Syair ini mengisahkan tentang Encik Engku Ahmad, putera raja yang mengembara ke Singapura untuk menghiburkan kesedihannya dan akhirnya merencanakan serangan terhadap Pahang setelah tiba di Kemaman. Diceritakan juga tentang hubungan antara adik-beradik dan perebutan kuasa dalam konteks perang saudara di Pahang. Tema ini menggarisbawahi pentingnya hubungan diplomatik dan persahabatan dalam menghadapi konflik.