUSIA BERASAL?
اتيت؟ لماذا
UNTUK APA MANUSIA HIDUP?
المصير اين الى
KEMANA SETELAH MATI?
Bila terurai maka terurai pula pertanyaan cabang
PERTANYAAN MENDASAR MANUSIA
PERTANYAAN MENDASAR MANUSIA
3
Iman Keada Allah harus menjawab al uqdatul kubro
7. Daurah Dirasah Islamiyah
Daurah Dirasah Islamiyah
Hizbut Tahrir Indonesia
Hizbut Tahrir Indonesia
Lari dan tak acuh
Berusaha menjawab
• Menemukan jawaban benar mantap
• Menemukan jawaban tapi salah
• Tidak menemukan jawaban
Sikap Menghadapi
Simpul Besar
8. Daurah Dirasah Islamiyah
Daurah Dirasah Islamiyah
Hizbut Tahrir Indonesia
Hizbut Tahrir Indonesia
Kegagalan Memahami
Hakekat Hidup
Kesesatan
Kelalaian
Kegelisahan
Hawa Nafsu
9. Daurah Dirasah Islamiyah
Daurah Dirasah Islamiyah
Hizbut Tahrir Indonesia
Hizbut Tahrir Indonesia
Dan sesungguhnya Kami jadikan untuk (isi) neraka Jahannam
banyak dari jin dan manusia. Mereka mempunyai akal, tetapi
tidak dipergunakannya untuk memahami (ayat-ayat Allah),
mereka mempunyai mata (tetapi) tidak dipergunakannya untuk
melihat (tanda-tanda kekuasaan Allah) , dan mereka
mempunyai telinga (tetapi) tidak dipergunakannya untuk
mendengar (ayat-ayat Allah)...” (QS Al A’raaf : 179)
“Terangkanlah kepadaku tentang orang yang menjadikan hawa nafsunya
sebagai tuhannya. Maka apakah kamu dapat menjad pemelihara atasnya?”
(QS Al Furqaan : 43)
10. Daurah Dirasah Islamiyah
Daurah Dirasah Islamiyah
Hizbut Tahrir Indonesia
Hizbut Tahrir Indonesia
SEBELUM
DUNIA
(Allah Swt)
DI
DUNIA
(alam semesta,
manusia,
kehidupan)
SETELAH
DUNIA
(Akhirat)
X
JAWABAN KOMUNIS
Manusia jadi dengan sendirinya melalui proses evolusi
Hidup untuk mencari kepuasan jasmani
Setelah mati tidak ada kehidupan lagi
Kehidupan yang ada hanya kehidupan dunia
X
X X
11. Daurah Dirasah Islamiyah
Daurah Dirasah Islamiyah
Hizbut Tahrir Indonesia
Hizbut Tahrir Indonesia
Diciptakan Dibangkitkan
SEBELUM
DUNIA
(Allah Swt)
DI
DUNIA
(alam semesta,
manusia,
kehidupan)
SETELAH
DUNIA
(Akhirat)
JAWABAN KAPITALISME
Manusia diciptakan Tuhan, tapi Tuhan tidak punya kuasa dalam
kehidupan
Hidup untuk mencari kepuasan jasmani
Setelah mati, akan ada hidup yang abadi di alam lain (?), atau
pasti di sorga karena sudah diampuni
Alam nanti tidak ada hubungannya dengan sekarang (?)
Aturan
Aturan Hisab
X X
√ √
12. Daurah Dirasah Islamiyah
Daurah Dirasah Islamiyah
Hizbut Tahrir Indonesia
Hizbut Tahrir Indonesia
JAWABAN ISLAM
Manusia diciptakan Allah
Hidup untuk beribadah kepada-Nya
Setelah mati akan hidup abadi di alam
akherat: di sorga atau neraka
Tergantung hidupnya di dunia: beriman
atau tidak; bila beriman, taat atau tidak
(Sumber: wahyu Allah)
13. Daurah Dirasah Islamiyah
Daurah Dirasah Islamiyah
Hizbut Tahrir Indonesia
Hizbut Tahrir Indonesia
Diciptakan Dibangkitkan
SEBELUM
DUNIA
(Allah Swt)
DI
DUNIA
(alam semesta,
manusia,
kehidupan)
SETELAH
DUNIA
(Akhirat)
Aturan
Aturan Hisab
Akidah Islamiyah
14. Daurah Dirasah Islamiyah
Daurah Dirasah Islamiyah
Hizbut Tahrir Indonesia
Hizbut Tahrir Indonesia
Mana jawaban yang benar?
Yang benar adalah yang bersumber dari
al-Qur’an
Pemikiran spekulatif tidak berdasar.
Nilainya bisa benar bisa salah
Bila terdapat sumber yang pasti benar,
maka pemikiran spekulatif tentang
hakekat hidup di dunia pasti salah adanya.
15. Daurah Dirasah Islamiyah
Daurah Dirasah Islamiyah
Hizbut Tahrir Indonesia
Hizbut Tahrir Indonesia
Sikap
Yang Harus Diambil
Mengambil jawaban yang pasti benar
Meninggalkan jawaban yang pasti salah
Manusia diciptakan Allah untuk beribadah
kepada-Nya.
Setelah mati akan kembali kepada Allah
untuk mempertanggung jawabkan apa yang
telah dilakukan di dunia pada hari
perhitungan (yaumu al-hisab), dari itu akan
ditentukan sebagai penghuni surga atau
neraka
16. Daurah Dirasah Islamiyah
Daurah Dirasah Islamiyah
Hizbut Tahrir Indonesia
Hizbut Tahrir Indonesia
KE MANA SETELAH MATI?
Keyakinan Perbuatan Balasan
1. Muslim Taat Kekal di Surga
2. Muslim Ingkar Neraka lalu Surga
3. Kafir Kekal di Neraka
Dibangkitkan kembali pada hari kiamat (Al Mukminun:15-
16)
Dihisab, atas keyakinan dan perbuatannya di dunia
Tiga prototipe manusia dan balasannya
17. Daurah Dirasah Islamiyah
Daurah Dirasah Islamiyah
Hizbut Tahrir Indonesia
Hizbut Tahrir Indonesia
Keadaan Di Akhirat
TIPOLOGI 1 Bahagia
TIPOLOGI 2 Menyesal kurang banyak beramal (al-
fajr:24)
TIPOLOGI 3 Menyesal lebih baik jadi tanah
(An naba’:40)
18. Daurah Dirasah Islamiyah
Daurah Dirasah Islamiyah
Hizbut Tahrir Indonesia
Hizbut Tahrir Indonesia
Sebelum dunia Sesudah dunia
Hubungan dengan
kehidupan dunia
Penciptaan Kebangkitan
Perintah dan
Larangan
Perhitungan
Hubungan
3 fase kehidupan
19. Daurah Dirasah Islamiyah
Daurah Dirasah Islamiyah
Hizbut Tahrir Indonesia
Hizbut Tahrir Indonesia
Al-Quran
AL QUR’AN
BUATAN
ORANG ARAB
BUATAN
MUHAMMAD
WAHYU
ALLAH SWT
3 Kemungkinan
Sumber Al Qur’an
20. Daurah Dirasah Islamiyah
Daurah Dirasah Islamiyah
Hizbut Tahrir Indonesia
Hizbut Tahrir Indonesia
Al-Quran
Kemungkinan dari
orang Arab….
TIDAK BENAR
TIDAK BENAR
SEBAB, AL QUR’AN
MENANTANG MEREKA
UNTUK MEMBUAT YANG
SERUPA DENGANNYA
TAPI, MEREKA TIDAK
MAMPU
Al Baqarah : 23 , Yunus : 38, Hud : 13, Al Isra’ 88
21. Daurah Dirasah Islamiyah
Daurah Dirasah Islamiyah
Hizbut Tahrir Indonesia
Hizbut Tahrir Indonesia
Kemungkinan dari
Muhammad…
TIDAK BENAR
TIDAK BENAR
Muhammad adalah
bagian dari orang arab,
Gaya bahasa al-Qur’an
tidak sama dengan Hadits
Al-Quran
22. Daurah Dirasah Islamiyah
Daurah Dirasah Islamiyah
Hizbut Tahrir Indonesia
Hizbut Tahrir Indonesia
Muhammad bukan pembuat al-Quran,
tapi Rasulullah
Al-Quran adalah wahyu Allah Swt.
Padahal, al-Quran itu dibawa oleh
Muhammad. Sedangkan orang
yang membawa wahyu adalah
Rasul. Karenanya, pasti
Muhammad adalah Rasulullah
23. Daurah Dirasah Islamiyah
Daurah Dirasah Islamiyah
Hizbut Tahrir Indonesia
Hizbut Tahrir Indonesia
Al-Quran
Maka….
Alqur’an pasti Wahyu Allah
• Tidak ada manusia yang bisa meniru
• Keotentikannya dijamin Allah
• Isinya pasti benar
• Termasuk menyangkut jawaban atas 3
pertanyaan mendasar tadi
24. Daurah Dirasah Islamiyah
Daurah Dirasah Islamiyah
Hizbut Tahrir Indonesia
Hizbut Tahrir Indonesia
Ditetapkan dengan dalil naqli (Al
Qur’an dan Hadits mutawatir)
RUKUN IMAN YANG LAIN:
1. Iman kepada Malaikat
2. Imankepada kitab-kitab samawi
3. Iman kepada rasul-rasul
4. Iman kepada kiamat
Rasul Telah beriman kepada Al Quran yang diturunkan kepadanya dari Tuhannya,
demikian pula orang-orang yang beriman. semuanya beriman kepada Allah,
malaikat-malaikat-Nya, kitab-kitab-Nya dan rasul-rasul-Nya. (mereka mengatakan):
"Kami tidak membeda-bedakan antara seseorangpun (dengan yang lain)
dari rasul-rasul-Nya", dan mereka mengatakan: "Kami dengar dan kami taat."
(mereka berdoa): "Ampunilah kami Ya Tuhan kami dan
kepada Engkaulah tempat kembali." (Al Baqoroh 285)
25. Daurah Dirasah Islamiyah
Daurah Dirasah Islamiyah
Hizbut Tahrir Indonesia
Hizbut Tahrir Indonesia
Dua Gaya Hidup
GAYA HIDUP ISLAMY
Hidup untuk beribadah
Landasan iman
Tolok ukur perbuatan
aturan Islam (halal dan
haram)
Orientasi hidup akherat
dan dunia
Untuk kemuliaan diri,
keluarga, umat dan
perjuangan agama
(dakwah)
Makna kebahagiaan: ridha
Allah
GAYA Kapitalisme &
Sosialisme
Hidup untuk mencari
kesenangan jasmani
Landasan hawa nafsu
Tolok ukur perbuatan:
manfaat
Orientasi hidup dunia
semata
Hidup untuk kepentingan
diri dan keluarga sendiri
Makna kebahagiaan:
tercapainya kepuasan
jasmani
26. Daurah Dirasah Islamiyah
Daurah Dirasah Islamiyah
Hizbut Tahrir Indonesia
Hizbut Tahrir Indonesia
Iman Produktif
Iman melahirkan amal shalih
Banyak ayat menyatukan iman dengan amal shalih
Banyak ayat menjelaskan orang beriman
melakukan amal: taat pada Allah, rasul, ulil amri
(4:59), shaum (2:186), shalat khusyu, menunaikan
zakat, dll (23:1-7), dll
Iman disatukan dengan syariat Islam