Pusat Pendidikan dan Pelatihan Tenaga Kesehatan
Badan Pengembangan dan Pemberdayaan Sumber Daya Manusia Kesehatan
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia
Jakarta 2015
Setelah selesai
mempelajari materi
pembelajaran yang
diuraikan pada Kegiatan
Belajar-1 pada modul III
ini, Anda diharapkan
dapat memahami dengan
menyebutkan kembali 4
sub pokok yaitu,
Pengertian dan Prinsip,
Tujuan, Pelaksana,
Sasaran, serta
Langkah-langkah
advokasi dalam promosi
kesehatan
MODULIIIPenulis : Dwi Susilowati, M.Kes
Kegiatan Belajar 1
“Advokasi dalam promosi kesehatan“
Prodi: D3 Keperawatan
Semester: 04
ADVOKASI DALAM PROMOSI KESEHATAN
(PRINSIP , TUJUAN , PELAKSANA, DAN SASARAN SERTA LANGKAH)
Kegiatan Belajar 1
Peserta didik tercinta
...... Sebelum memulai
materi ini, ada baiknya
kita membahas terlebih
dulu pengertian dari
promosi kesehatan
Apa itu
Promosi
Kesehatan?
“Promosi kesehatan adalah upaya untuk
meningkatkan kemampuan masyarakat melalui
pembelajaran dari, oleh, untuk, dan bersama
masyarakat, agar mereka dapat menolong diri
sendiri, serta mengembangkan kegiatan yang
bersumber daya masyarakat, sesuai sosial budaya
setempat dan didukung kebijakan publik yang
berwawasan kesehatan”.
Keputusan Menteri Kesehatan Nomor 1114/Menkes/SK/VIII/2005 tentang Pedoman Pelaksanaan Promosi Kesehatan di Daerah
Jadi..................Menelaah Keputusan Menteri Kesehatan tersebut
tujuan dari penerapan promosi kesehatan adalah
meningkatkan kemampuan masyarakat untuk menolong diri sendiri
dengan memanfaatkan daya masyarakat itu sendiri sesuai dengan
sosial budaya yang berlaku dengan didukung oleh kebijakan publik yang
terkait.
Dalam petunjuk teknis promosi kesehatan no. 004 tahun 2012,
dijelaskan pula bahwa menolong diri sendiri artinya masyarakat
mampu menghadapi masalah-masalah kesehatan potensial
(yang mengancam) dengan cara mencegahnya, dan mengatasi
masalah-masalah kesehatan yang sudah terjadi dengan cara
menanganinya secara efektif serta efisien.
Dengan kata lain,
masyarakat mampu ber-perilaku hidup bersih dan
sehat (PHBS) dalam rangka memecahkan masalah-
masalah kesehatan yang dihadapinya (problem
solving), baik masalah-masalah kesehatan yang sudah
diderita maupun yang potensial (mengancam), secara
mandiri (dalam batas-batas tertentu).
Karena, kondisi masyarakat yang beragam
penerapan promosi kesehatan membutuhkan strategi tertentu. Strategi utama dalam
promosi kesehatan yaitu adanya upaya advokasi , dukungan sosial dan
pemberdayaan masyarakat. Upaya inilah yang disebut sebagai misi dalam promosi
kesehatan.
Apa saja misi dalam
promosi kesehatan
?
Kegiatan advokasi ini dilakukan terhadap para
pengambil keputusan dari berbagai tingkat,dan
sektor terkait dengan kesehatan.
Tujuan kegiatan ini adalah meyakinkan para pejabat
pembuat keputusan atau penentu kebijakan, bahwa
program kesehatan yang akan dilaksanakan tersebut
penting (urgen).
Sasaran promkes pada tahap ini merupakan sasaran
tersier.
1
Promosi kesehatan juga mempunyai misi “mediator” atau
“ menjembatani “ antara sektor kesehatan dengan sektor
yang lain sebagai mitra (social support).dengan
pemerintah dan lembaga non pemerintah, dunia industri
dan media, sehingga terjadi aksi terkoordinasi untuk
kesehatan. Sasaran nya disebut sasaran sekunder.
2
Promosi kesehatan mempunyai misi utama
memampukan masyarakat (enable), membuat
masyarakat mampu memelihara dan meningkatkan
kesehatan secara mandiri, dengan menggali seluruh
potensi yang ada untuk perbaikan kesehatan, dengan
memberikan pelatihan, pemberian informasi dan
lingkungan yang mendukung. Ini merupakan sasaran
utama / primer.
3
Pengertian Dan Prinsip Advokasi
Dalam Promosi Kesehatan
“strategi untuk mempengaruhi para pengambil
keputusan khususnya pada saat mereka
menetapkan peraturan, mengatur sumber daya
dan mengambil keputusan-keputusan yang
menyangkut khalayak masyarakat”.
Pengertian umum dari kegiatan advokasi
Menurut Johns Hopkins (1990), advokasi adalah
usaha untuk mempengaruhi kebijakan publik
melalui bermacam-macam bentuk komunikasi
persuasif.
Istilah advocacy/advokasi di bidang kesehatan
mulai digunakan dalam program kesehatan
masyarakat pertama kali oleh WHO pada tahun
1984 sebagai salah satu strategi global
Pendidikan atau Promosi Kesehatan
WHO merumuskan bahwa dalam mewujudkan
visi dan misi Promosi Kesehatan secara
efektif menggunakan 3 strategi pokok,yaitu :
1) Advocacy, 2) Social support, 3) Empowerment.
“Advokasi perlu dilakukan, bila dalam upaya
memberdayakan pasien dan klien, rumah sakit
membutuhkan dukungan dari pihak-pihak lain. Misalnya
dalam rangka mengupayakan lingkungan rumah sakit
yang tanpa asap rokok, rumah sakit perlu melakukan
advokasi kepada wakil-wakil rakyat dan pimpinan daerah
untuk diterbitkannya peraturan tentang Kawasan Tanpa
Rokok (KTR) yang mencakup di rumah sakit.”
(PMK no. 004 thn 2012)
Metode atau cara dan teknik advokasi untuk mencapai
tujuan ada bermacam-macam, yaitu :
1. Lobi politik ( political lobying )
2. Seminar/presentasi
3. Media
4. Perkumpulan
Ada 8 unsur dasar advokasi,yaitu :
1. Penetapan tujuan advokasi
2. Pemanfaatan data dan riset untuk advokasi
3. Identifikasi khalayak sasaran
4. Pengembangan dan penyampaian pesan advokasi
5. Membangun koalisi
6. Membuat presentasi yang persuasif
7. Penggalangan dana untuk advokasi
8. Evaluasi upaya advokasi.
Ada 5 pendekatan utama advokasi,yaitu :
1. Melibatkan para pemimpin
2. Bekerja dengan media massa
3. Membangun kemitraan
4. Memobilisasi massa
5. Membangun kapasitas.
Tujuan Advokasi Dalam Promosi
Kesehatan
Proses Advokasi ini bertujuan untuk mempengaruhi para
pengambil keputusan khususnya yang menyangkut
keputusan terhadap masyarakat. Secara mendetail,
tujuan dari Advokasi meliputi hal-hal berikut ini :
Komitmen politik (Political commitment)
Komitmen para pembuat keputusan atau penentu
kebijakan sangat penting untuk mendukung atau
mengeluarkan peraturan-peraturan yang berkaitan
dengan kesehatan masyarakat, misalnya untuk
pembahasan kenaikan anggaran kesehatan.
1
Mendapatkan dukungan kebijakan (Policy support)
Adanya komitmen politik dari para eksekuti,maka perlu
ditindaklanjuti dengan advokasi lagi agar dikeluarkan
kebijakan untuk mendukung program yang telah
memperoleh komitmen politik tersebut
2
Mendapatkan penerimaan sosial (Social acceptance)
artinya diterimanya suatu program oleh masyarakat.
Suatu program kesehatan yang telah memperoleh
komitmen dan dukungan kebijakan,maka langkah
selanjutnya adalah mensosialisasikan program
tersebut untuk memperoleh dukungan masyarakat.
3
Mendapatkan Dukungan sistem ( System support )
Agar suatu program kesehatan berjalan baik maka
perlunya sistem atau prosedur kerja yang jelas
mendukung.4
Pelaksana Advokasi Dalam
Promosi Kesehatan
Untuk mencapai tujuan dari penerapan promosi
kesehatan tersebut di atas, dalam realisasinya
membutuhkan faktor-faktor yang dapat mendukung
keberhasilannya.
Sumber daya utama yang diperlukan tersebut adalah
pelaksana dari penerapan promosi kesehatan pada klien.
Dalam hal ini pelaksana utama dari penerapan promosi
kesehatan adalah :
Semua petugas kesehatan yang melayani klien. Bila
berada dalam tatanan klinik, maka pelaksana yang
terlibat adalah petugas kesehatan yang bekerja dalam
rumah sakit, puskesmas, balai kesehatan, dan lain lain.
1
Tenaga khusus promosi kesehatan, yaitu para pejabat
fungsional Penyuluh Kesehatan Masyarakat. Prinsip dasar
Advokasi tidak hanya sekedar melakukan lobby
politik,tetapi mencakup kegiatan persuasif, memberikan
semangat dan bahkan sampai memberikan pressure atau
tekanan kepada para pemimpin institusi.
2
Kiat-kiatnya antara lain sebagai berikut :
• Jelas ( clear )
• Benar ( correct )
• Konkret ( concrete )
• Lengkap ( complete )
• Ringkas ( concise )
• Meyakinkan ( Convince )
• Konstekstual ( contexual )
• Berani ( courage )
• Hati –hati ( coutious )
• Sopan ( courteous )
Sasaran Advokasi Dalam Promosi
Kesehatan
Sasaran penerapan promosi kesehatan pada klien bisa dilihat
dari tatanan yang dituju, berpatokan pada program PHBS,
dikembangkan 5 tatanan promosi kesehatan yaitu di
rumah/tempat tinggal (where we live), di sekolah (where we
learn), di tempat kerja (where we work), di tempat-tempat
umum (where we play and do everything) dan di sarana
kesehatan (where we get health services).
Promosi kesehatan di sarana pelayanan kesehatan
(RS, klinik dan puskesmas).
1
“upaya rumah sakit untuk meningkatkan kemampuan pasien, klien,
dan kelompok-kelompok masyarakat, agar pasien dapat mandiri
dalam mempercepat kesembuhan dan rehabilitasinya, klien dan
kelompok-kelompok masyarakat dapat mandiri dalam
meningkatkan kesehatan, mencegah masalah-masalah kesehatan,
dan mengembangkan upaya kesehatan bersumber daya
masyarakat, melalui pembelajaran dari, oleh, untuk, dan bersama
mereka, sesuai sosial budaya mereka, serta didukung kebijakan
publik yang berwawasan kesehatan.”
Peraturan Menteri Kesehatan RI no. 004 thn 2012, bahwa yang disebut penerapan promosi kesehatan di rumah sakit adalah
maka kegiatan yang dapat dilakukan adalah:
• Memberikan pemahaman kepada pasien dan keluarga atas masalah
kesehatan yang diderita pasien
• Memberdayakan pasien dan keluarga dalam kesehatan
• Menerapkan “proses belajar” di fasilitas yankes
• Mengembangkan perilaku sehat
• Memberikan pesan kesehatan terkait dengan pemeliharaan dan
peningkatan kesehatan, pencegahan serangan penyakit serta
proses penyembuhan dan pemulihan
Sedangkan sasarannya adalah:
•Penderita pada Berbagai Tingkat Penyakit , Misalnya :Pasien
penyakit akut v.s kronis; pasien rawat jalan v.s rawat inap.
•Kelompok atau Individu yang Sehat , Contoh : Keluarga
pasien; tamu
•Petugas di Fasilitas Yankes : Petugas medis, paramedis, non
medis; pimpinan, administrasi dan teknis
Promosi kesehatan di rumah tangga/ masyarakat
Menekankan pada kegiatan kampanye dan aktivitas
lainnya dengan target-target sasaran tertentu di dalam
masyarakat. Dilakukan oleh Fasilitator masyarakat dan
petugas kesehatan.
2
Beberapa jenis kegiatan yang dapat di lakukan dalam Promosi
Kesehatan di Masyarakat, adalah :
• Penyuluhan kelompok terbatas
• Penyuluhan kelompok besar (masa)
• Penyuluhan perorangan (penyuluhan antar teman/peer
group education)
• Pemutaran film/video
• Penyuluhan dengan metode demonstrasi
• Pemasangan poster
• ….
•…
•Pembagian leaflet
•Kunjungan/wisata kerja ke daerah lain
•Kunjungan rumah
•Pagelaran kesenian
•Lomba kebersihan antar RT/RW/Desa
•Kegiatan pemeliharaan dan membersihkan tempat-tempat
umum
•Kegiatan penghijauan di sekitar sumber air
•Pelatihan kader, unit kesehatan
Materi ini akan dibahas lebih mendalam lagi pada KB-3
tentang Gerakan Pemberdayaan Masyarakat.
Promosi kesehatan di sekolah. (usaha kesehatan sekolah atau
unit kegiatan medis di perguruan tinggi,)
Siswa sekolah merupakan komunitas besar dalam masyarakat,
dalam wadah organisasi sekolah yang telah mapan, tersebar luas
di pedesaan maupun perkotaan, serta telah ada program usaha
kesehatan sekolah.
3
Adapun lingkup kegiatan yang termasuk dalam kegiatan
Promosi Kesehatan Sekolah adalah sebagai berikut :
•Pembangunan sarana air bersih, sanitasi dan fasilitas cuci
tangan termasuk pendidikan menjaga kebersihan jamban
sekolah
•Pendidikan pemakaian dan pemeliharaan jamban sekolah.
•Penggalakan cuci tangan pakai sabun (CTPS).
•Pendidikan tentang hubungan air minum, jamban, praktek
kesehatan individu, dan kesehatan masyarakat.
•…
•…
•Kampanye pemberantasan penyakit cacingan.
•Pendidikan kebersihan saluran pembuangan.
•Pelatihan guru dan murid tentang kebersihan dan kesehatan.
•Kampanye, “Sungai Bersih, Sungai Kita Semua”.
•Pengembangan tanggungjawab murid, guru dan pihak-pihak
lain yang terlibat di sekolah.
a. Aspek Non-Fisik (mental sosial)
b. Aspek Fisik
• Bangunan sekolah dan lingkungannya
• Pemeliharan kebersihan perorangan dan lingkungan , Misal :
kebersihan kulit, rambut, kuku, mulut dan gigi; kebersihan ruang
kelas, kamar mandi
• Keamanan umum sekolah dan lingkungannya, Misal : ada pagar
sekolah, halaman mudah dilewati,
• P3K
Menciptakan lingkungan sekolah yang sehat1
Tahap-tahap :
Memberikan pengetahuan tentang prinsip dasar hidup
sehat ,Menimbulkan sikap dan perilaku hidup sehat,
Membentuk kebiasaan hidup sehat ,Pemeliharaan dan
Pelayanan Kesehatan di Sekolah
Pendidikan Kesehatan2
Terkait dengan hal tersebut di atas, maka komponen promosi
kesehatan yang terkait secara langsung adalah:
a) Penerapan Kebijakan Kesehatan
b) Membuat peraturan-peraturan sekolah untuk mengembangkan
kebiasaan sehat. Misal : pemeriksaan kebersihan diri tiap senin
c) Tersedianya Sarana dan Prasarana Pencegahan dan Pengobatan
Sederhana di Sekolah Misal tersedianya tempat cuci tangan,
kotak P3K
d) Tersedianya Lingkungan yang Sehat ,Misal : penyediaan air bersih,
tempat sampah dll
Pemeliharaan dan Pelayanan Kesehatan di Sekolah3
Promosi kesehatan di rumah tangga/ masyarakat
Menekankan pada kegiatan kampanye dan aktivitas
lainnya dengan target-target sasaran tertentu di dalam
masyarakat. Dilakukan oleh Fasilitator masyarakat dan
petugas kesehatan.
4
Adapun topic-topik yang dapat dibahas saat mensosialisasikan
program kesehatan antara lain:
•Penyalahgunaan alkohol dan obat-obatan
•Pendidikan kanker payudara
•Kesehatan reproduksi
•Latihan dan kebugaran
•Penggunaan fasilitas kesehatan
•Penilaian resiko kesehatan
•…
•…
•Tekanan darah tinggi
•Pencegahan kecelakaan dalam rumah
•Pendidikan gizi
•rencanaan pensiun
•Manajemen stres
•Pengendalian berat badan
Langkah-langkah Advokasi
Apa Saja Langkah-
Langkah Advokasi
?
Tahap Persiapan
Persiapan advokasi yang paling penting adalah menyusun
bahan/materi atau instrumen advokasi
Tahap pelaksanaan
Pelaksanaan advokasi tergantung dari metode atau cara
advokasi.
Tahap Penilaian
Program promosi kesehatan yang menjadi prioritas di abad
XXI adalah:
• Mendorong kepedulian masyarakat pada kesehatan
• Meningkatkan investasi untuk pembangunan kesehatan
• Memperluas kemitraan dalam promosi kesehatan
• Meningkatkan kemampuan komunitas dan kekuatan
individu
• Memelihara infrastruktur dalam promosi kesehatan2
Melihat Prioritas Pencapaian tersebut, maka kita perlu
memperhatikan langkah-langkah advokasi yang akan
dilakukan. memahami/menyadari persoalan yang diajukan ,tertarik
untuk ikut berperan dalam persoalan yang diajukan
,mempertimbangkan sejumlah pilihan kemungkinan dalam berperan
,menyepakati satu pilihan kemungkinan dalam berperan
,menyampaikan langkah tindak lanjut
Kata-kata kunci dalam penyiapan bahan advokasi adalah “Tepat,
Lengkap, Akurat, dan Menarik”. Artinya bahan advokasi harus dibuat:
Sesuai dengan sasaran (latar belakang pendidikannya, jabatannya,
budayanya, kesukaannya, dan lain-lain).Sesuai dengan lama waktu yang
disediakan untuk advokasi. Mencakup unsur-unsur pokok, yaitu Apa
(What), Mengapa (Why), Dimana (Where), Bilamana (When), Siapa yang
Melakukan (Who), dan Bagaimana lakukannya (How) (5W + 1H).
Memuat masalah dan pilihan-pilihan kemungkinan untuk
memecahkan masalah. Memuat peran yang diharapkan dari
sasaran advokasi. Memuat data pendukung, bila mungkin
juga bagan, gambar, dan lain-lain. Dalam kemasan yang
menarik (tidak menjemukan), ringkas, tetapi jelas, sehingga
perbincangan tidak bertele-tele.
Selamat, Saudara telah selesai mempelajari kegiatan belajar 1
Modul Strategi Penerapan Promosi Kesehatan pada klien di Tatanan
Klinik dan Komunitas
. Apakah Saudara telah mengerti dan memahami materi yang telah
dipelajari?
Jika sudah maka Saudara dapat melanjutkan Belajar Ke Kegiatan
Belajar Selanjutnya
Namun jika belum, pelajarilah kembali pada materi yang menurut
Saudara belum Saudara kuasai
Sumber Gambar:
http://wmich.edu/healthcenter/healthpromotion
http://www.freepik.com
https://indonesianicon.files.wordpress.com/2008/10/106016b.jpg
http://www.ljj-kesehatan.kemkes.go.id/pluginfile.php/1201/coursecat/description/end-
of-life-planning.jpg
http://3.bp.blogspot.com/_6JcZ-FlYmnE/TGP58frcUVI/AAAAAAAAAHo/Ks-
wskk2hFQ/s1600/arrow2.jpg
http://www.ljj-
kesehatan.kemkes.go.id/pluginfile.php/21/coursecat/description/IMG_0771.JPG
http://www.ljj-
kesehatan.kemkes.go.id/pluginfile.php/2738/coursecat/description/committee-icon.jpg
https://i0.wp.com/www.bbb.org/blog/wp-content/uploads/2012/06/health-
insurance1.jpg

More Related Content

PPTX
Monitoring dan evaluasi penerapan promkes
DOCX
Makalah pengkajian promkes (faktor enabling)
DOCX
Percakapan
PDF
Kb 1 advokasi dalam promosi kesehatan
DOC
format pengkajian keperawatan komunitas
PPTX
Advokasi kesehatan jf pkm
PPTX
Pembinaan kesehatan usia lanjut di panti werdha
PPT
Model pemberian asuhan keperawatan
Monitoring dan evaluasi penerapan promkes
Makalah pengkajian promkes (faktor enabling)
Percakapan
Kb 1 advokasi dalam promosi kesehatan
format pengkajian keperawatan komunitas
Advokasi kesehatan jf pkm
Pembinaan kesehatan usia lanjut di panti werdha
Model pemberian asuhan keperawatan

What's hot (20)

PPTX
Community as Partner.pptx
PDF
Kb 3 gerakan pemberdayaan masyarakat pada promosi kesehatan
PDF
Diagnosa keperawatan
PPTX
Advokasi Kesehatan
PPT
169773798 pendidikan-kesehatan-dan-ilmu-perilaku-ppt
PPTX
Prespektif Keperawatan Paliatif
PPTX
SISTEM INFORMASI KESEHATAN (SIK)
PPTX
MEDIA Promosi kesehatan
PPTX
Promosi kesehatan kami
PPTX
Program promosi kesehatan di internasional
PPTX
PPT Promosi Kesehatan
PDF
Holistic care
PPTX
Perencanaan promosi kesehatan
PDF
Manajemen promkes i
PDF
Contoh laporan komunitas
PPTX
Pengkajian keperawatan Keluarga
DOCX
Definisi perawat
PPTX
Intervensi dalam proses keperawatan
PPTX
Gangguan oksigenasi
Community as Partner.pptx
Kb 3 gerakan pemberdayaan masyarakat pada promosi kesehatan
Diagnosa keperawatan
Advokasi Kesehatan
169773798 pendidikan-kesehatan-dan-ilmu-perilaku-ppt
Prespektif Keperawatan Paliatif
SISTEM INFORMASI KESEHATAN (SIK)
MEDIA Promosi kesehatan
Promosi kesehatan kami
Program promosi kesehatan di internasional
PPT Promosi Kesehatan
Holistic care
Perencanaan promosi kesehatan
Manajemen promkes i
Contoh laporan komunitas
Pengkajian keperawatan Keluarga
Definisi perawat
Intervensi dalam proses keperawatan
Gangguan oksigenasi
Ad

Viewers also liked (20)

PPTX
Penyusunan Strategi Advokasi Kesehatan
PDF
Kb 4 monitoring dan evaluasi pada penerapan promosi kesehatan
PDF
Kb 2 bina suasana promosi kesehatan pada berbagai tingkatan
PPTX
Ciri-ciri Perencanaan Advokasi Kesehatan yang Baik
PDF
Membuat Perencanaan Program Promosi
PPTX
Modul iii kb2 bina suasana promosi kesehatan pada berbagai tingkatan
PPTX
Modul iii kb4 monitoring dan evaluasi pada penerapan promosi kesehatan
PPTX
Makalah Promosi Kesehatan Bina suasana
PPTX
Perencanaan Program Promosi Kesehatan
PDF
Model perencanaan program promosi kesehatan
PDF
Teori Dasar Promosi Kesehatan
PPTX
Apa itu Pengertian Promosi Kesehatan
RTF
Dilema etik
PPT
Educación inclusiva
PDF
Membuat Perencanaan Program Promosi
PPSX
Sistem perencanaan pembangunan
PPTX
Dilema etik keperawatan & model pemecahan masalah
PPTX
12. evaluasi program promosi kesehatan
DOC
Makalah perencanaan program kesehatan
PPT
Model dan nilai promosi kesehatan
Penyusunan Strategi Advokasi Kesehatan
Kb 4 monitoring dan evaluasi pada penerapan promosi kesehatan
Kb 2 bina suasana promosi kesehatan pada berbagai tingkatan
Ciri-ciri Perencanaan Advokasi Kesehatan yang Baik
Membuat Perencanaan Program Promosi
Modul iii kb2 bina suasana promosi kesehatan pada berbagai tingkatan
Modul iii kb4 monitoring dan evaluasi pada penerapan promosi kesehatan
Makalah Promosi Kesehatan Bina suasana
Perencanaan Program Promosi Kesehatan
Model perencanaan program promosi kesehatan
Teori Dasar Promosi Kesehatan
Apa itu Pengertian Promosi Kesehatan
Dilema etik
Educación inclusiva
Membuat Perencanaan Program Promosi
Sistem perencanaan pembangunan
Dilema etik keperawatan & model pemecahan masalah
12. evaluasi program promosi kesehatan
Makalah perencanaan program kesehatan
Model dan nilai promosi kesehatan
Ad

Similar to Modul iii kb1 advokasi dalam promosi kesehatan (20)

DOCX
BAB I.docx
PDF
MAKALAH_STRATEGI_PROMOSI_KESEHATAN.pdf
PDF
Pastel Abstract Cute Creative Portofolio Presentation.pdf
DOCX
promkes.docx
PPTX
Pelayanan kesehatan di rumah sakit pemerintah
PPTX
Konsep dasar promkes
DOCX
Analisis promkes
PPT
Prinsip promosi kesehatan ppt.ppt
PDF
prinsippromosikesehatanppt-230711035526-7e6c52ad.pdf
PPTX
Promosi kesehatan pelayanan kesehatan
PPTX
Ppt promkes idk 7
PPTX
Power point ikm 10
PPTX
STRATEGI DAN PELAKSANAAN PROMKES (I).pptx
PPT
konsep promosi kesehatan pada masyarakat.ppt
PPT
PROMOSI KESEHATAN.ppt PENINGKATAN PROMOSI KESEHATAN MENINGKATKAN
PDF
PPT-UEU-Dasar-dasar-Promosi-Kesehatan-Pertemuan-2.pdf
PDF
Etika dalam Promosi Kesehatan - di sampaikan oleh Yayi S P(1).pdf
PPTX
Power point ikm 12
PPTX
Dasar promosi kesehatan
PPTX
konsep promosi kesehatan pertemuan_ 1 .pptx
BAB I.docx
MAKALAH_STRATEGI_PROMOSI_KESEHATAN.pdf
Pastel Abstract Cute Creative Portofolio Presentation.pdf
promkes.docx
Pelayanan kesehatan di rumah sakit pemerintah
Konsep dasar promkes
Analisis promkes
Prinsip promosi kesehatan ppt.ppt
prinsippromosikesehatanppt-230711035526-7e6c52ad.pdf
Promosi kesehatan pelayanan kesehatan
Ppt promkes idk 7
Power point ikm 10
STRATEGI DAN PELAKSANAAN PROMKES (I).pptx
konsep promosi kesehatan pada masyarakat.ppt
PROMOSI KESEHATAN.ppt PENINGKATAN PROMOSI KESEHATAN MENINGKATKAN
PPT-UEU-Dasar-dasar-Promosi-Kesehatan-Pertemuan-2.pdf
Etika dalam Promosi Kesehatan - di sampaikan oleh Yayi S P(1).pdf
Power point ikm 12
Dasar promosi kesehatan
konsep promosi kesehatan pertemuan_ 1 .pptx

More from pjj_kemenkes (20)

PDF
Modul 4 MTBS
PDF
Modul 3 MTBS
PDF
Modul 2 MTBS
PDF
Modul 1 MTBS
PDF
Modul 10 Praktik Kebid III
PDF
Modul 9 Praktik Kebid III
PDF
Modul 8 Praktik Kebid III
PDF
Modul 7 Praktik Kebid III
PDF
Modul 6 Praktik Kebid III
PDF
Modul 5 Praktik Kebid III
PDF
Modul 3 Praktik Kebid III
PDF
Modul 2 Praktik Kebid III
PDF
Modul 1 Praktik Kebid III
PPTX
PPT 2 DOKUMENTASI KEPERAWATAN kb 1
PPTX
PPT 1 DOKUMENTASI KEPERAWATAN kb 4
PPTX
PPT 1 DOKUMENTASI KEPERAWATAN kb 3
PPTX
PPT 1 DOKUMENTASI KEPERAWATAN kb 2
PPTX
PPT 1 DOKUMENTASI KEPERAWATAN kb 1
PDF
Modul 4 dokumen keperawatan
PDF
Modul 3 dokumen keperawatan
Modul 4 MTBS
Modul 3 MTBS
Modul 2 MTBS
Modul 1 MTBS
Modul 10 Praktik Kebid III
Modul 9 Praktik Kebid III
Modul 8 Praktik Kebid III
Modul 7 Praktik Kebid III
Modul 6 Praktik Kebid III
Modul 5 Praktik Kebid III
Modul 3 Praktik Kebid III
Modul 2 Praktik Kebid III
Modul 1 Praktik Kebid III
PPT 2 DOKUMENTASI KEPERAWATAN kb 1
PPT 1 DOKUMENTASI KEPERAWATAN kb 4
PPT 1 DOKUMENTASI KEPERAWATAN kb 3
PPT 1 DOKUMENTASI KEPERAWATAN kb 2
PPT 1 DOKUMENTASI KEPERAWATAN kb 1
Modul 4 dokumen keperawatan
Modul 3 dokumen keperawatan

Recently uploaded (20)

PPTX
Gaya Hidup Sehat dan Produktif dr Firman SpJP.pptx
PPTX
PERENCANAAN DAN EVALUASI PROGRAM PROMKES 2025 (1).pptx
PDF
Novel Legenda Trisula Cahaya : Hippocrates, Pierre Fauchard, dan Ferizal . K...
PPTX
materi sekolah lansia osteoporosis.pptx
PDF
NOVEL INSPIRASI AI INDONESIA : Hippocrates, Pierre Fauchard, Ottawa Charter 1...
PDF
DIAGNOSIS TB PADA ANAK DAN REMAJA-3.pdf
PDF
NOVEL MOMENTUM KESEHATAN ABAD INI ADALAH VISI INDONESIA EMAS 2045. KARYA Fer...
PDF
Buku Asuhan Kebidanan pada Masa Nifas dan Menyusui
PPTX
PPT PKM LAMPER TENGAH NOVITA DAN PUTRI.pptx
PPTX
Health Impact Assessment Module 1- Bahasa -HBK.pptx
PDF
TEORI FONDASI IDEOLOGIS DAN NOVEL SEJARAH KESEHATAN ORDE BARU PRESIDEN SOEHAR...
PDF
NOVEL MOMENTUM KESEHATAN ABAD INI ADALAH VISI INDONESIA EMAS 2045. KARYA Fer...
PDF
Rancangan Detail Menu BOK P2 Tahun 2026.pdf
PDF
NOVEL INSPIRASI AI INDONESIA : Hippocrates, Pierre Fauchard, Ottawa Charter 1...
PPTX
Laporan Kasus Diare_Puskesmas Purbalingga.pptx
PPTX
05. MPI 5 - SURVEILANS CAMPAK RUBELLA.pptx
PDF
NOVEL TRILOGI PUSKESMAS KARYA FERIZAL BAPAK SASTRA KESEHATAN INDONESIA
PDF
Novel Dari Pencegahan Ilmiah Edward Jenner dan Louis Pasteur ke Pencegahan Be...
DOCX
1. Antiretroviral (ARV)....rangkuman.doc
PDF
Garis_Panduan_Kawalan_Infeksi_Di_Fasiliti_Kesihatan_Primer.pdf
Gaya Hidup Sehat dan Produktif dr Firman SpJP.pptx
PERENCANAAN DAN EVALUASI PROGRAM PROMKES 2025 (1).pptx
Novel Legenda Trisula Cahaya : Hippocrates, Pierre Fauchard, dan Ferizal . K...
materi sekolah lansia osteoporosis.pptx
NOVEL INSPIRASI AI INDONESIA : Hippocrates, Pierre Fauchard, Ottawa Charter 1...
DIAGNOSIS TB PADA ANAK DAN REMAJA-3.pdf
NOVEL MOMENTUM KESEHATAN ABAD INI ADALAH VISI INDONESIA EMAS 2045. KARYA Fer...
Buku Asuhan Kebidanan pada Masa Nifas dan Menyusui
PPT PKM LAMPER TENGAH NOVITA DAN PUTRI.pptx
Health Impact Assessment Module 1- Bahasa -HBK.pptx
TEORI FONDASI IDEOLOGIS DAN NOVEL SEJARAH KESEHATAN ORDE BARU PRESIDEN SOEHAR...
NOVEL MOMENTUM KESEHATAN ABAD INI ADALAH VISI INDONESIA EMAS 2045. KARYA Fer...
Rancangan Detail Menu BOK P2 Tahun 2026.pdf
NOVEL INSPIRASI AI INDONESIA : Hippocrates, Pierre Fauchard, Ottawa Charter 1...
Laporan Kasus Diare_Puskesmas Purbalingga.pptx
05. MPI 5 - SURVEILANS CAMPAK RUBELLA.pptx
NOVEL TRILOGI PUSKESMAS KARYA FERIZAL BAPAK SASTRA KESEHATAN INDONESIA
Novel Dari Pencegahan Ilmiah Edward Jenner dan Louis Pasteur ke Pencegahan Be...
1. Antiretroviral (ARV)....rangkuman.doc
Garis_Panduan_Kawalan_Infeksi_Di_Fasiliti_Kesihatan_Primer.pdf

Modul iii kb1 advokasi dalam promosi kesehatan

  • 1. Pusat Pendidikan dan Pelatihan Tenaga Kesehatan Badan Pengembangan dan Pemberdayaan Sumber Daya Manusia Kesehatan Kementerian Kesehatan Republik Indonesia Jakarta 2015 Setelah selesai mempelajari materi pembelajaran yang diuraikan pada Kegiatan Belajar-1 pada modul III ini, Anda diharapkan dapat memahami dengan menyebutkan kembali 4 sub pokok yaitu, Pengertian dan Prinsip, Tujuan, Pelaksana, Sasaran, serta Langkah-langkah advokasi dalam promosi kesehatan MODULIIIPenulis : Dwi Susilowati, M.Kes Kegiatan Belajar 1 “Advokasi dalam promosi kesehatan“ Prodi: D3 Keperawatan Semester: 04
  • 2. ADVOKASI DALAM PROMOSI KESEHATAN (PRINSIP , TUJUAN , PELAKSANA, DAN SASARAN SERTA LANGKAH) Kegiatan Belajar 1
  • 3. Peserta didik tercinta ...... Sebelum memulai materi ini, ada baiknya kita membahas terlebih dulu pengertian dari promosi kesehatan Apa itu Promosi Kesehatan?
  • 4. “Promosi kesehatan adalah upaya untuk meningkatkan kemampuan masyarakat melalui pembelajaran dari, oleh, untuk, dan bersama masyarakat, agar mereka dapat menolong diri sendiri, serta mengembangkan kegiatan yang bersumber daya masyarakat, sesuai sosial budaya setempat dan didukung kebijakan publik yang berwawasan kesehatan”. Keputusan Menteri Kesehatan Nomor 1114/Menkes/SK/VIII/2005 tentang Pedoman Pelaksanaan Promosi Kesehatan di Daerah
  • 5. Jadi..................Menelaah Keputusan Menteri Kesehatan tersebut tujuan dari penerapan promosi kesehatan adalah
  • 6. meningkatkan kemampuan masyarakat untuk menolong diri sendiri dengan memanfaatkan daya masyarakat itu sendiri sesuai dengan sosial budaya yang berlaku dengan didukung oleh kebijakan publik yang terkait.
  • 7. Dalam petunjuk teknis promosi kesehatan no. 004 tahun 2012, dijelaskan pula bahwa menolong diri sendiri artinya masyarakat mampu menghadapi masalah-masalah kesehatan potensial (yang mengancam) dengan cara mencegahnya, dan mengatasi masalah-masalah kesehatan yang sudah terjadi dengan cara menanganinya secara efektif serta efisien.
  • 8. Dengan kata lain, masyarakat mampu ber-perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS) dalam rangka memecahkan masalah- masalah kesehatan yang dihadapinya (problem solving), baik masalah-masalah kesehatan yang sudah diderita maupun yang potensial (mengancam), secara mandiri (dalam batas-batas tertentu).
  • 9. Karena, kondisi masyarakat yang beragam penerapan promosi kesehatan membutuhkan strategi tertentu. Strategi utama dalam promosi kesehatan yaitu adanya upaya advokasi , dukungan sosial dan pemberdayaan masyarakat. Upaya inilah yang disebut sebagai misi dalam promosi kesehatan.
  • 10. Apa saja misi dalam promosi kesehatan ?
  • 11. Kegiatan advokasi ini dilakukan terhadap para pengambil keputusan dari berbagai tingkat,dan sektor terkait dengan kesehatan. Tujuan kegiatan ini adalah meyakinkan para pejabat pembuat keputusan atau penentu kebijakan, bahwa program kesehatan yang akan dilaksanakan tersebut penting (urgen). Sasaran promkes pada tahap ini merupakan sasaran tersier. 1
  • 12. Promosi kesehatan juga mempunyai misi “mediator” atau “ menjembatani “ antara sektor kesehatan dengan sektor yang lain sebagai mitra (social support).dengan pemerintah dan lembaga non pemerintah, dunia industri dan media, sehingga terjadi aksi terkoordinasi untuk kesehatan. Sasaran nya disebut sasaran sekunder. 2
  • 13. Promosi kesehatan mempunyai misi utama memampukan masyarakat (enable), membuat masyarakat mampu memelihara dan meningkatkan kesehatan secara mandiri, dengan menggali seluruh potensi yang ada untuk perbaikan kesehatan, dengan memberikan pelatihan, pemberian informasi dan lingkungan yang mendukung. Ini merupakan sasaran utama / primer. 3
  • 14. Pengertian Dan Prinsip Advokasi Dalam Promosi Kesehatan
  • 15. “strategi untuk mempengaruhi para pengambil keputusan khususnya pada saat mereka menetapkan peraturan, mengatur sumber daya dan mengambil keputusan-keputusan yang menyangkut khalayak masyarakat”. Pengertian umum dari kegiatan advokasi
  • 16. Menurut Johns Hopkins (1990), advokasi adalah usaha untuk mempengaruhi kebijakan publik melalui bermacam-macam bentuk komunikasi persuasif.
  • 17. Istilah advocacy/advokasi di bidang kesehatan mulai digunakan dalam program kesehatan masyarakat pertama kali oleh WHO pada tahun 1984 sebagai salah satu strategi global Pendidikan atau Promosi Kesehatan
  • 18. WHO merumuskan bahwa dalam mewujudkan visi dan misi Promosi Kesehatan secara efektif menggunakan 3 strategi pokok,yaitu : 1) Advocacy, 2) Social support, 3) Empowerment.
  • 19. “Advokasi perlu dilakukan, bila dalam upaya memberdayakan pasien dan klien, rumah sakit membutuhkan dukungan dari pihak-pihak lain. Misalnya dalam rangka mengupayakan lingkungan rumah sakit yang tanpa asap rokok, rumah sakit perlu melakukan advokasi kepada wakil-wakil rakyat dan pimpinan daerah untuk diterbitkannya peraturan tentang Kawasan Tanpa Rokok (KTR) yang mencakup di rumah sakit.” (PMK no. 004 thn 2012)
  • 20. Metode atau cara dan teknik advokasi untuk mencapai tujuan ada bermacam-macam, yaitu : 1. Lobi politik ( political lobying ) 2. Seminar/presentasi 3. Media 4. Perkumpulan
  • 21. Ada 8 unsur dasar advokasi,yaitu : 1. Penetapan tujuan advokasi 2. Pemanfaatan data dan riset untuk advokasi 3. Identifikasi khalayak sasaran 4. Pengembangan dan penyampaian pesan advokasi 5. Membangun koalisi 6. Membuat presentasi yang persuasif 7. Penggalangan dana untuk advokasi 8. Evaluasi upaya advokasi.
  • 22. Ada 5 pendekatan utama advokasi,yaitu : 1. Melibatkan para pemimpin 2. Bekerja dengan media massa 3. Membangun kemitraan 4. Memobilisasi massa 5. Membangun kapasitas.
  • 23. Tujuan Advokasi Dalam Promosi Kesehatan
  • 24. Proses Advokasi ini bertujuan untuk mempengaruhi para pengambil keputusan khususnya yang menyangkut keputusan terhadap masyarakat. Secara mendetail, tujuan dari Advokasi meliputi hal-hal berikut ini :
  • 25. Komitmen politik (Political commitment) Komitmen para pembuat keputusan atau penentu kebijakan sangat penting untuk mendukung atau mengeluarkan peraturan-peraturan yang berkaitan dengan kesehatan masyarakat, misalnya untuk pembahasan kenaikan anggaran kesehatan. 1
  • 26. Mendapatkan dukungan kebijakan (Policy support) Adanya komitmen politik dari para eksekuti,maka perlu ditindaklanjuti dengan advokasi lagi agar dikeluarkan kebijakan untuk mendukung program yang telah memperoleh komitmen politik tersebut 2
  • 27. Mendapatkan penerimaan sosial (Social acceptance) artinya diterimanya suatu program oleh masyarakat. Suatu program kesehatan yang telah memperoleh komitmen dan dukungan kebijakan,maka langkah selanjutnya adalah mensosialisasikan program tersebut untuk memperoleh dukungan masyarakat. 3
  • 28. Mendapatkan Dukungan sistem ( System support ) Agar suatu program kesehatan berjalan baik maka perlunya sistem atau prosedur kerja yang jelas mendukung.4
  • 30. Untuk mencapai tujuan dari penerapan promosi kesehatan tersebut di atas, dalam realisasinya membutuhkan faktor-faktor yang dapat mendukung keberhasilannya.
  • 31. Sumber daya utama yang diperlukan tersebut adalah pelaksana dari penerapan promosi kesehatan pada klien. Dalam hal ini pelaksana utama dari penerapan promosi kesehatan adalah :
  • 32. Semua petugas kesehatan yang melayani klien. Bila berada dalam tatanan klinik, maka pelaksana yang terlibat adalah petugas kesehatan yang bekerja dalam rumah sakit, puskesmas, balai kesehatan, dan lain lain. 1
  • 33. Tenaga khusus promosi kesehatan, yaitu para pejabat fungsional Penyuluh Kesehatan Masyarakat. Prinsip dasar Advokasi tidak hanya sekedar melakukan lobby politik,tetapi mencakup kegiatan persuasif, memberikan semangat dan bahkan sampai memberikan pressure atau tekanan kepada para pemimpin institusi. 2
  • 34. Kiat-kiatnya antara lain sebagai berikut : • Jelas ( clear ) • Benar ( correct ) • Konkret ( concrete ) • Lengkap ( complete ) • Ringkas ( concise ) • Meyakinkan ( Convince ) • Konstekstual ( contexual ) • Berani ( courage ) • Hati –hati ( coutious ) • Sopan ( courteous )
  • 35. Sasaran Advokasi Dalam Promosi Kesehatan
  • 36. Sasaran penerapan promosi kesehatan pada klien bisa dilihat dari tatanan yang dituju, berpatokan pada program PHBS, dikembangkan 5 tatanan promosi kesehatan yaitu di rumah/tempat tinggal (where we live), di sekolah (where we learn), di tempat kerja (where we work), di tempat-tempat umum (where we play and do everything) dan di sarana kesehatan (where we get health services).
  • 37. Promosi kesehatan di sarana pelayanan kesehatan (RS, klinik dan puskesmas). 1
  • 38. “upaya rumah sakit untuk meningkatkan kemampuan pasien, klien, dan kelompok-kelompok masyarakat, agar pasien dapat mandiri dalam mempercepat kesembuhan dan rehabilitasinya, klien dan kelompok-kelompok masyarakat dapat mandiri dalam meningkatkan kesehatan, mencegah masalah-masalah kesehatan, dan mengembangkan upaya kesehatan bersumber daya masyarakat, melalui pembelajaran dari, oleh, untuk, dan bersama mereka, sesuai sosial budaya mereka, serta didukung kebijakan publik yang berwawasan kesehatan.” Peraturan Menteri Kesehatan RI no. 004 thn 2012, bahwa yang disebut penerapan promosi kesehatan di rumah sakit adalah
  • 39. maka kegiatan yang dapat dilakukan adalah: • Memberikan pemahaman kepada pasien dan keluarga atas masalah kesehatan yang diderita pasien • Memberdayakan pasien dan keluarga dalam kesehatan • Menerapkan “proses belajar” di fasilitas yankes • Mengembangkan perilaku sehat • Memberikan pesan kesehatan terkait dengan pemeliharaan dan peningkatan kesehatan, pencegahan serangan penyakit serta proses penyembuhan dan pemulihan
  • 40. Sedangkan sasarannya adalah: •Penderita pada Berbagai Tingkat Penyakit , Misalnya :Pasien penyakit akut v.s kronis; pasien rawat jalan v.s rawat inap. •Kelompok atau Individu yang Sehat , Contoh : Keluarga pasien; tamu •Petugas di Fasilitas Yankes : Petugas medis, paramedis, non medis; pimpinan, administrasi dan teknis
  • 41. Promosi kesehatan di rumah tangga/ masyarakat Menekankan pada kegiatan kampanye dan aktivitas lainnya dengan target-target sasaran tertentu di dalam masyarakat. Dilakukan oleh Fasilitator masyarakat dan petugas kesehatan. 2
  • 42. Beberapa jenis kegiatan yang dapat di lakukan dalam Promosi Kesehatan di Masyarakat, adalah : • Penyuluhan kelompok terbatas • Penyuluhan kelompok besar (masa) • Penyuluhan perorangan (penyuluhan antar teman/peer group education) • Pemutaran film/video • Penyuluhan dengan metode demonstrasi • Pemasangan poster • ….
  • 43. •… •Pembagian leaflet •Kunjungan/wisata kerja ke daerah lain •Kunjungan rumah •Pagelaran kesenian •Lomba kebersihan antar RT/RW/Desa •Kegiatan pemeliharaan dan membersihkan tempat-tempat umum •Kegiatan penghijauan di sekitar sumber air •Pelatihan kader, unit kesehatan
  • 44. Materi ini akan dibahas lebih mendalam lagi pada KB-3 tentang Gerakan Pemberdayaan Masyarakat.
  • 45. Promosi kesehatan di sekolah. (usaha kesehatan sekolah atau unit kegiatan medis di perguruan tinggi,) Siswa sekolah merupakan komunitas besar dalam masyarakat, dalam wadah organisasi sekolah yang telah mapan, tersebar luas di pedesaan maupun perkotaan, serta telah ada program usaha kesehatan sekolah. 3
  • 46. Adapun lingkup kegiatan yang termasuk dalam kegiatan Promosi Kesehatan Sekolah adalah sebagai berikut : •Pembangunan sarana air bersih, sanitasi dan fasilitas cuci tangan termasuk pendidikan menjaga kebersihan jamban sekolah •Pendidikan pemakaian dan pemeliharaan jamban sekolah. •Penggalakan cuci tangan pakai sabun (CTPS). •Pendidikan tentang hubungan air minum, jamban, praktek kesehatan individu, dan kesehatan masyarakat. •…
  • 47. •… •Kampanye pemberantasan penyakit cacingan. •Pendidikan kebersihan saluran pembuangan. •Pelatihan guru dan murid tentang kebersihan dan kesehatan. •Kampanye, “Sungai Bersih, Sungai Kita Semua”. •Pengembangan tanggungjawab murid, guru dan pihak-pihak lain yang terlibat di sekolah.
  • 48. a. Aspek Non-Fisik (mental sosial) b. Aspek Fisik • Bangunan sekolah dan lingkungannya • Pemeliharan kebersihan perorangan dan lingkungan , Misal : kebersihan kulit, rambut, kuku, mulut dan gigi; kebersihan ruang kelas, kamar mandi • Keamanan umum sekolah dan lingkungannya, Misal : ada pagar sekolah, halaman mudah dilewati, • P3K Menciptakan lingkungan sekolah yang sehat1
  • 49. Tahap-tahap : Memberikan pengetahuan tentang prinsip dasar hidup sehat ,Menimbulkan sikap dan perilaku hidup sehat, Membentuk kebiasaan hidup sehat ,Pemeliharaan dan Pelayanan Kesehatan di Sekolah Pendidikan Kesehatan2
  • 50. Terkait dengan hal tersebut di atas, maka komponen promosi kesehatan yang terkait secara langsung adalah: a) Penerapan Kebijakan Kesehatan b) Membuat peraturan-peraturan sekolah untuk mengembangkan kebiasaan sehat. Misal : pemeriksaan kebersihan diri tiap senin c) Tersedianya Sarana dan Prasarana Pencegahan dan Pengobatan Sederhana di Sekolah Misal tersedianya tempat cuci tangan, kotak P3K d) Tersedianya Lingkungan yang Sehat ,Misal : penyediaan air bersih, tempat sampah dll Pemeliharaan dan Pelayanan Kesehatan di Sekolah3
  • 51. Promosi kesehatan di rumah tangga/ masyarakat Menekankan pada kegiatan kampanye dan aktivitas lainnya dengan target-target sasaran tertentu di dalam masyarakat. Dilakukan oleh Fasilitator masyarakat dan petugas kesehatan. 4
  • 52. Adapun topic-topik yang dapat dibahas saat mensosialisasikan program kesehatan antara lain: •Penyalahgunaan alkohol dan obat-obatan •Pendidikan kanker payudara •Kesehatan reproduksi •Latihan dan kebugaran •Penggunaan fasilitas kesehatan •Penilaian resiko kesehatan •…
  • 53. •… •Tekanan darah tinggi •Pencegahan kecelakaan dalam rumah •Pendidikan gizi •rencanaan pensiun •Manajemen stres •Pengendalian berat badan
  • 56. Tahap Persiapan Persiapan advokasi yang paling penting adalah menyusun bahan/materi atau instrumen advokasi Tahap pelaksanaan Pelaksanaan advokasi tergantung dari metode atau cara advokasi. Tahap Penilaian
  • 57. Program promosi kesehatan yang menjadi prioritas di abad XXI adalah: • Mendorong kepedulian masyarakat pada kesehatan • Meningkatkan investasi untuk pembangunan kesehatan • Memperluas kemitraan dalam promosi kesehatan • Meningkatkan kemampuan komunitas dan kekuatan individu • Memelihara infrastruktur dalam promosi kesehatan2
  • 58. Melihat Prioritas Pencapaian tersebut, maka kita perlu memperhatikan langkah-langkah advokasi yang akan dilakukan. memahami/menyadari persoalan yang diajukan ,tertarik untuk ikut berperan dalam persoalan yang diajukan ,mempertimbangkan sejumlah pilihan kemungkinan dalam berperan ,menyepakati satu pilihan kemungkinan dalam berperan ,menyampaikan langkah tindak lanjut
  • 59. Kata-kata kunci dalam penyiapan bahan advokasi adalah “Tepat, Lengkap, Akurat, dan Menarik”. Artinya bahan advokasi harus dibuat: Sesuai dengan sasaran (latar belakang pendidikannya, jabatannya, budayanya, kesukaannya, dan lain-lain).Sesuai dengan lama waktu yang disediakan untuk advokasi. Mencakup unsur-unsur pokok, yaitu Apa (What), Mengapa (Why), Dimana (Where), Bilamana (When), Siapa yang Melakukan (Who), dan Bagaimana lakukannya (How) (5W + 1H).
  • 60. Memuat masalah dan pilihan-pilihan kemungkinan untuk memecahkan masalah. Memuat peran yang diharapkan dari sasaran advokasi. Memuat data pendukung, bila mungkin juga bagan, gambar, dan lain-lain. Dalam kemasan yang menarik (tidak menjemukan), ringkas, tetapi jelas, sehingga perbincangan tidak bertele-tele.
  • 61. Selamat, Saudara telah selesai mempelajari kegiatan belajar 1 Modul Strategi Penerapan Promosi Kesehatan pada klien di Tatanan Klinik dan Komunitas . Apakah Saudara telah mengerti dan memahami materi yang telah dipelajari? Jika sudah maka Saudara dapat melanjutkan Belajar Ke Kegiatan Belajar Selanjutnya Namun jika belum, pelajarilah kembali pada materi yang menurut Saudara belum Saudara kuasai
  • 62. Sumber Gambar: http://wmich.edu/healthcenter/healthpromotion http://www.freepik.com https://indonesianicon.files.wordpress.com/2008/10/106016b.jpg http://www.ljj-kesehatan.kemkes.go.id/pluginfile.php/1201/coursecat/description/end- of-life-planning.jpg http://3.bp.blogspot.com/_6JcZ-FlYmnE/TGP58frcUVI/AAAAAAAAAHo/Ks- wskk2hFQ/s1600/arrow2.jpg http://www.ljj- kesehatan.kemkes.go.id/pluginfile.php/21/coursecat/description/IMG_0771.JPG http://www.ljj- kesehatan.kemkes.go.id/pluginfile.php/2738/coursecat/description/committee-icon.jpg https://i0.wp.com/www.bbb.org/blog/wp-content/uploads/2012/06/health- insurance1.jpg