3
Most read
5
Most read
16
Most read
Penetapan Kadar Kalsium
Dalam Kalsium Karbonat
Play

Players

 FAQ
Kelompok 5

                  Rizqi
                Amaliyah

 Garnis Linda                Nur Ihsan A.
      P.


                Nur Azizah
Alat bahan
Dasar dan                              Bagan
                    dan
 Reaksi                                Kerja
                  pereaksi




                  Pembahas       Kesimpula
Perhitungan
                     an              n



            Ciri Umum dan Ciri Pokok
Kalsium dapat diendapkan sebagai kalsiium
oksalat pada pH sedikit basa. Karena CaO tidak
stabil setelah pemijaran endapan dijadikan
kalsium sulfat yang stabil.
   CaCO3 + 2HCl  CaCl2 + H2O + CO2

   CaCl2 + (NH4)2C2O4 + H2O  CaC2O4.H2O + 2NH4Cl

   CaC2O4.H2O  CaC2O4 + H2O

   CaC2O4  CaCO3 +CO

   CaCO3  CaO +CO2

   CaO + H2SO4  CaSO4 + H2O
Ditambahkan dicuci HCldenganasamdan lalumlhingga
        EndapanDiuapkanml asam amoniumditimbang
         Diencerkan pengendapan lalu dipanaskan
         Didinginkanhinggadan amonium dan (20 1 jam tetes)
          Endapan 15ml2hingga bebas klorida dan
                  dimatikan 100ml diteteskan air
           Ditambahkan Didihkansempurna dipijarkan
               DikeringkansulingdipijarkanNo.
               Dinetralkan didalam sulfat oksalat
                Diperarang dengan oven sempurna
                           diruang kurang
         Ditambahkan indikator agar 5
          Di Sample dengandesikatortetes 42
              kedalam pialakertas larut
                Diuji didalam4N MM 0,5 gram dilarutkan
             endapkan ditimbang400ml
      Disimpan diatas penangas aircelcius lebih = 1
Dimasukkanhidroksida hinggagelassarinsindur
             disaring dengan berwarna
                         90 derajat
   Neraca                    • Corong
   Kaca arloji               • Tabung reaksi
                              • Cawan porselen
   Spatula (sendok sampel)
                              • Kasa asbes
   Piala Gelas 400 ml        • Kaki tiga
   Piala gelas 800 ml        • Penyangga corong
   Tutup kaca besar          • Pembakar teklu
   Pengaduk kaca             • Pembakar meker
   Policemen                 • Oven
                              • Termometer
   Labu semprot kaca
   Sampel    •HCl 4 N
    (CaCO3)   •(NH4)2C2O4 4% dan
              0,1%
              •NH4OH 2 N
              •H2SO4 4 N
              •Air suling
              •Indikator Merah Metil
              (MM)
 Berwarna putih
 Dijumpai pada batu kapur, kalsit, marmer,
  dan batu gamping
 Berbentuk serbuk (padatan)
Penetapan Kadar Kalsium dalam CaCO3 SMAKBO 57 2012
 Kalsium tidak larut dalam air maka ditambahkan HCl untuk membantu
  melarutan karena kapur tidak larut dalam air.
 Apabila pemanasan kurang dari 90 C dikhawatirkan sampel tidak
  mengendap semua, pemanasan sampai suhu 90 C untuk membentuk
  endapan yang sempurna saat di tambahkan pereaksi yang sempurna.
 Karena kalsium diendapkan pada pH sedikit basa maka untuk
  mengatur pH digunakan indikator MM.
  Basa lemah  kuning
  asam            merah
  netral          sindur
 Kalsium di endapkan menggunakan (NH4)2C2O4 4% terlebih dahulu
  di hitung jumlahnya menjadi kalsium oksalat.
   Penambahan NH4OH 10% dilakukan hingga larutan berwarna
    sindur yang menandakan range pH yang sesuai telah tercapai
    (mendekat netral)
   Disimpan di atas penangas air yang berfungsi untuk memperbesar
    hablur
   Digunakan pencuci (NH4)2C2O4 0.1% berfungsi untuk untuk
    memperkecil kelarutan saat pencucian endapan.
   Karena CaO tidak stabil dan bersifat Higroskopis maka
    ditambahkan H2SO4 yang berfungsi untuk mengubah CaO
    menjadi CaSO4 yang stabil.
(NH4)2C2O4 yang
                          Perhitungan
diperlukan :                     Kadar Ca teori :
   nCaCO3 = gr                           Ca      x 100%
                                          CaCO3
                 Mr
                                  = 40 x 100 %
           = 0,5                    100
               100                = 40 %
           = 0,005 mol
                                 Kadar Ca praktek
    1/1 x 0,005 = 0,005 mol               Ca/CaSo4 x bobot abu x 100%
   M = gr/Mr x 1000/v                  bobot sampel
     = 4/124 x 1000/100
     = 40/124
     = 0,32 M


   M =n/V
    V = n/M
     = 0,005 mol/0,32 M
     = 0,0156 liter
     = 15,6 ml
   Pereaksi pengendap yang digunakan adalah amonium
    oksalat.
   Penambahan NH4OH dilakukan untuk menyempurnakan
    endapan karena penambahan ini membuat larutan
    bersuasana sedikit basa sehingga endapan Ca lebih terlihat
   Dalam penetapan Kalsium diperlukan ketelitian khusus
    dalam penentuan pH dalam proses pengendapan agar
    proses pengendapan berjalan sempurna. Pada penetapan
    kali ini kadar praktek yang diperoleh yaitu sebesar 41,12%,
    dan kadar teorinya yaitu sebesar 40%. Sehingga kemurnian
    yang didapat yaitu sebesar 102,8% dari bobot penimbangan
    sampel yang sebesar 0,5007 gram dan bobot abu sebesar
    0,7 gram.
11. Lebih baik sindur atau kuning?
   Lebih baik kuning, karena sebenarnya sindur itu hanya mengindari kelebihan
   basa, tapi kalau kuning pun tidak menjadi masalah karena yang diinginkan
   adalah sedikit basa dan kuning menandakan larutan ada dalam suasana basa.

2. Kenapa didinginnya gak di dalam desikator?
   Untuk efesiensi waktu, karena pada akhirnya abu akan dimatikan oleh
   penambahan air suling

 3. Kenapa memakai indikator MM?
    Karena range pH MM mendekati basa. Dapat dilihat dilampiran

 4. Kenapa diendapkan dengan ammonium oksalat?
    Karena KSP ammonium oksalat paling kecil



                                                          End Game
5. Kenapa diuapkan diruang asam?
   Karena gas SO2 berbahaya bagi tubuh
6. Kenapa di netralkannya memakai NH4OH?
   Karena yang diinginkan sedikit basa dan
   NH4OH merupakan basa lemah
7. CaCO3 larut dalam air atau tidak?
   Tidak karena jika larut dalam air tidak ada
   gunung kapur yang terbentuk
Penetapan Kadar Kalsium dalam CaCO3 SMAKBO 57 2012
Thankyou 

More Related Content

PPTX
Penetapan kadar Cr dalam K2CrO4 SMK-SMAK Bogor
PPTX
Penetapan kadar ca dalam CaCO3 SMK-SMAK Bogor
PPTX
Penetapan kadar Besi II dalam Garam Tunjung (FeSO4.7H2O)
PPTX
Penetapan Kadar Fe dalam Garam Tunjung
PPTX
Penetapan Kadar Fe dalam Tawas Ferri Amonium Sulfat SMK-SMAK Bogor
PDF
96837935 bundel-kalium-bikromat
DOCX
Penetapan kadar Cu dalam CuSO4.5H2O
PPTX
Penetapan Kadar Ni dalam Nikel Sulfat
Penetapan kadar Cr dalam K2CrO4 SMK-SMAK Bogor
Penetapan kadar ca dalam CaCO3 SMK-SMAK Bogor
Penetapan kadar Besi II dalam Garam Tunjung (FeSO4.7H2O)
Penetapan Kadar Fe dalam Garam Tunjung
Penetapan Kadar Fe dalam Tawas Ferri Amonium Sulfat SMK-SMAK Bogor
96837935 bundel-kalium-bikromat
Penetapan kadar Cu dalam CuSO4.5H2O
Penetapan Kadar Ni dalam Nikel Sulfat

What's hot (20)

PPTX
Penetapan Kadar MnO2 dalam Batu Kawi
PPTX
Penetapan Kadar Sulfat dalam Natrium Sulfat
PPTX
Penetapan Kadar Fosfat (PO4) Dalam Dinatrium Hidrogen Fosfat (Na2HPO4) SMK-SM...
PPT
Penetapan Kadar Kalsium dalam Kalsium Karbonat
PPT
Pemisahan kation gol.iv
DOCX
laporan praktikum analisis gravimetri
PPTX
Penetuan kadar na2 co3 dalam soda abu asidimetri
DOCX
pembuatan natrium tiosulfat
PPTX
Penetapan Kadar Kalsium (Ca) dalam Kalium Karbonat (CaCO3)
DOC
Laporan Praktikum Pembuatan Tawas
PPTX
Penetapan Kadar Cu dalam CuSO4.5H2O SMK-SMAK Bogor
PDF
Kinetika adsorpsi
DOCX
Laporan Pratikum Konduktometri
DOC
Laporan Pembuatan Garam Mohr
DOCX
Laporan Praktikum Kimia Anorganik II - Kimia Tembaga
PPTX
Air sadah
PPTX
Penetapan Kadar Cr dalam Kalium Khromat
DOCX
Essay anion
PPTX
Penetapan Zn dalam ZnSO4.7H2O
PPTX
Penetapan Kadar Cu dalam Kupri Sulfat
Penetapan Kadar MnO2 dalam Batu Kawi
Penetapan Kadar Sulfat dalam Natrium Sulfat
Penetapan Kadar Fosfat (PO4) Dalam Dinatrium Hidrogen Fosfat (Na2HPO4) SMK-SM...
Penetapan Kadar Kalsium dalam Kalsium Karbonat
Pemisahan kation gol.iv
laporan praktikum analisis gravimetri
Penetuan kadar na2 co3 dalam soda abu asidimetri
pembuatan natrium tiosulfat
Penetapan Kadar Kalsium (Ca) dalam Kalium Karbonat (CaCO3)
Laporan Praktikum Pembuatan Tawas
Penetapan Kadar Cu dalam CuSO4.5H2O SMK-SMAK Bogor
Kinetika adsorpsi
Laporan Pratikum Konduktometri
Laporan Pembuatan Garam Mohr
Laporan Praktikum Kimia Anorganik II - Kimia Tembaga
Air sadah
Penetapan Kadar Cr dalam Kalium Khromat
Essay anion
Penetapan Zn dalam ZnSO4.7H2O
Penetapan Kadar Cu dalam Kupri Sulfat
Ad

Viewers also liked (9)

PPTX
Penetapan kadar Ca dalam CaCO3
DOCX
Penetapan kadar Kalsium laktat
PPSX
Penetapan kadar ca dalam ca co3 cara substitusi (11 1, kelompok 4, alfa)
PPSX
Kls 11.1 alfa-kel.5-penetapan kadar cr secara gravimetri
PPT
Ppt penetapan ka atau kb secara p hmetri 11 3 smakbo
PDF
Metode Analisis Gravimetri
DOCX
Makalah Gravimetri
PPSX
Penetapan cr metode gravimetri (kelompok5 11 1)
DOCX
Soal Laju Reaksi + Pembahasan
Penetapan kadar Ca dalam CaCO3
Penetapan kadar Kalsium laktat
Penetapan kadar ca dalam ca co3 cara substitusi (11 1, kelompok 4, alfa)
Kls 11.1 alfa-kel.5-penetapan kadar cr secara gravimetri
Ppt penetapan ka atau kb secara p hmetri 11 3 smakbo
Metode Analisis Gravimetri
Makalah Gravimetri
Penetapan cr metode gravimetri (kelompok5 11 1)
Soal Laju Reaksi + Pembahasan
Ad

Similar to Penetapan Kadar Kalsium dalam CaCO3 SMAKBO 57 2012 (20)

DOCX
Argentometri
DOCX
Laporan praktikum - pembuatan asam benzoat
PPTX
TITRASI ASIDIMETRI KIMIA DASAR ATI PADANG
DOC
zat organik
PPTX
PENETAPAN KADAR BAHAN TAMBAHAN MAKANAN (BTM)
PPTX
Penetapan kadar Zn dalam ZnSO4.7H2O SMK-SMAK Bogor
PPTX
PPT SEMINAR permangano.pptx
DOCX
Makalah Analisis Volumetri
PPT
235984104-titrasi-asam-basa-ppt (1).ppt
DOCX
Laporan praktikum asidi alkalimetri doc
PPTX
ANALISIS GRAVIMETRI olimpiade kimia sma.pptx
PPTX
analisis parameter kimia & biokimia.pptx
PPTX
Ari sut
PPTX
SISTEM KONSENTRASI/KADAR PEMBUATAN LARUTAN
PDF
Sintesis Asam Oksalat
DOCX
Laporan kimia
DOC
Soal try out 2016
DOCX
Laporan praktikum penentuan kadar asam cuka perdagangan
PDF
Herawati laporan praktikum titrasi
PPTX
Uji Karbohidrat
Argentometri
Laporan praktikum - pembuatan asam benzoat
TITRASI ASIDIMETRI KIMIA DASAR ATI PADANG
zat organik
PENETAPAN KADAR BAHAN TAMBAHAN MAKANAN (BTM)
Penetapan kadar Zn dalam ZnSO4.7H2O SMK-SMAK Bogor
PPT SEMINAR permangano.pptx
Makalah Analisis Volumetri
235984104-titrasi-asam-basa-ppt (1).ppt
Laporan praktikum asidi alkalimetri doc
ANALISIS GRAVIMETRI olimpiade kimia sma.pptx
analisis parameter kimia & biokimia.pptx
Ari sut
SISTEM KONSENTRASI/KADAR PEMBUATAN LARUTAN
Sintesis Asam Oksalat
Laporan kimia
Soal try out 2016
Laporan praktikum penentuan kadar asam cuka perdagangan
Herawati laporan praktikum titrasi
Uji Karbohidrat

Penetapan Kadar Kalsium dalam CaCO3 SMAKBO 57 2012

  • 1. Penetapan Kadar Kalsium Dalam Kalsium Karbonat
  • 3. Kelompok 5 Rizqi Amaliyah Garnis Linda Nur Ihsan A. P. Nur Azizah
  • 4. Alat bahan Dasar dan Bagan dan Reaksi Kerja pereaksi Pembahas Kesimpula Perhitungan an n Ciri Umum dan Ciri Pokok
  • 5. Kalsium dapat diendapkan sebagai kalsiium oksalat pada pH sedikit basa. Karena CaO tidak stabil setelah pemijaran endapan dijadikan kalsium sulfat yang stabil.
  • 6. CaCO3 + 2HCl  CaCl2 + H2O + CO2  CaCl2 + (NH4)2C2O4 + H2O  CaC2O4.H2O + 2NH4Cl  CaC2O4.H2O  CaC2O4 + H2O  CaC2O4  CaCO3 +CO  CaCO3  CaO +CO2  CaO + H2SO4  CaSO4 + H2O
  • 7. Ditambahkan dicuci HCldenganasamdan lalumlhingga EndapanDiuapkanml asam amoniumditimbang Diencerkan pengendapan lalu dipanaskan Didinginkanhinggadan amonium dan (20 1 jam tetes) Endapan 15ml2hingga bebas klorida dan dimatikan 100ml diteteskan air Ditambahkan Didihkansempurna dipijarkan DikeringkansulingdipijarkanNo. Dinetralkan didalam sulfat oksalat Diperarang dengan oven sempurna diruang kurang Ditambahkan indikator agar 5 Di Sample dengandesikatortetes 42 kedalam pialakertas larut Diuji didalam4N MM 0,5 gram dilarutkan endapkan ditimbang400ml Disimpan diatas penangas aircelcius lebih = 1 Dimasukkanhidroksida hinggagelassarinsindur disaring dengan berwarna 90 derajat
  • 8. Neraca • Corong  Kaca arloji • Tabung reaksi • Cawan porselen  Spatula (sendok sampel) • Kasa asbes  Piala Gelas 400 ml • Kaki tiga  Piala gelas 800 ml • Penyangga corong  Tutup kaca besar • Pembakar teklu  Pengaduk kaca • Pembakar meker  Policemen • Oven • Termometer  Labu semprot kaca
  • 9. Sampel •HCl 4 N (CaCO3) •(NH4)2C2O4 4% dan 0,1% •NH4OH 2 N •H2SO4 4 N •Air suling •Indikator Merah Metil (MM)
  • 10.  Berwarna putih  Dijumpai pada batu kapur, kalsit, marmer, dan batu gamping  Berbentuk serbuk (padatan)
  • 12.  Kalsium tidak larut dalam air maka ditambahkan HCl untuk membantu melarutan karena kapur tidak larut dalam air.  Apabila pemanasan kurang dari 90 C dikhawatirkan sampel tidak mengendap semua, pemanasan sampai suhu 90 C untuk membentuk endapan yang sempurna saat di tambahkan pereaksi yang sempurna.  Karena kalsium diendapkan pada pH sedikit basa maka untuk mengatur pH digunakan indikator MM. Basa lemah  kuning asam  merah netral  sindur  Kalsium di endapkan menggunakan (NH4)2C2O4 4% terlebih dahulu di hitung jumlahnya menjadi kalsium oksalat.
  • 13. Penambahan NH4OH 10% dilakukan hingga larutan berwarna sindur yang menandakan range pH yang sesuai telah tercapai (mendekat netral)  Disimpan di atas penangas air yang berfungsi untuk memperbesar hablur  Digunakan pencuci (NH4)2C2O4 0.1% berfungsi untuk untuk memperkecil kelarutan saat pencucian endapan.  Karena CaO tidak stabil dan bersifat Higroskopis maka ditambahkan H2SO4 yang berfungsi untuk mengubah CaO menjadi CaSO4 yang stabil.
  • 14. (NH4)2C2O4 yang Perhitungan diperlukan : Kadar Ca teori :  nCaCO3 = gr Ca x 100% CaCO3 Mr = 40 x 100 % = 0,5 100 100 = 40 % = 0,005 mol Kadar Ca praktek 1/1 x 0,005 = 0,005 mol Ca/CaSo4 x bobot abu x 100%  M = gr/Mr x 1000/v bobot sampel = 4/124 x 1000/100 = 40/124 = 0,32 M  M =n/V V = n/M = 0,005 mol/0,32 M = 0,0156 liter = 15,6 ml
  • 15. Pereaksi pengendap yang digunakan adalah amonium oksalat.  Penambahan NH4OH dilakukan untuk menyempurnakan endapan karena penambahan ini membuat larutan bersuasana sedikit basa sehingga endapan Ca lebih terlihat  Dalam penetapan Kalsium diperlukan ketelitian khusus dalam penentuan pH dalam proses pengendapan agar proses pengendapan berjalan sempurna. Pada penetapan kali ini kadar praktek yang diperoleh yaitu sebesar 41,12%, dan kadar teorinya yaitu sebesar 40%. Sehingga kemurnian yang didapat yaitu sebesar 102,8% dari bobot penimbangan sampel yang sebesar 0,5007 gram dan bobot abu sebesar 0,7 gram.
  • 16. 11. Lebih baik sindur atau kuning? Lebih baik kuning, karena sebenarnya sindur itu hanya mengindari kelebihan basa, tapi kalau kuning pun tidak menjadi masalah karena yang diinginkan adalah sedikit basa dan kuning menandakan larutan ada dalam suasana basa. 2. Kenapa didinginnya gak di dalam desikator? Untuk efesiensi waktu, karena pada akhirnya abu akan dimatikan oleh penambahan air suling 3. Kenapa memakai indikator MM? Karena range pH MM mendekati basa. Dapat dilihat dilampiran 4. Kenapa diendapkan dengan ammonium oksalat? Karena KSP ammonium oksalat paling kecil End Game
  • 17. 5. Kenapa diuapkan diruang asam? Karena gas SO2 berbahaya bagi tubuh 6. Kenapa di netralkannya memakai NH4OH? Karena yang diinginkan sedikit basa dan NH4OH merupakan basa lemah 7. CaCO3 larut dalam air atau tidak? Tidak karena jika larut dalam air tidak ada gunung kapur yang terbentuk