Projek Filter Faedah-Fase D_Bianda Chiara (working doc).pptx
1. Filter Faedah:
Konten Media Sosial yang Berfaedah
untuk Semua
Panduan Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila
Tema: Berekayasa dan Berteknologi untuk Membangun NKRI
Untuk Guru SMP (Fase D)
Disusun oleh Bianda Chiara
2. Tujuan, Alur, dan Target Pencapaian
Dengan mengacu kepada kepada dimensi Profil Pembelajar Pancasila dan mengangkat tema Berekayasa dan Berteknologi untuk
Membangun NKRI, projek “Filter Faedah: Konten Media Sosial yang Berfaedah untuk Semua” bertujuan untuk membentuk siswa yang
memiliki kesadaran terhadap pentingnya mengakses dan membuat konten media sosial yang bermanfaat.
Siswa akan diajak untuk memulai projek dengan tahap pengenalan. Tahap ini akan membawa siswa untuk mendefinisikan kata ‘faedah’
dan membahas proses filtering atau penyaringan yang terjadi di kepala saat mengakses ke konten media sosial -- ini dilakukan agar
siswa dapat memahami permainan kata yang digunakan dalam judul projek ini untuk memberikan gambaran mengenai projek yang
akan dilakukan. Setelah itu, mereka akan diajak untuk eksplorasi isu untuk melihat masalah nyata yang disebabkan konten yang tidak
bermanfaat. Siswa juga diajak untuk memahami jenis-jenis konten media sosial beserta tujuan dan dampak yang disebabkan oleh
konten-konten tersebut. Tujuannya, agar siswa mampu membuat hubungan untuk menetapkan kriteria konten yang berfaedah dan
hal-hal yang harus diperhatikan dalam membuat konten.
Selanjutnya adalah tahap kontekstualisasi. Siswa diajak untuk menilai kualitas konten sosial media yang digemari teman-teman
sekitarnya. Di waktu yang sama, mereka akan mencari tahu konten yang digemari oleh target audience dan mempertimbangkan
dampak yang bisa terjadi jika teman-temannya terus melihat konten yang tidak berfaedah. Setelah itu, mereka akan mencari tahu apa
yang bisa dilakukan untuk menjawab masalah yang ada. Hal-hal tersebut akan menjadi pertimbangan saat mereka melakukan
brainstorm ide untuk konten berfaedah yang bisa mereka buat dan bentuk kampanye yang bisa dilakukan di akhir tahap ini.
Dalam tahap aksi, narasumber ahli akan diundang untuk berkolaborasi dengan siswa untuk menguasai pengetahuan atau
keterampilan spesifik dalam menjalankan action plan yang sudah dibuat. Perayaan dari projek ini dilakukan di tahap refleksi & tindak
lanjut. Hasil kerja siswa selama projek ini akan dipublikasikan. Di akhir projek, siswa diajak untuk mengevaluasi aksi yang sudah
dilakukan agar dapat membuatnya menjadi lebih berkelanjutan.
Melalui projek ini, siswa diharapkan akan mengembangkan lima dimensi Profil Pelajar Pancasila, yaitu Beriman, Bertakwa kepada Tuhan
YME, dan Berakhlak Mulia, Mandiri, Bergotong Royong, Bernalar Kritis, dan Kreatif beserta sub-elemen yang akan dijabarkan dalam
panduan ini.
3. Tahapan dalam Projek
Tahap Pengenalan
① Definisi dan
penggunaan kata ‘faedah’
dan proses ‘memfilter’
konten yang selama ini
dilakukan
② Eksplorasi isu:
masalah nyata yang
disebabkan oleh konten
yang tidak berfaedah
③ Konten media
sosial: Jenis, tujuan dan
dampak
④ Membuat
hubungan: Konten ini
berfaedah atau tidak?
Tahap
Kontekstualisasi
⑤ Apa yang
digemari teman-temanku?
mencari tahu konten
→
yang digemari oleh teman-
teman sekitarnya
⑥ Apa yang bisa
kita lakukan? mencari
→
alternatif cara untuk
menjawab masalah yang
ada
⑦ Brainstorming
ide untuk menjawab
masalah yang ada
Tahap Aksi
⑧ Action plan:
menetapkan dan
merencanakan aksi
⑨ Interaksi dengan
ahli: Wawancara mencari
tahu lebih dalam masalah,
bagaimana cara membuat
konten
⑩ Interaksi dengan
ahli: Kolaborasi dalam aksi
⑪ Membuat poster
perjalanan projek untuk
menunjukkan mengapa
konten berfaedah penting
Tahap Refleksi &
Tindak Lanjut
⑫ Perayaan
pembelajaran:
mempublikasikan hasil
akhir projek (aksi yang
dilakukan) dan melakukan
pameran poster perjalanan
projek
⑬ Evaluasi dan
refleksi: mengevaluasi hasil
dari aksi yang dilakukan dan
menentukan cara untuk
membuat aksi jadi
berkelanjutan
4. Dimensi, Elemen, dan Sub Elemen Profil Pelajar Pancasila
Dimensi Profil Pelajar
Pancasila terkait
Sub-elemen Profil Pelajar
Pancasila
Target Pencapaian di akhir
Fase D (SMP, 12-15 tahun)
Aktivitas Terkait
Beriman, Bertakwa kepada
Tuhan YME dan Berakhlak
Mulia
Integritas Berani dan konsisten menyampaikan
kebenaran atau fakta serta memahami
konsekuensi-konsekuensinya untuk diri
sendiri dan orang lain
4, 9, 10, 11, 12, 13
Mandiri
Mengembangkan pengendalian
dan disiplin diri
Berkomitmen dan menjaga konsistensi
pencapaian tujuan yang telah direncanakannya
untuk mencapai tujuan belajar dan
pengembangan diri yang diharapkannya
8, 9, 10, 12, 13
Percaya diri, tangguh (resilient),
dan adaptif
Membuat rencana baru dengan
mengadaptasi, dan memodifikasi
strategi yang sudah dibuat ketika upaya
sebelumnya tidak berhasil, serta
menjalankan kembali tugasnya dengan
keyakinan baru.
8, 9, 10, 12, 13
5. Dimensi, Elemen, dan Sub Elemen Profil Pelajar Pancasila
Dimensi Profil Pelajar
Pancasila terkait
Sub-elemen Profil Pelajar
Pancasila
Target Pencapaian di akhir
Fase D (SMP, 12-15 tahun)
Aktivitas Terkait
Bergotong-royong
Tanggap terhadap lingkungan
sosial
Tanggap terhadap lingkungan sosial sesuai
dengan tuntutan peran sosialnya dan
berkontribusi sesuai dengan kebutuhan
5, 6, 7, 8, 9, 10, 12, 13
Persepsi sosial Menggunakan pengetahuan tentang sebab
dan alasan orang lain menampilkan reaksi
tertentu untuk menentukan tindakan yang
tepat agar orang lain menampilkan respon
yang diharapkan.
5, 6, 7, 9, 10, 12
Bernalar Kritis
Mengajukan pertanyaan Mengajukan pertanyaan untuk
klarifikasi dan interpretasi informasi,
serta mencari tahu penyebab dan
konsekuensi dari informasi tersebut.
1, 2, 3, 4, 5, 6, 7, 8, 9, 10,
11, 12, 13
Mengidentifikasi, mengklarifikasi
dan mengolah informasi dan
gagasan
Mengidentifikasi, mengklarifikasi, dan
menganalisis informasi yang relevan
serta memprioritaskan beberapa
2, 3, 4, 5, 6, 7, 8, 9, 10, 11,
12, 13
Menganalisis, mengevaluasi
penalaran dan prosedurnya
Membuktikan penalaran dengan
berbagai argumen dalam mengambil
suatu simpulan atau keputusan.
1, 2, 3, 4, 5, 6, 7, 8, 9, 10,
11, 12, 13
6. Dimensi, Elemen, dan Sub Elemen Profil Pelajar Pancasila
Dimensi Profil Pelajar
Pancasila terkait
Sub-elemen Profil Pelajar
Pancasila
Target Pencapaian di akhir
Fase D (SMP, 12-15 tahun)
Aktivitas Terkait
Kreatif
Menghasilkan gagasan yang
orisinal
Menghubungkan gagasan yang ia miliki
dengan informasi atau gagasan baru untuk
menghasilkan kombinasi gagasan baru
dan imajinatif untuk mengekspresikan
pikiran dan/atau perasaannya.
3, 4, 6, 7, 8, 10, 11
Menghasilkan tindakan dan karya
yang orisinal
Mengeksplorasi dan mengekspresikan
pikiran dan/atau perasaannya dalam
bentuk karya dan/atau tindakan, serta
mengevaluasinya dan mempertimbangkan
dampaknya bagi orang lain
7, 8, 10, 11, 12
Memiliki keluwesan berpikir dalam
mencari alternatif solusi
permasalahan
Menghasilkan solusi alternatif dengan
mengadaptasi berbagai gagasan dan
umpan balik untuk menghadapi situasi dan
permasalahan
5, 6, 7, 8, 10, 13
7. Perkembangan Sub-elemen Antarfase (Referensi)
Sangat berkembang Berkembang sesuai harapan Mulai berkembang Belum berkembang
Integritas Menyadari bahwa aturan
agama dan sosial
merupakan aturan yang
baik dan menjadi bagian
dari diri sehingga bisa
menerapkannya secara
bijak dan kontekstual
Berani dan konsisten
menyampaikan kebenaran
atau fakta serta memahami
konsekuensi-
konsekuensinya untuk diri
sendiri dan orang lain
Berani dan konsisten
menyampaikan kebenaran
atau fakta serta memahami
konsekuensi-
konsekuensinya untuk diri
sendiri dan orang lain
Membiasakan
melakukan refleksi
tentang pentingnya
bersikap jujur dan
berani
menyampaikan
kebenaran atau fakta
Beriman, Bertakwa kepada Tuhan YME, dan Berakhlak
Mulia
8. Perkembangan Sub-elemen Antarfase (Referensi)
Sangat berkembang Berkembang sesuai harapan Mulai berkembang Belum berkembang
Mengembangkan
pengendalian dan disiplin
diri
Melakukan tindakan-tindakan
secara konsisten guna
mencapai tujuan karir dan
pengembangan dirinya di
masa
depan, serta berusaha
mencari dan melakukan
alternatif tindakan lain yang
dapat dilakukan ketika
menemui hambatan.
Berkomitmen dan
menjaga konsistensi
pencapaian tujuan yang
telah direncanakannya
untuk mencapai tujuan
belajar dan
pengembangan diri yang
diharapkannya
Mengidentifikasi
faktor-faktor yang
dapat mempengaruhi
kemampuan dalam
mengelola diri dalam
pelaksanaan aktivitas
belajar dan
pengembangan dirinya.
Menjelaskan
pentingnya
mengatur diri
secara mandiri dan
mulai menjalankan
kegiatan dan tugas
yang telah sepakati
secara mandiri
Percaya diri, tangguh
(resilient), dan adaptif
Menyesuaikan dan mulai
menjalankan rencana dan
strategi pengembangan
dirinya
dengan mempertimbangkan
minat dan tuntutan pada
konteks belajar maupun
pekerjaan yang akan
dijalaninya di masa depan,
serta berusaha untuk
mengatasi tantangan-
tantangan yang ditemui.
Membuat rencana baru
dengan mengadaptasi,
dan memodifikasi
strategi yang sudah
dibuat ketika upaya
sebelumnya tidak
berhasil, serta
menjalankan kembali
tugasnya dengan
keyakinan baru.
Menyusun,
menyesuaikan, dan
mengujicobakan
berbagai strategi dan
cara kerjanya untuk
membantu dirinya
dalam penyelesaian
tugas yang menantang
Tetap bertahan
mengerjakan tugas
ketika dihadapkan
dengan tantangan
dan berusaha
menyesuaikan
strateginya ketika
upaya sebelumnya
tidak berhasil..
Mandiri
9. Perkembangan Sub-elemen Antarfase (Referensi)
Sangat berkembang Berkembang sesuai harapan Mulai berkembang Belum berkembang
Tanggap terhadap
lingkungan sosial
Tanggap terhadap
lingkungan sosial sesuai
dengan tuntutan peran
sosialnya dan
berkontribusi sesuai
dengan kebutuhan
masyarakat untuk
menghasilkan keadaan
yang lebih baik.
Tanggap terhadap
lingkungan sosial sesuai
dengan tuntutan peran
sosialnya dan
berkontribusi sesuai
dengan kebutuhan
masyarakat.
Tanggap terhadap
lingkungan sosial sesuai
dengan tuntutan peran
sosialnya dan menjaga
keselarasan dalam berelasi
dengan orang lain.
Peka dan mengapresiasi
orang-orang di
lingkungan sekitar,
kemudian melakukan
tindakan untuk menjaga
keselarasan dalam
berelasi dengan orang
lain.
Persepsi sosial Melakukan tindakan
yang tepat agar orang
lain merespon sesuai
dengan yang diharapkan
dalam rangka
penyelesaian pekerjaan
dan pencapaian tujuan.
Menggunakan
pengetahuan tentang
sebab dan alasan orang
lain menampilkan reaksi
tertentu untuk
menentukan tindakan
yang tepat agar orang
lain menampilkan respon
yang diharapkan.
Menerapkan pengetahuan
mengenai berbagai reaksi
orang lain dan
penyebabnya dalam
konteks keluarga, sekolah,
serta pertemanan dengan
sebaya.
Memahami berbagai
alasan orang lain
menampilkan respon
tertentu
Bergotong Royong
10. Perkembangan Sub-elemen Antarfase (Referensi)
Sangat berkembang Berkembang sesuai harapan Mulai berkembang Belum berkembang
Mengajukan pertanyaan Mengajukan pertanyaan untuk
menganalisis secara kritis
permasalahan yang kompleks
dan
abstrak.
Mengajukan pertanyaan untuk
klarifikasi dan interpretasi
informasi, serta mencari tahu
penyebab dan konsekuensi
dari informasi tersebut.
Mengajukan
pertanyaan untuk
membandingkan
berbagai informasi
dan untuk menambah
pengetahuannya.
Mengajukan pertanyaan untuk
Mengidentifikasi suatu
permasalahan dan
mengkonfirmasi pemahaman
terhadap suatu permasalahan
mengenai dirinya dan
lingkungan sekitarnya.
Mengidentifikasi,
mengklarifikasi dan
mengolah informasi dan
gagasan
Secara kritis mengklarifikasi
serta menganalisis gagasan
dan informasi yang kompleks
dan abstrak dari berbagai
sumber. Memprioritaskan
suatu gagasan yang paling
relevan dari hasil klarifikasi
dan analisis.
Mengidentifikasi,
mengklarifikasi, dan
menganalisis informasi
yang relevan serta
memprioritaskan
beberapa gagasan
tertentu.
Mengumpulkan,
mengklasifikasikan,
membandingkan, dan memilih
informasi dari berbagai
sumber, serta memperjelas
informasi dengan bimbingan
orang dewasa.
Mengumpulkan,
mengklasifikasikan,
membandingkan
dan memilih
informasi dan
gagasan dari
berbagai sumber.
Menganalisis,
mengevaluasi penalaran
dan prosedurnya
Menganalisis dan
mengevaluasi
penalaran yang digunakannya
dalam
menemukan dan mencari
solusi serta
mengambil keputusan.
Membuktikan
penalaran dengan
berbagai argumen
dalam mengambil
suatu simpulan atau
keputusan.
Menjelaskan alasan
yang relevan dan
akurat dalam
penyelesaian masalah
dan pengambilan
keputusan
Menjelaskan alasan yang
relevan dalam penyelesaian
masalah dan pengambilan
keputusan
Bernalar Kritis
11. Perkembangan Sub-elemen Antarfase (Referensi)
Sangat berkembang Berkembang sesuai harapan Mulai berkembang Belum berkembang
Menghasilkan gagasan yang
orisinal
Menghasilkan gagasan
yang beragam untuk
mengekspresikan pikiran
dan/atau perasaannya,
menilai gagasannya, serta
memikirkan segala resikonya
dengan mempertimbangkan
banyak perspektif seperti etika
dan nilai kemanusiaan ketika
gagasannya direalisasikan.
Menghubungkan
gagasan yang ia miliki dengan
informasi atau gagasan baru
untuk menghasilkan kombinasi
gagasan baru dan imajinatif
Untuk mengekspresikan
pikiran dan/atau perasaannya.
Mengembangkan
gagasan yang ia miliki
untuk membuat
kombinasi hal yang
baru dan imajinatif
untuk mengekspresikan
pikiran dan/atau
perasaannya.
Memunculkan
gagasan imajinatif
baru yang bermakna
dari beberapa
gagasan yang
berbeda sebagai
ekspresi pikiran
dan/atau
perasaannya.
Menghasilkan tindakan dan
karya yang orisinal
Mengeksplorasi dan
mengekspresikan pikiran
dan/atau perasaannya dalam
bentuk karya dan/atau tindakan,
serta mengevaluasinya dan
mempertimbangkan dampak dan
resikonya bagi diri dan
lingkungannya dengan
menggunakan berbagai
perspektif
Mengeksplorasi dan
mengekspresikan
pikiran dan/atau
perasaannya dalam
bentuk karya
dan/atau tindakan,
serta
Mengevaluasinya dan
mempertimbangkan dampaknya
bagi orang lain
Mengeksplorasi dan
mengekspresikan
pikiran dan/atau
perasaannya sesuai
dengan minat dan
kesukaannya dalam
bentuk karya dan/atau
tindakan serta mengapresiasi
dan mengkritik karya dan
tindakan yang dihasilkan
Mengeksplorasi dan
mengekspresikan
pikiran dan/atau
perasaannya sesuai
dengan minat dan
kesukaannya dalam
bentuk karya
dan/atau tindakan serta
mengapresiasi karya dan
tindakan yang dihasilkan
Memiliki keluwesan berpikir
dalam mencari alternatif solusi
permasalahan
Bereksperimen dengan
berbagai pilihan secara
kreatif untuk
memodifikasi gagasan
sesuai dengan
perubahan situasi.
Menghasilkan solusi alternatif
Dengan mengadaptasi berbagai
gagasan dan umpan balik
untuk menghadapi
situasi dan
permasalahan
Berupaya mencari solusi
alternatif saat pendekatan yang
diambil tidak berhasil
berdasarkan identifikasi
terhadap situasi
Membandingkan
gagasan-gagasan
kreatif untuk
menghadapi situasi
dan permasalahan.
Kreatif
12. Relevansi projek ini bagi sekolah dan semua guru mata pelajaran
Projek ini berangkat dari isu nyata yang terjadi dalam penggunaan media sosial oleh anak remaja, dimana
banyak konten-konten menampilkan prank atau hoaks yang merugikan pihak lain atau membawa dampak
negatif untuk perilaku remaja pada umumnya. Hal tersebut membuat seluruh dunia berkampanye untuk
mendukung penggunaan internet sehat.
Isu-isu tersebut terjadi di Indonesia. Pada kenyataannya, banyak anak dan remaja di Indonesia dari
berbagai kalangan memiliki akses ke media sosial seperti TikTok, Instagram, Youtube dan sebagainya. Para
remaja ini adalah digital native, mereka sudah hidup di era digital sejak lahir. Membatasi atau melarang
penggunaan teknologi--dalam kasus ini, media sosial--sudah lagi bukan jawaban. Yang bisa dilakukan
adalah membentuk kesadaran terhadap pentingnya penggunaan internet sehat. Sekolah, sebagai salah
satu dari lingkungan utama untuk para remaja, adalah tempat yang ideal untuk memfasilitasi hal tersebut.
Dalam projek ini, penggunaan internet sehat akan berfokus pada pentingnya mengakses dan membuat
konten yang bermanfaat--atau sering juga disebut sebagai ‘berfaedah’ oleh anak zaman ini. Siswa juga
akan mengasah banyak keterampilan yang dilakukan secara lintas mata pelajaran dalam setiap tahapan.
Tujuan utamanya, siswa akan dibentuk untuk menjadi agen perubahan dalam membantu memecahkan
masalah dunia digital ini secara kritis, kreatif dan penuh empati.
13. Cara Penggunaan Panduan Projek Ini
Panduan ini dirancang untuk guru fase D (SMP) untuk melaksanakan kegiatan ko-kurikuler dengan tema
Berekayasa dan Berteknologi untuk Membangun NKRI. Dalam panduan projek ini, terdapat 13 kegiatan yang
saling berkaitan.
Projek ini direkomendasikan untuk dilaksanakan di semester kedua kelas VIII atau semester pertama kelas IX
dengan waktu total kurang lebih 48 jam. Sebaiknya disediakan waktu antar aktivitas agar guru dan siswa memiliki
waktu untuk mempersiapkan materi atau tugas yang bisa membuat diskusi dan refleksi menjadi lebih kritis dan
bermakna.
Panduan ini bisa dijadikan acuan, namun guru dan sekolah memiliki kebebasan untuk menyesuaikan jumlah
aktivitas atau alokasi waktu sesuai dengan kebutuhan siswa dan sekolah. Begitu juga dengan tahapan aktivitas dan
materi di dalamnya, guru dan sekolah bisa menyesuaikannya sesuai dengan kondisi sekolah dan lingkungan.
Siswa disarankan untuk mengumpulkan dan menyimpan setiap hasil kerja dalam satu kesatuan agar bisa
digunakan sebagai referensi yang membantu proses pembelajaran di setiap tahapan. Kumpulan hasil kerja di
setiap aktivitas juga bisa digunakan sebagai portofolio pembelajaran siswa yang dapat membantu guru dalam
melakukan asesmen, baik formatif maupun sumatif.
14. Di akhir projek ini, siswa akan melakukan aksi untuk menjawab
masalah yang diakibatkan oleh konten-konten media sosial
yang tidak berfaedah.
Dalam panduan ini, aksi yang dilakukan akan berfokus pada
pembuatan konten media sosial yang berfaedah dengan
menggunakan hasil pencarian dan pembelajaran selama
projek ini.
Berikut beberapa ide aksi yang sejalan dengan tahapan projek
dan bisa dilakukan:
● Bekerja sama dengan ahli dalam membuat algoritma
filter konten yang tidak berfaedah seperti hoaks, prank,
dsb.
● Menulis petisi yang ditujukan kepada pihak berwenang
seperti Kementerian Komunikasi dan Informasi untuk
memblokir akses ke konten yang mengandung hoaks,
prank, dsb.
● Menulis petisi yang ditujukan ke platform media sosial
untuk membuat filter konten hoaks, prank, dsb.
● Berkampanye untuk mengajak siswa lain untuk hanya
mengakses konten yang berfaedah dan tidak
mengakses konten yang tidak berfaedah
● Berkampanye untuk mengajak siswa lain untuk
membuat konten yang berfaedah
Guru bisa membantu siswa untuk memutuskan aksi yang akan
dilakukan dengan mempertimbangkan fasilitas atau akses
yang dimiliki.
Yang terpenting, perhatikan arah pemikiran dan ide siswa di
CATATAN UNTUK GURU
MENGENAI HASIL AKHIR
PROJEK INI
19. Contoh 7.A : Rubrik penilaian poster
Sangat berkembang Berkembang sesuai harapan Mulai berkembang Belum berkembang
Informasi dalam poster Poster memuat seluruh
informasi yang diperlukan
serta menambahkan informasi
lain yang mendukung ide
utama
Poster memuat seluruh
informasi yang diperlukan
Masih terdapat 1 informasi
penting yang tidak
dicantumkan
Banyak informasi penting yang
tidak dicantumkan
Infografik hasil pengambilan
sampel
Menggunakan grafik yang
tepat untuk menunjukkan:
- jenis, tujuan konten yang
paling disukai dari konten
- perbandingan konten
berfaedah dan tidak yang
disukai temannya
Menggunakan grafik yang
tepat untuk menunjukkan:
- jenis, tujuan konten yang
paling disukai dari konten
- perbandingan konten
berfaedah dan tidak yang
disukai temannya
- Masih terdapat 1-2
kesalahan penggunaan
grafik
- Salah satu dari jenis, tujuan
konten yang paling disukai
atau perbandingan konten
berfaedah atau tidak yang
disukai tidak terlihat dari
grafik
Banyak kesalahan
penggunaan grafik dan tidak
ada grafik yang menunjukkan
jenis, tujuan konten yang
paling disukai atau
perbandingan konten
berfaedah atau tidak yang
disukai
Daya tarik poster Dikerjakan dengan rapi
dengan desain dan tata letak
yang sangat menarik
Dikerjakan dengan rapi
dengan desain dan tata letak
yang menarik
Desain dan tata letak yang
cukup menarik meskipun
kurang rapi
Poster dikerjakan dengan
kurang rapi dan kurang
menarik
Tata bahasa Tidak ada kesalahan tata
bahasa
Masih terdapat 1-2 kesalahan
tata bahasa
Masih terdapat 3-4 kesalahan
tata bahasa
Masih terdapat >4 kesalahan
tata bahasa
20. Contoh 7.B: Rubrik penilaian presentasi
Sangat berkembang Berkembang sesuai
harapan
Mulai berkembang Belum berkembang
Kontak mata Siswa selalu menjaga
kontak mata dengan
pendengar tanpa harus
membaca catatan atau
poster
Siswa masih suka
membaca catatan atau
poster tetapi selalu kembali
untuk menjaga kontak mata
dengan pendengar
Siswa lebih sering
membaca catatan atau
poster dengan sedikit
kontak mata dengan
pendengar
Siswa hanya membaca
catatan atau poster tanpa
kontak mata dengan
pendengar
Kelancaran dalam
menerangkan ide
Siswa berbicara dengan
jelas dan lantang dengan
pelafalan kata yang selalu
tepat tanpa ‘Err’ atau
‘Emm’. Seluruh pendengar
bisa mengerti dengan baik.
Siswa bicara dengan
lantang dan kebanyakan
dari kata-kata yang
diucapkan dilafalkan
dengan jelas. Masih
terdapat sedikit ‘Err’ atau
‘Emm’. Seluruh pendengar
masih bisa mengerti
dengan baik.
Siswa bicara dengan suara
rendah dan masih banyak
kata yang dilafalkan dengan
kurang jelas. Sering
terdapat ‘Err’ atau ‘Emm’.
Pendengar masih harus
bertanya ulang untuk bisa
mengerti dengan baik.
Siswa bergumam dengan
suara rendah. Hanya
terdengar banyak ‘Err’ dan
‘Emm’. Pendengar tidak
bisa mengerti presentasi
dengan baik.
23. Contoh 13.A : Rubrik asesmen sumatif projek
Sangat berkembang Berkembang sesuai harapan Mulai berkembang Belum berkembang
Perencanaan Perencanaan yang jelas dan
matang:
tujuan, tahapan-tahapan
penting
(milestones) serta lini masa
yang
realistis
Perencanaan yang jelas:
tujuan dan lini masa yang
realistis
Perencanaan memiliki tujuan
yang jelas
Masih berupa curah pendapat
dan ide-ide aksi yang belum
beraturan
Pelaksanaan Siswa mengidentifikasi jalur
yang
berbeda untuk menjalankan
rencana. Mereka dapat
melaksanakan rencana
dengan
proses yang terkoordinasi,
bervariasi dan bekerja secara
adaptif
Siswa mengidentifikasi satu
jalur untuk menjalankan
rencana. Mereka dapat
melaksanakan rencana
dengan proses yang
terkoordinasi
Siswa mengidentifikasi satu
jalur untuk menjalankan
rencana. Mereka dapat
melaksanakan proses runtut
dan meminta bantuan pada
pihak-pihak yang sesuai
Siswa melaksanakan
aktivitas-aktivitas secara
sporadis
Ketepatan sasaran Solusi/aksi yang ditawarkan
menyasar inti permasalahan,
realistis dan memberikan
dampak
yang berkesinambungan
Solusi/ aksi yang ditawarkan
menyasar faktor-faktor yang
terkait dengan permasalahan
dan memberikan dampak
positif sementara
Solusi/aksi yang ditawarkan
berupa ide yang masih di
permukaan permasalahan
dan/atau kurang realistis
Masih dalam tahapan
identifikasi faktor yang
menyebabkan permasalahan
dan akibat yang ditimbulkan