4
Most read
8
Most read
10
Most read
HARMONISASI AKUNTANSI
INTERNASIONAL
Pertemuan 10
Upaya untuk melakukan harmonisasi akuntansi internasional telah dimulai jauh sebelum
pembentukan Komite Standar Akuntansi Internasional pada tahun 1973. Baru- baru ini, sejumlah
perusahaan yang berusaha memperoleh modal di luar pasar Negara asal dan para investor yang
berusaha untuk melakukan diversifikasi investasi secara internasional menghadapi masalah yang makin
meningkat sebagai akibat dari perbedaan nasional dalam hal;akuntansi, pengungkapan, dan audit.
Harmonisasi merupakan proses untuk meningkatkan kompabilitas (kesesuaian) praktik akuntansi
dengan batasan-batasan seberapa besar praktik-praktik tersebut dapat beragam. Harmonisasi dengan
standarisasi memiliki perbedaan yaitu standarisasi berarti penetapan sekelompok aturan yang kaku
dan sempit dan bahkan dalam penerapannya satu standar atau aturan tunggal dalam segala
situasi. Standarisasi tidak mengkomodasi perbedaan-perbedaan antar negara, dan oleh karenanya
lebih sukar diimplementasikan secara internasional. Harmonisasi jauh lebih fleksibel dan terbuka,
tidak menggunakan pendekatan satu ukuran untuk semua, tetapi mengakomodasi beberapa
perbedaan dan telah mengalami kemajuan yang besar secara internasional dalam tahun-tahun
terakhir.
Sejarah Harmonisasi Akuntansi Internasional
Ruang Lingkup Harmonisasi Akuntansi Internasional
01
Standar akuntansi
(yang berkaitan
dengan pengukuran
dan pengungkapan)
Pengungkapan yang dibuat
oleh perusahaan-perusahaan
public terkait dengan
penawaran surat berharga
dan pencatatan pada bursa
efek
02
Standar audit Survei
Harmonisasi
Internasional
03
Keuntungan Akuntansi Harmonisasi Internasional
Perusahaan-perusahaan
dapat memperbaiki proses
pengambilan keputusan
strategi dalam bidang
merger dan akuisisi.
Pasar modal menjadi global dan
modal investasi dapat bergerak di
seluruh dunia tanpa hambatan.
Standar pelaporan keuangan
berkualitas tinggi yang digunakan
secara konsisten di seluruh dunia
akan memperbaiki efisiensi
alokasi modal.
02
Gagasan terbaik yang
timbul dari aktivitas
pembuatan standard pat
disebarkan dalam
mengembangkan standar
global yang berkualitas
tertinggi.
03
04
Investor dapat membuat
keputusan investasi
yang lebih baik;
portofolio akan lebih
beragam dan risiko
keuangan berkurang.
01
Perlunya Harmonisasi Standar Akuntansi
Indonesia
Indonesia perlu mengadopsi standar akuntansi international untuk
memudahkan perusahaan asing yang akan menjual saham dinegara ini atau
sebaliknya. Namun demikian untuk mengadopsi standar international itu bukan
perkara mudah karena memerlukan pemahaman dan biaya sosialisasi yang mahal.
Indonesia sudah melakukannya namun sifatnya baru harmonisasi dan selanjutnya
akan dilakukan full adoption atas standar internasional tersebut. Adopsi standar
akuntansi internasional tersebut terutama untuk perusahaan publik. Hal ini
dikarenakan perusahaan publik merupakan perusahaan yang melakukan transaksi
bukan hanya nasional tetapi juga secara internasional. Jika terjadi jual beli saham di
Indonesia atau sebaliknya, tidak akan lagi dipersoalkan perbedaan standar akuntansi
yang dipergunakan dalam penyusunan laporan. Ada beberapa pilihan untuk
melakukan adopsi, menggunakan IAS apa adanya, atau harmonisasi.
Perlunya Harmonisasi Standar Akuntansi
Indonesia
Harmonisasi adalah kita yang menentukan mana saja yang harus
diadopsi , sesuai dengan kebutuhan. Contohnya adalah PSAK no 24, itu mengadopsi
sepenuhnya IAS nomor 19. Standar berhubungan dengan imbalan kerja atau
employee benefit. Bapepam telah memberikan sinyal kepada semua perusahaan go
public tentang kerugian apa yang akan kita hadapi bila kita tidak melakukan
harmonisasi, Dalam pernyataannya Bapepam menjelaskan bahwa kerugian yang
berkaitan dengan pasar modal yang masuk ke Indonesia, maupun perusahaan
Indonesia yang listing di bursa efek di Negara lain. Perusahaan Asing akan kesulitan
untuk menterjemahkan laporan keuangannya dulu sesuai standar nasional kita
sebaliknya perusahaan Indonesia yang listing di Negara lain, juga cukup kesulitan
untuk membadingkan laporan keuangan sesuai standar di Negara tersebut. Hal ini
akan menghambat perekonomian dunia, dan aliran modal akan berkurang dan tidak
mengglobal.
CONTOH
Contohnya adalah PSAK no 24, itu mengadopsi sepenuhnya IAS nomor 19.
Standar berhubungan dengan imbalan kerja atau employee benefit. Bapepam telah
memberikan sinyal kepada semua perusahaan go public tentangkerugian apa yang
akan kita hadapi bila kita tidak melakukan harmonisasi, Dalam pernyataannya
Bapepam menjelaskan bahwa kerugian yang berkaitan dengan pasar modal yang
masuk ke Indonesia, maupun perusahaan Indonesia yang listing di bursa efek di
Negara lain.
Perusahaan Asing akan kesulitan untuk menterjemahkan laporan keuangannya
dulusesuai standar nasional kita sebaliknya perusahaan Indonesia yang listing di
Negara lain, juga cukup kesulitan untuk membadingkan laporan keuangan sesuai
standar di Negara tersebut. Hal ini akan menghambat perekonomian dunia, dan aliran
modal akan berkurang dan tidakmengglobal
Organisasi Internasional Utama yang Mendorong Harmonisasi
Akuntansi
Enam organisasi telah menjadi pemain utama dalam penentuan standar akuntansi internasional
dan dalam mempromosikan harmonisasi akuntansi internasional :
Federasi Internasional
Akuntan (IFAC)
4
International Standars of
Accounting and Reporting
– ISAR)
5
Kelompok Kerja dalam Standar
Akuntansi Organisasi Kerja
Sama (OEDC)
6
Badan Standar Akuntansi
International (IASB)
1
Komisi Uni Eropa (EU)
2
Organisasi Internasional
Komisi Pasar Modal
(IOSCO)
3
Badan Standar Akuntansi Internasional
Badan Standar Akuntansi Internasional (IASB), dahulu AISC, didirikan
tahun 1973 oleh organisasi akuntansi professional di Sembilan negara.
Tujuan IASB adalah :
● Untuk mengembangkan dalam kepentingan umum, satu set standar
akuntansi global yang berkualitas tinggi, dapat dipahami dan dapat
diterapkan yang mewajibkan informasi yang berkualitas tinggi,
transparan, dan dapat dibandingkan dalam laporan keuangan.
● Untuk mendorong penggunaan dan penerapan standar-standar
tersebut yang ketat. Untuk membawa konvergensi standar
akuntansi nasional dan Standar Akuntansi Internasional dan
Pelaporan Keuangan Internasional kearah solusi berkualitas tinggi :
Arti Rekonsiliasi dan Pengakuan Terhadap Perbedaan Standar
Akuntansi
Dua pendekatan lain yang diajukan sebagai solusi yang mungkin digunakan untuk mengatasi
permasalahan yang terkait dengan isi laporan keuangan lintas batas adalah (1) rekonsiliasi
dan (2) pengakuan bersama.
Melalui rekonsiliasi, perusahaan asing dapat menyusun laporan keuangan dengan
menggunakan standar akuntansi negara asal, tetapi harus menyediakan rekonsiliasi antara
ukura-ukuran akuntansi yang penting (seperti laba bersih dan ekuitas pemegang saham) di
negara asal dan di negara dimana laporan keuangan dilaporkan.
Rekonsiliasi berbiaya lebih rendah bila dibandingan dengan penyusunan laporan keuangan
berdasarkan prinsip akuntansi yang berbeda. Pengakuan bersama terjadi apabila pihak
regulator di luar negara asal menerima laporan keuangan perusahaan asing yang didasarkan
pada prinsip-prinsip negara asal.
PENERAPAN STANDAR INTERNASIONAL
Standar akuntansi internasional digunakan sebagai hasil dari :
Perjanjian internasional atau politis
Kepatuhan secara sukarela (atau yang
didorong secara professional
Keputusan oleh badan pembuat standar
akuntansi internasional
Internasionalisasi standar akuntansi juga menuai kritik. Pada awal tahun 1971
(sebelum pembentukan IASC), beberapa pihak mengatakan bahwa penentuan standar
internasional merupakan solusi yang terlalu sederhana atas masalah yang rumit.
Dinyatakan pula bahwa akuntansi, sebagai ilmu sosial, telah memiliki flesibilitas yang
terbangun dengan sendiri di dalamnya dan kemampuan untuk menyesuaikan diri dengan
situasi yang sangat berbeda merupakan salah satu nilai terpenting yang dimilikinya. Pada
saat standar internasional diragukan dapat menjadi fleksibel untuk mengatasi perbedaan-
perbedaan dalam latar belakang, tradisi, dan lingkungan ekonomi nasional, maka
beberapa orang berpendapat bahwa hal ini akan menjadi sebuah tantangan yang secara
politik tidak dapat diterima terhadap kedaulatan nasional.
Kritik Atas Standar Internasional
Tantangan Dalam Konfergensi
Dalam rangka menyongsong pemberlakuan Standar Akuntansi Keuangan
yang sudah secara penuh menggunakan standar akuntansi internasional
(Konvergensi IFRS) pada awal tahun2012, Bapepam maupun lembaga keuangan
lainnya memandang perlu untuk mengambil langkah-langkah sosialisasi dini
kepada publik mengenai dampak konvergensi IFRS terhadaplaporan keuangan .
Saat ini perusahaan Indonesia masih menerapkan standar laporan Pernyataan
Standar Akuntansi Keuangan (PSAK). Menghadapi pengalihan ke IFRS,
terdapat beberapa tantangan mendasar yang perlu dicermati peran regulator
terhadap perusahaan-perusahaan di Indonesia diantaranya perubahan peraturan,
pengukuran nilai wajar, penetuan dampak yang akan terjadi.
Kesiapan Adopsi IFRS
Indonesia saat ini belum mewajibkan bagi perusahaan-perusahaan di
Indonesia menggunakanIFRS melainkan masih mengacu kepada standar akuntansi
keuangan lokal. Dewan Pengurus Nasional IAI bersama-sama dengan Dewan
Konsultatif SAK dan Dewan SAK serta peranregulator yang terkait sepakat akan
menerapkan standar akuntansi yang mendekatikonvergensi penuh kepada IFRS
pada tahun 2012. Dengan kesiapan adopsi IFRS sebagaistandar akuntansi global
yang tunggal, perusahaan Indonesia akan siap dan mampu untuk bertransaksi,
termasuk merger dan akuisisi (M&A), lintas negara.
Misalnya akuisisi Philip Morris terhadap Sampoerna (Mei 2005), akuisisi Khazanah Bank
terhadap Bank Lippo dan Bank Niaga (Agustus 2005),ataupun UOB terhadap Buana
(Juli 2005). Sebagaimana yang dikatakan Thomas Friedman, “The World is Flat”, aktivitas M&A
lintas negara bukanlah hal yang tidak lazim. Karena IFRS dimaksudkan sebagai standar
akuntansi tunggal global, kesiapan industri akuntansiIndonesia untuk mengadopsi IFRS akan
menjadi daya saing di tingkat global. Inilah keuntungan dari mengadopsi IFRS.
TERIMA KASIH

More Related Content

PPTX
Ppt Harmonisasi Akuntansi Internasional
DOCX
Dampak glibalisasi atas laporan keuangan
DOCX
PERKEMBANGAN STANDAR AKUNTANSI INDONESIA MENUJU KONVERGENSI IFRS
DOCX
Makalah dampak globalisasi
PPTX
Tugas powerpoint harmonisasi akuntansi internasional
DOC
Internasional
PPTX
IASC and IFRS
PDF
Globalisasi Ekonomi dan Pengaturan Standar Akuntansi Pajak
Ppt Harmonisasi Akuntansi Internasional
Dampak glibalisasi atas laporan keuangan
PERKEMBANGAN STANDAR AKUNTANSI INDONESIA MENUJU KONVERGENSI IFRS
Makalah dampak globalisasi
Tugas powerpoint harmonisasi akuntansi internasional
Internasional
IASC and IFRS
Globalisasi Ekonomi dan Pengaturan Standar Akuntansi Pajak

Similar to PPT HARMONISASI AKUNTANSI INTERNASIONAL.pptx (20)

DOCX
Standar akuntansi keuanga1
DOCX
Artikel international accounting standards
DOCX
Isu isu penetapan sak
PPT
Bab 1 Pengantar AKM dan Standar Akt.ppt Akuntansi Keuangan (Financial Account...
PPTX
Tugas kelompok harmonisasi akuntansi
PPTX
PPT Pelaporan Keuangan dan Standar Akuntansi.pptx
DOC
Perkembangan tentang ifrs
PDF
171_20230314191103_02. SAK Berbasis IFRS - MAKSI STIE YAI.pdf
PPTX
DOCX
akm 1.docx
PPTX
Ega Susanti-Review Jurnal 2-Apraisal.pptx
PPTX
Kel 1 Proses Penyusunan Standar (compile).pptx
PPTX
Teori akuntansi psak
PDF
KONVERGENSI INTERNATIONAL FINANCIAL REPORTING STANDARDS (IFRS) DAN IMPLIKASIN...
DOCX
Akuntansi komparatif
DOCX
Matei akin2
PPTX
Akm, tentang sak
PPTX
Materi 3 - Akuntansi Keuangan dan Konseptual Akuntansi.pptx
PPTX
Pertemuan ke 2 Pelaporan Keuangan dan Standar Akuntasi.pptx
PPTX
Kel. 8
Standar akuntansi keuanga1
Artikel international accounting standards
Isu isu penetapan sak
Bab 1 Pengantar AKM dan Standar Akt.ppt Akuntansi Keuangan (Financial Account...
Tugas kelompok harmonisasi akuntansi
PPT Pelaporan Keuangan dan Standar Akuntansi.pptx
Perkembangan tentang ifrs
171_20230314191103_02. SAK Berbasis IFRS - MAKSI STIE YAI.pdf
akm 1.docx
Ega Susanti-Review Jurnal 2-Apraisal.pptx
Kel 1 Proses Penyusunan Standar (compile).pptx
Teori akuntansi psak
KONVERGENSI INTERNATIONAL FINANCIAL REPORTING STANDARDS (IFRS) DAN IMPLIKASIN...
Akuntansi komparatif
Matei akin2
Akm, tentang sak
Materi 3 - Akuntansi Keuangan dan Konseptual Akuntansi.pptx
Pertemuan ke 2 Pelaporan Keuangan dan Standar Akuntasi.pptx
Kel. 8
Ad

More from IsmiAis2 (12)

PPT
modul_3-Audited evidance nnnnnnnnnnnnnnnnnnnnnnnnnnnnnnnnnn
PPT
prosesaudit6-internalaudit-230720150006-31de05c8.ppt
PPTX
3. BAB 2 REGULASI AUDIT SEKTOR PUBLIK.pptx
PPTX
Akmen_12_Ppt - BIAYA, KUALITAS, DAN PRODUKTIVITAS.pptx
PPTX
KELOMPOK 2_LAPORAN AUDIT KINERJA ORGANISASI SEKTOR PUBLIK.pptx
PPT
PPT 5.1 Privatisasi dan Revormasi BUMN.ppt
PPTX
tugas kelompok 1 semester 5.pptx mmmmmmmmmmmmmmmmm
PPT
AKUNTANSI MANAJEMEN ANALISIS BIAYA VOLUMEN LABA
PPTX
pertemuan 3 menjelaskan tetamg korupsi.pptx
PPTX
audit sketor publik peran audit pada organisasi sektor publik .pptx
PPTX
investigasi pengadaan barang dan jasa 11.pptx
PPTX
kertas kerja pertemuan 10.pptx
modul_3-Audited evidance nnnnnnnnnnnnnnnnnnnnnnnnnnnnnnnnnn
prosesaudit6-internalaudit-230720150006-31de05c8.ppt
3. BAB 2 REGULASI AUDIT SEKTOR PUBLIK.pptx
Akmen_12_Ppt - BIAYA, KUALITAS, DAN PRODUKTIVITAS.pptx
KELOMPOK 2_LAPORAN AUDIT KINERJA ORGANISASI SEKTOR PUBLIK.pptx
PPT 5.1 Privatisasi dan Revormasi BUMN.ppt
tugas kelompok 1 semester 5.pptx mmmmmmmmmmmmmmmmm
AKUNTANSI MANAJEMEN ANALISIS BIAYA VOLUMEN LABA
pertemuan 3 menjelaskan tetamg korupsi.pptx
audit sketor publik peran audit pada organisasi sektor publik .pptx
investigasi pengadaan barang dan jasa 11.pptx
kertas kerja pertemuan 10.pptx
Ad

Recently uploaded (20)

PPTX
Bimbingan teknis Dinas pendidikan provinsi Jawa Barat
PPTX
PPT MMD KECAMATAN 2022bhhsuuuhdhhdhdhhd.pptx
PDF
WA/TELP : 0822-3006-6162, Harga Box Fiberglass untuk Jasa Vacuum, Harga Box F...
PPTX
LANGKAH-LANGKAH MEMBUAT KOTAK TISU DARI KERTAS
PPTX
SAK Entitas Privat Detail Mulai 1 Januari 2025
DOCX
JADWAL MPLS TAHUN 2025-2026 (referensi)
PPTX
Praktik Fotografi Produk @wmkundiksha.pptx
DOCX
MODUL AJAR KELAS 11 kurikulum merdeka .docx
PDF
How to understanding Accounting Principle
PDF
10 Kesalahan Umum dalam Ekspor-Impor dan Cara Menghindarinya
PPTX
Beriman_kepada_Malaikat_PAI_Kelas10.pptx
PPTX
PPT FILSAFAT KEL 4 tentang hubungan knowledge techology budaya
PDF
SBUnglishcoverforparticipation in different style
PDF
MateriSPT Tahunan WPOP masa Coretax 2026
PDF
Modul Ajar Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial (IPAS) - Kegiatan Ekonomi - Fase ...
PPTX
PKN KELOMPsdadadadadadadadadadadaOK 2.pptx
PPTX
KIMIA ANALISIS KUALITATIF FISIK (Print Edition) (1).pptx
PPTX
Pertemuan_2_Teknik_Optimasi_Ekonomi_Profesional_Lengkap.pptx
PPTX
bab 2 kls 11.pptxjyeruotfjbkjxzgdwaowpoihd
PPTX
SAFETY TRAINING JSA (ANALISA BAHAYA).pptx
Bimbingan teknis Dinas pendidikan provinsi Jawa Barat
PPT MMD KECAMATAN 2022bhhsuuuhdhhdhdhhd.pptx
WA/TELP : 0822-3006-6162, Harga Box Fiberglass untuk Jasa Vacuum, Harga Box F...
LANGKAH-LANGKAH MEMBUAT KOTAK TISU DARI KERTAS
SAK Entitas Privat Detail Mulai 1 Januari 2025
JADWAL MPLS TAHUN 2025-2026 (referensi)
Praktik Fotografi Produk @wmkundiksha.pptx
MODUL AJAR KELAS 11 kurikulum merdeka .docx
How to understanding Accounting Principle
10 Kesalahan Umum dalam Ekspor-Impor dan Cara Menghindarinya
Beriman_kepada_Malaikat_PAI_Kelas10.pptx
PPT FILSAFAT KEL 4 tentang hubungan knowledge techology budaya
SBUnglishcoverforparticipation in different style
MateriSPT Tahunan WPOP masa Coretax 2026
Modul Ajar Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial (IPAS) - Kegiatan Ekonomi - Fase ...
PKN KELOMPsdadadadadadadadadadadaOK 2.pptx
KIMIA ANALISIS KUALITATIF FISIK (Print Edition) (1).pptx
Pertemuan_2_Teknik_Optimasi_Ekonomi_Profesional_Lengkap.pptx
bab 2 kls 11.pptxjyeruotfjbkjxzgdwaowpoihd
SAFETY TRAINING JSA (ANALISA BAHAYA).pptx

PPT HARMONISASI AKUNTANSI INTERNASIONAL.pptx

  • 2. Upaya untuk melakukan harmonisasi akuntansi internasional telah dimulai jauh sebelum pembentukan Komite Standar Akuntansi Internasional pada tahun 1973. Baru- baru ini, sejumlah perusahaan yang berusaha memperoleh modal di luar pasar Negara asal dan para investor yang berusaha untuk melakukan diversifikasi investasi secara internasional menghadapi masalah yang makin meningkat sebagai akibat dari perbedaan nasional dalam hal;akuntansi, pengungkapan, dan audit. Harmonisasi merupakan proses untuk meningkatkan kompabilitas (kesesuaian) praktik akuntansi dengan batasan-batasan seberapa besar praktik-praktik tersebut dapat beragam. Harmonisasi dengan standarisasi memiliki perbedaan yaitu standarisasi berarti penetapan sekelompok aturan yang kaku dan sempit dan bahkan dalam penerapannya satu standar atau aturan tunggal dalam segala situasi. Standarisasi tidak mengkomodasi perbedaan-perbedaan antar negara, dan oleh karenanya lebih sukar diimplementasikan secara internasional. Harmonisasi jauh lebih fleksibel dan terbuka, tidak menggunakan pendekatan satu ukuran untuk semua, tetapi mengakomodasi beberapa perbedaan dan telah mengalami kemajuan yang besar secara internasional dalam tahun-tahun terakhir. Sejarah Harmonisasi Akuntansi Internasional
  • 3. Ruang Lingkup Harmonisasi Akuntansi Internasional 01 Standar akuntansi (yang berkaitan dengan pengukuran dan pengungkapan) Pengungkapan yang dibuat oleh perusahaan-perusahaan public terkait dengan penawaran surat berharga dan pencatatan pada bursa efek 02 Standar audit Survei Harmonisasi Internasional 03
  • 4. Keuntungan Akuntansi Harmonisasi Internasional Perusahaan-perusahaan dapat memperbaiki proses pengambilan keputusan strategi dalam bidang merger dan akuisisi. Pasar modal menjadi global dan modal investasi dapat bergerak di seluruh dunia tanpa hambatan. Standar pelaporan keuangan berkualitas tinggi yang digunakan secara konsisten di seluruh dunia akan memperbaiki efisiensi alokasi modal. 02 Gagasan terbaik yang timbul dari aktivitas pembuatan standard pat disebarkan dalam mengembangkan standar global yang berkualitas tertinggi. 03 04 Investor dapat membuat keputusan investasi yang lebih baik; portofolio akan lebih beragam dan risiko keuangan berkurang. 01
  • 5. Perlunya Harmonisasi Standar Akuntansi Indonesia Indonesia perlu mengadopsi standar akuntansi international untuk memudahkan perusahaan asing yang akan menjual saham dinegara ini atau sebaliknya. Namun demikian untuk mengadopsi standar international itu bukan perkara mudah karena memerlukan pemahaman dan biaya sosialisasi yang mahal. Indonesia sudah melakukannya namun sifatnya baru harmonisasi dan selanjutnya akan dilakukan full adoption atas standar internasional tersebut. Adopsi standar akuntansi internasional tersebut terutama untuk perusahaan publik. Hal ini dikarenakan perusahaan publik merupakan perusahaan yang melakukan transaksi bukan hanya nasional tetapi juga secara internasional. Jika terjadi jual beli saham di Indonesia atau sebaliknya, tidak akan lagi dipersoalkan perbedaan standar akuntansi yang dipergunakan dalam penyusunan laporan. Ada beberapa pilihan untuk melakukan adopsi, menggunakan IAS apa adanya, atau harmonisasi.
  • 6. Perlunya Harmonisasi Standar Akuntansi Indonesia Harmonisasi adalah kita yang menentukan mana saja yang harus diadopsi , sesuai dengan kebutuhan. Contohnya adalah PSAK no 24, itu mengadopsi sepenuhnya IAS nomor 19. Standar berhubungan dengan imbalan kerja atau employee benefit. Bapepam telah memberikan sinyal kepada semua perusahaan go public tentang kerugian apa yang akan kita hadapi bila kita tidak melakukan harmonisasi, Dalam pernyataannya Bapepam menjelaskan bahwa kerugian yang berkaitan dengan pasar modal yang masuk ke Indonesia, maupun perusahaan Indonesia yang listing di bursa efek di Negara lain. Perusahaan Asing akan kesulitan untuk menterjemahkan laporan keuangannya dulu sesuai standar nasional kita sebaliknya perusahaan Indonesia yang listing di Negara lain, juga cukup kesulitan untuk membadingkan laporan keuangan sesuai standar di Negara tersebut. Hal ini akan menghambat perekonomian dunia, dan aliran modal akan berkurang dan tidak mengglobal.
  • 7. CONTOH Contohnya adalah PSAK no 24, itu mengadopsi sepenuhnya IAS nomor 19. Standar berhubungan dengan imbalan kerja atau employee benefit. Bapepam telah memberikan sinyal kepada semua perusahaan go public tentangkerugian apa yang akan kita hadapi bila kita tidak melakukan harmonisasi, Dalam pernyataannya Bapepam menjelaskan bahwa kerugian yang berkaitan dengan pasar modal yang masuk ke Indonesia, maupun perusahaan Indonesia yang listing di bursa efek di Negara lain. Perusahaan Asing akan kesulitan untuk menterjemahkan laporan keuangannya dulusesuai standar nasional kita sebaliknya perusahaan Indonesia yang listing di Negara lain, juga cukup kesulitan untuk membadingkan laporan keuangan sesuai standar di Negara tersebut. Hal ini akan menghambat perekonomian dunia, dan aliran modal akan berkurang dan tidakmengglobal
  • 8. Organisasi Internasional Utama yang Mendorong Harmonisasi Akuntansi Enam organisasi telah menjadi pemain utama dalam penentuan standar akuntansi internasional dan dalam mempromosikan harmonisasi akuntansi internasional : Federasi Internasional Akuntan (IFAC) 4 International Standars of Accounting and Reporting – ISAR) 5 Kelompok Kerja dalam Standar Akuntansi Organisasi Kerja Sama (OEDC) 6 Badan Standar Akuntansi International (IASB) 1 Komisi Uni Eropa (EU) 2 Organisasi Internasional Komisi Pasar Modal (IOSCO) 3
  • 9. Badan Standar Akuntansi Internasional Badan Standar Akuntansi Internasional (IASB), dahulu AISC, didirikan tahun 1973 oleh organisasi akuntansi professional di Sembilan negara. Tujuan IASB adalah : ● Untuk mengembangkan dalam kepentingan umum, satu set standar akuntansi global yang berkualitas tinggi, dapat dipahami dan dapat diterapkan yang mewajibkan informasi yang berkualitas tinggi, transparan, dan dapat dibandingkan dalam laporan keuangan. ● Untuk mendorong penggunaan dan penerapan standar-standar tersebut yang ketat. Untuk membawa konvergensi standar akuntansi nasional dan Standar Akuntansi Internasional dan Pelaporan Keuangan Internasional kearah solusi berkualitas tinggi :
  • 10. Arti Rekonsiliasi dan Pengakuan Terhadap Perbedaan Standar Akuntansi Dua pendekatan lain yang diajukan sebagai solusi yang mungkin digunakan untuk mengatasi permasalahan yang terkait dengan isi laporan keuangan lintas batas adalah (1) rekonsiliasi dan (2) pengakuan bersama. Melalui rekonsiliasi, perusahaan asing dapat menyusun laporan keuangan dengan menggunakan standar akuntansi negara asal, tetapi harus menyediakan rekonsiliasi antara ukura-ukuran akuntansi yang penting (seperti laba bersih dan ekuitas pemegang saham) di negara asal dan di negara dimana laporan keuangan dilaporkan. Rekonsiliasi berbiaya lebih rendah bila dibandingan dengan penyusunan laporan keuangan berdasarkan prinsip akuntansi yang berbeda. Pengakuan bersama terjadi apabila pihak regulator di luar negara asal menerima laporan keuangan perusahaan asing yang didasarkan pada prinsip-prinsip negara asal.
  • 11. PENERAPAN STANDAR INTERNASIONAL Standar akuntansi internasional digunakan sebagai hasil dari : Perjanjian internasional atau politis Kepatuhan secara sukarela (atau yang didorong secara professional Keputusan oleh badan pembuat standar akuntansi internasional
  • 12. Internasionalisasi standar akuntansi juga menuai kritik. Pada awal tahun 1971 (sebelum pembentukan IASC), beberapa pihak mengatakan bahwa penentuan standar internasional merupakan solusi yang terlalu sederhana atas masalah yang rumit. Dinyatakan pula bahwa akuntansi, sebagai ilmu sosial, telah memiliki flesibilitas yang terbangun dengan sendiri di dalamnya dan kemampuan untuk menyesuaikan diri dengan situasi yang sangat berbeda merupakan salah satu nilai terpenting yang dimilikinya. Pada saat standar internasional diragukan dapat menjadi fleksibel untuk mengatasi perbedaan- perbedaan dalam latar belakang, tradisi, dan lingkungan ekonomi nasional, maka beberapa orang berpendapat bahwa hal ini akan menjadi sebuah tantangan yang secara politik tidak dapat diterima terhadap kedaulatan nasional. Kritik Atas Standar Internasional
  • 13. Tantangan Dalam Konfergensi Dalam rangka menyongsong pemberlakuan Standar Akuntansi Keuangan yang sudah secara penuh menggunakan standar akuntansi internasional (Konvergensi IFRS) pada awal tahun2012, Bapepam maupun lembaga keuangan lainnya memandang perlu untuk mengambil langkah-langkah sosialisasi dini kepada publik mengenai dampak konvergensi IFRS terhadaplaporan keuangan . Saat ini perusahaan Indonesia masih menerapkan standar laporan Pernyataan Standar Akuntansi Keuangan (PSAK). Menghadapi pengalihan ke IFRS, terdapat beberapa tantangan mendasar yang perlu dicermati peran regulator terhadap perusahaan-perusahaan di Indonesia diantaranya perubahan peraturan, pengukuran nilai wajar, penetuan dampak yang akan terjadi.
  • 14. Kesiapan Adopsi IFRS Indonesia saat ini belum mewajibkan bagi perusahaan-perusahaan di Indonesia menggunakanIFRS melainkan masih mengacu kepada standar akuntansi keuangan lokal. Dewan Pengurus Nasional IAI bersama-sama dengan Dewan Konsultatif SAK dan Dewan SAK serta peranregulator yang terkait sepakat akan menerapkan standar akuntansi yang mendekatikonvergensi penuh kepada IFRS pada tahun 2012. Dengan kesiapan adopsi IFRS sebagaistandar akuntansi global yang tunggal, perusahaan Indonesia akan siap dan mampu untuk bertransaksi, termasuk merger dan akuisisi (M&A), lintas negara.
  • 15. Misalnya akuisisi Philip Morris terhadap Sampoerna (Mei 2005), akuisisi Khazanah Bank terhadap Bank Lippo dan Bank Niaga (Agustus 2005),ataupun UOB terhadap Buana (Juli 2005). Sebagaimana yang dikatakan Thomas Friedman, “The World is Flat”, aktivitas M&A lintas negara bukanlah hal yang tidak lazim. Karena IFRS dimaksudkan sebagai standar akuntansi tunggal global, kesiapan industri akuntansiIndonesia untuk mengadopsi IFRS akan menjadi daya saing di tingkat global. Inilah keuntungan dari mengadopsi IFRS.