2. apa itu
broadcasting?
broadcast merupakan proses
pengiriman sinyal ke berbagai lokasi
secara bersamaan baik melalui satelit,
radio, televisi, komunikasi data pada
jaringan dan sebagainya, juga bisa
didefinisikan sebagai layanan server ke
klien yang menyebarkan data kepada
beberapa klien sekaligus dengan cara
paralel dengan akses yang cukup cepat
dari sumber video atau audio. Dari
perspektif Ilmu Komunikasi,
broadcasting adalah cabang dari ilmu
komunikasi yang berhubungan dengan
penyiaran.
3. penyiaran
Penyiaran merupakan bagian penting dalam
menambah wawasan serta informasi terkini yang
terjadi di sekitar kita. Penyiaran yang kerapkali
dikenal masyarakat cenderung menunju pada radio
dan televisi. Namun seiring dengan berkembangnya
zaman, broadcasting dapat dilakukan melalui
perangkat media lain, seperti Internet yang akrab
dengan kehidupan kita sehari-hari. Seorang
broadcaster akan terlebih dahulu mencerna
informasi sebelum membagikan kepada pendengar-
pemirsa mereka. Telebih pada sekarang ini
cenderung banyak ditemukan permasalahan baru di
tengah masyarakat karena hoax dan sudut pandang
pemahaman.
4. Kini masyarakat banyak yang meninggalkan
penggunaan televisi serta radio dan
mengalihkan fokus mereka pada handphone
yang cenderung mudah diakses kapan saja. Dari
fenomena tersebut dunia broadcasting
mengikuti perubahan perilaku sasaran
pendengar dengan menyesuasian kebiasaan
mereka. Seperti halnya kegiatan pada
umumnya, demikian penyiaran atau
broadcasting juga tidak dapat dilakukan begitu
saja melainkan tetap melihat batasan dan
bergerak dibawah regulasi tertentu agar
pelaksanaannya mampu berjalan optimal
penyiaran
5. jenis televisi
Terdapat dua jenis siaran televisi yang bisa
disaksikan lewat ponsel, pertama televisi yang
menggunakan metode biasa dan televisi yang
siarannya berbasis Internet (IP based). Berjalannya
hal tersebut membuat pemerintah perlu melakukan
revisi terhadap perundang-undangan yang ada
untuk melapisi perkembangan konvergensi
teknologi macam ini.
6. perkembanga
n
Perkembangan industri penyiaran atau
broadcasting dapat dilihat dari berbagai sisi,
seperti skala usaha, luas jangkauan penyiaran,
jumlah lembaga penyiaran sampai pada sisi
kreatifitas. Industri penyiaran ini akan menjadi
bisnis yang kompetitif dimana fokusnya adalah
menumbuhkan industri konten. Bahkan
bersamaan dengan itu, untuk mendukung
perkembangan efektivitas dan efisiensi kegiatan
broadcasting perlu dilakukan migrasi
pengoperasian penyiaran televisi analog ke digital
agar jangkauan penyiaran lebih dirasakan
masyarakat serta penyiaran Indonesia tidak punah
oleh karena digeser konten audio visual seperti
YouTube dan sebagainya.