1. Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah
Republik Indonesia
Pendidikan Dasar dan Menengah
KODING dan KECERDASAN ARTIFISIAL
(KA)
2. Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah
Republik Indonesia
Pengoperasian, Pengaplikasian,
dan Kolaborasi Perangkat
Kecerdasan Artifisial
Pada Jenjang Pendidikan Dasar dan Menengah
3. Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah
Tujuan Praktik Baik
1. memahami dan mengaplikasikan perangkat kecerdasan artifisial pada area
pemanfaatan secara umum dan khusus
2. menentukan perangkat kecerdasan artifisial yang sesuai untuk berkolaborasi.
3. menghasilkan konten hasil kolaborasi dengan perangkat kecerdasan artifisial
4. memilih model, metode, dan pendekatan pembelajaran yang tepat untuk
mengintegrasikan kecerdasan artifisial dalam proses pembelajaran
6. Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah
Karakterisitik Kecerdasan Artifisial (KA)
KA belajar dari data (Machine Learning)
KA bisa belajar dari data yang diberikan kepadanya (Russell & Norvig, 2021).
Semakin banyak data yang ia pelajari, semakin baik kemampuannya.
KA mampu beradaptasi dan meningkatkan performanya
Jika KA awalnya sering melakukan kesalahan, ia bisa memperbaiki dirinya sendiri
dengan belajar dari kesalahan tersebut (Goodfellow et al., 2016).
7. Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah
Karakterisitik Kecerdasan Artifisial (KA)
KA bekerja berdasarkan algoritma dan model prediktif
KA bekerja dengan aturan dan langkah-langkah matematis yang disebut algoritma.
Dengan algoritma ini, KA bisa memprediksi sesuatu sebelum terjadi berdasarkan pola
data yang telah dipelajari (Domingos, 2015).
KA mampu mengenali pola dan membuat keputusan secara
otomatis
KA tidak hanya melihat data, tetapi juga bisa menemukan pola yang tidak terlihat oleh
manusia. Dari pola-pola ini, KA bisa membantu mengambil keputusan secara otomatis
(Mitchell, 1997).
15. Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah
Membuat
Presentasi
Visual
Pendukung
Menulis
Skenario
Merekam
Narasi
Mengedit
Video
1 2 3 4 5&6
+
Membuat Video Pembelajaran dengan KA
16. Tips Merancang Prompt AI yang Efektif
1
Spesifik & Jelas
Hindari ambiguitas. Semakin detail, semakin baik.
2
Berikan Konteks
Jelaskan tujuan dan latar belakang permintaan Anda.
3
Sebutkan Peran/Personal
Minta AI untuk bertindak sebagai seorang ahli (misalnya, "Sebagai guru
sejarah...").
4
Tentukan Format Output
Ingin daftar? Paragraf? Tabel? Sebutkan dengan jelas.
18. Kekuatan Prompt AI dalam Pembelajaran
Prompt AI adalah kunci untuk membuka potensi penuh alat AI dalam lingkungan pendidikan. Dengan prompt yang
efektif, kita dapat:
• Personalisasi Pembelajaran: Menyesuaikan materi
dan tugas untuk kebutuhan individu siswa.
• Meningkatkan Keterlibatan Siswa: Menciptakan
pengalaman interaktif dan menarik.
• Mendorong Pemikiran Kritis: Meminta AI untuk
menghasilkan pertanyaan dan skenario yang
menantang.
• Efisiensi Guru: Mengotomatiskan tugas-tugas rutin
seperti pembuatan soal atau rangkuman.
• Akses ke Informasi: Meminta AI untuk menyajikan
informasi kompleks dalam format yang mudah
dicerna.
• Mengembangkan Kreativitas: Menggunakan AI
sebagai mitra ide dalam proyek-proyek inovatif.
19. Membangun Prompt yang Berhasil
Prompt AI yang baik bukan hanya pertanyaan sederhana. Ini adalah instruksi yang terstruktur dengan cermat. Mari kita lihat komponen-
komponen utamanya:
1. Konteks
Berikan informasi latar belakang yang
relevan kepada AI. Ini membantu AI
memahami ruang lingkup dan tujuan
permintaan Anda.
Contoh: "Anda adalah seorang guru IPA yang
sedang menjelaskan fotosintesis kepada siswa kelas
5."
2. Tugas
Jelaskan dengan jelas apa yang Anda
ingin AI lakukan. Harus spesifik dan
dapat diukur.
Contoh: "Jelaskan proses fotosintesis dalam 3-4
kalimat."
3. Persona (Opsional)
Instruksikan AI untuk mengadopsi
persona atau gaya tertentu. Ini
memengaruhi nada dan responsnya.
Contoh: "Gunakan bahasa yang sederhana dan
analogi yang mudah dimengerti anak-anak."
4. Format Output (Opsional)
Tentukan bagaimana Anda ingin AI menyajikan informasinya
(misalnya, daftar, esai, tabel, kode).
Contoh: "Sajikan penjelasan ini sebagai daftar poin-poin."
5. Kendala/Batasan (Opsional)
Sertakan batasan apa pun, seperti panjang, jumlah item, atau
hal-hal yang harus dihindari AI.
Contoh: "Hindari istilah teknis yang tidak perlu."
21. Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah
Petunjuk Kerja
Bantu saya menyusun tujuan pembelajaran (TP) berdasarkan capaian pembelajaran (CP) berikut, dengan
mengacu pada taksonomi SOLO. Tolong tampilkan TP yang mencerminkan setiap tingkat kognitif SOLO, yaitu:
Unistructural, Multistructural, Relational, dan Extended Abstract. Setiap TP sebaiknya disusun secara jelas,
terukur, dan sesuai dengan konteks pembelajaran siswa di fase ini. Gunakan kata kerja operasional (KVO) yang
sesuai. Sajikan hasilnya dalam bentuk tabel yang memuat: Level SOLO, Tujuan Pembelajaran, Kata Kerja
Operasional, dan Fokus Materi. Capaian Pembelajaran: [tempelkan CP Anda di sini]. setiap fokus materi (topik)
dibuat tabel tersendiri berisi:
• Level Taksonomi SOLO
• Tujuan Pembelajaran (TP)
• Kata Kerja Operasional (KVO)
22. Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah
Membuat Rencana Pembelajaran dengan Pendekatan
Pembelajaran Mendalam Berkolaborasi dengan Kecerdasan
Artifisial (KA)
23. Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah
"Membuat Peta Konsep Pemanfaatan Kecerdasan Artifisial (KA) di
Bidang Umum atau Khusus”
24. Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah
Petunjuk Kerja
1. Bacalah dan pahami materi tentang Kecerdasan Artifisial dan penerapannya dalam berbagai bidang.
2. Pilih salah satu bidang yang ingin Anda eksplorasi lebih dalam (contoh: pendidikan, kesehatan, industri,
transportasi, pertanian, bisnis, dll.).
3. Gunakan teknik peta konsep untuk menggambarkan pemanfaatan KA di bidang yang Anda pilih.
4. Pastikan peta konsep mencakup elemen berikut:
• Konsep utama (KA di bidang yang dipilih) di pusat peta konsep.
• Sub-konsep yang menggambarkan berbagai penerapan KA dalam bidang tersebut.
• Contoh konkret dari pemanfaatan KA di setiap sub-konsep.
5. Gunakan kreativitas Anda dalam menyusun peta konsep, baik secara manual di kertas maupun
menggunakan aplikasi digital.
.
26. Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah
Petunjuk Kerja
Silahkan dijawab semua pertanyaan refleksi modul 2 (Hal 69-70) setelah itu buat refleksi pribadi terhadap kegiatan
pelatihan modul 2 dengan menggunakan pendekatan 4F berikut:
1. Facts (Fakta)
Tuliskan secara singkat apa yang telah Anda lakukan atau pelajari hari ini.
2. Feelings (Perasaan)
Jelaskan bagaimana perasaan Anda selama mengikuti kegiatan ini.
3. Findings (Temuan)
Apa wawasan, pemahaman, atau pembelajaran baru yang Anda dapatkan dari kegiatan ini?
4. Future (Rencana Ke Depan)
Bagaimana Anda akan menerapkan atau mengembangkan pengalaman ini dalam konteks pembelajaran atau
pekerjaan Anda ke depan?
27. Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah
"Kelas masa depan bukan tentang mengganti
guru dengan KA, melainkan menguatkan
guru dengan KA”
Nafik Doni Agustan
Guru - SMAN 1 Balikpapan