KD.3.8
Menganalisis akar-akar nasionalisme
Indonesia dan pengaruhnya pada
masa kini
Pertanyaan
1. Tuliskanlah definisi nasionalisme menurut para
ahli !
2. Apa faktor pendorong munculnya nasionalisme di
Indonesia ?
3. Jelaskanlah perkembangan nasionalisme di
Indonesia pada masa : penjajahan, kemerdekaan,
demokrasi terpimpin, orde baru dan reformasi !
4. Apa hambatan yang dihadapi dalam
perkembangan nasionalisme di Indonesia ?
5. Apa ciri ciri dari nasionalisme dan berilah contoh
sikap nasionalisme ?
XI_3.9 AKAR-AKAR NASIONALISME SEJARAH MINAT
AKAR AKAR NASIONALISME
INDONESIA
ETIMOLOGI
• Nasionalisme berasal dari bahasa Inggris yaitu
nation dan isme
• Kata nation berarti bangsa.
• Bangsa adalah kelompok masyarakat yang
bersamaan asal keturunan, adat, bahasa,
sejarah dan berpemerintahan sendiri.
• Sedangkan isme sendiri berarti sebuah paham.
• Nasionalisme dapat diartikan sebagai paham
kebangsaan.
PENGERTIAN NASIONALISME
• Ernest Renan: Nasionalisme
adalah kehendak untuk bersatu
dan bernegara.
• Otto Baur: Nasionalisme adalah
suatu persatuan perangai atau
karakter yang timbul karena
perasaan senasib.
• Hans Kohn, nasionalisme adalah
formalisasi (bentuk) dan rasionalisasi dari
kesadaran nasional berbangsa dan
bernegara sendiri. Dan kesadaran nasional
inilah yang membentuk nation dalam arti
politik, yaitu negara nasional. Bisa
dikatakan nasionalisme adalah kesetiaan
tertinggi individu diserahkan kepada
negara dan bangsa
• L. Stoddard: Nasionalisme adalah suatu
kepercayaan yang dimiliki oleh sebagian
terbesar individu di mana mereka
menyatakan rasa kebangsaan sebagai
perasaan memiliki secara bersama di
dalam suatu bangsa.
Dr. Hertz dalam bukunya “Nationality in
History and Politics “ ada 4 unsur
nasionalisme, yaitu:
1. Hasrat untuk mencapai kesatuan
2. Hasrat untuk mencapai kemerdekaan
3. Hasrat untuk mencapai keaslian
4. Hasrat untuk mencapai kehormatan
bangsa.
• Louis Sneyder. Nasionalisme adalah hasil
dari perpaduan faktor-faktor politik,
ekonomi, sosial, dan intelektual.
Negara dan bangsa adalah sekelompok manusia
yang:
1. Memiliki cita-cita bersama yang mengikat
warga negara menjadi satu kesatuan
2. Memiliki sejarah hidup bersama sehingga
tercipta rasa senasib sepenanggungan
3. Memiliki adat, budaya, dan kebiasaan yang
sama sebagai akibat pengalaman hidup
bersama
4. Menempati suatu wilayah tertentu yang
merupakan kesatuan wilayah
5. Terorganisir dalam suatu pemerintahan
yang berdaulat sehingga mereka terikat
dalam suatu masyarakat hukum.
PERBEDAAN NASIONALISME EROPA
DAN ASIA-AFRIKA
• Eropa : muncul sebagai akibat dari
kekuasaan raja yang absolut
• Asia-Afrika : muncul sebagai akibat
penjajahan bangsa barat
• Eropa : tidak ada solider dengan bangsa
lain
• Asia-Afrika: ada solider dengan bangsa
lain
FAKTOR PENDORONG MUNCULNYA
NASIONALISME BANGSA INDONESIA
FAKTOR LUAR NEGERI ( EKSTERN ) :
1. Ide-ide barat yang masuk lewat pendidikan
barat yang modern, yang menggantikan
pendidikan tradisional ( pondok pesantren )
2. Kemenangan Jepang atas Rusia 1905
mengembalikan kepercayaan bangsa
Indonesia akan kemampuannya sendiri
3. Pergerakan dan perjuangan bangsa lain
menentang penjajahan : India, Turki,
Irlandia
FAKTOR DALAM NEGERI ( INTERN ) :
1. Penderitaan akibat penjajahan, merasa
senasib sepenanggungan, sama-sama dijajah
Belanda
2. Kesatuan Indonesia di bawah Pax
Netherlandica memberi jalan ke arah
kesatuan bangsa
3. Pembangunan komunikasi antara pulau
menyebabkan makin mudah dan makin sering
bertemunya rakyat dari berbagai kepulauan
4. Pembatasan penggunaan atau penyebaran
bahasa Belanda dikalangan pribumi di satu
pihak, dan penggunaan bahasa melayu terus
dijadikan bahasa Indonesia sehingga menjadi
bahasa pengikat kesatuan bangsa
5. Undang- undang desentralisasi 1903,
memperkenalkan rakyat Indonesia akan
tata cara demokrasi yang modern
6. Pergerakan kebangsaan di Indonesia
dapat juga sebagai reaksi terhadap
semangat kedaerahan, yang tidak
menguntungkan bagi perjuangan
kemerdekaan
7. Inspirasi kejayaan Sriwijaya dan
Majapahit
8. Munculnya kaum cendikiawan / cerdik
pandai akibat pelaksanaan politik ethis.
PERKEMBANGAN NASIONALISME
DIMASA PENJAJAHAN
• Kemunculannya ditandai dengan
berdirinya organisasi pergerakan
yang dipelopori oleh Boedi
Oetomo ( BU )
• Pada awal mula bergerak dalam
bidang sosial budaya, karena
dalam bidang politik dilarang.
• Tahun 1930-1935 mengalami krisis pergerakan : a).
Pengaruh krisis ekonomi sehingga pemerintah
bertindak keras untuk menjaga ketertiban dan
keamanan, b). Pembatasan hak berkumpul dan
berserikat ( pengawasan ketat oleh polisi dengan
hak menghadiri rapat-rapat partai dan larangan
bagi pegawai untuk menjadi anggota partai politik
), c). Tanpa melalui suatu proses pengadilan
gubernur Jenderal dapat menyatakan suatu
pergerakan bertentengan dengan uu, d). Banyak
tokoh pergerakan yang diasingkan.
• Partai-partai terpaksa merngurangi sikap
keradikalannya dan bersifat moderat.
• Antara tahun 1935-1942 hanya ada 2 partai
baru yang muncul yaitu Parindra dan
Gerindo. Parindra merupakan fusi dari
Persatuan Bangsa Indonesia dan BU
sedangkan Gerindo didirikan oleh tokoh-
tokoh Partindo.
• Banyaknya partai kurang menguntungkan,
oleh karena itu perlunya persatuan antar
partai dalam bentuk ferderasi partai
FEDERASI PERGERAKAN
1. Konsentrasi Radikal ( BU, SI, ISDV,
Insulinde )
2. PPPKI ( Permufakatan
Perhimpunan Perhimpunan Partai
Kebangsaan Indonesia ) yang
terdiri dari PNI, PSI, BU, gerakan
kedaerahan ( Pasundan, Kaum
Betawi, Sarekat Sumatera )
2. Gapi ( Gabungan Politik Indonesia ) yang
terdiri dari Parindra, Gerindo, Pasundan,
Persatuan Minahasa, PSII, PII
3. MIAI ( Majelis Islam Ala Indonesia )
terdiri dari Muhammadiyah dan
Nahdatul Ulama
4. PVPN ( Paersatuan Vakbonden Pegawai
Negeri ) terdiri dari Sarekat Pegadaian,
Sarekat Pegawai Pengairan, Sarekat
Pagawai urusan Candu, Sarekat Pegawai
Pajak, Sarekat Pegawai Pabean,
Persatuan Guru Indonesia
KONFEDERASI PERGERKAN
• Untuk menggalang persatuan yang lebih kokoh,
pada tahun 1939 federasi-federasi pergerakan
mengadakan konfederasi bernama Konggres
Rakyat Indonesia atas inisiatif Gapi.
• Konggres Rakyat Indonesia beranggotakan Gapi,
MIAI dan PVPN. Pada tahun 1941 namanya
berubah menjadi Majelis Rakyat Indonesia.
Dimasa Kemerdekaan sampai tahun 1965,
nasionalisme Indonesia mendapat cobaan berupa
pemberontakan seperti :
1. DI / TII ( Jawa Barat, Sulawesi Selatan, Kalimantan
Selatan dan Aceh )
2. Andi Azis di Sulawesi Selatan dan RMS
3. PKI Madiun
4. PRRI-Permesta di Sumatera dan Sulawesi serta
5. G 30S / PKI di Jakarta
Pemberontakan satu persatu dapat dipadamkan,
sehingga nasionalisme dan keutuhan bangsa dan
negara Indonesia dapat dipertahankan.
• Pada masa pemerintahan Orde Baru,
nasionalisme Indonesia mendapat cobaan
dengan adanya GAM dan OPM.
• Menanamkan nasionalisme dalam
kehidupan masyarakat guna menghindari
munculnya penyelewengan terhadap
Pancasila.
• Pemerintah memberlakukan P4 ( Pedoman
Penghayatan dan Pengamalan Pancasila )
dalam setiap jenjang pendidikan.
Pada awal Reformasi, nasionalisme Indonesia
mendapat cobaan kembali dengan munculnya
kerusuhan di berbagai daerah seperti :
1. Di Ambon
2. Di Sampit
3. Di Poso
Semua kerusuhan tadi dapat diatasi,
meskipun banyak menimbulkan kerugian
baik materi maupun non materi
HAMBATAN PERKEMBANGAN
NASIONALISME
Hambatan dalam perkembangan
nasionalisme Indonesia berasal dari luar
dan dalam negeri.
Hambatan dari luar :
1. Perkembangan iptek dengan
penemuan berbagai alat komunikasi
2. Masuknya budaya / nilai dari luar
yang tak terkendali
Hambatan dari dalam :
1. Masyarakat Indonesia yang heterogen
2. Wilayah sangat luas
3. Tidak meratanya pembangunan
4. Berkembangnya paham etnosentrisme
5. Antitoleransi
6. Pendidikan yang rendah
BENTUK BENTUK NASIONALISME
1. Nasionalisme Kewarganegaraan (atau nasionalisme sipil)
Merupakan bentuk nasionalisme dimana negara
memperoleh kebenaran politik dari penyertaan aktif
rakyatnya, kehendak rakyat, atau perwakilan politik.
2. Nasionalisme Etnis
adalah sejenis nasionalisme dimana negara memperoleh
kebenaran politik dari budaya asal atau etnis sebuah
masyarakat.
3. Nasionalisme Romantik/Organik/Identitas
Dimana negara memperoleh kebenaran politik secara
semula jadi (organik) hasil dari bangsa atau ras; menurut
semangat romantisme.
4. Nasionalisme Budaya
Bentuk nasionalisme dimana negara memperoleh
kebenaran politik dari budaya bersama dan
bukannya "sifat keturunan" seperti warna kulit, ras
dan sebagainya.
5. Nasionalisme Kenegaraan
Variasi nasionalisme kewarganegaraan, selalu
digabungkan dengan nasionalisme etnis.
Perasaan nasionalistik adalah kuat sehingga diberi
keutamaan mengatasi hak universal dan kebebasan.
6. Nasionalisme Agama
Bentuk nasionalisme dimana negara memperoleh
legitimasi politik dari persamaan agama.
CIRI CIRI NASIONALISME
1. Sudah ada persatuan dan kesatuan bangsa.
2. Sifat perjuangan bersifat nasional.
3. Tujuannya untuk mencapai kemerdekaan yang
nantinya ingin mendirikan suatu negara merdeka
yang kekuasaannya ditangani rakyat.
4. Sudah ada organisasi modern dan bersifat nasional.
5. Mengandalkan kekuatan otak (pikiran), dimana
pendidikan sangat berperan untuk mencerdaskan
kehidupan bangsa. (Drs. Sudiyo, 2002 : 4)
Semangat kebangsaan (nasionalisme) ditampung
dalam Pancasila sila ke 3, yakni "Persatuan
Indonesia" yang mempunyai ciri-ciri:
1. Mencintai bangsa dan tanah air Indonesia.
2. Rela berkorban demi bangsa dan negara.
3. Bangga berbangsa dan bertanah air
Indonesia.
4. Menempatkan kepentingan bangsa dan
negara diatas kepentingan pribadi dan
golongan
Contoh Sikap Nasionalisme
1. Menjaga ketertiban masyarakat dengan mematuhi
aturan yang berlaku.
2. Mematuhi dan mentaati hukum negara
3. Bersedia mempertahankan dan memajukan negara.
4. Melestarikan budaya Indonesia.
5. Menggunakan produk dalam negeri.
6. Menjungjung tinggi nilai-nilaipersatuan dan kesatuan
bangsa
7. Ikut serta dalam upaya pembelaan negara.
Latihan Soal
Akar Akar Nasionalisme
1. Tumbuhnya nasionalisme ( persatuan dan kesatuan )
bangsa Indonesia tidak dapat dipisahkan dari kebijakan
pemerintah kolonial Hindia Belanda. Tulis dan
jelaskanlah kebijakan tersebut !
2. Dari awal kemerdekaan sampai pengakuan kedaulatan
dari Belanda, nasionalisme mendapat ujian baik dari
luar maupun dari dalam. Jelaskanlah ujian ujian
tersebut !
3. Mengapa masyarakat yang heterogen dapat menjadi
faktor penghambat nasionalisme ?
4. Wajib Militer merupakan salah satu wujud nyata
nasionalisme rakyat terhadap negara dan bangsa. Apa
keuntungan bagi negara dan bagi rakyat yang ikut ?

More Related Content

PPT
Perjuangan mempertahankan kemerdekaan indonesia
PPTX
Akar akar nasionalisme di indonesia
PPT
pergerakan nasional dan sumpah pemuda
PPTX
Organisasi pergerakan indonesia Part 1
PPTX
Agresi Militer Belanda 1&2.pptx
ODP
Pemberontakan PKI Madiun 1948
PDF
MODUL AJAR 2.pdf
PPTX
Tugas PKI Madiun
Perjuangan mempertahankan kemerdekaan indonesia
Akar akar nasionalisme di indonesia
pergerakan nasional dan sumpah pemuda
Organisasi pergerakan indonesia Part 1
Agresi Militer Belanda 1&2.pptx
Pemberontakan PKI Madiun 1948
MODUL AJAR 2.pdf
Tugas PKI Madiun

What's hot (20)

PPTX
Nasionalisme di Indonesia
PPT
Pendudukan jepang di indonesia
PPTX
ancaman disintegrasi bangsa.pptx
PPTX
Perjuangan Menghadapi Ancaman Disintegrasi Bangsa
PPTX
corak kehidupan masyarakat masa praaksara (revisi)
PPTX
Perang Dunia 2 (1939 – 1945)
PPTX
Nasionalisme jepang
PPTX
Perpecahan Uni Soviet
PPTX
Perlawanan rakyat indonesia terhadap kolonial belanda
PPT
Di Bawah Tirani Jepang.ppt
PPTX
Jalur Rempah.pptx
PPTX
POWER POINT SOSIOLOGI PERBEDAAN, KESETARAAN, DAN HARMONI SOSIAL
PPTX
Sejarah Indonesia XI - Organisasi Pergerakan Nasional Indonesia
PPTX
Demokrasi Terpimpin
PPTX
Pkn kelas 11 - integrasi nasional
PPTX
Perang Dunia II
PPTX
DI/TII di Aceh
PPTX
Pendudukan Jepang di Indonesia
PPTX
Ppt teladan para tokoh persatuan
PPTX
Gerakan kebangsaan di indonesia
Nasionalisme di Indonesia
Pendudukan jepang di indonesia
ancaman disintegrasi bangsa.pptx
Perjuangan Menghadapi Ancaman Disintegrasi Bangsa
corak kehidupan masyarakat masa praaksara (revisi)
Perang Dunia 2 (1939 – 1945)
Nasionalisme jepang
Perpecahan Uni Soviet
Perlawanan rakyat indonesia terhadap kolonial belanda
Di Bawah Tirani Jepang.ppt
Jalur Rempah.pptx
POWER POINT SOSIOLOGI PERBEDAAN, KESETARAAN, DAN HARMONI SOSIAL
Sejarah Indonesia XI - Organisasi Pergerakan Nasional Indonesia
Demokrasi Terpimpin
Pkn kelas 11 - integrasi nasional
Perang Dunia II
DI/TII di Aceh
Pendudukan Jepang di Indonesia
Ppt teladan para tokoh persatuan
Gerakan kebangsaan di indonesia
Ad

Similar to XI_3.9 AKAR-AKAR NASIONALISME SEJARAH MINAT (20)

PPTX
Character Building Nasionalisme
DOCX
Makalah Nasionalisme
PPTX
Sejarah (Nasionalisme di Indonesia)
PDF
PDF
Pertumbuhan dan perkembangan pergerakan nasional indonesia
DOC
Makalah wawasan-kebangsaan
PDF
Materi tes wawasan kebangsaan-NASIONALISME-.pdf
DOC
Bahan perkuliahan ke 8
PDF
Nasionalisme dan Pembangunan Bangsa Indonesia.
PPTX
Identitas dan Integrasi Nasional - Matkul Kewarganegaraan
PDF
1. Konsep Nasionalisme dan Nasionalisme Indonesia.pdf
PPTX
03b. Menganalisis akar-akar nasionalisme Indonesia dan pengaruhnya pada masa ...
PPTX
Identitas Nasional
DOCX
KELAS 11 (KEBANGKITAN HEROISME DAN KESADARAN KEBANGSAAN).docx
PDF
Buku ajar spni
PPT
BENAR MATERI XI IPS SEMESTER 2 JANUARI.ppt
PPTX
PPAB GmnI FISIP Undip 2021: Pengantar Nasionalisme Indonesia (27 Maret 2021)
DOCX
Identitas nasional kel 1
DOCX
Nasionalisme kita
PPTX
Perkembangan Nasionalisme di Dunia
Character Building Nasionalisme
Makalah Nasionalisme
Sejarah (Nasionalisme di Indonesia)
Pertumbuhan dan perkembangan pergerakan nasional indonesia
Makalah wawasan-kebangsaan
Materi tes wawasan kebangsaan-NASIONALISME-.pdf
Bahan perkuliahan ke 8
Nasionalisme dan Pembangunan Bangsa Indonesia.
Identitas dan Integrasi Nasional - Matkul Kewarganegaraan
1. Konsep Nasionalisme dan Nasionalisme Indonesia.pdf
03b. Menganalisis akar-akar nasionalisme Indonesia dan pengaruhnya pada masa ...
Identitas Nasional
KELAS 11 (KEBANGKITAN HEROISME DAN KESADARAN KEBANGSAAN).docx
Buku ajar spni
BENAR MATERI XI IPS SEMESTER 2 JANUARI.ppt
PPAB GmnI FISIP Undip 2021: Pengantar Nasionalisme Indonesia (27 Maret 2021)
Identitas nasional kel 1
Nasionalisme kita
Perkembangan Nasionalisme di Dunia
Ad

Recently uploaded (20)

PDF
Faktor-Faktor Pergeseran dari Pemasaran Konvensional ke Pemasaran Modern
PPTX
POWER POING IPS KLS 8 KUMER 2025-2026.pptx
PDF
Laktasi dan Menyusui (MK Askeb Esensial Nifas, Neonatus, Bayi, Balita dan Ana...
PPTX
KKA - MODUL 1 Berpikir Komputasional.pptx
PDF
2. ATP Fase F - PA. Islam (1)-halaman-1-digabungkan.pdf
DOCX
Modul Ajar Deep Learning Fisika Kelas 12 SMA Terbaru 2025
PDF
Modul Ajar Deep Learning Bahasa Indonesia Kelas 1 Kurikulum Merdeka
PPT
Inkuiri Kolaboratif bagi guru di Satuan Pendidikan .ppt
PPTX
Tools of Digital Media in Marketing Era Digital 4.0_WEBINAR PDPTN "Digital Ma...
PDF
BukuKeterampilanMengajar-MNCPublishing2019.pdf
PPTX
Kokurikuler dalam Pembelajaran Mendalam atau Deep Leaning
PDF
PPT Materi Kelas Mempraktikkan Prinsip Hermeneutika (MPH) 2025
PPTX
Pengimbasan koding dan keerdasan Artifisial.pptx
DOCX
Modul Ajar Deep Learning PKWU Pengelolaan Kelas 11 SMA Terbaru 2025
PDF
Modul Ajar Deep Learning Pendidikan Pancasila Kelas 6 Kurikulum Merdeka
PPTX
Ikrar Pamong dan Panca Prasetya KORPRI dan JUga Ikrar Bela Negara
PDF
Aminullah Assagaf_B34_Statistik Ekonometrika Terapan_22 Agus 2025.pdf
PPTX
Paparan Pembelajaran Mendalam V2 (fix).pptx
PPTX
PDF_Penyelarasan_Visi,_Misi,_dan_Tujuan_
DOCX
Modul Ajar Pembelajaran Mendalam Informatika Kelas X SMA Terbaru 2025
Faktor-Faktor Pergeseran dari Pemasaran Konvensional ke Pemasaran Modern
POWER POING IPS KLS 8 KUMER 2025-2026.pptx
Laktasi dan Menyusui (MK Askeb Esensial Nifas, Neonatus, Bayi, Balita dan Ana...
KKA - MODUL 1 Berpikir Komputasional.pptx
2. ATP Fase F - PA. Islam (1)-halaman-1-digabungkan.pdf
Modul Ajar Deep Learning Fisika Kelas 12 SMA Terbaru 2025
Modul Ajar Deep Learning Bahasa Indonesia Kelas 1 Kurikulum Merdeka
Inkuiri Kolaboratif bagi guru di Satuan Pendidikan .ppt
Tools of Digital Media in Marketing Era Digital 4.0_WEBINAR PDPTN "Digital Ma...
BukuKeterampilanMengajar-MNCPublishing2019.pdf
Kokurikuler dalam Pembelajaran Mendalam atau Deep Leaning
PPT Materi Kelas Mempraktikkan Prinsip Hermeneutika (MPH) 2025
Pengimbasan koding dan keerdasan Artifisial.pptx
Modul Ajar Deep Learning PKWU Pengelolaan Kelas 11 SMA Terbaru 2025
Modul Ajar Deep Learning Pendidikan Pancasila Kelas 6 Kurikulum Merdeka
Ikrar Pamong dan Panca Prasetya KORPRI dan JUga Ikrar Bela Negara
Aminullah Assagaf_B34_Statistik Ekonometrika Terapan_22 Agus 2025.pdf
Paparan Pembelajaran Mendalam V2 (fix).pptx
PDF_Penyelarasan_Visi,_Misi,_dan_Tujuan_
Modul Ajar Pembelajaran Mendalam Informatika Kelas X SMA Terbaru 2025

XI_3.9 AKAR-AKAR NASIONALISME SEJARAH MINAT

  • 2. Pertanyaan 1. Tuliskanlah definisi nasionalisme menurut para ahli ! 2. Apa faktor pendorong munculnya nasionalisme di Indonesia ? 3. Jelaskanlah perkembangan nasionalisme di Indonesia pada masa : penjajahan, kemerdekaan, demokrasi terpimpin, orde baru dan reformasi ! 4. Apa hambatan yang dihadapi dalam perkembangan nasionalisme di Indonesia ? 5. Apa ciri ciri dari nasionalisme dan berilah contoh sikap nasionalisme ?
  • 5. ETIMOLOGI • Nasionalisme berasal dari bahasa Inggris yaitu nation dan isme • Kata nation berarti bangsa. • Bangsa adalah kelompok masyarakat yang bersamaan asal keturunan, adat, bahasa, sejarah dan berpemerintahan sendiri. • Sedangkan isme sendiri berarti sebuah paham. • Nasionalisme dapat diartikan sebagai paham kebangsaan.
  • 6. PENGERTIAN NASIONALISME • Ernest Renan: Nasionalisme adalah kehendak untuk bersatu dan bernegara. • Otto Baur: Nasionalisme adalah suatu persatuan perangai atau karakter yang timbul karena perasaan senasib.
  • 7. • Hans Kohn, nasionalisme adalah formalisasi (bentuk) dan rasionalisasi dari kesadaran nasional berbangsa dan bernegara sendiri. Dan kesadaran nasional inilah yang membentuk nation dalam arti politik, yaitu negara nasional. Bisa dikatakan nasionalisme adalah kesetiaan tertinggi individu diserahkan kepada negara dan bangsa • L. Stoddard: Nasionalisme adalah suatu kepercayaan yang dimiliki oleh sebagian terbesar individu di mana mereka menyatakan rasa kebangsaan sebagai perasaan memiliki secara bersama di dalam suatu bangsa.
  • 8. Dr. Hertz dalam bukunya “Nationality in History and Politics “ ada 4 unsur nasionalisme, yaitu: 1. Hasrat untuk mencapai kesatuan 2. Hasrat untuk mencapai kemerdekaan 3. Hasrat untuk mencapai keaslian 4. Hasrat untuk mencapai kehormatan bangsa.
  • 9. • Louis Sneyder. Nasionalisme adalah hasil dari perpaduan faktor-faktor politik, ekonomi, sosial, dan intelektual.
  • 10. Negara dan bangsa adalah sekelompok manusia yang: 1. Memiliki cita-cita bersama yang mengikat warga negara menjadi satu kesatuan 2. Memiliki sejarah hidup bersama sehingga tercipta rasa senasib sepenanggungan 3. Memiliki adat, budaya, dan kebiasaan yang sama sebagai akibat pengalaman hidup bersama 4. Menempati suatu wilayah tertentu yang merupakan kesatuan wilayah 5. Terorganisir dalam suatu pemerintahan yang berdaulat sehingga mereka terikat dalam suatu masyarakat hukum.
  • 11. PERBEDAAN NASIONALISME EROPA DAN ASIA-AFRIKA • Eropa : muncul sebagai akibat dari kekuasaan raja yang absolut • Asia-Afrika : muncul sebagai akibat penjajahan bangsa barat • Eropa : tidak ada solider dengan bangsa lain • Asia-Afrika: ada solider dengan bangsa lain
  • 12. FAKTOR PENDORONG MUNCULNYA NASIONALISME BANGSA INDONESIA FAKTOR LUAR NEGERI ( EKSTERN ) : 1. Ide-ide barat yang masuk lewat pendidikan barat yang modern, yang menggantikan pendidikan tradisional ( pondok pesantren ) 2. Kemenangan Jepang atas Rusia 1905 mengembalikan kepercayaan bangsa Indonesia akan kemampuannya sendiri 3. Pergerakan dan perjuangan bangsa lain menentang penjajahan : India, Turki, Irlandia
  • 13. FAKTOR DALAM NEGERI ( INTERN ) : 1. Penderitaan akibat penjajahan, merasa senasib sepenanggungan, sama-sama dijajah Belanda 2. Kesatuan Indonesia di bawah Pax Netherlandica memberi jalan ke arah kesatuan bangsa 3. Pembangunan komunikasi antara pulau menyebabkan makin mudah dan makin sering bertemunya rakyat dari berbagai kepulauan 4. Pembatasan penggunaan atau penyebaran bahasa Belanda dikalangan pribumi di satu pihak, dan penggunaan bahasa melayu terus dijadikan bahasa Indonesia sehingga menjadi bahasa pengikat kesatuan bangsa
  • 14. 5. Undang- undang desentralisasi 1903, memperkenalkan rakyat Indonesia akan tata cara demokrasi yang modern 6. Pergerakan kebangsaan di Indonesia dapat juga sebagai reaksi terhadap semangat kedaerahan, yang tidak menguntungkan bagi perjuangan kemerdekaan 7. Inspirasi kejayaan Sriwijaya dan Majapahit 8. Munculnya kaum cendikiawan / cerdik pandai akibat pelaksanaan politik ethis.
  • 15. PERKEMBANGAN NASIONALISME DIMASA PENJAJAHAN • Kemunculannya ditandai dengan berdirinya organisasi pergerakan yang dipelopori oleh Boedi Oetomo ( BU ) • Pada awal mula bergerak dalam bidang sosial budaya, karena dalam bidang politik dilarang.
  • 16. • Tahun 1930-1935 mengalami krisis pergerakan : a). Pengaruh krisis ekonomi sehingga pemerintah bertindak keras untuk menjaga ketertiban dan keamanan, b). Pembatasan hak berkumpul dan berserikat ( pengawasan ketat oleh polisi dengan hak menghadiri rapat-rapat partai dan larangan bagi pegawai untuk menjadi anggota partai politik ), c). Tanpa melalui suatu proses pengadilan gubernur Jenderal dapat menyatakan suatu pergerakan bertentengan dengan uu, d). Banyak tokoh pergerakan yang diasingkan. • Partai-partai terpaksa merngurangi sikap keradikalannya dan bersifat moderat.
  • 17. • Antara tahun 1935-1942 hanya ada 2 partai baru yang muncul yaitu Parindra dan Gerindo. Parindra merupakan fusi dari Persatuan Bangsa Indonesia dan BU sedangkan Gerindo didirikan oleh tokoh- tokoh Partindo. • Banyaknya partai kurang menguntungkan, oleh karena itu perlunya persatuan antar partai dalam bentuk ferderasi partai
  • 18. FEDERASI PERGERAKAN 1. Konsentrasi Radikal ( BU, SI, ISDV, Insulinde ) 2. PPPKI ( Permufakatan Perhimpunan Perhimpunan Partai Kebangsaan Indonesia ) yang terdiri dari PNI, PSI, BU, gerakan kedaerahan ( Pasundan, Kaum Betawi, Sarekat Sumatera )
  • 19. 2. Gapi ( Gabungan Politik Indonesia ) yang terdiri dari Parindra, Gerindo, Pasundan, Persatuan Minahasa, PSII, PII 3. MIAI ( Majelis Islam Ala Indonesia ) terdiri dari Muhammadiyah dan Nahdatul Ulama 4. PVPN ( Paersatuan Vakbonden Pegawai Negeri ) terdiri dari Sarekat Pegadaian, Sarekat Pegawai Pengairan, Sarekat Pagawai urusan Candu, Sarekat Pegawai Pajak, Sarekat Pegawai Pabean, Persatuan Guru Indonesia
  • 20. KONFEDERASI PERGERKAN • Untuk menggalang persatuan yang lebih kokoh, pada tahun 1939 federasi-federasi pergerakan mengadakan konfederasi bernama Konggres Rakyat Indonesia atas inisiatif Gapi. • Konggres Rakyat Indonesia beranggotakan Gapi, MIAI dan PVPN. Pada tahun 1941 namanya berubah menjadi Majelis Rakyat Indonesia.
  • 21. Dimasa Kemerdekaan sampai tahun 1965, nasionalisme Indonesia mendapat cobaan berupa pemberontakan seperti : 1. DI / TII ( Jawa Barat, Sulawesi Selatan, Kalimantan Selatan dan Aceh ) 2. Andi Azis di Sulawesi Selatan dan RMS 3. PKI Madiun 4. PRRI-Permesta di Sumatera dan Sulawesi serta 5. G 30S / PKI di Jakarta Pemberontakan satu persatu dapat dipadamkan, sehingga nasionalisme dan keutuhan bangsa dan negara Indonesia dapat dipertahankan.
  • 22. • Pada masa pemerintahan Orde Baru, nasionalisme Indonesia mendapat cobaan dengan adanya GAM dan OPM. • Menanamkan nasionalisme dalam kehidupan masyarakat guna menghindari munculnya penyelewengan terhadap Pancasila. • Pemerintah memberlakukan P4 ( Pedoman Penghayatan dan Pengamalan Pancasila ) dalam setiap jenjang pendidikan.
  • 23. Pada awal Reformasi, nasionalisme Indonesia mendapat cobaan kembali dengan munculnya kerusuhan di berbagai daerah seperti : 1. Di Ambon 2. Di Sampit 3. Di Poso Semua kerusuhan tadi dapat diatasi, meskipun banyak menimbulkan kerugian baik materi maupun non materi
  • 24. HAMBATAN PERKEMBANGAN NASIONALISME Hambatan dalam perkembangan nasionalisme Indonesia berasal dari luar dan dalam negeri. Hambatan dari luar : 1. Perkembangan iptek dengan penemuan berbagai alat komunikasi 2. Masuknya budaya / nilai dari luar yang tak terkendali
  • 25. Hambatan dari dalam : 1. Masyarakat Indonesia yang heterogen 2. Wilayah sangat luas 3. Tidak meratanya pembangunan 4. Berkembangnya paham etnosentrisme 5. Antitoleransi 6. Pendidikan yang rendah
  • 26. BENTUK BENTUK NASIONALISME 1. Nasionalisme Kewarganegaraan (atau nasionalisme sipil) Merupakan bentuk nasionalisme dimana negara memperoleh kebenaran politik dari penyertaan aktif rakyatnya, kehendak rakyat, atau perwakilan politik. 2. Nasionalisme Etnis adalah sejenis nasionalisme dimana negara memperoleh kebenaran politik dari budaya asal atau etnis sebuah masyarakat. 3. Nasionalisme Romantik/Organik/Identitas Dimana negara memperoleh kebenaran politik secara semula jadi (organik) hasil dari bangsa atau ras; menurut semangat romantisme.
  • 27. 4. Nasionalisme Budaya Bentuk nasionalisme dimana negara memperoleh kebenaran politik dari budaya bersama dan bukannya "sifat keturunan" seperti warna kulit, ras dan sebagainya. 5. Nasionalisme Kenegaraan Variasi nasionalisme kewarganegaraan, selalu digabungkan dengan nasionalisme etnis. Perasaan nasionalistik adalah kuat sehingga diberi keutamaan mengatasi hak universal dan kebebasan. 6. Nasionalisme Agama Bentuk nasionalisme dimana negara memperoleh legitimasi politik dari persamaan agama.
  • 28. CIRI CIRI NASIONALISME 1. Sudah ada persatuan dan kesatuan bangsa. 2. Sifat perjuangan bersifat nasional. 3. Tujuannya untuk mencapai kemerdekaan yang nantinya ingin mendirikan suatu negara merdeka yang kekuasaannya ditangani rakyat. 4. Sudah ada organisasi modern dan bersifat nasional. 5. Mengandalkan kekuatan otak (pikiran), dimana pendidikan sangat berperan untuk mencerdaskan kehidupan bangsa. (Drs. Sudiyo, 2002 : 4)
  • 29. Semangat kebangsaan (nasionalisme) ditampung dalam Pancasila sila ke 3, yakni "Persatuan Indonesia" yang mempunyai ciri-ciri: 1. Mencintai bangsa dan tanah air Indonesia. 2. Rela berkorban demi bangsa dan negara. 3. Bangga berbangsa dan bertanah air Indonesia. 4. Menempatkan kepentingan bangsa dan negara diatas kepentingan pribadi dan golongan
  • 30. Contoh Sikap Nasionalisme 1. Menjaga ketertiban masyarakat dengan mematuhi aturan yang berlaku. 2. Mematuhi dan mentaati hukum negara 3. Bersedia mempertahankan dan memajukan negara. 4. Melestarikan budaya Indonesia. 5. Menggunakan produk dalam negeri. 6. Menjungjung tinggi nilai-nilaipersatuan dan kesatuan bangsa 7. Ikut serta dalam upaya pembelaan negara.
  • 31. Latihan Soal Akar Akar Nasionalisme 1. Tumbuhnya nasionalisme ( persatuan dan kesatuan ) bangsa Indonesia tidak dapat dipisahkan dari kebijakan pemerintah kolonial Hindia Belanda. Tulis dan jelaskanlah kebijakan tersebut ! 2. Dari awal kemerdekaan sampai pengakuan kedaulatan dari Belanda, nasionalisme mendapat ujian baik dari luar maupun dari dalam. Jelaskanlah ujian ujian tersebut ! 3. Mengapa masyarakat yang heterogen dapat menjadi faktor penghambat nasionalisme ? 4. Wajib Militer merupakan salah satu wujud nyata nasionalisme rakyat terhadap negara dan bangsa. Apa keuntungan bagi negara dan bagi rakyat yang ikut ?