Filter Faedah:
Konten Media Sosial yang Berfaedah
untuk Semua
Panduan Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila
Tema: Berekayasa dan Berteknologi untuk Membangun NKRI
Untuk Guru SMP (Fase D)
Disusun oleh Bianda Chiara
Tujuan, Alur, dan Target Pencapaian
Dengan mengacu kepada kepada dimensi Profil Pembelajar Pancasila dan mengangkat tema Berekayasa dan Berteknologi untuk
Membangun NKRI, projek “Filter Faedah: Konten Media Sosial yang Berfaedah untuk Semua” bertujuan untuk membentuk siswa yang
memiliki kesadaran terhadap pentingnya mengakses dan membuat konten media sosial yang bermanfaat.
Siswa akan diajak untuk memulai projek dengan tahap pengenalan. Tahap ini akan membawa siswa untuk mendefinisikan kata ‘faedah’
dan membahas proses filtering atau penyaringan yang terjadi di kepala saat mengakses ke konten media sosial -- ini dilakukan agar
siswa dapat memahami permainan kata yang digunakan dalam judul projek ini untuk memberikan gambaran mengenai projek yang
akan dilakukan. Setelah itu, mereka akan diajak untuk eksplorasi isu untuk melihat masalah nyata yang disebabkan konten yang tidak
bermanfaat. Siswa juga diajak untuk memahami jenis-jenis konten media sosial beserta tujuan dan dampak yang disebabkan oleh
konten-konten tersebut. Tujuannya, agar siswa mampu membuat hubungan untuk menetapkan kriteria konten yang berfaedah dan
hal-hal yang harus diperhatikan dalam membuat konten.
Selanjutnya adalah tahap kontekstualisasi. Siswa diajak untuk menilai kualitas konten sosial media yang digemari teman-teman
sekitarnya. Di waktu yang sama, mereka akan mencari tahu konten yang digemari oleh target audience dan mempertimbangkan
dampak yang bisa terjadi jika teman-temannya terus melihat konten yang tidak berfaedah. Setelah itu, mereka akan mencari tahu apa
yang bisa dilakukan untuk menjawab masalah yang ada. Hal-hal tersebut akan menjadi pertimbangan saat mereka melakukan
brainstorm ide untuk konten berfaedah yang bisa mereka buat dan bentuk kampanye yang bisa dilakukan di akhir tahap ini.
Dalam tahap aksi, narasumber ahli akan diundang untuk berkolaborasi dengan siswa untuk menguasai pengetahuan atau
keterampilan spesifik dalam menjalankan action plan yang sudah dibuat. Perayaan dari projek ini dilakukan di tahap refleksi & tindak
lanjut. Hasil kerja siswa selama projek ini akan dipublikasikan. Di akhir projek, siswa diajak untuk mengevaluasi aksi yang sudah
dilakukan agar dapat membuatnya menjadi lebih berkelanjutan.
Melalui projek ini, siswa diharapkan akan mengembangkan lima dimensi Profil Pelajar Pancasila, yaitu Beriman, Bertakwa kepada Tuhan
YME, dan Berakhlak Mulia, Mandiri, Bergotong Royong, Bernalar Kritis, dan Kreatif beserta sub-elemen yang akan dijabarkan dalam
panduan ini.
Tahapan dalam Projek
Tahap Pengenalan
① Definisi dan
penggunaan kata ‘faedah’
dan proses ‘memfilter’
konten yang selama ini
dilakukan
② Eksplorasi isu:
masalah nyata yang
disebabkan oleh konten
yang tidak berfaedah
③ Konten media
sosial: Jenis, tujuan dan
dampak
④ Membuat
hubungan: Konten ini
berfaedah atau tidak?
Tahap
Kontekstualisasi
⑤ Apa yang
digemari teman-temanku?
mencari tahu konten
→
yang digemari oleh teman-
teman sekitarnya
⑥ Apa yang bisa
kita lakukan? mencari
→
alternatif cara untuk
menjawab masalah yang
ada
⑦ Brainstorming
ide untuk menjawab
masalah yang ada
Tahap Aksi
⑧ Action plan:
menetapkan dan
merencanakan aksi
⑨ Interaksi dengan
ahli: Wawancara mencari
tahu lebih dalam masalah,
bagaimana cara membuat
konten
⑩ Interaksi dengan
ahli: Kolaborasi dalam aksi
⑪ Membuat poster
perjalanan projek untuk
menunjukkan mengapa
konten berfaedah penting
Tahap Refleksi &
Tindak Lanjut
⑫ Perayaan
pembelajaran:
mempublikasikan hasil
akhir projek (aksi yang
dilakukan) dan melakukan
pameran poster perjalanan
projek
⑬ Evaluasi dan
refleksi: mengevaluasi hasil
dari aksi yang dilakukan dan
menentukan cara untuk
membuat aksi jadi
berkelanjutan
Dimensi, Elemen, dan Sub Elemen Profil Pelajar Pancasila
Dimensi Profil Pelajar
Pancasila terkait
Sub-elemen Profil Pelajar
Pancasila
Target Pencapaian di akhir
Fase D (SMP, 12-15 tahun)
Aktivitas Terkait
Beriman, Bertakwa kepada
Tuhan YME dan Berakhlak
Mulia
Integritas Berani dan konsisten menyampaikan
kebenaran atau fakta serta memahami
konsekuensi-konsekuensinya untuk diri
sendiri dan orang lain
4, 9, 10, 11, 12, 13
Mandiri
Mengembangkan pengendalian
dan disiplin diri
Berkomitmen dan menjaga konsistensi
pencapaian tujuan yang telah direncanakannya
untuk mencapai tujuan belajar dan
pengembangan diri yang diharapkannya
8, 9, 10, 12, 13
Percaya diri, tangguh (resilient),
dan adaptif
Membuat rencana baru dengan
mengadaptasi, dan memodifikasi
strategi yang sudah dibuat ketika upaya
sebelumnya tidak berhasil, serta
menjalankan kembali tugasnya dengan
keyakinan baru.
8, 9, 10, 12, 13
Dimensi, Elemen, dan Sub Elemen Profil Pelajar Pancasila
Dimensi Profil Pelajar
Pancasila terkait
Sub-elemen Profil Pelajar
Pancasila
Target Pencapaian di akhir
Fase D (SMP, 12-15 tahun)
Aktivitas Terkait
Bergotong-royong
Tanggap terhadap lingkungan
sosial
Tanggap terhadap lingkungan sosial sesuai
dengan tuntutan peran sosialnya dan
berkontribusi sesuai dengan kebutuhan
5, 6, 7, 8, 9, 10, 12, 13
Persepsi sosial Menggunakan pengetahuan tentang sebab
dan alasan orang lain menampilkan reaksi
tertentu untuk menentukan tindakan yang
tepat agar orang lain menampilkan respon
yang diharapkan.
5, 6, 7, 9, 10, 12
Bernalar Kritis
Mengajukan pertanyaan Mengajukan pertanyaan untuk
klarifikasi dan interpretasi informasi,
serta mencari tahu penyebab dan
konsekuensi dari informasi tersebut.
1, 2, 3, 4, 5, 6, 7, 8, 9, 10,
11, 12, 13
Mengidentifikasi, mengklarifikasi
dan mengolah informasi dan
gagasan
Mengidentifikasi, mengklarifikasi, dan
menganalisis informasi yang relevan
serta memprioritaskan beberapa
2, 3, 4, 5, 6, 7, 8, 9, 10, 11,
12, 13
Menganalisis, mengevaluasi
penalaran dan prosedurnya
Membuktikan penalaran dengan
berbagai argumen dalam mengambil
suatu simpulan atau keputusan.
1, 2, 3, 4, 5, 6, 7, 8, 9, 10,
11, 12, 13
Dimensi, Elemen, dan Sub Elemen Profil Pelajar Pancasila
Dimensi Profil Pelajar
Pancasila terkait
Sub-elemen Profil Pelajar
Pancasila
Target Pencapaian di akhir
Fase D (SMP, 12-15 tahun)
Aktivitas Terkait
Kreatif
Menghasilkan gagasan yang
orisinal
Menghubungkan gagasan yang ia miliki
dengan informasi atau gagasan baru untuk
menghasilkan kombinasi gagasan baru
dan imajinatif untuk mengekspresikan
pikiran dan/atau perasaannya.
3, 4, 6, 7, 8, 10, 11
Menghasilkan tindakan dan karya
yang orisinal
Mengeksplorasi dan mengekspresikan
pikiran dan/atau perasaannya dalam
bentuk karya dan/atau tindakan, serta
mengevaluasinya dan mempertimbangkan
dampaknya bagi orang lain
7, 8, 10, 11, 12
Memiliki keluwesan berpikir dalam
mencari alternatif solusi
permasalahan
Menghasilkan solusi alternatif dengan
mengadaptasi berbagai gagasan dan
umpan balik untuk menghadapi situasi dan
permasalahan
5, 6, 7, 8, 10, 13
Perkembangan Sub-elemen Antarfase (Referensi)
Sangat berkembang Berkembang sesuai harapan Mulai berkembang Belum berkembang
Integritas Menyadari bahwa aturan
agama dan sosial
merupakan aturan yang
baik dan menjadi bagian
dari diri sehingga bisa
menerapkannya secara
bijak dan kontekstual
Berani dan konsisten
menyampaikan kebenaran
atau fakta serta memahami
konsekuensi-
konsekuensinya untuk diri
sendiri dan orang lain
Berani dan konsisten
menyampaikan kebenaran
atau fakta serta memahami
konsekuensi-
konsekuensinya untuk diri
sendiri dan orang lain
Membiasakan
melakukan refleksi
tentang pentingnya
bersikap jujur dan
berani
menyampaikan
kebenaran atau fakta
Beriman, Bertakwa kepada Tuhan YME, dan Berakhlak
Mulia
Perkembangan Sub-elemen Antarfase (Referensi)
Sangat berkembang Berkembang sesuai harapan Mulai berkembang Belum berkembang
Mengembangkan
pengendalian dan disiplin
diri
Melakukan tindakan-tindakan
secara konsisten guna
mencapai tujuan karir dan
pengembangan dirinya di
masa
depan, serta berusaha
mencari dan melakukan
alternatif tindakan lain yang
dapat dilakukan ketika
menemui hambatan.
Berkomitmen dan
menjaga konsistensi
pencapaian tujuan yang
telah direncanakannya
untuk mencapai tujuan
belajar dan
pengembangan diri yang
diharapkannya
Mengidentifikasi
faktor-faktor yang
dapat mempengaruhi
kemampuan dalam
mengelola diri dalam
pelaksanaan aktivitas
belajar dan
pengembangan dirinya.
Menjelaskan
pentingnya
mengatur diri
secara mandiri dan
mulai menjalankan
kegiatan dan tugas
yang telah sepakati
secara mandiri
Percaya diri, tangguh
(resilient), dan adaptif
Menyesuaikan dan mulai
menjalankan rencana dan
strategi pengembangan
dirinya
dengan mempertimbangkan
minat dan tuntutan pada
konteks belajar maupun
pekerjaan yang akan
dijalaninya di masa depan,
serta berusaha untuk
mengatasi tantangan-
tantangan yang ditemui.
Membuat rencana baru
dengan mengadaptasi,
dan memodifikasi
strategi yang sudah
dibuat ketika upaya
sebelumnya tidak
berhasil, serta
menjalankan kembali
tugasnya dengan
keyakinan baru.
Menyusun,
menyesuaikan, dan
mengujicobakan
berbagai strategi dan
cara kerjanya untuk
membantu dirinya
dalam penyelesaian
tugas yang menantang
Tetap bertahan
mengerjakan tugas
ketika dihadapkan
dengan tantangan
dan berusaha
menyesuaikan
strateginya ketika
upaya sebelumnya
tidak berhasil..
Mandiri
Perkembangan Sub-elemen Antarfase (Referensi)
Sangat berkembang Berkembang sesuai harapan Mulai berkembang Belum berkembang
Tanggap terhadap
lingkungan sosial
Tanggap terhadap
lingkungan sosial sesuai
dengan tuntutan peran
sosialnya dan
berkontribusi sesuai
dengan kebutuhan
masyarakat untuk
menghasilkan keadaan
yang lebih baik.
Tanggap terhadap
lingkungan sosial sesuai
dengan tuntutan peran
sosialnya dan
berkontribusi sesuai
dengan kebutuhan
masyarakat.
Tanggap terhadap
lingkungan sosial sesuai
dengan tuntutan peran
sosialnya dan menjaga
keselarasan dalam berelasi
dengan orang lain.
Peka dan mengapresiasi
orang-orang di
lingkungan sekitar,
kemudian melakukan
tindakan untuk menjaga
keselarasan dalam
berelasi dengan orang
lain.
Persepsi sosial Melakukan tindakan
yang tepat agar orang
lain merespon sesuai
dengan yang diharapkan
dalam rangka
penyelesaian pekerjaan
dan pencapaian tujuan.
Menggunakan
pengetahuan tentang
sebab dan alasan orang
lain menampilkan reaksi
tertentu untuk
menentukan tindakan
yang tepat agar orang
lain menampilkan respon
yang diharapkan.
Menerapkan pengetahuan
mengenai berbagai reaksi
orang lain dan
penyebabnya dalam
konteks keluarga, sekolah,
serta pertemanan dengan
sebaya.
Memahami berbagai
alasan orang lain
menampilkan respon
tertentu
Bergotong Royong
Perkembangan Sub-elemen Antarfase (Referensi)
Sangat berkembang Berkembang sesuai harapan Mulai berkembang Belum berkembang
Mengajukan pertanyaan Mengajukan pertanyaan untuk
menganalisis secara kritis
permasalahan yang kompleks
dan
abstrak.
Mengajukan pertanyaan untuk
klarifikasi dan interpretasi
informasi, serta mencari tahu
penyebab dan konsekuensi
dari informasi tersebut.
Mengajukan
pertanyaan untuk
membandingkan
berbagai informasi
dan untuk menambah
pengetahuannya.
Mengajukan pertanyaan untuk
Mengidentifikasi suatu
permasalahan dan
mengkonfirmasi pemahaman
terhadap suatu permasalahan
mengenai dirinya dan
lingkungan sekitarnya.
Mengidentifikasi,
mengklarifikasi dan
mengolah informasi dan
gagasan
Secara kritis mengklarifikasi
serta menganalisis gagasan
dan informasi yang kompleks
dan abstrak dari berbagai
sumber. Memprioritaskan
suatu gagasan yang paling
relevan dari hasil klarifikasi
dan analisis.
Mengidentifikasi,
mengklarifikasi, dan
menganalisis informasi
yang relevan serta
memprioritaskan
beberapa gagasan
tertentu.
Mengumpulkan,
mengklasifikasikan,
membandingkan, dan memilih
informasi dari berbagai
sumber, serta memperjelas
informasi dengan bimbingan
orang dewasa.
Mengumpulkan,
mengklasifikasikan,
membandingkan
dan memilih
informasi dan
gagasan dari
berbagai sumber.
Menganalisis,
mengevaluasi penalaran
dan prosedurnya
Menganalisis dan
mengevaluasi
penalaran yang digunakannya
dalam
menemukan dan mencari
solusi serta
mengambil keputusan.
Membuktikan
penalaran dengan
berbagai argumen
dalam mengambil
suatu simpulan atau
keputusan.
Menjelaskan alasan
yang relevan dan
akurat dalam
penyelesaian masalah
dan pengambilan
keputusan
Menjelaskan alasan yang
relevan dalam penyelesaian
masalah dan pengambilan
keputusan
Bernalar Kritis
Perkembangan Sub-elemen Antarfase (Referensi)
Sangat berkembang Berkembang sesuai harapan Mulai berkembang Belum berkembang
Menghasilkan gagasan yang
orisinal
Menghasilkan gagasan
yang beragam untuk
mengekspresikan pikiran
dan/atau perasaannya,
menilai gagasannya, serta
memikirkan segala resikonya
dengan mempertimbangkan
banyak perspektif seperti etika
dan nilai kemanusiaan ketika
gagasannya direalisasikan.
Menghubungkan
gagasan yang ia miliki dengan
informasi atau gagasan baru
untuk menghasilkan kombinasi
gagasan baru dan imajinatif
Untuk mengekspresikan
pikiran dan/atau perasaannya.
Mengembangkan
gagasan yang ia miliki
untuk membuat
kombinasi hal yang
baru dan imajinatif
untuk mengekspresikan
pikiran dan/atau
perasaannya.
Memunculkan
gagasan imajinatif
baru yang bermakna
dari beberapa
gagasan yang
berbeda sebagai
ekspresi pikiran
dan/atau
perasaannya.
Menghasilkan tindakan dan
karya yang orisinal
Mengeksplorasi dan
mengekspresikan pikiran
dan/atau perasaannya dalam
bentuk karya dan/atau tindakan,
serta mengevaluasinya dan
mempertimbangkan dampak dan
resikonya bagi diri dan
lingkungannya dengan
menggunakan berbagai
perspektif
Mengeksplorasi dan
mengekspresikan
pikiran dan/atau
perasaannya dalam
bentuk karya
dan/atau tindakan,
serta
Mengevaluasinya dan
mempertimbangkan dampaknya
bagi orang lain
Mengeksplorasi dan
mengekspresikan
pikiran dan/atau
perasaannya sesuai
dengan minat dan
kesukaannya dalam
bentuk karya dan/atau
tindakan serta mengapresiasi
dan mengkritik karya dan
tindakan yang dihasilkan
Mengeksplorasi dan
mengekspresikan
pikiran dan/atau
perasaannya sesuai
dengan minat dan
kesukaannya dalam
bentuk karya
dan/atau tindakan serta
mengapresiasi karya dan
tindakan yang dihasilkan
Memiliki keluwesan berpikir
dalam mencari alternatif solusi
permasalahan
Bereksperimen dengan
berbagai pilihan secara
kreatif untuk
memodifikasi gagasan
sesuai dengan
perubahan situasi.
Menghasilkan solusi alternatif
Dengan mengadaptasi berbagai
gagasan dan umpan balik
untuk menghadapi
situasi dan
permasalahan
Berupaya mencari solusi
alternatif saat pendekatan yang
diambil tidak berhasil
berdasarkan identifikasi
terhadap situasi
Membandingkan
gagasan-gagasan
kreatif untuk
menghadapi situasi
dan permasalahan.
Kreatif
Relevansi projek ini bagi sekolah dan semua guru mata pelajaran
Projek ini berangkat dari isu nyata yang terjadi dalam penggunaan media sosial oleh anak remaja, dimana
banyak konten-konten menampilkan prank atau hoaks yang merugikan pihak lain atau membawa dampak
negatif untuk perilaku remaja pada umumnya. Hal tersebut membuat seluruh dunia berkampanye untuk
mendukung penggunaan internet sehat.
Isu-isu tersebut terjadi di Indonesia. Pada kenyataannya, banyak anak dan remaja di Indonesia dari
berbagai kalangan memiliki akses ke media sosial seperti TikTok, Instagram, Youtube dan sebagainya. Para
remaja ini adalah digital native, mereka sudah hidup di era digital sejak lahir. Membatasi atau melarang
penggunaan teknologi--dalam kasus ini, media sosial--sudah lagi bukan jawaban. Yang bisa dilakukan
adalah membentuk kesadaran terhadap pentingnya penggunaan internet sehat. Sekolah, sebagai salah
satu dari lingkungan utama untuk para remaja, adalah tempat yang ideal untuk memfasilitasi hal tersebut.
Dalam projek ini, penggunaan internet sehat akan berfokus pada pentingnya mengakses dan membuat
konten yang bermanfaat--atau sering juga disebut sebagai ‘berfaedah’ oleh anak zaman ini. Siswa juga
akan mengasah banyak keterampilan yang dilakukan secara lintas mata pelajaran dalam setiap tahapan.
Tujuan utamanya, siswa akan dibentuk untuk menjadi agen perubahan dalam membantu memecahkan
masalah dunia digital ini secara kritis, kreatif dan penuh empati.
Cara Penggunaan Panduan Projek Ini
Panduan ini dirancang untuk guru fase D (SMP) untuk melaksanakan kegiatan ko-kurikuler dengan tema
Berekayasa dan Berteknologi untuk Membangun NKRI. Dalam panduan projek ini, terdapat 13 kegiatan yang
saling berkaitan.
Projek ini direkomendasikan untuk dilaksanakan di semester kedua kelas VIII atau semester pertama kelas IX
dengan waktu total kurang lebih 48 jam. Sebaiknya disediakan waktu antar aktivitas agar guru dan siswa memiliki
waktu untuk mempersiapkan materi atau tugas yang bisa membuat diskusi dan refleksi menjadi lebih kritis dan
bermakna.
Panduan ini bisa dijadikan acuan, namun guru dan sekolah memiliki kebebasan untuk menyesuaikan jumlah
aktivitas atau alokasi waktu sesuai dengan kebutuhan siswa dan sekolah. Begitu juga dengan tahapan aktivitas dan
materi di dalamnya, guru dan sekolah bisa menyesuaikannya sesuai dengan kondisi sekolah dan lingkungan.
Siswa disarankan untuk mengumpulkan dan menyimpan setiap hasil kerja dalam satu kesatuan agar bisa
digunakan sebagai referensi yang membantu proses pembelajaran di setiap tahapan. Kumpulan hasil kerja di
setiap aktivitas juga bisa digunakan sebagai portofolio pembelajaran siswa yang dapat membantu guru dalam
melakukan asesmen, baik formatif maupun sumatif.
Di akhir projek ini, siswa akan melakukan aksi untuk menjawab
masalah yang diakibatkan oleh konten-konten media sosial
yang tidak berfaedah.
Dalam panduan ini, aksi yang dilakukan akan berfokus pada
pembuatan konten media sosial yang berfaedah dengan
menggunakan hasil pencarian dan pembelajaran selama
projek ini.
Berikut beberapa ide aksi yang sejalan dengan tahapan projek
dan bisa dilakukan:
● Bekerja sama dengan ahli dalam membuat algoritma
filter konten yang tidak berfaedah seperti hoaks, prank,
dsb.
● Menulis petisi yang ditujukan kepada pihak berwenang
seperti Kementerian Komunikasi dan Informasi untuk
memblokir akses ke konten yang mengandung hoaks,
prank, dsb.
● Menulis petisi yang ditujukan ke platform media sosial
untuk membuat filter konten hoaks, prank, dsb.
● Berkampanye untuk mengajak siswa lain untuk hanya
mengakses konten yang berfaedah dan tidak
mengakses konten yang tidak berfaedah
● Berkampanye untuk mengajak siswa lain untuk
membuat konten yang berfaedah
Guru bisa membantu siswa untuk memutuskan aksi yang akan
dilakukan dengan mempertimbangkan fasilitas atau akses
yang dimiliki.
Yang terpenting, perhatikan arah pemikiran dan ide siswa di
CATATAN UNTUK GURU
MENGENAI HASIL AKHIR
PROJEK INI
Projek Filter Faedah-Fase D_Bianda Chiara (working doc).pptx
Rangkaian
Kegiatan
Filter Faedah
TAHAP
PENGENALAN
TAHAP
KONTEKSTUALISASI
Contoh 7.A : Rubrik penilaian poster
Sangat berkembang Berkembang sesuai harapan Mulai berkembang Belum berkembang
Informasi dalam poster Poster memuat seluruh
informasi yang diperlukan
serta menambahkan informasi
lain yang mendukung ide
utama
Poster memuat seluruh
informasi yang diperlukan
Masih terdapat 1 informasi
penting yang tidak
dicantumkan
Banyak informasi penting yang
tidak dicantumkan
Infografik hasil pengambilan
sampel
Menggunakan grafik yang
tepat untuk menunjukkan:
- jenis, tujuan konten yang
paling disukai dari konten
- perbandingan konten
berfaedah dan tidak yang
disukai temannya
Menggunakan grafik yang
tepat untuk menunjukkan:
- jenis, tujuan konten yang
paling disukai dari konten
- perbandingan konten
berfaedah dan tidak yang
disukai temannya
- Masih terdapat 1-2
kesalahan penggunaan
grafik
- Salah satu dari jenis, tujuan
konten yang paling disukai
atau perbandingan konten
berfaedah atau tidak yang
disukai tidak terlihat dari
grafik
Banyak kesalahan
penggunaan grafik dan tidak
ada grafik yang menunjukkan
jenis, tujuan konten yang
paling disukai atau
perbandingan konten
berfaedah atau tidak yang
disukai
Daya tarik poster Dikerjakan dengan rapi
dengan desain dan tata letak
yang sangat menarik
Dikerjakan dengan rapi
dengan desain dan tata letak
yang menarik
Desain dan tata letak yang
cukup menarik meskipun
kurang rapi
Poster dikerjakan dengan
kurang rapi dan kurang
menarik
Tata bahasa Tidak ada kesalahan tata
bahasa
Masih terdapat 1-2 kesalahan
tata bahasa
Masih terdapat 3-4 kesalahan
tata bahasa
Masih terdapat >4 kesalahan
tata bahasa
Contoh 7.B: Rubrik penilaian presentasi
Sangat berkembang Berkembang sesuai
harapan
Mulai berkembang Belum berkembang
Kontak mata Siswa selalu menjaga
kontak mata dengan
pendengar tanpa harus
membaca catatan atau
poster
Siswa masih suka
membaca catatan atau
poster tetapi selalu kembali
untuk menjaga kontak mata
dengan pendengar
Siswa lebih sering
membaca catatan atau
poster dengan sedikit
kontak mata dengan
pendengar
Siswa hanya membaca
catatan atau poster tanpa
kontak mata dengan
pendengar
Kelancaran dalam
menerangkan ide
Siswa berbicara dengan
jelas dan lantang dengan
pelafalan kata yang selalu
tepat tanpa ‘Err’ atau
‘Emm’. Seluruh pendengar
bisa mengerti dengan baik.
Siswa bicara dengan
lantang dan kebanyakan
dari kata-kata yang
diucapkan dilafalkan
dengan jelas. Masih
terdapat sedikit ‘Err’ atau
‘Emm’. Seluruh pendengar
masih bisa mengerti
dengan baik.
Siswa bicara dengan suara
rendah dan masih banyak
kata yang dilafalkan dengan
kurang jelas. Sering
terdapat ‘Err’ atau ‘Emm’.
Pendengar masih harus
bertanya ulang untuk bisa
mengerti dengan baik.
Siswa bergumam dengan
suara rendah. Hanya
terdengar banyak ‘Err’ dan
‘Emm’. Pendengar tidak
bisa mengerti presentasi
dengan baik.
TAHAP AKSI
TAHAP REFLEKSI &
TINDAK LANJUT
Contoh 13.A : Rubrik asesmen sumatif projek
Sangat berkembang Berkembang sesuai harapan Mulai berkembang Belum berkembang
Perencanaan Perencanaan yang jelas dan
matang:
tujuan, tahapan-tahapan
penting
(milestones) serta lini masa
yang
realistis
Perencanaan yang jelas:
tujuan dan lini masa yang
realistis
Perencanaan memiliki tujuan
yang jelas
Masih berupa curah pendapat
dan ide-ide aksi yang belum
beraturan
Pelaksanaan Siswa mengidentifikasi jalur
yang
berbeda untuk menjalankan
rencana. Mereka dapat
melaksanakan rencana
dengan
proses yang terkoordinasi,
bervariasi dan bekerja secara
adaptif
Siswa mengidentifikasi satu
jalur untuk menjalankan
rencana. Mereka dapat
melaksanakan rencana
dengan proses yang
terkoordinasi
Siswa mengidentifikasi satu
jalur untuk menjalankan
rencana. Mereka dapat
melaksanakan proses runtut
dan meminta bantuan pada
pihak-pihak yang sesuai
Siswa melaksanakan
aktivitas-aktivitas secara
sporadis
Ketepatan sasaran Solusi/aksi yang ditawarkan
menyasar inti permasalahan,
realistis dan memberikan
dampak
yang berkesinambungan
Solusi/ aksi yang ditawarkan
menyasar faktor-faktor yang
terkait dengan permasalahan
dan memberikan dampak
positif sementara
Solusi/aksi yang ditawarkan
berupa ide yang masih di
permukaan permasalahan
dan/atau kurang realistis
Masih dalam tahapan
identifikasi faktor yang
menyebabkan permasalahan
dan akibat yang ditimbulkan
Referensi
https://www.edutopia.org/project-based-learning
https://www.dfcworld.com/SITE
Ritchhart, R., Church, M., & Morrison, K. (2011). Making thinking visible. Jossey-Bass
International Baccalaureate Organization. Primary Years Programme, Exhibition guidelines
International Baccalaureate Organization. Middle Years Programme, Personal project guide

More Related Content

PDF
Berekayasa dan Berteknologi untuk Membangun NKRI_Fase D_BiandaChiara_290421.pdf
PDF
Berekayasa dan Berteknologi Fase D SMP PGRI 1 Tangerang.pdf
PDF
Modul Projek Berekayasa dan Berteknologi untuk Membanguan NKRI - Konten Media...
PPTX
Projek Rekayasa Dan Berteknologi-Fase D.pptx
DOCX
Berekayasa dan berteknologi.docx
PPTX
Tugas P5 Modul Projek Gaya Hidup Berkelanjutan SMAS Mgr. Gabriel Manek Lahur...
PPTX
Berekayasa dan Berteknologi membahas materi.pptx
PPTX
Salinan Berekayasa dan Berteknologi.pptx
Berekayasa dan Berteknologi untuk Membangun NKRI_Fase D_BiandaChiara_290421.pdf
Berekayasa dan Berteknologi Fase D SMP PGRI 1 Tangerang.pdf
Modul Projek Berekayasa dan Berteknologi untuk Membanguan NKRI - Konten Media...
Projek Rekayasa Dan Berteknologi-Fase D.pptx
Berekayasa dan berteknologi.docx
Tugas P5 Modul Projek Gaya Hidup Berkelanjutan SMAS Mgr. Gabriel Manek Lahur...
Berekayasa dan Berteknologi membahas materi.pptx
Salinan Berekayasa dan Berteknologi.pptx

Similar to Projek Filter Faedah-Fase D_Bianda Chiara (working doc).pptx (20)

PPTX
6 TEMA BEREKAYASA BERTEKNOLOGI.pptx
PDF
modul-p5---suara-demokrasi-xp1w9d.pdf
PPTX
Kewirausahaan_Fase D SMPK SAINT JOHN.pptx
PPTX
Modul Projek - Belajar Menabung Sejak Kecil - Fase B.pptx
PDF
Final_Projek_Marsaria Primadonna_Berekayasa_SMA_E. Lokakarya.pdf
PPTX
AKSI NYATA Sosialisasi Profil Pelajar Pancasila kepada Murid (Guru) Revisi_co...
PDF
MODUL P5 Fase E SMT 1 SMA BU _ Mamluatul Izzah.pdf
PPTX
Final_Projek_Marsaria Primadonna_Berekayasa_SMA_E.pptx
DOCX
Projek_4_Kewirausahaan _MENGOLAH SINGKONG MENJADI SUMBER WIRAUSAHA.docx
PPTX
Modul P 5 Berekayasa dan Berteknologi .pptx
PPTX
P5 Edukasi Produk dan pembelajaran di SMP
DOCX
NUV5RXZabWZrQitWbTh1WFBQeWpmbnF6L2VGR1NyYmtYSUNnczJ2ZjRmSkNla3JEVFhPSXJwOFlJZ...
PPTX
2. Rancangan Modul P5.pptx
DOCX
661694605-Tugas-Mandiri-6-Modul-Projek-p5-Suara-Demokrasi.docx
PDF
Modul Projek Bangunlah Jiwa dan Raganya - MODUL PROJEK - KENALI DAN RAWAT TUB...
DOCX
MD Projek Kewirausahaan - MENGOLAH SINGKONG & UBI MENJADI SUMBER WIRAUSAHA - ...
PDF
1.5 Pengenalan Tema Suara Demokrasi dan contoh nyata disekolah
PPTX
Modul P5 - REVOS BERHIAS 2 (gaya hidup berkelanjutan) - rev3 kelas X.pptx
PPTX
Projek Berekayasa dan Berteknologi P5 PPT.pptx
PPTX
TEMA KEWIRAUSAHAAN dalam Perusahaan .pptx
6 TEMA BEREKAYASA BERTEKNOLOGI.pptx
modul-p5---suara-demokrasi-xp1w9d.pdf
Kewirausahaan_Fase D SMPK SAINT JOHN.pptx
Modul Projek - Belajar Menabung Sejak Kecil - Fase B.pptx
Final_Projek_Marsaria Primadonna_Berekayasa_SMA_E. Lokakarya.pdf
AKSI NYATA Sosialisasi Profil Pelajar Pancasila kepada Murid (Guru) Revisi_co...
MODUL P5 Fase E SMT 1 SMA BU _ Mamluatul Izzah.pdf
Final_Projek_Marsaria Primadonna_Berekayasa_SMA_E.pptx
Projek_4_Kewirausahaan _MENGOLAH SINGKONG MENJADI SUMBER WIRAUSAHA.docx
Modul P 5 Berekayasa dan Berteknologi .pptx
P5 Edukasi Produk dan pembelajaran di SMP
NUV5RXZabWZrQitWbTh1WFBQeWpmbnF6L2VGR1NyYmtYSUNnczJ2ZjRmSkNla3JEVFhPSXJwOFlJZ...
2. Rancangan Modul P5.pptx
661694605-Tugas-Mandiri-6-Modul-Projek-p5-Suara-Demokrasi.docx
Modul Projek Bangunlah Jiwa dan Raganya - MODUL PROJEK - KENALI DAN RAWAT TUB...
MD Projek Kewirausahaan - MENGOLAH SINGKONG & UBI MENJADI SUMBER WIRAUSAHA - ...
1.5 Pengenalan Tema Suara Demokrasi dan contoh nyata disekolah
Modul P5 - REVOS BERHIAS 2 (gaya hidup berkelanjutan) - rev3 kelas X.pptx
Projek Berekayasa dan Berteknologi P5 PPT.pptx
TEMA KEWIRAUSAHAAN dalam Perusahaan .pptx
Ad

Projek Filter Faedah-Fase D_Bianda Chiara (working doc).pptx

  • 1. Filter Faedah: Konten Media Sosial yang Berfaedah untuk Semua Panduan Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila Tema: Berekayasa dan Berteknologi untuk Membangun NKRI Untuk Guru SMP (Fase D) Disusun oleh Bianda Chiara
  • 2. Tujuan, Alur, dan Target Pencapaian Dengan mengacu kepada kepada dimensi Profil Pembelajar Pancasila dan mengangkat tema Berekayasa dan Berteknologi untuk Membangun NKRI, projek “Filter Faedah: Konten Media Sosial yang Berfaedah untuk Semua” bertujuan untuk membentuk siswa yang memiliki kesadaran terhadap pentingnya mengakses dan membuat konten media sosial yang bermanfaat. Siswa akan diajak untuk memulai projek dengan tahap pengenalan. Tahap ini akan membawa siswa untuk mendefinisikan kata ‘faedah’ dan membahas proses filtering atau penyaringan yang terjadi di kepala saat mengakses ke konten media sosial -- ini dilakukan agar siswa dapat memahami permainan kata yang digunakan dalam judul projek ini untuk memberikan gambaran mengenai projek yang akan dilakukan. Setelah itu, mereka akan diajak untuk eksplorasi isu untuk melihat masalah nyata yang disebabkan konten yang tidak bermanfaat. Siswa juga diajak untuk memahami jenis-jenis konten media sosial beserta tujuan dan dampak yang disebabkan oleh konten-konten tersebut. Tujuannya, agar siswa mampu membuat hubungan untuk menetapkan kriteria konten yang berfaedah dan hal-hal yang harus diperhatikan dalam membuat konten. Selanjutnya adalah tahap kontekstualisasi. Siswa diajak untuk menilai kualitas konten sosial media yang digemari teman-teman sekitarnya. Di waktu yang sama, mereka akan mencari tahu konten yang digemari oleh target audience dan mempertimbangkan dampak yang bisa terjadi jika teman-temannya terus melihat konten yang tidak berfaedah. Setelah itu, mereka akan mencari tahu apa yang bisa dilakukan untuk menjawab masalah yang ada. Hal-hal tersebut akan menjadi pertimbangan saat mereka melakukan brainstorm ide untuk konten berfaedah yang bisa mereka buat dan bentuk kampanye yang bisa dilakukan di akhir tahap ini. Dalam tahap aksi, narasumber ahli akan diundang untuk berkolaborasi dengan siswa untuk menguasai pengetahuan atau keterampilan spesifik dalam menjalankan action plan yang sudah dibuat. Perayaan dari projek ini dilakukan di tahap refleksi & tindak lanjut. Hasil kerja siswa selama projek ini akan dipublikasikan. Di akhir projek, siswa diajak untuk mengevaluasi aksi yang sudah dilakukan agar dapat membuatnya menjadi lebih berkelanjutan. Melalui projek ini, siswa diharapkan akan mengembangkan lima dimensi Profil Pelajar Pancasila, yaitu Beriman, Bertakwa kepada Tuhan YME, dan Berakhlak Mulia, Mandiri, Bergotong Royong, Bernalar Kritis, dan Kreatif beserta sub-elemen yang akan dijabarkan dalam panduan ini.
  • 3. Tahapan dalam Projek Tahap Pengenalan ① Definisi dan penggunaan kata ‘faedah’ dan proses ‘memfilter’ konten yang selama ini dilakukan ② Eksplorasi isu: masalah nyata yang disebabkan oleh konten yang tidak berfaedah ③ Konten media sosial: Jenis, tujuan dan dampak ④ Membuat hubungan: Konten ini berfaedah atau tidak? Tahap Kontekstualisasi ⑤ Apa yang digemari teman-temanku? mencari tahu konten → yang digemari oleh teman- teman sekitarnya ⑥ Apa yang bisa kita lakukan? mencari → alternatif cara untuk menjawab masalah yang ada ⑦ Brainstorming ide untuk menjawab masalah yang ada Tahap Aksi ⑧ Action plan: menetapkan dan merencanakan aksi ⑨ Interaksi dengan ahli: Wawancara mencari tahu lebih dalam masalah, bagaimana cara membuat konten ⑩ Interaksi dengan ahli: Kolaborasi dalam aksi ⑪ Membuat poster perjalanan projek untuk menunjukkan mengapa konten berfaedah penting Tahap Refleksi & Tindak Lanjut ⑫ Perayaan pembelajaran: mempublikasikan hasil akhir projek (aksi yang dilakukan) dan melakukan pameran poster perjalanan projek ⑬ Evaluasi dan refleksi: mengevaluasi hasil dari aksi yang dilakukan dan menentukan cara untuk membuat aksi jadi berkelanjutan
  • 4. Dimensi, Elemen, dan Sub Elemen Profil Pelajar Pancasila Dimensi Profil Pelajar Pancasila terkait Sub-elemen Profil Pelajar Pancasila Target Pencapaian di akhir Fase D (SMP, 12-15 tahun) Aktivitas Terkait Beriman, Bertakwa kepada Tuhan YME dan Berakhlak Mulia Integritas Berani dan konsisten menyampaikan kebenaran atau fakta serta memahami konsekuensi-konsekuensinya untuk diri sendiri dan orang lain 4, 9, 10, 11, 12, 13 Mandiri Mengembangkan pengendalian dan disiplin diri Berkomitmen dan menjaga konsistensi pencapaian tujuan yang telah direncanakannya untuk mencapai tujuan belajar dan pengembangan diri yang diharapkannya 8, 9, 10, 12, 13 Percaya diri, tangguh (resilient), dan adaptif Membuat rencana baru dengan mengadaptasi, dan memodifikasi strategi yang sudah dibuat ketika upaya sebelumnya tidak berhasil, serta menjalankan kembali tugasnya dengan keyakinan baru. 8, 9, 10, 12, 13
  • 5. Dimensi, Elemen, dan Sub Elemen Profil Pelajar Pancasila Dimensi Profil Pelajar Pancasila terkait Sub-elemen Profil Pelajar Pancasila Target Pencapaian di akhir Fase D (SMP, 12-15 tahun) Aktivitas Terkait Bergotong-royong Tanggap terhadap lingkungan sosial Tanggap terhadap lingkungan sosial sesuai dengan tuntutan peran sosialnya dan berkontribusi sesuai dengan kebutuhan 5, 6, 7, 8, 9, 10, 12, 13 Persepsi sosial Menggunakan pengetahuan tentang sebab dan alasan orang lain menampilkan reaksi tertentu untuk menentukan tindakan yang tepat agar orang lain menampilkan respon yang diharapkan. 5, 6, 7, 9, 10, 12 Bernalar Kritis Mengajukan pertanyaan Mengajukan pertanyaan untuk klarifikasi dan interpretasi informasi, serta mencari tahu penyebab dan konsekuensi dari informasi tersebut. 1, 2, 3, 4, 5, 6, 7, 8, 9, 10, 11, 12, 13 Mengidentifikasi, mengklarifikasi dan mengolah informasi dan gagasan Mengidentifikasi, mengklarifikasi, dan menganalisis informasi yang relevan serta memprioritaskan beberapa 2, 3, 4, 5, 6, 7, 8, 9, 10, 11, 12, 13 Menganalisis, mengevaluasi penalaran dan prosedurnya Membuktikan penalaran dengan berbagai argumen dalam mengambil suatu simpulan atau keputusan. 1, 2, 3, 4, 5, 6, 7, 8, 9, 10, 11, 12, 13
  • 6. Dimensi, Elemen, dan Sub Elemen Profil Pelajar Pancasila Dimensi Profil Pelajar Pancasila terkait Sub-elemen Profil Pelajar Pancasila Target Pencapaian di akhir Fase D (SMP, 12-15 tahun) Aktivitas Terkait Kreatif Menghasilkan gagasan yang orisinal Menghubungkan gagasan yang ia miliki dengan informasi atau gagasan baru untuk menghasilkan kombinasi gagasan baru dan imajinatif untuk mengekspresikan pikiran dan/atau perasaannya. 3, 4, 6, 7, 8, 10, 11 Menghasilkan tindakan dan karya yang orisinal Mengeksplorasi dan mengekspresikan pikiran dan/atau perasaannya dalam bentuk karya dan/atau tindakan, serta mengevaluasinya dan mempertimbangkan dampaknya bagi orang lain 7, 8, 10, 11, 12 Memiliki keluwesan berpikir dalam mencari alternatif solusi permasalahan Menghasilkan solusi alternatif dengan mengadaptasi berbagai gagasan dan umpan balik untuk menghadapi situasi dan permasalahan 5, 6, 7, 8, 10, 13
  • 7. Perkembangan Sub-elemen Antarfase (Referensi) Sangat berkembang Berkembang sesuai harapan Mulai berkembang Belum berkembang Integritas Menyadari bahwa aturan agama dan sosial merupakan aturan yang baik dan menjadi bagian dari diri sehingga bisa menerapkannya secara bijak dan kontekstual Berani dan konsisten menyampaikan kebenaran atau fakta serta memahami konsekuensi- konsekuensinya untuk diri sendiri dan orang lain Berani dan konsisten menyampaikan kebenaran atau fakta serta memahami konsekuensi- konsekuensinya untuk diri sendiri dan orang lain Membiasakan melakukan refleksi tentang pentingnya bersikap jujur dan berani menyampaikan kebenaran atau fakta Beriman, Bertakwa kepada Tuhan YME, dan Berakhlak Mulia
  • 8. Perkembangan Sub-elemen Antarfase (Referensi) Sangat berkembang Berkembang sesuai harapan Mulai berkembang Belum berkembang Mengembangkan pengendalian dan disiplin diri Melakukan tindakan-tindakan secara konsisten guna mencapai tujuan karir dan pengembangan dirinya di masa depan, serta berusaha mencari dan melakukan alternatif tindakan lain yang dapat dilakukan ketika menemui hambatan. Berkomitmen dan menjaga konsistensi pencapaian tujuan yang telah direncanakannya untuk mencapai tujuan belajar dan pengembangan diri yang diharapkannya Mengidentifikasi faktor-faktor yang dapat mempengaruhi kemampuan dalam mengelola diri dalam pelaksanaan aktivitas belajar dan pengembangan dirinya. Menjelaskan pentingnya mengatur diri secara mandiri dan mulai menjalankan kegiatan dan tugas yang telah sepakati secara mandiri Percaya diri, tangguh (resilient), dan adaptif Menyesuaikan dan mulai menjalankan rencana dan strategi pengembangan dirinya dengan mempertimbangkan minat dan tuntutan pada konteks belajar maupun pekerjaan yang akan dijalaninya di masa depan, serta berusaha untuk mengatasi tantangan- tantangan yang ditemui. Membuat rencana baru dengan mengadaptasi, dan memodifikasi strategi yang sudah dibuat ketika upaya sebelumnya tidak berhasil, serta menjalankan kembali tugasnya dengan keyakinan baru. Menyusun, menyesuaikan, dan mengujicobakan berbagai strategi dan cara kerjanya untuk membantu dirinya dalam penyelesaian tugas yang menantang Tetap bertahan mengerjakan tugas ketika dihadapkan dengan tantangan dan berusaha menyesuaikan strateginya ketika upaya sebelumnya tidak berhasil.. Mandiri
  • 9. Perkembangan Sub-elemen Antarfase (Referensi) Sangat berkembang Berkembang sesuai harapan Mulai berkembang Belum berkembang Tanggap terhadap lingkungan sosial Tanggap terhadap lingkungan sosial sesuai dengan tuntutan peran sosialnya dan berkontribusi sesuai dengan kebutuhan masyarakat untuk menghasilkan keadaan yang lebih baik. Tanggap terhadap lingkungan sosial sesuai dengan tuntutan peran sosialnya dan berkontribusi sesuai dengan kebutuhan masyarakat. Tanggap terhadap lingkungan sosial sesuai dengan tuntutan peran sosialnya dan menjaga keselarasan dalam berelasi dengan orang lain. Peka dan mengapresiasi orang-orang di lingkungan sekitar, kemudian melakukan tindakan untuk menjaga keselarasan dalam berelasi dengan orang lain. Persepsi sosial Melakukan tindakan yang tepat agar orang lain merespon sesuai dengan yang diharapkan dalam rangka penyelesaian pekerjaan dan pencapaian tujuan. Menggunakan pengetahuan tentang sebab dan alasan orang lain menampilkan reaksi tertentu untuk menentukan tindakan yang tepat agar orang lain menampilkan respon yang diharapkan. Menerapkan pengetahuan mengenai berbagai reaksi orang lain dan penyebabnya dalam konteks keluarga, sekolah, serta pertemanan dengan sebaya. Memahami berbagai alasan orang lain menampilkan respon tertentu Bergotong Royong
  • 10. Perkembangan Sub-elemen Antarfase (Referensi) Sangat berkembang Berkembang sesuai harapan Mulai berkembang Belum berkembang Mengajukan pertanyaan Mengajukan pertanyaan untuk menganalisis secara kritis permasalahan yang kompleks dan abstrak. Mengajukan pertanyaan untuk klarifikasi dan interpretasi informasi, serta mencari tahu penyebab dan konsekuensi dari informasi tersebut. Mengajukan pertanyaan untuk membandingkan berbagai informasi dan untuk menambah pengetahuannya. Mengajukan pertanyaan untuk Mengidentifikasi suatu permasalahan dan mengkonfirmasi pemahaman terhadap suatu permasalahan mengenai dirinya dan lingkungan sekitarnya. Mengidentifikasi, mengklarifikasi dan mengolah informasi dan gagasan Secara kritis mengklarifikasi serta menganalisis gagasan dan informasi yang kompleks dan abstrak dari berbagai sumber. Memprioritaskan suatu gagasan yang paling relevan dari hasil klarifikasi dan analisis. Mengidentifikasi, mengklarifikasi, dan menganalisis informasi yang relevan serta memprioritaskan beberapa gagasan tertentu. Mengumpulkan, mengklasifikasikan, membandingkan, dan memilih informasi dari berbagai sumber, serta memperjelas informasi dengan bimbingan orang dewasa. Mengumpulkan, mengklasifikasikan, membandingkan dan memilih informasi dan gagasan dari berbagai sumber. Menganalisis, mengevaluasi penalaran dan prosedurnya Menganalisis dan mengevaluasi penalaran yang digunakannya dalam menemukan dan mencari solusi serta mengambil keputusan. Membuktikan penalaran dengan berbagai argumen dalam mengambil suatu simpulan atau keputusan. Menjelaskan alasan yang relevan dan akurat dalam penyelesaian masalah dan pengambilan keputusan Menjelaskan alasan yang relevan dalam penyelesaian masalah dan pengambilan keputusan Bernalar Kritis
  • 11. Perkembangan Sub-elemen Antarfase (Referensi) Sangat berkembang Berkembang sesuai harapan Mulai berkembang Belum berkembang Menghasilkan gagasan yang orisinal Menghasilkan gagasan yang beragam untuk mengekspresikan pikiran dan/atau perasaannya, menilai gagasannya, serta memikirkan segala resikonya dengan mempertimbangkan banyak perspektif seperti etika dan nilai kemanusiaan ketika gagasannya direalisasikan. Menghubungkan gagasan yang ia miliki dengan informasi atau gagasan baru untuk menghasilkan kombinasi gagasan baru dan imajinatif Untuk mengekspresikan pikiran dan/atau perasaannya. Mengembangkan gagasan yang ia miliki untuk membuat kombinasi hal yang baru dan imajinatif untuk mengekspresikan pikiran dan/atau perasaannya. Memunculkan gagasan imajinatif baru yang bermakna dari beberapa gagasan yang berbeda sebagai ekspresi pikiran dan/atau perasaannya. Menghasilkan tindakan dan karya yang orisinal Mengeksplorasi dan mengekspresikan pikiran dan/atau perasaannya dalam bentuk karya dan/atau tindakan, serta mengevaluasinya dan mempertimbangkan dampak dan resikonya bagi diri dan lingkungannya dengan menggunakan berbagai perspektif Mengeksplorasi dan mengekspresikan pikiran dan/atau perasaannya dalam bentuk karya dan/atau tindakan, serta Mengevaluasinya dan mempertimbangkan dampaknya bagi orang lain Mengeksplorasi dan mengekspresikan pikiran dan/atau perasaannya sesuai dengan minat dan kesukaannya dalam bentuk karya dan/atau tindakan serta mengapresiasi dan mengkritik karya dan tindakan yang dihasilkan Mengeksplorasi dan mengekspresikan pikiran dan/atau perasaannya sesuai dengan minat dan kesukaannya dalam bentuk karya dan/atau tindakan serta mengapresiasi karya dan tindakan yang dihasilkan Memiliki keluwesan berpikir dalam mencari alternatif solusi permasalahan Bereksperimen dengan berbagai pilihan secara kreatif untuk memodifikasi gagasan sesuai dengan perubahan situasi. Menghasilkan solusi alternatif Dengan mengadaptasi berbagai gagasan dan umpan balik untuk menghadapi situasi dan permasalahan Berupaya mencari solusi alternatif saat pendekatan yang diambil tidak berhasil berdasarkan identifikasi terhadap situasi Membandingkan gagasan-gagasan kreatif untuk menghadapi situasi dan permasalahan. Kreatif
  • 12. Relevansi projek ini bagi sekolah dan semua guru mata pelajaran Projek ini berangkat dari isu nyata yang terjadi dalam penggunaan media sosial oleh anak remaja, dimana banyak konten-konten menampilkan prank atau hoaks yang merugikan pihak lain atau membawa dampak negatif untuk perilaku remaja pada umumnya. Hal tersebut membuat seluruh dunia berkampanye untuk mendukung penggunaan internet sehat. Isu-isu tersebut terjadi di Indonesia. Pada kenyataannya, banyak anak dan remaja di Indonesia dari berbagai kalangan memiliki akses ke media sosial seperti TikTok, Instagram, Youtube dan sebagainya. Para remaja ini adalah digital native, mereka sudah hidup di era digital sejak lahir. Membatasi atau melarang penggunaan teknologi--dalam kasus ini, media sosial--sudah lagi bukan jawaban. Yang bisa dilakukan adalah membentuk kesadaran terhadap pentingnya penggunaan internet sehat. Sekolah, sebagai salah satu dari lingkungan utama untuk para remaja, adalah tempat yang ideal untuk memfasilitasi hal tersebut. Dalam projek ini, penggunaan internet sehat akan berfokus pada pentingnya mengakses dan membuat konten yang bermanfaat--atau sering juga disebut sebagai ‘berfaedah’ oleh anak zaman ini. Siswa juga akan mengasah banyak keterampilan yang dilakukan secara lintas mata pelajaran dalam setiap tahapan. Tujuan utamanya, siswa akan dibentuk untuk menjadi agen perubahan dalam membantu memecahkan masalah dunia digital ini secara kritis, kreatif dan penuh empati.
  • 13. Cara Penggunaan Panduan Projek Ini Panduan ini dirancang untuk guru fase D (SMP) untuk melaksanakan kegiatan ko-kurikuler dengan tema Berekayasa dan Berteknologi untuk Membangun NKRI. Dalam panduan projek ini, terdapat 13 kegiatan yang saling berkaitan. Projek ini direkomendasikan untuk dilaksanakan di semester kedua kelas VIII atau semester pertama kelas IX dengan waktu total kurang lebih 48 jam. Sebaiknya disediakan waktu antar aktivitas agar guru dan siswa memiliki waktu untuk mempersiapkan materi atau tugas yang bisa membuat diskusi dan refleksi menjadi lebih kritis dan bermakna. Panduan ini bisa dijadikan acuan, namun guru dan sekolah memiliki kebebasan untuk menyesuaikan jumlah aktivitas atau alokasi waktu sesuai dengan kebutuhan siswa dan sekolah. Begitu juga dengan tahapan aktivitas dan materi di dalamnya, guru dan sekolah bisa menyesuaikannya sesuai dengan kondisi sekolah dan lingkungan. Siswa disarankan untuk mengumpulkan dan menyimpan setiap hasil kerja dalam satu kesatuan agar bisa digunakan sebagai referensi yang membantu proses pembelajaran di setiap tahapan. Kumpulan hasil kerja di setiap aktivitas juga bisa digunakan sebagai portofolio pembelajaran siswa yang dapat membantu guru dalam melakukan asesmen, baik formatif maupun sumatif.
  • 14. Di akhir projek ini, siswa akan melakukan aksi untuk menjawab masalah yang diakibatkan oleh konten-konten media sosial yang tidak berfaedah. Dalam panduan ini, aksi yang dilakukan akan berfokus pada pembuatan konten media sosial yang berfaedah dengan menggunakan hasil pencarian dan pembelajaran selama projek ini. Berikut beberapa ide aksi yang sejalan dengan tahapan projek dan bisa dilakukan: ● Bekerja sama dengan ahli dalam membuat algoritma filter konten yang tidak berfaedah seperti hoaks, prank, dsb. ● Menulis petisi yang ditujukan kepada pihak berwenang seperti Kementerian Komunikasi dan Informasi untuk memblokir akses ke konten yang mengandung hoaks, prank, dsb. ● Menulis petisi yang ditujukan ke platform media sosial untuk membuat filter konten hoaks, prank, dsb. ● Berkampanye untuk mengajak siswa lain untuk hanya mengakses konten yang berfaedah dan tidak mengakses konten yang tidak berfaedah ● Berkampanye untuk mengajak siswa lain untuk membuat konten yang berfaedah Guru bisa membantu siswa untuk memutuskan aksi yang akan dilakukan dengan mempertimbangkan fasilitas atau akses yang dimiliki. Yang terpenting, perhatikan arah pemikiran dan ide siswa di CATATAN UNTUK GURU MENGENAI HASIL AKHIR PROJEK INI
  • 19. Contoh 7.A : Rubrik penilaian poster Sangat berkembang Berkembang sesuai harapan Mulai berkembang Belum berkembang Informasi dalam poster Poster memuat seluruh informasi yang diperlukan serta menambahkan informasi lain yang mendukung ide utama Poster memuat seluruh informasi yang diperlukan Masih terdapat 1 informasi penting yang tidak dicantumkan Banyak informasi penting yang tidak dicantumkan Infografik hasil pengambilan sampel Menggunakan grafik yang tepat untuk menunjukkan: - jenis, tujuan konten yang paling disukai dari konten - perbandingan konten berfaedah dan tidak yang disukai temannya Menggunakan grafik yang tepat untuk menunjukkan: - jenis, tujuan konten yang paling disukai dari konten - perbandingan konten berfaedah dan tidak yang disukai temannya - Masih terdapat 1-2 kesalahan penggunaan grafik - Salah satu dari jenis, tujuan konten yang paling disukai atau perbandingan konten berfaedah atau tidak yang disukai tidak terlihat dari grafik Banyak kesalahan penggunaan grafik dan tidak ada grafik yang menunjukkan jenis, tujuan konten yang paling disukai atau perbandingan konten berfaedah atau tidak yang disukai Daya tarik poster Dikerjakan dengan rapi dengan desain dan tata letak yang sangat menarik Dikerjakan dengan rapi dengan desain dan tata letak yang menarik Desain dan tata letak yang cukup menarik meskipun kurang rapi Poster dikerjakan dengan kurang rapi dan kurang menarik Tata bahasa Tidak ada kesalahan tata bahasa Masih terdapat 1-2 kesalahan tata bahasa Masih terdapat 3-4 kesalahan tata bahasa Masih terdapat >4 kesalahan tata bahasa
  • 20. Contoh 7.B: Rubrik penilaian presentasi Sangat berkembang Berkembang sesuai harapan Mulai berkembang Belum berkembang Kontak mata Siswa selalu menjaga kontak mata dengan pendengar tanpa harus membaca catatan atau poster Siswa masih suka membaca catatan atau poster tetapi selalu kembali untuk menjaga kontak mata dengan pendengar Siswa lebih sering membaca catatan atau poster dengan sedikit kontak mata dengan pendengar Siswa hanya membaca catatan atau poster tanpa kontak mata dengan pendengar Kelancaran dalam menerangkan ide Siswa berbicara dengan jelas dan lantang dengan pelafalan kata yang selalu tepat tanpa ‘Err’ atau ‘Emm’. Seluruh pendengar bisa mengerti dengan baik. Siswa bicara dengan lantang dan kebanyakan dari kata-kata yang diucapkan dilafalkan dengan jelas. Masih terdapat sedikit ‘Err’ atau ‘Emm’. Seluruh pendengar masih bisa mengerti dengan baik. Siswa bicara dengan suara rendah dan masih banyak kata yang dilafalkan dengan kurang jelas. Sering terdapat ‘Err’ atau ‘Emm’. Pendengar masih harus bertanya ulang untuk bisa mengerti dengan baik. Siswa bergumam dengan suara rendah. Hanya terdengar banyak ‘Err’ dan ‘Emm’. Pendengar tidak bisa mengerti presentasi dengan baik.
  • 23. Contoh 13.A : Rubrik asesmen sumatif projek Sangat berkembang Berkembang sesuai harapan Mulai berkembang Belum berkembang Perencanaan Perencanaan yang jelas dan matang: tujuan, tahapan-tahapan penting (milestones) serta lini masa yang realistis Perencanaan yang jelas: tujuan dan lini masa yang realistis Perencanaan memiliki tujuan yang jelas Masih berupa curah pendapat dan ide-ide aksi yang belum beraturan Pelaksanaan Siswa mengidentifikasi jalur yang berbeda untuk menjalankan rencana. Mereka dapat melaksanakan rencana dengan proses yang terkoordinasi, bervariasi dan bekerja secara adaptif Siswa mengidentifikasi satu jalur untuk menjalankan rencana. Mereka dapat melaksanakan rencana dengan proses yang terkoordinasi Siswa mengidentifikasi satu jalur untuk menjalankan rencana. Mereka dapat melaksanakan proses runtut dan meminta bantuan pada pihak-pihak yang sesuai Siswa melaksanakan aktivitas-aktivitas secara sporadis Ketepatan sasaran Solusi/aksi yang ditawarkan menyasar inti permasalahan, realistis dan memberikan dampak yang berkesinambungan Solusi/ aksi yang ditawarkan menyasar faktor-faktor yang terkait dengan permasalahan dan memberikan dampak positif sementara Solusi/aksi yang ditawarkan berupa ide yang masih di permukaan permasalahan dan/atau kurang realistis Masih dalam tahapan identifikasi faktor yang menyebabkan permasalahan dan akibat yang ditimbulkan
  • 24. Referensi https://www.edutopia.org/project-based-learning https://www.dfcworld.com/SITE Ritchhart, R., Church, M., & Morrison, K. (2011). Making thinking visible. Jossey-Bass International Baccalaureate Organization. Primary Years Programme, Exhibition guidelines International Baccalaureate Organization. Middle Years Programme, Personal project guide

Editor's Notes

  • #16: DOKUMEN TERPISAH https://docs.google.com/presentation/d/1H3l7YC-K4859Hcyw4BHRH-kxXsrO-NpzzyYyDXrv8FE/edit#slide=id.gcdf951eb70_0_610