SISTEM INFORMASI DAN PENGENDALIAN INTERNAL
Sistem Informasi, Organisasi dan Strategi
Dosen : Prof. Dr. Ir. Hapzi Ali, MM. CMA
Nama Mahasisa : Yenny Farlina Yoris
NIM : 55516120048
Jurusan: Magister Akuntansi
Sistem Informasi, Organisasi dan Strategi
Kita semua tentu tahu bahwa dalam sebuah perusahaan, diperlukan adanya
sistem informasi untuk mengatur arus kegiatan dan informasi dalam perusahaan yang
bersangkutan dengan operasional dan manajemen. Dengan sistem informasi yang
terorganisir manajemen dapat mengambil keputusan yang tepat bagi perusahaan. Tanpa
adanya sistem informasi yang baik, perusahaan akan mengalami kesulitan dalam
mengembangkan dan bersaing dengan para kompetitornya.
Sistem informasi adalah suatu sistem di dalam suatu organisasi yang
mempertemukan kebutuhan pengolahan transaksi harian, mendukung operasi, bersifat
manajerial dan kegiatan strategi dari suatu organisasi dan menyediakan pihak luar
tertentu dengan laporan-laporan yang diperlukan. Beberapa tahun yang lalu,sistem
informasi perusahaan mungkin masih dikembangkan secara sederhana. Sistem yang
ada akan diatur dan dikembangkan sendiri oleh manajemen perusahaan. Tetapi
memasuki era globalisasi dimana teknologi menjadi salah satu komponen penting dalam
kehidupan manusia, sistem informasi pun mengalami kemajuan. Mulai banyak
perusahaan yang melirik sistem informasi berbasis TI untuk meningkatkan kinerja
perusahaan. Memang banyak manfaat dan kemudahan yang akan didapat, tidak hanya
bagi pihak perusahaan, tapi juga untuk para customer yang melakukan hubungan dengan
perusahaan. Kendati telah dibuktikan bahwa penerapan TI pada perusahaan dapat
meningkatkan kinerja dan performa, namun bukan berarti semua perusahaan serta merta
memutuskan untuk menggunakan Sistem Informasi berbasis TI bagi perusahaan
mereka. Masih ada juga perusahaan yang bertahan dengan sistem yang telah mereka
miliki.
Beberapa tahun yang lalu saya pernah bekerja di sebuah perusahaan ekplorasi
mineral (emas & tembaga) di wilayah kalimantan tengah. Perusahaan saat itu mendapat
investor kelas kakap dunia yang membawa dana investasi sejumlah jutaan dollar yang
siap dikucurkan untuk pengeboran sumur sumur baru secara intensif di titik titik eksplorasi
sesuai data yang diperoleh dari tim geologist. Rekrutmen tenaga baru untuk posisi
pekerja lapangan dilakukan secara besar besaran. Tercatat dalam 2 bulan sejak saya
bergabung, hampir 300 an tenaga buruh lapangan baru di pekerjakan di beberapa titik
pengeboran. Sayangnya pada saat itu, perusahaan belum mengimplementasi system
informasi apapun terkait kondisi terkini perusahaan, dimana dengan sekian banyaknya
karyawan yang paling dibutuhkan saat itu adalah sistem penggajian buruh yang tidak
rumit, tepat waktu, efisien dan efektif. Tidak mungkin lagi perusahaan masih bertahan
menggunakan kalkulasi manual untuk sekian banyak pegawai.
Singkat cerita setelah melalui serangkain rapat dan diskusi, manajemen
memutuskan untuk menerapkan sistem informasi penggajian menggunakan aplikasi
Krishand Payroll. Krishand Payroll adalah aplikasi berbasis window yang di rancang
untuk memudahkan pekerjaan pengelolaan sistem penggajian karyawan, PPH 21
bulanan sampai dengan proses pelaporan SPT Tahunan PPH 21. Database terbangun
mulai dari entri data pribadi pegawai sampai dengan berapa jumlah jam kerja, dimana
saja lokasi karyawan ditempatkan, berapa besaran gajinya sampai dengan pajaknya.
Banyak sekali waktu yang dihemat sejak perusahaan menggunakan aplikasi tersebut.
Kurang lebih prosesnya dapat di lihat seperti di bawah ini.
Alur informasi penggajian karyawan pada PT XXX
Hasil keluaran dari aplikasi Krishand ini bisa berupa:
- Slip Gaji Karyawan
- Absensi untuk setiap periode (Jumlah hari/jam/lokasi/dsb)
- Data data kontrak karyawan (Data pribadi, periode kontrak dsb)
- Bukti Potong Pajak
- Rekapitulasi hutang karyawan
- Bonus dsb
Adapun kelemahan dari implementasi aplikasi tersebut pada saat itu menurut saya
adalah sebagai berikut:
- Kurang terintegrasi, artinya informasi yang dihasilkan Krishand payroll hanya bisa di
akses melalui permintaan manual dari department terkait kepada departemen HR
- Kerja dua kali, dalam artian seandainya proses pengisian data krishand sudah bisa di
mulai oleh Admin Lapangan, maka pihak kantor pusat hanya berfungsi checking saja,
jadi tidak usah rekap manual di lapangan.
- Proses entri data dilakukan oleh satu orang tanpa perlu lagi otorisasi dari pihak
supervisor lapangan, sehingga tidak ada yang double cek dan berpotensi manipulasi
data. organisasi dan menyediakan pihak luar tertentu dengan laporan-laporan yang
diperlukan. Beberapa tahun yang lalu,sistem informasi
- Aplikasi krishand sendiri tidak terkoneksi dengan sistem yang ada di departemen
terkait seperti accounting yang menggunakan MYOB atau bagian logistic yang
menggunakan custom made software.
Adapun usulan saya atas sistem informasi yang diimplementasikan perusahaan
saya adalah bahwa saya memandang sebaiknya aplikasi krishand ini di upgrade dengan
versi yang terintegrasi dengan aplikasi lain yang sudah terlanjur digunakan di departemen
lainnya di perusahaan ini. Dan penggunaan multi user dari departemen terkait atas
aplikasi krishand ini patut dipertimbangan sehingga aksesibilitas nya lebih baik. Namun
mengingat data yang di olah adalah data confidential perlu juga membatasi user user
tertentu dalam mengakses data data khususnya yang terkait dengan nilai nominal
penggajian dan sebagainya. Jadi tidak semua data bisa dikonsumsi oleh departemen
lain.
1. Dampak implementasi sistem informasi bagi Organisasi
Informasi, memiliki manfaat dan peranan yang sangat penting di dalam suatu
organisasi. Tidak adanya suatu informasi, suatu organisasi tidak dapat berjalan dengan
efektif dan efisien. Informasi merupakan sebuah data yang telah diolah sedemikian rupa
sehingga menjadi bentuk yang bermanfaat untuk orang yang menerimanya.
Dengan adanya Sistem Informasi, maka produktivitas suatu organisasi atau
perusahaan akan meningkat, serta dapat membuat model bisnis yang sulit ditiru oleh
pesaing, karena pada dasarnya peranan Sistem Informasi bagi setiap perusahaan
bersifat unik dan spesifik. Hal tersebut disebabkan karena masing-masing organisasi
atau perusahaan memiliki strategi yang berbeda satu dengan yang lainnya.
Pemanfaatan Sistem Informasi dalam suatu organisasi atau perusahaan juga berkaitan
dengan keunggulan kompetitif untuk meningkatkan kualitas informasi, pengawasan
kinerja organisasi atau perusahaan menggunakan Sistem Informasi baik sebagai alat
bantu maupun strategi yang tangguh untuk mengintegrasikan dan mengolah data dengan
cepat dan akurat serta untuk penciptaan produk layanan baru sebagai daya saing untuk
menghadapi kompetisi.
Dari sekian banyak manfaat positif yang bisa kita dapatkan melalui implementasi
Sistem Informasi bukan berarti tidak ada dampak negative dari Sistem Informasi.
Beberapa dampak negative sistem informasi bagi organisasi adalah sebagai berikut:
1. Information Anxiety
Banyaknya informasi yang diterima sering kali membuat kita kesulitan dalam
memilah prioritas dan menentukan kebenaran informasi tersebut. Bahkan tidak
jarang orang percaya begitu saja terhadap informasi yang diterimanya, tanpa
terlebih dahulu menyelidiki kebenaran dari informasi yang dia terima. Sebagai
contoh banyaknya kasus penipuan dengan hadiah yang cukup menggiurkan,
sehingga
tidak jarang banyak yang terjebak oleh informasi tersebut.
2. Dehumanization
Hilangnya penghargaan atas nilai seseorang sebagai individu, digantikan
dengan
sederet angka identitas. Dahulu interaksi antara satu pegawai dengan pegawai
lainnya masih terlihat sedangkan pada saat ini orang cenderung berbicara
melalui aplikasi yang di pasang pada organisasi.
3. Health Issues
Stress yang ditimbulkan oleh penggunaan peralatan dan aplikasi berbasis
teknologi informasi pengaruh radiasi gelombang elektromagnetik terutama pada
ponsel, pengaruh radiasi layar monitor, masalah persendian akibat kesalahan
penggunaan keyboard dan mouse, masalah ergonomis, dsb.
4. Lost of Privacy
Identitas digital yang dimiliki setiap orang membuat keberadaan orang tersebut
selalu terdeteksi. Selain itu pemantauan CCTV secara kontinu akan
mengganggu
privasi dan kesehatan kita. Contoh: Di Inggris ada 4,2 juta CCTV. 1 juta
diantaranya ada di London, secara rata-rata seorang warga London akan
tertangkap
di 300 CCTV per hari.
5. Cookies
Semakin banyak informasi yang kita tampilkan dan share di internet, dengan
atau
tanpa kita sadari yang membuat peluang penyalahgunaan oleh pihak-pihak yang
tidak
berwenang. Contoh: Facebook, Twitter, Friendster.
6. Digital Gap
Semakin nyata adanya kesenjangan antara kelompok yang menguasai TI
dengan
kelompok yang tidak menguasai TI, baik dalam keseharian maupun dalam
pekerjaan.
7. Possible Massive Unemployment
Implementasi TI secara besar-besaran dapat membawa dampak peningkatan
jumlah
pengurangan tenaga kerja, baik melalui PHK maupun menyempitnya peluang
kerja bagi
tenaga kerja yang tidak menguasai TI. Padahal belum tentu orang-orang yang
tidak
menguasai TI tidak memiliki kompetensi yang handal.
8. Impact of Globalization on Culture
Semakin menipisnya nilai-nilai budaya lokal akibat pengaruh globalisasi.
Contohnya melalui internet, kita bisa mengunduh (download) lagu. Hanya saja,
dari
lagu yang diunduh tersebut, hampir tidak ada jenis lagu daerah. Sebagian besar
adalah lagu-lagu modern dan bahkan lagu asing. Hal ini tentunya akibat dari
perkembangan globalisasi, sehingga tidak jarang orang-orang (apalagi anak
muda)
menjadi malu jika masih melestarikan hal-hal kuno, seperti misalnya lagu daerah.
2. Rantai guna (Value Chain): Pengertian dan Peranannya dalam aktivitas bisnis
guna mengidentifikasi peluang untuk aplikasi sistem informasi strategis
Konsep rantai nilai atau rantai guna dipopulerkan oleh Michael E. Porter pada
tahun 1985 dalam buku ‘Competitive Advantage, Creating and Sustaining Superior
Performance’. Porter memberikan pemahaman rantai nilai sebagai sebuah kombinasi
dari sembilan aktivitas operasi penambahan nilai umum dalam sebuah perusahaan.
Fokus utama dalam rantai nilai terletak pada keuntungan yang ditambahkan kepada
konsumen, proses saling tergantung yang menghasilkan nilai, dan permintaan yang
dihasilkan serta arus dana yang dibuat (Feller, Shunk, dan Callarman, 2006:1)
Saat ini untuk meningkatkan keunggulan bisnis sebuah bisnis, kita bisa
mempertimbangkan untuk untuk melakukan analisis rantai nilai (value chain analysis)
untuk memberikan keunggulan dalam menciptakan nilai terbaik bagi pelanggan. Ini
mutlak dilakukan agar bisnis kita terus bertahan dalam kompetisi yang kian hari semakin
sengit. Analisis rantai nilai atau Value Chain Analysis adalah rangkaian kegiatan yang
dilakukan suatu perusahaan untuk menghasilkan produk atau jasa. Kumpulan aktivitas
atau kegiatan dalam sebuah perusahaan yang dilakukan untuk mendesain,
memproduksi, memasarkan, mengirimkan, dan mendukung keberadaan produk
terangkum dalam sebuah analisa rantai nilai.
Value Chain Analysis (VCA) bergantung pada prinsip ekonomi dasar yang
mengarah pada keuntungan perusahaan yang disajikan oleh sektor-sektor tertentu di
sebuah perusahaan dan bisa menghasilkan keuntungan yang besar, dibandingkan
dengan pesaing mereka. Secara bersamaan, perusahaan harus bertanya pada diri
sendiri di sektor mana mereka dapat memberikan nilai terbaik kepada pelanggan mereka.
Untuk melakukan VCA, perusahaan harus mulai dengan mengidentifikasi setiap
bagian dari proses produksi dan mengidentifikasi di mana langkah-langkah yang dapat
dihilangkan atau dilakukan perbaikan. Perbaikan ini dapat menghasilkan penghematan
dari sisi biaya dan kapasitas produktif yang bisa ditingkatkan. Yang tak kalah penting,
perusahaan pun wajib mengidentifikasi mengenai implementasi sistem informasi
strategis perusahaan yang mampu mengakomodir setiap strategi dan tujuan yang
direncanakan akan dijalankan. Sistem informasi yang dibuat harus benar benar sesuai
kebutuhan user, baik user internal maupun user eksternal, harus menangkap peluang
peluang yang masih terbuka di pasar. Sistem informasi harus memiliki fungsi strategis
yang pada saatnya akan membawa kepada kondisi dimana pelanggan mendapatkan
banyak keuntungan dari produk yang mereka beli karena mendapatkan biaya yang
murah. Dan ini berdampak meningkatkan bottom line perusahaan dalam jangka panjang.
Sistem Informasi Strategis (SIS) adalah dukungan terhadap sistem yang ada dan
membantu dalam mencapai keunggulan kompetitif atas pesaing organisasi lainnya.
Sistem Informasi dapat mempengaruhi aktivitas bisnis perusahaan secara keseluruhan
sehingga dapat membantu perusahaan dalam persaingan bisnis dengan perusahaan
lainnya.
3. Bagaimana sistem informasi membantu bisnis untuk mencapai keunggulan
kompetitif?
Dalam beberapa dekade belakangan ini dengan kemajuan TI, para pelaku bisnis
di bidang media masa khususnya elektronik banyak mengalami perubahan. Efisiensi dan
efektivitas kerja sangat dirasakan pengaruhnya terutama perangkat editor audio dan
video berbasis komputer menggantikan mesin analog. Dengan harga memori yang
cenderung menurun dan kecepatan komputer terus meningkat disertai oleh kapasitas
penyimpanan data semakin besar serta ditemukannya teknologi kompresi file audio dan
video yang semakin baik, maka TI sangat feasible dan reliable untuk diimplementasikan.
Sistem Informasi dapat dipandang secara strategis yaitu sebagai :
* Jaringan kompetitif vital (pembaharuan organisasi)
* Investasi dalam hal teknologi untuk membantu organisasi mencapai tujuannya
Peranan Strategis Sistem Informasi
* Penggunaan teknologi informasi untuk menghasilkan produk, layanan
* Meningkatkan kemampuan perusahaan dalam mencapai keunggulan kompetitifnya
* Membantu perusahaan dalam menghadapi pasar global
Sistem Informasi yang mendukung atau membentuk posisi kompetitif dan strategis bagi
suatu perusahaan. Suatu perusahaan dapat bertahan dan sukses dalam jangka
panjang jika ia mampu mengembangkan strategi dalam menghadapi lima macam
kekuatan kompetitif yang membentuk struktur kompetisi di dalam industrinya.
Lima macam kekuatan kompetitif (Analisis Porter)
1. Ancaman Pendatang Baru (threat of new entrants)
Kehadiran pendatang baru pada industri sejenis dapat membawa masalah tersendiri
bagi perusahaan-perusahaan terdahulu, dengan bertambahnya jumlah perusahaan
sejenis, dipastikan bahwa perusahaan baru akan lebih siap bersaing di pasar dengan
melihat peluang yang belum dipenuhi oleh perusahaan yang terdahulu dengan cara
inovasi produk dan penetapan harga sehingga hal ini dapat mempengaruhi perubahan
kebijakan perusahaan terdahulu untuk dapat bersaing dengan pendatang baru.
2. Kekuatan Tawar Menawar Pemasok (bargaining power of supplier)
Hubungan baik dengan pemasok harus dapat dijalankan jika suatu perusahaan ingin
menekan harga produksi karena tidak dapat dipungkiri bahwa semakin baik hubungan
dengan beberapa pemasok maka perusahaan akan mendapatkan harga bahan baku
terbaik dibandingkan dengan perusahaan yang tidak memiliki integritas dengan
pemasok.
3.Ancaman Produk Pengganti (threat of substitute products)
Tak ada rotan, akar pun jadi. Sepertinya perusahaan harus tetap memperhatikan
pepatah tersebut. Artinya bahwa produk yang kita hasilnya harus memiliki nilai atau
kegunaan utama dari produk sendiri dengan biaya yang sebanding dengan nilai
tersebut karena konsumen akan beralih ke produk pengganti jika nilai yang ditawarkan
tidak terlalu berbeda sedangkan produsen produk pengganti memberikan harga yang
lebih rendah.
4. Kekuatan Tawar Menawar Pembeli (bargaining power of buyers)
Informasi dan teknologi telah meruba pola pikir para konsumen menjadi lebih selektif
dan pintar dalam memilih dan membandingkan produk. Strategi promosi hendaknya
bukan hanya sekedar promosi tapi harus memberikan informasi dan edukasi sehingga
dapat meyakinkan para konsumen untuk memilih produk kita.
5. Persaingan Kompetitif Diantara Anggota Industri (rivalry among competitive firms)
Jika pada poin 2 dikatakan bahwa hubungan baik antara pemasok, sebenarnya
hubungan itu harus dijalin baik dengan pembeli, pemasok, pendatang baru ataupun
pesaing. Hal ini bertujuan untuk memantau sejauh mana perkembangan pesaing dan
yang terpenting adalah, bagaimana pesaing tersebut tidak mengambil segmen pasar
perusahaan kita. Dengan adanya kerjasama antar pesaing maka akan timbul
kesadaran untuk berbagi pangsa pasar.
Contoh Penggunaan Sistem Informasi (Teknologi Informasi) untuk menerapkan strategi
kompetitif
– Strategi Keunggungal biaya - Biaya rendah :
* Sentralisasi dalam pembelian
* Pengawasan yang lebih efektif melalui Sistem Pengendalian Internal yang kuat.
– Strategi Diferensaiasi - Menciptakan perbedaan (diferensiasi), diantaranya adalah :
* Analisis kebutuhan pelanggan berbasis komputer
* Customer online shipment tracking
4. Tantangan yang ditimbulkan oleh sistem informasi strategis
Menerapkan sistem strategis sering memerlukan perubahan organisasi yang luas dan
transisi dari satu tingkat sociotechnical yang lain. Perubahan seperti ini disebut transisi
strategis dan sering sulit dan menyakitkan untuk mencapai. Tidak semua orang memiliki
kemampuan yang baik dalam hal penggunaan teknologi informasi, yang hal ini akan
menimbulkan kesenjangan antara satu dengan lainnya. Selain itu, tidak semua sistem
strategis yang menguntungkan, terutama jika sudah menyangkut masalah biaya. Biaya
yang dikeluarkan untuk sebuah sistem informasi bukan lah sedikit. Sistem informasi
merupakan investasi jangka panjang yang membutuhkan dana besar agar dalam
implementasinya bisa berjalan dengan baik tepat guna dan tepat sasaran yang pada
akhirnya hanya akan berujung kegagalan. Banyak pula sistem informasi strategis yang
mudah ditiru oleh perusahaan lain.

More Related Content

DOC
Tugas sim ahmad huzaini - yananto mihadi p - keamanan informasi 2018
PDF
Sim sesudah uts lina sabila_43215010034
DOC
Elearning sim setelah UTS (Regina Silaban)
PDF
Elearning sim-setelah-UTS (Regina Silaban)
DOCX
Tugas sim, mayriana, putra yananto mihadi, penggunaan teknologi informasi pad...
PDF
Elfira riani syamsu 43215010185 sistem informasi manajemen (pra uas)
PDF
Sim setelah uts (sifa fauziah)
PDF
Sim setelah uts theselia
Tugas sim ahmad huzaini - yananto mihadi p - keamanan informasi 2018
Sim sesudah uts lina sabila_43215010034
Elearning sim setelah UTS (Regina Silaban)
Elearning sim-setelah-UTS (Regina Silaban)
Tugas sim, mayriana, putra yananto mihadi, penggunaan teknologi informasi pad...
Elfira riani syamsu 43215010185 sistem informasi manajemen (pra uas)
Sim setelah uts (sifa fauziah)
Sim setelah uts theselia

What's hot (19)

DOCX
Peranan sistem informasi manajemen pada Gojek
PDF
Sim, namira nur jasmine, hapzi ali, implikasi etis ti, universitas mercu buan...
DOCX
Sistem Informasi Manajemen #2
DOCX
Peran teknologi informasi dalam bidang perdagangan melalui jaringan elektronik
DOCX
Pengaruh internet bagi dunia usaha.
PDF
Sim setelah uts (evayana sidabutar)
PDF
Sim,iin nurhasanah,prof.dr.ir.hapzi ali,mm,cma,analisis dan perancangan siste...
PDF
Pengaruh Teknologi Informasi Pada Lingkungan Bisnis
PDF
Dampak Teknologi Informasi Terhadap Lingkungan Bisnis Perusahaan_Rani Nurrohm...
DOCX
Artikel Sistem Informasi Manajemen Bagaskoro Sabastian, Bayu Aji Wibisono, Ah...
DOCX
Tugas sim, mayang sari, yananto mihadi putra, implementasi sistem informasi, ...
DOCX
Makalah Manajemen Aset - Pengaruh Teknologi informasi terhadap manajemenaset
PPTX
Information systems and people
PDF
Sistem Informasi Manejemen Pra UAS Herda Nezzim Bararah
PDF
Sim, siti rahmah , hapzi ali , sistem informasi (simak) versi ppt, umb 2017
DOCX
Artikel implikasi etis dari teknologi informasi - pertemuan 11
PDF
Sim, ika kartika, hapzi ali, implikasi etis ti, universitas mercubuana, 2017
DOCX
TUGAS SIM, MARINI KHALISHAH KHANSA, YANANTO MIHADI PUTRA, SE, M.Si, IMPLIKASI...
PDF
SIPI,UTS,Hajuini,Hapzi Ali, Implementasi Sistem Informasi pada Bank BNI,Unive...
Peranan sistem informasi manajemen pada Gojek
Sim, namira nur jasmine, hapzi ali, implikasi etis ti, universitas mercu buan...
Sistem Informasi Manajemen #2
Peran teknologi informasi dalam bidang perdagangan melalui jaringan elektronik
Pengaruh internet bagi dunia usaha.
Sim setelah uts (evayana sidabutar)
Sim,iin nurhasanah,prof.dr.ir.hapzi ali,mm,cma,analisis dan perancangan siste...
Pengaruh Teknologi Informasi Pada Lingkungan Bisnis
Dampak Teknologi Informasi Terhadap Lingkungan Bisnis Perusahaan_Rani Nurrohm...
Artikel Sistem Informasi Manajemen Bagaskoro Sabastian, Bayu Aji Wibisono, Ah...
Tugas sim, mayang sari, yananto mihadi putra, implementasi sistem informasi, ...
Makalah Manajemen Aset - Pengaruh Teknologi informasi terhadap manajemenaset
Information systems and people
Sistem Informasi Manejemen Pra UAS Herda Nezzim Bararah
Sim, siti rahmah , hapzi ali , sistem informasi (simak) versi ppt, umb 2017
Artikel implikasi etis dari teknologi informasi - pertemuan 11
Sim, ika kartika, hapzi ali, implikasi etis ti, universitas mercubuana, 2017
TUGAS SIM, MARINI KHALISHAH KHANSA, YANANTO MIHADI PUTRA, SE, M.Si, IMPLIKASI...
SIPI,UTS,Hajuini,Hapzi Ali, Implementasi Sistem Informasi pada Bank BNI,Unive...
Ad

Viewers also liked (20)

DOCX
Manfaat komputer
PDF
Si pi, yenny farlian yoris, hapzi ali, sistem informasi organisasi dan strate...
PPT
Mengapa Komputer (Mengapa Belajar T.I.K.)
PPTX
Pemanfaatan ICT
PPTX
Animasi, kesan visual dan teknologi
PPTX
Presentasi komputer dalam industri
PDF
Komputer dalam industri
PDF
Audit lanjutan, yenny farlina yoris, yudhi herliansyah, the building blocks o...
DOCX
Penerapan komputer di bidang industri
PPTX
Penerapan komputer dalam bidang industri
PPTX
Recycling: Weerstand overwinnen?
PDF
SI PI, Yenny Farlina Yoris, Hapzi Ali, Sistem Informasi Dalam Kegiatan Bisnis...
PDF
20 jaar RSV. Agglomeratieprogramma's in Zwitserland. Han van de Wetering
PDF
20 jaar RSV. Brabantnet. Hans Van Hoof en Joost Swinnen
PDF
20 jaar RSV. Regio kortrijk en openbaar vervoer. Steven Hoornaert
DOCX
Pemanfaatan Teknologi Informasi dalam Dunia Pendidikan Pendidikan
DOCX
Makalah Perkembangan dan Manfaat Teknologi Komputer Serta Dampak Teknologi In...
DOCX
Pemanfaatan ict
PDF
digital strategy and information security
PPTX
Pop el canto del loco
Manfaat komputer
Si pi, yenny farlian yoris, hapzi ali, sistem informasi organisasi dan strate...
Mengapa Komputer (Mengapa Belajar T.I.K.)
Pemanfaatan ICT
Animasi, kesan visual dan teknologi
Presentasi komputer dalam industri
Komputer dalam industri
Audit lanjutan, yenny farlina yoris, yudhi herliansyah, the building blocks o...
Penerapan komputer di bidang industri
Penerapan komputer dalam bidang industri
Recycling: Weerstand overwinnen?
SI PI, Yenny Farlina Yoris, Hapzi Ali, Sistem Informasi Dalam Kegiatan Bisnis...
20 jaar RSV. Agglomeratieprogramma's in Zwitserland. Han van de Wetering
20 jaar RSV. Brabantnet. Hans Van Hoof en Joost Swinnen
20 jaar RSV. Regio kortrijk en openbaar vervoer. Steven Hoornaert
Pemanfaatan Teknologi Informasi dalam Dunia Pendidikan Pendidikan
Makalah Perkembangan dan Manfaat Teknologi Komputer Serta Dampak Teknologi In...
Pemanfaatan ict
digital strategy and information security
Pop el canto del loco
Ad

Similar to Si pi, yenny farlina yoris, hapzi ali, sistem informasi organisasi dan strategi, universitas mercu buana, 2017 (20)

PDF
Rekap el sim (sblm UAS)
PPTX
Sistem Informasi, organisasi dan strategi
PDF
SIM,FATHIA SUWANINDA, Prof. Dr,HAPZI ALI ,CMA ,IMPLEMENTASI SISTEM INFORMASI ...
PDF
Si pi, adi nurpermana, hapzi ali, sistem informasi, organisasi dan strategi, ...
PDF
3. si pi, adi nurpermana, hapzi ali, sistem informasi, organisasi dan strateg...
PDF
SI - PI, Yohana Premavari, Hapzi Ali, Implementasi Sistem Informasi Pada Per...
PDF
8 SI-PI, Yohana Premavari, Hapzi Ali, Implementasi Sistem Informasi Pada Per...
PDF
SI - PI, Yohana Premavari, Hapzi Ali, Implementasi Sistem Informasi Pada Per...
PDF
SI - PI, Yohana Premavari, Hapzi Ali, Implementasi Sistem Informasi Pada Peru...
DOCX
TUGAS SISTEM INFORMASI MANAJEMEN: IMPLEMENTASI SISTEM INFORMASI MANAJEMEN PA...
PDF
SIM-UAS (Ms.Word), Indri Novika Sari, Hapzi Ali, Analisis dan Perencanaan Sis...
PPTX
PRESENTASI E BOOK KELOMPOK 6 (Ahmad Sukron F. A., Dirga Eka P., Muhammad Ihsa...
DOCX
SI-PI,Ranti Pusriana,Hapzi Ali,Dampak Implementasi Sistem Informasi Bagi Orga...
PDF
Membangun sistem informasi rian (43219110213)
PDF
SIM,Raka Hikmah Ramadhan,Hapzi Ali,Sumber Daya Informasi,Universitas Mercu Bu...
PDF
Sim, santi susanti, hapzi ali prof. dr. mm, implementasi sistem informasi di ...
PDF
Si-pi, fazril azi nugraha, prof. hapzi ali, implementasi sistem informasi man...
DOCX
Tugas sim, alfina rolitasari, yananto mihadi putra, pengembangan sistem infor...
PDF
Sim, 1, resi aviani, hapzi ali, analisis sim pada e commerce, universitas mer...
PDF
SIM, Rahma Kesumawati, Prof. Dr. Ir. Hapzi Ali, MM, CMA, Implementasi SIM pad...
Rekap el sim (sblm UAS)
Sistem Informasi, organisasi dan strategi
SIM,FATHIA SUWANINDA, Prof. Dr,HAPZI ALI ,CMA ,IMPLEMENTASI SISTEM INFORMASI ...
Si pi, adi nurpermana, hapzi ali, sistem informasi, organisasi dan strategi, ...
3. si pi, adi nurpermana, hapzi ali, sistem informasi, organisasi dan strateg...
SI - PI, Yohana Premavari, Hapzi Ali, Implementasi Sistem Informasi Pada Per...
8 SI-PI, Yohana Premavari, Hapzi Ali, Implementasi Sistem Informasi Pada Per...
SI - PI, Yohana Premavari, Hapzi Ali, Implementasi Sistem Informasi Pada Per...
SI - PI, Yohana Premavari, Hapzi Ali, Implementasi Sistem Informasi Pada Peru...
TUGAS SISTEM INFORMASI MANAJEMEN: IMPLEMENTASI SISTEM INFORMASI MANAJEMEN PA...
SIM-UAS (Ms.Word), Indri Novika Sari, Hapzi Ali, Analisis dan Perencanaan Sis...
PRESENTASI E BOOK KELOMPOK 6 (Ahmad Sukron F. A., Dirga Eka P., Muhammad Ihsa...
SI-PI,Ranti Pusriana,Hapzi Ali,Dampak Implementasi Sistem Informasi Bagi Orga...
Membangun sistem informasi rian (43219110213)
SIM,Raka Hikmah Ramadhan,Hapzi Ali,Sumber Daya Informasi,Universitas Mercu Bu...
Sim, santi susanti, hapzi ali prof. dr. mm, implementasi sistem informasi di ...
Si-pi, fazril azi nugraha, prof. hapzi ali, implementasi sistem informasi man...
Tugas sim, alfina rolitasari, yananto mihadi putra, pengembangan sistem infor...
Sim, 1, resi aviani, hapzi ali, analisis sim pada e commerce, universitas mer...
SIM, Rahma Kesumawati, Prof. Dr. Ir. Hapzi Ali, MM, CMA, Implementasi SIM pad...

More from yenny yoris (10)

PPTX
Materi 3-activity-based-management (1)
PDF
Sipi khoirul abadi yenny farlina yoris hapzi ali_e_sistem pi_universitas mer...
PDF
Sipi khoirul abadi yenny farlina yoris hapzi ali siklus proses bisnis penduku...
PDF
Sipi yenny farlina yoris hapzi ali_e_sistem pi_universitas mercu buana_2017
PDF
Sipi yenny farlina yoris hapzi ali_e_membandingkan coso ic, coso dan cobit _u...
PDF
Sipi, yenny farlina yoris, hapzi ali, melindungi si, universitas mercu buana,...
PDF
Sipi yenny farlina yoris hapzi ali_e_dasar dasar intelijen business_universit...
PDF
Si pi, yenny farlina yoris, hapzi ali, infrastruktur ti dan teknologi baru, u...
PDF
Si pi, yenny farlina yoris, hapzi ali, isu sosial dan etika dalam sistem info...
PDF
Yenny farlina yoris, yudhi herliansyah, audit lanjutan, materialitas, resiko ...
Materi 3-activity-based-management (1)
Sipi khoirul abadi yenny farlina yoris hapzi ali_e_sistem pi_universitas mer...
Sipi khoirul abadi yenny farlina yoris hapzi ali siklus proses bisnis penduku...
Sipi yenny farlina yoris hapzi ali_e_sistem pi_universitas mercu buana_2017
Sipi yenny farlina yoris hapzi ali_e_membandingkan coso ic, coso dan cobit _u...
Sipi, yenny farlina yoris, hapzi ali, melindungi si, universitas mercu buana,...
Sipi yenny farlina yoris hapzi ali_e_dasar dasar intelijen business_universit...
Si pi, yenny farlina yoris, hapzi ali, infrastruktur ti dan teknologi baru, u...
Si pi, yenny farlina yoris, hapzi ali, isu sosial dan etika dalam sistem info...
Yenny farlina yoris, yudhi herliansyah, audit lanjutan, materialitas, resiko ...

Recently uploaded (20)

PPTX
persyaratan laporan keuangan aspek keperilakuan
PPTX
Paparan SE No. 3 Tahun 2024 Self Declare Konfirmasi 8 Juli 2024.pptx
PPTX
kk20252 (1).pptx hshshshshjzhshzhsjjdnnx hxhshxhxhdhh
PPTX
ANALISIS BIAYA Ekonomi Manajerial SMT 4
PPTX
Presentation_DigitalMarketingCoca-Cola.pptx
PDF
Monetary Theory, Economic Growth and Central Bank
PDF
Pertemuan ke-2 Analisis Laporan Keuangan.pdf
PPTX
PERSAMAAN DASAR AKUNTANSI untuk siapa saja
PDF
Chapter 17-1 Indonesian Investment i.pdf
PPTX
Modul Training Audit - Foundations of Internal Auditing
PPTX
Krem Ilustrasi Tugas Kelompok Ekonomi Presentasi_20250507_222832_0000.pptx
DOCX
PROGRAM KERJA DAN APDB GKPS TAHUN 2021.docx
PPTX
6. PTBKM II -PENGANTAR KEARSIPAN-GURU SMK.pptx
PPTX
PERTEMUAN PERTAMA MANAJEMEN STRATEGIS.pptx
PDF
(11-Indo) ch13 Bagian 1 Liabilitas Lancar.pdf
PPTX
Salindia Karya Tulis Ilmiah UMSIDAA.pptx
PDF
Training Pemeriksaan Pajak 15 Sept 2023 Final.pdf
PPTX
Pentingnya Income Protection bagi Keluarga
DOCX
laporan magang TIARA DWI PRATIWI new.docx
PDF
Training Pemeriksaan Pajak 25 Agst 2023 Final Rev.pdf
persyaratan laporan keuangan aspek keperilakuan
Paparan SE No. 3 Tahun 2024 Self Declare Konfirmasi 8 Juli 2024.pptx
kk20252 (1).pptx hshshshshjzhshzhsjjdnnx hxhshxhxhdhh
ANALISIS BIAYA Ekonomi Manajerial SMT 4
Presentation_DigitalMarketingCoca-Cola.pptx
Monetary Theory, Economic Growth and Central Bank
Pertemuan ke-2 Analisis Laporan Keuangan.pdf
PERSAMAAN DASAR AKUNTANSI untuk siapa saja
Chapter 17-1 Indonesian Investment i.pdf
Modul Training Audit - Foundations of Internal Auditing
Krem Ilustrasi Tugas Kelompok Ekonomi Presentasi_20250507_222832_0000.pptx
PROGRAM KERJA DAN APDB GKPS TAHUN 2021.docx
6. PTBKM II -PENGANTAR KEARSIPAN-GURU SMK.pptx
PERTEMUAN PERTAMA MANAJEMEN STRATEGIS.pptx
(11-Indo) ch13 Bagian 1 Liabilitas Lancar.pdf
Salindia Karya Tulis Ilmiah UMSIDAA.pptx
Training Pemeriksaan Pajak 15 Sept 2023 Final.pdf
Pentingnya Income Protection bagi Keluarga
laporan magang TIARA DWI PRATIWI new.docx
Training Pemeriksaan Pajak 25 Agst 2023 Final Rev.pdf

Si pi, yenny farlina yoris, hapzi ali, sistem informasi organisasi dan strategi, universitas mercu buana, 2017

  • 1. SISTEM INFORMASI DAN PENGENDALIAN INTERNAL Sistem Informasi, Organisasi dan Strategi Dosen : Prof. Dr. Ir. Hapzi Ali, MM. CMA Nama Mahasisa : Yenny Farlina Yoris NIM : 55516120048 Jurusan: Magister Akuntansi
  • 2. Sistem Informasi, Organisasi dan Strategi Kita semua tentu tahu bahwa dalam sebuah perusahaan, diperlukan adanya sistem informasi untuk mengatur arus kegiatan dan informasi dalam perusahaan yang bersangkutan dengan operasional dan manajemen. Dengan sistem informasi yang terorganisir manajemen dapat mengambil keputusan yang tepat bagi perusahaan. Tanpa adanya sistem informasi yang baik, perusahaan akan mengalami kesulitan dalam mengembangkan dan bersaing dengan para kompetitornya. Sistem informasi adalah suatu sistem di dalam suatu organisasi yang mempertemukan kebutuhan pengolahan transaksi harian, mendukung operasi, bersifat manajerial dan kegiatan strategi dari suatu organisasi dan menyediakan pihak luar tertentu dengan laporan-laporan yang diperlukan. Beberapa tahun yang lalu,sistem informasi perusahaan mungkin masih dikembangkan secara sederhana. Sistem yang ada akan diatur dan dikembangkan sendiri oleh manajemen perusahaan. Tetapi memasuki era globalisasi dimana teknologi menjadi salah satu komponen penting dalam kehidupan manusia, sistem informasi pun mengalami kemajuan. Mulai banyak perusahaan yang melirik sistem informasi berbasis TI untuk meningkatkan kinerja perusahaan. Memang banyak manfaat dan kemudahan yang akan didapat, tidak hanya bagi pihak perusahaan, tapi juga untuk para customer yang melakukan hubungan dengan perusahaan. Kendati telah dibuktikan bahwa penerapan TI pada perusahaan dapat meningkatkan kinerja dan performa, namun bukan berarti semua perusahaan serta merta memutuskan untuk menggunakan Sistem Informasi berbasis TI bagi perusahaan mereka. Masih ada juga perusahaan yang bertahan dengan sistem yang telah mereka miliki. Beberapa tahun yang lalu saya pernah bekerja di sebuah perusahaan ekplorasi mineral (emas & tembaga) di wilayah kalimantan tengah. Perusahaan saat itu mendapat investor kelas kakap dunia yang membawa dana investasi sejumlah jutaan dollar yang siap dikucurkan untuk pengeboran sumur sumur baru secara intensif di titik titik eksplorasi sesuai data yang diperoleh dari tim geologist. Rekrutmen tenaga baru untuk posisi pekerja lapangan dilakukan secara besar besaran. Tercatat dalam 2 bulan sejak saya bergabung, hampir 300 an tenaga buruh lapangan baru di pekerjakan di beberapa titik pengeboran. Sayangnya pada saat itu, perusahaan belum mengimplementasi system informasi apapun terkait kondisi terkini perusahaan, dimana dengan sekian banyaknya karyawan yang paling dibutuhkan saat itu adalah sistem penggajian buruh yang tidak rumit, tepat waktu, efisien dan efektif. Tidak mungkin lagi perusahaan masih bertahan menggunakan kalkulasi manual untuk sekian banyak pegawai. Singkat cerita setelah melalui serangkain rapat dan diskusi, manajemen memutuskan untuk menerapkan sistem informasi penggajian menggunakan aplikasi Krishand Payroll. Krishand Payroll adalah aplikasi berbasis window yang di rancang untuk memudahkan pekerjaan pengelolaan sistem penggajian karyawan, PPH 21 bulanan sampai dengan proses pelaporan SPT Tahunan PPH 21. Database terbangun mulai dari entri data pribadi pegawai sampai dengan berapa jumlah jam kerja, dimana
  • 3. saja lokasi karyawan ditempatkan, berapa besaran gajinya sampai dengan pajaknya. Banyak sekali waktu yang dihemat sejak perusahaan menggunakan aplikasi tersebut. Kurang lebih prosesnya dapat di lihat seperti di bawah ini. Alur informasi penggajian karyawan pada PT XXX Hasil keluaran dari aplikasi Krishand ini bisa berupa: - Slip Gaji Karyawan - Absensi untuk setiap periode (Jumlah hari/jam/lokasi/dsb) - Data data kontrak karyawan (Data pribadi, periode kontrak dsb) - Bukti Potong Pajak - Rekapitulasi hutang karyawan - Bonus dsb Adapun kelemahan dari implementasi aplikasi tersebut pada saat itu menurut saya adalah sebagai berikut: - Kurang terintegrasi, artinya informasi yang dihasilkan Krishand payroll hanya bisa di akses melalui permintaan manual dari department terkait kepada departemen HR - Kerja dua kali, dalam artian seandainya proses pengisian data krishand sudah bisa di mulai oleh Admin Lapangan, maka pihak kantor pusat hanya berfungsi checking saja, jadi tidak usah rekap manual di lapangan. - Proses entri data dilakukan oleh satu orang tanpa perlu lagi otorisasi dari pihak supervisor lapangan, sehingga tidak ada yang double cek dan berpotensi manipulasi
  • 4. data. organisasi dan menyediakan pihak luar tertentu dengan laporan-laporan yang diperlukan. Beberapa tahun yang lalu,sistem informasi - Aplikasi krishand sendiri tidak terkoneksi dengan sistem yang ada di departemen terkait seperti accounting yang menggunakan MYOB atau bagian logistic yang menggunakan custom made software. Adapun usulan saya atas sistem informasi yang diimplementasikan perusahaan saya adalah bahwa saya memandang sebaiknya aplikasi krishand ini di upgrade dengan versi yang terintegrasi dengan aplikasi lain yang sudah terlanjur digunakan di departemen lainnya di perusahaan ini. Dan penggunaan multi user dari departemen terkait atas aplikasi krishand ini patut dipertimbangan sehingga aksesibilitas nya lebih baik. Namun mengingat data yang di olah adalah data confidential perlu juga membatasi user user tertentu dalam mengakses data data khususnya yang terkait dengan nilai nominal penggajian dan sebagainya. Jadi tidak semua data bisa dikonsumsi oleh departemen lain. 1. Dampak implementasi sistem informasi bagi Organisasi Informasi, memiliki manfaat dan peranan yang sangat penting di dalam suatu organisasi. Tidak adanya suatu informasi, suatu organisasi tidak dapat berjalan dengan efektif dan efisien. Informasi merupakan sebuah data yang telah diolah sedemikian rupa sehingga menjadi bentuk yang bermanfaat untuk orang yang menerimanya. Dengan adanya Sistem Informasi, maka produktivitas suatu organisasi atau perusahaan akan meningkat, serta dapat membuat model bisnis yang sulit ditiru oleh pesaing, karena pada dasarnya peranan Sistem Informasi bagi setiap perusahaan bersifat unik dan spesifik. Hal tersebut disebabkan karena masing-masing organisasi atau perusahaan memiliki strategi yang berbeda satu dengan yang lainnya. Pemanfaatan Sistem Informasi dalam suatu organisasi atau perusahaan juga berkaitan dengan keunggulan kompetitif untuk meningkatkan kualitas informasi, pengawasan kinerja organisasi atau perusahaan menggunakan Sistem Informasi baik sebagai alat bantu maupun strategi yang tangguh untuk mengintegrasikan dan mengolah data dengan cepat dan akurat serta untuk penciptaan produk layanan baru sebagai daya saing untuk menghadapi kompetisi. Dari sekian banyak manfaat positif yang bisa kita dapatkan melalui implementasi Sistem Informasi bukan berarti tidak ada dampak negative dari Sistem Informasi. Beberapa dampak negative sistem informasi bagi organisasi adalah sebagai berikut: 1. Information Anxiety Banyaknya informasi yang diterima sering kali membuat kita kesulitan dalam memilah prioritas dan menentukan kebenaran informasi tersebut. Bahkan tidak jarang orang percaya begitu saja terhadap informasi yang diterimanya, tanpa terlebih dahulu menyelidiki kebenaran dari informasi yang dia terima. Sebagai contoh banyaknya kasus penipuan dengan hadiah yang cukup menggiurkan,
  • 5. sehingga tidak jarang banyak yang terjebak oleh informasi tersebut. 2. Dehumanization Hilangnya penghargaan atas nilai seseorang sebagai individu, digantikan dengan sederet angka identitas. Dahulu interaksi antara satu pegawai dengan pegawai lainnya masih terlihat sedangkan pada saat ini orang cenderung berbicara melalui aplikasi yang di pasang pada organisasi. 3. Health Issues Stress yang ditimbulkan oleh penggunaan peralatan dan aplikasi berbasis teknologi informasi pengaruh radiasi gelombang elektromagnetik terutama pada ponsel, pengaruh radiasi layar monitor, masalah persendian akibat kesalahan penggunaan keyboard dan mouse, masalah ergonomis, dsb. 4. Lost of Privacy Identitas digital yang dimiliki setiap orang membuat keberadaan orang tersebut selalu terdeteksi. Selain itu pemantauan CCTV secara kontinu akan mengganggu privasi dan kesehatan kita. Contoh: Di Inggris ada 4,2 juta CCTV. 1 juta diantaranya ada di London, secara rata-rata seorang warga London akan tertangkap di 300 CCTV per hari. 5. Cookies Semakin banyak informasi yang kita tampilkan dan share di internet, dengan atau tanpa kita sadari yang membuat peluang penyalahgunaan oleh pihak-pihak yang tidak berwenang. Contoh: Facebook, Twitter, Friendster. 6. Digital Gap Semakin nyata adanya kesenjangan antara kelompok yang menguasai TI dengan kelompok yang tidak menguasai TI, baik dalam keseharian maupun dalam pekerjaan. 7. Possible Massive Unemployment Implementasi TI secara besar-besaran dapat membawa dampak peningkatan jumlah pengurangan tenaga kerja, baik melalui PHK maupun menyempitnya peluang kerja bagi tenaga kerja yang tidak menguasai TI. Padahal belum tentu orang-orang yang tidak menguasai TI tidak memiliki kompetensi yang handal.
  • 6. 8. Impact of Globalization on Culture Semakin menipisnya nilai-nilai budaya lokal akibat pengaruh globalisasi. Contohnya melalui internet, kita bisa mengunduh (download) lagu. Hanya saja, dari lagu yang diunduh tersebut, hampir tidak ada jenis lagu daerah. Sebagian besar adalah lagu-lagu modern dan bahkan lagu asing. Hal ini tentunya akibat dari perkembangan globalisasi, sehingga tidak jarang orang-orang (apalagi anak muda) menjadi malu jika masih melestarikan hal-hal kuno, seperti misalnya lagu daerah. 2. Rantai guna (Value Chain): Pengertian dan Peranannya dalam aktivitas bisnis guna mengidentifikasi peluang untuk aplikasi sistem informasi strategis Konsep rantai nilai atau rantai guna dipopulerkan oleh Michael E. Porter pada tahun 1985 dalam buku ‘Competitive Advantage, Creating and Sustaining Superior Performance’. Porter memberikan pemahaman rantai nilai sebagai sebuah kombinasi dari sembilan aktivitas operasi penambahan nilai umum dalam sebuah perusahaan. Fokus utama dalam rantai nilai terletak pada keuntungan yang ditambahkan kepada konsumen, proses saling tergantung yang menghasilkan nilai, dan permintaan yang dihasilkan serta arus dana yang dibuat (Feller, Shunk, dan Callarman, 2006:1) Saat ini untuk meningkatkan keunggulan bisnis sebuah bisnis, kita bisa mempertimbangkan untuk untuk melakukan analisis rantai nilai (value chain analysis) untuk memberikan keunggulan dalam menciptakan nilai terbaik bagi pelanggan. Ini mutlak dilakukan agar bisnis kita terus bertahan dalam kompetisi yang kian hari semakin sengit. Analisis rantai nilai atau Value Chain Analysis adalah rangkaian kegiatan yang dilakukan suatu perusahaan untuk menghasilkan produk atau jasa. Kumpulan aktivitas atau kegiatan dalam sebuah perusahaan yang dilakukan untuk mendesain, memproduksi, memasarkan, mengirimkan, dan mendukung keberadaan produk terangkum dalam sebuah analisa rantai nilai. Value Chain Analysis (VCA) bergantung pada prinsip ekonomi dasar yang mengarah pada keuntungan perusahaan yang disajikan oleh sektor-sektor tertentu di sebuah perusahaan dan bisa menghasilkan keuntungan yang besar, dibandingkan dengan pesaing mereka. Secara bersamaan, perusahaan harus bertanya pada diri sendiri di sektor mana mereka dapat memberikan nilai terbaik kepada pelanggan mereka. Untuk melakukan VCA, perusahaan harus mulai dengan mengidentifikasi setiap bagian dari proses produksi dan mengidentifikasi di mana langkah-langkah yang dapat dihilangkan atau dilakukan perbaikan. Perbaikan ini dapat menghasilkan penghematan dari sisi biaya dan kapasitas produktif yang bisa ditingkatkan. Yang tak kalah penting, perusahaan pun wajib mengidentifikasi mengenai implementasi sistem informasi strategis perusahaan yang mampu mengakomodir setiap strategi dan tujuan yang direncanakan akan dijalankan. Sistem informasi yang dibuat harus benar benar sesuai
  • 7. kebutuhan user, baik user internal maupun user eksternal, harus menangkap peluang peluang yang masih terbuka di pasar. Sistem informasi harus memiliki fungsi strategis yang pada saatnya akan membawa kepada kondisi dimana pelanggan mendapatkan banyak keuntungan dari produk yang mereka beli karena mendapatkan biaya yang murah. Dan ini berdampak meningkatkan bottom line perusahaan dalam jangka panjang. Sistem Informasi Strategis (SIS) adalah dukungan terhadap sistem yang ada dan membantu dalam mencapai keunggulan kompetitif atas pesaing organisasi lainnya. Sistem Informasi dapat mempengaruhi aktivitas bisnis perusahaan secara keseluruhan sehingga dapat membantu perusahaan dalam persaingan bisnis dengan perusahaan lainnya. 3. Bagaimana sistem informasi membantu bisnis untuk mencapai keunggulan kompetitif? Dalam beberapa dekade belakangan ini dengan kemajuan TI, para pelaku bisnis di bidang media masa khususnya elektronik banyak mengalami perubahan. Efisiensi dan efektivitas kerja sangat dirasakan pengaruhnya terutama perangkat editor audio dan video berbasis komputer menggantikan mesin analog. Dengan harga memori yang cenderung menurun dan kecepatan komputer terus meningkat disertai oleh kapasitas penyimpanan data semakin besar serta ditemukannya teknologi kompresi file audio dan video yang semakin baik, maka TI sangat feasible dan reliable untuk diimplementasikan. Sistem Informasi dapat dipandang secara strategis yaitu sebagai : * Jaringan kompetitif vital (pembaharuan organisasi) * Investasi dalam hal teknologi untuk membantu organisasi mencapai tujuannya Peranan Strategis Sistem Informasi * Penggunaan teknologi informasi untuk menghasilkan produk, layanan * Meningkatkan kemampuan perusahaan dalam mencapai keunggulan kompetitifnya * Membantu perusahaan dalam menghadapi pasar global Sistem Informasi yang mendukung atau membentuk posisi kompetitif dan strategis bagi suatu perusahaan. Suatu perusahaan dapat bertahan dan sukses dalam jangka panjang jika ia mampu mengembangkan strategi dalam menghadapi lima macam kekuatan kompetitif yang membentuk struktur kompetisi di dalam industrinya. Lima macam kekuatan kompetitif (Analisis Porter) 1. Ancaman Pendatang Baru (threat of new entrants) Kehadiran pendatang baru pada industri sejenis dapat membawa masalah tersendiri bagi perusahaan-perusahaan terdahulu, dengan bertambahnya jumlah perusahaan sejenis, dipastikan bahwa perusahaan baru akan lebih siap bersaing di pasar dengan melihat peluang yang belum dipenuhi oleh perusahaan yang terdahulu dengan cara
  • 8. inovasi produk dan penetapan harga sehingga hal ini dapat mempengaruhi perubahan kebijakan perusahaan terdahulu untuk dapat bersaing dengan pendatang baru. 2. Kekuatan Tawar Menawar Pemasok (bargaining power of supplier) Hubungan baik dengan pemasok harus dapat dijalankan jika suatu perusahaan ingin menekan harga produksi karena tidak dapat dipungkiri bahwa semakin baik hubungan dengan beberapa pemasok maka perusahaan akan mendapatkan harga bahan baku terbaik dibandingkan dengan perusahaan yang tidak memiliki integritas dengan pemasok. 3.Ancaman Produk Pengganti (threat of substitute products) Tak ada rotan, akar pun jadi. Sepertinya perusahaan harus tetap memperhatikan pepatah tersebut. Artinya bahwa produk yang kita hasilnya harus memiliki nilai atau kegunaan utama dari produk sendiri dengan biaya yang sebanding dengan nilai tersebut karena konsumen akan beralih ke produk pengganti jika nilai yang ditawarkan tidak terlalu berbeda sedangkan produsen produk pengganti memberikan harga yang lebih rendah. 4. Kekuatan Tawar Menawar Pembeli (bargaining power of buyers) Informasi dan teknologi telah meruba pola pikir para konsumen menjadi lebih selektif dan pintar dalam memilih dan membandingkan produk. Strategi promosi hendaknya bukan hanya sekedar promosi tapi harus memberikan informasi dan edukasi sehingga dapat meyakinkan para konsumen untuk memilih produk kita. 5. Persaingan Kompetitif Diantara Anggota Industri (rivalry among competitive firms) Jika pada poin 2 dikatakan bahwa hubungan baik antara pemasok, sebenarnya hubungan itu harus dijalin baik dengan pembeli, pemasok, pendatang baru ataupun pesaing. Hal ini bertujuan untuk memantau sejauh mana perkembangan pesaing dan yang terpenting adalah, bagaimana pesaing tersebut tidak mengambil segmen pasar perusahaan kita. Dengan adanya kerjasama antar pesaing maka akan timbul kesadaran untuk berbagi pangsa pasar. Contoh Penggunaan Sistem Informasi (Teknologi Informasi) untuk menerapkan strategi kompetitif – Strategi Keunggungal biaya - Biaya rendah : * Sentralisasi dalam pembelian * Pengawasan yang lebih efektif melalui Sistem Pengendalian Internal yang kuat. – Strategi Diferensaiasi - Menciptakan perbedaan (diferensiasi), diantaranya adalah : * Analisis kebutuhan pelanggan berbasis komputer * Customer online shipment tracking
  • 9. 4. Tantangan yang ditimbulkan oleh sistem informasi strategis Menerapkan sistem strategis sering memerlukan perubahan organisasi yang luas dan transisi dari satu tingkat sociotechnical yang lain. Perubahan seperti ini disebut transisi strategis dan sering sulit dan menyakitkan untuk mencapai. Tidak semua orang memiliki kemampuan yang baik dalam hal penggunaan teknologi informasi, yang hal ini akan menimbulkan kesenjangan antara satu dengan lainnya. Selain itu, tidak semua sistem strategis yang menguntungkan, terutama jika sudah menyangkut masalah biaya. Biaya yang dikeluarkan untuk sebuah sistem informasi bukan lah sedikit. Sistem informasi merupakan investasi jangka panjang yang membutuhkan dana besar agar dalam implementasinya bisa berjalan dengan baik tepat guna dan tepat sasaran yang pada akhirnya hanya akan berujung kegagalan. Banyak pula sistem informasi strategis yang mudah ditiru oleh perusahaan lain.