2
Most read
3
Most read
4
Most read
RINGKASAN
MATEMATIKA KELAS 6
SIAP UJIAN SEKOLAH
RINGKASAN MATERI MATEMATIKA SD Ujian Sekolah
Kompetensi 1
Memahami konsep dan operasi hitung bilangan serta
dapat menggunakannya dalam kehidupan sehari-hari
(1.) OPERASI HITUNG
Urutan langkah pengerjaan :
1. Dikerjakan operasi dalam kurung
terlebih dahulu
2. Jika ada Operasi perkalian dan
pembagian dikerjakan terlebih dahulu
3. Operasi yang sama kedudukannya
dikerjakan urut dari depan
Contoh :
1. 12 + (14-6) = 12 + 8 = 20
2. 2 x 3 – 2 : 2 = 6 – 1 = 5
3. 12 : 3 x 2 = 4 x 2 = 8
Tips:
- Untuk menghindari kesalahan perhitungan
kerjakanlah soal secara rapi dan urut
seperti yang ditunjukkan pada contoh
(2.) OPERASI HITUNG DALAM SOAL
CERITA
Urutan langkah pengerjaan :
1. Perhatikan soal secara seksama kemudian
ubah soal cerita yang ada ke dalam
bentuk soal angka
2. Kerjakan soal sesuai dengan urutan
langkah pengerjaan operasi hitung
Contoh :
1. Dita mempunyai pensil sebanyak 12 kotak.
Setiap kotak berisi 5 buah pensil. Semua
pensil yang Dita punya tersebut dibagikan
untuk acara amal kepada 30 yatim piatu.
Maka setiap yatim piatu mendapat ….
Pensil.
Jawab :
12 kotak dengan setiap kotak berisi 5
buah pensil = 12 x 5
Dibagikan 30 anak yatim piatu = : 30
Jadi, 12 x 5 : 30 = 60 : 30 = 2
Maka setiap anak mendapatkan pensil
sejumlah 2 buah
Tips :
- Tandailah angka-angka dalam soal cerita
supaya lebih mudah mengubahnya dalam
bentuk soal angka
- Sering-seringlah berlatih dengan berbagai
macam soal cerita yang berbeda
(3.) OPERASI HITUNG CAMPURAN
BILANGAN BULAT
Untuk pengerjaan operasi campuran bilangan
bulat tidak berbeda dengan operasi hitung biasa.
Tetapi, perhatikanlah operasi hitung setiap angka
yang bernilai negatif atau positif.
Perhatikanlah operasi perkalian dan pembagian
bilangan bulat berikut.
I II I x II I : II
(+) (+) (+) (+)
(+) (-) (-) (-)
(-) (+) (-) (-)
(-) (-) (+) (+)
Contoh :
1. -6 + (-2) x 4 + 8 = -6 + (-8) + 8 = -6 – 8 +
8 = 6
2. -4 – (16 : (-2)) + 5 = -4 – (-8) + 5 = -4 + 8
+ 5 = 9
Tips :
- Kerjakanlah soal secara berurutan dan rapi
seperti yang ditunjukkan dalam contoh
untuk menghindari
kesalahan/ketidaktelitian
- Pahamilah operasi hitung bilangan bulat
yang berada dalam tabel
(4.) PENJUMLAHAN DAN PENGURANGAN
PECAHAN
Urutan langkah pengerjaan :
1. Perhatikanlah soal cerita yang ada
2. Ubahlah soal cerita ke dalam operasi soal
angka
3. Hitunglah operasi angka yang ada
6
RINGKASAN MATERI MATEMATIKA SD Ujian Sekolah
4. Untuk menghitung penjumlahan dan
pengurangan pecahan, samakanlah
semua penyebut sehingga bisa dilakukan
perhitungan
5. Sederhanakanlah jawaban hasil
perhitungan dengan bentuk yang paling
sederhana
Contoh
1. Tinggi sebatang pohon 10,4 m. Pohon
tersebut dipangkas 3 4 m. Setelah beberapa
5
bulan, pohon tersebut tumbuh dan
bertambah tinggi 3 m. Tinggi pohon
8
sekarang….m
Jawab :
= 10,4 - 3
4
+ 3
5 8
=
104
-
19
+
3
Tips :
- Agar dapat mudah mengerjakan, hitunglah
dengan cara mengubahnya menjadi
pecahan biasa semua.
- Jika terdapat pembagian ubahlah menjadi
perkalian dengan cara membalik angka
pecahan biasa yang berada dibelakang
pembagi tersebut.
(6.) PERBANDINGAN DAN SKALA
Perbandingan
Untuk mencari jumlah suatu benda jika
diketahui perbandingan dan jumlah seluruh
banyak benda, maka digunakan rumus sbg
berikut :
=
𝑝𝑒𝑟𝑏𝑎𝑛𝑑i𝑛g𝑎𝑛 𝑏𝑎𝑛𝑦𝑎𝑘 𝑏𝑒𝑛𝑑𝑎
x jumlah seluruh
j𝑢𝑚𝑙𝑎ℎ 𝑝𝑒𝑟𝑏𝑎𝑛𝑑i𝑛g𝑎𝑛
10 5 8
416−152+15
=
40
benda
Untuk mencari jumlah suatu benda jika
diketahui perbandingan dan jumlah selisih,
gunakan rumus :
=
279 39
=
𝑟𝑎𝑠i𝑜 𝑏𝑎𝑛𝑦𝑎𝑘 𝑏𝑒𝑛𝑑𝑎 x jumlah seluruh benda
40
= 6 40
Maka, tinggi pohon sekarang
39
40
𝑠𝑒𝑙i𝑠iℎ 𝑝𝑒𝑟𝑏𝑎𝑛𝑑i𝑛g𝑎𝑛
Skala
Rumus yang dipakai adalah
Tips
- Perhatikanlah urutan cara pengerjaan
- Hitunglah pada kertas coret-coretan secara
rapi untuk mengurangi ketidaktelitian
(5.) PERKALIAN DAN PEMBAGIAN
PECAHAN
Urutan cara pengerjaan :
(Jika dikerjakan dalam bentuk pecahan)
1. Jika ada pecahan campuran dalam soal,
maka ubahlah pecahan yang ada
dengan bentuk pecahan biasa.
2. Kalikan atau bagilah pecahan biasa-
pecahan biasa tersebut.
(Jika dikerjakan dalam bentuk desimal)
1. Jika ada pecahan campuran dalam soal,
maka ubahlah pecahan yang ada
dengan bentuk desimal
Skala =
𝐽𝑎𝑟𝑎𝑘 𝑝𝑒𝑡𝑎
j𝑎𝑟𝑎𝑘 𝑠𝑒𝑏𝑒𝑛𝑎𝑟𝑛𝑦𝑎
(7.) MENGURUTKAN PECAHAN
Ada dua cara untuk mengurutkan deretan
angka pecahan, pertama ubah ke dalam
bentuk pecahan desimal semua, atau yang
kedua ubahlah kedalam bentuk pecahan
biasa.
Contoh :
Urutkan pecahan berikut 0,6 ; 1 1 ; 15% ; 2 1
4 5
dari yang terbesar ke terkecil
Mengubahnya ke dalam bentuk pecahan
desimal
0,6  0,6 (*3)
1 1  5  5 𝑥 25  125  1,25 (*2)
4 4 4 𝑥 25 100
2. Kalikan atau bagilah angka-angka
desimal tersebut.
15%  15
100
 0,15 (*4)
12
22
32
42
52
62
72
82
92
102
RINGKASAN MATERI MATEMATIKA SD Ujian Sekolah
2 1  11  11 𝑥 2  22  2,2 (*1)
5 5 5 𝑥 2 10
- Tentukan penyelesaian dari permasalahan
yang ada dalam soal
Maka urutan pecahan dari yang terbesar ke
21; 1 1 ; 0,6 ; 15%
5 4
(12.) BILANGAN PANGKAT DUA
Untuk bilangan pangkat 2 perhatikan dan
(8.) KPK DAN FPB
KPK
Ingatlah!! Bahwa KPK dari dua bilangan
merupakan bilangan terkecil yang habis
dibagi oleh kedua bilangan tersebut.
KPK dapat dicari dengan cara mengalikan
faktor prima yang berbeda dengan pangkat
tertinggi.
FPB
FPB dari dua bilangan adalah bilangan
terbesar yang habis emmbagi kedua bilangan
tersebut
FPB dapat dicari dengan cara mengalikan
faktor-faktor prima yang sama dan
berpangkat kecil.
(9.) KPK DAN FPB TIGA BILANGAN
Untuk KPK dan FPB tiga bilangan dapat
dicari sesuai dengan langkah-langkah serupa
di atas.
Tips :
Telitilah dalam memfaktorkan suatu bilangan
(10.) KPK DALAM SOAL CERITA
Langkah pengerjaan :
- Cermatilah soal dan tentukan bilangan
yang akan difaktorkan
- Setelah jawaban diketahui perhatikanlah
dengan seksama pertanyaan yang ada
- Tentukan penyelesaian dari permasalahan
yang ada dalam soal
(11.) FPB DALAM SOAL CERITA
Langkah pengerjaan :
- Cermatilah soal dan tentukan bilangan
yang akan difaktorkan
- Setelah jawaban diketahui perhatikanlah
dengan seksama pertanyaan yang ada
hafalkanlah daftar bilangan pangkat 2 berikut
= 1 112
= 121 212
= 441
= 4 122
= 144 222
= 484
= 9 132
= 169 232
= 529
= 16 142
= 196 242
= 576
= 25 152
= 225 252
= 625
= 36 162
= 256 262
= 676
= 49 172
= 289 272
= 729
= 64 182
= 324 282
= 784
= 81 192
= 361 292
= 841
= 100 202
= 400 302
= 900
(13.) AKAR PANGKAT TIGA
Untuk bilangan pangkat 3 perhatikan dan
hafalkanlah daftar bilangan pangkat 3 berikut
Tips :
Beberapa cara untuk mencari akar pangkat 3 dari
suatu bilangan adalah dengan cara faktorisasi
prima dan tebakan bilangan satuan puluhan.
(14.) AKAR PANGKAT TIGA DALAM SOAL
CERITA
Untuk akar pangkat tiga dalam soal cerita
ikutilah rambu-rambu terkait akar pangkat
tiga seperti yang dijelaskan di atas.
RINGKASAN MATERI MATEMATIKA SD Ujian Sekolah
Contoh :
Air sebanyak 3375 cm3
dapat dituangkan
dengan tepat pada bak berbent8uk kubus
yang mempunyai panjang rusuk?
V kubus = 3375 maka panjag rusuknya
adalah
V = S3
 S = 3√V
S = 3√3375 = 15
Kompetensi 2
Memahami konsep ukuran dan pengukuran berat,
panjang, luas dan volume, waktu serta penggunaannya
dalam pemecahan masalah keidupan sehari-hari
(15.) PENGUKURAN SATUAN WAKTU DAN
SATUAN PANJANG
Kesetaraan Satuan Waktu
1 abad = 100 tahun
1 dasawarsa = 10 tahun
1 windu = 8 tahun
1 lustrum = 5 tahun
1 tahun = 12 bulan
1 bulan = 30 hari
1 minggu = 7 hari
1 hari = 24 jam
1 jam = 60 menit
1 menit = 60 detik
Kesetaraan Satuan Panjang
(16.) PENGUKURAN SATUAN VOLUME
DAN SATUAN DEBIT
Satuan Volume
Debit
Gunakanlah rumus berikut
Debit =
𝑣𝑜𝑙𝑢𝑚𝑒
w𝑎𝑘𝑡𝑢
(17.) PENGUKURAN SATUAN BERAT DAN
SATUAN LUAS
Satuan Berat
Satuan Luas
RINGKASAN MATERI MATEMATIKA SD Ujian Sekolah
(18.) JARAK, WAKTU DAN KECEPATAN
Rumus kecepatan jika diketahui jarak dan
waktunya
Kecepatan = j𝑎𝑟𝑎𝑘
w𝑎𝑘𝑡𝑢
Maka, jarak = kecepatan x waktu
Dan, waktu = j𝑎𝑟𝑎𝑘
𝑘𝑒𝑐𝑒𝑝𝑎𝑡𝑎𝑛
Kompetensi 3
Memahami konsep konsep, sifat dan unsure-unsur
bangun geometri, dapat menghitung besar-besaran
yang etrkait dengan bangun geometri (2D/3D),
memahami konsep transformasi bangun datar, serta
dapat menggunakannya dalan kehidupan sehari-hari
(19.) SIFAT-SIFAT BANGUN DATAR
RINGKASAN MATERI MATEMATIKA SD Ujian Sekolah
(20.) PENCERMINAN BANGUN DATAR
Ingat!! Pada pencerminan bayangan suatu
bangun memiliki ukuran, bentuk dan jarak
yang sama dengan sumbu cermin untuk
setiap titiknya.
(21.) UNSUR-UNSUR BANGUN RUANG
4
2
3
RINGKASAN MATERI MATEMATIKA SD Ujian Sekolah
(22.) KESEBANGUNAN BANGUN DATAR
Syarat kesebangunan
1. Sudut-sudutnya bersesuaian sama besar
2. Masing-masing sisinya bersesuaian
mempunyai perbandingan yang sama.
(23.) JARING-JARING BANGUN RUANG
(24.) LUAS BANGUN DATAR
(25.) LUAS GABUNGAN ATAU IRISAN DUA
BANGUN DATAR
Luas bangun gabungan berarti luas dari
gabungan 2 atau lebih bangun datar.
Tips :
- Buatlah garis bantu sehingga terlihat
bagian-bagian dari gabungan dua bangun
datar,
- bagilah bangun-bangun ada
- hitunglah luas setiap bagian dari bangun
tersebut
- langkah terakhir adalah menjumlahkan
atau mengurangkan bagian-bagian tersebut
tergantung dari luas bagian bangun datar
yang akan dicari.
(26.) LUAS BAGIAN LINGKARAN
Perbedaan luas lingkaran penuh dan luas
lingkaran sebagian terletak pada hal-hal
berikut,
Luas dari
Seperempat bagian lingkaran = 1 x Llingkaran
Setengah bagian lingkaran = 1 x Llingkaran
Sepertiga bagian lingkaran = 1 x Llingkaran
4
RINGKASAN MATERI MATEMATIKA SD Ujian Sekolah
(27.) VOLUME KUBUS DAN BALOK
(28.) VOLUME PRISMA SEGITIGA
Lprimas = Lalas x tinggi prisma
(31.) MEMBACA DIAGRAM BATANG
Membaca diagram batang
(32.) MEMBACA DIAGRAM LINGKARAN
Tidak berbeda dengan membaca diagram
batang
(33.) MENYAJIKAN DATA DALAM
BENTUK DIAGRAM BATANG
Suatu data dalam bentuk tabel dapat disajikan
dalam bentuk diagram batang. Sumbu datar
diagram menunjukkan jenis data atau nilai
data. Adapun sumbu tegak diagram
menunjukkan kuantitas atau frekuensinya.
(34.) MENYELESAIKAN PERMASALAHN
L = 1 x a x t x tinggi prisma DIAGRAM BATANG ATAU DIAGRAM
primas 2 t t LINGKARAN
Luas alas prisma merupakan bangun segitiga
maka
Untuk menyelesaikan permasalahan dalam
diagram lingkaran atau diagram batang maka
Lalas prisma = 1 x alas segitiga x tinggi segitiga
2
hal pertama yang harus dikuasai adalah
bagaimana kita bisa membaca data dalam
(29.) VOLUME TABUNG
Rumus yang digunakan adalah
diagram batang dan diagram lingkaran.
Perhatikanlah permasalahan dalam diagram-
Ltabung
Atau
= π r2
t  jika memakai jari-jari
diagram ini.
Untuk mencari salah satu data yang hilang
atau tidak ada maka hal yang harus kita
Ltabung = 1 π d2
t  jika memakai diameter
Kompetensi 4
Memahami konsep koordinat untuk menentukan letak
benda dan dapat menggunakannya dalam pemecahan
masalah
(30.) MEMAHAMI KARTESIUS
Diagram kartesius terdiri dari dua sumbu
yang tegak lurus. Ingat bahwa sumbu
mendatar adalah sumbu X dan sumbu tegak
merupakan sumbu Y. Koordinat ditulis
(X,Y) ingat koordinat X ditulis di depan dan
Y dibelakang.
lakukan adalah mengurangi total data dengan
jumlah data yang tersaji
Diagram batang = total data – jumlah data
yang tersedia
Diagram lingkaran (sudut) = 360o
– jumlah
sudut yang ada.
Diagram lingkaran (persen) = 100% - jumlah
persenan yang diketahui.
(35.) RATA-RATA DATA TUNGGAL
Gunakanlah rumus
Nilai rata-rata =
j𝑢𝑚𝑙𝑎ℎ 𝑠𝑒𝑙𝑢𝑟𝑢ℎ 𝑑𝑎𝑡𝑎
𝑏𝑎𝑛𝑦𝑎𝑘 𝑑𝑎𝑡𝑎
Kompetensi 5
Memahami konsep , pengumpulan data, penyajian data
dengan tabel dan grafik, mengurutkan data,
menghitung rata-rata serta menerapkan dalam
pemecahan maslah kehidupan sehari-hari.
RINGKASAN MATERI MATEMATIKA SD Ujian Sekolah
(36.) RATA-RATA DATA DALAM TABEL
Gunakanlah rumus sama seperti data dalam
tabel
Nilai rata-rata =
j𝑢𝑚𝑙𝑎ℎ 𝑠𝑒𝑙𝑢𝑟𝑢ℎ 𝑑𝑎𝑡𝑎
𝑏𝑎𝑛𝑦𝑎𝑘 𝑑𝑎𝑡𝑎
Untuk jumlah seluruh data diperoleh dengan
cara menjumlahkan hasil dari perkalian data-
data dangan frekuensi-frekuensinya.
(37.) RATA-RATA DATA DALAM DIAGRAM
BATANG
Gunakanlah rumus berikut
Rata-rata dalam tabel =
j𝑢𝑚𝑙𝑎ℎ 𝑑𝑎𝑟i 𝑠𝑒𝑙𝑢𝑟𝑢ℎ f𝑟𝑒𝑘𝑢𝑒𝑛𝑠i 𝑚𝑎𝑠i𝑛g−𝑚𝑎𝑠i𝑛g 𝑑𝑎𝑡𝑎
𝑏𝑎𝑛𝑦𝑎𝑘 𝑑𝑎𝑡𝑎
(38.) MEDIAN DATA TUNGGAL
Median merupakan nilai tengah dari deret
dsuatu data. Sebelum mencari nilai tengah
atau mediannya maka kita harus
mengurutkannya dari yang terkecil sampai
yang terbesar.
Untuk jumlah deret ganjil maka nilai
median dapat di ambil secara langsung dari
deret tengahnya.
Untuk jumlah deret genap gunakan cara
berikut
Jumlah dari dua angka deret tengah
2
(39.) MODUS
Modus merupakan nilai yang seringkali
muncul. Jadi mudah bagi kita untuk
menemukannya.
(40.) NILAI TERTINGGI DAN NILAI
TERENDAH DATA
Nilai tertinggi dan nilai terendah dalam suatu
data-data dapat kita temukan dengan
mengurutkannya dari yang terkecil
sampai yang terbesar.

More Related Content

PDF
Pembelajaran Operasi Hitung Perkalian & Pembagian Pecahan di SD
DOCX
Contoh kisi dan soal uts matematika kelas 3 semester 2
PPTX
Materi Perbandingan SD
DOCX
MODUL AJAR MATEMATIKA KELAS 5 BAB 4 KURIKULUM MERDEKA.docx
PPTX
PPT MATEMATIKA KELAS 6
PDF
778019551-PROMES-KELAS-5-semester-1-tapel-2024-2025-dengan-CP-revisi-tahun-20...
PPTX
materi kelas 5 matematika kecepatan dan debit.pptx
PDF
PPT Matematika Kelas 6 Bilangan Bulat.pdf
Pembelajaran Operasi Hitung Perkalian & Pembagian Pecahan di SD
Contoh kisi dan soal uts matematika kelas 3 semester 2
Materi Perbandingan SD
MODUL AJAR MATEMATIKA KELAS 5 BAB 4 KURIKULUM MERDEKA.docx
PPT MATEMATIKA KELAS 6
778019551-PROMES-KELAS-5-semester-1-tapel-2024-2025-dengan-CP-revisi-tahun-20...
materi kelas 5 matematika kecepatan dan debit.pptx
PPT Matematika Kelas 6 Bilangan Bulat.pdf

What's hot (20)

PPSX
Perkalian Bilangan untuk kelas 2 SD
PPTX
AKM BANGUN RUANG SISI DATAR (BRSD)
PDF
00 kata-kerja-operasional-kko-edisi-revisi-teori-bloom
PPTX
Aksi Nyata Menyebarkan Pemahaman Merdeka Belajar
DOCX
Lembar Umpan Balik Guru Asesmen.docx
DOC
SILABUS KELAS 3 TEMA 1.doc
DOCX
Perangkat Pembelajaran Matematika Kelas IV Materi KPK
PPTX
Pengukuran Waktu.pptx
DOCX
Jurnal Mengajar Guru.docx
PDF
PROYEK KEPEMIMPINAN .pdf
PDF
Modul Asesmen Awal Matematika SMP/MTs Kelas VIII
PPTX
Materi perkalian kelas 2
PDF
AKSI NYATA TOPIK 1 MERDEKA BELAJAR.pptx.pdf
PDF
PROGRAM WALI KELAS untuk SMA/SMK sebagai kelengkapan pelaporan PMM. semoga be...
PDF
Modul Ajar Kelas 10 Matematika Fase E Kurikulum Merdeka
PPTX
Bangun Ruang PPT
PPTX
PPT TEOREMA PYTHAGORAS KELAS 8 SMP
PPTX
PPT SISTEM PERSAMAAN LINEAR DUA VARIABEL
PPTX
PPT KRITERIA KENAIKAN KELAS & KELULUSAN.pptx
PDF
Download Contoh Laporan observasi teman sejawat
Perkalian Bilangan untuk kelas 2 SD
AKM BANGUN RUANG SISI DATAR (BRSD)
00 kata-kerja-operasional-kko-edisi-revisi-teori-bloom
Aksi Nyata Menyebarkan Pemahaman Merdeka Belajar
Lembar Umpan Balik Guru Asesmen.docx
SILABUS KELAS 3 TEMA 1.doc
Perangkat Pembelajaran Matematika Kelas IV Materi KPK
Pengukuran Waktu.pptx
Jurnal Mengajar Guru.docx
PROYEK KEPEMIMPINAN .pdf
Modul Asesmen Awal Matematika SMP/MTs Kelas VIII
Materi perkalian kelas 2
AKSI NYATA TOPIK 1 MERDEKA BELAJAR.pptx.pdf
PROGRAM WALI KELAS untuk SMA/SMK sebagai kelengkapan pelaporan PMM. semoga be...
Modul Ajar Kelas 10 Matematika Fase E Kurikulum Merdeka
Bangun Ruang PPT
PPT TEOREMA PYTHAGORAS KELAS 8 SMP
PPT SISTEM PERSAMAAN LINEAR DUA VARIABEL
PPT KRITERIA KENAIKAN KELAS & KELULUSAN.pptx
Download Contoh Laporan observasi teman sejawat
Ad

Similar to RINGKASAN MATEMATIKA KELAS 6 SIAP US.docx (20)

DOCX
Prediksi materi soal berdasarkan kisi matematika
DOCX
Learning continuum bilangan
DOCX
Learning continuum bilangan
DOC
Learning continuum
DOC
Learning continuum
PDF
Silabus Matematika SD Kelas 6 kurikulum 2013
PPSX
Kisi-Kisi soal ujian sekolah dasar Usd.ppsx
DOCX
Final ATP_MAT_Meilani Hartono_SD_C.docx
PDF
Materisoalmatematika
PPT
Matematika
PPSX
Latihan soal un matematika interaktif
DOCX
Matematika smp
PDF
BUKU PEDOMAN KISI-KISI.pdf
PDF
Latihan soal ujian nasional matematika sd
PPT
Cd un matematika mahir sd 2013
DOCX
PDF
Silabus removed
PDF
KISI-KISI UJIAN SEKOLAH MATEMATIKA_2023.pdf
PPT
Matematika
DOCX
Rencana pelaksanaan pembelajaran
Prediksi materi soal berdasarkan kisi matematika
Learning continuum bilangan
Learning continuum bilangan
Learning continuum
Learning continuum
Silabus Matematika SD Kelas 6 kurikulum 2013
Kisi-Kisi soal ujian sekolah dasar Usd.ppsx
Final ATP_MAT_Meilani Hartono_SD_C.docx
Materisoalmatematika
Matematika
Latihan soal un matematika interaktif
Matematika smp
BUKU PEDOMAN KISI-KISI.pdf
Latihan soal ujian nasional matematika sd
Cd un matematika mahir sd 2013
Silabus removed
KISI-KISI UJIAN SEKOLAH MATEMATIKA_2023.pdf
Matematika
Rencana pelaksanaan pembelajaran
Ad

More from RafikaSYunus (18)

PPTX
materi tentang benua-130705041954-phpapp01.pptx
PPTX
presentasipengembangankompetensiguru-240903044435-3b18764b.pptx
PPTX
Tugas dan peran dalam kegiatan bersama. (1).pptx
PPTX
Macam-macam energi.pptx MATERI KELAS ENAM
PPTX
PPT observasi.pptx JENIS JENIS ENERGI DAN PERUBAHANNYA
PPTX
633585082-FORUM-KOMUNIKASI-DAN-KOORDINASI-SEKOLAH-FKKS-1.pptx
PPTX
2.3.a.8 Koneksi Antar Materi Modul 2.3 Coaching untuk Supervisi Akademik_TONO...
PPTX
Teks Prosedur (P5). fase C kelas 6 tema kewirausahaan
PPTX
Kanvas BAGJA prakarsa perubahan [Autosaved].pptx
PPTX
Materi Profil Pelajar Pancasila tingkat SD
PPTX
SOSIALISASI MENUMBUHKAN NILAI-NILAI BUDAYA POSITIF DISEKOLAH.pptx
PPTX
PPT Observasi Pengelolaan Kinerja Juli-Desember
PPTX
Materi Penguatan IKM oleh Pengawas pembina
DOCX
MA B Indonesia K4 BAB 3 (datadikdasmen.com).docx
PDF
Modul Projek Gaya Hidup Berkelanjutan - Cerdik Kelola Sampah Plastik - Fase A...
PDF
Bimtek Bagi Komunitas Belajar Satuan Pendidikan.pdf
DOCX
Tujuan pembelajaran dan LM IPAS SD Kelas 4
DOCX
Analisis Hari Efektif Sekolah dan Haari Efektif Belajar
materi tentang benua-130705041954-phpapp01.pptx
presentasipengembangankompetensiguru-240903044435-3b18764b.pptx
Tugas dan peran dalam kegiatan bersama. (1).pptx
Macam-macam energi.pptx MATERI KELAS ENAM
PPT observasi.pptx JENIS JENIS ENERGI DAN PERUBAHANNYA
633585082-FORUM-KOMUNIKASI-DAN-KOORDINASI-SEKOLAH-FKKS-1.pptx
2.3.a.8 Koneksi Antar Materi Modul 2.3 Coaching untuk Supervisi Akademik_TONO...
Teks Prosedur (P5). fase C kelas 6 tema kewirausahaan
Kanvas BAGJA prakarsa perubahan [Autosaved].pptx
Materi Profil Pelajar Pancasila tingkat SD
SOSIALISASI MENUMBUHKAN NILAI-NILAI BUDAYA POSITIF DISEKOLAH.pptx
PPT Observasi Pengelolaan Kinerja Juli-Desember
Materi Penguatan IKM oleh Pengawas pembina
MA B Indonesia K4 BAB 3 (datadikdasmen.com).docx
Modul Projek Gaya Hidup Berkelanjutan - Cerdik Kelola Sampah Plastik - Fase A...
Bimtek Bagi Komunitas Belajar Satuan Pendidikan.pdf
Tujuan pembelajaran dan LM IPAS SD Kelas 4
Analisis Hari Efektif Sekolah dan Haari Efektif Belajar

Recently uploaded (20)

DOCX
Modul Ajar Deep Learning Informatika Kelas 10 SMA Terbaru 2025
DOCX
Modul Ajar Pembelajaran Mendalam PKWU Kerajinan Kelas XI SMA Terbaru 2025
DOCX
Modul Ajar Deep Learning Fisika Kelas 12 SMA Terbaru 2025
PPTX
Bahan Ajar PAI 8 BAB 2 iman kepada kitab Allah.pptx
PPTX
Paparan Pembelajaran Mendalam V2 (fix).pptx
PPTX
Tools of Digital Media in Marketing Era Digital 4.0_WEBINAR PDPTN "Digital Ma...
PPTX
1 - Hubungan Pancasila UUD Negara Republik Indonesia Tahun 1945 Bhinneka Tun...
PPTX
Aminullah Assagaf_B34_Statistik Ekonometrika.pptx
PPTX
POWER POING IPS KLS 8 KUMER 2025-2026.pptx
PDF
Aminullah Assagaf_B34_Statistik Ekonometrika Terapan_22 Agus 2025.pdf
PPTX
Pola Pikir Bertumbuh Pembelajaran Mendalam.pptx
PPTX
Bilangan_Berpangkat_Kelas VIII_2024.pptx
DOCX
Modul Ajar Pembelajaran Mendalam Ekonomi Kelas X SMA Terbaru 2025
PPTX
bahan KKA DI SEKOLAH bahan KKA DI SEKOLA
PPTX
PDF_Penyelarasan_Visi,_Misi,_dan_Tujuan_
PPTX
Kokurikuler dalam Pembelajaran Mendalam atau Deep Leaning
DOCX
Modul Ajar Pembelajaran Mendalam Fisika Kelas XII SMA Terbaru 2025
PDF
Faktor-Faktor Pergeseran dari Pemasaran Konvensional ke Pemasaran Modern
PPTX
Desain ojt 1 koding dan kecerdasan artificial .pptx
PDF
Aminullah Assagaf_Ch3&4_Statistik Ekonometrika_PLS SPSS.pdf
Modul Ajar Deep Learning Informatika Kelas 10 SMA Terbaru 2025
Modul Ajar Pembelajaran Mendalam PKWU Kerajinan Kelas XI SMA Terbaru 2025
Modul Ajar Deep Learning Fisika Kelas 12 SMA Terbaru 2025
Bahan Ajar PAI 8 BAB 2 iman kepada kitab Allah.pptx
Paparan Pembelajaran Mendalam V2 (fix).pptx
Tools of Digital Media in Marketing Era Digital 4.0_WEBINAR PDPTN "Digital Ma...
1 - Hubungan Pancasila UUD Negara Republik Indonesia Tahun 1945 Bhinneka Tun...
Aminullah Assagaf_B34_Statistik Ekonometrika.pptx
POWER POING IPS KLS 8 KUMER 2025-2026.pptx
Aminullah Assagaf_B34_Statistik Ekonometrika Terapan_22 Agus 2025.pdf
Pola Pikir Bertumbuh Pembelajaran Mendalam.pptx
Bilangan_Berpangkat_Kelas VIII_2024.pptx
Modul Ajar Pembelajaran Mendalam Ekonomi Kelas X SMA Terbaru 2025
bahan KKA DI SEKOLAH bahan KKA DI SEKOLA
PDF_Penyelarasan_Visi,_Misi,_dan_Tujuan_
Kokurikuler dalam Pembelajaran Mendalam atau Deep Leaning
Modul Ajar Pembelajaran Mendalam Fisika Kelas XII SMA Terbaru 2025
Faktor-Faktor Pergeseran dari Pemasaran Konvensional ke Pemasaran Modern
Desain ojt 1 koding dan kecerdasan artificial .pptx
Aminullah Assagaf_Ch3&4_Statistik Ekonometrika_PLS SPSS.pdf

RINGKASAN MATEMATIKA KELAS 6 SIAP US.docx

  • 2. RINGKASAN MATERI MATEMATIKA SD Ujian Sekolah Kompetensi 1 Memahami konsep dan operasi hitung bilangan serta dapat menggunakannya dalam kehidupan sehari-hari (1.) OPERASI HITUNG Urutan langkah pengerjaan : 1. Dikerjakan operasi dalam kurung terlebih dahulu 2. Jika ada Operasi perkalian dan pembagian dikerjakan terlebih dahulu 3. Operasi yang sama kedudukannya dikerjakan urut dari depan Contoh : 1. 12 + (14-6) = 12 + 8 = 20 2. 2 x 3 – 2 : 2 = 6 – 1 = 5 3. 12 : 3 x 2 = 4 x 2 = 8 Tips: - Untuk menghindari kesalahan perhitungan kerjakanlah soal secara rapi dan urut seperti yang ditunjukkan pada contoh (2.) OPERASI HITUNG DALAM SOAL CERITA Urutan langkah pengerjaan : 1. Perhatikan soal secara seksama kemudian ubah soal cerita yang ada ke dalam bentuk soal angka 2. Kerjakan soal sesuai dengan urutan langkah pengerjaan operasi hitung Contoh : 1. Dita mempunyai pensil sebanyak 12 kotak. Setiap kotak berisi 5 buah pensil. Semua pensil yang Dita punya tersebut dibagikan untuk acara amal kepada 30 yatim piatu. Maka setiap yatim piatu mendapat …. Pensil. Jawab : 12 kotak dengan setiap kotak berisi 5 buah pensil = 12 x 5 Dibagikan 30 anak yatim piatu = : 30 Jadi, 12 x 5 : 30 = 60 : 30 = 2 Maka setiap anak mendapatkan pensil sejumlah 2 buah Tips : - Tandailah angka-angka dalam soal cerita supaya lebih mudah mengubahnya dalam bentuk soal angka - Sering-seringlah berlatih dengan berbagai macam soal cerita yang berbeda (3.) OPERASI HITUNG CAMPURAN BILANGAN BULAT Untuk pengerjaan operasi campuran bilangan bulat tidak berbeda dengan operasi hitung biasa. Tetapi, perhatikanlah operasi hitung setiap angka yang bernilai negatif atau positif. Perhatikanlah operasi perkalian dan pembagian bilangan bulat berikut. I II I x II I : II (+) (+) (+) (+) (+) (-) (-) (-) (-) (+) (-) (-) (-) (-) (+) (+) Contoh : 1. -6 + (-2) x 4 + 8 = -6 + (-8) + 8 = -6 – 8 + 8 = 6 2. -4 – (16 : (-2)) + 5 = -4 – (-8) + 5 = -4 + 8 + 5 = 9 Tips : - Kerjakanlah soal secara berurutan dan rapi seperti yang ditunjukkan dalam contoh untuk menghindari kesalahan/ketidaktelitian - Pahamilah operasi hitung bilangan bulat yang berada dalam tabel (4.) PENJUMLAHAN DAN PENGURANGAN PECAHAN Urutan langkah pengerjaan : 1. Perhatikanlah soal cerita yang ada 2. Ubahlah soal cerita ke dalam operasi soal angka 3. Hitunglah operasi angka yang ada
  • 3. 6 RINGKASAN MATERI MATEMATIKA SD Ujian Sekolah 4. Untuk menghitung penjumlahan dan pengurangan pecahan, samakanlah semua penyebut sehingga bisa dilakukan perhitungan 5. Sederhanakanlah jawaban hasil perhitungan dengan bentuk yang paling sederhana Contoh 1. Tinggi sebatang pohon 10,4 m. Pohon tersebut dipangkas 3 4 m. Setelah beberapa 5 bulan, pohon tersebut tumbuh dan bertambah tinggi 3 m. Tinggi pohon 8 sekarang….m Jawab : = 10,4 - 3 4 + 3 5 8 = 104 - 19 + 3 Tips : - Agar dapat mudah mengerjakan, hitunglah dengan cara mengubahnya menjadi pecahan biasa semua. - Jika terdapat pembagian ubahlah menjadi perkalian dengan cara membalik angka pecahan biasa yang berada dibelakang pembagi tersebut. (6.) PERBANDINGAN DAN SKALA Perbandingan Untuk mencari jumlah suatu benda jika diketahui perbandingan dan jumlah seluruh banyak benda, maka digunakan rumus sbg berikut : = 𝑝𝑒𝑟𝑏𝑎𝑛𝑑i𝑛g𝑎𝑛 𝑏𝑎𝑛𝑦𝑎𝑘 𝑏𝑒𝑛𝑑𝑎 x jumlah seluruh j𝑢𝑚𝑙𝑎ℎ 𝑝𝑒𝑟𝑏𝑎𝑛𝑑i𝑛g𝑎𝑛 10 5 8 416−152+15 = 40 benda Untuk mencari jumlah suatu benda jika diketahui perbandingan dan jumlah selisih, gunakan rumus : = 279 39 = 𝑟𝑎𝑠i𝑜 𝑏𝑎𝑛𝑦𝑎𝑘 𝑏𝑒𝑛𝑑𝑎 x jumlah seluruh benda 40 = 6 40 Maka, tinggi pohon sekarang 39 40 𝑠𝑒𝑙i𝑠iℎ 𝑝𝑒𝑟𝑏𝑎𝑛𝑑i𝑛g𝑎𝑛 Skala Rumus yang dipakai adalah Tips - Perhatikanlah urutan cara pengerjaan - Hitunglah pada kertas coret-coretan secara rapi untuk mengurangi ketidaktelitian (5.) PERKALIAN DAN PEMBAGIAN PECAHAN Urutan cara pengerjaan : (Jika dikerjakan dalam bentuk pecahan) 1. Jika ada pecahan campuran dalam soal, maka ubahlah pecahan yang ada dengan bentuk pecahan biasa. 2. Kalikan atau bagilah pecahan biasa- pecahan biasa tersebut. (Jika dikerjakan dalam bentuk desimal) 1. Jika ada pecahan campuran dalam soal, maka ubahlah pecahan yang ada dengan bentuk desimal Skala = 𝐽𝑎𝑟𝑎𝑘 𝑝𝑒𝑡𝑎 j𝑎𝑟𝑎𝑘 𝑠𝑒𝑏𝑒𝑛𝑎𝑟𝑛𝑦𝑎 (7.) MENGURUTKAN PECAHAN Ada dua cara untuk mengurutkan deretan angka pecahan, pertama ubah ke dalam bentuk pecahan desimal semua, atau yang kedua ubahlah kedalam bentuk pecahan biasa. Contoh : Urutkan pecahan berikut 0,6 ; 1 1 ; 15% ; 2 1 4 5 dari yang terbesar ke terkecil Mengubahnya ke dalam bentuk pecahan desimal 0,6  0,6 (*3) 1 1  5  5 𝑥 25  125  1,25 (*2) 4 4 4 𝑥 25 100 2. Kalikan atau bagilah angka-angka desimal tersebut. 15%  15 100  0,15 (*4)
  • 4. 12 22 32 42 52 62 72 82 92 102 RINGKASAN MATERI MATEMATIKA SD Ujian Sekolah 2 1  11  11 𝑥 2  22  2,2 (*1) 5 5 5 𝑥 2 10 - Tentukan penyelesaian dari permasalahan yang ada dalam soal Maka urutan pecahan dari yang terbesar ke 21; 1 1 ; 0,6 ; 15% 5 4 (12.) BILANGAN PANGKAT DUA Untuk bilangan pangkat 2 perhatikan dan (8.) KPK DAN FPB KPK Ingatlah!! Bahwa KPK dari dua bilangan merupakan bilangan terkecil yang habis dibagi oleh kedua bilangan tersebut. KPK dapat dicari dengan cara mengalikan faktor prima yang berbeda dengan pangkat tertinggi. FPB FPB dari dua bilangan adalah bilangan terbesar yang habis emmbagi kedua bilangan tersebut FPB dapat dicari dengan cara mengalikan faktor-faktor prima yang sama dan berpangkat kecil. (9.) KPK DAN FPB TIGA BILANGAN Untuk KPK dan FPB tiga bilangan dapat dicari sesuai dengan langkah-langkah serupa di atas. Tips : Telitilah dalam memfaktorkan suatu bilangan (10.) KPK DALAM SOAL CERITA Langkah pengerjaan : - Cermatilah soal dan tentukan bilangan yang akan difaktorkan - Setelah jawaban diketahui perhatikanlah dengan seksama pertanyaan yang ada - Tentukan penyelesaian dari permasalahan yang ada dalam soal (11.) FPB DALAM SOAL CERITA Langkah pengerjaan : - Cermatilah soal dan tentukan bilangan yang akan difaktorkan - Setelah jawaban diketahui perhatikanlah dengan seksama pertanyaan yang ada hafalkanlah daftar bilangan pangkat 2 berikut = 1 112 = 121 212 = 441 = 4 122 = 144 222 = 484 = 9 132 = 169 232 = 529 = 16 142 = 196 242 = 576 = 25 152 = 225 252 = 625 = 36 162 = 256 262 = 676 = 49 172 = 289 272 = 729 = 64 182 = 324 282 = 784 = 81 192 = 361 292 = 841 = 100 202 = 400 302 = 900 (13.) AKAR PANGKAT TIGA Untuk bilangan pangkat 3 perhatikan dan hafalkanlah daftar bilangan pangkat 3 berikut Tips : Beberapa cara untuk mencari akar pangkat 3 dari suatu bilangan adalah dengan cara faktorisasi prima dan tebakan bilangan satuan puluhan. (14.) AKAR PANGKAT TIGA DALAM SOAL CERITA Untuk akar pangkat tiga dalam soal cerita ikutilah rambu-rambu terkait akar pangkat tiga seperti yang dijelaskan di atas.
  • 5. RINGKASAN MATERI MATEMATIKA SD Ujian Sekolah Contoh : Air sebanyak 3375 cm3 dapat dituangkan dengan tepat pada bak berbent8uk kubus yang mempunyai panjang rusuk? V kubus = 3375 maka panjag rusuknya adalah V = S3  S = 3√V S = 3√3375 = 15 Kompetensi 2 Memahami konsep ukuran dan pengukuran berat, panjang, luas dan volume, waktu serta penggunaannya dalam pemecahan masalah keidupan sehari-hari (15.) PENGUKURAN SATUAN WAKTU DAN SATUAN PANJANG Kesetaraan Satuan Waktu 1 abad = 100 tahun 1 dasawarsa = 10 tahun 1 windu = 8 tahun 1 lustrum = 5 tahun 1 tahun = 12 bulan 1 bulan = 30 hari 1 minggu = 7 hari 1 hari = 24 jam 1 jam = 60 menit 1 menit = 60 detik Kesetaraan Satuan Panjang (16.) PENGUKURAN SATUAN VOLUME DAN SATUAN DEBIT Satuan Volume Debit Gunakanlah rumus berikut Debit = 𝑣𝑜𝑙𝑢𝑚𝑒 w𝑎𝑘𝑡𝑢 (17.) PENGUKURAN SATUAN BERAT DAN SATUAN LUAS Satuan Berat Satuan Luas
  • 6. RINGKASAN MATERI MATEMATIKA SD Ujian Sekolah (18.) JARAK, WAKTU DAN KECEPATAN Rumus kecepatan jika diketahui jarak dan waktunya Kecepatan = j𝑎𝑟𝑎𝑘 w𝑎𝑘𝑡𝑢 Maka, jarak = kecepatan x waktu Dan, waktu = j𝑎𝑟𝑎𝑘 𝑘𝑒𝑐𝑒𝑝𝑎𝑡𝑎𝑛 Kompetensi 3 Memahami konsep konsep, sifat dan unsure-unsur bangun geometri, dapat menghitung besar-besaran yang etrkait dengan bangun geometri (2D/3D), memahami konsep transformasi bangun datar, serta dapat menggunakannya dalan kehidupan sehari-hari (19.) SIFAT-SIFAT BANGUN DATAR
  • 7. RINGKASAN MATERI MATEMATIKA SD Ujian Sekolah (20.) PENCERMINAN BANGUN DATAR Ingat!! Pada pencerminan bayangan suatu bangun memiliki ukuran, bentuk dan jarak yang sama dengan sumbu cermin untuk setiap titiknya. (21.) UNSUR-UNSUR BANGUN RUANG
  • 8. 4 2 3 RINGKASAN MATERI MATEMATIKA SD Ujian Sekolah (22.) KESEBANGUNAN BANGUN DATAR Syarat kesebangunan 1. Sudut-sudutnya bersesuaian sama besar 2. Masing-masing sisinya bersesuaian mempunyai perbandingan yang sama. (23.) JARING-JARING BANGUN RUANG (24.) LUAS BANGUN DATAR (25.) LUAS GABUNGAN ATAU IRISAN DUA BANGUN DATAR Luas bangun gabungan berarti luas dari gabungan 2 atau lebih bangun datar. Tips : - Buatlah garis bantu sehingga terlihat bagian-bagian dari gabungan dua bangun datar, - bagilah bangun-bangun ada - hitunglah luas setiap bagian dari bangun tersebut - langkah terakhir adalah menjumlahkan atau mengurangkan bagian-bagian tersebut tergantung dari luas bagian bangun datar yang akan dicari. (26.) LUAS BAGIAN LINGKARAN Perbedaan luas lingkaran penuh dan luas lingkaran sebagian terletak pada hal-hal berikut, Luas dari Seperempat bagian lingkaran = 1 x Llingkaran Setengah bagian lingkaran = 1 x Llingkaran Sepertiga bagian lingkaran = 1 x Llingkaran
  • 9. 4 RINGKASAN MATERI MATEMATIKA SD Ujian Sekolah (27.) VOLUME KUBUS DAN BALOK (28.) VOLUME PRISMA SEGITIGA Lprimas = Lalas x tinggi prisma (31.) MEMBACA DIAGRAM BATANG Membaca diagram batang (32.) MEMBACA DIAGRAM LINGKARAN Tidak berbeda dengan membaca diagram batang (33.) MENYAJIKAN DATA DALAM BENTUK DIAGRAM BATANG Suatu data dalam bentuk tabel dapat disajikan dalam bentuk diagram batang. Sumbu datar diagram menunjukkan jenis data atau nilai data. Adapun sumbu tegak diagram menunjukkan kuantitas atau frekuensinya. (34.) MENYELESAIKAN PERMASALAHN L = 1 x a x t x tinggi prisma DIAGRAM BATANG ATAU DIAGRAM primas 2 t t LINGKARAN Luas alas prisma merupakan bangun segitiga maka Untuk menyelesaikan permasalahan dalam diagram lingkaran atau diagram batang maka Lalas prisma = 1 x alas segitiga x tinggi segitiga 2 hal pertama yang harus dikuasai adalah bagaimana kita bisa membaca data dalam (29.) VOLUME TABUNG Rumus yang digunakan adalah diagram batang dan diagram lingkaran. Perhatikanlah permasalahan dalam diagram- Ltabung Atau = π r2 t  jika memakai jari-jari diagram ini. Untuk mencari salah satu data yang hilang atau tidak ada maka hal yang harus kita Ltabung = 1 π d2 t  jika memakai diameter Kompetensi 4 Memahami konsep koordinat untuk menentukan letak benda dan dapat menggunakannya dalam pemecahan masalah (30.) MEMAHAMI KARTESIUS Diagram kartesius terdiri dari dua sumbu yang tegak lurus. Ingat bahwa sumbu mendatar adalah sumbu X dan sumbu tegak merupakan sumbu Y. Koordinat ditulis (X,Y) ingat koordinat X ditulis di depan dan Y dibelakang. lakukan adalah mengurangi total data dengan jumlah data yang tersaji Diagram batang = total data – jumlah data yang tersedia Diagram lingkaran (sudut) = 360o – jumlah sudut yang ada. Diagram lingkaran (persen) = 100% - jumlah persenan yang diketahui. (35.) RATA-RATA DATA TUNGGAL Gunakanlah rumus Nilai rata-rata = j𝑢𝑚𝑙𝑎ℎ 𝑠𝑒𝑙𝑢𝑟𝑢ℎ 𝑑𝑎𝑡𝑎 𝑏𝑎𝑛𝑦𝑎𝑘 𝑑𝑎𝑡𝑎 Kompetensi 5 Memahami konsep , pengumpulan data, penyajian data dengan tabel dan grafik, mengurutkan data, menghitung rata-rata serta menerapkan dalam pemecahan maslah kehidupan sehari-hari.
  • 10. RINGKASAN MATERI MATEMATIKA SD Ujian Sekolah (36.) RATA-RATA DATA DALAM TABEL Gunakanlah rumus sama seperti data dalam tabel Nilai rata-rata = j𝑢𝑚𝑙𝑎ℎ 𝑠𝑒𝑙𝑢𝑟𝑢ℎ 𝑑𝑎𝑡𝑎 𝑏𝑎𝑛𝑦𝑎𝑘 𝑑𝑎𝑡𝑎 Untuk jumlah seluruh data diperoleh dengan cara menjumlahkan hasil dari perkalian data- data dangan frekuensi-frekuensinya. (37.) RATA-RATA DATA DALAM DIAGRAM BATANG Gunakanlah rumus berikut Rata-rata dalam tabel = j𝑢𝑚𝑙𝑎ℎ 𝑑𝑎𝑟i 𝑠𝑒𝑙𝑢𝑟𝑢ℎ f𝑟𝑒𝑘𝑢𝑒𝑛𝑠i 𝑚𝑎𝑠i𝑛g−𝑚𝑎𝑠i𝑛g 𝑑𝑎𝑡𝑎 𝑏𝑎𝑛𝑦𝑎𝑘 𝑑𝑎𝑡𝑎 (38.) MEDIAN DATA TUNGGAL Median merupakan nilai tengah dari deret dsuatu data. Sebelum mencari nilai tengah atau mediannya maka kita harus mengurutkannya dari yang terkecil sampai yang terbesar. Untuk jumlah deret ganjil maka nilai median dapat di ambil secara langsung dari deret tengahnya. Untuk jumlah deret genap gunakan cara berikut Jumlah dari dua angka deret tengah 2 (39.) MODUS Modus merupakan nilai yang seringkali muncul. Jadi mudah bagi kita untuk menemukannya. (40.) NILAI TERTINGGI DAN NILAI TERENDAH DATA Nilai tertinggi dan nilai terendah dalam suatu data-data dapat kita temukan dengan mengurutkannya dari yang terkecil sampai yang terbesar.