SENYAWA TURUNAN
ALKANA
Alkohol - Eter – Aldehid - Keton - Asam Karboksilat - Ester
I Made Ananda Surya Wijaya 109
Bagas Putera Rudhevi 110
Heindy Syahputra Kurniawan 111
Thalitakum Hutajulu 112
Kahan Indra Maulana 113
Reinhard Gabriel March Ketaren 114
pengenalan mengenai macam-macam senyawa alkana
Tata Nama Senyawa Turunan Alkana
Nomor cabang-cabang-nama cabang urut abjad-nomor gugus
fungsi-nama induk
1. Mengidentifikasi gugus fungsi.
2. Memilih rantai induk, yaitu rantai terpanjang yang
mengandung gugus fungsi.
3. Menulis nomor, dimulai dari salah satu ujung sedemikian
sehingga posisi gugus mendapat nomor terkecil.
4. Menuliskan nama, dimulai dari nama cabang-cabang
(nama alkil sesuai dengan jumlah atom C), kemudian
nama rantai induk. Cabang-cabang sejenis digabung dan
dinyatakan dengan awalan di-, tri-, tetra- dst. Penulisan
cabang yang berbeda diurutkan sesuai dengan abjad.
A. ALKOHOL / ALKANOL (R – OH)
Alkohol adalah etana dengan satu atom H diganti oleh
gugus fungsi – OH
Rumus Umum : CnH2n+2O
IUPAC : Mengganti akhiran “a” menjadi “ol”
Metana  metanol, etana  etanol, dst...
TRIVIAL : R – OH : alkil – alkohol
Metil alkohol, etil alkohol, isopropil alkohol (IPA)
Klasifikasi Alkohol:
Berdasarkan jenis atom C yang mengikat gugus – OH :
1. Alkohol Primer : R – CH2 – OH
misal: metanol, etanol, 1-propanol
2. Alkohol Sekunder : R – CHR’ – OH , terikat pada atom
C sekunder
misal: 2-propanol
3. Alkohol Tersier : R – R’CR” – OH, terikat pada atom
tersier
misal: 2-metil-2-propanol
Beberapa Reaksi Alkohol:
1. Dehidrasi Alkohol (Pelepasan H2O)
Alkohol jika dipanaskan bersama H2SO4 pekat akan
mengalami dehigrasi membentuk eter atau alkena.
Pemanasan pd T 130C menghasilkan eter, sedangkan
pada T 180 C menghasilkan alkena
2. Oksidasi Alkohol
alkohol sederhana mudah terbakar membentuk CO2
dan H2O. Namun dengan pengoksidasi sedang dan
dalam lingkungan asam, alkohol teroksidasi :
 Alkohol primer  Aldehid  Asam Karboksilat
 Alkohol sekunder  Keton
 Alkohol tersier  tdk teroksidasi
Beberapa Reaksi Alkohol:
3. Reaksi alkohol dengan Na atau K
terjadi pada alkohol kering (tdk mengandung air) shg
dapat bereaksi dengan Na atau K, sehingga atom H
dari gugus – OH diganti dengan Na dan K  Na
Alkoholat
Jika terdapat air, maka alkohol akan terurai mjd
alkohol dan NaOH
R-ONa + H2O  R-OH + NaOH
Beberapa Reaksi Alkohol:
4. Esterifikasi : Pembentukan ester
Alkohol + Asam alkanoat  Ester + H2O
Ester tidak bereaksi dengan oksidator , reduktor
maupun basa, sehingga umumnya digunakan sebagai
pelarut.
Beberapa Reaksi Alkohol:
4. Esterifikasi : Pembentukan ester
Alkohol + Asam alkanoat  Ester + H2O
Eter tidak bereaksi dengan oksidator , reduktor
maupun basa, sehingga umumnya digunakan sebagai
pelarut.
B. ETER / ALKOKSI ALKANA (R – O – R)
IUPAC : Menetapkan alkil yang lebih kecil sebagai alkoksi
dan alkil yang lebih besar sebagai alkana.
TRIVIAL : menyebutkan nama alkil-alkilnya urut abjad
dan diakhiri dengan eter. Jika kedua alkil sama maka
diawali dengan di-, tri-, dsb...
pengenalan mengenai macam-macam senyawa alkana
C. ALDEHID
Aldehid adalah gugus karbonil mengikat satu alkil dan satu
atom H
Rumus Umum : CnH2nO
IUPAC : nama alkana rantai induk “a” diganti “al”
Misal: butanol  butanal
Menentukan rantai terpanjang yang mengandung gugus
fungsi, sehingga atom C pada gugua –CHO memiliki
nomor 1.
TRIVIAL : mengambil nama asam karboksilat dengan
mengubah asam-oat atau asam-at menjadi akhiran
aldehid.
Misal: asam asetat  asetaldehid (CH3-CHO)
pengenalan mengenai macam-macam senyawa alkana
Senyawa keton atau disebut juga alkanon memiliki rumus umum
CnH2nO, rumus umum keton sama dengan rumus umum aldehida.
Struktur Alkanon
Struktur alkanon dapat dilihat sebagai gugus yang diapit oleh dua gugus
akil, R dan R’, yang dapat sama atau berbeda. Pengelompokan alkanon
yaitu berdasarkan substituen mereka. Terdapat alkanon simetris dan
asimetris tergantung dari kemungkinan 2 substituen organik bergabung
ke pusat karbonil.
D. ALKANON/KETON
Contoh alkanon
simetris
Contoh alkanon
asimetris:
Tata Nama Alkanon
1. Sistem IUPAC
Untuk menentukan nama senyawa alkanon berdasarkan sistem
IUPAC, langkah-langkahnya adalah sebagai berikut:
a. menentukan rantai induk, yaitu rantai atom C terpanjang yang
mengandung gugus karbonil
b. memberi nomor dari salah satu ujung rantai sehingga atom C
pada gugus karbonil mendapat nomor terkecil
c. urutan penamaan adalah:
• nomor cabang
• nama cabang
• nomor atom C gugus karbonil
• nama rantai induk (alkanon)
Contoh penamaan sistem IUPAC adalah:
2. Tata nama umum
Dalam tata nama umum, pemberian nama senyawa alkanon
dilakukan dengan cara menyebut dulu gugus alkil yang terikat
pada atom C gugus karbonil kemudian diikuti kata keton.
Penyebutan gugus alkil mengikuti urutan abjad. Contoh:
E. ASAM KARBOKSILAT (R-COOH)
Asam karboksilat/ Asam Alkanoat  diturunkan dari
nama alkana yang sesuai dengan
mengganti akhiran “a” mjd “oat” dan
memberi awalan asam.
Rumus Umum : CnH2nO2
IUPAC : nama alkana rantai induk “a” diganti “oat”
Misal: Metana  Asam metanoat
TRIVIAL : R – OH : alkil – alkohol
TRIVIAL : diambil dari sumber alami asam yang
bersangkutan.
Misal : asam metanoat disebut asam formiat
(formica=semut)
TRIVIAL :
Jika ada cabang, maka cabang dinyatakan dengan huruf
latin. Dimulai dari atom C yang terikat langsung
pada gugus –COOH, yaitu atom C no 2 (α)
IUPAC : asam 4-etil-2-metilheksanoat
TRIVIAL : asam γ-etil-α-metilheksanoat
Sifat Fisika Asam Karboksilat
 Sembilan anggota pertama As. Karboksilat merupakan
cairan tdk berwarna, namun memilliki bau yang tidak
enak.
 Diatas 10 merupakan padatan seperti lilin dan memiliki
tingkat penguapan yang rendah, sehingga tidak berbau.
 Memiliki titik didih lebih tinggi daripada alkohol
 C1 – C4 larut dalam air, seiring peningkatan jumlah atom
C kelarutan dalam air berkurang.
Reaksi Asam Karboksilat
• Rx. Netralisasi
Asam karboksilat bereaksi dengan NaOH, Na2CO3 dan
NaHCO3
Netralisasi adalah suatu proses untuk memisahkan asam lemak
bebas (ALB) dari minyak atau lemak, dengan cara mereaksikan
asam lemak bebas dengan basa atau pereaksi lainnya sehingga
membentuk sabun (soap stock) dengan tujuan memurnikan
minyak.
• Rx. Esterifikasi
Asam karboksilat bereaksi dengan Alkohol membentuk
ester .
F. ESTER (ALKIL ALKANOAT)
Ester : alkil adalah gugus karbon ynga terikat pada atom C
(gugus R’), sedangkan alkanoat adalah
gugus R – COO-
Rumus Umum : CnH2nO2
pengenalan mengenai macam-macam senyawa alkana
Sifat Fisika Ester :
 Ester merupakan turunan As. Karboksilat dan memiliki
bau yang menyenangkan, aroma yang sedap.
 Memiliki titik didih yang lebih rendah dibandingkan
dengan asam karboksilat.
Reaksi Ester:
Ester bersifat netral, biasanya mengalami reaksi kimia
dimanan gugus alkoksi –OR’ diganti dengan gugus lain
a. Rx Hidrolisis suasana Asam
merupakan kebalikan dari reaksi esterifikasi, dengan
bantuan katalis asam, mrpk rx kesetimbangan.
a. Rx Hidrolisis suasana Basa
merupakan reaksi sempurna, ester dilepaskan dari
kesetimbangandiubah menjadi garam organik dan tidak
bereaksi kemballi dengan alkohol  irreversible
pengenalan mengenai macam-macam senyawa alkana
pengenalan mengenai macam-macam senyawa alkana
pengenalan mengenai macam-macam senyawa alkana
pengenalan mengenai macam-macam senyawa alkana
Berikan nama IUPAC dan trivial yang tepat untuk senyawa eter di bawah
ini!
Jawaban
Nama IUPAC: metoksi siklopentana
nama trivial: metil siklopentil eter
COntoh soaL MEnalar Kemampuan
Berikan nama IUPAC dan trivial yang tepat untuk senyawa alkohol di
bawah ini!
COntoh soaL MEnalar Kemampuan
Contoh soal asam karboksilat dan keton
COntoh soaL MEnalar Kemampuan
Berikan nama IUPAC dan trivial yang tepat untuk senyawa alkohol di
bawah ini!
COntoh soaL MEnalar Kemampuan
pengenalan mengenai macam-macam senyawa alkana

More Related Content

PPTX
SENYAWA KARBON MATERI LENGKAP KIMIA UNTUK PEMBELAJARAN
PPTX
bab 7 Materi partikel terkecil penyusun atom.pptx
PPTX
senyawa turunan alkana
PPTX
bab4senyawaturunanalkana-140504095904-phpapp02.pptx
PPTX
KIMIA_KARBON_power_point.pptx
PPT
Bab4senyawaturunankelasxii 141109050130-conversion-gate02
PPT
Bab4 senyawa turunan Kimia
PPT
Bab 4 senyawa turunan kelas xii
SENYAWA KARBON MATERI LENGKAP KIMIA UNTUK PEMBELAJARAN
bab 7 Materi partikel terkecil penyusun atom.pptx
senyawa turunan alkana
bab4senyawaturunanalkana-140504095904-phpapp02.pptx
KIMIA_KARBON_power_point.pptx
Bab4senyawaturunankelasxii 141109050130-conversion-gate02
Bab4 senyawa turunan Kimia
Bab 4 senyawa turunan kelas xii

Similar to pengenalan mengenai macam-macam senyawa alkana (20)

PPT
Bab4 seny
PDF
Bab 4 turunan senyawa alkana
PPTX
KIMIA: Senyawa Karbon
PPTX
ALDEHID,KETON, DAN ASAM KARBOKSILAT
PPTX
senyawa turunan alkana.pptx
PPTX
materi.pptx
PPTX
Bab 4 GUGUS fUNGSI DALAM SENYAWA KARBON - Edit Siti Aminah,S.Pd.pptx
PPTX
Asam karboksilat kelompok 2 kimia kelas 12
PPTX
kima organik.pptx
DOCX
1 alkana
DOCX
Tugas_kimia.docx
DOC
Worksheet sem.2 part 1
DOCX
Rangkuman materi kimia kelas XII semester 2
DOCX
Bab 9
PPT
Turunan alkn (1)
PPTX
Hidrokarbon
PPT
Alkana alkena-alkuna
PPT
Media pembelajaran elektronik
PPT
Media pembelajaran elektronik
PPT
Media pembelajaran elektronik
Bab4 seny
Bab 4 turunan senyawa alkana
KIMIA: Senyawa Karbon
ALDEHID,KETON, DAN ASAM KARBOKSILAT
senyawa turunan alkana.pptx
materi.pptx
Bab 4 GUGUS fUNGSI DALAM SENYAWA KARBON - Edit Siti Aminah,S.Pd.pptx
Asam karboksilat kelompok 2 kimia kelas 12
kima organik.pptx
1 alkana
Tugas_kimia.docx
Worksheet sem.2 part 1
Rangkuman materi kimia kelas XII semester 2
Bab 9
Turunan alkn (1)
Hidrokarbon
Alkana alkena-alkuna
Media pembelajaran elektronik
Media pembelajaran elektronik
Media pembelajaran elektronik
Ad

Recently uploaded (20)

PPTX
DETEKSI SALMONELLA SPP PADA MEAT AND BONE MEALS2.pptx
PPTX
PERTEMUAN 9 KIMDAS 1_DEFINISI LARUTAN.pptx
PPTX
PPT Fisika Bencana Alam KELOMPOK 2 .pptx
PPTX
ESPS SENI RUPA SD_MI KLS.6_KM-Media Mengajar-Media Mengajar ESPS SENI RUPA SD...
PPTX
sosiologi sma kelas 10 bab 2 hubungan sosial
PPTX
KLASIFIKASI ALAT UKUR suhu tki.pptx.pptx
PPTX
Hubungan_Kimia_dan_Ilmu_teknik Sipil.pptx
PDF
JENIS DAN PENATALAKSANAAN ESO TBC RO final
PPTX
HAKIKAT STRATEGI BELAJAR MENGAJAR-KEL 7.pptx
PPTX
TANDA BAHAYA KEHAMILAN banyak terjadi pada ibu hamil
PPTX
KD 1.1, KD 1.2, KD 1.3.pptx smp ipa power
PPTX
matateri termokimia kelas 11 mapel kimia.pptx
PDF
Kuliah 3 Sistem Industri Peternakan (Faterna)
PPT
Materi Ekologi untuk SMP dan SMA kurikulum merdeka
PPTX
Besaran-dan-Satuan-Fisika-Memahami-Dunia-di-Sekitar-Kita.pptx
PDF
PENGERTIAN_DAN FUNGSI_RPH di rumah potong hewan.pdf
PPTX
IPA Kelas 7 Bab 7 Ekosistem ipa ips knklufi
PDF
Presentation Medical Nutrition Therapy For Obgyn
PDF
Kuliah 2 Kondisi dan prospek Usaha peternakan revisi a.pdf
PPTX
PPT Pembelajaran Biologi SEL KELAS XI_.pptx
DETEKSI SALMONELLA SPP PADA MEAT AND BONE MEALS2.pptx
PERTEMUAN 9 KIMDAS 1_DEFINISI LARUTAN.pptx
PPT Fisika Bencana Alam KELOMPOK 2 .pptx
ESPS SENI RUPA SD_MI KLS.6_KM-Media Mengajar-Media Mengajar ESPS SENI RUPA SD...
sosiologi sma kelas 10 bab 2 hubungan sosial
KLASIFIKASI ALAT UKUR suhu tki.pptx.pptx
Hubungan_Kimia_dan_Ilmu_teknik Sipil.pptx
JENIS DAN PENATALAKSANAAN ESO TBC RO final
HAKIKAT STRATEGI BELAJAR MENGAJAR-KEL 7.pptx
TANDA BAHAYA KEHAMILAN banyak terjadi pada ibu hamil
KD 1.1, KD 1.2, KD 1.3.pptx smp ipa power
matateri termokimia kelas 11 mapel kimia.pptx
Kuliah 3 Sistem Industri Peternakan (Faterna)
Materi Ekologi untuk SMP dan SMA kurikulum merdeka
Besaran-dan-Satuan-Fisika-Memahami-Dunia-di-Sekitar-Kita.pptx
PENGERTIAN_DAN FUNGSI_RPH di rumah potong hewan.pdf
IPA Kelas 7 Bab 7 Ekosistem ipa ips knklufi
Presentation Medical Nutrition Therapy For Obgyn
Kuliah 2 Kondisi dan prospek Usaha peternakan revisi a.pdf
PPT Pembelajaran Biologi SEL KELAS XI_.pptx
Ad

pengenalan mengenai macam-macam senyawa alkana

  • 1. SENYAWA TURUNAN ALKANA Alkohol - Eter – Aldehid - Keton - Asam Karboksilat - Ester I Made Ananda Surya Wijaya 109 Bagas Putera Rudhevi 110 Heindy Syahputra Kurniawan 111 Thalitakum Hutajulu 112 Kahan Indra Maulana 113 Reinhard Gabriel March Ketaren 114
  • 3. Tata Nama Senyawa Turunan Alkana Nomor cabang-cabang-nama cabang urut abjad-nomor gugus fungsi-nama induk 1. Mengidentifikasi gugus fungsi. 2. Memilih rantai induk, yaitu rantai terpanjang yang mengandung gugus fungsi. 3. Menulis nomor, dimulai dari salah satu ujung sedemikian sehingga posisi gugus mendapat nomor terkecil. 4. Menuliskan nama, dimulai dari nama cabang-cabang (nama alkil sesuai dengan jumlah atom C), kemudian nama rantai induk. Cabang-cabang sejenis digabung dan dinyatakan dengan awalan di-, tri-, tetra- dst. Penulisan cabang yang berbeda diurutkan sesuai dengan abjad.
  • 4. A. ALKOHOL / ALKANOL (R – OH) Alkohol adalah etana dengan satu atom H diganti oleh gugus fungsi – OH Rumus Umum : CnH2n+2O IUPAC : Mengganti akhiran “a” menjadi “ol” Metana  metanol, etana  etanol, dst... TRIVIAL : R – OH : alkil – alkohol Metil alkohol, etil alkohol, isopropil alkohol (IPA)
  • 5. Klasifikasi Alkohol: Berdasarkan jenis atom C yang mengikat gugus – OH : 1. Alkohol Primer : R – CH2 – OH misal: metanol, etanol, 1-propanol 2. Alkohol Sekunder : R – CHR’ – OH , terikat pada atom C sekunder misal: 2-propanol 3. Alkohol Tersier : R – R’CR” – OH, terikat pada atom tersier misal: 2-metil-2-propanol
  • 6. Beberapa Reaksi Alkohol: 1. Dehidrasi Alkohol (Pelepasan H2O) Alkohol jika dipanaskan bersama H2SO4 pekat akan mengalami dehigrasi membentuk eter atau alkena. Pemanasan pd T 130C menghasilkan eter, sedangkan pada T 180 C menghasilkan alkena 2. Oksidasi Alkohol alkohol sederhana mudah terbakar membentuk CO2 dan H2O. Namun dengan pengoksidasi sedang dan dalam lingkungan asam, alkohol teroksidasi :
  • 7.  Alkohol primer  Aldehid  Asam Karboksilat  Alkohol sekunder  Keton  Alkohol tersier  tdk teroksidasi
  • 8. Beberapa Reaksi Alkohol: 3. Reaksi alkohol dengan Na atau K terjadi pada alkohol kering (tdk mengandung air) shg dapat bereaksi dengan Na atau K, sehingga atom H dari gugus – OH diganti dengan Na dan K  Na Alkoholat Jika terdapat air, maka alkohol akan terurai mjd alkohol dan NaOH R-ONa + H2O  R-OH + NaOH
  • 9. Beberapa Reaksi Alkohol: 4. Esterifikasi : Pembentukan ester Alkohol + Asam alkanoat  Ester + H2O Ester tidak bereaksi dengan oksidator , reduktor maupun basa, sehingga umumnya digunakan sebagai pelarut.
  • 10. Beberapa Reaksi Alkohol: 4. Esterifikasi : Pembentukan ester Alkohol + Asam alkanoat  Ester + H2O Eter tidak bereaksi dengan oksidator , reduktor maupun basa, sehingga umumnya digunakan sebagai pelarut.
  • 11. B. ETER / ALKOKSI ALKANA (R – O – R) IUPAC : Menetapkan alkil yang lebih kecil sebagai alkoksi dan alkil yang lebih besar sebagai alkana. TRIVIAL : menyebutkan nama alkil-alkilnya urut abjad dan diakhiri dengan eter. Jika kedua alkil sama maka diawali dengan di-, tri-, dsb...
  • 13. C. ALDEHID Aldehid adalah gugus karbonil mengikat satu alkil dan satu atom H Rumus Umum : CnH2nO IUPAC : nama alkana rantai induk “a” diganti “al” Misal: butanol  butanal Menentukan rantai terpanjang yang mengandung gugus fungsi, sehingga atom C pada gugua –CHO memiliki nomor 1. TRIVIAL : mengambil nama asam karboksilat dengan mengubah asam-oat atau asam-at menjadi akhiran aldehid. Misal: asam asetat  asetaldehid (CH3-CHO)
  • 15. Senyawa keton atau disebut juga alkanon memiliki rumus umum CnH2nO, rumus umum keton sama dengan rumus umum aldehida. Struktur Alkanon Struktur alkanon dapat dilihat sebagai gugus yang diapit oleh dua gugus akil, R dan R’, yang dapat sama atau berbeda. Pengelompokan alkanon yaitu berdasarkan substituen mereka. Terdapat alkanon simetris dan asimetris tergantung dari kemungkinan 2 substituen organik bergabung ke pusat karbonil. D. ALKANON/KETON
  • 17. Tata Nama Alkanon 1. Sistem IUPAC Untuk menentukan nama senyawa alkanon berdasarkan sistem IUPAC, langkah-langkahnya adalah sebagai berikut: a. menentukan rantai induk, yaitu rantai atom C terpanjang yang mengandung gugus karbonil b. memberi nomor dari salah satu ujung rantai sehingga atom C pada gugus karbonil mendapat nomor terkecil c. urutan penamaan adalah: • nomor cabang • nama cabang • nomor atom C gugus karbonil • nama rantai induk (alkanon)
  • 18. Contoh penamaan sistem IUPAC adalah:
  • 19. 2. Tata nama umum Dalam tata nama umum, pemberian nama senyawa alkanon dilakukan dengan cara menyebut dulu gugus alkil yang terikat pada atom C gugus karbonil kemudian diikuti kata keton. Penyebutan gugus alkil mengikuti urutan abjad. Contoh:
  • 20. E. ASAM KARBOKSILAT (R-COOH) Asam karboksilat/ Asam Alkanoat  diturunkan dari nama alkana yang sesuai dengan mengganti akhiran “a” mjd “oat” dan memberi awalan asam. Rumus Umum : CnH2nO2 IUPAC : nama alkana rantai induk “a” diganti “oat” Misal: Metana  Asam metanoat TRIVIAL : R – OH : alkil – alkohol
  • 21. TRIVIAL : diambil dari sumber alami asam yang bersangkutan. Misal : asam metanoat disebut asam formiat (formica=semut)
  • 22. TRIVIAL : Jika ada cabang, maka cabang dinyatakan dengan huruf latin. Dimulai dari atom C yang terikat langsung pada gugus –COOH, yaitu atom C no 2 (α) IUPAC : asam 4-etil-2-metilheksanoat TRIVIAL : asam γ-etil-α-metilheksanoat
  • 23. Sifat Fisika Asam Karboksilat  Sembilan anggota pertama As. Karboksilat merupakan cairan tdk berwarna, namun memilliki bau yang tidak enak.  Diatas 10 merupakan padatan seperti lilin dan memiliki tingkat penguapan yang rendah, sehingga tidak berbau.  Memiliki titik didih lebih tinggi daripada alkohol  C1 – C4 larut dalam air, seiring peningkatan jumlah atom C kelarutan dalam air berkurang.
  • 24. Reaksi Asam Karboksilat • Rx. Netralisasi Asam karboksilat bereaksi dengan NaOH, Na2CO3 dan NaHCO3 Netralisasi adalah suatu proses untuk memisahkan asam lemak bebas (ALB) dari minyak atau lemak, dengan cara mereaksikan asam lemak bebas dengan basa atau pereaksi lainnya sehingga membentuk sabun (soap stock) dengan tujuan memurnikan minyak.
  • 25. • Rx. Esterifikasi Asam karboksilat bereaksi dengan Alkohol membentuk ester .
  • 26. F. ESTER (ALKIL ALKANOAT) Ester : alkil adalah gugus karbon ynga terikat pada atom C (gugus R’), sedangkan alkanoat adalah gugus R – COO- Rumus Umum : CnH2nO2
  • 28. Sifat Fisika Ester :  Ester merupakan turunan As. Karboksilat dan memiliki bau yang menyenangkan, aroma yang sedap.  Memiliki titik didih yang lebih rendah dibandingkan dengan asam karboksilat. Reaksi Ester: Ester bersifat netral, biasanya mengalami reaksi kimia dimanan gugus alkoksi –OR’ diganti dengan gugus lain a. Rx Hidrolisis suasana Asam merupakan kebalikan dari reaksi esterifikasi, dengan bantuan katalis asam, mrpk rx kesetimbangan.
  • 29. a. Rx Hidrolisis suasana Basa merupakan reaksi sempurna, ester dilepaskan dari kesetimbangandiubah menjadi garam organik dan tidak bereaksi kemballi dengan alkohol  irreversible
  • 34. Berikan nama IUPAC dan trivial yang tepat untuk senyawa eter di bawah ini! Jawaban Nama IUPAC: metoksi siklopentana nama trivial: metil siklopentil eter COntoh soaL MEnalar Kemampuan
  • 35. Berikan nama IUPAC dan trivial yang tepat untuk senyawa alkohol di bawah ini! COntoh soaL MEnalar Kemampuan
  • 36. Contoh soal asam karboksilat dan keton COntoh soaL MEnalar Kemampuan
  • 37. Berikan nama IUPAC dan trivial yang tepat untuk senyawa alkohol di bawah ini! COntoh soaL MEnalar Kemampuan