MODUL AJAR KURIKULUM MERDEKA
FASE D (KELAS VIII) SMP/MTs
MATA PELAJARAN : BAHASA INDONESIA
BAB 1 : MENULIS TEKS LAPORAN HASIL OBSERVASI
SUB BAB 1 : MENGENAL TEKS LAPORAN HASIL OBSERVASI
INFORMASI UMUM
I. IDENTITAS MODUL
Nama Penyusun : .....................................................................................
Satuan Pendidikan : SMP/MTs
Kelas / Kelas : VIII (Delapan) - D
Mata Pelajaran : Bahasa Indonesia
Prediksi Alokasi Waktu : 2 JP (45 x2)
Tahun Penyusunan : 20..... / 20.....
II. KOMPETENSI AWAL
Guru dapat mengajak peserta didik mengingat objek-objek mengesankan yang pernah mereka
lihat dan menanyakan hal-hal penting yang mereka ingat dari objek tersebut. Guru juga dapat
memancing peserta didik dengan menyebutkan pengalaman guru sendiri saat menemukan
sebuah objek yang menarik. Guru dapat menjelaskan rincian objek tersebut, seperti bentuk,
sifat, atau perilakunya. Guru memberikan pemahaman bahwa mereka dapat menjelaskan
peristiwa tersebut secara rinci karena sudah melakukan pengamatan atau observasi.
III. PROFIL PELAJAR PANCASILA
Beriman, bertakwa kepada Tuhan yag maha Esa, bergotong royong, bernalar kritis, kreatif,
inovatif, mandiri, berkebhinekaan global
IV. SARANA DAN PRASARANA
Bapak dan Ibu Guru bisa menggunakan berbagai sarana/prasarana/dan media yang relevan atau
sesuai kebutuhan pembelajaran. Bentuknya disesuaikan dengan situasi dan kondisi. Gambar,
kliping artikel hasil observasi di media massa, dan rekaman video sebuah objek, bisa menjadi
media pembelajaran yang menarik.
V. TARGET PESERTA DIDIK
Peserta didik reguler/tipikal: umum, tidak ada kesulitan dalam mencerna dan memahami materi
ajar.
VI. MODEL PEMBELAJARAN
Blended learning melalui model pembelajaran dengan menggunakan Project Based Learning
(PBL) terintegrasi pembelajaran berdiferensiasi berbasis Social Emotional Learning (SEL).
KOMPONEN INTI
I. TUJUAN PEMBELAJARAN
Peserta didik memahami observasi sebagai kata kunci dari sebuah teks laporan hasil observasi.
Peserta didik bisa menjelaskan, bahwa informasi dalam sebuah teks laporan hasil observasi
didapatkan melalui hasil pengamatan. Dengan demikian, informasi tersebut benar dan nyata
adanya. Peserta didik juga bisa menyebutkan informasi yang ditemukan dalam sebuah teks
laporan hasil observasi.
II. PEMAHAMAN BERMAKNA
Menemukan Informasi dalam Teks Laporan Hasil Observasi
III. PERTANYAAN PEMANTIK
 Seperti apa situasi dalam bus kota tersebut?
 Dapatkah kalian menyimpulkan siapa saja penumpang bus kota itu berdasarkan ciri fisik
mereka?
IV. KEGIATAN PEMBELAJARAN
PERTEMUAN KE-1
Kegiatan Pendahuluan (10 Menit)
 Doa; absensi; menyampaikan tujuan pembelajaran; dan menyampaikan penilaian hasil
pembelajaran
 Memotivasi siswa untuk tercapainya kompetensi dan karakter yang sesuai dengan Profil
Pelajar Pancasila; yaitu 1) beriman, bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, dan
berakhlak mulia, 2) mandiri, 3) bernalar kritis, 4) kreatif, 5) bergotong royong, dan 6)
berkebinekaan global, yang merupakan salah satu kriteria standar kelulusan dalam satuan
pendidikan.
Kegiatan Inti (90 Menit)
A. Dalam kegiatan membaca teks “Penumpang Bus Kota”, guru bisa mengembangkan
kemampuan peserta didik membaca efektif dengan strategi berikut.
Sebelum Membaca:
Guru bisa meminta peserta didik duduk berkelompok. Ajaklah mereka melakukan prediksi
bacaan dengan cara mengamati gambar yang ada di awal Bab 1 Buku Siswa. Guru bisa
mengajukan pertanyaan untuk membantu peserta didik memprediksi.
Dengan mengajak peserta didik melakukan prediksi, Guru membantu peserta didik untuk
masuk ke dalam teks yang akan dipelajari.
Selama Membaca:
Guru bisa meminta peserta didik untuk melakukan anotasi, yaitu menandai kosa kata,
frasa, dan kalimat yang kurang mereka pahami.
Guru juga bisa meminta peserta didik untuk menandai informasi penting yang ada dalam
teks. Informasi yang ditandai adalah informasi yang didapatkan dari observasi atau
pengamatan. Dalam kegiatan ini, guru juga bisa menjelaskan makna kata atau frasa yang
tidak dipahami peserta didik.
Setelah Membaca:
Guru meminta peserta didik mencermati informasi di dalam teks, dengan cara menandai
informasi dalam Tabel Informasi Teks “Penumpang Bus Kota”.
B. Kegiatan diskusi kelompok dilakukan untuk membuat peserta didik belajar menjelaskan
informasi yang mereka dapat dari hasil pengamatan. Mintalah mereka menceritakan
pengalaman mereka saat menaiki transportasi publik (topik diskusi nomor 1 dan 2 di Buku
Siswa), lalu mintalah mereka mempresentasikan hasil diskusi tersebut di depan kelas.
Kegiatan Penutup (10 Menit)
 Siswa dan guru menyimpulkan pembelajaran hari ini.
 Refleksi pencapaian siswa/formatif asesmen, dan refleksi guru untuk mengetahui
ketercapaian proses pembelajaran dan perbaikan.
 Menginformasikan kegiatan pembelajaran yang akan dilakukan pada pertemuan berikutnya.
 Guru mengakhiri kegiatan belajar dengan memberikan pesan dan motivasi tetap semangat
belajar dan diakhiri dengan berdoa.
V. ASESMEN
Guru bisa melakukan penilaian berdasarkan tabel berikut. Skor yang diberikan guru bertujuan
untuk melihat sejauh mana efektivitas pembelajaran. Peserta didik yang memiliki skor kurang
perlu mendapat strategi pembelajaran baru sesuai kondisi dan situasi. Metode belajar
berkelompok dan aneka kegiatan perancah perlu dilakukan agar peserta didik mencapai Tujuan
Pembelajaran.
No.
Nama Peserta
Didik
Menunjukkan
Kalimat
Informasi yang
Benar di Dalam
Tabel 1.1
Menjelaskan
Informasi yang
Didapat dari Hasil
Observasi
Mengidentifikasi
Informasi yang Berisi/
Tidak Berisi Opini
dalam Diskusi
Kelompok tentang
Pengalaman Menaiki
Transportasi Publik
1
2
3
Skor: 50-100 untuk setiap butir penilaian
VI. PENGAYAAN DAN REMEDIAL
Guru dapat meminta peserta didik mencari sebuah artikel laporan hasil observasi di media
massa dan membuat tabel informasi berdasarkan informasi yang ada di dalamnya.
VII.REFLEKSI GURU DAN PESERTA DIDIK
Kegiatan refleksi pada subbab ini bertujuan untuk memetakan kemampuan peserta didik kelas
VIII di awal tahun ajaran sebagai masukan bagi guru untuk merumuskan strategi pembelajaran
pada kegiatan berikutnya.
Pada subbab ini guru melakukan penilaian formatif untuk memetakan kemampuan peserta
didik dalam:
a. mengembangkan pemahaman terhadap kata-kata yang jarang muncul dengan cara
menemukan maknanya pada kamus secara mandiri,
b. menunjukkan secara tepat informasi yang didapat melalui sebuah observasi di dalam teks
LHO,
c. menjelaskan informasi yang didapat dari kegiatan mengobservasi sebuah objek, tanpa
memasukkan opini peserta didik ke dalamnya.
Tabel berikut bisa digunakan untuk melakukan pemetaan kemampuan peserta didik.
Tabel 1.3
No.
Nama Peserta
Didik
Mengenali Arti
Kosakata pada
Kamus
Menunjukkan
Informasi dalam
Teks LHO
Menjelaskan
Informasi yang
Didapat dari Hasil
Observasi
1
2
3
1: kurang 2: cukup 3: baik 4: sangat baik
Tabel pemetaan ini menjadi pedoman bagi guru saat merancang strategi pembelajaran di
pertemuan berikut. Peserta didik yang belum memenuhi Tujuan Pembelajaran bisa
mendapatkan bimbingan secara khusus.
LAMPIRAN- LAMPIRAN
LAMPIRAN 1
LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD)
Duduklah berkelompok, lalu diskusikanlah pengalaman kalian saat berada di dalam kendaraan
umum yang berkaitan dengan hal-hal berikut.
1. Kendaraan umum apa saja yang pernah kalian naiki? Pernahkah kalian mengalami situasi
seperti yang ada dalam teks “Penumpang Bus Kota”?
2. Bandingkan pengalaman kalian masing-masing! Apakah perilaku penumpang berbeda-beda
untuk setiap jenis kendaraan? Diskusikanlah penyebabnya!
Presentasikanlah hasil diskusi kalian di depan kelas. Kalian dapat menggunakan berbagai alat bantu,
seperti gambar, foto, atau yang lainnya agar presentasi kalian lebih menarik. Kalian dapat meminta
tanggapan kelompok lain atas presentasi kalian. Dengarkan pertanyaan yang mereka sampaikan,
lalu diskusikan jawabannya bersama teman-teman satu kelompok. Kemukakan jawaban kalian
secara sopan dan menggunakan bahasa yang baik.
Hasil diskusi kalian dapat ditulis pada tabel seperti berikut.
Kendaraan Umum yang Pernah
Ditumpangi
Perilaku Penumpang
LAMPIRAN 2
BAHAN BACAAN GURU DAN PESERTA DIDIK
Materi pembelajaran dititikberatkan pada teks laporan hasil observasi dan informasi yang ada di
dalamnya. Agar peserta didik lebih memahami informasi dalam teks LHO, guru bisa mengajak
peserta didik menandai informasi-informasi penting di dalamnya.
LAMPIRAN 3
GLOSARIUM
analogi : membandingkan dua hal yang mempunyai kesamaan bentuk dengan cara kiasan
antonim : kata-kata yang maknanya berlawanan
data : kumpulan informasi atau keterangan yang benar dan nyata
deskripsi : suatu keadaan secara detail sehingga pembaca dapat melihat, membayangkan, dan
merasakan apa yang sedang dideskripsikan
diafan : puisi yang kata dan maknanya mudah dipahami
editor : orang yang mengedit naskah
eksposisi : uraian informasi tentang sesuatu hal yang dapat menambah pengetahuan pembaca
fakta : hal (keadaan, peristiwa) yang merupakan kenyataan atau yang benar-benar terjadi
fiksi : cerita rekaan atau tidak berdasarkan kenyataan
ideologi : kumpulan gagasan, ide, atau cara pandang yang memberikan arahan dan tujuan untuk
kehidupan
ilmiah : bersifat ilmu (mengandung ilmu pengetahuan)
ikon : simbol yang mewakili suatu keadaan
imperatif : larangan atau keharusan melaksanakan perbuatan
inklusi : kegiatan mengajar peserta didik berkebutuhan khusus di sekolah regular atau sekolah
umum
intonasi : ketepatan pengucapan dan irama kalimat
kuesioner : daftar pertanyaan yang digunakan dalam sebuah survei
majas : cara melukiskan sesuatu dengan menyamakannya dengan sesuatu yang lain
metafora : pemakaian kata atau kelompok kata bukan dengan arti yang sebenarnya
objektif : penilaian yang berdasarkan logika dan tidak melibatkan perasaan.
observasi : pengamatan atau peninjauan secara cermat
opini : pendapat, pikiran, atau pendirian
persuasif : membujuk secara halus untuk meyakinkan
populer : dikenal dan disukai banyak orang dan mudah dipahami
prismatis : puisi yang kata-kata dan maknanya cukup sulit dipahami
repetisi : gaya bahasa yang menggunakan pengulangan kata untuk mendapatkan makna tertentu
roman : karangan prosa yang melukiskan watak, hati, dan jiwa tokoh
simile : majas pertautan yang membandingkan dua hal yang secara hakiki berbeda, tetapi dianggap
memiliki kesamaan dengan penanda kata (seperti, laksana, bagaikan, dan bak)
sinonim : kata-kata yang maknanya sama atau mirip
subjektif : penilaian berdasarkan perasaan suka dan tidak suka
LAMPIRAN 4
DAFTAR PUSTAKA
 Anderson, Mark & Kathy Anderson. 2003. Text Type in English 1. Australia: Macmillan
Education Australia PTYLTD.
 Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa. 2008. Kamus Besar Bahasa Indonesia. Jakarta:
Gramedia Pustaka Utama.
 Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa. 2016. Pedoman Umum Ejaan Bahasa Indonesia
(PUEBI). Jakarta: Grasindo.
 Keraf, Gorys. 2008. Diksi dan Gaya Bahasa. Jakarta: Gramedia.
 Kosasih, E. 2014. Jenis-Jenis Teks dalam Mata Pelajaran Bahasa Indonesia SMA/MA/ SMK.
Bandung: Yrama Widya.
 Kosasih Engkos dan Yoce A. Darma. 2009. Menulis Karangan Ilmiah. Jakarta: Nobel
Edumedia.
 Liliweri, Alo. 2013. Dasar-Dasar Komunikasi Periklanan. Bandung: Citra Aditya.
 Pradopo, Rahmat Djoko. 2000. Pengkajian Puisi. Yogyakarta: Gadjah Mada University Press.
 Prasetyo, Joko Teguh. 2010. “Proses dan Pola Interaksi Sosial Siswa Difabel dan Nondifabel di
Sekolah Inklusi di Kota Surakarta”. Skripsi di Universitas Sebelas Maret Surakarta: tidak
diterbitkan.
 Suharianto, S. 2005. Dasar-Dasar Teori Sastra. Widya Duta Surakarta.
 Tim Kemendikbud. 2016. “Gambaran Sekolah Inklusif di Indonesia Tinjauan Sekolah
Menengah Pertama”. publikasi.data.kemendikbud.go.id
 Wellek, Rene & Austin Warren. 2009. Teori Kesusasteraan. Jakarta: Gramedia.
MODUL AJAR
BAB 1 : MENULIS TEKS LAPORAN HASIL OBSERVASI
SUB BAB 2 : MENGENALI TOPIK DAN GAGASAN UTAMA DALAM TEKS LAPORAN
HASIL OBSERVASI
INFORMASI UMUM
I. IDENTITAS MODUL
Nama Penyusun : .....................................................................................
Satuan Pendidikan : SMP/MTs
Kelas / Kelas : VIII (Delapan) - D
Mata Pelajaran : Bahasa Indonesia
Prediksi Alokasi Waktu : 2 JP (45 x2)
Tahun Penyusunan : 20..... / 20.....
II. KOMPETENSI AWAL
Guru dapat mengajak peserta didik mengingat kembali pelajaran sebelumnya. Guru
menjelaskan pada peserta didik, bahwa sebuah teks laporan hasil observasi memiliki topik dan
gagasan utama. Guru dapat membacakan sebuah teks laporan hasil observasi singkat dan
mengajak peserta didik bersama-sama mendiskusikan apa hal penting yang hendak
disampaikan teks tersebut.
III. PROFIL PELAJAR PANCASILA
Beriman, bertakwa kepada Tuhan yag maha Esa, bergotong royong, bernalar kritis, kreatif,
inovatif, mandiri, berkebhinekaan global
IV. SARANA DAN PRASARANA
Guru bisa menggunakan berbagai sarana/prasarana/dan media yang relevan, sesuai kebutuhan
pelajaran. KBBI cetak dan KBBI daring yang dapat diakses di http://kbbi.kemdikbud.go.id bisa
menjadi alternatif. Guru juga bisa menggunakan artikel di berbagai media cetak sebagai media
pembelajaran.
V. TARGET PESERTA DIDIK
Peserta didik reguler/tipikal: umum, tidak ada kesulitan dalam mencerna dan memahami materi
ajar.
VI. MODEL PEMBELAJARAN
Blended learning melalui model pembelajaran dengan menggunakan Project Based Learning
(PBL) terintegrasi pembelajaran berdiferensiasi berbasis Social Emotional Learning (SEL).
KOMPONEN INTI
I. TUJUAN PEMBELAJARAN
Peserta didik memahami bahwa sebuah teks mengandung topik dan gagasan utama, demikian
juga teks LHO. Topik merupakan ide atau pokok pembicaraan dalam teks atau karangan yang
menggambarkan keseluruhan isi karangan, sementara gagasan utama adalah ide utama atau inti
pembicaraan yang ada dalam sebuah paragraf. Gagasan utama juga disebut ide pokok. Setelah
mempelajari materi pada subbab ini, peserta didik diharapkan dapat mengidentifikasi topik dan
gagasan utama dalam sebuah teks LHO.
II. PEMAHAMAN BERMAKNA
Menemukan Topik dan Gagasan Utama dalam Laporan Hasil Observasi
III. PERTANYAAN PEMANTIK
Pertanyaan pemantik di subbab ini bertujuan untuk membantu peserta didik menemukan
kandungan sebuah teks LHO. Jawaban-jawaban yang diberikan peserta didik bisa menjadi jalan
masuk ke dalam materi. Beberapa pertanyaan dalam kotak berikut bisa menjadi alternatif.
 Apa yang kalian ketahui tentang laporan hasil observasi?
 Sebutkan judul laporan hasil observasi yang pernah kalian baca!
 Menurut kalian, topik apa yang hendak disampaikan penulis dalam laporan hasil observasi
yang kalian baca itu?
IV. KEGIATAN PEMBELAJARAN
PERTEMUAN KE-1
Kegiatan Pendahuluan (10 Menit)
 Doa; absensi; menyampaikan tujuan pembelajaran; dan menyampaikan penilaian hasil
pembelajaran
 Memotivasi siswa untuk tercapainya kompetensi dan karakter yang sesuai dengan Profil
Pelajar Pancasila; yaitu 1) beriman, bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, dan
berakhlak mulia, 2) mandiri, 3) bernalar kritis, 4) kreatif, 5) bergotong royong, dan 6)
berkebinekaan global, yang merupakan salah satu kriteria standar kelulusan dalam satuan
pendidikan.
Kegiatan Inti (90 Menit)
 Guru meminta seorang peserta didik membacakan teks “Sepeda Motor di Indonesia”
sepanjang satu paragraf.
 Setelah peserta didik lain menyimak pembacaan teks, ajaklah mereka mendiskusikan
gagasan utama dalam paragraf tersebut.
 Peserta didik menuliskan hasil diskusi tersebut.
 Lakukanlah kegiatan ini berulang kali hingga seluruh paragraf dalam teks “Sepeda Motor di
Indonesia” selesai dibaca.
 Setelah seluruh tulisan selesai dibaca, lanjutkan diskusi untuk menemukan topik tulisan.
Kegiatan Penutup (10 Menit)
 Siswa dan guru menyimpulkan pembelajaran hari ini.
 Refleksi pencapaian siswa/formatif asesmen, dan refleksi guru untuk mengetahui
ketercapaian proses pembelajaran dan perbaikan.
 Menginformasikan kegiatan pembelajaran yang akan dilakukan pada pertemuan berikutnya.
 Guru mengakhiri kegiatan belajar dengan memberikan pesan dan motivasi tetap semangat
belajar dan diakhiri dengan berdoa.
V. ASESMEN
Guru melakukan penilaian dengan cara mencermati jawaban peserta didik pada tugas
menemukan topik dan gagasan utama teks “Sepeda Motor di Indonesia”. Format tabel berikut
dapat digunakan guru untuk melakukan penilaian. Penilaian lebih ditujukan untuk mengetahui
sejauh mana keberhasilan peserta didik menemukan topik dan gagasan dalam teks.
No.
Nama Peserta
Didik
Peserta Didik Dapat
Mengidentifikasi Topik dan
Gagasan
Peserta Didik Dapat
Menjelaskan Perbedaan
Antara Topik dan Gagasan
Sudah Dapat Perlu Dipandu Sudah Dapat Perlu Dipandu
1
2
3
VI. PENGAYAAN DAN REMEDIAL
Guru menganjurkan peserta didik membaca beragam teks laporan hasil observasi untuk
memperkaya referensi mereka.
VII.REFLEKSI GURU DAN PESERTA DIDIK
Kegiatan refleksi pada subbab ini bertujuan untuk mengetahui sejauh mana efektivitas metode
pembelajaran yang diterapkan. Penilaian formatif yang dilakukan oleh guru meliputi hal-hal
berikut ini.
 Peserta didik sudah dapat mengidentifikasi topik dan gagasan
 Peserta didik dapat menjelaskan perbedaan antara topik dan gagasan
LAMPIRAN- LAMPIRAN
LAMPIRAN 1
LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD)
Tugas Individu
Pada pelajaran sebelumnya, kalian sudah mengetahui cara menemukan topik dalam sebuah laporan
hasil observasi. Sekarang kalian dapat menggunakan pengetahuan itu untuk mengerjakan latihan
berikut.
1. Menemukan topik pada teks “Sepeda Motor di Indonesia” Gunakanlah kolom di bawah ini
untuk membantu kalian menemukan topik.
Laporan Hasil Observasi “Sepeda Motor di Indonesia”
2. Menemukan gagasan utama atau ide pokok setiap paragraf pada teks laporan hasil observasi
“Sepeda Motor di Indonesia”
Paragraf Gagasan Utama
Paragraf ke-1
Paragraf ke-2
Paragraf ke-3
Paragraf ke-4
Paragraf ke-5
Paragraf ke-6
LAMPIRAN 2
BAHAN BACAAN GURU DAN PESERTA DIDIK
Materi pada subbab ini adalah mengidentifikasi topik dan gagasan utama dalam sebuah teks LHO.
Guru bisa membantu peserta didik membedakan topik dan gagasan utama dengan mengajak mereka
membaca sebuah teks LHO, kemudian menandai gagasan utama dalam setiap paragraf.
LAMPIRAN 3
GLOSARIUM
analogi : membandingkan dua hal yang mempunyai kesamaan bentuk dengan cara kiasan
antonim : kata-kata yang maknanya berlawanan
data : kumpulan informasi atau keterangan yang benar dan nyata
deskripsi : suatu keadaan secara detail sehingga pembaca dapat melihat, membayangkan, dan
merasakan apa yang sedang dideskripsikan
diafan : puisi yang kata dan maknanya mudah dipahami
editor : orang yang mengedit naskah
eksposisi : uraian informasi tentang sesuatu hal yang dapat menambah pengetahuan pembaca
fakta : hal (keadaan, peristiwa) yang merupakan kenyataan atau yang benar-benar terjadi
fiksi : cerita rekaan atau tidak berdasarkan kenyataan
ideologi : kumpulan gagasan, ide, atau cara pandang yang memberikan arahan dan tujuan untuk
kehidupan
ilmiah : bersifat ilmu (mengandung ilmu pengetahuan)
ikon : simbol yang mewakili suatu keadaan
imperatif : larangan atau keharusan melaksanakan perbuatan
inklusi : kegiatan mengajar peserta didik berkebutuhan khusus di sekolah regular atau sekolah
umum
intonasi : ketepatan pengucapan dan irama kalimat
kuesioner : daftar pertanyaan yang digunakan dalam sebuah survei
majas : cara melukiskan sesuatu dengan menyamakannya dengan sesuatu yang lain
metafora : pemakaian kata atau kelompok kata bukan dengan arti yang sebenarnya
objektif : penilaian yang berdasarkan logika dan tidak melibatkan perasaan.
observasi : pengamatan atau peninjauan secara cermat
opini : pendapat, pikiran, atau pendirian
persuasif : membujuk secara halus untuk meyakinkan
populer : dikenal dan disukai banyak orang dan mudah dipahami
prismatis : puisi yang kata-kata dan maknanya cukup sulit dipahami
repetisi : gaya bahasa yang menggunakan pengulangan kata untuk mendapatkan makna tertentu
roman : karangan prosa yang melukiskan watak, hati, dan jiwa tokoh
simile : majas pertautan yang membandingkan dua hal yang secara hakiki berbeda, tetapi dianggap
memiliki kesamaan dengan penanda kata (seperti, laksana, bagaikan, dan bak)
sinonim : kata-kata yang maknanya sama atau mirip
subjektif : penilaian berdasarkan perasaan suka dan tidak suka
LAMPIRAN 4
DAFTAR PUSTAKA
 Anderson, Mark & Kathy Anderson. 2003. Text Type in English 1. Australia: Macmillan
Education Australia PTYLTD.
 Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa. 2008. Kamus Besar Bahasa Indonesia. Jakarta:
Gramedia Pustaka Utama.
 Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa. 2016. Pedoman Umum Ejaan Bahasa Indonesia
(PUEBI). Jakarta: Grasindo.
 Keraf, Gorys. 2008. Diksi dan Gaya Bahasa. Jakarta: Gramedia.
 Kosasih, E. 2014. Jenis-Jenis Teks dalam Mata Pelajaran Bahasa Indonesia SMA/MA/ SMK.
Bandung: Yrama Widya.
 Kosasih Engkos dan Yoce A. Darma. 2009. Menulis Karangan Ilmiah. Jakarta: Nobel
Edumedia.
 Liliweri, Alo. 2013. Dasar-Dasar Komunikasi Periklanan. Bandung: Citra Aditya.
 Pradopo, Rahmat Djoko. 2000. Pengkajian Puisi. Yogyakarta: Gadjah Mada University Press.
 Prasetyo, Joko Teguh. 2010. “Proses dan Pola Interaksi Sosial Siswa Difabel dan Nondifabel di
Sekolah Inklusi di Kota Surakarta”. Skripsi di Universitas Sebelas Maret Surakarta: tidak
diterbitkan.
 Suharianto, S. 2005. Dasar-Dasar Teori Sastra. Widya Duta Surakarta.
 Tim Kemendikbud. 2016. “Gambaran Sekolah Inklusif di Indonesia Tinjauan Sekolah
Menengah Pertama”. publikasi.data.kemendikbud.go.id
 Wellek, Rene & Austin Warren. 2009. Teori Kesusasteraan. Jakarta: Gramedia.
MODUL AJAR
BAB 1 : MENULIS TEKS LAPORAN HASIL OBSERVASI
SUB BAB 3 : MENGENAL DATA DALAM TEKS LAPORAN HASIL OBSERVASI
INFORMASI UMUM
I. IDENTITAS MODUL
Nama Penyusun : .....................................................................................
Satuan Pendidikan : SMP/MTs
Kelas / Kelas : VIII (Delapan) - D
Mata Pelajaran : Bahasa Indonesia
Prediksi Alokasi Waktu : 2 JP (45 x2)
Tahun Penyusunan : 20..... / 20.....
II. KOMPETENSI AWAL
Guru dapat meminta peserta didik membaca teks “Penumpang Bus Kota” dan “Sepeda Motor
di Indonesia” untuk mengingat kembali informasi yang ada di dalamnya. Guru juga dapat
mengingatkan kembali peserta didik pada pelajaran mengenai kalimat objektif. Dua hal ini bisa
menjadi jembatan yang mengantarkan peserta didik pada topik yang akan dibahas.
III. PROFIL PELAJAR PANCASILA
Beriman, bertakwa kepada Tuhan yag maha Esa, bergotong royong, bernalar kritis, kreatif,
inovatif, mandiri, berkebhinekaan global
IV. SARANA DAN PRASARANA
Guru dapat menggunakan berbagai sarana, prasarana, dan media yang relevan atau sesuai
kebutuhan pembelajaran, seperti artikel laporan hasil observasi, KBBI cetak, atau KBBI daring.
V. TARGET PESERTA DIDIK
Peserta didik reguler/tipikal: umum, tidak ada kesulitan dalam mencerna dan memahami materi
ajar.
VI. MODEL PEMBELAJARAN
Blended learning melalui model pembelajaran dengan menggunakan Project Based Learning
(PBL) terintegrasi pembelajaran berdiferensiasi berbasis Social Emotional Learning (SEL).
KOMPONEN INTI
I. TUJUAN PEMBELAJARAN
Peserta didik mengetahui bahwa sebuah teks laporan hasil observasi mengandung data-data
yang bisa dipertanggungjawabkan kebenarannya. Semua data ini didapatkan dari hasil
pengamatan langsung. Pembelajaran fokus pada mengembangkan kemampuan peserta didik
mengidentifikasi data-data yang ada di dalam teks.
II. PEMAHAMAN BERMAKNA
Sebuah teks laporan hasil observasi mengandung data. Data merupakan informasi yang dapat
dipertanggungjawabkan kebenarannya. Di dalam laporan hasil observasi, data berisi fakta yang
sesuai dengan topik yang diangkat. Semua data dalam teks laporan hasil observasi diperoleh
dari hasil pengamatan langsung.
III. PERTANYAAN PEMANTIK
 Apa yang dimaksud dengan data dalam laporan hasil observasi?
 Bagaimana cara mengenali data yang ada dalam laporan hasil observasi?
IV. KEGIATAN PEMBELAJARAN
PERTEMUAN KE-1
Kegiatan Pendahuluan (10 Menit)
 Doa; absensi; menyampaikan tujuan pembelajaran; dan menyampaikan penilaian hasil
pembelajaran
 Memotivasi siswa untuk tercapainya kompetensi dan karakter yang sesuai dengan Profil
Pelajar Pancasila; yaitu 1) beriman, bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, dan
berakhlak mulia, 2) mandiri, 3) bernalar kritis, 4) kreatif, 5) bergotong royong, dan 6)
berkebinekaan global, yang merupakan salah satu kriteria standar kelulusan dalam satuan
pendidikan.
Kegiatan Inti (90 Menit)
 Guru meminta peserta didik membaca pengertian data dan fakta yang ada di Buku Siswa.
 Untuk memperdalam pemahaman, guru dapat mengajak peserta didik mencari pengertia dua
kata itu di kamu secara mandiri.
 Guru mengajak peserta didik melakukan anotasi atau menandai data dalam teks “Sepeda
Motor di Indonesia”.
Kegiatan Penutup (10 Menit)
 Siswa dan guru menyimpulkan pembelajaran hari ini.
 Refleksi pencapaian siswa/formatif asesmen, dan refleksi guru untuk mengetahui
ketercapaian proses pembelajaran dan perbaikan.
 Menginformasikan kegiatan pembelajaran yang akan dilakukan pada pertemuan berikutnya.
 Guru mengakhiri kegiatan belajar dengan memberikan pesan dan motivasi tetap semangat
belajar dan diakhiri dengan berdoa.
V. ASESMEN
Guru melakukan penilaian dengan cara mencermati jawaban peserta didik pada Kegiatan 3 di
Buku Siswa. Format tabel berikut dapat digunakan oleh guru untuk melakukan penilaian.
Penilaian ditujukan untuk mengetahui sejauh mana keberhasilan peserta didik menemukan data
di dalam teks.
Tabel 1.9 Metode Penilaian
No. Nama Peserta Didik
Dapat Mengidentifikasi Data dalam Teks
Sudah Dapat Perlu Dipandu
1
2
3
VI. PENGAYAAN DAN REMEDIAL
Guru dapat meminta peserta didik menyimak informasi dalam sebuah video laporan hasil
observasi. Ini akan membuat peserta didik terlatih menemukan data dari media audio visual.
VII.REFLEKSI GURU DAN PESERTA DIDIK
Kegiatan refleksi pada subbab ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas metode pembelajaran
yang dilakukan. Hasil refleksi akan digunakan untuk merumuskan strategi pembelajaran di
pertemuan berikut. Guru melakukan refleksi berdasarkan lembar di bagian Penilaian.
LAMPIRAN- LAMPIRAN
LAMPIRAN 1
LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD)
Cermati teks laporan hasil pengamatan ”Sepeda Motor di Indonesia” dan temukan data yang ada di
dalamnya.
Data Terletak di Paragraf
LAMPIRAN 2
BAHAN BACAAN GURU DAN PESERTA DIDIK
Materi pembelajaran dititikberatkan pada data yang dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya.
Guru menjelaskan kepada peserta didik, bahwa data dalam teks LHO didapatkan melalui
pengamatan secara langsung.
LAMPIRAN 3
GLOSARIUM
analogi : membandingkan dua hal yang mempunyai kesamaan bentuk dengan cara kiasan
antonim : kata-kata yang maknanya berlawanan
data : kumpulan informasi atau keterangan yang benar dan nyata
deskripsi : suatu keadaan secara detail sehingga pembaca dapat melihat, membayangkan, dan
merasakan apa yang sedang dideskripsikan
diafan : puisi yang kata dan maknanya mudah dipahami
editor : orang yang mengedit naskah
eksposisi : uraian informasi tentang sesuatu hal yang dapat menambah pengetahuan pembaca
fakta : hal (keadaan, peristiwa) yang merupakan kenyataan atau yang benar-benar terjadi
fiksi : cerita rekaan atau tidak berdasarkan kenyataan
ideologi : kumpulan gagasan, ide, atau cara pandang yang memberikan arahan dan tujuan untuk
kehidupan
ilmiah : bersifat ilmu (mengandung ilmu pengetahuan)
ikon : simbol yang mewakili suatu keadaan
imperatif : larangan atau keharusan melaksanakan perbuatan
inklusi : kegiatan mengajar peserta didik berkebutuhan khusus di sekolah regular atau sekolah
umum
intonasi : ketepatan pengucapan dan irama kalimat
kuesioner : daftar pertanyaan yang digunakan dalam sebuah survei
majas : cara melukiskan sesuatu dengan menyamakannya dengan sesuatu yang lain
metafora : pemakaian kata atau kelompok kata bukan dengan arti yang sebenarnya
objektif : penilaian yang berdasarkan logika dan tidak melibatkan perasaan.
observasi : pengamatan atau peninjauan secara cermat
opini : pendapat, pikiran, atau pendirian
persuasif : membujuk secara halus untuk meyakinkan
populer : dikenal dan disukai banyak orang dan mudah dipahami
prismatis : puisi yang kata-kata dan maknanya cukup sulit dipahami
repetisi : gaya bahasa yang menggunakan pengulangan kata untuk mendapatkan makna tertentu
roman : karangan prosa yang melukiskan watak, hati, dan jiwa tokoh
simile : majas pertautan yang membandingkan dua hal yang secara hakiki berbeda, tetapi dianggap
memiliki kesamaan dengan penanda kata (seperti, laksana, bagaikan, dan bak)
sinonim : kata-kata yang maknanya sama atau mirip
subjektif : penilaian berdasarkan perasaan suka dan tidak suka
LAMPIRAN 4
DAFTAR PUSTAKA
 Anderson, Mark & Kathy Anderson. 2003. Text Type in English 1. Australia: Macmillan
Education Australia PTYLTD.
 Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa. 2008. Kamus Besar Bahasa Indonesia. Jakarta:
Gramedia Pustaka Utama.
 Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa. 2016. Pedoman Umum Ejaan Bahasa Indonesia
(PUEBI). Jakarta: Grasindo.
 Keraf, Gorys. 2008. Diksi dan Gaya Bahasa. Jakarta: Gramedia.
 Kosasih, E. 2014. Jenis-Jenis Teks dalam Mata Pelajaran Bahasa Indonesia SMA/MA/ SMK.
Bandung: Yrama Widya.
 Kosasih Engkos dan Yoce A. Darma. 2009. Menulis Karangan Ilmiah. Jakarta: Nobel
Edumedia.
 Liliweri, Alo. 2013. Dasar-Dasar Komunikasi Periklanan. Bandung: Citra Aditya.
 Pradopo, Rahmat Djoko. 2000. Pengkajian Puisi. Yogyakarta: Gadjah Mada University Press.
 Prasetyo, Joko Teguh. 2010. “Proses dan Pola Interaksi Sosial Siswa Difabel dan Nondifabel di
Sekolah Inklusi di Kota Surakarta”. Skripsi di Universitas Sebelas Maret Surakarta: tidak
diterbitkan.
 Suharianto, S. 2005. Dasar-Dasar Teori Sastra. Widya Duta Surakarta.
 Tim Kemendikbud. 2016. “Gambaran Sekolah Inklusif di Indonesia Tinjauan Sekolah
Menengah Pertama”. publikasi.data.kemendikbud.go.id
 Wellek, Rene & Austin Warren. 2009. Teori Kesusasteraan. Jakarta: Gramedia.
MODUL AJAR
BAB 1 : MENULIS TEKS LAPORAN HASIL OBSERVASI
SUB BAB 4 : MENGENAL STRUKTUR TEKS LAPORAN HASIL OBSERVASI
INFORMASI UMUM
I. IDENTITAS MODUL
Nama Penyusun : .....................................................................................
Satuan Pendidikan : SMP/MTs
Kelas / Kelas : VIII (Delapan) - D
Mata Pelajaran : Bahasa Indonesia
Prediksi Alokasi Waktu : 2 JP (45 x2)
Tahun Penyusunan : 20..... / 20.....
II. KOMPETENSI AWAL
Guru menjelaskan struktur teks Laporan Hasil Observasi kepada peserta didik dengan cara
mengenalkan struktur teks yang ada pada teks “Penumpang Bus Kota” dan meminta peserta
didik mengidentifikasi struktur teks tersebut. Guru meminta peserta didik menjelaskan struktur
teks tersebut, baik secara lisan maupun tulisan.
III. PROFIL PELAJAR PANCASILA
Beriman, bertakwa kepada Tuhan yag maha Esa, bergotong royong, bernalar kritis, kreatif,
inovatif, mandiri, berkebhinekaan global
IV. SARANA DAN PRASARANA
Guru dapat menggunakan berbagai sarana, prasarana, dan media yang relevan atau sesuai
kebutuhan pembelajaran. Bentuknya disesuaikan dengan situasi dan kondisi. Kliping artikel
hasil observasi di media massa bisa menjadi media pembelajaran yang menarik. KBBI juga
bisa digunakan untuk menemukan makna kata-kata yang belum dimengerti.
V. TARGET PESERTA DIDIK
Peserta didik reguler/tipikal: umum, tidak ada kesulitan dalam mencerna dan memahami materi
ajar.
VI. MODEL PEMBELAJARAN
Blended learning melalui model pembelajaran dengan menggunakan Project Based Learning
(PBL) terintegrasi pembelajaran berdiferensiasi berbasis Social Emotional Learning (SEL).
KOMPONEN INTI
I. TUJUAN PEMBELAJARAN
Peserta didik dapat mengidentifikasi struktur teks LHO dan dapat menjelaskannya, baik secara
lisan maupun tulisan.
II. PEMAHAMAN BERMAKNA
Sebuah teks laporan hasil observasi memiliki struktur. Struktur berarti susunan. Anderson
(2003) membagi struktur teks laporan hasil atas tiga, yaitu 1) definisi umum yang terletak pada
paragraf pertama, 2) deskripsi bagian yaitu penjelasan mengenai objek yang dibahas pada
bagian deskripsi umum, dan 3) simpulan
III. PERTANYAAN PEMANTIK
Bagaimana bentuk struktur teks laporan hasil observasi?
IV. KEGIATAN PEMBELAJARAN
PERTEMUAN KE-1
Kegiatan Pendahuluan (10 Menit)
 Doa; absensi; menyampaikan tujuan pembelajaran; dan menyampaikan penilaian hasil
pembelajaran
 Memotivasi siswa untuk tercapainya kompetensi dan karakter yang sesuai dengan Profil
Pelajar Pancasila; yaitu 1) beriman, bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, dan
berakhlak mulia, 2) mandiri, 3) bernalar kritis, 4) kreatif, 5) bergotong royong, dan 6)
berkebinekaan global, yang merupakan salah satu kriteria standar kelulusan dalam satuan
pendidikan.
Kegiatan Inti (90 Menit)
Sebelum Membaca
Guru dapat bertanya mengenai pemahaman peserta didik seputar struktur teks LHO. Mintalah
mereka menarik sebuah kesimpulan dari teks LHO yang sudah dibaca di pelajaran sebelumnya.
Selama Membaca
Guru dapat meminta peserta didik melakukan anotasi atau menandai bagian teks yang berisi
informasi penting tentang struktur teks.
Sesudah Membaca
Guru menanyakan pemahaman peserta didik mengenai teks. Mintalah mereka menjelaskan
pemahaman tersebut.
Kegiatan Penutup (10 Menit)
 Siswa dan guru menyimpulkan pembelajaran hari ini.
 Refleksi pencapaian siswa/formatif asesmen, dan refleksi guru untuk mengetahui
ketercapaian proses pembelajaran dan perbaikan.
 Menginformasikan kegiatan pembelajaran yang akan dilakukan pada pertemuan berikutnya.
 Guru mengakhiri kegiatan belajar dengan memberikan pesan dan motivasi tetap semangat
belajar dan diakhiri dengan berdoa.
V. ASESMEN
Guru melakukan penilaian dengan cara mencermati jawaban peserta didik pada Kegiatan 4 di
Buku Siswa. Format tabel berikut dapat digunakan guru untuk melakukan penilaian. Penilaian
ditujukan untuk mengetahui sejauh mana keberhasilan peserta didik mengidentifikasi struktur
teks LHO.
Tabel 1.11 Jawaban Latihan
No.
Nama Peserta
Didik
Dapat Mengidentifikasi
Struktur Teks LHO secara
Tertulis
Dapat Menjelaskan Struktur
Teks LHO yang Ditemukan
secara Lisan
Sudah Dapat Perlu Dipandu Sudah Dapat Perlu Dipandu
1
2
3
VI. PENGAYAAN DAN REMEDIAL
Peserta didik dapat mempermahir kegiatan dalam mengidentifikasi struktur teks laporan hasil
observasi dengan membaca teks-teks laporan hasil observasi dari sumber lain.
VII.REFLEKSI GURU DAN PESERTA DIDIK
Kegiatan refleksi pada subbab ini bertujuan untuk mengetahui sejauh mana metode
pembelajaran bisa membuat peserta didik memahami materi. Hasil refleksi akan digunakan
untuk merumuskan strategi pembelajaran di pertemuan berikut. Guru melakukan refleksi
berdasarkan lembar di bagian Penilaian.
LAMPIRAN- LAMPIRAN
LAMPIRAN 1
LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD)
Cermatilah teks laporan hasil observasi “Sepeda Motor di Indonesia” dan laporan hasil observasi
“Bendi di Kota Padang”. Selanjutnya, temukanlah struktur atau bagian-bagian teks berikut di
dalamnya.
Tabel 1.4 Struktur Teks “Sepeda Motor di Indonesia”
No. Struktur Teks Kalimat dalam Teks
1 Pembuka (definisi umum)
2 Isi (deskripsi bagian)
3 Penutup (simpulan)
Tabel 1.5 Struktur Teks “Bendi di Kota Padang”
No. Struktur Teks Kalimat dalam Teks
1 Pembuka (definisi umum)
2 Isi (deskripsi bagian)
3 Penutup (simpulan)
LAMPIRAN 2
BAHAN BACAAN GURU DAN PESERTA DIDIK
Materi pembelajaran dititikberatkan pada struktur teks laporan hasil observasi. Agar peserta didik
lebih memahami materi, guru dapat mengajak peserta didik menandai bagian-bagian yang menjadi
pembuka, isi, dan penutup dalam teks LHO.
LAMPIRAN 3
GLOSARIUM
analogi : membandingkan dua hal yang mempunyai kesamaan bentuk dengan cara kiasan
antonim : kata-kata yang maknanya berlawanan
data : kumpulan informasi atau keterangan yang benar dan nyata
deskripsi : suatu keadaan secara detail sehingga pembaca dapat melihat, membayangkan, dan
merasakan apa yang sedang dideskripsikan
diafan : puisi yang kata dan maknanya mudah dipahami
editor : orang yang mengedit naskah
eksposisi : uraian informasi tentang sesuatu hal yang dapat menambah pengetahuan pembaca
fakta : hal (keadaan, peristiwa) yang merupakan kenyataan atau yang benar-benar terjadi
fiksi : cerita rekaan atau tidak berdasarkan kenyataan
ideologi : kumpulan gagasan, ide, atau cara pandang yang memberikan arahan dan tujuan untuk
kehidupan
ilmiah : bersifat ilmu (mengandung ilmu pengetahuan)
ikon : simbol yang mewakili suatu keadaan
imperatif : larangan atau keharusan melaksanakan perbuatan
inklusi : kegiatan mengajar peserta didik berkebutuhan khusus di sekolah regular atau sekolah
umum
intonasi : ketepatan pengucapan dan irama kalimat
kuesioner : daftar pertanyaan yang digunakan dalam sebuah survei
majas : cara melukiskan sesuatu dengan menyamakannya dengan sesuatu yang lain
metafora : pemakaian kata atau kelompok kata bukan dengan arti yang sebenarnya
objektif : penilaian yang berdasarkan logika dan tidak melibatkan perasaan.
observasi : pengamatan atau peninjauan secara cermat
opini : pendapat, pikiran, atau pendirian
persuasif : membujuk secara halus untuk meyakinkan
populer : dikenal dan disukai banyak orang dan mudah dipahami
prismatis : puisi yang kata-kata dan maknanya cukup sulit dipahami
repetisi : gaya bahasa yang menggunakan pengulangan kata untuk mendapatkan makna tertentu
roman : karangan prosa yang melukiskan watak, hati, dan jiwa tokoh
simile : majas pertautan yang membandingkan dua hal yang secara hakiki berbeda, tetapi dianggap
memiliki kesamaan dengan penanda kata (seperti, laksana, bagaikan, dan bak)
sinonim : kata-kata yang maknanya sama atau mirip
subjektif : penilaian berdasarkan perasaan suka dan tidak suka
LAMPIRAN 4
DAFTAR PUSTAKA
 Anderson, Mark & Kathy Anderson. 2003. Text Type in English 1. Australia: Macmillan
Education Australia PTYLTD.
 Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa. 2008. Kamus Besar Bahasa Indonesia. Jakarta:
Gramedia Pustaka Utama.
 Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa. 2016. Pedoman Umum Ejaan Bahasa Indonesia
(PUEBI). Jakarta: Grasindo.
 Keraf, Gorys. 2008. Diksi dan Gaya Bahasa. Jakarta: Gramedia.
 Kosasih, E. 2014. Jenis-Jenis Teks dalam Mata Pelajaran Bahasa Indonesia SMA/MA/ SMK.
Bandung: Yrama Widya.
 Kosasih Engkos dan Yoce A. Darma. 2009. Menulis Karangan Ilmiah. Jakarta: Nobel
Edumedia.
 Liliweri, Alo. 2013. Dasar-Dasar Komunikasi Periklanan. Bandung: Citra Aditya.
 Pradopo, Rahmat Djoko. 2000. Pengkajian Puisi. Yogyakarta: Gadjah Mada University Press.
 Prasetyo, Joko Teguh. 2010. “Proses dan Pola Interaksi Sosial Siswa Difabel dan Nondifabel di
Sekolah Inklusi di Kota Surakarta”. Skripsi di Universitas Sebelas Maret Surakarta: tidak
diterbitkan.
 Suharianto, S. 2005. Dasar-Dasar Teori Sastra. Widya Duta Surakarta.
 Tim Kemendikbud. 2016. “Gambaran Sekolah Inklusif di Indonesia Tinjauan Sekolah
Menengah Pertama”. publikasi.data.kemendikbud.go.id
 Wellek, Rene & Austin Warren. 2009. Teori Kesusasteraan. Jakarta: Gramedia.
MODUL AJAR
BAB 1 : MENULIS TEKS LAPORAN HASIL OBSERVASI
SUB BAB 5 : MENGIDENTIFIKASI PARAGRAF DESKRIPSI DAN EKSPOSISI DALAM
LAPORAN HASIL OBSERVASI
INFORMASI UMUM
I. IDENTITAS MODUL
Nama Penyusun : .....................................................................................
Satuan Pendidikan : SMP/MTs
Kelas / Kelas : VIII (Delapan) - D
Mata Pelajaran : Bahasa Indonesia
Prediksi Alokasi Waktu : 2 JP (45 x2)
Tahun Penyusunan : 20..... / 20.....
II. KOMPETENSI AWAL
Guru menjelaskan pengertian paragraf deskripsi dan eksposisi dengan mengajukan beberapa
pertanyaan, misalnya pertanyaan berikut.
 Pernahkah kalian belajar tentang paragraf deskripsi dan eksposisi sebelumnya?
 Pernahkah kalian menulis paragraf itu dalam teks? Jika pernah, jelaskan kata kunci untuk
membedakan paragraf deskripsi dan eksposisi.
Guru menerangkan bahwa paragraf deskripsi dan eksposisi juga digunakan dalam teks laporan
hasil observasi (LHO). Teks LHO biasanya ditulis dengan menggabungkan paragraf deskripsi
dan eksposisi.
III. PROFIL PELAJAR PANCASILA
Beriman, bertakwa kepada Tuhan yag maha Esa, bergotong royong, bernalar kritis, kreatif,
inovatif, mandiri, berkebhinekaan global
IV. SARANA DAN PRASARANA
Bapak dan Ibu Guru dapat menggunakan berbagai sarana, prasarana, dan media yang relevan
atau sesuai kebutuhan pembelajaran. Bentuknya disesuaikan dengan situasi dan kondisi. KBBI
dan artikel laporan hasil observasi di media bisa menjadi alternatif.
V. TARGET PESERTA DIDIK
Peserta didik reguler/tipikal: umum, tidak ada kesulitan dalam mencerna dan memahami materi
ajar.
VI. MODEL PEMBELAJARAN
Blended learning melalui model pembelajaran dengan menggunakan Project Based Learning
(PBL) terintegrasi pembelajaran berdiferensiasi berbasis Social Emotional Learning (SEL).
KOMPONEN INTI
I. TUJUAN PEMBELAJARAN
Peserta didik dapat mengidentifikasi paragraf deskripsi dan eksposisi dalam teks, serta dapat
menulis kedua jenis paragraf ini dengan baik.
II. PEMAHAMAN BERMAKNA
Menggambarkan suatu keadaan secara detail sehingga pembaca dapat melihat, membayangkan,
dan merasakan apa yang sedang dideskripsikan.
III. PERTANYAAN PEMANTIK
 Apakah pengertian paragraf deskripsi dan eksposisi?
 Apakah kata kunci yang tepat untuk dapat membedakan keduanya?
 Pernahkah kalian menulis paragraf deskripsi dan eksposisi?
IV. KEGIATAN PEMBELAJARAN
PERTEMUAN KE-1
Kegiatan Pendahuluan (10 Menit)
 Doa; absensi; menyampaikan tujuan pembelajaran; dan menyampaikan penilaian hasil
pembelajaran
 Memotivasi siswa untuk tercapainya kompetensi dan karakter yang sesuai dengan Profil
Pelajar Pancasila; yaitu 1) beriman, bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, dan
berakhlak mulia, 2) mandiri, 3) bernalar kritis, 4) kreatif, 5) bergotong royong, dan 6)
berkebinekaan global, yang merupakan salah satu kriteria standar kelulusan dalam satuan
pendidikan.
Kegiatan Inti (90 Menit)
Mengidentifikasi paragraf deskripsi dan eksposisi dalam Laporan Hasil Observasi. Guru dapat
menjelaskan kepada peserta didik bahwa kunci paragraf deskripsi terletak pada cara
menggambarkan sebuah keadaan, sedangkan kunci paragraf eksposisi terletak pada informasi
yang dikandungnya.
Guru kemudian memberikan tugas pada Kegiatan 5 dan 6 untuk memperdalam pemahaman
peserta didik terhadap materi.
Membuat Buku Pintar
Buku pintar merupakan kegiatan kreatif yang bisa dikerjakan peserta didik secara berkelompok.
Doronglah setiap peserta kelompok untuk bersama-sama menuliskan contoh paragraf deskripsi
dan eksposisi dalam buku pintar tersebut. Bebaskan setiap kelompok membuat buku pintar
versi mereka sendiri. Setelah selesai, mintalah mereka mempresentasikan buku tersebut di
depan kelas.
Kegiatan Penutup (10 Menit)
 Siswa dan guru menyimpulkan pembelajaran hari ini.
 Refleksi pencapaian siswa/formatif asesmen, dan refleksi guru untuk mengetahui
ketercapaian proses pembelajaran dan perbaikan.
 Menginformasikan kegiatan pembelajaran yang akan dilakukan pada pertemuan berikutnya.
 Guru mengakhiri kegiatan belajar dengan memberikan pesan dan motivasi tetap semangat
belajar dan diakhiri dengan berdoa.
V. ASESMEN
Guru melakukan penilaian dengan cara mencermati jawaban peserta didik pada tugas di
Kegiatan 5 dan 6 pada Buku Siswa. Format tabel berikut dapat digunakan guru untuk
melakukan penilaian. Penilaian lebih ditujukan untuk mengetahui sejauh mana keberhasilan
peserta didik menemukan topik dan gagasan dalam teks.
Tabel 1.14 Rubrik Penilaian
No.
Nama Peserta
Didik
Mencentang Paragraf
Deskripsi dan Eksposisi di
Kolom yang Sesuai pada Tabel
Kegiatan 5
Membuat Paragraf Deskripsi
dan Eksposisi di Buku Pintar
pada Kegiatan 6
Sudah bisa Perlu Dipandu Sudah bisa Perlu Dipandu
1
2
3
VI. PENGAYAAN DAN REMEDIAL
Peserta didik dapat membaca beragam artikel observasi untuk memperluas pengetahuan mereka
terhadap paragraf deskripsi dan eksposisi.
VII.REFLEKSI GURU DAN PESERTA DIDIK
Kegiatan refleksi pada subbab ini bertujuan untuk mengetahui sejauh mana pemahaman peserta
didik terhadap materi. Penilaian formatif yang dilakukan oleh guru meliputi hal-hal berikut ini.
 Peserta didik dapat menunjukkan contoh paragraf deskripsi dan eksposisi di dalam teks
LHO.
 Peserta didik dapat membuat paragraf deskripsi dan eksposisi.
LAMPIRAN- LAMPIRAN
LAMPIRAN 1
LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD)
Menemukan Paragraf Deskripsi dan Eksposisi dalam Teks Laporan Hasil Observasi
Berilah tanda centang pada kolom yang sesuai dengan contoh paragraf!
Paragraf Deskripsi Eksposisi
Sepeda motor banyak digunakan untuk pergi bekerja karena
termasuk salah satu alat transportasi yang hemat. Dengan
bahan bakar seharga Rp7.800,00 per liter, pengendara sepeda
motor bisa menempuh jarak sejauh 47 kilometer. Selain itu,
sepeda motor juga bermanfaat untuk memudahkan
pengendara dalam mengakses rute-rute sulit, gang-gang
sempit, dan jalan-jalan yang macet untuk mencapai tujuan.
Penumpang bus nomor 17 penuh sesak.Sebagian penumpang
berdiri karena tidak mendapatkan tempat duduk. Beberapa
penumpang yang berdiri bersandar pada kursi penumpang,
sementara penumpang lainnya memegang handle grip.
Penumpang yang duduk ibu hamil, ibu dengan anak balita,
dan penyandang difabel.
Sepeda adalah kendaraan yang umum dipakai anak SMP
Perwira. Setiap hari puluhan anak mengayuh sepeda ke
sekolah dan menaruhnya di tempat parkir khusus sepeda yang
dibangun sekolah dua tahun lalu. Datang ke sekolah dengan
sepeda seperti menjadi sebuah kebanggaan. Anak-anak yang
dahulu diantar orang tua mereka dengan mobil atau motor,
kini memilih ke sekolah dengan bersepeda.
Sepeda baru Mira berwarna merah, punya keranjang, dan
memiliki bangku boncengan di bagian belakang. Bel
sepedanya terletak di setang sebelah kanan. Ada kaca spion
kecil di setang kiri dan kanan yang berfungsi untuk melihat
jika ada kendaraan dari belakang.
LAMPIRAN 2
BAHAN BACAAN GURU DAN PESERTA DIDIK
a. Mengenal paragraf deskripsi dan eksposisi
b. Membuat paragraf deskripsi dan eksposisi
LAMPIRAN 3
GLOSARIUM
analogi : membandingkan dua hal yang mempunyai kesamaan bentuk dengan cara kiasan
antonim : kata-kata yang maknanya berlawanan
data : kumpulan informasi atau keterangan yang benar dan nyata
deskripsi : suatu keadaan secara detail sehingga pembaca dapat melihat, membayangkan, dan
merasakan apa yang sedang dideskripsikan
diafan : puisi yang kata dan maknanya mudah dipahami
editor : orang yang mengedit naskah
eksposisi : uraian informasi tentang sesuatu hal yang dapat menambah pengetahuan pembaca
fakta : hal (keadaan, peristiwa) yang merupakan kenyataan atau yang benar-benar terjadi
fiksi : cerita rekaan atau tidak berdasarkan kenyataan
ideologi : kumpulan gagasan, ide, atau cara pandang yang memberikan arahan dan tujuan untuk
kehidupan
ilmiah : bersifat ilmu (mengandung ilmu pengetahuan)
ikon : simbol yang mewakili suatu keadaan
imperatif : larangan atau keharusan melaksanakan perbuatan
inklusi : kegiatan mengajar peserta didik berkebutuhan khusus di sekolah regular atau sekolah
umum
intonasi : ketepatan pengucapan dan irama kalimat
kuesioner : daftar pertanyaan yang digunakan dalam sebuah survei
majas : cara melukiskan sesuatu dengan menyamakannya dengan sesuatu yang lain
metafora : pemakaian kata atau kelompok kata bukan dengan arti yang sebenarnya
objektif : penilaian yang berdasarkan logika dan tidak melibatkan perasaan.
observasi : pengamatan atau peninjauan secara cermat
opini : pendapat, pikiran, atau pendirian
persuasif : membujuk secara halus untuk meyakinkan
populer : dikenal dan disukai banyak orang dan mudah dipahami
prismatis : puisi yang kata-kata dan maknanya cukup sulit dipahami
repetisi : gaya bahasa yang menggunakan pengulangan kata untuk mendapatkan makna tertentu
roman : karangan prosa yang melukiskan watak, hati, dan jiwa tokoh
simile : majas pertautan yang membandingkan dua hal yang secara hakiki berbeda, tetapi dianggap
memiliki kesamaan dengan penanda kata (seperti, laksana, bagaikan, dan bak)
sinonim : kata-kata yang maknanya sama atau mirip
subjektif : penilaian berdasarkan perasaan suka dan tidak suka
LAMPIRAN 4
DAFTAR PUSTAKA
 Anderson, Mark & Kathy Anderson. 2003. Text Type in English 1. Australia: Macmillan
Education Australia PTYLTD.
 Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa. 2008. Kamus Besar Bahasa Indonesia. Jakarta:
Gramedia Pustaka Utama.
 Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa. 2016. Pedoman Umum Ejaan Bahasa Indonesia
(PUEBI). Jakarta: Grasindo.
 Keraf, Gorys. 2008. Diksi dan Gaya Bahasa. Jakarta: Gramedia.
 Kosasih, E. 2014. Jenis-Jenis Teks dalam Mata Pelajaran Bahasa Indonesia SMA/MA/ SMK.
Bandung: Yrama Widya.
 Kosasih Engkos dan Yoce A. Darma. 2009. Menulis Karangan Ilmiah. Jakarta: Nobel
Edumedia.
 Liliweri, Alo. 2013. Dasar-Dasar Komunikasi Periklanan. Bandung: Citra Aditya.
 Pradopo, Rahmat Djoko. 2000. Pengkajian Puisi. Yogyakarta: Gadjah Mada University Press.
 Prasetyo, Joko Teguh. 2010. “Proses dan Pola Interaksi Sosial Siswa Difabel dan Nondifabel di
Sekolah Inklusi di Kota Surakarta”. Skripsi di Universitas Sebelas Maret Surakarta: tidak
diterbitkan.
 Suharianto, S. 2005. Dasar-Dasar Teori Sastra. Widya Duta Surakarta.
 Tim Kemendikbud. 2016. “Gambaran Sekolah Inklusif di Indonesia Tinjauan Sekolah
Menengah Pertama”. publikasi.data.kemendikbud.go.id
 Wellek, Rene & Austin Warren. 2009. Teori Kesusasteraan. Jakarta: Gramedia.
MODUL AJAR
BAB 1 : MENULIS TEKS LAPORAN HASIL OBSERVASI
SUB BAB 6 : MENGENAL TANDA BACA DAN PENULISAN KATA BERBAHASA ASING
DAN DAERAH
INFORMASI UMUM
I. IDENTITAS MODUL
Nama Penyusun : .....................................................................................
Satuan Pendidikan : SMP/MTs
Kelas / Kelas : VIII (Delapan) - D
Mata Pelajaran : Bahasa Indonesia
Prediksi Alokasi Waktu : 2 JP (45 x2)
Tahun Penyusunan : 20..... / 20.....
II. KOMPETENSI AWAL
Guru menjelaskan bahwa teks laporan hasil observasi ditulis dengan menggunakan tanda baca
(titik, koma, titik dua, titik koma) yang benar dan biasanya menggunakan kata-kata berbahasa
asing dan bahasa daerah yang ditulis miring sesuai dengan Pedoman Umum Ejaan Bahasa
Indonesia (PUEBI).
III. PROFIL PELAJAR PANCASILA
Beriman, bertakwa kepada Tuhan yag maha Esa, bergotong royong, bernalar kritis, kreatif,
inovatif, mandiri, berkebhinekaan global
IV. SARANA DAN PRASARANA
Guru dapat menggunakan berbagai sarana, prasarana, dan media yang relevan atau sesuai
kebutuhan pembelajaran, seperti artikel laporan hasil observasi dan buku PUEBI.
V. TARGET PESERTA DIDIK
Peserta didik reguler/tipikal: umum, tidak ada kesulitan dalam mencerna dan memahami materi
ajar.
VI. MODEL PEMBELAJARAN
Blended learning melalui model pembelajaran dengan menggunakan Project Based Learning
(PBL) terintegrasi pembelajaran berdiferensiasi berbasis Social Emotional Learning (SEL).
KOMPONEN INTI
I. TUJUAN PEMBELAJARAN
Peserta didik mengenal tanda baca dan kata-kata serapan yang ada dalam teks laporan hasil
observasi.
II. PEMAHAMAN BERMAKNA
Saat membaca sebuah tulisan, kalian akan menemukan beberapa tanda baca. Tanda baca atau
pungtuasi menurut KBBI adalah tanda grafis yang digunakan secara konvensional untuk
memisahkan pelbagai bagian dari satuan bahasa tertulis. Dengan tanda baca kalian dapat
menata kata dan kalimat sehingga maksudnya mudah dipahami. Bayangkan sebuah tulisan
tanpa tanda baca!
III. PERTANYAAN PEMANTIK
 Bagaimanakah cara penulisan tanda baca (titik, koma, titik dua, dan titik koma) yang benar
dalam teks LHO?
 Bagaimanakah cara penulisan kata dari bahasa asing dan bahasa daerah dalam suatu teks
LHO?
IV. KEGIATAN PEMBELAJARAN
PERTEMUAN KE-1
Kegiatan Pendahuluan (10 Menit)
 Doa; absensi; menyampaikan tujuan pembelajaran; dan menyampaikan penilaian hasil
pembelajaran
 Memotivasi siswa untuk tercapainya kompetensi dan karakter yang sesuai dengan Profil
Pelajar Pancasila; yaitu 1) beriman, bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, dan
berakhlak mulia, 2) mandiri, 3) bernalar kritis, 4) kreatif, 5) bergotong royong, dan 6)
berkebinekaan global, yang merupakan salah satu kriteria standar kelulusan dalam satuan
pendidikan.
Kegiatan Inti (90 Menit)
Berlatih mengenali fungsi tanda baca bisa dilakukan dengan mengajak peserta didik mengisi
tabel pada Kegiatan 7. Guru bisa menerapkan metode bekerja berpasangan dalam kegiatan ini.
Peserta didik dapat saling memeriksa pekerjaan teman di sebelahnya. Selama kegiatan, guru
dapat berkeliling untuk membantu peserta didik yang mengalami kesulitan mengisi tabel.
Kegiatan tersebut dapat dilanjutkan dengan membuat kreasi pajangan kalimat secara
berkelompok.
Pada Kegiatan 8 peserta didik belajar mengidentifikasi bahasa asing dan bahasa daerah dalam
teks LHO yang mereka baca. Media tambahan seperti kliping artikel laporan hasil observasi
dari berbagai media bisa digunakan dalam kegiatan tersebut. Sebagian peserta didik mungkin
kesulitan menemukan arti kata-kata dalam artikel tersebut. Guru dapat membantu peserta didik
menemukan artinya dalam KBBI.
Kegiatan Penutup (10 Menit)
 Siswa dan guru menyimpulkan pembelajaran hari ini.
 Refleksi pencapaian siswa/formatif asesmen, dan refleksi guru untuk mengetahui
ketercapaian proses pembelajaran dan perbaikan.
 Menginformasikan kegiatan pembelajaran yang akan dilakukan pada pertemuan berikutnya.
 Guru mengakhiri kegiatan belajar dengan memberikan pesan dan motivasi tetap semangat
belajar dan diakhiri dengan berdoa.
V. ASESMEN
Guru melakukan penilaian dengan cara mencermati jawaban peserta didik pada Kegiatan 7 dan
8 di Buku Siswa. Format tabel berikut dapat digunakan guru untuk melakukan penilaian.
Penilaian ditujukan untuk mengetahui sejauh mana keberhasilan peserta didik memahami tanda
baca, kata dari bahasa daerah, dan kata dari bahasa asing.
Tabel 1.16 Rubrik Penilaian
No.
Nama
Peserta
Didik
MenuliskanTanda
Baca secara Benar
dalam Tabel
(Kegiatan 7)
Menyusun Daftar
Kata dalam Bahasa
Daerah dan Bahasa
Asing (Kegiatan 8)
Menulis Arti Kata-
Kata yang Ditemukan
secara Tepat
(Kegiatan 8)
Sudah
bisa
Perlu
dipandu
Sudah
bisa
Perlu
dipandu
Sudah
bisa
Perlu
dipandu
1
2
3
VI. PENGAYAAN DAN REMEDIAL
Peserta didik dapat membaca beragam artikel untuk memperluas pengetahuan mereka
mengenai tanda baca dan tata cara penulisan kata dari bahasa asing dan kata dari bahasa daerah.
VII.REFLEKSI GURU DAN PESERTA DIDIK
Kegiatan refleksi pada subbab ini bertujuan untuk mengetahui pemahaman peserta didik
terhadap materi. Hasil refleksi akan digunakan untuk merumuskan strategi pembelajaran di
pertemuan berikut. Guru melakukan refleksi berdasarkan tabel di bagian Penilaian.
LAMPIRAN- LAMPIRAN
LAMPIRAN 1
LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD)
Membuat Buku Pintar Bersama Kelompok
Sekarang kalian akan bekerja dalam kelompok. Diskusikanlah sebuah buku pintar yang
menjelaskan paragraf deskripsi dan eksposisi beserta contoh-contohnya.
Bagaimana cara membuatnya? Ikuti langkah-langkah sebagai berikut.
1. Setiap anggota kelompok membuat kartu-kartu berisi contoh paragraf deskripsi dan eksposisi.
2. Diskusikan bentuk buku pintar yang akan kalian buat!
3. Letakkan kartu-kartu contoh paragraf kalian pada buku pintar tersebut!
Kalian dapat menjadikan buku pintar pada gambar di bawah ini sebagai inspirasi.
Gambar 1.3 Contoh Buku Pintar
LAMPIRAN 2
BAHAN BACAAN GURU DAN PESERTA DIDIK
a. Mengenal pemakaian tanda baca titik (.), koma (,), titik dua (:), dan titik koma (;)
b. Mengenal tata cara penulisan kata dari bahasa asing dan bahasa daerah
LAMPIRAN 3
GLOSARIUM
analogi : membandingkan dua hal yang mempunyai kesamaan bentuk dengan cara kiasan
antonim : kata-kata yang maknanya berlawanan
data : kumpulan informasi atau keterangan yang benar dan nyata
deskripsi : suatu keadaan secara detail sehingga pembaca dapat melihat, membayangkan, dan
merasakan apa yang sedang dideskripsikan
diafan : puisi yang kata dan maknanya mudah dipahami
editor : orang yang mengedit naskah
eksposisi : uraian informasi tentang sesuatu hal yang dapat menambah pengetahuan pembaca
fakta : hal (keadaan, peristiwa) yang merupakan kenyataan atau yang benar-benar terjadi
fiksi : cerita rekaan atau tidak berdasarkan kenyataan
ideologi : kumpulan gagasan, ide, atau cara pandang yang memberikan arahan dan tujuan untuk
kehidupan
ilmiah : bersifat ilmu (mengandung ilmu pengetahuan)
ikon : simbol yang mewakili suatu keadaan
imperatif : larangan atau keharusan melaksanakan perbuatan
inklusi : kegiatan mengajar peserta didik berkebutuhan khusus di sekolah regular atau sekolah
umum
intonasi : ketepatan pengucapan dan irama kalimat
kuesioner : daftar pertanyaan yang digunakan dalam sebuah survei
majas : cara melukiskan sesuatu dengan menyamakannya dengan sesuatu yang lain
metafora : pemakaian kata atau kelompok kata bukan dengan arti yang sebenarnya
objektif : penilaian yang berdasarkan logika dan tidak melibatkan perasaan.
observasi : pengamatan atau peninjauan secara cermat
opini : pendapat, pikiran, atau pendirian
persuasif : membujuk secara halus untuk meyakinkan
populer : dikenal dan disukai banyak orang dan mudah dipahami
prismatis : puisi yang kata-kata dan maknanya cukup sulit dipahami
repetisi : gaya bahasa yang menggunakan pengulangan kata untuk mendapatkan makna tertentu
roman : karangan prosa yang melukiskan watak, hati, dan jiwa tokoh
simile : majas pertautan yang membandingkan dua hal yang secara hakiki berbeda, tetapi dianggap
memiliki kesamaan dengan penanda kata (seperti, laksana, bagaikan, dan bak)
sinonim : kata-kata yang maknanya sama atau mirip
subjektif : penilaian berdasarkan perasaan suka dan tidak suka
LAMPIRAN 4
DAFTAR PUSTAKA
 Anderson, Mark & Kathy Anderson. 2003. Text Type in English 1. Australia: Macmillan
Education Australia PTYLTD.
 Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa. 2008. Kamus Besar Bahasa Indonesia. Jakarta:
Gramedia Pustaka Utama.
 Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa. 2016. Pedoman Umum Ejaan Bahasa Indonesia
(PUEBI). Jakarta: Grasindo.
 Keraf, Gorys. 2008. Diksi dan Gaya Bahasa. Jakarta: Gramedia.
 Kosasih, E. 2014. Jenis-Jenis Teks dalam Mata Pelajaran Bahasa Indonesia SMA/MA/ SMK.
Bandung: Yrama Widya.
 Kosasih Engkos dan Yoce A. Darma. 2009. Menulis Karangan Ilmiah. Jakarta: Nobel
Edumedia.
 Liliweri, Alo. 2013. Dasar-Dasar Komunikasi Periklanan. Bandung: Citra Aditya.
 Pradopo, Rahmat Djoko. 2000. Pengkajian Puisi. Yogyakarta: Gadjah Mada University Press.
 Prasetyo, Joko Teguh. 2010. “Proses dan Pola Interaksi Sosial Siswa Difabel dan Nondifabel di
Sekolah Inklusi di Kota Surakarta”. Skripsi di Universitas Sebelas Maret Surakarta: tidak
diterbitkan.
 Suharianto, S. 2005. Dasar-Dasar Teori Sastra. Widya Duta Surakarta.
 Tim Kemendikbud. 2016. “Gambaran Sekolah Inklusif di Indonesia Tinjauan Sekolah
Menengah Pertama”. publikasi.data.kemendikbud.go.id
 Wellek, Rene & Austin Warren. 2009. Teori Kesusasteraan. Jakarta: Gramedia.
MODUL AJAR
BAB 1 : MENULIS TEKS LAPORAN HASIL OBSERVASI
SUB BAB 7 : MENGENAL LANGKAH-LANGKAH PENULISAN TEKS LAPORAN HASIL
OBSERVASI
INFORMASI UMUM
I. IDENTITAS MODUL
Nama Penyusun : .....................................................................................
Satuan Pendidikan : SMP/MTs
Kelas / Kelas : VIII (Delapan) - D
Mata Pelajaran : Bahasa Indonesia
Prediksi Alokasi Waktu : 2 JP (45 x2)
Tahun Penyusunan : 20..... / 20.....
II. KOMPETENSI AWAL
Guru dapat mengingatkan peserta didik akan pelajaran sebelumnya. Guru juga dapat meminta
beberapa peserta didik untuk membacakan sebuah teks laporan hasil observasi, kemudian
mengajak peserta didik yang lain untuk mendiskusikan teks tersebut.
III. PROFIL PELAJAR PANCASILA
Beriman, bertakwa kepada Tuhan yag maha Esa, bergotong royong, bernalar kritis, kreatif,
inovatif, mandiri, berkebhinekaan global
IV. SARANA DAN PRASARANA
Guru dapat menggunakan berbagai sarana, prasarana, dan media yang relevan atau sesuai
kebutuhan pembelajaran, seperti contoh artikel laporan hasil observasi, KBBI cetak, atau KBBI
daring, dan buku PUEBI.
V. TARGET PESERTA DIDIK
Peserta didik reguler/tipikal: umum, tidak ada kesulitan dalam mencerna dan memahami materi
ajar.
VI. MODEL PEMBELAJARAN
Blended learning melalui model pembelajaran dengan menggunakan Project Based Learning
(PBL) terintegrasi pembelajaran berdiferensiasi berbasis Social Emotional Learning (SEL).
KOMPONEN INTI
I. TUJUAN PEMBELAJARAN
Peserta didik dapat menulis sebuah teks laporan hasil observasi.
II. PEMAHAMAN BERMAKNA
Menulis sebuah laporan hasil observasi
III. PERTANYAAN PEMANTIK
 Apa yang dijelaskan penulis dalam teks laporan hasil observasi tersebut?
 Apa saja hal yang perlu diketahui oleh si penulis sebelum menulis teks tersebut?
IV. KEGIATAN PEMBELAJARAN
PERTEMUAN KE-1
Kegiatan Pendahuluan (10 Menit)
 Doa; absensi; menyampaikan tujuan pembelajaran; dan menyampaikan penilaian hasil
pembelajaran
 Memotivasi siswa untuk tercapainya kompetensi dan karakter yang sesuai dengan Profil
Pelajar Pancasila; yaitu 1) beriman, bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, dan
berakhlak mulia, 2) mandiri, 3) bernalar kritis, 4) kreatif, 5) bergotong royong, dan 6)
berkebinekaan global, yang merupakan salah satu kriteria standar kelulusan dalam satuan
pendidikan.
Kegiatan Inti (90 Menit)
 Guru mengatur peserta didik duduk dalam kelompok.
 Guru meminta peserta didik mendiskusikan topik yang akan mereka observasi.
 Setelah mendapatkan topik, peserta didik bisa mulai mengamati objek yang akan ditulis.
Guru memberikan saran agar peserta didik mengamati objek yang ada di lingkungan
sekolah. Setiap peserta didik memiliki lembar observasi sendiri.
 Setelah peserta didik mendapatkan data pengamatan, mereka bisa menulis laporan hasil
observasinya.
 Guru meminta setiap kelompok mempresentasikan hasil observasinya.
Kegiatan Penutup (10 Menit)
 Siswa dan guru menyimpulkan pembelajaran hari ini.
 Refleksi pencapaian siswa/formatif asesmen, dan refleksi guru untuk mengetahui
ketercapaian proses pembelajaran dan perbaikan.
 Menginformasikan kegiatan pembelajaran yang akan dilakukan pada pertemuan berikutnya.
 Guru mengakhiri kegiatan belajar dengan memberikan pesan dan motivasi tetap semangat
belajar dan diakhiri dengan berdoa.
V. ASESMEN
Guru melakukan penilaian dengan mencermati laporan hasil observasi yang dibuat oleh peserta
didik. Panduan penilaian di tabel berikut dapat digunakan guru saat memeriksa tulisan peserta
didik.
Tabel 1.18 Rubrik Penilaian
No. Penilaian Keterangan Skor
1 Pembuka Teks laporan hasil observasi peserta didik sudah memiliki
pembukaan yang mengandung definisi umum tentang topik
yang diangkat.
2 Isi Teks laporan hasil observasi sudah berisi deskripsi yang
lebih terperinci mengenai topik.
3 Penutup Teks laporan hasil observasi sudah berisi penutup yang
mengandung simpulan terhadap topik yang diangkat.
4 Data Data dalam teks laporan hasil observasi diperoleh melalui
pengamatan langsung.
5 Tanda baca Tanda baca dalam teks laporan hasil observasi sudah
ditempatkan secara benar.
VI. PENGAYAAN DAN REMEDIAL
Peserta didik dapat membaca beragam artikel LHO untuk memperluas pengetahuan mereka
terhadap jenis teks ini.
VII.REFLEKSI GURU DAN PESERTA DIDIK
Kegiatan refleksi pada subbab ini bertujuan untuk mengetahui sejauh mana efektivitas metode
pembelajaran yang diterapkan. Penilaian formatif yang dilakukan oleh guru meliputi hal-hal
berikut ini.
 Peserta didik sudah dapat menuliskan data yang ditemukan dalam kegiatan observasi.
 Peserta didik sudah dapat mengonsep sebuah teks laporan hasil observasi.
 Peserta didik sudah dapat menulis sebuah teks laporan hasil observasi.
LAMPIRAN- LAMPIRAN
LAMPIRAN 1
LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD)
Sepuluh kalimat berikut ini belum menggunakan tanda baca. Tentukanlah tanda baca yang tepat
untuk ditambahkan pada kalimat-kalimat tersebut!
No. Kalimat Tanda Baca
1 Pagi ini aku naik sepeda ke sekolah
2 Di warung dekat stasiun ini harga makanan cukup mahal harga
minuman cukup murah
3 Aku naik becak nomor 5 Rika naik becak nomor 7
4 Saat libur sekolah kemarin Sita pergi berkemah Dewi pergi ke rumah
neneknya
5 Ibu membeli tiket untuk aku Kiki Mayang dan Lala di loket
6 Hari Senin besok kelas VIIIA VIIIB VIIIC mengadakan kunjungan ke
museum
7 Alat-alat tulis terdiri atas pena pensil penghapus dan peruncing
8 Aku naik sampan ke sekolah
9 Teman-temanku menggunakan becak sepeda dan ojek ke sekolah
10 Bendi menggunakan tenaga kuda becak menggunakan tenaga manusia
Membuat Pajangan Kalimat
Kalian sudah berlatih menempatkan tanda baca yang tepat pada kalimatkalimat di atas dan sudah
mengerti cara penggunaan empat tanda baca tersebut. Sekarang, kalian dapat berlatih membuat
kalimat sendiri dengan menggunakan tanda baca yang sudah dipelajari. Bekerjalah dalam
kelompok. Buatlah kalimat-kalimat yang menggunakan empat tanda baca yang sudah dipelajari.
Masukkan kalimat-kalimat tersebut ke dalam kantong-kantong tanda baca. Bersama guru,
periksalah benar/ tidaknya penempatan tanda baca kelompok kalian. Setelah pelajaran berakhir,
kalian dapat memajang hasil kerja kelompok kalian di dinding kelas. Sebagai inspirasi, kalian bisa
mencontoh pajangan berikut.
LAMPIRAN 2
BAHAN BACAAN GURU DAN PESERTA DIDIK
a. Mengenal langkah-langkah menulis teks laporan hasil observasi (LHO)
b. Menulis teks laporan hasil observasi (LHO)
LAMPIRAN 3
GLOSARIUM
analogi : membandingkan dua hal yang mempunyai kesamaan bentuk dengan cara kiasan
antonim : kata-kata yang maknanya berlawanan
data : kumpulan informasi atau keterangan yang benar dan nyata
deskripsi : suatu keadaan secara detail sehingga pembaca dapat melihat, membayangkan, dan
merasakan apa yang sedang dideskripsikan
diafan : puisi yang kata dan maknanya mudah dipahami
editor : orang yang mengedit naskah
eksposisi : uraian informasi tentang sesuatu hal yang dapat menambah pengetahuan pembaca
fakta : hal (keadaan, peristiwa) yang merupakan kenyataan atau yang benar-benar terjadi
fiksi : cerita rekaan atau tidak berdasarkan kenyataan
ideologi : kumpulan gagasan, ide, atau cara pandang yang memberikan arahan dan tujuan untuk
kehidupan
ilmiah : bersifat ilmu (mengandung ilmu pengetahuan)
ikon : simbol yang mewakili suatu keadaan
imperatif : larangan atau keharusan melaksanakan perbuatan
inklusi : kegiatan mengajar peserta didik berkebutuhan khusus di sekolah regular atau sekolah
umum
intonasi : ketepatan pengucapan dan irama kalimat
kuesioner : daftar pertanyaan yang digunakan dalam sebuah survei
majas : cara melukiskan sesuatu dengan menyamakannya dengan sesuatu yang lain
metafora : pemakaian kata atau kelompok kata bukan dengan arti yang sebenarnya
objektif : penilaian yang berdasarkan logika dan tidak melibatkan perasaan.
observasi : pengamatan atau peninjauan secara cermat
opini : pendapat, pikiran, atau pendirian
persuasif : membujuk secara halus untuk meyakinkan
populer : dikenal dan disukai banyak orang dan mudah dipahami
prismatis : puisi yang kata-kata dan maknanya cukup sulit dipahami
repetisi : gaya bahasa yang menggunakan pengulangan kata untuk mendapatkan makna tertentu
roman : karangan prosa yang melukiskan watak, hati, dan jiwa tokoh
simile : majas pertautan yang membandingkan dua hal yang secara hakiki berbeda, tetapi dianggap
memiliki kesamaan dengan penanda kata (seperti, laksana, bagaikan, dan bak)
sinonim : kata-kata yang maknanya sama atau mirip
subjektif : penilaian berdasarkan perasaan suka dan tidak suka
LAMPIRAN 4
DAFTAR PUSTAKA
 Anderson, Mark & Kathy Anderson. 2003. Text Type in English 1. Australia: Macmillan
Education Australia PTYLTD.
 Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa. 2008. Kamus Besar Bahasa Indonesia. Jakarta:
Gramedia Pustaka Utama.
 Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa. 2016. Pedoman Umum Ejaan Bahasa Indonesia
(PUEBI). Jakarta: Grasindo.
 Keraf, Gorys. 2008. Diksi dan Gaya Bahasa. Jakarta: Gramedia.
 Kosasih, E. 2014. Jenis-Jenis Teks dalam Mata Pelajaran Bahasa Indonesia SMA/MA/ SMK.
Bandung: Yrama Widya.
 Kosasih Engkos dan Yoce A. Darma. 2009. Menulis Karangan Ilmiah. Jakarta: Nobel
Edumedia.
 Liliweri, Alo. 2013. Dasar-Dasar Komunikasi Periklanan. Bandung: Citra Aditya.
 Pradopo, Rahmat Djoko. 2000. Pengkajian Puisi. Yogyakarta: Gadjah Mada University Press.
 Prasetyo, Joko Teguh. 2010. “Proses dan Pola Interaksi Sosial Siswa Difabel dan Nondifabel di
Sekolah Inklusi di Kota Surakarta”. Skripsi di Universitas Sebelas Maret Surakarta: tidak
diterbitkan.
 Suharianto, S. 2005. Dasar-Dasar Teori Sastra. Widya Duta Surakarta.
 Tim Kemendikbud. 2016. “Gambaran Sekolah Inklusif di Indonesia Tinjauan Sekolah
Menengah Pertama”. publikasi.data.kemendikbud.go.id
 Wellek, Rene & Austin Warren. 2009. Teori Kesusasteraan. Jakarta: Gramedia.

More Related Content

DOCX
Modul Ajar Kelas 8 SMP Bahasa Indonesia Fase D
PPTX
Bahan Tayang Pengelolaan Posyandu ILP.pptx
DOCX
Contoh Jurnal Resume Materi MOOC PPPK .docx
PDF
PPT AKSI NYATA MODUL 1.4.pdf
PDF
LK 3.1_Rahmatiya (Best Practices).pdf
PPTX
TEKS-IKLAN-B.INDO-VIII.pptx
DOCX
CONTOH SK PANITIA MAULID NABI
DOCX
Modul Ajar Deep Learning Bahasa Indonesia Kelas 9 Terbaru 2025
Modul Ajar Kelas 8 SMP Bahasa Indonesia Fase D
Bahan Tayang Pengelolaan Posyandu ILP.pptx
Contoh Jurnal Resume Materi MOOC PPPK .docx
PPT AKSI NYATA MODUL 1.4.pdf
LK 3.1_Rahmatiya (Best Practices).pdf
TEKS-IKLAN-B.INDO-VIII.pptx
CONTOH SK PANITIA MAULID NABI
Modul Ajar Deep Learning Bahasa Indonesia Kelas 9 Terbaru 2025

What's hot (20)

PDF
Modul Ajar B Indonesia Kelas 8 Kurikulum Merdeka
DOCX
Modul Ajar BAHASA INDONESIA SMP KELAS 7 KURMER.docx
DOCX
Prota Bahasa Indonesia Kelas 8 SMP/MTS Fase D
PPTX
BAB 1 - Teks Laporan Hasil Observasi.pptx
PDF
MODUL AJAR BAHASA INDONESIA KELAS 5 KURIKULUM MERDEKA.pdf
DOCX
1. Analisis CP, TP, dan Indikator versi 2.docx
DOCX
Modul Ajar Bahasa Indonesia Kelas 7 SMP Fase D Bab 5
DOCX
ATP BING FASE F.docx
PDF
Modul Ajar B Indonesia Kelas 8 Deep Learning
PDF
Modul Ajar Bahasa Indonesia Kelas 10 Fase E
PDF
Modul Ajar B Indonesia Kelas 7 Deep Learning
PPTX
2. teks pidato persuasif
PDF
LK 1.3 Penentuan Penyebab Masalah dan Masalah Terpilih yang akan diselesaikan...
DOCX
Portofolio UKIN PPG Dlajab.docx
PDF
Modul Ajar Bahasa Indonesia Kelas 11 Fase F Kurikulum Merdeka [MODULKELAS.COM]
PDF
Modul Ajar teks Laporan Percobaan.pdf
PPTX
Pembelajaran Berdiferensiasi.pptx
PPT
TEKS BERITA KELAS VIII.ppt
DOCX
LKPD kelas 3 semester 1 tema 2
DOCX
PROGRAM SEMESTER BAHASA INDONESIA KELAS VII.docx
Modul Ajar B Indonesia Kelas 8 Kurikulum Merdeka
Modul Ajar BAHASA INDONESIA SMP KELAS 7 KURMER.docx
Prota Bahasa Indonesia Kelas 8 SMP/MTS Fase D
BAB 1 - Teks Laporan Hasil Observasi.pptx
MODUL AJAR BAHASA INDONESIA KELAS 5 KURIKULUM MERDEKA.pdf
1. Analisis CP, TP, dan Indikator versi 2.docx
Modul Ajar Bahasa Indonesia Kelas 7 SMP Fase D Bab 5
ATP BING FASE F.docx
Modul Ajar B Indonesia Kelas 8 Deep Learning
Modul Ajar Bahasa Indonesia Kelas 10 Fase E
Modul Ajar B Indonesia Kelas 7 Deep Learning
2. teks pidato persuasif
LK 1.3 Penentuan Penyebab Masalah dan Masalah Terpilih yang akan diselesaikan...
Portofolio UKIN PPG Dlajab.docx
Modul Ajar Bahasa Indonesia Kelas 11 Fase F Kurikulum Merdeka [MODULKELAS.COM]
Modul Ajar teks Laporan Percobaan.pdf
Pembelajaran Berdiferensiasi.pptx
TEKS BERITA KELAS VIII.ppt
LKPD kelas 3 semester 1 tema 2
PROGRAM SEMESTER BAHASA INDONESIA KELAS VII.docx
Ad

Similar to Modul Bahasa Indonesia 8 - Bab 1.docx (20)

DOCX
Modul Ajar Bahasa Indonesia SMP Kelas 8 Kurikulum Merdeka
DOCX
Modul Ajar Bahasa Indonesia Kelas 4 (Observasi).docx
PDF
Jurnal Pembelajaran_Eri Sulistiyaningrum, S.Pd_Pembelajaran Sosial Emosional-...
DOCX
MODUL AJAR TEKS BERITA.docx
PPTX
CUPLIKAN MATERI Merancang Pembelajaran.pptx
PPTX
4. Bahan Ajar Modul Merancang Pembelajararan pptx (1).pptx
PDF
Download Modul Ajar Bahasa Indonesia Kelas 8 Kurikulum Merdeka Terbaru
PPTX
4. Bahan Ajar Modul Merancang Pembelajararan pptx (1) (1).pptx
DOCX
Modul Ajar Bahasa Indonesia - Menemukan Ide Pokok dan ide Pendukung pada teks...
PPTX
Bahan Ajar Modul Merancang CP-TP dan ATP Pembelajaran Zuhri.pptx
PPTX
Merumuskan PEMBELAJARAN CP TP & ATP.pptx
PPTX
Merancang Pembelajaran Bagian 1 Menyusun TP dan ATP.pptx
DOCX
4 tema 7_rpp_sd_kelas_4_semester_2_cita
DOC
7. cara pembuatan diktat modul teks
PDF
xhoxhkxhixhixhoxhkxkhhkhkchk MODUL AJAR..pdf
PDF
bzuaolznxjwoskxmdjxjsiklmdmdnhdijeiwknzjsimw
PDF
Modul Ajar B Indonesia Kelas 12 Kurikulum Merdeka
DOCX
Teknik pembuatan lks kel.7
PDF
AKSI NYATA MODUL AJAR PPG RIYONO, S.Pd.pdf
PPTX
2. materi k13 sma paparan 2018 literasi dalam pembelajaran
Modul Ajar Bahasa Indonesia SMP Kelas 8 Kurikulum Merdeka
Modul Ajar Bahasa Indonesia Kelas 4 (Observasi).docx
Jurnal Pembelajaran_Eri Sulistiyaningrum, S.Pd_Pembelajaran Sosial Emosional-...
MODUL AJAR TEKS BERITA.docx
CUPLIKAN MATERI Merancang Pembelajaran.pptx
4. Bahan Ajar Modul Merancang Pembelajararan pptx (1).pptx
Download Modul Ajar Bahasa Indonesia Kelas 8 Kurikulum Merdeka Terbaru
4. Bahan Ajar Modul Merancang Pembelajararan pptx (1) (1).pptx
Modul Ajar Bahasa Indonesia - Menemukan Ide Pokok dan ide Pendukung pada teks...
Bahan Ajar Modul Merancang CP-TP dan ATP Pembelajaran Zuhri.pptx
Merumuskan PEMBELAJARAN CP TP & ATP.pptx
Merancang Pembelajaran Bagian 1 Menyusun TP dan ATP.pptx
4 tema 7_rpp_sd_kelas_4_semester_2_cita
7. cara pembuatan diktat modul teks
xhoxhkxhixhixhoxhkxkhhkhkchk MODUL AJAR..pdf
bzuaolznxjwoskxmdjxjsiklmdmdnhdijeiwknzjsimw
Modul Ajar B Indonesia Kelas 12 Kurikulum Merdeka
Teknik pembuatan lks kel.7
AKSI NYATA MODUL AJAR PPG RIYONO, S.Pd.pdf
2. materi k13 sma paparan 2018 literasi dalam pembelajaran
Ad

Recently uploaded (20)

PPTX
Merancang dan Mengelola PESAN dalam Komunikasi Pemasaran di Era Digital 4.0_W...
PPTX
Paparan Pembelajaran Mendalam V2 (fix).pptx
PPTX
Pengimbasan koding dan keerdasan Artifisial.pptx
PDF
Asal-usul Postmodernitas & materi singkat.pdf
PDF
MRT Tangguh, Indonesia Maju: Mewujudkan Transportasi Publik yang Aman, Nyaman...
PDF
Aminullah Assagaf_B34_Statistik Ekonometrika.pdf
PPTX
KKA - MODUL 1 Berpikir Komputasional.pptx
PPTX
893548301-Panduan-Kokurikuler-Tahun_2025.pptx
DOCX
Modul Ajar Deep Learning Fisika Kelas 12 SMA Terbaru 2025
PDF
Laktasi dan Menyusui (MK Askeb Esensial Nifas, Neonatus, Bayi, Balita dan Ana...
PPTX
PDF_Penyelarasan_Visi,_Misi,_dan_Tujuan_
DOCX
Modul Ajar Pembelajaran Mendalam Informatika Kelas X SMA Terbaru 2025
PDF
Aminullah Assagaf_B34_Statistik Ekonometrika.pdf
DOCX
Modul Ajar Deep Learning Informatika Kelas 10 SMA Terbaru 2025
PPTX
Materi Refleksi Akhir Tahun Sutan Raja.pptx
PDF
Buku Teks KSSM Sains Sukan Tingkatan Empat
PPTX
Kokurikuler_Berbasis_Proyek_Lintas_Disiplin_ilmu.pptx
PDF
Modul Ajar Deep Learning Pendidikan Pancasila Kelas 6 Kurikulum Merdeka
PDF
Konsep Dasar Nifas, Neonatus, Bayi, Balita dan Anak Pra Sekolah.pdf
PDF
BukuKeterampilanMengajar-MNCPublishing2019.pdf
Merancang dan Mengelola PESAN dalam Komunikasi Pemasaran di Era Digital 4.0_W...
Paparan Pembelajaran Mendalam V2 (fix).pptx
Pengimbasan koding dan keerdasan Artifisial.pptx
Asal-usul Postmodernitas & materi singkat.pdf
MRT Tangguh, Indonesia Maju: Mewujudkan Transportasi Publik yang Aman, Nyaman...
Aminullah Assagaf_B34_Statistik Ekonometrika.pdf
KKA - MODUL 1 Berpikir Komputasional.pptx
893548301-Panduan-Kokurikuler-Tahun_2025.pptx
Modul Ajar Deep Learning Fisika Kelas 12 SMA Terbaru 2025
Laktasi dan Menyusui (MK Askeb Esensial Nifas, Neonatus, Bayi, Balita dan Ana...
PDF_Penyelarasan_Visi,_Misi,_dan_Tujuan_
Modul Ajar Pembelajaran Mendalam Informatika Kelas X SMA Terbaru 2025
Aminullah Assagaf_B34_Statistik Ekonometrika.pdf
Modul Ajar Deep Learning Informatika Kelas 10 SMA Terbaru 2025
Materi Refleksi Akhir Tahun Sutan Raja.pptx
Buku Teks KSSM Sains Sukan Tingkatan Empat
Kokurikuler_Berbasis_Proyek_Lintas_Disiplin_ilmu.pptx
Modul Ajar Deep Learning Pendidikan Pancasila Kelas 6 Kurikulum Merdeka
Konsep Dasar Nifas, Neonatus, Bayi, Balita dan Anak Pra Sekolah.pdf
BukuKeterampilanMengajar-MNCPublishing2019.pdf

Modul Bahasa Indonesia 8 - Bab 1.docx

  • 1. MODUL AJAR KURIKULUM MERDEKA FASE D (KELAS VIII) SMP/MTs MATA PELAJARAN : BAHASA INDONESIA BAB 1 : MENULIS TEKS LAPORAN HASIL OBSERVASI SUB BAB 1 : MENGENAL TEKS LAPORAN HASIL OBSERVASI INFORMASI UMUM I. IDENTITAS MODUL Nama Penyusun : ..................................................................................... Satuan Pendidikan : SMP/MTs Kelas / Kelas : VIII (Delapan) - D Mata Pelajaran : Bahasa Indonesia Prediksi Alokasi Waktu : 2 JP (45 x2) Tahun Penyusunan : 20..... / 20..... II. KOMPETENSI AWAL Guru dapat mengajak peserta didik mengingat objek-objek mengesankan yang pernah mereka lihat dan menanyakan hal-hal penting yang mereka ingat dari objek tersebut. Guru juga dapat memancing peserta didik dengan menyebutkan pengalaman guru sendiri saat menemukan sebuah objek yang menarik. Guru dapat menjelaskan rincian objek tersebut, seperti bentuk, sifat, atau perilakunya. Guru memberikan pemahaman bahwa mereka dapat menjelaskan peristiwa tersebut secara rinci karena sudah melakukan pengamatan atau observasi. III. PROFIL PELAJAR PANCASILA Beriman, bertakwa kepada Tuhan yag maha Esa, bergotong royong, bernalar kritis, kreatif, inovatif, mandiri, berkebhinekaan global IV. SARANA DAN PRASARANA Bapak dan Ibu Guru bisa menggunakan berbagai sarana/prasarana/dan media yang relevan atau sesuai kebutuhan pembelajaran. Bentuknya disesuaikan dengan situasi dan kondisi. Gambar, kliping artikel hasil observasi di media massa, dan rekaman video sebuah objek, bisa menjadi media pembelajaran yang menarik. V. TARGET PESERTA DIDIK Peserta didik reguler/tipikal: umum, tidak ada kesulitan dalam mencerna dan memahami materi ajar. VI. MODEL PEMBELAJARAN Blended learning melalui model pembelajaran dengan menggunakan Project Based Learning (PBL) terintegrasi pembelajaran berdiferensiasi berbasis Social Emotional Learning (SEL).
  • 2. KOMPONEN INTI I. TUJUAN PEMBELAJARAN Peserta didik memahami observasi sebagai kata kunci dari sebuah teks laporan hasil observasi. Peserta didik bisa menjelaskan, bahwa informasi dalam sebuah teks laporan hasil observasi didapatkan melalui hasil pengamatan. Dengan demikian, informasi tersebut benar dan nyata adanya. Peserta didik juga bisa menyebutkan informasi yang ditemukan dalam sebuah teks laporan hasil observasi. II. PEMAHAMAN BERMAKNA Menemukan Informasi dalam Teks Laporan Hasil Observasi III. PERTANYAAN PEMANTIK  Seperti apa situasi dalam bus kota tersebut?  Dapatkah kalian menyimpulkan siapa saja penumpang bus kota itu berdasarkan ciri fisik mereka? IV. KEGIATAN PEMBELAJARAN PERTEMUAN KE-1 Kegiatan Pendahuluan (10 Menit)  Doa; absensi; menyampaikan tujuan pembelajaran; dan menyampaikan penilaian hasil pembelajaran  Memotivasi siswa untuk tercapainya kompetensi dan karakter yang sesuai dengan Profil Pelajar Pancasila; yaitu 1) beriman, bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, dan berakhlak mulia, 2) mandiri, 3) bernalar kritis, 4) kreatif, 5) bergotong royong, dan 6) berkebinekaan global, yang merupakan salah satu kriteria standar kelulusan dalam satuan pendidikan. Kegiatan Inti (90 Menit) A. Dalam kegiatan membaca teks “Penumpang Bus Kota”, guru bisa mengembangkan kemampuan peserta didik membaca efektif dengan strategi berikut. Sebelum Membaca: Guru bisa meminta peserta didik duduk berkelompok. Ajaklah mereka melakukan prediksi bacaan dengan cara mengamati gambar yang ada di awal Bab 1 Buku Siswa. Guru bisa mengajukan pertanyaan untuk membantu peserta didik memprediksi. Dengan mengajak peserta didik melakukan prediksi, Guru membantu peserta didik untuk masuk ke dalam teks yang akan dipelajari. Selama Membaca: Guru bisa meminta peserta didik untuk melakukan anotasi, yaitu menandai kosa kata, frasa, dan kalimat yang kurang mereka pahami. Guru juga bisa meminta peserta didik untuk menandai informasi penting yang ada dalam teks. Informasi yang ditandai adalah informasi yang didapatkan dari observasi atau pengamatan. Dalam kegiatan ini, guru juga bisa menjelaskan makna kata atau frasa yang tidak dipahami peserta didik. Setelah Membaca:
  • 3. Guru meminta peserta didik mencermati informasi di dalam teks, dengan cara menandai informasi dalam Tabel Informasi Teks “Penumpang Bus Kota”. B. Kegiatan diskusi kelompok dilakukan untuk membuat peserta didik belajar menjelaskan informasi yang mereka dapat dari hasil pengamatan. Mintalah mereka menceritakan pengalaman mereka saat menaiki transportasi publik (topik diskusi nomor 1 dan 2 di Buku Siswa), lalu mintalah mereka mempresentasikan hasil diskusi tersebut di depan kelas. Kegiatan Penutup (10 Menit)  Siswa dan guru menyimpulkan pembelajaran hari ini.  Refleksi pencapaian siswa/formatif asesmen, dan refleksi guru untuk mengetahui ketercapaian proses pembelajaran dan perbaikan.  Menginformasikan kegiatan pembelajaran yang akan dilakukan pada pertemuan berikutnya.  Guru mengakhiri kegiatan belajar dengan memberikan pesan dan motivasi tetap semangat belajar dan diakhiri dengan berdoa. V. ASESMEN Guru bisa melakukan penilaian berdasarkan tabel berikut. Skor yang diberikan guru bertujuan untuk melihat sejauh mana efektivitas pembelajaran. Peserta didik yang memiliki skor kurang perlu mendapat strategi pembelajaran baru sesuai kondisi dan situasi. Metode belajar berkelompok dan aneka kegiatan perancah perlu dilakukan agar peserta didik mencapai Tujuan Pembelajaran. No. Nama Peserta Didik Menunjukkan Kalimat Informasi yang Benar di Dalam Tabel 1.1 Menjelaskan Informasi yang Didapat dari Hasil Observasi Mengidentifikasi Informasi yang Berisi/ Tidak Berisi Opini dalam Diskusi Kelompok tentang Pengalaman Menaiki Transportasi Publik 1 2 3 Skor: 50-100 untuk setiap butir penilaian VI. PENGAYAAN DAN REMEDIAL Guru dapat meminta peserta didik mencari sebuah artikel laporan hasil observasi di media massa dan membuat tabel informasi berdasarkan informasi yang ada di dalamnya. VII.REFLEKSI GURU DAN PESERTA DIDIK Kegiatan refleksi pada subbab ini bertujuan untuk memetakan kemampuan peserta didik kelas VIII di awal tahun ajaran sebagai masukan bagi guru untuk merumuskan strategi pembelajaran pada kegiatan berikutnya. Pada subbab ini guru melakukan penilaian formatif untuk memetakan kemampuan peserta didik dalam: a. mengembangkan pemahaman terhadap kata-kata yang jarang muncul dengan cara menemukan maknanya pada kamus secara mandiri,
  • 4. b. menunjukkan secara tepat informasi yang didapat melalui sebuah observasi di dalam teks LHO, c. menjelaskan informasi yang didapat dari kegiatan mengobservasi sebuah objek, tanpa memasukkan opini peserta didik ke dalamnya. Tabel berikut bisa digunakan untuk melakukan pemetaan kemampuan peserta didik. Tabel 1.3 No. Nama Peserta Didik Mengenali Arti Kosakata pada Kamus Menunjukkan Informasi dalam Teks LHO Menjelaskan Informasi yang Didapat dari Hasil Observasi 1 2 3 1: kurang 2: cukup 3: baik 4: sangat baik Tabel pemetaan ini menjadi pedoman bagi guru saat merancang strategi pembelajaran di pertemuan berikut. Peserta didik yang belum memenuhi Tujuan Pembelajaran bisa mendapatkan bimbingan secara khusus.
  • 5. LAMPIRAN- LAMPIRAN LAMPIRAN 1 LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD) Duduklah berkelompok, lalu diskusikanlah pengalaman kalian saat berada di dalam kendaraan umum yang berkaitan dengan hal-hal berikut. 1. Kendaraan umum apa saja yang pernah kalian naiki? Pernahkah kalian mengalami situasi seperti yang ada dalam teks “Penumpang Bus Kota”? 2. Bandingkan pengalaman kalian masing-masing! Apakah perilaku penumpang berbeda-beda untuk setiap jenis kendaraan? Diskusikanlah penyebabnya! Presentasikanlah hasil diskusi kalian di depan kelas. Kalian dapat menggunakan berbagai alat bantu, seperti gambar, foto, atau yang lainnya agar presentasi kalian lebih menarik. Kalian dapat meminta tanggapan kelompok lain atas presentasi kalian. Dengarkan pertanyaan yang mereka sampaikan, lalu diskusikan jawabannya bersama teman-teman satu kelompok. Kemukakan jawaban kalian secara sopan dan menggunakan bahasa yang baik. Hasil diskusi kalian dapat ditulis pada tabel seperti berikut. Kendaraan Umum yang Pernah Ditumpangi Perilaku Penumpang LAMPIRAN 2 BAHAN BACAAN GURU DAN PESERTA DIDIK Materi pembelajaran dititikberatkan pada teks laporan hasil observasi dan informasi yang ada di dalamnya. Agar peserta didik lebih memahami informasi dalam teks LHO, guru bisa mengajak peserta didik menandai informasi-informasi penting di dalamnya. LAMPIRAN 3 GLOSARIUM analogi : membandingkan dua hal yang mempunyai kesamaan bentuk dengan cara kiasan antonim : kata-kata yang maknanya berlawanan data : kumpulan informasi atau keterangan yang benar dan nyata deskripsi : suatu keadaan secara detail sehingga pembaca dapat melihat, membayangkan, dan merasakan apa yang sedang dideskripsikan diafan : puisi yang kata dan maknanya mudah dipahami editor : orang yang mengedit naskah
  • 6. eksposisi : uraian informasi tentang sesuatu hal yang dapat menambah pengetahuan pembaca fakta : hal (keadaan, peristiwa) yang merupakan kenyataan atau yang benar-benar terjadi fiksi : cerita rekaan atau tidak berdasarkan kenyataan ideologi : kumpulan gagasan, ide, atau cara pandang yang memberikan arahan dan tujuan untuk kehidupan ilmiah : bersifat ilmu (mengandung ilmu pengetahuan) ikon : simbol yang mewakili suatu keadaan imperatif : larangan atau keharusan melaksanakan perbuatan inklusi : kegiatan mengajar peserta didik berkebutuhan khusus di sekolah regular atau sekolah umum intonasi : ketepatan pengucapan dan irama kalimat kuesioner : daftar pertanyaan yang digunakan dalam sebuah survei majas : cara melukiskan sesuatu dengan menyamakannya dengan sesuatu yang lain metafora : pemakaian kata atau kelompok kata bukan dengan arti yang sebenarnya objektif : penilaian yang berdasarkan logika dan tidak melibatkan perasaan. observasi : pengamatan atau peninjauan secara cermat opini : pendapat, pikiran, atau pendirian persuasif : membujuk secara halus untuk meyakinkan populer : dikenal dan disukai banyak orang dan mudah dipahami prismatis : puisi yang kata-kata dan maknanya cukup sulit dipahami repetisi : gaya bahasa yang menggunakan pengulangan kata untuk mendapatkan makna tertentu roman : karangan prosa yang melukiskan watak, hati, dan jiwa tokoh simile : majas pertautan yang membandingkan dua hal yang secara hakiki berbeda, tetapi dianggap memiliki kesamaan dengan penanda kata (seperti, laksana, bagaikan, dan bak) sinonim : kata-kata yang maknanya sama atau mirip subjektif : penilaian berdasarkan perasaan suka dan tidak suka LAMPIRAN 4 DAFTAR PUSTAKA  Anderson, Mark & Kathy Anderson. 2003. Text Type in English 1. Australia: Macmillan Education Australia PTYLTD.  Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa. 2008. Kamus Besar Bahasa Indonesia. Jakarta: Gramedia Pustaka Utama.  Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa. 2016. Pedoman Umum Ejaan Bahasa Indonesia (PUEBI). Jakarta: Grasindo.  Keraf, Gorys. 2008. Diksi dan Gaya Bahasa. Jakarta: Gramedia.  Kosasih, E. 2014. Jenis-Jenis Teks dalam Mata Pelajaran Bahasa Indonesia SMA/MA/ SMK. Bandung: Yrama Widya.  Kosasih Engkos dan Yoce A. Darma. 2009. Menulis Karangan Ilmiah. Jakarta: Nobel Edumedia.  Liliweri, Alo. 2013. Dasar-Dasar Komunikasi Periklanan. Bandung: Citra Aditya.  Pradopo, Rahmat Djoko. 2000. Pengkajian Puisi. Yogyakarta: Gadjah Mada University Press.
  • 7.  Prasetyo, Joko Teguh. 2010. “Proses dan Pola Interaksi Sosial Siswa Difabel dan Nondifabel di Sekolah Inklusi di Kota Surakarta”. Skripsi di Universitas Sebelas Maret Surakarta: tidak diterbitkan.  Suharianto, S. 2005. Dasar-Dasar Teori Sastra. Widya Duta Surakarta.  Tim Kemendikbud. 2016. “Gambaran Sekolah Inklusif di Indonesia Tinjauan Sekolah Menengah Pertama”. publikasi.data.kemendikbud.go.id  Wellek, Rene & Austin Warren. 2009. Teori Kesusasteraan. Jakarta: Gramedia.
  • 8. MODUL AJAR BAB 1 : MENULIS TEKS LAPORAN HASIL OBSERVASI SUB BAB 2 : MENGENALI TOPIK DAN GAGASAN UTAMA DALAM TEKS LAPORAN HASIL OBSERVASI INFORMASI UMUM I. IDENTITAS MODUL Nama Penyusun : ..................................................................................... Satuan Pendidikan : SMP/MTs Kelas / Kelas : VIII (Delapan) - D Mata Pelajaran : Bahasa Indonesia Prediksi Alokasi Waktu : 2 JP (45 x2) Tahun Penyusunan : 20..... / 20..... II. KOMPETENSI AWAL Guru dapat mengajak peserta didik mengingat kembali pelajaran sebelumnya. Guru menjelaskan pada peserta didik, bahwa sebuah teks laporan hasil observasi memiliki topik dan gagasan utama. Guru dapat membacakan sebuah teks laporan hasil observasi singkat dan mengajak peserta didik bersama-sama mendiskusikan apa hal penting yang hendak disampaikan teks tersebut. III. PROFIL PELAJAR PANCASILA Beriman, bertakwa kepada Tuhan yag maha Esa, bergotong royong, bernalar kritis, kreatif, inovatif, mandiri, berkebhinekaan global IV. SARANA DAN PRASARANA Guru bisa menggunakan berbagai sarana/prasarana/dan media yang relevan, sesuai kebutuhan pelajaran. KBBI cetak dan KBBI daring yang dapat diakses di http://kbbi.kemdikbud.go.id bisa menjadi alternatif. Guru juga bisa menggunakan artikel di berbagai media cetak sebagai media pembelajaran. V. TARGET PESERTA DIDIK Peserta didik reguler/tipikal: umum, tidak ada kesulitan dalam mencerna dan memahami materi ajar. VI. MODEL PEMBELAJARAN Blended learning melalui model pembelajaran dengan menggunakan Project Based Learning (PBL) terintegrasi pembelajaran berdiferensiasi berbasis Social Emotional Learning (SEL).
  • 9. KOMPONEN INTI I. TUJUAN PEMBELAJARAN Peserta didik memahami bahwa sebuah teks mengandung topik dan gagasan utama, demikian juga teks LHO. Topik merupakan ide atau pokok pembicaraan dalam teks atau karangan yang menggambarkan keseluruhan isi karangan, sementara gagasan utama adalah ide utama atau inti pembicaraan yang ada dalam sebuah paragraf. Gagasan utama juga disebut ide pokok. Setelah mempelajari materi pada subbab ini, peserta didik diharapkan dapat mengidentifikasi topik dan gagasan utama dalam sebuah teks LHO. II. PEMAHAMAN BERMAKNA Menemukan Topik dan Gagasan Utama dalam Laporan Hasil Observasi III. PERTANYAAN PEMANTIK Pertanyaan pemantik di subbab ini bertujuan untuk membantu peserta didik menemukan kandungan sebuah teks LHO. Jawaban-jawaban yang diberikan peserta didik bisa menjadi jalan masuk ke dalam materi. Beberapa pertanyaan dalam kotak berikut bisa menjadi alternatif.  Apa yang kalian ketahui tentang laporan hasil observasi?  Sebutkan judul laporan hasil observasi yang pernah kalian baca!  Menurut kalian, topik apa yang hendak disampaikan penulis dalam laporan hasil observasi yang kalian baca itu? IV. KEGIATAN PEMBELAJARAN PERTEMUAN KE-1 Kegiatan Pendahuluan (10 Menit)  Doa; absensi; menyampaikan tujuan pembelajaran; dan menyampaikan penilaian hasil pembelajaran  Memotivasi siswa untuk tercapainya kompetensi dan karakter yang sesuai dengan Profil Pelajar Pancasila; yaitu 1) beriman, bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, dan berakhlak mulia, 2) mandiri, 3) bernalar kritis, 4) kreatif, 5) bergotong royong, dan 6) berkebinekaan global, yang merupakan salah satu kriteria standar kelulusan dalam satuan pendidikan. Kegiatan Inti (90 Menit)  Guru meminta seorang peserta didik membacakan teks “Sepeda Motor di Indonesia” sepanjang satu paragraf.  Setelah peserta didik lain menyimak pembacaan teks, ajaklah mereka mendiskusikan gagasan utama dalam paragraf tersebut.  Peserta didik menuliskan hasil diskusi tersebut.  Lakukanlah kegiatan ini berulang kali hingga seluruh paragraf dalam teks “Sepeda Motor di Indonesia” selesai dibaca.  Setelah seluruh tulisan selesai dibaca, lanjutkan diskusi untuk menemukan topik tulisan. Kegiatan Penutup (10 Menit)  Siswa dan guru menyimpulkan pembelajaran hari ini.
  • 10.  Refleksi pencapaian siswa/formatif asesmen, dan refleksi guru untuk mengetahui ketercapaian proses pembelajaran dan perbaikan.  Menginformasikan kegiatan pembelajaran yang akan dilakukan pada pertemuan berikutnya.  Guru mengakhiri kegiatan belajar dengan memberikan pesan dan motivasi tetap semangat belajar dan diakhiri dengan berdoa. V. ASESMEN Guru melakukan penilaian dengan cara mencermati jawaban peserta didik pada tugas menemukan topik dan gagasan utama teks “Sepeda Motor di Indonesia”. Format tabel berikut dapat digunakan guru untuk melakukan penilaian. Penilaian lebih ditujukan untuk mengetahui sejauh mana keberhasilan peserta didik menemukan topik dan gagasan dalam teks. No. Nama Peserta Didik Peserta Didik Dapat Mengidentifikasi Topik dan Gagasan Peserta Didik Dapat Menjelaskan Perbedaan Antara Topik dan Gagasan Sudah Dapat Perlu Dipandu Sudah Dapat Perlu Dipandu 1 2 3 VI. PENGAYAAN DAN REMEDIAL Guru menganjurkan peserta didik membaca beragam teks laporan hasil observasi untuk memperkaya referensi mereka. VII.REFLEKSI GURU DAN PESERTA DIDIK Kegiatan refleksi pada subbab ini bertujuan untuk mengetahui sejauh mana efektivitas metode pembelajaran yang diterapkan. Penilaian formatif yang dilakukan oleh guru meliputi hal-hal berikut ini.  Peserta didik sudah dapat mengidentifikasi topik dan gagasan  Peserta didik dapat menjelaskan perbedaan antara topik dan gagasan
  • 11. LAMPIRAN- LAMPIRAN LAMPIRAN 1 LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD) Tugas Individu Pada pelajaran sebelumnya, kalian sudah mengetahui cara menemukan topik dalam sebuah laporan hasil observasi. Sekarang kalian dapat menggunakan pengetahuan itu untuk mengerjakan latihan berikut. 1. Menemukan topik pada teks “Sepeda Motor di Indonesia” Gunakanlah kolom di bawah ini untuk membantu kalian menemukan topik. Laporan Hasil Observasi “Sepeda Motor di Indonesia” 2. Menemukan gagasan utama atau ide pokok setiap paragraf pada teks laporan hasil observasi “Sepeda Motor di Indonesia” Paragraf Gagasan Utama Paragraf ke-1 Paragraf ke-2 Paragraf ke-3 Paragraf ke-4 Paragraf ke-5 Paragraf ke-6
  • 12. LAMPIRAN 2 BAHAN BACAAN GURU DAN PESERTA DIDIK Materi pada subbab ini adalah mengidentifikasi topik dan gagasan utama dalam sebuah teks LHO. Guru bisa membantu peserta didik membedakan topik dan gagasan utama dengan mengajak mereka membaca sebuah teks LHO, kemudian menandai gagasan utama dalam setiap paragraf. LAMPIRAN 3 GLOSARIUM analogi : membandingkan dua hal yang mempunyai kesamaan bentuk dengan cara kiasan antonim : kata-kata yang maknanya berlawanan data : kumpulan informasi atau keterangan yang benar dan nyata deskripsi : suatu keadaan secara detail sehingga pembaca dapat melihat, membayangkan, dan merasakan apa yang sedang dideskripsikan diafan : puisi yang kata dan maknanya mudah dipahami editor : orang yang mengedit naskah eksposisi : uraian informasi tentang sesuatu hal yang dapat menambah pengetahuan pembaca fakta : hal (keadaan, peristiwa) yang merupakan kenyataan atau yang benar-benar terjadi fiksi : cerita rekaan atau tidak berdasarkan kenyataan ideologi : kumpulan gagasan, ide, atau cara pandang yang memberikan arahan dan tujuan untuk kehidupan ilmiah : bersifat ilmu (mengandung ilmu pengetahuan) ikon : simbol yang mewakili suatu keadaan imperatif : larangan atau keharusan melaksanakan perbuatan inklusi : kegiatan mengajar peserta didik berkebutuhan khusus di sekolah regular atau sekolah umum intonasi : ketepatan pengucapan dan irama kalimat kuesioner : daftar pertanyaan yang digunakan dalam sebuah survei majas : cara melukiskan sesuatu dengan menyamakannya dengan sesuatu yang lain metafora : pemakaian kata atau kelompok kata bukan dengan arti yang sebenarnya objektif : penilaian yang berdasarkan logika dan tidak melibatkan perasaan. observasi : pengamatan atau peninjauan secara cermat opini : pendapat, pikiran, atau pendirian persuasif : membujuk secara halus untuk meyakinkan populer : dikenal dan disukai banyak orang dan mudah dipahami prismatis : puisi yang kata-kata dan maknanya cukup sulit dipahami repetisi : gaya bahasa yang menggunakan pengulangan kata untuk mendapatkan makna tertentu roman : karangan prosa yang melukiskan watak, hati, dan jiwa tokoh simile : majas pertautan yang membandingkan dua hal yang secara hakiki berbeda, tetapi dianggap memiliki kesamaan dengan penanda kata (seperti, laksana, bagaikan, dan bak) sinonim : kata-kata yang maknanya sama atau mirip
  • 13. subjektif : penilaian berdasarkan perasaan suka dan tidak suka LAMPIRAN 4 DAFTAR PUSTAKA  Anderson, Mark & Kathy Anderson. 2003. Text Type in English 1. Australia: Macmillan Education Australia PTYLTD.  Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa. 2008. Kamus Besar Bahasa Indonesia. Jakarta: Gramedia Pustaka Utama.  Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa. 2016. Pedoman Umum Ejaan Bahasa Indonesia (PUEBI). Jakarta: Grasindo.  Keraf, Gorys. 2008. Diksi dan Gaya Bahasa. Jakarta: Gramedia.  Kosasih, E. 2014. Jenis-Jenis Teks dalam Mata Pelajaran Bahasa Indonesia SMA/MA/ SMK. Bandung: Yrama Widya.  Kosasih Engkos dan Yoce A. Darma. 2009. Menulis Karangan Ilmiah. Jakarta: Nobel Edumedia.  Liliweri, Alo. 2013. Dasar-Dasar Komunikasi Periklanan. Bandung: Citra Aditya.  Pradopo, Rahmat Djoko. 2000. Pengkajian Puisi. Yogyakarta: Gadjah Mada University Press.  Prasetyo, Joko Teguh. 2010. “Proses dan Pola Interaksi Sosial Siswa Difabel dan Nondifabel di Sekolah Inklusi di Kota Surakarta”. Skripsi di Universitas Sebelas Maret Surakarta: tidak diterbitkan.  Suharianto, S. 2005. Dasar-Dasar Teori Sastra. Widya Duta Surakarta.  Tim Kemendikbud. 2016. “Gambaran Sekolah Inklusif di Indonesia Tinjauan Sekolah Menengah Pertama”. publikasi.data.kemendikbud.go.id  Wellek, Rene & Austin Warren. 2009. Teori Kesusasteraan. Jakarta: Gramedia.
  • 14. MODUL AJAR BAB 1 : MENULIS TEKS LAPORAN HASIL OBSERVASI SUB BAB 3 : MENGENAL DATA DALAM TEKS LAPORAN HASIL OBSERVASI INFORMASI UMUM I. IDENTITAS MODUL Nama Penyusun : ..................................................................................... Satuan Pendidikan : SMP/MTs Kelas / Kelas : VIII (Delapan) - D Mata Pelajaran : Bahasa Indonesia Prediksi Alokasi Waktu : 2 JP (45 x2) Tahun Penyusunan : 20..... / 20..... II. KOMPETENSI AWAL Guru dapat meminta peserta didik membaca teks “Penumpang Bus Kota” dan “Sepeda Motor di Indonesia” untuk mengingat kembali informasi yang ada di dalamnya. Guru juga dapat mengingatkan kembali peserta didik pada pelajaran mengenai kalimat objektif. Dua hal ini bisa menjadi jembatan yang mengantarkan peserta didik pada topik yang akan dibahas. III. PROFIL PELAJAR PANCASILA Beriman, bertakwa kepada Tuhan yag maha Esa, bergotong royong, bernalar kritis, kreatif, inovatif, mandiri, berkebhinekaan global IV. SARANA DAN PRASARANA Guru dapat menggunakan berbagai sarana, prasarana, dan media yang relevan atau sesuai kebutuhan pembelajaran, seperti artikel laporan hasil observasi, KBBI cetak, atau KBBI daring. V. TARGET PESERTA DIDIK Peserta didik reguler/tipikal: umum, tidak ada kesulitan dalam mencerna dan memahami materi ajar. VI. MODEL PEMBELAJARAN Blended learning melalui model pembelajaran dengan menggunakan Project Based Learning (PBL) terintegrasi pembelajaran berdiferensiasi berbasis Social Emotional Learning (SEL).
  • 15. KOMPONEN INTI I. TUJUAN PEMBELAJARAN Peserta didik mengetahui bahwa sebuah teks laporan hasil observasi mengandung data-data yang bisa dipertanggungjawabkan kebenarannya. Semua data ini didapatkan dari hasil pengamatan langsung. Pembelajaran fokus pada mengembangkan kemampuan peserta didik mengidentifikasi data-data yang ada di dalam teks. II. PEMAHAMAN BERMAKNA Sebuah teks laporan hasil observasi mengandung data. Data merupakan informasi yang dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya. Di dalam laporan hasil observasi, data berisi fakta yang sesuai dengan topik yang diangkat. Semua data dalam teks laporan hasil observasi diperoleh dari hasil pengamatan langsung. III. PERTANYAAN PEMANTIK  Apa yang dimaksud dengan data dalam laporan hasil observasi?  Bagaimana cara mengenali data yang ada dalam laporan hasil observasi? IV. KEGIATAN PEMBELAJARAN PERTEMUAN KE-1 Kegiatan Pendahuluan (10 Menit)  Doa; absensi; menyampaikan tujuan pembelajaran; dan menyampaikan penilaian hasil pembelajaran  Memotivasi siswa untuk tercapainya kompetensi dan karakter yang sesuai dengan Profil Pelajar Pancasila; yaitu 1) beriman, bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, dan berakhlak mulia, 2) mandiri, 3) bernalar kritis, 4) kreatif, 5) bergotong royong, dan 6) berkebinekaan global, yang merupakan salah satu kriteria standar kelulusan dalam satuan pendidikan. Kegiatan Inti (90 Menit)  Guru meminta peserta didik membaca pengertian data dan fakta yang ada di Buku Siswa.  Untuk memperdalam pemahaman, guru dapat mengajak peserta didik mencari pengertia dua kata itu di kamu secara mandiri.  Guru mengajak peserta didik melakukan anotasi atau menandai data dalam teks “Sepeda Motor di Indonesia”. Kegiatan Penutup (10 Menit)  Siswa dan guru menyimpulkan pembelajaran hari ini.  Refleksi pencapaian siswa/formatif asesmen, dan refleksi guru untuk mengetahui ketercapaian proses pembelajaran dan perbaikan.  Menginformasikan kegiatan pembelajaran yang akan dilakukan pada pertemuan berikutnya.  Guru mengakhiri kegiatan belajar dengan memberikan pesan dan motivasi tetap semangat belajar dan diakhiri dengan berdoa. V. ASESMEN
  • 16. Guru melakukan penilaian dengan cara mencermati jawaban peserta didik pada Kegiatan 3 di Buku Siswa. Format tabel berikut dapat digunakan oleh guru untuk melakukan penilaian. Penilaian ditujukan untuk mengetahui sejauh mana keberhasilan peserta didik menemukan data di dalam teks. Tabel 1.9 Metode Penilaian No. Nama Peserta Didik Dapat Mengidentifikasi Data dalam Teks Sudah Dapat Perlu Dipandu 1 2 3 VI. PENGAYAAN DAN REMEDIAL Guru dapat meminta peserta didik menyimak informasi dalam sebuah video laporan hasil observasi. Ini akan membuat peserta didik terlatih menemukan data dari media audio visual. VII.REFLEKSI GURU DAN PESERTA DIDIK Kegiatan refleksi pada subbab ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas metode pembelajaran yang dilakukan. Hasil refleksi akan digunakan untuk merumuskan strategi pembelajaran di pertemuan berikut. Guru melakukan refleksi berdasarkan lembar di bagian Penilaian.
  • 17. LAMPIRAN- LAMPIRAN LAMPIRAN 1 LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD) Cermati teks laporan hasil pengamatan ”Sepeda Motor di Indonesia” dan temukan data yang ada di dalamnya. Data Terletak di Paragraf LAMPIRAN 2 BAHAN BACAAN GURU DAN PESERTA DIDIK Materi pembelajaran dititikberatkan pada data yang dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya. Guru menjelaskan kepada peserta didik, bahwa data dalam teks LHO didapatkan melalui pengamatan secara langsung. LAMPIRAN 3 GLOSARIUM analogi : membandingkan dua hal yang mempunyai kesamaan bentuk dengan cara kiasan antonim : kata-kata yang maknanya berlawanan data : kumpulan informasi atau keterangan yang benar dan nyata deskripsi : suatu keadaan secara detail sehingga pembaca dapat melihat, membayangkan, dan merasakan apa yang sedang dideskripsikan diafan : puisi yang kata dan maknanya mudah dipahami editor : orang yang mengedit naskah eksposisi : uraian informasi tentang sesuatu hal yang dapat menambah pengetahuan pembaca fakta : hal (keadaan, peristiwa) yang merupakan kenyataan atau yang benar-benar terjadi fiksi : cerita rekaan atau tidak berdasarkan kenyataan ideologi : kumpulan gagasan, ide, atau cara pandang yang memberikan arahan dan tujuan untuk kehidupan ilmiah : bersifat ilmu (mengandung ilmu pengetahuan) ikon : simbol yang mewakili suatu keadaan imperatif : larangan atau keharusan melaksanakan perbuatan inklusi : kegiatan mengajar peserta didik berkebutuhan khusus di sekolah regular atau sekolah umum intonasi : ketepatan pengucapan dan irama kalimat kuesioner : daftar pertanyaan yang digunakan dalam sebuah survei majas : cara melukiskan sesuatu dengan menyamakannya dengan sesuatu yang lain
  • 18. metafora : pemakaian kata atau kelompok kata bukan dengan arti yang sebenarnya objektif : penilaian yang berdasarkan logika dan tidak melibatkan perasaan. observasi : pengamatan atau peninjauan secara cermat opini : pendapat, pikiran, atau pendirian persuasif : membujuk secara halus untuk meyakinkan populer : dikenal dan disukai banyak orang dan mudah dipahami prismatis : puisi yang kata-kata dan maknanya cukup sulit dipahami repetisi : gaya bahasa yang menggunakan pengulangan kata untuk mendapatkan makna tertentu roman : karangan prosa yang melukiskan watak, hati, dan jiwa tokoh simile : majas pertautan yang membandingkan dua hal yang secara hakiki berbeda, tetapi dianggap memiliki kesamaan dengan penanda kata (seperti, laksana, bagaikan, dan bak) sinonim : kata-kata yang maknanya sama atau mirip subjektif : penilaian berdasarkan perasaan suka dan tidak suka LAMPIRAN 4 DAFTAR PUSTAKA  Anderson, Mark & Kathy Anderson. 2003. Text Type in English 1. Australia: Macmillan Education Australia PTYLTD.  Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa. 2008. Kamus Besar Bahasa Indonesia. Jakarta: Gramedia Pustaka Utama.  Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa. 2016. Pedoman Umum Ejaan Bahasa Indonesia (PUEBI). Jakarta: Grasindo.  Keraf, Gorys. 2008. Diksi dan Gaya Bahasa. Jakarta: Gramedia.  Kosasih, E. 2014. Jenis-Jenis Teks dalam Mata Pelajaran Bahasa Indonesia SMA/MA/ SMK. Bandung: Yrama Widya.  Kosasih Engkos dan Yoce A. Darma. 2009. Menulis Karangan Ilmiah. Jakarta: Nobel Edumedia.  Liliweri, Alo. 2013. Dasar-Dasar Komunikasi Periklanan. Bandung: Citra Aditya.  Pradopo, Rahmat Djoko. 2000. Pengkajian Puisi. Yogyakarta: Gadjah Mada University Press.  Prasetyo, Joko Teguh. 2010. “Proses dan Pola Interaksi Sosial Siswa Difabel dan Nondifabel di Sekolah Inklusi di Kota Surakarta”. Skripsi di Universitas Sebelas Maret Surakarta: tidak diterbitkan.  Suharianto, S. 2005. Dasar-Dasar Teori Sastra. Widya Duta Surakarta.  Tim Kemendikbud. 2016. “Gambaran Sekolah Inklusif di Indonesia Tinjauan Sekolah Menengah Pertama”. publikasi.data.kemendikbud.go.id  Wellek, Rene & Austin Warren. 2009. Teori Kesusasteraan. Jakarta: Gramedia.
  • 19. MODUL AJAR BAB 1 : MENULIS TEKS LAPORAN HASIL OBSERVASI SUB BAB 4 : MENGENAL STRUKTUR TEKS LAPORAN HASIL OBSERVASI INFORMASI UMUM I. IDENTITAS MODUL Nama Penyusun : ..................................................................................... Satuan Pendidikan : SMP/MTs Kelas / Kelas : VIII (Delapan) - D Mata Pelajaran : Bahasa Indonesia Prediksi Alokasi Waktu : 2 JP (45 x2) Tahun Penyusunan : 20..... / 20..... II. KOMPETENSI AWAL Guru menjelaskan struktur teks Laporan Hasil Observasi kepada peserta didik dengan cara mengenalkan struktur teks yang ada pada teks “Penumpang Bus Kota” dan meminta peserta didik mengidentifikasi struktur teks tersebut. Guru meminta peserta didik menjelaskan struktur teks tersebut, baik secara lisan maupun tulisan. III. PROFIL PELAJAR PANCASILA Beriman, bertakwa kepada Tuhan yag maha Esa, bergotong royong, bernalar kritis, kreatif, inovatif, mandiri, berkebhinekaan global IV. SARANA DAN PRASARANA Guru dapat menggunakan berbagai sarana, prasarana, dan media yang relevan atau sesuai kebutuhan pembelajaran. Bentuknya disesuaikan dengan situasi dan kondisi. Kliping artikel hasil observasi di media massa bisa menjadi media pembelajaran yang menarik. KBBI juga bisa digunakan untuk menemukan makna kata-kata yang belum dimengerti. V. TARGET PESERTA DIDIK Peserta didik reguler/tipikal: umum, tidak ada kesulitan dalam mencerna dan memahami materi ajar. VI. MODEL PEMBELAJARAN Blended learning melalui model pembelajaran dengan menggunakan Project Based Learning (PBL) terintegrasi pembelajaran berdiferensiasi berbasis Social Emotional Learning (SEL).
  • 20. KOMPONEN INTI I. TUJUAN PEMBELAJARAN Peserta didik dapat mengidentifikasi struktur teks LHO dan dapat menjelaskannya, baik secara lisan maupun tulisan. II. PEMAHAMAN BERMAKNA Sebuah teks laporan hasil observasi memiliki struktur. Struktur berarti susunan. Anderson (2003) membagi struktur teks laporan hasil atas tiga, yaitu 1) definisi umum yang terletak pada paragraf pertama, 2) deskripsi bagian yaitu penjelasan mengenai objek yang dibahas pada bagian deskripsi umum, dan 3) simpulan III. PERTANYAAN PEMANTIK Bagaimana bentuk struktur teks laporan hasil observasi? IV. KEGIATAN PEMBELAJARAN PERTEMUAN KE-1 Kegiatan Pendahuluan (10 Menit)  Doa; absensi; menyampaikan tujuan pembelajaran; dan menyampaikan penilaian hasil pembelajaran  Memotivasi siswa untuk tercapainya kompetensi dan karakter yang sesuai dengan Profil Pelajar Pancasila; yaitu 1) beriman, bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, dan berakhlak mulia, 2) mandiri, 3) bernalar kritis, 4) kreatif, 5) bergotong royong, dan 6) berkebinekaan global, yang merupakan salah satu kriteria standar kelulusan dalam satuan pendidikan. Kegiatan Inti (90 Menit) Sebelum Membaca Guru dapat bertanya mengenai pemahaman peserta didik seputar struktur teks LHO. Mintalah mereka menarik sebuah kesimpulan dari teks LHO yang sudah dibaca di pelajaran sebelumnya. Selama Membaca Guru dapat meminta peserta didik melakukan anotasi atau menandai bagian teks yang berisi informasi penting tentang struktur teks. Sesudah Membaca Guru menanyakan pemahaman peserta didik mengenai teks. Mintalah mereka menjelaskan pemahaman tersebut. Kegiatan Penutup (10 Menit)  Siswa dan guru menyimpulkan pembelajaran hari ini.  Refleksi pencapaian siswa/formatif asesmen, dan refleksi guru untuk mengetahui ketercapaian proses pembelajaran dan perbaikan.  Menginformasikan kegiatan pembelajaran yang akan dilakukan pada pertemuan berikutnya.
  • 21.  Guru mengakhiri kegiatan belajar dengan memberikan pesan dan motivasi tetap semangat belajar dan diakhiri dengan berdoa. V. ASESMEN Guru melakukan penilaian dengan cara mencermati jawaban peserta didik pada Kegiatan 4 di Buku Siswa. Format tabel berikut dapat digunakan guru untuk melakukan penilaian. Penilaian ditujukan untuk mengetahui sejauh mana keberhasilan peserta didik mengidentifikasi struktur teks LHO. Tabel 1.11 Jawaban Latihan No. Nama Peserta Didik Dapat Mengidentifikasi Struktur Teks LHO secara Tertulis Dapat Menjelaskan Struktur Teks LHO yang Ditemukan secara Lisan Sudah Dapat Perlu Dipandu Sudah Dapat Perlu Dipandu 1 2 3 VI. PENGAYAAN DAN REMEDIAL Peserta didik dapat mempermahir kegiatan dalam mengidentifikasi struktur teks laporan hasil observasi dengan membaca teks-teks laporan hasil observasi dari sumber lain. VII.REFLEKSI GURU DAN PESERTA DIDIK Kegiatan refleksi pada subbab ini bertujuan untuk mengetahui sejauh mana metode pembelajaran bisa membuat peserta didik memahami materi. Hasil refleksi akan digunakan untuk merumuskan strategi pembelajaran di pertemuan berikut. Guru melakukan refleksi berdasarkan lembar di bagian Penilaian.
  • 22. LAMPIRAN- LAMPIRAN LAMPIRAN 1 LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD) Cermatilah teks laporan hasil observasi “Sepeda Motor di Indonesia” dan laporan hasil observasi “Bendi di Kota Padang”. Selanjutnya, temukanlah struktur atau bagian-bagian teks berikut di dalamnya. Tabel 1.4 Struktur Teks “Sepeda Motor di Indonesia” No. Struktur Teks Kalimat dalam Teks 1 Pembuka (definisi umum) 2 Isi (deskripsi bagian) 3 Penutup (simpulan) Tabel 1.5 Struktur Teks “Bendi di Kota Padang” No. Struktur Teks Kalimat dalam Teks 1 Pembuka (definisi umum) 2 Isi (deskripsi bagian) 3 Penutup (simpulan) LAMPIRAN 2 BAHAN BACAAN GURU DAN PESERTA DIDIK Materi pembelajaran dititikberatkan pada struktur teks laporan hasil observasi. Agar peserta didik lebih memahami materi, guru dapat mengajak peserta didik menandai bagian-bagian yang menjadi pembuka, isi, dan penutup dalam teks LHO. LAMPIRAN 3 GLOSARIUM analogi : membandingkan dua hal yang mempunyai kesamaan bentuk dengan cara kiasan antonim : kata-kata yang maknanya berlawanan data : kumpulan informasi atau keterangan yang benar dan nyata deskripsi : suatu keadaan secara detail sehingga pembaca dapat melihat, membayangkan, dan merasakan apa yang sedang dideskripsikan diafan : puisi yang kata dan maknanya mudah dipahami editor : orang yang mengedit naskah eksposisi : uraian informasi tentang sesuatu hal yang dapat menambah pengetahuan pembaca fakta : hal (keadaan, peristiwa) yang merupakan kenyataan atau yang benar-benar terjadi fiksi : cerita rekaan atau tidak berdasarkan kenyataan
  • 23. ideologi : kumpulan gagasan, ide, atau cara pandang yang memberikan arahan dan tujuan untuk kehidupan ilmiah : bersifat ilmu (mengandung ilmu pengetahuan) ikon : simbol yang mewakili suatu keadaan imperatif : larangan atau keharusan melaksanakan perbuatan inklusi : kegiatan mengajar peserta didik berkebutuhan khusus di sekolah regular atau sekolah umum intonasi : ketepatan pengucapan dan irama kalimat kuesioner : daftar pertanyaan yang digunakan dalam sebuah survei majas : cara melukiskan sesuatu dengan menyamakannya dengan sesuatu yang lain metafora : pemakaian kata atau kelompok kata bukan dengan arti yang sebenarnya objektif : penilaian yang berdasarkan logika dan tidak melibatkan perasaan. observasi : pengamatan atau peninjauan secara cermat opini : pendapat, pikiran, atau pendirian persuasif : membujuk secara halus untuk meyakinkan populer : dikenal dan disukai banyak orang dan mudah dipahami prismatis : puisi yang kata-kata dan maknanya cukup sulit dipahami repetisi : gaya bahasa yang menggunakan pengulangan kata untuk mendapatkan makna tertentu roman : karangan prosa yang melukiskan watak, hati, dan jiwa tokoh simile : majas pertautan yang membandingkan dua hal yang secara hakiki berbeda, tetapi dianggap memiliki kesamaan dengan penanda kata (seperti, laksana, bagaikan, dan bak) sinonim : kata-kata yang maknanya sama atau mirip subjektif : penilaian berdasarkan perasaan suka dan tidak suka LAMPIRAN 4 DAFTAR PUSTAKA  Anderson, Mark & Kathy Anderson. 2003. Text Type in English 1. Australia: Macmillan Education Australia PTYLTD.  Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa. 2008. Kamus Besar Bahasa Indonesia. Jakarta: Gramedia Pustaka Utama.  Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa. 2016. Pedoman Umum Ejaan Bahasa Indonesia (PUEBI). Jakarta: Grasindo.  Keraf, Gorys. 2008. Diksi dan Gaya Bahasa. Jakarta: Gramedia.  Kosasih, E. 2014. Jenis-Jenis Teks dalam Mata Pelajaran Bahasa Indonesia SMA/MA/ SMK. Bandung: Yrama Widya.  Kosasih Engkos dan Yoce A. Darma. 2009. Menulis Karangan Ilmiah. Jakarta: Nobel Edumedia.  Liliweri, Alo. 2013. Dasar-Dasar Komunikasi Periklanan. Bandung: Citra Aditya.  Pradopo, Rahmat Djoko. 2000. Pengkajian Puisi. Yogyakarta: Gadjah Mada University Press.  Prasetyo, Joko Teguh. 2010. “Proses dan Pola Interaksi Sosial Siswa Difabel dan Nondifabel di Sekolah Inklusi di Kota Surakarta”. Skripsi di Universitas Sebelas Maret Surakarta: tidak diterbitkan.  Suharianto, S. 2005. Dasar-Dasar Teori Sastra. Widya Duta Surakarta.
  • 24.  Tim Kemendikbud. 2016. “Gambaran Sekolah Inklusif di Indonesia Tinjauan Sekolah Menengah Pertama”. publikasi.data.kemendikbud.go.id  Wellek, Rene & Austin Warren. 2009. Teori Kesusasteraan. Jakarta: Gramedia.
  • 25. MODUL AJAR BAB 1 : MENULIS TEKS LAPORAN HASIL OBSERVASI SUB BAB 5 : MENGIDENTIFIKASI PARAGRAF DESKRIPSI DAN EKSPOSISI DALAM LAPORAN HASIL OBSERVASI INFORMASI UMUM I. IDENTITAS MODUL Nama Penyusun : ..................................................................................... Satuan Pendidikan : SMP/MTs Kelas / Kelas : VIII (Delapan) - D Mata Pelajaran : Bahasa Indonesia Prediksi Alokasi Waktu : 2 JP (45 x2) Tahun Penyusunan : 20..... / 20..... II. KOMPETENSI AWAL Guru menjelaskan pengertian paragraf deskripsi dan eksposisi dengan mengajukan beberapa pertanyaan, misalnya pertanyaan berikut.  Pernahkah kalian belajar tentang paragraf deskripsi dan eksposisi sebelumnya?  Pernahkah kalian menulis paragraf itu dalam teks? Jika pernah, jelaskan kata kunci untuk membedakan paragraf deskripsi dan eksposisi. Guru menerangkan bahwa paragraf deskripsi dan eksposisi juga digunakan dalam teks laporan hasil observasi (LHO). Teks LHO biasanya ditulis dengan menggabungkan paragraf deskripsi dan eksposisi. III. PROFIL PELAJAR PANCASILA Beriman, bertakwa kepada Tuhan yag maha Esa, bergotong royong, bernalar kritis, kreatif, inovatif, mandiri, berkebhinekaan global IV. SARANA DAN PRASARANA Bapak dan Ibu Guru dapat menggunakan berbagai sarana, prasarana, dan media yang relevan atau sesuai kebutuhan pembelajaran. Bentuknya disesuaikan dengan situasi dan kondisi. KBBI dan artikel laporan hasil observasi di media bisa menjadi alternatif. V. TARGET PESERTA DIDIK Peserta didik reguler/tipikal: umum, tidak ada kesulitan dalam mencerna dan memahami materi ajar. VI. MODEL PEMBELAJARAN Blended learning melalui model pembelajaran dengan menggunakan Project Based Learning (PBL) terintegrasi pembelajaran berdiferensiasi berbasis Social Emotional Learning (SEL).
  • 26. KOMPONEN INTI I. TUJUAN PEMBELAJARAN Peserta didik dapat mengidentifikasi paragraf deskripsi dan eksposisi dalam teks, serta dapat menulis kedua jenis paragraf ini dengan baik. II. PEMAHAMAN BERMAKNA Menggambarkan suatu keadaan secara detail sehingga pembaca dapat melihat, membayangkan, dan merasakan apa yang sedang dideskripsikan. III. PERTANYAAN PEMANTIK  Apakah pengertian paragraf deskripsi dan eksposisi?  Apakah kata kunci yang tepat untuk dapat membedakan keduanya?  Pernahkah kalian menulis paragraf deskripsi dan eksposisi? IV. KEGIATAN PEMBELAJARAN PERTEMUAN KE-1 Kegiatan Pendahuluan (10 Menit)  Doa; absensi; menyampaikan tujuan pembelajaran; dan menyampaikan penilaian hasil pembelajaran  Memotivasi siswa untuk tercapainya kompetensi dan karakter yang sesuai dengan Profil Pelajar Pancasila; yaitu 1) beriman, bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, dan berakhlak mulia, 2) mandiri, 3) bernalar kritis, 4) kreatif, 5) bergotong royong, dan 6) berkebinekaan global, yang merupakan salah satu kriteria standar kelulusan dalam satuan pendidikan. Kegiatan Inti (90 Menit) Mengidentifikasi paragraf deskripsi dan eksposisi dalam Laporan Hasil Observasi. Guru dapat menjelaskan kepada peserta didik bahwa kunci paragraf deskripsi terletak pada cara menggambarkan sebuah keadaan, sedangkan kunci paragraf eksposisi terletak pada informasi yang dikandungnya. Guru kemudian memberikan tugas pada Kegiatan 5 dan 6 untuk memperdalam pemahaman peserta didik terhadap materi.
  • 27. Membuat Buku Pintar Buku pintar merupakan kegiatan kreatif yang bisa dikerjakan peserta didik secara berkelompok. Doronglah setiap peserta kelompok untuk bersama-sama menuliskan contoh paragraf deskripsi dan eksposisi dalam buku pintar tersebut. Bebaskan setiap kelompok membuat buku pintar versi mereka sendiri. Setelah selesai, mintalah mereka mempresentasikan buku tersebut di depan kelas. Kegiatan Penutup (10 Menit)  Siswa dan guru menyimpulkan pembelajaran hari ini.  Refleksi pencapaian siswa/formatif asesmen, dan refleksi guru untuk mengetahui ketercapaian proses pembelajaran dan perbaikan.  Menginformasikan kegiatan pembelajaran yang akan dilakukan pada pertemuan berikutnya.  Guru mengakhiri kegiatan belajar dengan memberikan pesan dan motivasi tetap semangat belajar dan diakhiri dengan berdoa. V. ASESMEN Guru melakukan penilaian dengan cara mencermati jawaban peserta didik pada tugas di Kegiatan 5 dan 6 pada Buku Siswa. Format tabel berikut dapat digunakan guru untuk melakukan penilaian. Penilaian lebih ditujukan untuk mengetahui sejauh mana keberhasilan peserta didik menemukan topik dan gagasan dalam teks. Tabel 1.14 Rubrik Penilaian No. Nama Peserta Didik Mencentang Paragraf Deskripsi dan Eksposisi di Kolom yang Sesuai pada Tabel Kegiatan 5 Membuat Paragraf Deskripsi dan Eksposisi di Buku Pintar pada Kegiatan 6 Sudah bisa Perlu Dipandu Sudah bisa Perlu Dipandu 1 2 3 VI. PENGAYAAN DAN REMEDIAL Peserta didik dapat membaca beragam artikel observasi untuk memperluas pengetahuan mereka terhadap paragraf deskripsi dan eksposisi. VII.REFLEKSI GURU DAN PESERTA DIDIK Kegiatan refleksi pada subbab ini bertujuan untuk mengetahui sejauh mana pemahaman peserta didik terhadap materi. Penilaian formatif yang dilakukan oleh guru meliputi hal-hal berikut ini.  Peserta didik dapat menunjukkan contoh paragraf deskripsi dan eksposisi di dalam teks LHO.  Peserta didik dapat membuat paragraf deskripsi dan eksposisi.
  • 28. LAMPIRAN- LAMPIRAN LAMPIRAN 1 LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD) Menemukan Paragraf Deskripsi dan Eksposisi dalam Teks Laporan Hasil Observasi Berilah tanda centang pada kolom yang sesuai dengan contoh paragraf! Paragraf Deskripsi Eksposisi Sepeda motor banyak digunakan untuk pergi bekerja karena termasuk salah satu alat transportasi yang hemat. Dengan bahan bakar seharga Rp7.800,00 per liter, pengendara sepeda motor bisa menempuh jarak sejauh 47 kilometer. Selain itu, sepeda motor juga bermanfaat untuk memudahkan pengendara dalam mengakses rute-rute sulit, gang-gang sempit, dan jalan-jalan yang macet untuk mencapai tujuan. Penumpang bus nomor 17 penuh sesak.Sebagian penumpang berdiri karena tidak mendapatkan tempat duduk. Beberapa penumpang yang berdiri bersandar pada kursi penumpang, sementara penumpang lainnya memegang handle grip. Penumpang yang duduk ibu hamil, ibu dengan anak balita, dan penyandang difabel. Sepeda adalah kendaraan yang umum dipakai anak SMP Perwira. Setiap hari puluhan anak mengayuh sepeda ke sekolah dan menaruhnya di tempat parkir khusus sepeda yang dibangun sekolah dua tahun lalu. Datang ke sekolah dengan sepeda seperti menjadi sebuah kebanggaan. Anak-anak yang dahulu diantar orang tua mereka dengan mobil atau motor, kini memilih ke sekolah dengan bersepeda. Sepeda baru Mira berwarna merah, punya keranjang, dan memiliki bangku boncengan di bagian belakang. Bel sepedanya terletak di setang sebelah kanan. Ada kaca spion kecil di setang kiri dan kanan yang berfungsi untuk melihat jika ada kendaraan dari belakang. LAMPIRAN 2 BAHAN BACAAN GURU DAN PESERTA DIDIK a. Mengenal paragraf deskripsi dan eksposisi b. Membuat paragraf deskripsi dan eksposisi LAMPIRAN 3 GLOSARIUM
  • 29. analogi : membandingkan dua hal yang mempunyai kesamaan bentuk dengan cara kiasan antonim : kata-kata yang maknanya berlawanan data : kumpulan informasi atau keterangan yang benar dan nyata deskripsi : suatu keadaan secara detail sehingga pembaca dapat melihat, membayangkan, dan merasakan apa yang sedang dideskripsikan diafan : puisi yang kata dan maknanya mudah dipahami editor : orang yang mengedit naskah eksposisi : uraian informasi tentang sesuatu hal yang dapat menambah pengetahuan pembaca fakta : hal (keadaan, peristiwa) yang merupakan kenyataan atau yang benar-benar terjadi fiksi : cerita rekaan atau tidak berdasarkan kenyataan ideologi : kumpulan gagasan, ide, atau cara pandang yang memberikan arahan dan tujuan untuk kehidupan ilmiah : bersifat ilmu (mengandung ilmu pengetahuan) ikon : simbol yang mewakili suatu keadaan imperatif : larangan atau keharusan melaksanakan perbuatan inklusi : kegiatan mengajar peserta didik berkebutuhan khusus di sekolah regular atau sekolah umum intonasi : ketepatan pengucapan dan irama kalimat kuesioner : daftar pertanyaan yang digunakan dalam sebuah survei majas : cara melukiskan sesuatu dengan menyamakannya dengan sesuatu yang lain metafora : pemakaian kata atau kelompok kata bukan dengan arti yang sebenarnya objektif : penilaian yang berdasarkan logika dan tidak melibatkan perasaan. observasi : pengamatan atau peninjauan secara cermat opini : pendapat, pikiran, atau pendirian persuasif : membujuk secara halus untuk meyakinkan populer : dikenal dan disukai banyak orang dan mudah dipahami prismatis : puisi yang kata-kata dan maknanya cukup sulit dipahami repetisi : gaya bahasa yang menggunakan pengulangan kata untuk mendapatkan makna tertentu roman : karangan prosa yang melukiskan watak, hati, dan jiwa tokoh simile : majas pertautan yang membandingkan dua hal yang secara hakiki berbeda, tetapi dianggap memiliki kesamaan dengan penanda kata (seperti, laksana, bagaikan, dan bak) sinonim : kata-kata yang maknanya sama atau mirip subjektif : penilaian berdasarkan perasaan suka dan tidak suka LAMPIRAN 4 DAFTAR PUSTAKA  Anderson, Mark & Kathy Anderson. 2003. Text Type in English 1. Australia: Macmillan Education Australia PTYLTD.  Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa. 2008. Kamus Besar Bahasa Indonesia. Jakarta: Gramedia Pustaka Utama.  Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa. 2016. Pedoman Umum Ejaan Bahasa Indonesia (PUEBI). Jakarta: Grasindo.  Keraf, Gorys. 2008. Diksi dan Gaya Bahasa. Jakarta: Gramedia.
  • 30.  Kosasih, E. 2014. Jenis-Jenis Teks dalam Mata Pelajaran Bahasa Indonesia SMA/MA/ SMK. Bandung: Yrama Widya.  Kosasih Engkos dan Yoce A. Darma. 2009. Menulis Karangan Ilmiah. Jakarta: Nobel Edumedia.  Liliweri, Alo. 2013. Dasar-Dasar Komunikasi Periklanan. Bandung: Citra Aditya.  Pradopo, Rahmat Djoko. 2000. Pengkajian Puisi. Yogyakarta: Gadjah Mada University Press.  Prasetyo, Joko Teguh. 2010. “Proses dan Pola Interaksi Sosial Siswa Difabel dan Nondifabel di Sekolah Inklusi di Kota Surakarta”. Skripsi di Universitas Sebelas Maret Surakarta: tidak diterbitkan.  Suharianto, S. 2005. Dasar-Dasar Teori Sastra. Widya Duta Surakarta.  Tim Kemendikbud. 2016. “Gambaran Sekolah Inklusif di Indonesia Tinjauan Sekolah Menengah Pertama”. publikasi.data.kemendikbud.go.id  Wellek, Rene & Austin Warren. 2009. Teori Kesusasteraan. Jakarta: Gramedia.
  • 31. MODUL AJAR BAB 1 : MENULIS TEKS LAPORAN HASIL OBSERVASI SUB BAB 6 : MENGENAL TANDA BACA DAN PENULISAN KATA BERBAHASA ASING DAN DAERAH INFORMASI UMUM I. IDENTITAS MODUL Nama Penyusun : ..................................................................................... Satuan Pendidikan : SMP/MTs Kelas / Kelas : VIII (Delapan) - D Mata Pelajaran : Bahasa Indonesia Prediksi Alokasi Waktu : 2 JP (45 x2) Tahun Penyusunan : 20..... / 20..... II. KOMPETENSI AWAL Guru menjelaskan bahwa teks laporan hasil observasi ditulis dengan menggunakan tanda baca (titik, koma, titik dua, titik koma) yang benar dan biasanya menggunakan kata-kata berbahasa asing dan bahasa daerah yang ditulis miring sesuai dengan Pedoman Umum Ejaan Bahasa Indonesia (PUEBI). III. PROFIL PELAJAR PANCASILA Beriman, bertakwa kepada Tuhan yag maha Esa, bergotong royong, bernalar kritis, kreatif, inovatif, mandiri, berkebhinekaan global IV. SARANA DAN PRASARANA Guru dapat menggunakan berbagai sarana, prasarana, dan media yang relevan atau sesuai kebutuhan pembelajaran, seperti artikel laporan hasil observasi dan buku PUEBI. V. TARGET PESERTA DIDIK Peserta didik reguler/tipikal: umum, tidak ada kesulitan dalam mencerna dan memahami materi ajar. VI. MODEL PEMBELAJARAN Blended learning melalui model pembelajaran dengan menggunakan Project Based Learning (PBL) terintegrasi pembelajaran berdiferensiasi berbasis Social Emotional Learning (SEL).
  • 32. KOMPONEN INTI I. TUJUAN PEMBELAJARAN Peserta didik mengenal tanda baca dan kata-kata serapan yang ada dalam teks laporan hasil observasi. II. PEMAHAMAN BERMAKNA Saat membaca sebuah tulisan, kalian akan menemukan beberapa tanda baca. Tanda baca atau pungtuasi menurut KBBI adalah tanda grafis yang digunakan secara konvensional untuk memisahkan pelbagai bagian dari satuan bahasa tertulis. Dengan tanda baca kalian dapat menata kata dan kalimat sehingga maksudnya mudah dipahami. Bayangkan sebuah tulisan tanpa tanda baca! III. PERTANYAAN PEMANTIK  Bagaimanakah cara penulisan tanda baca (titik, koma, titik dua, dan titik koma) yang benar dalam teks LHO?  Bagaimanakah cara penulisan kata dari bahasa asing dan bahasa daerah dalam suatu teks LHO? IV. KEGIATAN PEMBELAJARAN PERTEMUAN KE-1 Kegiatan Pendahuluan (10 Menit)  Doa; absensi; menyampaikan tujuan pembelajaran; dan menyampaikan penilaian hasil pembelajaran  Memotivasi siswa untuk tercapainya kompetensi dan karakter yang sesuai dengan Profil Pelajar Pancasila; yaitu 1) beriman, bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, dan berakhlak mulia, 2) mandiri, 3) bernalar kritis, 4) kreatif, 5) bergotong royong, dan 6) berkebinekaan global, yang merupakan salah satu kriteria standar kelulusan dalam satuan pendidikan. Kegiatan Inti (90 Menit) Berlatih mengenali fungsi tanda baca bisa dilakukan dengan mengajak peserta didik mengisi tabel pada Kegiatan 7. Guru bisa menerapkan metode bekerja berpasangan dalam kegiatan ini. Peserta didik dapat saling memeriksa pekerjaan teman di sebelahnya. Selama kegiatan, guru dapat berkeliling untuk membantu peserta didik yang mengalami kesulitan mengisi tabel. Kegiatan tersebut dapat dilanjutkan dengan membuat kreasi pajangan kalimat secara berkelompok. Pada Kegiatan 8 peserta didik belajar mengidentifikasi bahasa asing dan bahasa daerah dalam teks LHO yang mereka baca. Media tambahan seperti kliping artikel laporan hasil observasi dari berbagai media bisa digunakan dalam kegiatan tersebut. Sebagian peserta didik mungkin kesulitan menemukan arti kata-kata dalam artikel tersebut. Guru dapat membantu peserta didik menemukan artinya dalam KBBI. Kegiatan Penutup (10 Menit)  Siswa dan guru menyimpulkan pembelajaran hari ini.  Refleksi pencapaian siswa/formatif asesmen, dan refleksi guru untuk mengetahui ketercapaian proses pembelajaran dan perbaikan.
  • 33.  Menginformasikan kegiatan pembelajaran yang akan dilakukan pada pertemuan berikutnya.  Guru mengakhiri kegiatan belajar dengan memberikan pesan dan motivasi tetap semangat belajar dan diakhiri dengan berdoa. V. ASESMEN Guru melakukan penilaian dengan cara mencermati jawaban peserta didik pada Kegiatan 7 dan 8 di Buku Siswa. Format tabel berikut dapat digunakan guru untuk melakukan penilaian. Penilaian ditujukan untuk mengetahui sejauh mana keberhasilan peserta didik memahami tanda baca, kata dari bahasa daerah, dan kata dari bahasa asing. Tabel 1.16 Rubrik Penilaian No. Nama Peserta Didik MenuliskanTanda Baca secara Benar dalam Tabel (Kegiatan 7) Menyusun Daftar Kata dalam Bahasa Daerah dan Bahasa Asing (Kegiatan 8) Menulis Arti Kata- Kata yang Ditemukan secara Tepat (Kegiatan 8) Sudah bisa Perlu dipandu Sudah bisa Perlu dipandu Sudah bisa Perlu dipandu 1 2 3 VI. PENGAYAAN DAN REMEDIAL Peserta didik dapat membaca beragam artikel untuk memperluas pengetahuan mereka mengenai tanda baca dan tata cara penulisan kata dari bahasa asing dan kata dari bahasa daerah. VII.REFLEKSI GURU DAN PESERTA DIDIK Kegiatan refleksi pada subbab ini bertujuan untuk mengetahui pemahaman peserta didik terhadap materi. Hasil refleksi akan digunakan untuk merumuskan strategi pembelajaran di pertemuan berikut. Guru melakukan refleksi berdasarkan tabel di bagian Penilaian.
  • 34. LAMPIRAN- LAMPIRAN LAMPIRAN 1 LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD) Membuat Buku Pintar Bersama Kelompok Sekarang kalian akan bekerja dalam kelompok. Diskusikanlah sebuah buku pintar yang menjelaskan paragraf deskripsi dan eksposisi beserta contoh-contohnya. Bagaimana cara membuatnya? Ikuti langkah-langkah sebagai berikut. 1. Setiap anggota kelompok membuat kartu-kartu berisi contoh paragraf deskripsi dan eksposisi. 2. Diskusikan bentuk buku pintar yang akan kalian buat! 3. Letakkan kartu-kartu contoh paragraf kalian pada buku pintar tersebut! Kalian dapat menjadikan buku pintar pada gambar di bawah ini sebagai inspirasi. Gambar 1.3 Contoh Buku Pintar LAMPIRAN 2 BAHAN BACAAN GURU DAN PESERTA DIDIK a. Mengenal pemakaian tanda baca titik (.), koma (,), titik dua (:), dan titik koma (;) b. Mengenal tata cara penulisan kata dari bahasa asing dan bahasa daerah LAMPIRAN 3 GLOSARIUM analogi : membandingkan dua hal yang mempunyai kesamaan bentuk dengan cara kiasan antonim : kata-kata yang maknanya berlawanan data : kumpulan informasi atau keterangan yang benar dan nyata
  • 35. deskripsi : suatu keadaan secara detail sehingga pembaca dapat melihat, membayangkan, dan merasakan apa yang sedang dideskripsikan diafan : puisi yang kata dan maknanya mudah dipahami editor : orang yang mengedit naskah eksposisi : uraian informasi tentang sesuatu hal yang dapat menambah pengetahuan pembaca fakta : hal (keadaan, peristiwa) yang merupakan kenyataan atau yang benar-benar terjadi fiksi : cerita rekaan atau tidak berdasarkan kenyataan ideologi : kumpulan gagasan, ide, atau cara pandang yang memberikan arahan dan tujuan untuk kehidupan ilmiah : bersifat ilmu (mengandung ilmu pengetahuan) ikon : simbol yang mewakili suatu keadaan imperatif : larangan atau keharusan melaksanakan perbuatan inklusi : kegiatan mengajar peserta didik berkebutuhan khusus di sekolah regular atau sekolah umum intonasi : ketepatan pengucapan dan irama kalimat kuesioner : daftar pertanyaan yang digunakan dalam sebuah survei majas : cara melukiskan sesuatu dengan menyamakannya dengan sesuatu yang lain metafora : pemakaian kata atau kelompok kata bukan dengan arti yang sebenarnya objektif : penilaian yang berdasarkan logika dan tidak melibatkan perasaan. observasi : pengamatan atau peninjauan secara cermat opini : pendapat, pikiran, atau pendirian persuasif : membujuk secara halus untuk meyakinkan populer : dikenal dan disukai banyak orang dan mudah dipahami prismatis : puisi yang kata-kata dan maknanya cukup sulit dipahami repetisi : gaya bahasa yang menggunakan pengulangan kata untuk mendapatkan makna tertentu roman : karangan prosa yang melukiskan watak, hati, dan jiwa tokoh simile : majas pertautan yang membandingkan dua hal yang secara hakiki berbeda, tetapi dianggap memiliki kesamaan dengan penanda kata (seperti, laksana, bagaikan, dan bak) sinonim : kata-kata yang maknanya sama atau mirip subjektif : penilaian berdasarkan perasaan suka dan tidak suka LAMPIRAN 4 DAFTAR PUSTAKA  Anderson, Mark & Kathy Anderson. 2003. Text Type in English 1. Australia: Macmillan Education Australia PTYLTD.  Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa. 2008. Kamus Besar Bahasa Indonesia. Jakarta: Gramedia Pustaka Utama.  Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa. 2016. Pedoman Umum Ejaan Bahasa Indonesia (PUEBI). Jakarta: Grasindo.  Keraf, Gorys. 2008. Diksi dan Gaya Bahasa. Jakarta: Gramedia.  Kosasih, E. 2014. Jenis-Jenis Teks dalam Mata Pelajaran Bahasa Indonesia SMA/MA/ SMK. Bandung: Yrama Widya.  Kosasih Engkos dan Yoce A. Darma. 2009. Menulis Karangan Ilmiah. Jakarta: Nobel Edumedia.
  • 36.  Liliweri, Alo. 2013. Dasar-Dasar Komunikasi Periklanan. Bandung: Citra Aditya.  Pradopo, Rahmat Djoko. 2000. Pengkajian Puisi. Yogyakarta: Gadjah Mada University Press.  Prasetyo, Joko Teguh. 2010. “Proses dan Pola Interaksi Sosial Siswa Difabel dan Nondifabel di Sekolah Inklusi di Kota Surakarta”. Skripsi di Universitas Sebelas Maret Surakarta: tidak diterbitkan.  Suharianto, S. 2005. Dasar-Dasar Teori Sastra. Widya Duta Surakarta.  Tim Kemendikbud. 2016. “Gambaran Sekolah Inklusif di Indonesia Tinjauan Sekolah Menengah Pertama”. publikasi.data.kemendikbud.go.id  Wellek, Rene & Austin Warren. 2009. Teori Kesusasteraan. Jakarta: Gramedia.
  • 37. MODUL AJAR BAB 1 : MENULIS TEKS LAPORAN HASIL OBSERVASI SUB BAB 7 : MENGENAL LANGKAH-LANGKAH PENULISAN TEKS LAPORAN HASIL OBSERVASI INFORMASI UMUM I. IDENTITAS MODUL Nama Penyusun : ..................................................................................... Satuan Pendidikan : SMP/MTs Kelas / Kelas : VIII (Delapan) - D Mata Pelajaran : Bahasa Indonesia Prediksi Alokasi Waktu : 2 JP (45 x2) Tahun Penyusunan : 20..... / 20..... II. KOMPETENSI AWAL Guru dapat mengingatkan peserta didik akan pelajaran sebelumnya. Guru juga dapat meminta beberapa peserta didik untuk membacakan sebuah teks laporan hasil observasi, kemudian mengajak peserta didik yang lain untuk mendiskusikan teks tersebut. III. PROFIL PELAJAR PANCASILA Beriman, bertakwa kepada Tuhan yag maha Esa, bergotong royong, bernalar kritis, kreatif, inovatif, mandiri, berkebhinekaan global IV. SARANA DAN PRASARANA Guru dapat menggunakan berbagai sarana, prasarana, dan media yang relevan atau sesuai kebutuhan pembelajaran, seperti contoh artikel laporan hasil observasi, KBBI cetak, atau KBBI daring, dan buku PUEBI. V. TARGET PESERTA DIDIK Peserta didik reguler/tipikal: umum, tidak ada kesulitan dalam mencerna dan memahami materi ajar. VI. MODEL PEMBELAJARAN Blended learning melalui model pembelajaran dengan menggunakan Project Based Learning (PBL) terintegrasi pembelajaran berdiferensiasi berbasis Social Emotional Learning (SEL).
  • 38. KOMPONEN INTI I. TUJUAN PEMBELAJARAN Peserta didik dapat menulis sebuah teks laporan hasil observasi. II. PEMAHAMAN BERMAKNA Menulis sebuah laporan hasil observasi III. PERTANYAAN PEMANTIK  Apa yang dijelaskan penulis dalam teks laporan hasil observasi tersebut?  Apa saja hal yang perlu diketahui oleh si penulis sebelum menulis teks tersebut? IV. KEGIATAN PEMBELAJARAN PERTEMUAN KE-1 Kegiatan Pendahuluan (10 Menit)  Doa; absensi; menyampaikan tujuan pembelajaran; dan menyampaikan penilaian hasil pembelajaran  Memotivasi siswa untuk tercapainya kompetensi dan karakter yang sesuai dengan Profil Pelajar Pancasila; yaitu 1) beriman, bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, dan berakhlak mulia, 2) mandiri, 3) bernalar kritis, 4) kreatif, 5) bergotong royong, dan 6) berkebinekaan global, yang merupakan salah satu kriteria standar kelulusan dalam satuan pendidikan. Kegiatan Inti (90 Menit)  Guru mengatur peserta didik duduk dalam kelompok.  Guru meminta peserta didik mendiskusikan topik yang akan mereka observasi.  Setelah mendapatkan topik, peserta didik bisa mulai mengamati objek yang akan ditulis. Guru memberikan saran agar peserta didik mengamati objek yang ada di lingkungan sekolah. Setiap peserta didik memiliki lembar observasi sendiri.  Setelah peserta didik mendapatkan data pengamatan, mereka bisa menulis laporan hasil observasinya.  Guru meminta setiap kelompok mempresentasikan hasil observasinya. Kegiatan Penutup (10 Menit)  Siswa dan guru menyimpulkan pembelajaran hari ini.  Refleksi pencapaian siswa/formatif asesmen, dan refleksi guru untuk mengetahui ketercapaian proses pembelajaran dan perbaikan.  Menginformasikan kegiatan pembelajaran yang akan dilakukan pada pertemuan berikutnya.  Guru mengakhiri kegiatan belajar dengan memberikan pesan dan motivasi tetap semangat belajar dan diakhiri dengan berdoa. V. ASESMEN Guru melakukan penilaian dengan mencermati laporan hasil observasi yang dibuat oleh peserta didik. Panduan penilaian di tabel berikut dapat digunakan guru saat memeriksa tulisan peserta didik.
  • 39. Tabel 1.18 Rubrik Penilaian No. Penilaian Keterangan Skor 1 Pembuka Teks laporan hasil observasi peserta didik sudah memiliki pembukaan yang mengandung definisi umum tentang topik yang diangkat. 2 Isi Teks laporan hasil observasi sudah berisi deskripsi yang lebih terperinci mengenai topik. 3 Penutup Teks laporan hasil observasi sudah berisi penutup yang mengandung simpulan terhadap topik yang diangkat. 4 Data Data dalam teks laporan hasil observasi diperoleh melalui pengamatan langsung. 5 Tanda baca Tanda baca dalam teks laporan hasil observasi sudah ditempatkan secara benar. VI. PENGAYAAN DAN REMEDIAL Peserta didik dapat membaca beragam artikel LHO untuk memperluas pengetahuan mereka terhadap jenis teks ini. VII.REFLEKSI GURU DAN PESERTA DIDIK Kegiatan refleksi pada subbab ini bertujuan untuk mengetahui sejauh mana efektivitas metode pembelajaran yang diterapkan. Penilaian formatif yang dilakukan oleh guru meliputi hal-hal berikut ini.  Peserta didik sudah dapat menuliskan data yang ditemukan dalam kegiatan observasi.  Peserta didik sudah dapat mengonsep sebuah teks laporan hasil observasi.  Peserta didik sudah dapat menulis sebuah teks laporan hasil observasi.
  • 40. LAMPIRAN- LAMPIRAN LAMPIRAN 1 LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD) Sepuluh kalimat berikut ini belum menggunakan tanda baca. Tentukanlah tanda baca yang tepat untuk ditambahkan pada kalimat-kalimat tersebut! No. Kalimat Tanda Baca 1 Pagi ini aku naik sepeda ke sekolah 2 Di warung dekat stasiun ini harga makanan cukup mahal harga minuman cukup murah 3 Aku naik becak nomor 5 Rika naik becak nomor 7 4 Saat libur sekolah kemarin Sita pergi berkemah Dewi pergi ke rumah neneknya 5 Ibu membeli tiket untuk aku Kiki Mayang dan Lala di loket 6 Hari Senin besok kelas VIIIA VIIIB VIIIC mengadakan kunjungan ke museum 7 Alat-alat tulis terdiri atas pena pensil penghapus dan peruncing 8 Aku naik sampan ke sekolah 9 Teman-temanku menggunakan becak sepeda dan ojek ke sekolah 10 Bendi menggunakan tenaga kuda becak menggunakan tenaga manusia Membuat Pajangan Kalimat Kalian sudah berlatih menempatkan tanda baca yang tepat pada kalimatkalimat di atas dan sudah mengerti cara penggunaan empat tanda baca tersebut. Sekarang, kalian dapat berlatih membuat kalimat sendiri dengan menggunakan tanda baca yang sudah dipelajari. Bekerjalah dalam kelompok. Buatlah kalimat-kalimat yang menggunakan empat tanda baca yang sudah dipelajari. Masukkan kalimat-kalimat tersebut ke dalam kantong-kantong tanda baca. Bersama guru, periksalah benar/ tidaknya penempatan tanda baca kelompok kalian. Setelah pelajaran berakhir, kalian dapat memajang hasil kerja kelompok kalian di dinding kelas. Sebagai inspirasi, kalian bisa mencontoh pajangan berikut.
  • 41. LAMPIRAN 2 BAHAN BACAAN GURU DAN PESERTA DIDIK a. Mengenal langkah-langkah menulis teks laporan hasil observasi (LHO) b. Menulis teks laporan hasil observasi (LHO) LAMPIRAN 3 GLOSARIUM analogi : membandingkan dua hal yang mempunyai kesamaan bentuk dengan cara kiasan antonim : kata-kata yang maknanya berlawanan data : kumpulan informasi atau keterangan yang benar dan nyata deskripsi : suatu keadaan secara detail sehingga pembaca dapat melihat, membayangkan, dan merasakan apa yang sedang dideskripsikan diafan : puisi yang kata dan maknanya mudah dipahami editor : orang yang mengedit naskah eksposisi : uraian informasi tentang sesuatu hal yang dapat menambah pengetahuan pembaca fakta : hal (keadaan, peristiwa) yang merupakan kenyataan atau yang benar-benar terjadi fiksi : cerita rekaan atau tidak berdasarkan kenyataan ideologi : kumpulan gagasan, ide, atau cara pandang yang memberikan arahan dan tujuan untuk kehidupan ilmiah : bersifat ilmu (mengandung ilmu pengetahuan) ikon : simbol yang mewakili suatu keadaan imperatif : larangan atau keharusan melaksanakan perbuatan inklusi : kegiatan mengajar peserta didik berkebutuhan khusus di sekolah regular atau sekolah umum intonasi : ketepatan pengucapan dan irama kalimat kuesioner : daftar pertanyaan yang digunakan dalam sebuah survei majas : cara melukiskan sesuatu dengan menyamakannya dengan sesuatu yang lain metafora : pemakaian kata atau kelompok kata bukan dengan arti yang sebenarnya objektif : penilaian yang berdasarkan logika dan tidak melibatkan perasaan. observasi : pengamatan atau peninjauan secara cermat opini : pendapat, pikiran, atau pendirian persuasif : membujuk secara halus untuk meyakinkan populer : dikenal dan disukai banyak orang dan mudah dipahami prismatis : puisi yang kata-kata dan maknanya cukup sulit dipahami repetisi : gaya bahasa yang menggunakan pengulangan kata untuk mendapatkan makna tertentu roman : karangan prosa yang melukiskan watak, hati, dan jiwa tokoh simile : majas pertautan yang membandingkan dua hal yang secara hakiki berbeda, tetapi dianggap memiliki kesamaan dengan penanda kata (seperti, laksana, bagaikan, dan bak) sinonim : kata-kata yang maknanya sama atau mirip subjektif : penilaian berdasarkan perasaan suka dan tidak suka
  • 42. LAMPIRAN 4 DAFTAR PUSTAKA  Anderson, Mark & Kathy Anderson. 2003. Text Type in English 1. Australia: Macmillan Education Australia PTYLTD.  Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa. 2008. Kamus Besar Bahasa Indonesia. Jakarta: Gramedia Pustaka Utama.  Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa. 2016. Pedoman Umum Ejaan Bahasa Indonesia (PUEBI). Jakarta: Grasindo.  Keraf, Gorys. 2008. Diksi dan Gaya Bahasa. Jakarta: Gramedia.  Kosasih, E. 2014. Jenis-Jenis Teks dalam Mata Pelajaran Bahasa Indonesia SMA/MA/ SMK. Bandung: Yrama Widya.  Kosasih Engkos dan Yoce A. Darma. 2009. Menulis Karangan Ilmiah. Jakarta: Nobel Edumedia.  Liliweri, Alo. 2013. Dasar-Dasar Komunikasi Periklanan. Bandung: Citra Aditya.  Pradopo, Rahmat Djoko. 2000. Pengkajian Puisi. Yogyakarta: Gadjah Mada University Press.  Prasetyo, Joko Teguh. 2010. “Proses dan Pola Interaksi Sosial Siswa Difabel dan Nondifabel di Sekolah Inklusi di Kota Surakarta”. Skripsi di Universitas Sebelas Maret Surakarta: tidak diterbitkan.  Suharianto, S. 2005. Dasar-Dasar Teori Sastra. Widya Duta Surakarta.  Tim Kemendikbud. 2016. “Gambaran Sekolah Inklusif di Indonesia Tinjauan Sekolah Menengah Pertama”. publikasi.data.kemendikbud.go.id  Wellek, Rene & Austin Warren. 2009. Teori Kesusasteraan. Jakarta: Gramedia.