Tegangan bolak-balik (AC) memiliki bentuk gelombang sinusoidal dan digunakan dalam perangkat seperti televisi dan kulkas, dengan frekuensi di Indonesia sebesar 50Hz. Sebaliknya, tegangan searah (DC) memiliki aliran konstan dan biasanya bersumber dari baterai, serta digunakan di komputer dan laptop yang memerlukan pengkonversian dari AC. Masing-masing jenis tegangan memiliki kelebihan dan kekurangan terkait portabilitas dan penyimpanan energi.